-->

Jembatan Penghubung Dua Desa di Kotabaru Ambruk

GEMA, PULAULAUT - Sepekan terakhir curah hujan dengan intensitas  tinggi dan sedang mengguyur Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan sehingga mengakibatkan banyak ruas jalan di perkotaan dan pemukiman warga terendam air.

Selain itu, jembatan penghubung antara Desa Gunung Sari dan Desa Sebelimbingan Kecamatan Pulau Laut Utara itu pun terputus akibat terjangan air sungai yang meluap.

Informasi di dapat dari warga sekitar, jembatan penghubung dua desa tersebut terputus pada Minggu 29 Agustus 2021 malam, sekitar pukul 18.30 Wita.

Mendapat informasi itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar langsung menuju lokasi kejadian usai penandatanganan rancangan KUA dan PPAS 2021 di DPRD.

"Ya, kami langsung bergegas menuju lokasi usai acara penandatangan di DPRD tadi karena jembatan ini bukan saja akses untuk dua desa akan tetapi juga menuju wisata hutan meranti," ucap bupati, Senin (30/8/2021) sore.

Jadi ungkap Sayed Jafar, ini harus segera diperbaiki karena merupakan penghubung masyarakat di dua desa dan akses menuju tempat wisata.

Ia, pun, menghimbau kepada masyarakat agar tetap berhati hati dan waspada sebab saat ini Kotabaru telah memasuki musim penghujan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Bersama DPRD Tandatangani KUA dan PPAS Anggaran 2021

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan DPRD Kotabaru terhadap rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2021 diruang rapat gabungan, Senin (30/8/2021).

Agenda penandatanganan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Syairi Mukhlis didampingi Ketua I H Mukhni AF, Ketua II Muhammad Arief, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, dan Sekretaris Daerah H Said Akhmad, juga disaksikan anggota DPRD serta Kepala SKPD terkait.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, penandatanganan nota kesepakatan rancangan perubahan KUA dan PPAS 2021 ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak khususnya pimpinan dan anggota DPRD mulai dari awal hingga saat ini.

Selain itu, hal ini menandakan bahwa salahsatu tugas pemerintah yang diemban oleh kedua lembaga ini telah dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

"Ya, seluruh rangkaian pembahasan antara Pemkab dan DPRD berjalan dinamis dan kritis namun penuh kearifan sehingga prosesnya bisa diselesaikan dengan baik," kata bupati.

Hal ini lanjutnya, membuktikan semangat kemitraan dan sinergitas antara eksekutif bersama legislatif terus terjaga dengan baik dan kondisi ini adalah modal utama untuk membangun Kotabaru dimasa yang akan datang.

"Kita berharap, dengan selesainya penyusunan hingga penandatanganan perubahan KUA dan PPAS 2021 ini nantinya akan bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk mewujudkan Kotabaru yang semakin maju," ucap Sayed Jafar.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kadinkes Kotabaru Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong di Klinik PT SILO

GEMA, SEBUKU - Klinik PT Silo yang berada di Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan menjadi klinik pertama yang melaksanakan program vaksinasi gotong royong secara mandiri untuk karyawannya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Suprapti Tri Astuti saat melakukan pemantauan vaksinasi gotong royong di klinik PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) yang dilaksanakan mulai tanggal 25 hingga 28 Agustus 2021.

"Ya, PT Silo menjadi klinik pertama yang melaksanakan vaksinasi gotong secara mandiri tentu saja kita apresiasi," ucapnya.

Namun demikian, kata Tuti panggilan akrab Kadinkes itu, sebelum vaksinasi kami memberikan arahan untuk memastikan prosuder yang dijalankan dan memastikan ketersedian penyimpanan vaksin (cold chain) harus sesuai dengan standar World Health Organization (WHO) sehingga mutu vaksin dapat terjaga dengan baik.

Ia, pun, berharap, selama vaksinasi nanti prosesnya akan berjalan lancar sehingga seluruh karyawan mendapatkan vaksin, namun demikian tetap menjalankan protokol kesehatan 5M jangan sampai kendor karena kita bisa dan harus mampu melewati pandemi Covid-19 ini.

Senada dengan itu, Camat Pulau Sebuku, Murjanun mengapresiasi pelaksanaan program vaksinasi yang terlaksana di lingkungan perusahaan PT SILO karena peduli kepada karyawannya.

"Kegiatan ini secara tidak langsung telah membantu pemerintah dalam capaian vaksinasi gotong royong bagi masyarakat Kotabaru," ujarnya.

Sementara, Ketua Tim Satgas penanganan Covid-19 PT SILO, Heri Sucahyo menjelaskan,
Sinopharm Covid-19 adalah salah satu vaksin yang sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yangmana vaksin ini menjadi pilihan dalam pelaksanaan yang dilakukan oleh manajemen PT PT SILO. Untuk vaksin yang sudah tersedia di perusahaan sebanyak 2.000 dosis dengan isi 1 vial 2 dosis.

"Pelaksanaan vaksinasi sendiri telah dimulai pada tanggal 25 – 28 Agustus 2021 untuk 930 karyawan dengan target 1.000 dosis untuk vaksinasi tahap pertama. InsyaAllah sesuai ketentuan akan dilanjutkan untuk vaksinasi kedua," tuturnya.

Dikatakannya lebih jauh, pelaksanaan vaksin dilakukan secara mandiri oleh klinik PT SILO.
Kegiatan itu merupakan komitmen perusahaan dalam ikut memutus mata rantai paparan virus corona sesuai dengan program pemerintah, disamping kegiatan lainnya untuk untuk komitmen menjalankan pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid 19 yakni 5M, agar karyawan harus menerapkan kebiasaan hidup baru. memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

"Menjadi harapan Protokol Kesehatan Covid-19 ini bisa diterapkan dengan keluarganya di lingkungan masyarakat, sebagai suatu bentuk kebiasaan hidup baru. Harapan lain dari manajemen agar karyawan yang bekerja dilingkungan PT SILO dan keluarganya tetap prima, sehat dan tidak terpapar Covid-19," harapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Curah Hujan Tinggi, Tim PDAM Kotabaru Siaga Dilokasi

GEMA, PULAULAUT - Tingginya intensitas hujan di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan beberapa hari terakhir mengharuskan tim Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru harus ekstra siaga dilokasi untuk mengantisipasi gangguan layanan distribusi air kepelanggan.

Hal itu disampaikan Humas PDAM Kotabaru Syarwani, memang intensitas hujan saat ini sangat tinggi diwilayah intake jadi kami harus ekstra siaga agar pendistribusian air kepelanggan tidak terganggu.

"Ya, Alhamdulillah, hingga saat ini untuk fasilitas PDAM masih aman dan lancar cuma ada sumbatan dibeberapa titik," kata Syarwani, Minggu (28/8/2021).

Namun demikian ungkapnya, kami bersama tim tetap siaga untuk mengantisipasi kerusakan fasilitas jaringan perpipaan diwilayah intake atau Daerah Aliran Sungai (DAS) agar distribusi air kepelanggan tetap berjalan normal.

Perlu diketahui, hingga saat ini hujan masih melanda di ibukota Bumi Saijaan tak terkecuali diwilayah kecamatan diantaranya wilayah Serongga, Cantung, Hampang, Sampanahan, dan Sungai Durian.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Danlanal Kotabaru : Warga Yang Sudah Vaksin Tetap Patuhi Prokes

GEMA, PULAULAUT - Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah masalah vaksinasi Covid-19, Tentara Negara Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar serbuan vaksinasi tahap kedua di BP pengobatan Kotabaru selama dua hari untuk masyarakat maritim.

Pada kesempatan itu, Komandan Pangkalan TNI AL Kotabaru, Letkol Laut (P) Sadarianto S.T.M. Han menyampaikan, pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini baik tahap satu maupun dua diwilayah lanal antusias warga sangat tinggi.

"Ya, memang antusias masyarakat maritim khususnya sangat tinggi untuk melakukan vaksinasi," ucapnya, Rabu (25/8/2021).

Ia, pun, berpesan, walaupun sudah melakukan vaksin warga tetap harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang sudah dianjurkan oleh pemerintah dengan 5M dan jangan terlena apalagi keluar rumah harus pakai masker.

