-->

PT ITP Tarjun Gelar Webiner K3 Untuk Pelajar Kotabaru

GEMA, TARJUN - Untuk mengantisipasi suatu kejadian lebih awal kembali PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun menggelar webiner Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga kesiagaan tanggap darurat penanganan bencana kepada pelajar di lima Sekolah Menengah Pertama (SMK) mitra melalui virtual kemarin.
 
Seminar kali ini mengusung tema “Penerapan Budaya K3 Dalam Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Yang Unggul Melalui Peningkatan Kompetensi Bidang K3” yang diikuti oleh siswa dan dewan guru dari SMK Negeri 1 Kotabaru, SMK Negeri 2 Kotabaru, SMK Negeri 1 Simpang Empat, SMKS Kodeco Simpang Empat dan SMKS Tunas Bangsa.

Sebagai narasumber Safety Inspector PT ITP yaitu, Akhmad Ramadani dan Sudirman Noor, yangmana memberikan materi tentang pengetahuan seputar penerapan Sistem Manajemen K3, peningkatan kompetensi bagi pelajar di bidang K3, pengenalan potensi dan upaya pencegahan, serta penanggulangan dini dari resiko potensi bahaya dan Kesiagaan Tanggap Darurat Penanganan Bencana.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pendalaman materi mengenai profil Indocement, kegiatan CSR Indocement, Undang-undang K3, Life Saving Rules (LSR) dan Orientasi Job Training (OJT) berupa teori dan praktik melalui virtual learning secara langsung dalam pembuatan JSA (Job Safety Analisys) serta pengendalian resiko bahaya dan kesiagaan tanggap darurat penanganan bencana yang pemaparannya juga dikemas dengan penayangan video.

Sudirman Noor menyampaikan, kegiatan yang digelar di bidang K3 peserta dilatih dan diberikan pengetahuan untuk dapat menganalisa potensi resiko bahaya serta pengendalian resiko bahaya dan kesiagaan tanggap darurat penanganan bencana.



“Kegiatan ini untuk memberikan edukasi yang baik bukan hanya kepada siswa namun juga kepada tenaga pengajar di sekolah,” tuturnya.

Sementara SHECSR Departmen Head PT ITP, H Teguh Iman Basoeki mengatakan, program yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan bulan K3 Nasional 2021 sekaligus komitmen dan inovasi perusahaan di kala pandemi Covid-19.

“Ya, kegiatan ini untuk membangun SDM bagi guru dan pelajar di SMK Mitra tentang bidang K3 ini, diharapkan ilmu yang didapat bisa bermanfaat baik selama masa belajar maupun nanti pada saat di dunia kerja,” jelas Teguh.

Hal itu ditanggapi, I Gusti Ngurah Indrayasa S Pd selaku tenaga pengajar di SMK Negeri 2 Kotabaru, memang acara ini sangat mengapresiasi dan pastinya sangat bermanfaat baik bagi peserta didik maupun tenaga pendidik menambah wawasan masalah K3 ini.

"Saya apresiasi kepada pihak Indocement yang sudah menggelar acara ini tentu bisa menjadi pedoman bagaimana cara bekerja yang aman dan selamat sesuai standar," ungkapnya.

Ia, pun, berharap, pelatihan K3 nantinya dalam bentuk bimtek sehingga mampu menjadi acuan dasar dalam penanganan K3 dan pengendalian potensi bahaya serta penanganannya dapat terkelola dengan sangat baik.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kini Kotabaru Lakukan Cek Sampel Swab Covid-19 Sendiri

GEMA, PULAULAUT - Tak terasa satu tahun pandemi Covid-19 menyelimuti kita khususnya di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan dan selama itu pula pengecekan sampel swab dilakukan di laboratorium Kota Banjarbahu dan Kabupaten Tanah Bumbu yang sudah pasti memakan waktu lama untuk mengetahui hasil positif atau negatif sehingga penanganan dan penanggulangan Covid-19 lambat.

Namun kini, Kotabaru sudah memiliki laboratorium RT PCR dan melakukan pengecekan deteksi sampel swab Covid-19 lebih cepat sebab tidak lagi ikut dengan orang lain karena sudah memiliki laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) sendiri.

Pengoperasian laboratorium PCR sendiri ditandai dengan pemotongan pita oleh Plh Bupati Kotabaru H Said Akhmad didampingi Dandim 1004/Kotabaru, Danlanal, Kapolres, dan SKPD, di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara, Jum'at (26/2/2021) pagi.

Pada kesempatan itu Plh Bupati Kotabaru H Said Akhmad menyampaikan, laboratorium ini sementara akan dioperasikan tiga kali dalam seminggu yaitu, Senin, Rabu, dan Jum'at, karena masih proses penyesuaian hingga nantinya bisa diupayakan bekerja sesuai jam kerja.

"Ya, sementara hanya bisa dioperasikan tiga hari dulu tp nantinya baru diupayan sesuai lima hari jam kerja," ucapnya.

Dibeberkan Said Akhmad, sasaran laboratorium sendiri yaitu 22 kecamatan, 202 desa/kelurahan, dan 28 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Kotabaru agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota kita.

Semua ini tambahnya, pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan penanganan dan pengendalian Covid-19 dengan campur tangan semua pihak untuk berkontribusi agar Kotabaru bebas dari Covid-19 

Disisi lain, penanggungjawab Laboratorium Rumah Sakit Darurat Covid-19, Dr Diana Sitohang menjelaskan, laboratorium ini dapat memeriksa sampel swab sebanyak 30 sampel, dan untuk hasilnya dapat kita ketahui dalam waktu 5 jam namun untuk saat ini masih proses penyesuaian dan diperkirakan sekitar satu minggu.

"Memang masih proses penyesuaian jadi sementara kerjanya hanya tiga kali dalam seminggu dan nanti baru lima kali sesuai jam kerja," tuturnya.

Selain itu, kita harus melihat ritme dan target sasaran sampelnya juga kemampuan petugas dalam mengerjakannya. Sedangkan untuk suhu sampel yang dikerjakan minus 80 derajat dan sampel yang belum dikerjakan cukup di suhu 2 hingga 8 derajat.

"Ya, memang secara tertulis bisa bertahan tiga hari tapi bisa juga lebih karena semua itu tergantung pada suhu penyimpanan bagus atau tidak," bebernya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Wajib Pajak Tidak Lapor SPT Tahunan, KP2KP Kotabaru Lakukan Jemput Bola

GEMA, PULAULAUT - Masih banyaknya wajib pajak yang tidak melakukan laporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan membuat pihak Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kotabaru melakukan jemput bola dengan mendatangi kantor wajib pajak bagi PNS dan TNI-POLRI.

Hal itu disampaikan Kepala KP2KP Kotabaru Muhammad Nurhidayat saat melakukan sosialisasi di Radio Gema Saijaan FM Kotabaru, Rabu (24/2/2021).

Memang ungkap Dayat panggilan akrab Muhammad Nurhidayat, masih banyak wajib pajak yang tidak melaporkan SPT tahunannya entah sibuk atau apa kita tidak mengetahui persis maka dari itu kami yang mendatangi ke kantor mereka.

Lebih luas dijelaskannya, sebenarnya banyak manfaat yang sudah dirasakan masyarakat dari pembayaran pajak baik perorangan maupun kelompok diantaranya pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas lainnya.

"Ya, pada dasarnya hasiil dari pembayaran pajak tersebut sudah kita nikmati lebih dulu sebelum membayar pajak," ucapnya.

Selain itu dibeberkan Dayat, masyarakat wajib pajak yang sudah memiliki NPWP bisa melakukan pembayaran atau laporan tahunannya melalui online karena sekarang semua orang sudah memiliki android jadi tidak perlu ke kantor pajak hingga membludak dan antrian panjang apalagi masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Ia, pun, berharap kepada wajib pajak agar segera melakukan SPT tahunannya sebelum batas akhir bulan Maret nanti masalahnya akan terjadi penumpukan dan antri yang panjang sehingga sistem akan error.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

145 Pemuda Kotabaru Ikuti Tes Tamtama Gelombang I di Banjarmasin

GEMA, PULAULAUT - Sejak pendaftaran Tamtama gelombang I tahun 2021 dibuka pada Januari lalu baik melalui online ataupun langsung, ada 145 pemuda Kotabaru yang mendaftarkan diri ke Kodim 1004/Kotabaru Kalimantan Selatan.

Setelah melakukan pembinaan dan arahan selama dua bulan kepada ratusan para calon Tamtama akhirnya Kodim 1004/Kotabaru memberangkatkan mereka ke Banjarmasin untuk mengikuti tes tingkat daerah di Ajenrem 101/Antasari dan akan bergabung dengan calon Tamtama dari Kodim lainnya di wilayah Korem 101/Antasari.

Hal itu dikatakan Perwira Seksi Personalia, Kapten Inf Adi Junaedi Rustam, Rabu (24/2/2021), memang hari ini kita memberangkatkan 145 para calon Tamtama untuk melaksanakan tes tingkat daerah di Banjarmasin dan apabila lulus akan kembali tes ketingkat pusat di Balikpapan, sedangkan pembukaan pendidikan sendiri akan dilaksanakan pada bulan April mendatang.

"Alhamdulillah, tahun ini animo putera Kotabaru cukup tinggi ingin jadi anggota TNI-AD dan hari ini kita berangkatkan mereka ke Banjarmasin untuk tes dengan harapan nantinya banyak yang lulus," ucapnya.

Sebelumya kata Adi panggilan akrab Pasi Pers Kodim 1004/Kotabaru, para calon Tamtama kembali diberikan arahan tata cara tes dan pemeriksaan kelengkapan berkas agar pada saat tes di Banjarmasin tidak ada permasalahan.

Ia, pun, membeberkan, pelepasan 145 calon Tamtama dilaksanakan di Makodim 1004/Kotabaru, ada yang ikut rombongan Kodim namun ada juga perorangan bersama keluarga sebab untuk tes daerah belum ditanggung pihak TNI-AD jadi biaya perorangan lain halnya kalau sudah tes pusat baru ada tanggungan.

"Memang, keberangkatan calon Tamtama tadi ada yang ikut rombongan dan ada juga pribadi karena tes di daerah masih biaya perorangan" ujar Kasi Pers Kodim 1004/Kotabaru.

Nanti tambahnya, ratusan calon tamtama itu akan bertemu di Ajenrem 101/Antasari Banjarmasin tanggal 26 Februari 2021 sekitar pukul 07.00 Wita untik apel bersama dan langsung pemeriksaan berkas pendaftaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Karyawan PT STC di Dominasi Pekerja Lokal

GEMA, PULAULAUT - Sulitnya mendapatkan perkerjaan apalagi disaat pandemi Covid-19 sekarang tentunya menjadi persoalan banyak orang dan hal tersebut dialami oleh masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, pasalnya diwilayah mereka ada perusahaan pertambangan PT Sebuku Tanjung Coal (STC) yang telah beroperasi akan tetapi tidak mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah banyak.

Salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, dulu sebelum beroperasi perusahaan berjanji kepada warga akan merekrut mereka yang belum punya pekerjaan akan tetapi sekarang hanya orang orang tertentu yang mempunyai skill saja yang di rekrut oleh perusahaan.

"Ya, kini setelah perusahaan beroperasi mana buktinya janji tinggal janji saja," ucapnya kesal.

Menanggapi hal itu, pihak manajemen PT Sebuku Tanjung Coal (STC) diwakili oleh Karan selaku dept head of External Affair, Rabu (24/2/2021) dikantornya menyampaikan, selama ini pihak STC dituding tidak komitmen terhadap rekrutmen karyawan di perusahan dan tidak memberdayakan masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Tengah akan tetapi semua itu tidak benar.

"Itu tidak benar, sebab apa yang dikatakan orang diluaran mengenai perusahaan tidak merekrut dan memanfaatkan tenaga kerja lokal padahal sejauh ini komposisi tenaga kerja justru di dominasi orang lokal ," ungkap Karan.

Lebih luas dibeberkannya,  jumlah tenaga kerja yang ada saat ini 1061 orang baik dari owner maupun kontraktor semua itu ada di Sebuku Coal Group terdiri dari STC, SSC, dan SBC, jadi untuk tenaga lokal 750 orang dan non lokal 311 orang dan secara presentase untuk lokal 71 persen dan non lokal 29 persen. 

"Ya, semua data-data ini selalu kami laporkan setiap bulannya ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kotabaru," kata Karan.

Ia, mengatakan, pihak perusahaan tahun 2021 akan memberdayakan masyarakat dengan program-program yang telah disusun seperti, pembuatan pupuk kompos yang nantinya akan dikelola masyarakat dan hasilnya akan dibeli perusahaan.

Selain itu juga ada pelatihan perbengkelan, pelatihan pembuatan kain lokal (sasirangan) dan nantinya akan bekerjasama dengan BLK.

Sejauh ini, perusahaan mengadakan pemagangan sebagai sarana pelatihan dan pengenalan peserta terhadap psikologi industri. Sehingga harapannya masyarakat yang sudah terlatih akan lebih mudah bekerja baik diperusahaan maupun di dunia kerja lainnya.

"Perusahaan akan tetap berkometmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Tengah maupun bagi pemerintah daerah setempat," pungkasnya. (*)










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Antisipasi Karhutla, Pemkab Kotabaru Lakukan Pemetaan Titik Hotspot

GEMA, PULAULAUT - Untuk mengntisipasi tejadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) setiap musim panas tiba, Pemerintah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan melakukan pemetaan titik panas (Hotspot) terhadap wilayah yang rawan kebakaran.di 22 kecamatan.

Hal itu disampaikan Pelaksana harian (Plh) Bupati Kotabaru H Said Akhmad usai mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tentang kebakaran hutan dan lahan tahun 2021 melalui video konfren (Vidkon) di operation room setda Kotabaru, Senin (22/2/2021) siang.

"Ya, memang info dari BMKG musim panas diperkirakan bulan Mei hingga puncaknya Agustus nanti, jadi kita sudah petakan wilayah yang rawan kebakaran tersebut," ucapnya.

Selain itu, tambah Said Akhmad, kita juga akan melakukan Koordinasi kepada semua pihak dan kalangan agar bersama sama ikut terlibat mengawasi denngan harapan tidak ada kebakaran hutan dan lahan seperti tahun kemarin karena musim penghujan.

Selain Plh Bupati Kotabaru acara Vidkon juga diikuti oleh Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Sadarianto, Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru Andi Irfan Syafruddin, dan Kepala SKPD terkait.


Ditempat yang sama, Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin mengatakan, memang kita sudah petakan daerah yang rawan kebakaran diantaranya, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kecamatan Pulau Laut Timur, dan Kecamatan Pulau Laut Tengah, seperti instruksi presiden tadi nantinya akan berkoordinasi dengan semua stakeholder agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan.

"Ya, kita akan lakukan koordinasi kepada semua stakeholder terutama daerah yang rawan kebakaran agar bisa memberikan edukasi kepada masyarakat baik perorangan maupun korporasi agar tidak melakukan pembakaran lahan," jelasnya.

Perlu diketahui, Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan, pertemuan ini rutin dilakukan untuk mengingatkan kepada semua pemangku jabatan mulai dari pusat hingga daerah agar mengetahui, walaupun saat ini kita menghadapi berbagai permasalahan baik itu musibah banjir, longsor, dan lainnya di beberapa daerah akan tetapi kita jangan lengah namun harus tetap waspada apalagi bulan Mei hingga Juli sudah masuk musim panas jadi harus antisipasi adanya Karhutla.

"Kita harus waspada dan antisipasi lebih awal dengan berkoordinasi hingga ketingkat bawah sebab 99 persen karhutla terjadi karena lalai dengan modus perekonomian jadi manfaatkan teknologi untuk memantau lokasi titik panas," tegas Jokowi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Hadapi Pandemi Covid-19, Warga Cantung Budidayakan Jamur

GEMA, PULAULAUT - Akibat dari pandemi Covid-19 yang berkepanjangan dan tidak tahu kapan berakhir membuat kehidupan dan perekonomian warga masyarakat carut marut.

Hal itu membuat Kapolsek Kelumpang Hulu Iptu Rifandy P Putra mempunyai gagasan melakukan budidaya jamur merang dengan mengajak jajarannya juga memberdayakan masyarakat setempat untuk mengembangkan bersama sama dan bisa mendapatkan penghasilan dimasa sulit sekarang.

Agar bisa menjalankan gagasan tersebut, Iptu Rifandy berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memanfaatkan eks bangunan pemanfaatan fasilitas limbah non B3 Boimassa yang sudah tidak berfungsi lagi dan menggunakan janjangan kosong (Jangkos) sawit yang dibuang oleh perusahan setempat sebagai media budidaya jamur merang.

"Alhamdulillah, kami diijinkan menggunakan bangunan tersebut dan sekarang sudah bisa menghasilkan rupiah dengan budidaya jamur merang," jelasnya.


Selain itu Iptu Rifandy menjelaskan, dengan adanya budidaya jamur merang ini bisa meningkatkan dan menumbuhkan usaha rumahan ekonomi kreatif khususnya di Kecamatan Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan dengan olahan khas lokal dari bahan jamur yang bernilai ekonomis.

Menurut Kapolsek Kelumpang Hulu itu, ditengah masa pandemi Covid-19 sekarang inovasi pengembangan budidaya jamur merang dapat dijadikan sebagai pemasukan yang baik apalagi pangsa pasarnya jelas juga membuat usaha rumah tangga ekonomi kreatif dapat berkembang dengan baik ditengah masyarakat.

Salah seorang warga setempat, Gambur, menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Kapolsek dan jajarannya dengan memberdayakan masyarakat setempat ikut mengembangkan budidaya jamur merang di situasi pandemi Covid-19 yang bernilai ekonomis.

"Memang, stuasi sekarang serba sulit karena Covid-19 akan tetapi Kapolsek dan jajarannya mengajak kami untuk mengembangkan budidaya jamur merang sehingga ada penambahan rupiah," katanya senang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kembali 102 Warga Kotabaru Terkonfirmasi Positif Covid-19

Photo ; ilustrasi
GEMA, PULAULAUT - Berbagai cara sudah dilakukan Satgas Covid-19 Kotabaru Kalimantan Selatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 baik sosialisasi displin protokol kesehatan kepada masyarakat hingga membentuk posko disetiap kecamatan dan desa namun penyebaran virus Corona masih saja terus bertambah.

Bahkan kota yang berjuluk Bumi Saijaan itu kini kembali menyandang status zona merah karena meningkatnya orang yang terkonfirmasi positif walaupun beberapa waktu lalu sempat berstatus zona orange.

Kali ini kembali 102 warga Kotabaru dinyatakan positif baru sehingga menambah jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 menjadi 1.196 orang.

Data diperoleh dari tim pemantauan Covid-19 Dinas kesehatan Kotabaru, Rabu (17/2/2021) total kasus terkonfirmasi Covid-19 bertambah menjadi 1.196 orang, yang dinyatakan sembuh 932 orang, masih dalam perawatan 225 orang, dan meninggal 39 orang.

Tim Satgas Covid-19 Kotabaru menghimbau, mari kita bersama berkolaborasi dan bersinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Bumi Saijaan ini agar cepat berakhir.

Selain itu patuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah dengan 5M, yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi kegiatan diluar,










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Tim Vaksinator Kotabaru Datangi 10 Role Model Vaksin C19

GEMA, PULAULAUT - Setelah berhasil melakukan vaksinasi C19 tahap pertama kepada 10 role model pada 2 Pebruari 2021 lalu, kini Dinas Kesehatan Kotabaru Kalimantan Selatan kembali melakukan vaksinasi tahap kedua terhadap 10 role model tersebut.

Namun, penyuntikan vaksin Sinovac kali ini tidak dilakukan pada satu tempat seperti awal, mengingat sudah diberlakukannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) micro sebab kota yang berjuluk Bumi Saijaan itu saat ini menyandang status zona merah sehingga petugas kesehatan mendatangi para role model untuk vaksinasi tahap kedua ditempat kerja masing masing, Selasa (16/2/2021).

Hal itu dibenarkan Kepala Puskesmas Sebatung Dr Noor Aisyah, memang vaksinasi c19 tahap kedua ini dilakukan jemput bola kepada para role model vaksinasi tahap pertama karena ini adalah inisiatif Dinkes Kotabaru juga Puskesmas Sebatung selaku tim vaksinator.

"Ya, kami melakukan jemput bola kelokasi kerja 10 role model yang di vaksinasi tahap pertama," ucapnya.

Akan tetapi bebernya, penyuntikan vaksin Sinovac tahap kedua ini tidak semua role model mendapatkannya dikarenakan ada kesibukan dari yang bersangkutan.

Ia, pun, berharap setelah dilakukan vaksinasi c19 nantinya tubuh seseorang memiliki kekebalan daya tahan maksimal sehingga dapat terlindungi dari penularan c19.

Perlu diketahui, 10 role model vaksinasi c19 itu diantaranya, Ketua DPRD Kotabaru, Dandim 1004/Ktb, Danlanal, Wakopolres, Ketua TP-PKK kabupaten Kotabaru, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lapas Kelas IIA Kotabaru Lakukan Deklarasi Janji Kinerja

GEMA, PULAULAUT - Untuk membangun kualitas kinerja yang baik Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan melakukan janji kinerja sekaligus dirangkai dengan pencanangan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Biraokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Aula Lapas Kotabaru, Selasa (16/2/2021).

Sekedar diketahui bahwa Lapas kelas IIA Kotabaru ini adalah salahsatu unit pelaksana teknis dari Kementerian Hukum dan HAM yangmana berusaha membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM.

Nampak hadir pada acara tersebut, Sekretaris Daerah H Said Akhmad, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, dan Forkopimda.

Pada kesempatan itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru, Hidayat, Amd, IP, SH, MM menyampaikan, semua ini bisa terwujud karena adanya komitmen bersama pegawai dan dukungan dari pemerintah.agar tahapan menuju WBK dan WBBM ini bisa tercapai.

"Ya, memang kita harus punya komitmen bersama baik pegawai lapas sendiri juga dukungan pemerintah agar bisa tercapai," ucapnya.

Ia, pun, berharap, dengan adanya zona integritas ini nantinya bisa menuju wilayah bebas korupsi sehingga terciptanya wilayah birokrasi yang bersih dan melayani di lapas Kotabaru.

Selain itu, tentu juga akan meningkatkan kinerja lapas dan bisa memberikan pelayanan publik dengan setulus hati agar bisa mencegah terjadinya praktek KKN.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru : Arsip Adalah Identitas dan Jati Diri Bangsa

GEMA, PULAULAUT - Untuk menyamakan persepsi dalam penataan dan pengelolaan arsip daerah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi kearsipan di Gedung Parisbarantai, Senin (15/2/2021).

Pada kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Asisten III Setda Kotabaru Murdianto menyampaikan, arsip merupakan identitas dan jati diri bangsa juga sebagai memori, acuan bahkan untuk pertanggung jawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, maka harus dikelola dan diselamatkan oleh negara.

"Untuk itu agar tersedianya arsip yang autentik dan terpecaya, perlu penyelenggaraan kearsipan yang sesuai dengan prinsip, kaidah dan standar kearsipan," ucapnya.

Selain itu lanjutnya, hal ini untuk menghadapai tantangan globalisasi dan mendukung terwujudnya penyelenggaraan negara, khususnya pemerintahan yang baik juga bersih guna peningkatan kualitas pelayanan publik.

Memang ungkapnya, baik penataan, pengelolalaan dan perawatan arsip di Pemkab Kotabaru belum berjalan maksimal, sehingga masih perlu bimbingan dan arahan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam pengelolaan arsip sehingga bisa maksimal.

Masih kata bupati, ada empat pilar yang menjadi acuan dalam pedoman pengawasan internal kearsiapan yaitu, tata naskah dinas, pedoman tata kearsipan, Jadwal Retensi Arsip (JRA), dan Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis (SKKAD).

"Semoga dengan sosialisasi ini nilai audit kearsipan SKPD di Kotabaru bernilai cukup dan baik atau sangat baik," katanya.

Disisi lain, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kotabaru, H Gusti Syahruddin mengatakan, acara ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan menambah wawasan kearsipan dalam penataan, pengelolaan, dan perawatan.sehingga bisa maksimal.

"Ya, kita ingin nantinya penyerahan arsip aktif ke Lembaga Kearsipan Daerah (LKD), sehingga adanya penambahan khasanah arsip di lembaga kearsipan daerah Kotabaru," ujarnya.

Informasi dihimpun, sebagai narasumber dalam acara sosialisasi kearsipan ini dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yaitu Direktur Akuisisi Arsip Nasional Rudy Anton, dengan tema "Tertib Arsip Untuk Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Kotabaru".

Selain itu juga ikut hadir Kepala SKPD beserta Sekretaris dan Camat se Kabupaten Kotabaru beserta jajarannya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sekda Kotabaru : Pelaksanaan MTQ ke-51 Sederhana

GEMA, PULAULAUT - Setelah melakukan rapat koordinasi persiapan MTQ nasional tingkat Kabupaten Kotabaru ke-51, Kamis (11/2/2021) lalu, panitia kembali menggelar rakor pemantapan pelaksanaan MTQ.

Pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad juga selaku Ketua umum LPTQ, Senin (15/2/2021) menyampaikan, untuk acara seremonial MTQ nasional tingkat Kabupaten Kotabaru ke-51 tahun 2021 kita tiadakan dan sederhana mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih melanda sehingga hanya acara intinya saja itu pun pelaksanaannya cuma siang hari.

"Ya, kita tiadakan untuk seremonialnya hanya menggelar acara intinya saja dan pelaksanaan disiang hari agar tidak terjadi pengumpulan orang banyak," ucapnya.

Ia, pun, menekankan kepada para camat agar tidak menurunkan kekuatan diwilayahnya untuk turun pada MTQ nanti untuk mengurangi berkumpulnya orang banyak sebab yang dibawa ikut ini adalah orang yang berpotensi dan benar benar bagus agar nantinya bisa mewakili Kotabaru untuk MTQ tingkat provinsi.

Selain itu tambah Sekda, mengingat waktu dan anggaran kepada camat juga jangan memaksakan dengan menyewa kafilah luar untuk pencitraan padahal hal itu hanyalah pembohongan publik saja intinya adalah pembinaan terhadap para kafilah diwilayah masing masing agar yang tampil nanti memang orang asli dari Kotabaru.

"Memang, kita ingin bisa mencetak Qori dan Qoriah terbaik dari Kotabaru bukan menyewa orang luar," ungkap Said Akhmad.

Disisi lain, Ketua satu LPTQ Kotabaru H Julkifli BT mengatakan, rencananya pelaksanaan MTQ tahun ini waktunya hanya tiga hari saja yaitu mulai tanggal 7-10 Maret 2021 karena selain suasana pandemi Covid-19 juga harus mempersiapkan untuk MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Bumbu pada bulan April nanti.

"Memang, kita harus mempersiapkan dua agenda tahun ini baik MTQ kabupaten maupun MTQ provinsi dan waktunya sempit," ucap Julkifli.

MTQ tahun ini kenapa dilaksanakan bebernya, sebab tahun 2020 kemarin tidak ada kegiatan karena pandemi Covid-19 dan otomatis untuk para kafilah yang sudah disiapkan untuk MTQ tingkat provinsi sudah lewat batas umur jadi harus diperbaharui dan seleksi ulang tahun 2021.

Masih kata Julkifli, untuk tempat lomba ada empat titik yaitu, Islamic Center, Paris Barantai, STIT Darul Ulum, dan Rumah Tahfiz, sedangkan bidang yang dilombakan diantaranya, Tilawah Dewasa, Remaja, Kanak2, Tartil, Tahfiz 1 juz, 5 juz, 10 juz, dan cabang Haz yaitu, dekorasi, penulisan buku, hiasan mushab, kontumvoler.

Ia, pun, menjelaskan, karena masa pandemi sekarang jumlah kafilah per kecamatan nantinya akan dibatasi sekitar 22 kafilah saja dan untuk perumahan kafilah masih menunggu data dari masing masing kecamatan jadi nanti bisa di siapkan panitia.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

BST Tahap Dua, Warga Dirgahayu Hanya Menerima Rp300 Ribu

GEMA, PULAULAUT - Setelah menerima pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) pertama beberapa waktu lalu kini ratusan warga Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru kembali menerima BST tahap kedua di Aula Balai Desa Dirgahayu, Sabtu (13/2/2021).

Sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) yang terbagi di 25 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Desa Dirgahayu menerima BST dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia, namun pada tahap kedua ini hanya menerima Rp300 ribu berbeda dengan tahap pertama sebesar Rp600 ribu.

Hal itu diungkapkan Pj Kepala Desa Dirgahayu, Supriadi, S.Sos, memang pembagian BST tahap dua ini warga tidak lagi menerima Rp600 ribu akan tetapi hanya Rp300 ribu dan ini berlaku hingga tahap berikutnya.

"Ya, hanya Rp300 ribu saja lagi yang diterima oleh warga hingga seterusnya dan hal ini sudah diberitahukan kepada warga penerima," ungkapnya.

Supriyadi mengingatkan, gunakanlah bantuan ini untuk keperluan sehaari hari yang lebih penting jangan digunakan untuk hal hal yang tidak perlu apalagi saat ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19.

Ia, pu, berharap agar warga bisa disiplin protokol kesehatan dengan 5M yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi kegiatan diluar, supaya kita bersama bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotabaru.

Tak lupa juga Supriyadi mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan anggota BPD, staf desa yang sudah membantu dalam pelaksanaan penyaluran BST ini bersama sama disiplin dan taat prokes sehingga acara berjalan lancar.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Zona Merah, Satgas Covid-19 Kotabaru Jalankan PPKM Micro

GEMA, PULAULAUT - Pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menginstruksikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Nomor 3 Tahun 2021 yang diterapkan di 7 provinsi yaitu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali.

Walaupun Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan tidak termasuk daerah yang diinstruksikan untuk menjalankan PPKM micro akan tetapi satgas Covid-19 Kotabaru tetap melakukan kegiatan tersebut sebab kota yang bergelar Bumi Saijaan itu kembali berstatus zona merah. 

Dalam hal ini, TNI-Polri terus melakukan sosialisasi masalah Covid-19 kepada masyarakat hingga kepelosok pedesaan agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu 5M, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Membatasi interaksi.

Untuk mengurangi pemaparan C19 di masyarakat tim Satgas Covid-19 Kotabaru mendatangi pusat keramaian seperti, pasar, pusat perbelanjaan, pelayanan publik, dan lainnya. Dengan melakukan penyemprotan desinfektan juga membagikan masker.

Selain itu, satgas C19 juga melalukan sosialisasi dan edukasi melalui media cetak, online, dan elektronik agar masyarakat lebih mengetahui bahaya Covid-19 dan bagaimana menghindarinya.


Seperti yang dilakukan oleh Kasdim 1004/Kotabaru Mayor Inf Samsul Kusairi, Kamis (11/2/2021), selain turun kelapangan kita melakukan sosialisasi prokes dan PPKM melalui media Radio Gema Saijaan 102 FM milik pemerintah daerah. 

"Ya, selain kelapangan kita juga gunakan media radio untuk sosialisasi prokes dan PPKM micro agar masyarakat bisa lebih mengetahuinya hingga pelosok," katanya.

Ia, pun, menjelaskan bahwa, PPKM micro ini berlaku mulai tanggal 9-22 Pebruari 2021 yang mana posko Covid-19 akan dikelola oleh desa baik pengecekan, penanganan, dan lainnya sesuai dengan instruksi dari Mendagri nomor 3 tahun 2021.

Diharapkan, semua lapisan masyarakat bisa disiplin protokol kesehatan agar penangan Covid-19 bisa cepat diatasi sebab peran serta masyarakat sangat diperlukan jadi bukan hanya pemerintah saja akan tetapi bersama sama kita lawan Covid-19.

Informasi dihimpun dari Dinas Kesehatan Kotabaru untuk kasus Covid-19 edisi Jum'at (12/2/2021) total yang terkonfirmasi positif 1.063 orang, dinyatakan sembuh 861 orang, dalam perawatan, 166 orang, meninggal 36 orang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Camat Pamukan Barat Terima Bibit Ulin Dari Pemprov Kalsel

GEMA, SENGAYAM - Dalam program revolusi hijau Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kehutanan melakukan penanaman serentak 10.000 bibit ulin di 13 kabupaten/kota se Kalsel.

Informasi dihimpun gemasaijaanonline, dari 10.000 bibit ulin tersebut Kotabaru mendapatkan 1.500 bibit yaitu, Sengayam Kecamatan Pamukan Barat, Cantung Kecamatan Kelumpang Hulu, dan Sebuku Kecamatan Pulau Sebuku, masing masing 500 pohon.

Camat Pamukan Barat, Gusti Abdul Wahid, Jum'at (12/2/2021) membenarkan, memang kami menerima bibit Ulin dari Pemprov Kalsel dan langsung melakukan penanaman bersama dilahan perkantoran camat dibantu muspika juga kepala desa setempat.

"Ya, kegiatan ini sangat bagus dan kami bersama muspika juga kepala desa langsung melakukan penanaman di belakang Kantor Camat Sengayam," ucapnya.

Ia, pun, berharap bibit ulin ini bisa dipelihara dengan baik agar nantinya bisa menjadi tabungan bagi anak cucu kita kelak.


Disisi lain, Kepala Kesatuan Pengelola Hutan (PKH) Sengayam, Bambang Supriyono mengatakan, saat ini telah dilakukan penanaman serentak 10.000 bibit ulin di 13 kabupaten/kota melalui implementasi program revolusi hijau oleh gubernur Kalsel.

"Sebenarnya program ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2019 lalu seperti ASN menanam dan tahun ini revolusi hijau," ucapnya.

Lebih luas dibeberkan Bambang, Kabupaten Kotabaru mendapatkan 1.500 bibit ulin yangmana tersebar di tiga tempat seperti, Sengayam 500 pohon, Cantung 500 pohon, dan Pulau Sebuku 500 pohon.

Untuk Sengayam tambahnya, 50 pohon ditanam dilahan perkantoran camat sedangkan 450 pohon lagi ditanam dilahan PKH dan kantor desa.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

LPTQ Kotabaru Batasi Jumlah Kafilah MTQ ke-51

GEMA, PULAULAUT - Sudah menjadi agenda tahunan walaupun saat ini pandemi Covid-19, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan akan melaksanakan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) nasional tingkat Kabupaten Kotabaru ke-51 tahun 2021 dengan Prokes ketat.

Mengingat keadaan saat ini, Pemkab Kotabaru selaku panitia pelaksana bersama LPTQ dan jajaran terkait melakukan rapat pembahasan teknis pelaksanaan juga persiapan protokol kesehatan acara MTQ di operation room sekretariat daerah, Kamis (11/2/2021).

Hal itu disampaikan Ketua satu LPTQ Kotabaru H Julkifli BT, rencananya pelaksanaan MTQ tahun ini waktunya hanya tiga hari saja yaitu mulai tanggal 7 hingga 10 Maret 2021 karena selain suasana pandemi Covid-19 juga harus mempersiapkan untuk MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Bumbu pada bulan April nanti.

"Memang, kita harus mempersiapkan dua agenda tahun ini baik MTQ kabupaten maupun MTQ provinsi dan waktunya sempit," ucap Julkifli.

Namun demikian ungkapnya, agar tidak terjadi pengumpulan orang banyak dengan adanya acara ini maka pelaksanaannya pada siang hari dan membatasi jumlah kafilah tiap kecamatan bahkan bidang yang dilombakan pun dikurangi tidak seperti biasa.

Masih kata Julkifli, untuk tempat lomba ada empat titik yaitu, Islamic Center, Paris Barantai, STIT Darul Ulum, dan Rumah Tahfiz, sedangkan bidang yang dilombakan diantaranya, Tilawah Dewasa, Remaja, Kanak2, Tartil, Tahfiz 1 juz, 5 juz, 10 juz, dan cabang Haz yaitu, dekorasi, penulisan buku, hiasan mushab, kontumvoler.

Ia, pun, menjelaskan, karena masa pandemi sekarang jumlah kafilah per kecamatan nantinya akan dibatasi sekitar 22 kafilah saja dan untuk perumahan kafilah masih dikoordinasikan.

"Ya, hasil rakor hari ini akan kembali dibahas pada rakor berikutnya untuk memantapkan persiapan panitia agar bisa berjalan lancar," kata Julkifli.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemdes Dirgahayu Lakukan Pendataan Warga Untuk Vaksinasi C19

GEMA, PULAULAUT - Pemerintah serius ingin mengembalikan kehidupan masyarakatnya seperti biasa sebelum pandemi Covid-19 datang dengan melakukan vaksinasi C19 (Covid-19) secara bertahap agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan melalui kecamatan dan desa mulai bergerak mendata jumlah warga yang masuk kategori umur vaksinasi C19 yaitu, 18 hingga 60 tahun.

Seperti halnya Pemdes Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara melalui RT setempat sudah mendata siapa saja warganya yang masuk vaksinasi C19.

Ditemui diruang kerjanya, Senin (8/2/2021), Kepala Pemdes Dirgahayu Kotabaru, Supriyadi mengatakan, pendataan warga ini menindak lanjuti surat edaran Camat Pulau Laut Utara tentang permintaan daftar inventarisir jumlah warga yang masuk dalam usia vaksinasi.

"Ya, kami sudah mulai lakukan pendataan kepada warga dengan kategori umur 18 hingga 60 tahun yang masuk daftar vaksinasi Covid-19 nanti," ucapnya.

Pelaksanaan sendiri tambahnya, melibatkan pihak RT diwilayah masing masing untuk melakukan pendataan tersebut dan hasilnya nanti akan diserahkan kepada pihak kecamatan.

Lebih luas dijelaskan Supriyadi, masyarakat harus tahu bahwa vaksinasi Covid-19 penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebarannya agar perekonomian bisa kembali bangkit dan berangsur angsur membaik menuju kehidupan yang normal.

Ia, pun, berharap kepada masyarakat khususnya warga Desa Dirgahayu agar tidak mudah percaya dengan informasi tentang bahaya vaksinasi C19 yang sumbernya tidak bisa dipertanggungjawabkan namun sebaliknya kita dukung program pemerintah ini demi kebaikan bersama dan taati protokol kesehatan agar kita semua bisa terbebas dari Covid-19.

Perlu diketahui bahwa vaksin Sinovac aman digunakan karena sudah dilakukan uji klinik oleh Badan POM dan untuk kehalalannya dinyatakan oleh MUI jadi vaksin tersebut sehat juga halal.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Bantu Tiga Kabupaten Terdampak Banjir di Kalsel

GEMA, TARJUN - Masyarakat Indonesia khusunya di Kalimantan Selatan menghadapi masa sulit belum berakhirnya pandemi Covid-19 yang melanda kini datang lagi bencana alam yang sudah tentu berdampak kerugian besar baik materi maupun material yang dialami ribuan warga Kalsel.

Melihat keadaan tersebut perusahaan semen merk Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk melalui tiga unit operasionalnya yang berada di Citeureup – Bogor, Palimanan – Cirebon dan Tarjun – Kotabaru menyalurkan bantuan mulai awal hingga pasca banjir kepada warga terdampak.

Kali ini, kembali tim Indocement peduli memberikan bantuan kepada tiga kabupaten di Kalsel yang terdampak banjir, yaitu, Barito Kuala, Tanah Laut, dan Hulu Sungai Tengah (Barabai), Minggu (7/2/2021).

Hal itu disampaikan General Manager PT Indocement Plant Tarjun, Retnawan Widhiantoro, melihat hal ini perusahaan merasa terpanggil untuk bisa melakukan kontribusi dan sumbangsih bagi para korban banjir di Kalsel dengan pembangunan Huntara, sarana MCK, yangmana kolaborasi dari tiga unit Plant PT Indocement Tbk.

"Ya, ini sebagai bentuk kepedulian dan sumbangsih dari tiga unit operasional PT Indocement yang berada di Citeureup – Bogor, Palimanan – Cirebon dan Tarjun – Kotabaru kepada warga Kalsel yang terdampak banjir," ungkapnya.

Ia mengaku turut prihatin, terbaru, dan berduka, atas musibah yang menimpa warga banua, dengan harapan bantuan yang disalurkan di tiga kabupaten ini dapat meringankan beban warga yang sekarang sedang ditimpa musibah dan memberikan manfaat kepada korban bencana banjir yang terdampak.

Dalam penyaluran tahap ketiga ini tim Indocement peduli berkolaborasi dengan pihak BPBD, TNI melalui Danramil dan Babinsa, Polri, Senkom Mitra Polri Provinsi Kalimantan Selatan melalui koordinator Senkom Mitra Polri, relawan komunitas sosial lainnya seperti PPA Lc Banjarmasin melalui Gerakan Jum'at Berkah yang memberikan Trauma Healing kepada anak-anak.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh perwakilan tiga kabupaten yaitu, untuk Barito Kuala oleh Sumarno selaku Kepala BPBD, Tanah Laut oleh Muhammad Musti selaku Kepala BPBD, dan Hulu Sungai Tengah Barabai oleh Kepala Bidang Perkim melalui Persatuan Arsitek Kalsel, Ahmad Syafaat.

Pada kesempatan itu dengan nada yang sama mereka mengucapkan terimakasih kepada pihak Indocement atas kepedulian juga bantuannya dan apa yang telah diberikan ini sangat berarti dan bermanfaat bagi warga kami yang saat ini terdampak banjir.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kembali Zona Merah, Satgas Covid-19 Kotabaru Datangi Tempat Keramaian

GEMA, PULAULAUT - Setelah dinyatakan zona orange beberapa waktu lalu, kini kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan kembali ditetapkan menjadi zona merah karena lonjakan kasus Covid-19 yang meningkat tajam.

Hal itu membuat satuan tugas (Satgas) Covid-19 terdiri dari Kodim 1004/Kotabaru, Lanal, Polres, Satpol PP, Dishub, dan Dinas Kesehatan, kembali mendatangi pusat keramaian untuk mensosialisasikan protokol kesehatan dan melakukan penyemprotan desinfektan juga membagikan masker, Sabtu (6/2/2021).

Kami kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat masalah disiplin prokes karena masih banyak yang tidak mematuhinya apakah bosan atau tidak percaya lagi dengan Covid-19 Kata Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E, M.I.Pol saat memimpin apel gabungan.

"Ya, kita akan terus melakukan kegiatan ini diruang publik dan tempat keramaian untuk menghentikan lajunya peningkatan kasus Covid-19 di Bumi Saijaan," ucapnya.

Perlu diketahui, dari laporan pemantauan kasus Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kotabaru Jum'at (5/2)2021) jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 990 orang, dalam perawatan 219 orang, yang dinyatakan sembuh 736 orang, meninggal 35 orang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Tim Gabungan Covid-19 Kotabaru Sterilisasi Pusat Keramaian

GEMA, PULAULAUT - Untuk mempercepat penanganan covid 19 di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, tim gabungan Covid-19 mengadakan rapat membahas masalah tersebut yang dipimpin Kasdim 1004/Kotabaru Mayor Inf Samsul Kusairi di ruang rapat Makodim 1004/Kotabaru, Jum'at (5/2/2021).

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan serentak di 22 kecamatan wilayah Kotabaru yang melibatkan TNI-POLRI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, dan pihak terkait lainnya.

Kasdim 1004/Kotabaru Mayor Inf Samsul Kusairi saat memimpin rapat menyampaikan,  pelaksanaan ini dimulai tanggal 7 Pebruari 2021 nanti yangmana akan menyasar pusat keramaian seperti, pusat perbelanjaan, pelabuhan, terminal, dan pasar.

"Ya, tanggal 7 Pebruari besok kita akan mulai sterilisasi lokasi di pusat keramaian agar bisa menekan penyebaran Covid-19 di Kotabaru," ucapnya.

Lebih luas dipaparkannya, selain melakukan sterilisasi di pusat keramaian seperti, pasar, pusat perbelanjaan, terminal, dan pelabuhan, tim satgas Covid-19 juga memberikan himbauan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Ia, pun, berharap, kepada unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah agar terus mengjhimbau masyarakat agar displin prokes dengan 3M, yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak.

“Kita akan terus berupaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kotabaru agar kehidupan dapat kembali normal." tegasnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lagi Lagi, 66 Orang di Kotabaru Fositif Covid-19

GEMA, PULAULAUT - Petugas gabungan TNI-Polri, Lanal, Satpol PP, dan relawan terus melakukan giat protokol kesehatan untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan akan tetapi kenyataannya Kasus positif Covid-19 di Bumi Saijaan itu terus meningkat.

Dari hasil laporan pemantauan Dinas Kesehatan Kotabaru, Kamis (4/2/2021) kembali ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 66 orang sehingga totalnya menjadi 989 orang terkonfirmasi.

Sedangkan masih dalam perawatan 218 orang yang terbagi dibeberapa tempat yaitu, Rumah Sakit Karantina Stagen 78 orang, RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru 20 orang, RSUD Andi Abdurrahman Tanah Bumbu 2 orang, RSUD P Sebaya Kaltim 1 orang.

Dan yang sudah dinyatakan sembuh 736 orang, meninggal 35 orang, isolasi mandiri 117, serta kontak erat 169 orang.

Pemerintah daerah bersama tim gabungan Covid-19 Kabupaten Kotabaru terus menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan 3M, Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak, agar bisa memutus penyebaran Covid-19 di Bumi Saijaan tercinta.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

DWP Kotabaru Lakukan Penyuluhan Administrasi Kependudukan

GEMA, PULAULAUT - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan kembali melaksanakan pertemuan rutin bulanan yangmana kali ini mengangkat tentang penyuluhan pelayanan administrasi kependudukan di gedung Ratu Intan, Rabu (3/2/2021).

Mengingat pentingnya masalah administrasi kependudukan yang harus dimiliki oleh masyarakat maka DWP Kotabaru menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk memberikan masukan juga arahan kepada anggota DWP agar nantinya bisa kembali menyampaikan kepada masyarakat di wilayah masing masing.

Pada kesempatan itu, perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kotabaru Samsuddin menyampaikan, kepengurusan administrasi kependudukan suatu daerah melalui sistem informasi administrasi kependudukan sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dalam hal ini Disdukcapil yangmana pelaksanaannya diawali dari desa dan kelurahan sebagai awal dari pendataan penduduk.

"Ya, memang masalah administrasi kependudukan ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui Disdukcapil," ucapnya.

Disisi lain, Ketua DWP Hj Yulianti Zairina mengatakan, penyuluhan pelayanan administrasi kependudukan ini sangat penting dan bermanfaat untuk kita semua agar masyarakat memiliki dokumen administrasi kependudukan.

Hal yang sama dipaparkan Penasehat DWP Hj Fatma Idiana Sayed Jafar, seluruh masyarakat khususnya warga Kotabaru diharuskan memiliki dokumen administrasi kependudukan secara lengkap di dalam rumah tangganya.

"Ya, kita harus memiliki Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, KTP Elektronik, dan lainnya karena hal itu sangat penting dan diperlukan," ungkapnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Puluhan Pemuda Datangi Makodim 1004/Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Sejak dibukanya penerimaan calon Tamtama  PK gelombang satu 2021 oleh Tentara Negara Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), masyarakat khususnya pemuda Kotabaru Kalimantan Selatan antusias dengan mendatangi markas komando distrik militer (Mokodim) 1004/Kotabaru di jalan Yakut untuk mendaftarkan diri menjadi prajurit AD.

Informasi dihimpun, Rabu (3/2/2021) ada sekitar 99 orang yang sudah mendaftarkan diri ke Makodim 1004/Kotabaru yang berasal dari berbagai wilayah.

Hal itu disampaikan Perwira Seksi Personalia Kodim 1004/Kotabaru, Kapten Inf Adi Junaedi Rustam kepada gemasaijaanonline, memang untuk saat ini per tanggal 3 Pebruari 2021 sudah tercatat 99 orang mendaftarkan diri sebagai calon prajurit AD.

"Iya, memang hari ini sudah ada 99 orang yang mendaftar ke Kodim 1004/Kotabaru dan sudah dilakukan pengarahan juga tata cara pengisian berkas pendaftaran," ucapnya.

Kapten Inf Adi Junaedi berharap, pada saat tes nanti semuanya bisa lulus sehingga banyak pemuda Kotabaru yang menjadi TNI-AD dan bertugas di seluruh wilayah NKRI.  

Ia, juga menjelaskan, sesuai program dari Komando, tanggal 23 Pebruari 2021 nanti pendaftaran sudah ditutup sebab tanggal 26 nanti akan dilakukan daftar ulang dan tes di Ajenrem 101/Antasari Banjarmasin.

Disisi lain, Komandan Kodim 1004/Kotabaru, Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E, M.I.Pol saat memberikan pengarahan kepada calon siswa Tamtama menyampaikan, untuk para calon Tamtama agar selalu menjaga kesehatannya baik fisik maupun mental agar dalam mengikuti tes nanti bisa maksimal.

"Kita ingin semua calon Tamtama sudah mempersiapkan diri sejak sekarang hingga waktu tes nantinya," kata Dandim 1004/Kotabaru.

Ia, pun, menegaskan, apabila ada oknum yang mengatakan bisa menjamin kelulusan dan mengatasnamakan panitia atau Kodim 1004/Kotabaru agar tidak mempercayainyaa karena pendafataran Tamtama PK Gelombang 1 tahun 2021 adalah murni atau gratis dan tidak dipungut biaya apapun.

Selain itu tambahnya, kepada para Calon Tamtama apabila dinyatakan lulus nantinya dan sudah menjadi prajurit TNI Angkatan Darat agar tidak sombong dan harus siap ditempatkan dimana saja.

"Yakinlah pada kekuatan yang ada pada diri sendiri untuk meraih cita cita," pesan Dandim 1004/Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Syairi Mukhlis : Vaksin C19 Tidak Berbahaya

GEMA, PULAULAUT - Satu diantara 10 role model yang menerima vaksinasi c19 oleh Dinas Kesehatan Kotabaru Kalimantan Selatan, yaitu, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis tampak tenang dan tidak merasakan gejala setelah disuntik vaksin Sinovac di salahsatu ballroom hotel setempat, Selasa (2/2/2021).

Usai dilakukan vaksinasi c19 Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan, memang banyak informasi beredar bahwa vaksin Sinovac berbahaya dan sampai ada yang meninggal dunia akan tetapi pada kenyataannya vaksin tersebut aman juga tidak berbahaya sebab sudah melalui proses oleh Badan POM dan dinyatakan halal oleh MUI.

"Alhamdulillah, sampai detik ini saya aman aman saja setelah disuntik vaksin tadi dan tidak merasakan gejala yang mana diawal pemeriksaan disampaikan oleh dokter," katanya.

Memang ungkap Syairi, sebelum dilakukan vaksinasi c19 tim dokter terlebih dulu melakukan pendataan regestrasi, screaning penyakit, pemberian vaksin, dan observasi, yangmana diberitahukan bahwa nanti setelah di vaksin akan merasakan gejala ringan seperti, pusing dan pegal pegal.


Jadi himbaunya, masyarakat Kotabaru jangan takut di vaksin sebab ia sendiri sudah melakukannya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tidak ada masalah karena vaksin ini membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit sehingga dapat melindungi diri, keluarga, dan masyarakat umumnya.

Sementara, Plt Dinas Kesehatan Kotabaru, Hj Ernawati menjelaskan, vaksinasi dilakukan secara bertahap, dimana pada tahap pertama sasarannya adalah tenaga medis dengan jumlah penerima E-tiket kementerian sebanyak 1.477 orang dan 908 orang lainnya tersebar di 28 puskesmas.

Dan ada 85 orang dari Dinas Kesehatan, tujuh orang dari Instalasi Farmasi, 387 orang dari RSUD Pangeran Jaya Sumitra, dan 90 orang dari apotek, klinik, juga praktek mandiri tenaga kesehatan.

"Memang, kita prioritaskan tahap awal ini untuk tenaga kesehatan juga pelayanan publik, TNI-Polri," katanya.

Lebih luas di ungkapkan Ernawati, hari ini vaksinasi awal c19 serentak dan setelah 14 hari kembali akan dilakukan vaksinasi c19 pada tanggal 16 Februari nanti.

Ia, pun, menghimbau kepada semua masyarakat kotabaru tercinta untuk mematuhi wajib protokol kesehatan dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun, sayangi diri, keluarga, juga lingkungan kita dengan 3 M yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan setiap saat, Menjaga jarak, dan 3 T plus yaitu, Testing, Traching , Treatment, plus Vaksinasi.

"Mari kita wujutkan masyarkat yang sehat dan produktif dengan vaksinasi Covid-19," kata Ernawati.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Awali Vaksinasi C19 Untuk Pejabat

GEMA, PULAULAUT - Sebagai upaya untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat luas bahwa vaksin Sinovac itu aman dan tidak berbahaya maka Pemkab Kotabaru mengawali vaksinasi c19 kepada 10 role model pejabat di salahsatu ballroom hotel setempat, Selasa (2/2/2021).

Dan 10 orang role model yang di vaksinasi c19 itu diantaranya, Ketua DPRD Kotabaru, Dandim 1004/Ktb, Danlanal, Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Wakopolres, Ketua TP-PKK kabupaten Kotabaru, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan, Pengurus Daerah IAI Kalsel/Perwakilan Organisasi Profesi Apoteker,  dan Wakil Bendahara MUI.

Sebelum dilakukan vaksinasi c19 para pejabat terlebih dulu harus melalui pemeriksaan empat tahap bilik yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kotabaru yaitu, regestrasi biodata, screaning kesehatan, vaksinasi, dan observasi.

Setelah dinyatakan hasilnya bagus maka akan dilakukan vaksinasi oleh dokter spesialis dan akan di observasi sekitar 30 menit untuk mengetahui efek sesudah di vaksin c19.

Acara pembukaan pencanangan dan pelaksanaan vaksinasi serentak c19 tersebut dihadiri Sekretaris Derah Kotabaru, Forkopimda, Kepala SKPD, Tokoh agama, dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad MM yang juga sebagai juru bicara tim Covid-19, menyampaikan, semoga vaksinasi c19 tahap awal ini dapat menghasilkan herd imunity (kekebalan kelompok) khususnya tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanggulangan Covid-19 baik dalam promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif.

"Ya, tenaga kesehatan tersebar diberbagai lini dan berperan aktif dalam penanggulangan Covid-19 baik di farmasi, toko obat, apotik, klinik, puskesmas sampai dengan rumah sakit, jadi mereka diprioritaskan untuk di vaksinasi," ucapnya.

Tambah Said Akhmad, vaksin ini bukan hanya untuk melindungi diri sendiri akan tetapi juga untuk keluarga dan masyarakat di sekitar kita.

Ia, pun, menghimbau, mari bersama sama kita mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai virus Covid-19 di Kabupaten Kotabaru sebab hal ini adalah usaha bersama dalam mengakhiri pandemi Covid-19 dan bisa kembali kepada kehidupan normal.

Informasi dihimpun, vaksinasi ini akan dilakukan sebanyak dua kali yaitu, pada hari ini dan tanggal 16 Februari nanti dan dipeeioritaskan untuk 908 orang dari 28 puskesmas, 85 orang dari Dinas Kesehatan, tujuh orang dari Instalasi Farmasi, 387 orang dari RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta 90 orang dari apotek dan klinik serta praktek mandiri tenaga kesehatan.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Perdana, Dandim 1004 Kotabaru Lakukan Vaksinasi C19

GEMA, PULAULAUT - Sejumlah pejabat pemerintah daerah dan Forkopimda di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan melakukan vaksinasi c19 perdana salahsatunya Komandan Kodim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E, M.I.Pol, Selasa (2/2/2021).

Hal tersebut sebagai bentuk upaya memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa vaksin ini halal dengan fatwa MUI dan aman digunakan dari Badan POM di aula salah satu hotel di Kotabaru.

Sebelumnya para pejabat terlebih dulu harus melalui pemeriksaan empat tahap bilik yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kotabaru yaitu, regestrasi biodata, screaning kesehatan, vaksinasi, dan observasi.

Setelah dinyatakan hasilnya bagus maka akan dilakukan vaksinasi oleh dokter spesialis dan akan di observasi sekitar 30 menit untuk mengetahui efek sesudah di vaksin c19.

Dandim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E, M.I.Pol, usai acara mengatakan, seluruh stakeholder sangat mendukung program vaksin Sinovac dari pemerintah pusat dan diharapkan hasilnya berdampak positif dengan penurunan grafik Covid-19 di Bumi Saijaan kedepannya.

"Alhamdulillah, vaksinasi perdana c19 kepada 10 role model ini berjalan lancar dan tidak ada efek apapun setelah dilakukan vaksin," ucapnya.

Vaksin ini tambahnya, untuk kebaikan masyarakat Kotabaru agar kasus Covid-19 bisa menurun akan tetapi protokol kesehatan (Prokes) tetap harus dijalankan dengan 3M yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah