-->

Bupati Kotabaru Instruksikan Kadis Perikanan Bantu Permodalan Pengelola Tambak

GEMA, PULAULAUT - Untuk bisa menggerakkan tumbuh kembang dan meningkatnya perekonomian bagi para pengelola tambak di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, bupati menginstruksikan kepada kepala Dinas Perikanan untuk bisa memberikan bantuan akses permodalan baik APBD dan APBN maupun perbankan juga pihak perusahaan melalui CSR nya.

Hal itu disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar saat panen percontohan budidaya udang bersama forkopimda di Desa Gedambaan Km 12 Kecamatan Pulau Laut Sigam Kotabaru, Selasa (29/6/2021).

"Ya, kita sudah instruksikan kepada kadis perikanan agar para petambak dapat bantuan akses permodalan dan pendampingan teknis dari balai perikanan budidaya air payau kementerian kelautan dan perikanan juga monitoring usaha hingga mereka sukses," ungkapnya.

Ia, pun, tidak menampik permasalahan yang dihadapi sekarang dengan potensi luas tambak di Kabupaten Kotabaru sekitar 6.000 hektar tingkat produktifitasnya terhitung masih rendah karena hanya menghasilkan 50 sampai dengan 60 kilogram udang per hektar sebab metode yang digunakan masih tradisional.

Selain itu, paparnya, ketersedian benih unggul yangmana masih mengandalkan dari pulau Jawa dan harga pakan yang tinggi menjadi kendala bagi para petambak.

Sayed Jafar berharap, dengan adanya percontohan budidaya udang dari pelaku usaha bersama dinas perikanan ini yangmana bisa meningkatkan produksi udang dari 60 kilogram per hektar bisa meningkat hingga 1.800 sampai 2000 kilogram per hektar.

"Mudah mudahan pelaku usaha tambak lainnya di Kotabaru bisa mencontoh dan menerapkan budidaya tambak yang modern untuk meningkatkan produksi udang mereka," harap bupati.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan itu menyebut, Pemkab Kotabaru akan mendukung kegiatan para petambak karena budidaya udang memiliki prospek yang bagus dalam rangka pertumbuhan dan pemerataan pembangunan juga percepatan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Ir H Akh Asbili, menjelaskan,  udang yang dipanen oleh Kelompok Mutiara Biru ini merupakan jenis udang paname dengan masa panen sekitar dua bulan.

Hal ini luar biasa karena mereka bisa menekan biaya pengeluaran untuk pakan udang tersebut hingga Rp.10.000 per kilogramnya dengan mengolah sendiri dari bahan baku kepala udang.

"Kita berharap, dengan adanya percontohan budidaya udang ini bisa membuat petambak di Kotabaru kembali menggeliat sehingga produksi ekspor pun ikut meningkat," tuturnya.

Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan kartu kusuka kepada 10 orang dan santunan BPJS ketenagakerjaan untuk Ibu Sanayah dari Desa Pudi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

TNI-AL Kotabaru Lakukan Vaksinasi Bagi Masyarakat Maritim

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, pangkalan TNI AL Kotabaru (Lanal Kotabaru) melaksanakan "Serbuan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat maritim" di Pelabuhan Pelindo III Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara, Selasa (29/6/21).

Kegiatan ini berdasarkan perintah Panglima TNI dan arahan Kepala Staf TNI Angkatan Laut  Laksamana TNI Yudo Margono SE MM dalam mensukseskan pelaksanaan serbuan vaksinasi kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Komandan Lanal Kotabaru Letkol Laut (P) Sadarianto S.T. M.Han, saat pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat maritim, yaitu, para Abk kapal, pekerja bongkar muat pelabuhan dan masyarakat pesisir.

"Ya, target kita pada vaksin ini 200 orang yangmana diperuntukkan bagi masyarakat maritim," ucapnya.



Ia, pun, mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaannya balai pengobatan bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kotabaru memberdayakan tenaga medis dari Lanal Kotabaru, Dinas Kesehatan  dan Puskesmas Kotabaru agar pelayanan bisa maksimal.

Selain itu, Danlanal Kotabaru juga menghimbau agar dalam pelaksanaan vaksinasi massal dilakukan dengan tata cara protokol kesehatan yang ketat, termasuk dilakukan pengelompokan secara tertib untuk mencegah agar tidak terjadi kerumunan pada saat pelaksanaan Vaksinasi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemutahiran Data TLHP APIP se Kalsel 2021 di Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Untuk bisa mensukseskan pembangunan dan tata kelola pemerintahan yang baik, berkualitas, dan bersih di 13 kabupaten kota, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menunjuk Pemkab Kotabaru sebagai tuan rumah acara pemutahiran Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) APIP se Kalsel dengan protokol kesehatan yang ketat di ballroom Grand Surya, Senin (28/6/2021).

Kegiatan rutin dilaksanakan dan sudah menjadi agenda tahunan agar bisa meningkatkan kwalitas dan sumberdaya yang handal sehingga bisa bersaing dengan provinsi lainnya di Indonesia.

Nampak hadir dalam acara ini, Pj Gubernur Kalimantan Selatan DR Safrizal ZA MSi, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Dr Tumpak Haposan Simanjuntak, kepala bagian analisa dan evaluasi hasil pengawasan Inspektorat jenderal Kemendagri RI Maharina Desimaria S Sos MAp, dan inspektur se Kalsel.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, data dan informasi merupakan sumber daya yang sangat strategis karena erat kaitannya dengan pengambilan keputusan dalam menetapkan arah kebijakan dan strategi pembangunan yang tepat.

"Ya, kegiatan pemutahiran data ini dalam rangka koordinasi, komunikasi, evaluasi, dan implementasi masing masing daerah," ucap bupati.

Selain itu ungkap orang nomor satu di Bumi Saijaan ini, tindak lanjut hasil pemeriksaan aparat pengawas pemerintah untuk memperbaiki dan menyempurnakan kinerja aparatur dan instansi pemerintah untuk membangun komitmen dalam pencegahan korupsi juga peningkatan pelayanan publik.

Lebih luas dipaparkan Sayed Jafar, sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus memiliki kinerja yang lebih baik dalam memperbaiki sistem yang ada untuk meningkatkan sinergitas dengan pengawas eksternal  agar pengawasan dapat dikerjakan dengan lebih baik dalam rangka mendukung program nasional.

Ia, pun, berharap, dengan adanya acara ini dapat meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab pimpinan unit kerja dan instansi objek pemeriksaan untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat pengawasan dengan objek pemeriksaan. 

Disisi lain, Pj Gubernur Kalsel DR Safrizal ZA mengatakan, secara statistik daerah di Kalsel sudah mendapatkan WTP jadi kita harus bergerak bersama sama untuk memajukan dan meningkatkan keuangan daerah juga negara sebesar besarnya agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita bukan hanya berlomba mendapatkan WTP saja akan tetapi bagaimana agar bisa meningkatkan keuangan daerah dan negara untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Pj gubernur.

Safrizal juga menghimbau, mari kita bulatkan tekat bersama sama menyelesaikan TLHP sesuai dengan aturan karena kerja yang baik bisa mencerminkan suatu daerah.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

BPOM Lakukan Pengecekan Pangan Bahan Kimia Dipasar Kotabaru

GEMA, PAMUKANUTARA - Untuk melindungi konsumen dalam hal ini masyarakat dari bahan berbahaya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan pengecekan pangan di Pasar Lintang Jaya Kecamatan Pamukan Utara Kotabaru, Jum'at (25/6/2021) kemarin.

Kegiatan ini rutin digelar pihak BPOM untuk daerah terpencil dan jauh dari pusat keramaian kota setiap dua bulan sekali untuk wilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Hal ini disampaikan Kepala Loka POM Tanah Bumbu, Rahmat Hidayat, memang kegiatan pengawasan pangan dari bahan berbahaya dilakukan rutin dua kali dalam sebulan di wilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru,, khususnya daerah daerah yang terpencil dan sulit dijangkau.

"Ya, walaupun seminggu sekali pasar Lintang Jaya ini dibuka namun komoditi yang diperjualbelikan beragam dan bukan hanya pedagang dari Kalsel saja akan tetapi juga datang dari Kaltim," ucapnya.

Ia, pun, mengungkapkan, dari 13 sampel hasil penyisiran BPOM Tanbu bersama Pemdes Lintang Jaya dan Babinsa semuanya negatif dari bahan berbahaya kimia seperti, formalin, boraks, methanyl yellow, dan rhodamin B.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Lintang Jaya, Asep, sangat mengapresiasi kegiatan dari BPOM ini agar pangan yang diperjualbelikan diwilayahnya aman.

"Alhamdulillah, semuanya aman dari bahan kimia dan mudah mudahan kegiatan ini terus dilakukan kedepannya," ujar Asep.

Selain pemeriksaan pangan pihak BPOM juga melakukan komunikasi dan edukasi kepada para pedagang dan pengunjung pasar agar selalu melakukan pengawasan seperti, kemasan, label, izin edar, dan kadaluarsa barang sebelum membeli dan mengkonsumsinya juga tetap menerapkan prokes 3M untuk menghindari penyebaran Covid-19.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pertama di Kotabaru Sekolah Alam Akan di Bangun

GEMA, PULAULAUT - Mayoritas sekolah dalam proses kegiatan belajar mengajar dilakukan di dalam ruang kelas namun berbeda dengan sekolah Alam Al Qudwah yangmana proses belajar dilakukan di alam terbuka.

Sekolah ini akan dibangun di kawasan RT 08 RW 01 Kelurahan Baharu Selatan Kecamatan Pulau Laut Sigam diatas lahan seluas satu hektar dan akan menjadi sekolah pertama di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan dengan metode belajar di alam terbuka.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru Selamat Riyadi, S.Pd.,M.Ed usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah Alam Al Qudwah, Kamis (24/6/2021) kemarin.

Ia, menuturkan, untuk pembelajaran sekolah alam ini sistemnya tetap menggunakan aturan kurikulum yang disusun oleh pemerintah akan tetapi metode pembelajarannya tidak didalam ruangan kelas namun dilingkungan atau ruang terbuka yang masih alami dan indah.

"Ya, ini luar biasa dan pertama di Kotabaru belajar di alam terbuka yang mana peserta didik akan lebih mengenal alam dan bisa melestarikannya," ucap Selamat.

Lebih luas dipaparkannya, Disdikbud sendiri dalam hal ini sangat mendukung dengan adanya sekolah Alam Al Qudwah ini dengan rekomendasi perijinan maupun perogram kegiatan dan berharap kepada ketua yayasan dan tenaga pendidik mudah mudahan kedepannya sekolah ini bisa berkembang.

Selain itu tutur Selamat, apabila kedepannya nanti sekolah alam ini bisa memenuhi ketentuan dan syarat permintaan bantuan maka kami akan memberikan bantuan dan saat ini hanya ada dua guru TK yang mendapatkan intensif dari daerah namun nanti akan diperjuangkan sehingga semuanya bisa mendapatkan insentif.

Disisi lain, Ketua Yayasan Pendidikan Al Qudwah, Muhammad Sabirinnur mengatakan, pada intinya pembangunan sekolah alam ini ingin menciptakan manusia-manusia yang handal, bertaqwa, religius dan mencintai alam.

"Dengan adanya sekolah Alam Al Qudwah ini tentu akan memberikan nuansa baru bagi dunia pendidikan di Bumi Saijaan," ujarnya.

Ia, membeberkan, nantinya di lahan satu hektar tersebut bukan hanya dibangun sekolah PAUD dan TK saja namun juga ada Sekolah Dasar.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lama Kosong, Sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kotabaru Resmi Dilantik

GEMA, PULAULAUT - Posisi pimpinan tinggi pratama dibeberapa Satuan Kerja Pemerintah Daerah ((SKPD) Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, hampir dua tahun lamanya mengalami kekosongan dan hanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) namun kini jabatan tersebut  sudah terisi.

Kekosongan pejabat itu dikarenakan adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak beberapa waktu lalu sehingga pelantikan tertunda dan saat ini ada sembilan pimpinan tinggi pratama yang dilantik Bupati Kotabaru H Sayed Jafar di gedung Parisbarantai, Kamis (17/6/2021).

Sebelumnya para calon pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut lebih dulu mengikuti lelang jabatan yang dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2020 lalu.

Adapun sembilan Pejabat yang dilantik yaitu, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat dijabat Kharil Fajri, Kepala Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah dijabat Risa Ahyani, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia dijabat H Minggu Basuki, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan dijabat Selamat Riyadi.

Dan Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah dijabat Johanuddin, Kepala Dinas Kesehatan dijabat Suprapti Tri Astuti, Kepala Dinas Sosial dijabat Nurviza, Kepala Satpol PP dan Damkar dijabat Akhmad Rajuddinor, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dijabat H Said Rizani Fakhrani.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotabaru, H Minggu Basuki, memang JPT Pratama yang dilantik ini merupakan hasil dari seleksi pada bulan Oktober hingga Desember 2020 lalu.

"Ya, ini hasil seleksi tahun lalu karena selama ini jabatan itu hanya diisi oleh Plt dan tertundanya pelantikan ini disebabkan adanya pelaksanaan pilkada serentak sehingga baru sekarang bisa dilaksanakan dan sudah mendapat persetujuan dari mendagri" ucapnya.

Minggu Basuki memaparkan, nanti akan kembali dilaksanakan uji kompetensi bagi kepala SKPD dan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian Dan Perdagangan, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan, promosi jabatan ini bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memenuhi berbagai persyaratan tertentu jadi jabatan itu bukanlah hak akan tetapi amanat dari pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

"Memang, pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik adalah ASN terpilih yang dinilai dari berbagai aspek dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan," ungkap bupati.

Ia, pun, berharap, agar para pejabat yang sudah dilantik bisa melaksanakan pelayanan publik dengan penuh integritas dan tanggung jawab dengan tranparan, inovatif agar target kinerja bisa tercapai sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan juga pelayanan masyarakat, dapat terlaksana dengan baik.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati dan Wabup Kotabaru Ikuti Rakor Evaluasi PPKM Micro Secara Virtual

GEMA, PULAULAUT - Untuk mempercepat penanganan Covid-19 yangmana saat ini dibeberapa daerah di Indonesia mengalami kenaikan kasus sehingga pemerintah pusat melakukan evaluasi PPKM Micro terhadap 34 provinsi dengan gubernur, bupati, walikota, dan TNI Polri melalui video conference, Senin (14/6/2021) malam.

Selain kepala daerah acara ini juga diikuti oleh Menteri Bidang Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BNPB juga Kasatgas Covid-19.

Pemkab Kotabaru dalam hal ini Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan Wakil Bupati Andi Rudi Latif bersama Kodim 1004 Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Sadarianto, Kapolres Kotabaru Andi Adnan Syafruddin, dan Wakil DPRD Kotabaru Mukhni, Kejaksaan Negeri serta SKPD, bersama mengikuti rakor evaluasi tersebut di operation room sekretariat daerah.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar usai acara mengatakan, walaupun saat ini kasus Covid-19 di kota kita grafiknya sudah mulai turun akan tetapi jangan lengah dan tetap waspada juga tetap semangat untuk memantau orang orang yang keluar masuk dari luar.

"Memang, masalah Covid-19 ini masyarakat sudah mulai jenuh dengan aturan ini itu namun kita bersama tetap semangat jangan kendor melakukan himbauan kepada mereka," kata bupati.

Diakuinya, memang hal ini sudah membosankan dengan adanya pembatasan aktivitas dalam kurun waktu yang lama dan tidak diketahui kapan Covid-19 akan berakhir akan tetapi pemerintah bersama TNI-Polri terus melakukan himbauan dan pemantauan akan penyebaran Covid-19 agar tidak terjadi ledakan kasus seperti halnya di daerah lain.

"Ya, kita tidak boleh lengah agar tidak terjadi ledakan kasus Covid-19 seperti di daerah lain sebab kesehatan adalah yang utama maka dari itu mari kita bersama tetap patuhi prokes 3M," harap Sayed Jafar.

Disisi lain, Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi mengatakan, hingga saat ini sekitar 98 persen prajurit kami sudah melakukan vaksin jadi kita juga ingin semua masyarakat Kotabaru ikut melakukan vaksinasi agar masyarakat Kotabaru aman dari penyebaran Covid-19.

"Kita ingin Kotabaru aman dari penyebaran Covid-19 maka dari itu masyarakatnya harus mau dilakukan vaksin," jelasnya.

Ia, pun, mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang takut untuk di vaksin dikarenakan adanya pemberitaan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan (hoax) bahwa vaksin membahayakan bahkan mengakibatkan kematian padahal semua itu tidak benar.

Hal yang sama diutarakan Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, sekitar 4.418 vial vaksin Covid-19 harus habis disebarkan di 22 kecamatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 diwilayah kita maka dari itu harus ada kerjasama semua pihak khususnya dinas kesehatan dalam pelaksanaannya.

"Kami, petugas gabungan TNI-Polri siap mendukung program dari pemerintah masalah vaksinasi Covid-19 ini agar masyarakat aman dari penyebaran Covid-19," ungkapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Sampaikan RPJMD Tahun 2021-2024

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 - 2024 pada agenda rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (14/6/2021) sore.

Dalam penyampaiannya bupati mengatakan, melalui penyampaian awal RPJMD ini diharapkan adanya masukan dan saran untuk penyempurnaan sehingga bisa dituangkan dalam nota kesepakatan.

"Kita ingin penyampaian awal RPJMD 2021-2024 ini dalam pembahasan nanti ada saran dan masukan dari DPRD untuk penyempurnaannya," ucapnya.

Lebih luas dipaparkan orang nomor satu di Bumi Saijaan itu bahwa, RPJMD adalah penjabaran visi misi dan program kepala daerah baik tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, pembangunan daerah, keuangan, dan program lintas perangkat daerah.

Sayed Jafar membeberkan, visi Pemkab Kotabaru tahun 2021-2024 ini terwujudnya masyarakat Kotabaru yang semakin mandiri dan sejahtera melalui peningkatan bidang Agrobisnis dan Kepariwisataan.

Dalam hal ini lanjutnya, ada tiga misi yang akan dilakukan yaitu, pertama mewujudkan ekonomi masyarakat yang berdaya saing dengan pemenuhan layanan insfratruktur yang berkelanjutan, kedua meningkatkan kwalitas masyarakat yang religius, lebih sehat, cerdas dan kreatif, dan ketiga meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan melayani, akuntabel, dan transparan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Muhlis menyambut baik apa yang telah disampaikan oleh bupati dan akan melakukan pembahasan terlebih dulu sesuai mekanisme dewan.

"Ya, setelah menerima berkas ini kami akan melakukan pembahasan sesuai mekanisme yang ada di dewan," katanya.

Nampak hadir dalam acara itu, wakil bupati Kotabaru, perwakilan TNI Polri, Kajari, Forkopimda, dan SKPD.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2020

GEMA, PULAULAUT - Setelah menerima opini Wajar Tanpa Pengecualikan (WTP) yang  keenam kali berturut turut dari BPK RI dan ini merupakan kado untuk hari jadi Kotabaru ke-71 tahun 2021 sehingga patut kita syukuri berkat kerjasama semua pihak.

Hal itu disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar pada pidato penyampaian satu buah Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru dalam persidangan III rapat ke 7, Senin (14/6/2021).

Sayed Jafar menjelaskan, dengan selesainya proses audit dan pemberian opini laporan keuangan pemerintah daerah oleh BPK maka disampaikan kepada DPRD agar bisa melakukan pembahasan untuk bisa di jadikan peraturan daerah dengan hasil audit bisa disempurnakan sesuai amanat dalam pasal 31 ayat 1 undang undang nomor 17 tahun 2003 tentang keuanga negara.

"Ya, laporan keuangan adalah wujud tranparansi dan akuntabilitas Pemkab Kotabaru dalam tata kelola pemerintahan yang baik juga implementasi sistem akuntansi keuangan daerah," kata bupati.

Lebih luas dibeberkannya, tujuan penyusunan laporan keuangan ini adalah untuk memberikan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh pemerintah daerah selama tahun 2020 yaitu, pendapatan belanja, pembiayaan aset, kewajiban ekuitas dana, dan aliran kas.

Lanjut bupati, laporan keuangan ini menerapkan sistem akuntansi berbasis akrual sebagai pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang akuntansi pemerintah.

Disisi lain Ketua DPRD Kotabaru Syairi Muhlis mengatakan, kami akan mempelajari terlebih dulu apa yang telah disampaikan bupati terkait satu buah raperda untuk bisa dijadikan perda bersama anggota DPRD.

"Kami akan lakukan pembahasan dan mempelajarinya dulu bersama kawan kawan di DPRD," ucapnya.

Nampak hadir dalam acara itu, wakil bupati Kotabaru, perwakilan TNI Polri, Forkopimda, dan SKPD.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kotabaru Peringati HUT IBI ke-71 Dengan Webiner Hamil Tetap Cantik

GEMA, PULAULAUT - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan peringati HUT IBI ke-71 dengan webiner nasional melalui virtual tentang hamil tetap cantik dengan diet sehat dan memilih skincare tepat di ballroom hotel Kotabaru, Sabtu (17/6/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh anggota IBI dan Persatuan Ahli Gizi (PERSAGI) se Kotabaru dengan narasumber dr Robyanoor SP Og K M Kes (Konsultan Fetomaternal SMF OBGYN) RSUD Ulin Banjarmasin, Hj Netty SKM M Kes (Ketua DPD PERSAGI Kalimantan Selat,an), dr Noor Aisyah M Kes (Ketua IDI cabang Kotabaru).

Panitia pelaksana Dewi Arianti mengatakan webinar nasional ini dalam rangka HUT IBI ke 71 yangmana para bidan diberikan pengetahuan cara mengatasi keluhan ibu hamil baik psikologi pada kehamilan dan lainnya.

"Memang saat webiner tadi mereka para bidan diberikan pengetahuan cara mengatasi keluhan ibu hamil," ucapnya.

Ia, pun, membeberkan, saat ini banyak sekali keluhan dari ibu hamil masalah psikologis diantaranya suka tidur tiduran, malas melakukan aktivitas dan lainnya ini menjadi tugas para bidan untuk merubah pola tersebut terhadap ibu hamil agar bisa melakukan pergerakan denga jalan jalan keluar rumah, berolahraga untuk menghirup udara segar.

Dewi pun berharap, kepada para bidan dengan adanya webiner ini bisa menambah ilmu dan nantinya memberitahukannya kepada para ibu hamil agar berubah perilaku sehingga memiliki rasa aman dan nyaman.

"Ya, mudah mudahan dengan webiner ini nantinya bisa merubah keluhan para ibu hamil sehingga bisa menurunkan angka kematian di daerah kita," pungkasnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

11 Kades di Kotabaru Resmi Dilantik Bupati

GEMA, TARJUN - Agar percepatan pembangunan di desa bisa berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat maka pemerintah daerah dalam hal ini bupati Kotabaru H Sayed Jafar melantik 11 Kepala Desa (Kades) masa jabatan 2021-2027 di Desa Tarjun Kecamatan Kelumpang Hilir, Kamis (10/6/2021).

Pada kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menginginkan agar seluruh Kades bisa bekerjasama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam hal pembangunan di Desa.

"Ya, Kades dan BPD harus bekerjasama dalam perencanaan pembangunan agar tepat sasaran sesuai kebutuhan warga," ucapnya.

Selain itu, bupati juga menegaskan kepada kepala desa selaku pemimpin hatus mengetahui semua persoalan yang ada di desanya sebab mempunyai tanggungjawab besar untuk mensejahterakan masyarakat dalam hal pembangunan.

Lebih luas diungkapkannya, dalam bekerja harus menunjukkan integritas yang tinggi sebab itu adalah ruh dari reformasi birokrasi pemerintah desa dengan semangat membangun budaya dan transparan.

Sayed Jafar mengajak kepala desa bersama sama bergandeng tangan membangun daerah agar bisa tercipta masyarakat mandiri dan sejahtera dengan peningkatan agrobisnis dan pariwisata.

"Mari kita bersama sama membangun Bumi Saijaan tercinta agar lebih baik dan transparan sesuai kebutuhan masyarakat," pungkas bupati.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Masuk 12 Besar Lida, Bupati Kotabaru Nonton Bareng Dukung Ratna

GEMA, PULAULAUT - Setelah melalui beberapa tahap persaingan akhirnya Ratna perwakilan Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan melaju ke 12 besar liga dangdut (Lida) tahun 2021 yang diselenggarakan Indosiar, Senin (7/6/2021) malam.

Pada babak 12 besar tersebut Ratna masuk di group 2 bersama Faisal dari Kalimantan Tengah dan Rio asal Sumatera Barat, yangmana salahsatu dari mereka harus ada yang pulang maka dari itu persaingan pun ketat dengan memberikan suguhan yang terbaik untuk bisa meraih dukungan SMS, vote, maupun dewan juri agar tetap bisa bertahan.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah Bupati Kotabaru H Sayed Jafar didampingi istri, Sekretaris Daerah H Said Akhmad, dan Kepala SKPD, nonton bareng dan mendukung sepenuhnya kepada Ratna perwakilan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan yangmana saat ini telah berjuang mengharumkan nama Banua.

Usai nonton bareng Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan, memang kalau kita lihat hasil vote sementara tadi persaingan di babak 12 besar group 2 ini sangat ketat bedanya tipis.

"Ya, bedanya tipis antara ketiga peserta dan kita ingin semua warga Kalimantan Selatan khususnya Kotabaru bisa memberikan dukungan kepada Ratna agar bisa terus melaju kebabak selanjutnya," ucapnya.

Selain itu, Sayed Jafar juga bangga dengan Ratna karena sudah mengharumkan nama Banua khususnya Kotabaru yangmana selain nyanyi juga memperkenalkan pariwisata di Bumi Saijaan ini sehingga bisa dikenal oleh warga Indonesia.

Pada kesempatan itu Bupati Kotabaru langsung berbicara dengan Ratna melalui virtual bersama orang tua Ratna juga ikut hadir memberikan semangat dan berpesan agar selalu menjaga kesehatan dan memberikan yang terbaik bagi Kotabaru.

Perlu diketahui dari tiga peserta d group 2 babak 12 ini satu orang harus pulang dan akhirnya Ratna lolos kebabak berikutnya setelah menang tipis dengan Rio asal Sumatera Barat dengan perolehan vote yaitu, 32.87 persen untuk Ratna sedangkan Rio 32.82 persen










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemdes Tegalrejo Lakukan Penghijauan di Ekowisata Goa Lowo Kotabaru

GEMA, SERONGGA - Dalam rangkaian peringatan hari lingkungan hidup sedunia 5 Juni 2021, Pemerintah Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru melakukan penghijauan di area ekowisata Goa Lowo dengan menanam bibit pohon Trambesi dan angsana.

Penghijauan tersebut bantuan pihak perusahaan produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Plant Tarjun kepada Pemdes Tegalrejo.

Perwakilan Pemerintah Kecamatan Kelumpang Hilir, Ahyar Maulana mengatakan, kegiatan ini harus terus berlanjut sehingga kelestarian alam akan terus terjaga.

"Kami, mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan atas bantuan yang telah diberikan untuk penghijauan di area wisata," ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Desa Tegalrejo, Syarifuddin, dengan adanya kegiatan penanaman pohon oleh PT ITP pastinya akan membuat ekowisata tetap terjaga kelestariannya.

"Alhamdulillah, perusahaan mau membantu dan peduli terhadap kawasan sekitar khususnya ekowisata Goa Lowo yangmana sangat berguna bagi masyarakat," ujarnya. 

Disisi lain, Management PT ITP Tarjun, H Teguh Iman Basoeki menuturkan, penanaman pohon merupakan kegiatan tahun ke-8 ditahun 2021 yang dilaksanakan PT ITP Tarjun, sebagai tindak lanjut dari program penanaman ditahun tahun sebelumnya.

"Selain penanaman tentunya harus ada pemeliharaan juga pantauan terhadap pohon yang ditanam bersama sama sehingga bisa bermanfaat bagi lingkungan karena fungsi oksigennya," ucap Teguh.

Selain itu tambahnya, tujuan penghijauan ini juga melestarikan ekosistem hayati untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar bisa bersama sama menjaga lingkungan hidup hingga tetap lestari.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Gagal Berangkat Haji Pasutri di Kotabaru Menangis

GEMA, PULAULAUT - Warga negara Indonesia kembali kecewa dan bersedih lantaran keberangkatan haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1442 H tahun 2021 resmi dibatalkan yangmana hal itu disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis, 3 Juni 2021 yang tertuang dalam Keputusan Menag Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan pemberangkatan jemaah haji.

Salahsatu calon haji Kotabaru pasangan suami istri (Pasutri) Tasri (64) dan Salasiah (54) warga Prumnas Rampa Baru Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru Kalimantan Selatan kembali harus menerima kekecewa dan bersedih lantaran keberangkatan haji Indonesia tahun 2021 kembali dibatalkan seperti halnya tahun 2020 lalu karena pandemi Covid-19 masih melanda.

Padahal Pasutri itu sudah lama menunggu antrian sejak 2010 lalu dan sudah mempersiapkan segala sesuatunya dan pembatalan keberangkatan ini untuk yang kedua kalinya dialaminya bersama rekan rekannya karena dampak Covid-19 sejak 2020.

"Ya, kami sangat sedih dan kecewa dengan adanya pembatalan ini tapi mau bagaimana lagi semuanya sudah diputuskan," ucapnya dengan mata berkaca kaca.

Ia, pun, hanya bisa berharap diberikan kesehatan dan umur panjang hingga nantinya bisa berangkat ke tanah suci.


Menanggapi hal itu, Kepala Kementerian Agama Kotabaru H Said Muhdari, kemarin diruang kerjanya mengatakan, pembatalan ini setelah dilakukan rapat bersama menteri agama dan DPR hingga presiden dan kalangan terkait maka diambillah keputusan ini karena batas waktu dan kesehatan akibat pandemi Covid-19.

Sedangkan untuk calon haji Kotabaru yang siap administrasi dan diberangkatkan sebanyak 209 orang namun karena mengutamakan kesehatan dan hal lainnya maka pemerintah mengambil keputusan pembatalan pemberangkatan haji sehingga mengecewakan mereka.

"Ya, keputusan ini tentu sangat mengecewakan para calon haji pasalnya sudah dua kali batal berangkat jadi wajar kalau mereka sedih dan kecewa sebab umur siapa yang tau," tuturnya.

Ia, pun, mempersilahkan kepada para calon haji Kotabaru untuk berkoordinasi langsung masalah pembatalan ini kepada pelaksana keberangkatan haji baik langsung ke kantor maupun melalui group WhatsApp kementerian agama kabupaten Kotabaru.

Nanti tambahnya, kita persilahkan kepada para calon haji mengambil keputusan apakah akan menarik setoran tunai mereka atau tetap menabung melanjutkan proses antrian haji berikutnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Diskominfo Kotabaru Lakukan MoU Dengan LKBN Antara

GEMA, PULAULAUT - Untuk meminimalisir adanya berita hoax yang saat ini marak beredar di media sosial dan membuat resah masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotabaru Kalimantan Selatan melakukan MoU dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Jakarta, kemarin.

Dalam kunjungan Diskominfo Kotabaru ke LKBN Antara itu membahas masalah koordinasi MoU dan perjanjian masalah bantuan Videotron dan TVC oleh pihak Antara untuk daerah.

Hal itu dikatakan Kadis Kominfo melalui Bidang Komunikasi Publik dan Persandian Hj Nahar Suriana, memang kedatangan kami membahas masalah perjanjian kerjasama baik Videotron diluar ruangan maupun di dalam ruangan.

"Alhamdulillah, daerah Kotabaru mendapatkan bantuan Videotron untuk media diluar dan TVC untuk media dalam ruangan oleh LKBN Antara Jakarta," ungkapnya.

Lebih luas dibeberkan Hj Nana panggilan akrab Hj Nahar Suriana, rencanya untuk Videotron akan dipasang di area Siring Laut sedangkan TVC  dipasang diruang publik seperti bandara dan rumah sakit.

Terkait biaya pemasangan jelas Hj Nana, semuanya dari pihak LKBN antara sedangkan Pemkab Kotabaru hanya menyiapkan tempat juga izinnya saja.

"Ya, nantinya 60 persen pemberitaan diisi oleh pihak Antara dan 40 persennya daerah untuk meminimalisir berita hoax," ucapnya.

Disisi lain, CEO Antara Digital Media, Darmadi mengatakan, sejumlah pembahasan mengemuka dalam audiensi bersama Antara Digital Media, seperti pemanfaatan layanan, isi konten, dan lainnya.

"Ini momen langka karena Diskominfo provinsi dan kabupaten/kota sangat kompak hadir untuk menyatukan negeri," ujarnya. 

Selain Kabupaten Kotabaru, Koordinasi MoU ini juga diikuti oleh 12 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Peduli Lingkungan, ITP Tarjun Kotabaru Tanam 10.000 Bibit Pohon

GEMA, TARJUN - Peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni diisi oleh perusahaan semen Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun Kotabaru Kalimantan Selatan dengan melakukan penanaman 10.000 bibit pohon di area perusahaan dan desa binaan.

Pelaksanaannya sendiri dilakukan di tiga lokasi yaitu, kawasan mangrove jetty Indocement, kawasan ekowisata mangrove di Desa Langadai, kawasan ekowisata Goa Lowo di Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru.

Dikatakan Environment Section Head Indocement Tarjun, Eva Ariani bahwa, tujuan dari penanaman pohon tersebut adalah untuk merestorasi habitat mangrove di area pesisir dan itu tentunya dalam menjaga habitat ekosistem alam yang hidup didalamnya.

“Kita dari perusahaan pastinya ikut berperan andil dalam pelaksanaan peringatan hari lingkungan hidup dengan berbagai kegiatan yang terlaksana diantaranya penanaman pohon dan pembersihan area mangrove,” tutur Eva.

Menurutnya, yang terpenting adalah masyarakat lebih menghargai lingkungan hidup dengan ikut peduli menjaga keberlangsungannya untuk kita dan kehidupan dimasa yang akan datang.

Ditambahkan Management Indocement Tarjun, H Teguh Iman Basoeki, penanaman pohon pada tahun 2921 ini merupakan kegiatan tahun ke-8 yang dilaksanakan oleh Indocement, sebagai tindak lanjut dari program penanaman ditahun-tahun sebelumnya.

“Memang, selain menanam kami juga melakukan pemeliharaan dan pemantauan terhadap pohon yang ditanam sehingga nantinya bermanfaat bagi lingkungan,” ucapnya.

Ia, pun, memaparkan, tujuan penanaman bibit pohon ini untuk menjaga dan melestarikan ekosistem hayati yang hidup dilingkungan perusahaan. Selain itu, untuk memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat sekitar agar bisa berperan dan bersama-sama menjaga lingkungan hidup.

“Ini merupakan salah satu program yang terus menjadi agenda bagi Indocement yang bukan saja melakukan kegiatan peduli lingkungan akan tetapi untuk mengedukasi masyarakat sehingga keberlangsungan lingkungan hidup dapat lestari,” jelas Teguh.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Langadai, Tri Sutrisno menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh PT ITP Tarjun dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan hidup.

"Ya, kami sangat mendukung kegiatan ini karena bukan hanya peduli terhadap kepentingan masyarakat saja akan tetapi juga lingkungan sekitar," ungkapnya.

Yang jelas katanya, tugas ini bukan hanya perusahaan saja namun seluruh masyarakat agar bersama sama menjaga keanekaragaman yang hidup di dalamnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sekda Kotabaru Pimpin Rakor Pasar Tani

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-71 tahun 2021 juga membantu meringankan perekonomian masyarakat terdampak Covid-19 pemerintah daerah akan menggelar pasar tani.

Hal ini dikemukakan Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad saat memimpin rapat koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di operation room sekretariat daerah, Kamis (3/6/2021).

Dalam pemaparannya Sekdakab Kotabaru mengatakan, kepada semua pihak terkait agar bisa bersinergi dalam pelaksanaan pasar tani yang akan berlangsung pada tanggal 6 Juni 2021 mendatang di halaman Siringlaut baik Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, TNI-Polri dan lainnya dengan memperhatikan prokes agar tidak terjadi pemaparan Covid-19.

"Memang, kegiatan pasar tani ini rangkaian memeriahkan harjad Kotabaru ke-71 untuk membantu perekonomian masyarakat yang pasti harganya lebih murah dari harga pasar" jelas sekda.

Hal ini tambahnya, nantinya membuka wawasan pasar tani karena selama ini mereka menjualnya melalui tengkulak namun sekarang mereka bisa menjualnya langsung kepada masyarakat.

Disisi lain perwakilan Polres Kotabaru Rosadi mengatakan, dengan adanya pasar usaha tani nanti jangan sampai menimbulkan peningkatan Covid-19 yangmana saat ini sudah mulai landai jadi para pengunjung nanti harus memperhatikan prokes dengan 3 M.

"Ya, kami siap memberikan pelayanan keamanan pada pasar tani nanti untuk masyarakat," ucapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Penyumbang Asap Terkecil di Kalsel

GEMA, PULAULAUT - Dari 13 kabupaten kota se Kalimantan Selatan, Kabupaten Kotabaru berada di urutan 12 penyumbang asap terkecil dari daerah lainnya.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif saat rapat koordinasi (Rakor) dengan kepala SKPD dan para camat di operation room sekretariat daerah, Rabu (2/6/2021).

Rakor ini adalah tindak lanjut Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) di Provinsi Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu tentang strategi pengawasan dan penanggulangan lahan kritis dan karhutla.

"Alhamdulillah, ini merupakan prestasi yang harus kita pertahankan berkat kerjasama dan sinergitas semua pihak," ucap wabup.

Lebih luas dipaparkan Arul sapaan akrab Wabup Kotabaru, mulai sekarang hingga kedepannya kita akan fokus dengan tindakan pencegahan bencana sesuai dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo.

"Ya, lebih baik mencegah daripada mengobatinya karena akan memerlukan biaya besar," tuturnya.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Peringatan HUT Kotabaru ke-71 Hanya Diisi Dengan Syukuran

GEMA, PULAULAUT - Tidak berbeda dengan tahun sebelumnya kali ini HUT ke-71 Pemerintah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan hanya mengadakan acara syukuran dan sholat hajat dikarenakan masa pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

Kepada media, Selasa (1/6/2021) malam, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar didampingi wakilnya mengatakan, dalam kurun waktu dua tahun ini peringatan hari jadi Kabupaten Kotabaru hanya diisi dengan syukuran dan sholat hajat saja untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19.

"Ya, kita memang meniadakan kegiatan yang sifatnya mengumpul orang banyak seperti tahun tahun sebelumnya untuk menekan peningkatan Covid-19," ucapnya.

Ia, pun, mengungkapkan, walaupun saat ini kasus Covid-19 di Kotabaru sudah mulai melandai dan ditetapkan sebagai zona hijau akan tetapi tidak serta merta membuat kita lengah namun tetap waspada.

Walaupun hanya diisi dengan acara syukuran dan sholat hajat saja akan tetapi tidak mengurangi rasa khidmat dalam memeriahkan hari jadi ke-71 ini yangmana kesehatan masyarakat yang lebih diutamakan, beber orang nomor satu di Bumi Saijaan itu.

Lebih luas diungkapkan Sayed Jafar, priode kedua kepemimpinannya sekarang prioritas pembangunan tidak jauh berbeda dengan priode pertama yaitu, dengan visi misi agrobisnis pariwisata dan insfratruktur jalan dengan melanjutkan pembangunan yang belum selesai.

"Memang kita akan lanjutkan pembangunan yang belum selesai seperti rumah sakit stagen, perkantoran dan yang lainnya pada tahun 2022 nanti," jelasnya.

Perlu diketahui hari jadi Kabupaten Kotabaru ke-71 tahun 2021 ini mengangkat tema “Dalas Balangsar Dada, Bakurinah Manata Banua, Gasan Kotabaru Wigas Sejahtera". 

Yang memiliki arti Dalas Balangsar Dada yaitu, sebuah semangat yang luar biasa pantang menyerah bila belum tercapai, sedangkan Bakurinah Manata Banua yaitu  bersungguh-sungguh dengan sengaja mencoba mengejar tujuan dan mencapai harapan pembangunan di kampung laut Kotabaru. 

Sedangkan Kotabaru Wigas yaitu masyarakat Kotabaru terjaga kesehatannya di masa pandemi ini namun kesejahteraannya juga tetap bangkit.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Gunakan Pakaian Adat Bupati Kotabaru Ikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila



GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif bersama jajaran dan Forkopimda menggunakan pakaian adat Bhineka Tunggal Ika dalam apel peringatan hari lahir pancasila tahun 2021 secara virtual di operation room sekretariat daerah, Selasa (1/6/2021).

Acara dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dengan mengangkat tema "Pancasila Dalam Tindakan Bersatu Untuk Indonesia Tangguh".

Pada kesempatan itu, Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan, peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun ini kita laksanakan di tengah pandemi COVID-19 yangmana menguji daya juang bangsa kita, pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan, dan ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat juga tepat.

"Kita bersyukur dalam menghadapi ujian Pancasila tetap menjadi bintang penjuru dalam menggerakkan kita semua baik tantangan, persatuan kepedulian, saling berbagi, memperkokoh persaudaraan," ucap Jokowi.

Ia, pun, berpesan agar nilai-nilai luhur Pancasila harus kita hadirkan secara nyata dalam kehidupan ini agar nilai kerja, kebijakan, keputusan pemerintah, terus bergelora dalam semangat rakyat Indonesia.

"Mari kita perkokoh tali persatuan dan persaudaraan antar sesama karena bangsa kita adalah bangsa pemenang yang bisa menghadapi setiap tantangan," ajak presiden.

Sementara, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, ditemui usai acara mengajak semua elemen untuk mendoakan seluruh pahlawan yangmana merupakan pendiri lahirnya pancasila. 

"Ini menjadi sejarah bangsa kita yang harus kita kenang. Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat Hari Pancasila,"ucapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

HUT ke-71 Pemkab Kotabaru Terima WTP Keenam

GEMA, BANJARBARU - Diumur yang ke-71 tahun 2021 Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan menerima penghargaan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang keenam kalinya atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2020 di Aula Lt. IV Gedung BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Jum'at (28/5/2021) kemarin.

Hal itu tentunya menjadi kado terindah bagi Kotabaru yang berjuluk Bumi Saijaan pada umurnya saat ini sudah 71 tahun yang bersamaan dengan peringatan hari lahirnya Pancasila 01 Juni 2021.

Nampak pada acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif, Plt. Kepala Badan Pengelola keuangan Risa Ahyani, Kepala Dinas Inspektorat Ahmad Fitriadi.

Pada kesempatan itu, Wabup Kotabaru Andi Rudi Latif menyampaikan, penghargaan predikat WTP ini merupakan yang keenam kalinya secara berturut-turut diterima Pemkab Kotabaru.

"Alhamdulillah, kita kembali bisa meraih WTP   untuk yang keenam kalinya dan tentunya ini menjadi kado terindah pada HUT Kotabaru ke-71," ucapnya.

Ia, pun, menjelaskan, apa yang diraih saat ini tidak lepas dari kinerja dan sinergitas seluruh SKPD dalam hal penyusunan laporannya.

Bang Arul panggilan akrab Wabup Kotabaru juga mengharapkan, semoga tahun yang akan datang kinerja Pemkab Kotabaru lebih baik lagi dan WTP ini bisa dipertahankan.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Pengelola keuangan dan Aset Daerah Kotabaru, Risa Ahyani membeberkan, walupun kita kembali mendapatkan WTP namun masih ada catatan perbaikan yang harus di tingkatkan. 

"Ya, masih ada yang harus kita tingkatkan, terutama dibidang aset atau hibah, dan pengelolaan pendapatan," ucapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lacak Kontak Erat Covid-19, Kodim 1004 Kotabaru Lakukan Pelatihan Tracer

GEMA, PULAULAUT - Untuk bisa mengetahui orang yang terkontak erat Covid-19 diwilayah Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, Kodim 1004 Kotabaru menggelar pelatihan Tracer (Tenaga pelacak) Covid-19 kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ada di 22 kecamatan dalam penanganan sebaran Covid-19 di Bumi Saijaan.

Dalam pelaksanaan pelatihan tersebut Kodim 1004 Kotabaru menggandeng Dinas Kesehatan Kotabaru untuk memberikan sosialisasi kepada para Babinsa tentang pelaksanaan operasi Covid-19 dan PPKM skala Micro di Aula Dojo Makodim 1004 Kotabaru, Senin (31/5/2021) kemarin.

Hal itu dibenarkan oleh Komandan Kodim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E., M.I.Pol, memang pelatihan Tracer Covid-19 ini dalam rangka membantu pelacakan kontak erat kasus positif covid-19 di wilayah Kotabaru dalam upaya pengendalian penularan Covid-19.

"Memang, tujuan pelatihan ini untuk mendukung penelusuran kontak erat kasus Covid-19 diwilayah binaan Kodim 1004 Kotabaru," ucap Dandim.

Yangmana tambahnya, para Babinsa diajarkan bagaimana agar bisa mengindentifikasi dini warga yang terpapar positif Covid-19 dan bersinergi bersama Bhabinkamtibmas, Puskesmas dan instansi kecamatan, kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama yang ada di wilayah binaan.

Lebih luas dibeberkan Roy Fakhrul Rozi, pelatihan Tracer Covid-19 ini merupakan bagian cara Satgas operasi gabungan dalam penanganan Covid-19 untuk melaksanakan 3T (Testing, Tracking dan Treatment).

Selain itu, juga dilakukan pengecekan dan pelaksanaan Vaksinasi bagi masyarakat sebagai upaya pemerintah dalam pencegahan, pengendalian penularan Covid-19 dari level paling kecil di tingkat kelurahan/desa.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah