-->

Pemkab Kotabaru Raih Peringkat Satu Ekspor Komoditas Pertanian di Indonesia

GEMA, PULAULAUT - Ada 10 provinsi dan 10 kabupaten di Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, atas capaian kinerja pertanian di daerah masing masing, salahsatunya Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.

Penghargaan tersebut dibagi dalam dua kategori yaitu, peningkatan produksi padi terbesar dan ekspor komoditas pertanian tertinggi. Dari dua kategori itu Kabupaten Kotabaru meraih peringkat satu untuk ekspor komoditas pertanian tertinggi di Indonesia, dengan periode penilaian dari Januari 2020 sampai Juni 2021.

Hal itu, disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kotabaru Ir Hairuddin, penghargaan yang kita dapatkan sekarang atas abdi bhakti tani Kotabaru dan ini akan menjadi pemicu semangat kedepannya sehingga ekspor komoditas pertanian di Bumi Saijaan lebih meningkat lagi.

"Alhamdulillah, berkat kerjasama kita semua akhirnya Kotabaru bisa meraih peringkat satu skala nasional bidang pertanian dan menjadi perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan," ucapnya Senin (13/9/2021)

Lebih luas di paparkan Hairuddin, untuk Kalsel hanya dari Kabupaten Kotabaru bersama dengan Sembilan kabupaten lainnya di Indonesia dan 10 provinsi yang mendapatkan penghargaan ini yangmana diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI di kediamannya.

"Ya, dengan menyandang predikat satu ekspor komoditas pertanian tingkat nasional ini tentu kedepan kita harus pertahankan dan perlu adanya konsolidasi, peningkatan SDM petani juga menggejot sektor lainn," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah H Said Akhmad merasa bangga dengan prestasi yang diperoleh Kotabaru khususnya disektor pertanian.

"Alhamdulillah, kita bisa mendapatkan penghargaan peringkat satu untuk ekspor komoditas pertanian tertinggi skala nasional," tuturnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:
Show comments
Hide comments

0 Comments:

Posting Komentar

>> Salam Hormat Buat Anda Gunakan Kotak Komentar Untuk Bertanya dan Memberikan Saran yang Membangun Jangan Menggunakan Kata yang Menyinggung dan Berbau SARA <<

Arsip Blog