Informasi dihimpun, kegiatan vaksinasi Covid-19 ini digelar secara gratis yangmana merupakan bentuk kepedulian TNI AL dalam mendukung program pemerintah sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut ( KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono,.S.E.,M.M agar setiap Pangkalan melaksanakan serbuan vaksin kepada masyarakat khususnya masyarakat maritim.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PDAM Kotabaru Diusulkan Jadi Perseroda

GEMA, PULAULAUT - Untuk menjamin pemenuhan ketersedian air bersih sebagai kebutuhan pokok masyarakat maka perlu adanya pengelolaan sistem penyediaan air bersih yang sehat, bersih, produktif, dan berkelanjutan.

Berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maka perlu dilakukan peningkatan kinerja melalui penataan organisasi, kepegawaian, dan permodalan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang sehat.

Sehingga Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru akan dirubah bentuk hukumnya dan diusulkan menjadi Perusahaan Perseroan Air Minum Tirta Saijaan (Perseroda).

Hal itu disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Sekretaris Daerah H Said Akhmad pada rapat paripurna DPRD masa persidangan I rapat ke III tahun 2020/2021 dilantai II DPRD, Senin (23/8/2021) pagi.

Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotabaru Syairi Muhlis didampingi Wakil Ketua DPRD Mukni AF dan Muhammad Arif   juga Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad, secara virtual.

Pada kesempatan itu, H Said Akhmad menyampaikan, kita usulkan Raperda perubahan hukum PDAM agar menjadi Perda untuk menjamin pemenuhan ketersedian air bersih sebagai kebutuhan pokok masyarakat maka perlu adanya pengelolaan sistem.

"Ya, tadi kita usulkan Raperda perubahan bentuk hukum PDAM menjadi perusahaan perseroan air minum Tirta Saijaan (Perseroda) untuk jadi Perda," ucapnya.

Sehingga tambahnya, efektivitas dan keselarasan juga kelancaran maka perlu adanya penyesuaian ketentuan Perda 03 tahun 1980 tentang PDAM tingakat II Kotabaru dan membentuk Perda baru tentang PT Air Minum Tirta Saijaan (Perseroda).

Maksud pendirian PT Air Minum Tirta Saijaan (PERSERODA) sendiri agar bisa memberikan pelayanan prima secara efektif dan efesien, menyediakan air bersih yang terjangkau masyarakat dengan memenuhi standar kapasitas, kuantitas, dan kualitas kesehatan, juga mengembangkan kemampuan karyawan yang profesional dengan teknologi yang tepat guna hingga memberikan kontribusi pendapatan asli daerah yang berkesinambungan.

Di akhir acara Raperda PDAM tersebut diserahkan Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad kepada Ketua DPRD Kotabaru Syairi Muhlis dan kembali diserahkan kepada perwakilan anggota DPRD untuk dibahas kembali bersama tim pansus sebelum nantinya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lanal Kotabaru Kembali Lakukan Serbuan Vaksin C19 Untuk Masyarakat Maritim

GEMA, PULAULAUT - Untuk kesekian kalinya Tentara Negara Indonesia (TNI) Angkatan Laut Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan melakukan serbuan vaksin Covid-19 (C19) untuk masyarakat maritim agar bisa meminimalisir penyebaran virus tersebut di Bumi Saijaan.

Kali ini, serbuan vaksinasi Covid-19 tahap pertama kembali dilakukan lanal untuk masyarakat maritim pesisir di Kotabaru yang bekerjasama dengan Polres Kotabaru dan Dinas Kesehatan bertempat di Balai Kesehatan Pangkalan TNI AL kawasan KRI Yos Sudarso Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru, Sabtu (21/8/2021).

Komandan Lanal Kotabaru Letkol Laut (P) Sadarianto S.T. M. Han secara terpisah menyampaikan, semoga kita semua diberikan kesehatan dan selalu bersyukur dengan nikmat yang diberikan Tuhan dalam kehidupan kita sehari hari.

"Ya, kita harus banyak bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan selama ini salah satunya sehat," ucapnya.

Ia, pun, mengajak semuanya agar bersama sama berdoa agar bangsa dan negara ini segera pulih dari Covid-19 sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas normal seperti biasanya.

Selain itu, Danlanal juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5M agar bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di kota ini.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

25 Pelajar Kotabaru di Kukuhkan Jadi Anggota Paskibraka

GEMA, PULAULAUT - Tahun kedua peringatan kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19 sehingga digelar secara sederhana dengan 25 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) yang diseleksi dari para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kotabaru.

Mereka akan bertugas mengibarkan bendera pada upacara kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 pada Selasa 17 Agustus 2021 nanti.

Sebelumnya, beberapa hari mereka dikarantina juga melaksanakan pelatihan oleh TNI-Polri, dan akhirnya 25 pelajar tersebut resmi dikukuhkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru Kalimantan Selatan  sebagai anggota Paskibraka di operation room sekretariat daerah, Minggu (15/8/2021) pagi.

Pada kesempatan itu, Sekretariat Daerah Kotabaru, H Said Akhmad menyampaikan, dengan dikukuhkannya 25 pelajar sebagai anggota Paskibraka 2021 ini mudah mudahan dalam menjalankan tugasnya nanti diberikan kelancaran.

"Ya, kita berdoa bersama para paskibraka yang bertugas melaksanakan tugas negara pada 17 Agustus 2021 nanti diberikan kemudahan dan kelancaran," ucapnya.

Said Akhmad menjelaskan, pelaksanaa ini dilakukan sederhana karena digelar ditengah pandemi Covid-19 dan Kotabaru masuk PPKM level IV, jadi semua ini untuk menjaga juga memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Saijaan.

Lebih luas dibeberkannya, untuk pengibaran bendera nanti dilaksanakan di halaman kantor bupati, sedangkan penurunan bendera di bukit mamake dan pelaksanaannya sederhana dengan protokol kesehatan ketat juga pembatasan peserta apel.

"Memang, rencananya penaikan bendera di halaman kantor bupati dan penurunan di bukit mamake dengan pembatasan orang sekaligus promosi wisata," ujar sekda.

Disisi lain, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kotabaru, Khairian Anshari mengatakan, nantinya setelah upacara penaikan bendera selesai maka pukul 11.00 Wita, Forkopimda dan paskibraka secara terbatas akan mengikuti detik detik proklamasi di istana presiden secara virtual.

"Tahun ini kita laksanakan berbeda karena Kotabaru ditetapkan masuk PPKM level IV, akan tetapi tidak mengurangi hikmah pelaksanaan HUT RI ke-76," kata Khairian.

Informasi dihimpun, untuk petugas Paskibraka pada Pengibaran Bendera Merah Putih yaitu, Ahmad Mansyhuri (SMAN 1 Kotabaru), Meisabil Fadhil (SMAN 2 Kotabaru), Muhammad Rizky Pratama ( SMAN 1 Kotabaru), Tiara Salsabila (SMAN 1 PL. Tengah ). 

Sedangkan utuk Penurunan Bendera Merah Putih yaitu, M. Saoqi Fikrullah  (SMAN 1 Kotabaru), Haikal (SMAN 1 PL. Selatan), Muhammad Suryadi  (SMKN 2 Kotabaru), Anisa Nur Zhafirah (SMAN 1 Kotabaru).










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Agus Rifani : Terpapar Covid-19 Harus Tetap Semangat

GEMA, PULAULAUT -  Salah satu dari ribuan warga yang terpapar Covid-19 sebut saja Agus Rifani (51) warga Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan itu kini dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit dan diperbolehkan pulang.

Sebelumnya, ia bersama istri dinyatakan positif Covid-19 dan harus dikarantina secara intensif di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Stagen selama kuarang lebih 15 hari, yangmana saat itu mereka harus berjuang melawan virus mematikan tersebut.

Agus Rifani yang bekerja disalahsatu perusahaan itu menuturkan, terserang Covid-19 sama sekali tidaklah mengenakkan karena ia dan istrri harus menjalani perawatan intensif ditambah pikiran juga perasaan yang berkecamuh dengan berbagai hal.

"Ya, sama sekali tidak enak dan nyaman bila terkena virus Corona ini karena baik pikiran, perasaan, kecemasan, terganggu dan menjadi satu," kata Agus di kediamannya, Selasa (10/8/2021) malam.

Namun tambahnya, saat dalam perawatan mereka diharuskan bahagia dan semangat seperti senam pagi dan sore, berkaraoke ria, dan lainnya agar bisa meningkatkan imun.

"Alhamdulillah kami dinyatakan sembuh, dan ini pengalaman yang tak terlupakan dimana pasien diharuskan bahagia dan semangat sebab kalau kelihatan oleh dokter dan perawat tidak bahagia maka akan ditegur sebab itu semua untuk meningkatkan imun," ujar Agus.

Terlepas dari itu semua, pasien Covid-19 diharuskan makan teratur walaupun kodisi tubuh menolak dan muntah muntah namun harus dipaksa agar jangan sampai merasa lapar juga perlu asupan vitamin D yaitu berjemur matahari jam 10 pagi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Korban Kebakaran di Desa Manunggul Lama Dapatkan Bantuan

GEMA, SUNGAIDURIAN - Musibah kebakaran yang menghanguskan tujuh buah rumah, beserta mobil dan sepeda motor di Desa Manunggul Lama Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan pada Minggu, (8/8/2021) kemarin, kini mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.

Setelah mendengar kabar tersebut, bupati bersama rombongan langsung menuju lokasi kebakaran di Desa Manunggul Lama tepat di depan Masjid Asy Syapa'ah menggunakan jalur darat.

Nampak dilokasi, Bantuan yang disalurkan kepada tujuh Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran tersebut berupa sembako dan peralatan masak dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) juga Dinas Sosial Kotabaru.

Selain itu para korban kebakaran juga mendapatkan bantuan dari Bupati Kotabaru H Sayed Jafar berupa uang tunai sebesar Rp20 juta rupiah yangmana secara simbolis diberikan kepada camat dan perwakilan korban kebakaran, Senin (9/8/2021).

Camat Sungai Durian, Muhammad Safi'i mengucapkan terimakasih atas kedatangan bupati bersama rombongan dan memberikan bantuan kepada warga kami yang terkena musibah kebakaran.

"Alhamdulillah, bupati dan jajarannya telah memberikan bantuan langsung dan ini tentu sangat bermanfaat bagi mereka," ujarnya.

Ia, pun, membeberkan, kebakaran ini terjadi.dini hari pukul 1.30 Wita yangmana mengakibatkan tujuh buah rumah yang dihuni oleh 24 jiwa itu luluh lantak dilumat sijago merah dengan kerugian miliaran dan pada musibah ini tidak ada korban jiwa, sedangkan untuk sebab asal mula api masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Adapun nama pemilk rumah yang terbakar yaitu, Norjanah/Bahtiar, Wiyono, Ahmad Supiani, Ardiansyah, H Idris, Fahrul Rozi, dan Teteng.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, turut berbelasungkawa atas musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Manunggul Lama dan diberikan ketabahan dalam menghadapi semua cobaan ini dengan ikhlas.

Selain itu, bupati ingin nantinya pihak desa mengadakan pembelian mesin portabel pemadam kebakaran untuk mengantisipasi apabila terjadi musibah kebakaran agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

"Ya, pihak desa harus mempunya mesin portabel pemadam kebakaran untuk antisipasi apabila ada musibah kebakaran," ucapnya.

Sayed Jafar juga menghimbau, dengan cuaca yang panas sekarang agar warga berhati hati terutama kepada alat alat yang mudah terbakar disimpan pada tempat yang aman dan warga bisa berkoordinasi dengan pihak kecamatan permasalah ini.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Atasi Covid-19, Kotabaru Memerlukan 285 Ribu Vaksin

GEMA, PULAULAUT - Lonjakan kasus Covid-19 meningkat tajam di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga kembali dinyatakan zona merah dan masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Saijaan ini selain disiplin prokes dengan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, juga harus dilakukan vaksinasi masal kepada semua masyarakat agar terhindar dari paparan Covid-19.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Suprapti Tri Astuti, agar bisa mengatasi paparan Covid-19 selain dengan prokes 3M kita juga harus melakukan vaksinasi dan Kotabaru memerlukan 285 ribu vaksin untuk hal tersebut.

"Ya, kita memang memerlukan 285 ribu vaksin untuk warga di 22 kecamatan akan tetapi saat ini hanya mendapatkan 1,700 vaksin saja dari pusat itu juga dibantu oleh vaksin dari TNI-Polri hingga mencapai 4000 vaksin," ujarnya kepada gemasaijaanonline.info.

Ia, pun, memaparkan, seharusnya pemerintah pusat mengirimkan vaksin langsung banyak misalkan 10 ribu jadi bisa dilakukan vaksinasi masal sebab untuk tempat penyimpanan kita ada.

Padahal jelas Tuti, antusias masyarakat untuk melakukan vaksinasi sangat tinggi sekitar 5000 orang yang menunggu jadwal tapi karena vaksinnya belum datang jadi ya harus menunggu.

Perlu diketahui, hasil laporan pemantauan kasus Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kotabaru, Jum'at (6/8/2021), kembali ada kenaikan kasus positif sebanyak 48 orang total menjadi 2.555 orang, sedangkan yang dinyatakan sembuh tambahan 6 orang total menjadi 1.907 orang. Dan untuk yang masih dalam perawatan 549 orang, meninggal dunia 99 orang.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dampak Covid-19, 102 Warga Desa Dirgahayu Kembali Menerima BLT-DD

GEMA, PULAULAUT - Hingga saat ini pandemi Covid-19 masih melanda dunia tak terkecuali di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan yang tentunya berdampak pada perekonomian warga.

Untuk itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 102 keluarga pemerima manfaat yang terdampak pandemi Covid-19 dibalai Desa Dirgahayu, Kamis (5/8/2021).

Pada kesempatan itu, Pj Kepala Desa Dirgahayu, Supriadi, S.Sos menyampaikan, hari ini ada sekitar 102 warga yang berhak menerima  BLT-DD yangmana per bulannya Rp300.000 dan akan dibayarkan selama tiga bulan.

"Ya, karena pembayarannya tiga bulan langsung jadi nantinya warga akan menerima Rp900.000," ucapnya.

Supriadi berharap, bagi warga yang menerima bantuan ini agar bisa memanfaatkannya untuk keperluan sehari hari yang penting saja jangan untuk keperluan lainnya yang kurang penting 

Selain itu, ia juga menghimbau kepada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 karena saat ini Kotabaru ditetapkan sebagai zona merah dan masuk PPKM level III.

"Ayo, dari sekarang kita terapkan prokes 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, karena kita semua bisa dan mampu untuk mengatasi ini," himbau kades disambut semangat warganya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pandemi Covid-19, Penjualan Semen Indocement Meningkat

GEMA, TARJUN - Hampir dua tahun sudah virus Corona melanda dunia termasuk Indonesia sehingga berdampak pada perekonomian semua kalangan mulai masyarakat hingga pelaku dunia usaha sehingga mereka harus mengatur strategi dan berinovasi agar bisa bertahan.

Namun, kondisi pandemi Covid-19 ini tidak berdampak pada penjualan semen oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa, bahkan ada peningkatan penjualan di semester pertama tahun 2021.

Melalui siaran persnya, Direktur dan Corporate Secretary Indocement, Antonius Marcos menyampaikan, pada pertengahan tahun 2021 semester pertama secara keseluruhan volume penjualan meningkat sebesar 11,3 persen dari penjualan domestik meningkat sebesar 8,8 persen, dan untuk penjualan ekspor yang juga mengalami peningkatan sebesar 513,4 persen. Untuk pangsa pasar pada Semester I tahun 2021 adalah 25,6 persen.

"Memang, ada beberapa indikator keuangan yang meningkat yakni pada margin keuangan seperti laba kotor, EBITDA dan laba periode berjalan menunjukkan peningkatan yang disebabkan oleh pertumbuhan volume penjualan dan efisiensi operasional yang berkelanjutan," jelasnya.

Lebih luas dibeberkannya, hingga 30 Juni 2021, Indocement bisa mempertahankan posisi neraca yang kuat dengan kas sebesar Rp8,1 triliun tanpa hutang (zero debt) dan membukukan volume penjualan domestik (semen dan klinker) secara keseluruhan sebesar 8,0 juta ton pada semester I tahun 2021 meningkat 642 ribu ton atau 8,8 persen dari periode yang sama tahun lalu yang menetapkan pangsa pasar perseroan menjadi 25,6 persen untuk semester I.

Walaupun tambahnya, semester pertama tahun 2021 memberikan signal positif terhadap pemulihan ekonomi akan tetapi bulan Juli dimana Indonesia kembali mengalami gelombang pandemi kedua yang diikuti oleh pembatasan mobilitas yang ketat dari Pemerintah sehingga faktor ketidakpastian yang berkelanjutan pada pemulihan ekonomi.

Namun demikian, Indocement tetap optimis terhadap konsumsi semen domestik pada tahun 2021 dengan perkiraan pertumbuhan 5 persen dari tahun-tahun sebelumnya dan konsumsi semen di semester kedua telah bertumbuh lebih dari 30 persen jika dibandingkan semester pertama. Tren yang sama diperkirakan akan berlanjut disebabkan oleh penyelesaian anggaran belanja pada akhir tahun pada proyek-proyek yang sedang berjalan.

"Kita berharap, pemulihan konsumsi semen tersebut akhirnya akan banyak bergantung pada tingkat penyebaran Covid-19 yang dapat dikendalikan dengan baik dan faktor lain yang membuat ketidakpastian berkenaan dengan tingginya kenaikan biaya energi baik harga pembelian batu bara maupun harga bahan bakar," ucapnya 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dua Desa di Kotabaru Saling Klaim Tapal Batas

GEMA, PULAULAUT - Tidak adanya titik temu masalah tapal batas antara Desa Gendang Timburu Kecamatan Sungai Durian dengan Desa Magalau Hulu Kecamatan Kelumpang Barat dikarenakan kedua belah pihak saling klaim batas desa.

Persengketaan tersebut berlangsung puluhan tahun lamanya sejak tahun 2000 hingga sekarang, sehingga Pemerintah Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan melakukan mediasi agar tidak ada perpecahan kerukunan dan pihak yang dirugikan tanpa mengurangi hak masing masing desa.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad saat melakukan mediasi kepada perwakilan dua desa di operation room sekretariat daerah, Senin (2/8/2021) kemarin.

"Ya, mereka ada kesepakatan menyerahkan masalah sengketa tapal batas desa ini ke Pemkab Kotabaru untuk bisa menyelesaikannya karena sudah puluhan tahun belum ada titik temu," ucapnya.

Ia, pun, menjelaskan, masalah saling klaim wilayah memang lumrah terjadi akan tetapi ada aturannya yang bisa menyelesaikan dengan baik agar tidak ada pihak yang dirugikan, dan nanti akhir Agustus ini masalah tapal batas tersebut diharapkan bisa rampung sehingga tidak ada lagi konflik dimasa mendatang.

Nampak selain sekda mediasi itu juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimda) masing masing, TNI-Polri, tokoh adat dan masyarakat.

Disisi lain, Ketua BPD Desa Gendang Timburu, Jainudin mengatakan, ia sepakat untuk menyerahkan permasalahan itu kepada pemerintah daerah, dengan harapan bisa diselesaikan dengan baik tanpa ada pihak yang dirugikan sebab sudah beberapa kali dilakukan mediasi namun tidak ada titik temu dari kedua belah pihak.

"Memang permasalahan ini sudah lama terjadi walaupun dilakukan mediasi akan tetapi masing masing mengklaim hak mereka jadi tidak ada titik temunya,' ungkap Jainudin.

Padahal tambahnya, sudah ada bukti dukung yang kuat yaitu perjanjian bersama tahun 1954 masalah penetapan batas wilayah masing masing desa, jadi kita lihat nanti bagaimana penyelesaian yang akan diambil oleh Pemkab Kotabaru. 

Senada dengan itu, salah satu tokoh adat Desa Magalau Hulu, Uncun menyambut baik dengan diserahkannya masalah ini kepada pemerintah.

"Kami akan menyerahkan dokumen bukti dukung yang dimiliki, mudah-mudahan ada penyelesaiannya sebagaimana harapan masyarakat adat disana," harapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah