-->

Wabup Kotabaru Ajak Semua Pihak Lebih Peduli Lingkungan Sekitar

GEMA, SELARU - Sesuai dengan Undang Undang Nomor 03 tahun 2020, Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2010 serta Kepmen ESDM Nomor 1827 tahun 2018 yang mengatur mengenai reklamasi dan revegetasi bagi pemegang Izin Usaha (IUP) diwajibkan melakukan penanaman di area pasca tambang.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif saat penanaman kembali di area tambang PT Sebuku Coal di Desa Selaru Kotabaru Kalimantan Selatan, Senin (31/5/2021).

Bang Arul, panggilan akrab Wabup Kotabaru mengajak semua pihak baik Pemkab, Forkopimda, perusahaan, instansi vertikal, dan masyarakat agar bisa lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dimulai dari memelihara lingkungan dan menanam pohon dilingkungan perkantoran.

Selain itu bebernya, agar semua pihak bisa menjaga dan melakukan aksi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di area perusahaan khususnya dan umumnya Kabupaten Kotabaru. 

Wabup Kotabaru juga mengatakan area reklamasi juga bisa berfungsi sebagai tempat edukasi dan pemberdayaan masyarakat karena pelaksanaannya mengandung prinsip perlindungan dan pengelolaan lingkungan, keselamatan dan kesehatan.

"Ya, kita ingin reklamasi ini bukan hanya mengembalikan lahan bekas tambang saja akan tetapi bagaimana agar bisa bermanfaat bagi masyarakat dan berkesinambungan," ucapnya.

Ia, pun, berharap dengan adanya penanaman di area reklamasi ini agar tetap hijau dan lestari guna mewariskan lingkungan yang bisa menopang kehidupan bagi anak cucu kita dikemudian hari.

Disisi lain, General Manager Sebuku Tanjung Coal (STC) Manahan Hariandja melalui perwakilan management STC David Sabastian menyampaikan, PT Sebuku Tanjung Coal yang bergerak di bidang pertambangan mulai beroperasi awal tahun 2020 lalu sudah melakukan kaidah pertambangan yang baik dan peduli terhadap lingkungan hidup.

"Ya, kita sudah melakukan reklamasi pasca tambang dari awal hingga April 2021 seluas 114.70 hektar dan revegetasi seluas 13.27 hektar dengan menanam ribuan pohon," jelasnya.

Selain reklamasi pihak STC juga melakukan pemantauan lingkungan dan pembibitan secara berkala juga berperan aktif dalam kegiatan lingkungan hidup seperti, hari bumi, hari hutan, hari air dan lingkungan hidup sedunia.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kemenkumham Kalsel Kunjungi Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Kepala Kantor Wiilayah Hukum dan Hak Asasi Manuasia (Kemenkumkham) Kalimantan Selatan Tejo Harwanto bersama jajarannya mengunjungi Kabupaten Kotabaru dalam rangkaian menjalin sinergitas dan silaturrahmi untuk penguatan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi unit pelayanan teknis pemasyarakatan.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif didampingi Kabag Hukum, dan jajarannya di ruang kerjanya, Selasa (25/5/2021).

Nampak perbincangan antara kedua belah pihak membahas masalah sinergitas terkait layanan teknis permasyarakatan yang berada di wilayah Kotabaru baik pelayanan pembuatan paspor dan lembaga permasyarakatan (Lapas) kelas II.

Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif pada kesempatan itu menyambut baik dan mendukung apa yang menjadi keinginan dari pihak Kemenkumham Kalsel dengan menambah kantor UPT dalam pelayanan pembuatan paspor dan layanan bagi warga binaan di Lapas kelas II Kotabaru.

"Ya, kita sangat berterimakasih dan mendukung hal itu sehingga warga Kotabaru membuat paspor tidak harus ke Kabupaten Tanah Bumbu lagi cukup disini," ucapnya.

Disisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Tejo Harwanto menjelaskan, kami akan menambah kantor UPT imigrasi di Kabupaten Kotabaru jadi pembuatan paspor tidak perlu lagi di Batulicin cukup di Kotabaru kembali seperti dulu.

Selain itu, Tejo menginginkan dukungan Pemkab Kotabaru untuk jaminan hak warga binaan dan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya.

"Lapas kelas II Kotabaru sudah merancang pembangunan zona integritas layanan kepada masyarakat secara optimal dengan beberapa areal perubahan," ungkapnya.

Ia, pun, menuturkan, saat ini Lapas kelas II Kotabaru sudah dinilai oleh tim penilai internal dari Kementerian Hukum dan HAM dan layak untuk ditingkatkan penilaiannya ke nasional jadi kami minta dukungannya agar bisa mendapatkan predikat wilayah bebas dari korupsi.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Segera Bentuk Tim Atasi Karhutla

GEMA, BANJARBARU - Untuk mengantisipasi permasalahan bencana yang terjadi saat ini di beberapa daerah maka pemerintah Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan akan segera mengadakan rapat dengan Forkopimda dan instansi terkait untuk membentuk tim dalam mengatasi masalah tersebut khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal itu di sampaikan Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) dan Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan (Rakorwasinkeubang) tahun 2021 di Aula Idham Chalid, Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Kamis (20/5/2021).

" Ya, kita akan fokus dengan pencegahan masalah karhutla daripada penanggulangannya karena pembiayaannya besar dan melibatkan orang banyak," ucapnya.

Ia, pun, menuturkan terkait saran dari Sekdaprov masalah dana desa yang bisa dialokasikan untuk penanggulangan karhutla maka akan segera melakukan rapat dengan pihak Forkopimda dan instansi terkait.

Sekedar diketahui acara ini dibuka langsung oleh Pejabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA dengan tema "Strategi Pengawasan Dalam Penanggulangan Lahan Kritis dan Karhutla di wilayah Kalsel".










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Daftarkan Karyawannya Pada Program Vaksinasi Gotong Royong

GEMA, TARJUN - Sebagai bentuk komitmen dan aksi nyata Indocement dalam memutus mata rantai pandemi COVID-19 semua karyawan di daftarkan untuk vaksin Covid-19 pada program vaksinasi gotong royong.

Sejak dimulainya program ini pada bulan Februari kemarin Indocement bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendaftarkan seribu karyawannya untuk di vaksin Covid-19.

Sesuai dengan alokasi vaksin yang diberikan pihak Kadin ada 1000 karyawan yang akan dilakukan vaksin Covid-19 secara bertahap hingga 22 Mei 2021 nanti, terutama karyawan Indocement yang berada di zona merah yaitu, kompleks Pabrik Citeureup Kabupaten Bogor Jawa Barat, Kantor Pusat Indocement Jakarta, dan kompleks Pabrik Cirebon Kabupaten Cirebon Jawa Barat.

Pada awal pelaksanaan vaksinasi sekitar 70 karyawan Indocement melakukan vaksin perdana Covid-19 terdiri dari perwakilan Direksi, Serikat Pekerja, Ikatan Staf Manajemen, serta perwakilan dari setiap plant/divisi, yang disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, secara virtual, Selasa (18/5/2021).

Hal itu disampaikan Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, program vaksinasi gotong royong ini merupakan upaya manajemen dalam memberikan proteksi menyeluruh bagi semua karyawan Indocement dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Memang, ini bentuk nyata dan kepedulian perusahaan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 akan tetapi walaupun sudah di vaksin karyawan tetap memperhatikan prokes," ucapnya 

Disisi lain, Ketua Serikat Pekerja Indocement Ribut Santoso merasa bersyukur bisa menerima vaksin Covid-19 dari program vaksinasi gotong royong ini sehingga tidak was was lagi dalam beraktivitas.

"Ya, tentu bersyukur karena sudah di vaksin jadi agak tenang saat beraktivitas tidak was was lagi," tuturnya.

Sekedar diketahui bahwa Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang bergerak dalam beberapa bidang usaha diantaranya, pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti), beton siap-pakai, tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 5.000 orang.

Dan Indocement mempunyai 13 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 24,9 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Wabup Kotabaru Lakukan Sidak ke SKPD

GEMA, PULAULAUT - Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif didampingi Plt Kepala BKPSDM Minggu Basuki, dan Kabag Hukum Setda Akhmad Rajuddinor, melakukan sidak hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengetahui langsung kehadiran para ASN maupun non PNS di lingkup Pemkab Kotabaru, Senin (17/5/2021) pagi.

SKPD pertama yang dilakukan inpeksi mendadak (Sidak) tersebut adalah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Saat melakukan inpeksi mendadak hari pertama masuk kerja usai libur lebaran Wabup Kotabaru Andi Rudi Latif mengatakan, kita ingin melihat langsung kehadiran abdi negara baik ASN maupun TNP dilingkup Pemkab Kotabaru pasca libur lebaran.

"Alhamdulillah, banyak yang hadir awal masuk kerja pasca libur lebaran namun yang tidak berhadir akan kita berikan sanksi ataupun teguran,," tuturnya.

Dari pantauan di lapangan nampak Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif didampingi Plt Kepala BKPSDM dan Kabag Hukum melakukan pengecekan langsung terhadap kehadiran ASN maupun TNP dihari pertama masuk kerja usai lebaran sekaligus bersilaturahmi.

Disisi lain, staf Badan Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manuasia (BKPSDM) Kotabaru tersebar di 30 SKPD melakukan tugas mereka mengambil rekap absen baik ASN maupun TNP dan nantinya akan ditindak lanjuti bagi mereka yang tidak berhadir.

Informasi dihimpun rencananya semua SKPD akan dilakukan pengecekan langsung oleh orang nomor dua di Bumi Saijaan itu agar pelayanan kepada masyarakat dan roda pemerintahan sudah jalan seperti biasa usai libur lebaran.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sayed Jafar : Kita Harus Perhatikan Kesehatan dan Perekonomian Masyarakat

GEMA, PULAULAUT - Tidak terasa satu tahun lebih pandemi Covid-19 masih menyelimuti kita semuanya dan pemerintah tidak bosan bosannya terus menghimbau masyarakat agar bisa mentaati protokol kesehatan dengan 3 M yaitu, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar terhindar dari paparan Covid-19.

Saat ini pemerintah fokus dalam penanganan kesehatan masyarakat yaitu pandemi Covid-19 akan tetapi disisi lain perekonomian mereka juga harus diperhatikan akibat dampak pandemi tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar kepada media usai mengikuti rakornas penanganan Covid-19 pasca lebaran dan arahan Presiden RI Joko Widodo, Senin (17/5/2021) kemarin.

"Memang selain memperhatikan kesehatan masyarakat pemerintah juga memperhatikan perekonomian mereka akibat dampak pandemi Covid-19," ucap Sayed Jafar.

Ia, pun, mengungkapkan sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, Seluruh kepala daerah dan Forkopimda harus kompak dan terus bersinergi dalam penanganan Covid-19 ini hingga ketingkat bawah jangan sampai lengah seperti halnya di negara lain yang terjadi lonjakan paparan Covid-19 dengan varian baru yang kini masuk di Indonesia.

Pemkab Kotabaru bersama Forkopimda tidak bosan bosannya melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pentingnya protokol kesehatan jadi kita bersama menjaga agar Kotabaru ini terbebas dari marabahaya.

"Kita tidak menutup objek wisata dan tempat usaha masyarakat namun harus dengan prokes yang ketat akan tetapi kalau tidak mematuhinya maka kami akan tutup," kata bupati.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Disparpora Kotabaru Rutin Lakukan Pemeliharaan Kolam Renang

GEMA, PULAULAUT - Untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung saat liburan bersama keluarga khususnya di kolam renang Desa Sebelimbingan Pulau Laut Utara Kotabaru Kalimantan Selatan, pihak Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Kotabaru rutin melakukan pembersihan kolam renang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Disparpora Kotabaru melalui Sekretarisnya Abdul Gafar didampingi Kepala Seksi Sarana Prasarana Evi Yusmita diruang kerja, Senin (17/5/2021).

"Ya, memang kami rutin melakukan pemeliharaan dan pembersihan air kolam renang di Desa Sebelimbingan agar tetap bersih untuk kenyamanan para pengunjung," ucap Gafar.

Ia, pun, membeberkan, kami melakukan pembersihan kolam renang ini tergantung keadaan dari banyaknya pengunjung yang datang dan perubahan pada air di kolam renang tersebut apakah berubah warna atau tidak.


Ditambahkan Kepala Seksi Sarana Prasarana Disparpora Kotabaru Evi Yusmita, memang bahan yang datang ini sudah yang kesekian kalinya karena gudang penampungan tidak cukup jadi bertahap untuk pemesanan bahan pembersihan kolam itu.

"Ada tiga jenis bahan untuk pembersihan kolam tersebut yaitu, tawas, kaporit, dan soda," tuturnya.

Evi juga menjelaskan, biasa pembersihan dilakukan seminggu sekali setiap Kamis sore akan tetapi tergantung jumlah pengunjung dan cuaca yang membuat warna air berubah baru dilakukan pembersihan dengan menaburkan tiga jenis bahan tadi.

Untuk pembersihan sendiri tambahnya, dilakukan oleh petugas dari Disparpora yang sudah berpengalaman dalam hal pencampuran tiga bahan tersebut agar air tetap bersih dan aman digunakan para pengunjung.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dipenghujung Ramadhan Mubadala Petroleum Bagikan 200 Paket Sembako

GEMA, PULAULAUT - Tinggal hitungan hari bulan Ramadhan akan berakhir, momen tersebut dimanfaatkan perusahaan Mubadala Petroleum yang bergerak di bidang migas membagikan 200 paket sembako untuk warga kurang mampu jelang Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Bantuan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad dihalaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (10/5/2021) disaksikan perwakilan perusahaan dan Pemkab Kotabaru.

Kepada media Said Akhmad menyampaikan, atas nama pemerintah daerah kami ucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan perusahaan untuk warga kurang mampu apalagi masa pandemi Covid-19 sekarang.

"Kita akan segera menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat yang berhak menerima dan sudah menginstruksikan kepada yang menangani hal ini," ucapnya.

Senada, perwakilan Mubadala Petroleum memaparkan bahwa, kegiatan ini rutin dilakukan pihak perusaan tiap tahunnya untuk membantu warga kurang mampu di Kotabaru apalagi saat pandemi Covid-19 ini.

"Ya, kegiatan ini sudah menjadi momen tahunan kami dan mudah mudahan bisa bermanfaat," tuturnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Aset Desa di Kotabaru Banyak Belum Terdata

GEMA, PULAULAUT - Dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan namun baru puluhan desa yang sudah menyampaikan hasil inventaris aset desanya.

Hal tersebut dikarenakan awal pendirian desa banyak aset milik desa yang tidak terdata baik barang bergerak maupun tidak bergerak yangmana tidak dibukukan oleh desa sehingga kepemilikannya tidak pasti.

Hal itu mendapat respon dari Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad saat melakukan rapat koordinasi inventarisir aset desa bersama Asisten III, Kepala Inspektorat, Plt Kadis BPKAD, camat dan kepala desa se Kotabaru di operation room setda, Senin (5/5/2021).

Dalam pemaparannya, Said Akhmad mengatakan, kepada camat dan kepala desa agar bisa bersinergi melakukan inventaris aset tersebut sehingga diketahui apa yang sudah terdata dan yang belum.agar bisa dibukukan dan secepatnya akan kita laporkan kepada Mendagri.




"Ya, apa saja yang menjadi aset daerah semuanya harus dibukukan baik barang bergerak maupun tidak," ucap sekda.

Ia, pun, tidak menampik nantinya saat melakukan inventaris aset tersebut pasti akan menemui kendala di lapangan dan kita akan cari solusinya bersama sama.

Said Akhmad, berharap agar semua aset desa bisa selesai di inventarisir mengingat waktu yang diberikan hingga Desember 2021 nanti sudah beres pembukuannya baik barang bergerak, tidak bergerak, berfungsi atau tidak berfungsi semuanya harus dibukukan.

Saat sesi tanya jawab para peserta rapat rata rata menyampaikan kesulitan dalam pendataan aset baik kecamatan maupun desa dikarenakan masih banyaknya bangunan masih status kepemilikan kabupaten dan belum ada hibah untuk kecamatan maupun desa.

Selain itu, masih banya pula aset desa yang tidak terdaftar dipembukuan sebab awal pendirian desa tersebut aset kepemilikannya tidak diketahui juga banyak yang tidak berfungsi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

11 Rumah Ibadah di Kotabaru Terima Bantuan Dari Provinsi Kalsel

GEMA, PULAULAUT - Menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah 11 rumah ibadah di Kabupaten Kotabaru mendapatkan bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp775 juta.

Adapaun 11 rumah ibadah yang menerima bantuan hibah keagamaan yaitu, Masjid Agung Husnul Khatimah, Masjid Al-Ikhlas, Masjid At-Taqwa, Masjid Baiturrahman, Masjid Besar Nur Berangas, Masjid Al-Amin, Langgar Muhajirin, Langgar Tawakkal, Mushola SMAN 1 Pulau Laut Selatan, Mushola Al Muta'alimun SMK Negeri 1 Kotabaru, dan Gereja Pantikosta di Indonesia Jemaat Bukit Sion Laburan.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Pejabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA kepada masing masing pengurus masjid dan mushola dengan protokol kesehatan di gedung Paris Barantai, Jum'at (7/5/2021).

Sebelumnya para undangan yang datang terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan Rapid Test untuk menghindari adanya penyebaran Covid-19.

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA mengatakan, sumbangan yang diberikan ini selain untuk keperluan rumah ibadah juga bisa digunakan untuk pembelian masker yang nantinya dibagikan kepada jamaah guna memutus mata rantai covid 19.

"Mudah mudahan kita semua dipeliharakan kesehatannya dan Kotabaru semakin maju," ucapnya.

Sementara, Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar, mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Penjabat Gubernur untuk tempat ibadah di Kotabaru.

"Ya, kita tentunya mendukung penuh program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diantaranya larangan mudik dan vaksinasi," ungkap bupati.

Ia, pun, berharap, mudah mudahan dengan silaturrahmi ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan provinsi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Selama 12 hari Akses Jalan Ditutup Bagi Pemudik

GEMA, PULAULAUT - Untuk meminimalisir penyebaran virus Corona pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, takbiran keliling, dan hal lainnya yangmana akan terjadi pengumpulan orang.

Kegiatan tersebut melibatkan TNI-Polri, Satpol PP, Perhubungan, Kesehatan, BPBD, dan instansi terkait lainnya untuk mengisi posko posko baik penutupan ruas jalan bagi pemudik, fery penyeberangan, pusat perbelanjaan, dan lainnya.

Selama 12 hari dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 akses jalan bagi pemudik akan ditutup oleh petugas gabungan kecuali untuk angkutan sembako, orang sakit, dan hal penting lainnya.

Informasi dihimpun, untuk Kabupaten Kotabaru sendiri ada lima pos penjagaan yang didirikan oleh petugas gabungan yaitu, perbatasan Kalsel Kaltim di Sengayam Kecamatan Pamukan Barat, pelabuhan fery Tanjung Serdang, pelabuhan fery Stagen, taman wisata Siring Laut, dan Pasar Kemakmuran untuk pengamanan mudik lebaran.

Agar kegiatan tersebut berjalan lancar tim gabungan melakukan apel gelar pasukan operasi kepolisian yaitu Ketupat Intan 2021 untuk pengamanan lebaran Idul Fitri yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif di lapangan Polres Kotabaru, Rabu (5/5/2021).

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif selaku inspektur upacara membacakan amanat Kapolri Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si, bahwa, operasi ketupat-2021 dilaksanakan selama 12 hari, dimulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 mei 2021 dengan mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan Hari raya idul fitri 1442 H dan tetap menerapkan protokol kesehatan Guna mencegah penyebaran covid 19 sehingga masyarakat dapat merayakan idul fitri dengan Rasa Aman dan Nyaman.

"Ya, kita dalam pelaksanaannya nanti akan melibatkan 90.592 personil Polri, 11.533 personel TNI, dan 52.880 personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehaan, Pramuka, Jasa Raharja dan lainnya," jelasnya.

personel tersebut akan ditempatkan pada 333 pos penyekatan untuk masyarakat yang masih nekat melaksanakan Mudik, 1.536 Pos Pengamanan terkait gangguan Kmtibmas dan kamseltibcar Lantas,596 Pos Pelayanan dan 180 Pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata dan lain-lain," ungkap Kapolri.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Puluhan SKPD di Kotabaru Menerima Dana DAK dari Pusat

GEMA, PULAULAUT - Puluhan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) baik fisik maupun non fisik oleh pemerintah pusat tahun anggaran 2021.

Adapun SKPD yang menerima dana tersebut yaitu, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, juga Dinas Keluarga Berencana, dan juga Rumah Sakit.

Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif bersama Sekretaris Daerah H Said Akhmad dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru H Akhmad Rivai, pada Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pelaksanaan dana DAK tahun 2021 di Operation Room Setda, Selasa (4/5/2021).

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kotabaru, Andi Rudi Latif mengatakan, kesuksesan pemerintahan ataupun organisasi yaitu komunikasi yang baik dan kompetensi setiap SDM.

"Rakor dana DAK ini untuk kemajuan Kotabaru dan bentuk pengabdian kita kepada masyarakat," ucapnya 

Ia, pun berharap, melalui Koordinasi ini semua bisa bersinergi dan bersama-sama memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh SKPD.

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kotabaru, H Said Akhmad menginginkan kepada SKPD penerima DAK agar dapat memberikan laporannya tentang perkembangan dilapangan bahkan apa saja kendala yang dihadapi oleh SKPD agar bisa selesai untuk kemajuan daerah.

"Ya,, dana DAK ini kita yang memintanya kepusat jadi harus dikomunikasikan bersama kalau ada kendala sebab kalau  sudah diberi sayang tidak dipergunakan," ungkap Said Akhmad.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Debit Air Berkurang, PDAM Kotabaru Berlakukan Jadwal Bergilir

GEMA, PULAULAUT - Tak kunjung turun hujan dibeberapa wilayah intake atau embung milik PDAM Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, membuat debit air menurun drastis yangmana berimbas terhadap pendistribusian air kepelanggan mengecil.bahkan ada yang tak mengalir.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan air kepelanggan, PDAM pun melakukan jadwal penggiliran pendistribusian air tiap intake agar semuanya bisa teraliri.

Hal itu disampaikan Humas PDAM Kotabaru Syarwani kepada gemasaijaanonline, Selasa (4/5/2021), memang tidak ada hujan turun di wilayah embung sehingga harus dilakukan jadwal penggiliran pendistribusian air kepelanggan karena debit air di waduk atau embung menurut drastis.

"Ya, saat ini debit air di embung sudah menurun karena tidak adanya hujan jadi kami lakukan penggiliran buka tutup kepada pelanggan,"

Ia, pun, berharap beberapa hari ini jelang Idul Fitri nanti hujan akan turun di wilayah Kotabaru khususnya di tangkapan embung atau waduk sehingga ada penambahan debit air.

Perlu diketahui ketinggian air di embung dan masing masing Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PDAM Kotabaru yaitu, Embung Gunung Ulin 530 cm maksimal ketinggian air 600 cm, Embung Gunung Tirawan 30 cm maksimal ketinggian air 250 cm, IPA Gunung Relly 100 cm maksimal ketinggian air 250 cm.

Dan IPA Gunung Perak 80 cm maksimal ketinggian Air 200 cm, IPA Gunung Ulin 25 cm maksimal ketinggian air 150 cm, IPA Gunung Pemandangan 0 cm maksimal ketinggian air 200 cm, IPA Gunung Tirawan 70 cm maksimal ketinggian air 250 cm, IPA Gung Sari 150 cm maksimal ketinggian air 150 cm.

Syarwani menghimbau agar masyarakat khususnya pelanggan PDAM Kotabaru agar bisa berhemat dalam pemakaian air pasca krisis air sekarang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

30 Menit, 200 Takjil dan Masker Dari Indocement Ludes Seketika

GEMA, PULAULAUT - Masuk 10 hari kedua dibulan Ramadhan nampak dari organisasi dan pihak sosial lainnya mulai membagikan takjil di persimpangan jalan kepada pengguna jalan yang melintas tak terkecuali PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun juga ikut ambil bagian.

Dalam pelaksanaan pembagian takjil tersebut ITP Tarjun bekerjasama dengan insan pers Kotabaru dan Dinas Kesehatan, Jum'at (30/4/2021) dikawasan Siringlaut.

Sebanyak 200 takjil dan masker oleh PT Indocement sekitar 30 menit ludes diserbu warga terutama yang melintas dikawasan tersebut.

Management PT ITP Plant Tarjun, H Teguh Iman Basoeki melalui CSR Officer, Agus Rifani mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya dibulan Ramadhan dengan menjalin silaturahmi dengan insan pers di Kotabaru dengan tetap menjalankan prokes dimasa pandemi Covid-19 sekarang.

"Memang, pihak Indocement bersama insan pers sepakat mengadakan pembagian takjil dan masker kepada masyarakat dengan harapan dapat membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ucap Agus.

Selain itu tambahnya, kegiatan ini juga ikut mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pentingnya menjalankan prokes untuk melindungi diri dan keluarga dari paparan Covid-19.

Lebih luas dipaparkan Agus, saat ini masih suasana pandemi Covid-19 sehingga media gathering perusahaan belum bisa dilakukan bertatap muka langsung antara management dan insan pers akan tetapi pihak perusahaan tetap menunjukkan komitmennya dalam menjalankan programnya seperti biasanya sehingga silaturrahmi dengan media dan masyarakat Kotabaru tetap berjalan baik.

Disisi lain, salah seorang jurnalis Kotabaru Muliana, menyambut baik kegiatan media gathering oleh Indocement di bulan Ramadhan ini sebab selain pembagian takjil juga dilakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya prokes.

"Ya, kegiatan ini positif dan kami ingin pihak Indocement terus membina hubungan baik dengan insan pers dan masyarakat Kotabaru," katanya.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah