-->

Waqaf Al Qur'an di Sungai Durian Tembus Diangka 948

Habib Ahmad Al Habsyi bersama komunitas Riau Indonesia mengaji safari dakwah satu juta Al Qur'an di Kecamatan Sungai Durian, Minggu (13/2/2022)

GEMA, SEIDURIAN - Safari dakwah bersama Habib Ahmad Al Habsyi bersama komunitas Riau Indonesia mengaji dalam program waqaf satu juta Al Qur'an untuk negeri di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan khususnya di Kecamatan Sungai Durian bisa tembus diangka 948 Al Qur'an.

Kegiatan safari dakwah ini juga dilakukan dibeberapa tempat diantaranya, Mesjid Khusnul khotimah, Rumah Tahfis, Mesjid An Nur Teluk Masjid Berangas, kediaman bupati, dan Gedung Paris Barantai di Kecamatan Pulau Laut Utara.

Nampak, walaupun cuaca hujan mengguyur Sungai Durian namun tidak menyurutkan masyarakat memadati Mesjid Asy Syafa'ah Desa Manunggul Lama untuk mengikuti peringatan Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1443 Hijriyah dan waqaf satu juta Al Qur'an untuk negeri oleh Habib Ahmad Al Habsyi, Minggu (13/2/2022) malam.

Pada kesempatan itu, Camat Sungai Durian, Hendra Indrayana menyampaikan, terimakasih dan selamat datang kepada Habib Ahmad Al Habsyi dan rombongan kelembah meratus tempat kami yang sederhana ini apalagi lagi cuacanya hujan.

"Alhamdulillah, walaupun cuacanya hujan akan tetapi masyarakat tetap antusias mengikuti peringatan Isra Mi'raj dan waqaf satu juta Al Qur'an dan bisa tembus diangka 948," ucapnya.

Camat yang akrab dipanggil Hendra itu menjelaskan, seandainya cuaca tidak hujan tentu jamaah yang akan datang lebih banyak dari yang ada sekarang namun demikian ia tetap bersyukur acara bisa berjalan lancar hingga akhir berkat kerjasama semua pihak baik kecamatan, desa, dan masyarakat Sungai Durian dengan harapan semuanya mendapatkan berkah. 

Perlu diketahui, dari data Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat bahwa Al Qur'an yang tercetak hanya 53 juta sedangkan muslim di Indonesia berjumlah 230 juta sehingga masih sangat kekurangan Al Qur'an. Dan melalui komunitas Riau Indonesia mengaji melalui program waqaf satu juta Al Qur'an bersama Habib Ahmad Al Habsyi bisa membagika Al Qur'an itu hingga pelosok negeri sehingga tidak ada lagi orang yang buta aksara Al Qur'an di Indonesia.

Habib Ahmad Al Habsyi dalam tausiahnya menyampaikan, seseorang yang beriman tidak akan takut kepada apapun bentuknya tetapi hanya kepada Allah SWT dan janganlah bergantung kepada manusia karena akan menimbulkan kekecewaan namun bergantunglah kepada Allah SWT sebab akan mendapatkan ketenangan.

"Kita, hanya takut kepada Allah SWT bukan kepada makhluk dan perbanyaklah zikir agar mendapatkan ketenangan dalam hidup," ujarnya 

Habib Akhmad juga mengingatkan, suasana pandemi COVID-19 sekarang kita harus tetap menjaga protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah, namun vaksin yang paling bagus adalah dengan berzikir atau ingat kepada Allah SWT yangmana akan menimbulkan ketenangan dan mendapatkan syafaat dalam hidup.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:
Show comments
Hide comments

0 Comments:

Posting Komentar

>> Salam Hormat Buat Anda Gunakan Kotak Komentar Untuk Bertanya dan Memberikan Saran yang Membangun Jangan Menggunakan Kata yang Menyinggung dan Berbau SARA <<

Arsip Blog

Follow IG Gema Saijaan Online Follow Twetter Gema Saijaan Online
 
close
Hosting Murah