-->

M Syarifuddin : Jadikan Pilkada 2020 Damai dan Aman

GEMA, PULAULAUT - Tidak lama lagi pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan 9 Desember 2020 nanti dengan harapan penyelenggaraannya dalam keadaan damai, aman, sejuk dan sehat.

Hal tersebut dikatakan Penjabat Bupati Kotabaru Muhammad Syarifuddin saat penandatanganan deklarasi damai pilkada 2020 di aula Polres Kotabaru, Selasa (29/9/2020).

Ia juga mengajak kepada semua elemen baik eksekutif, legislatif, Forkopimda, pimpinan Parpol, ormas, tokoh agama, LSM, tokoh pemuda, dan seluruh masyarakat untuk mendukung terciptanya pesta demokrasi yang damai, aman, sejuk, dan sehat.

"Ya, kita ingin semuanya bersinergi mensukseskan penyelenggaran pilkada nanti agar kondusif dengan mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Disisi lain, Ketua KPU Kotabaru Zainal Abidin mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotabaru akan berusaha memaksimalkan regulasi yang ada dengan menyajikan penyelenggaraan yang terbaik dan mematuhi aturan yang ada.

"Kita ingin masing masing bapaslon nantinya  bisa menerapkan rambu rambu pilkada itu," harapnya.

Sedangkan untuk keamanan ungkap Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, walaupun beda pilihan kita harus menjaga keadaan tetap aman dan memberikan edukasi agar penyelenggaraan berjalan sukses.

"Memang, pilihan boleh beda namun kita semua tetap harus menjaga keamanan dan mensukseskan pilkada ini," tuturnya.

Selain itu bebernya, deklari damai pilkada 2020 ini bertujuan memperbaiki hubungan kedua bapaslon bupati dan wakil bupati Kotabaru agar kita semua mendapat rahmat sesuai dengan maklumat Kapolri tentang kepatuhan selalu menjaga keamanan Pilkada 2020 di masa pandemi covid 19 sekarang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Awal Masuk Kerja, Pjs Bupati Kotabaru Gelar Coffe Morning

GEMA, PULAULAUT - Setelah resmi dilantik menjadi Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kotabaru M Syarifuddin langsung menggelar Coffe morning bersama pejabat dilingkup Pemkab Kotabaru dalam penanganan Covid-19 dan pilkada 2020 di operation room sekretariat daerah, Senin (28/9/2020).

Dalam pembahasan tersebut nampak hadir Sekretaris Daerah Kotabaru Said Akhmad, seluruh kepala SKPD, dan camat, selain membahas masalah Covid-19 dan pilkada 2020 juga mengagendakan berbagai kegiatan di instansi. 

Penjabat Bupati Kotabaru Muhammad Syarifuddin mengintruksikan kepada seluruh kepala SKPD dan jajarannya dalam menghadapi penanganan dan pencegahan Covid-19 juga pilkada 2020.

"Ya, kita ingin bisa menekan penyebaran Covid-19 di Kotabaru ini bisa turun hingga bisa menjadi zona hijau," ucapnya.

Ia, pun, mengingatkan agar pada pilkada 9 Desember 2020 nanti semua kepala SKPD jangan melakukan pelanggaran juga bisa menjaga netralitas ASN hingga pelenggaran pemilu bisa berjalan aman dan tertib.

Selain itu juga dalam masa pandemi Covid-19 sekarang diharuskan untuk menjalankan protokol kesehatan dalam mencegah dan menekan angka penyebaran Covid-19 di Bumi Saijaan.

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kotabaru Said Akhmad menyampaikan, pada pilkada 2020 nanti semua ASN bersama TNI-Polri akan terus menciptakan keamanan untuk menjaga Kotabaru tetap kondusif.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Jabatan Bupati Kotabaru Diisi Muhammad Syarifuddin

GEMA, PULAULAUT - Untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati Kotabaru masa cuti 71 hari pada pesta demokrasi 2020, Kementerian dalam negeri menunjuk Muhammad Syarifuddin sebagai Pjs Bupati Kotabaru.

Pengukuhan penjabat sementara bupati itu langsung dilakukan oleh Plt Gubernur Kalimantan Selatan Rudi Resnawan, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (26/9/2020) secara virtual.

Proses pengukuhan Pjs Bupati Kotabaru tersebut juga disaksikan oleh pejabat dan Forkopimda Kabupaten Kotabaru di operation room sekretariat daerah.

Kepada awak media, Plt Asissten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kotabaru, H Hariansyah menjelaskan, Pjs Bupati Kotabaru ini sebelumnya merupakan pejabat di Kabupaten Tapin dan mengikuti lelang jabatan di Provinsi hingga lolos dan menjadi Kepala Dinas Pariwisata.

"Ya, memang sebelum ditunjuk jadi Pjs Bupati Kotabaru pernah menjadi pejabat di Tapin (Rantau) dan Kadis Pariwisata Provinsi," terangnya.

Ia, pun, berharap, pada Senin nanti Pjs Bupati Kotabaru Muhammad Syarifuddin sudah bisa masuk bertugas sehingga bisa mengadakan rapat koordinasi sekaligus silaturahmi.

Sebelumnya, Plt Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudi Resnawan dalam sambutannya, berpesan agar pejabat Bupati yang di kukuhkan dapat mengemban tugas sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dan dapat menjembatani penyelenggaraan pilkada nanti dengan bersineegi kepada semua pihak.

"Kita sama sama mendoakan penjabat nanti mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan kewenangan dan perundang undangan yang berlaku," harapnya.













- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Desa Rampa Akan Dijadikan Ikon Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Siapa yang tak kenal Desa Rampa Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru dengan pemukiman padat penduduk dan berada ditengah ibukota Kotabaru belum tertata rapi.

Melihat kondisi tersebut pemerintah daerah akan menjadikan Desa Rampa sebagai ikon Kotabaru dengan menata tempat pemukiman warga hingga rapi dan layak huni.

Hal itu disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar pada acara peletakan batu pertama kolaborasi pembangunan rampa indah di Desa Rampa, Jum'at (25/9/2020).

"Kita akan menjadikan Desa Rampa ini indah baik penataan, kebersihan, juga sarana prasarananya," ucap bupati.

Selain itu ungkap Sayed Jafar, nantinya disini bukan hanya dibangun rumah saja akan tetapi juga akan dibangun jembatan dan sarana prasarana lainnya yang dibutuhkan oleh warga setempat.

Memang tambahnya, program ini sudah lama direncanakan dan akhirnya hari ini dilakukan peletakan batu pertama, dengan harapan nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat Kotabaru khususnya warga Desa Rampa.

Disisi lain, Dardjat Widjunarso selaku Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan menyampaikan, dengan adanya peletakan batu pertama ini tentu kami akan secepatnya berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

"Ya, secepatnya kami akan berkoordinasi agar pembangunan ini lancar dan selesai tepat waktu," jelasnya.

Ia, pun, meminta dukungan kepada seluruh masyarakat Kotabaru kiranya pembangunan ini berjalan lancar dan kedepannya Desa Rampa bisa menjadi ikon Kotabaru.

Diakhir acara Bupati Kotabaru menyerahkan bantuan secara simbolis diantaranya, sertifikat gratis kegiatan DAK Integritas, buku tabungan Bank Kalsel untuk bantuan perumahan swadaya, buku tabungan Bank BNI untuk bantuan stimulan perumahan swadaya.

Dan bantuan dua buah spead boat (Pusling air) untuk Puskesmas Marabatuan dan Puskesmas Sungai Bali.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lima Ribu Keluarga Penerima Manfaat Dapat Bantuan Beras

GEMA, PULAULAUT - Untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di Indonesia Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan sosial (Bansos) berupa beras kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan sendiri mendapatkan bansos tersebut sebanyak 5.149 KPM dan PKH ditandai dengan pemberian sembako secara simbolis pada acara launching bansos oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, dihalaman Kantor Bulog Kotabaru, Jum'at (25/9/2020).

Bansos beras ini berlangsung selama tiga bulan yaitu, untuk bulan Agustus dan September 2020 sebanyak 30Kg atau dua karung beras sedangkan Oktober nanti akan kembali disalurkan 15Kg atau satu karung beras.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, Program Keluarga Harapan ini dilaksanakan dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan dan masyarakat penerima dapat mempergunakannya dengan sebaik baiknya.

"Kita berharap dengan adanya program bansos ini bisa membantu dan meringankan beban masyarakat apalagi suasana pandemi Covid-19 sekarang," terangnya.

Bupati juga tak segan segan menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 3M yaitu, Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun, agar terhindar dari virus Corona.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ribuan Obat dan Narkotika di Kotabaru Dimusnahkan

GEMA, PULAULAUT - Ribuan barang bukti tindak pidana berupa narkotika, obat terlarang, minuman keras, senjata tajam, handphone, dan produk yang tidak memenuhi standar, dimusnahkan dihalaman Kejaksaan Negeri Kotabaru, Jum'at (25/9/2020).

Dalam pemusnahan barang tersebut dilakukan bersama oleh Kejari Kotabaru, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru, Dandim 1004, Danlanal, Kapolres, dan anggota DPRD Kotabaru.

Perlahan namun pasti narkotika jenis sabu seberat 104,16 gram, narkotika jenis ekstasi sebanyak 11 butir dan obat jenis zenit sebanyak 5.000 butir dimusnahkan dengan cara dibelender.

Sedangkan minuman keras yang tidak berstandar indonesia, handphone, senjata tajam, dan produk-produk yang tidak memenuhi standar, dihancurkan sesuai jenisnya baik dipecahkan, dipotong juga dibakar.


Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Andi Irfan Syafruddin, menjelaskan, kegiatan ini sudah menjadi tugas dan wewenang pihak Kejaksaan bidang tindak pidana dalam memusnahkan barang bukti pidana sesuai dengan pasal 30 ayat 1 huruf B UU no 16 tahun 2004

"Ya, barang yang kita musnahkan ini adalah barak bukti tindak pidana dan amanat dari Undang-Undang sesuai keputusan pengadilan dilakukan perampasan untuk dimusnahkan," ucapnya.

Selain itu, kata Andi, kejaksaan memiliki wewenang melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dan barang bukti ini sejak bulan Mei 2019 sampai September 2020.

Disisi lain, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, barang-barang haram yang dimusnahkan ini merupakan barang yang dapat merusak generasi muda.

"Mari kita berantas semua barang haram ini, untuk menyelamatkan para generasi muda," tegasnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dua Petahana Kotabaru Berlomba Dapatkan Simpati Masyarakat

GEMA, PULAULAUT - Pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan akan berlangsung 9 Desember 2020 mendatang yang hanya diikuti oleh dua pasangan calon (Paslon) petahana.

Dua Petahana yang akan ikut dalam kontes pilkada 2020 ini adalah Sayed Jafar (Bupati Kotabaru) bersama Andi Rudi Latif dan Burhanudin (Wakil Bupati Kotabaru) bersama Bahrudin, yang mana mereka akan berlomba mendapatkan simpati masyarakat pada 9 Desember 2020 nanti.

Tahapan demi tahapan proses di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mereka lalui baik SJA-Arul melalui jalur partai sedangkan 2BHD melalui jalur independen (perseorangan).

KPU Kotabaru melalui rapat pleno sudah menetapkan nomor urut Paslon bupati dan wakil bupati ada dua orang dari petahana dan dilakukan pengundian nomor urut terhadap dua paslon tersebut hasilnya, pasangan Sayed Jafar-Andi Rudi Latif (SJA-ARUL) mendapatkan nomor satu sedangkan Burhanudin-Bahrudin (2BHD) nomor dua.

Dalam pemaparannya, di gedung Parisba rantai, Kamis (24/9/2020) Ketua KPU Kotabaru Zainal Abidin mengatakan, memang sesuai hasil rapat pleno kami menyiapkan dua nomor urut untuk paslon bupati dan wakil bupati, pada saat pengundian pasangan SJA-ARUL memperoleh nomor satu sedangkan pasangan 2BHD dapat nomor dua.

"Iya, sesuai pengundian nomor urut SJA-ARUL nomor satu dan 2BHD nomor dua, "ucapnya.

Lebih luas disampaikan Zainal, sejak penetapan nomor urut ini terhitung 71 hari Paslon bupati dan wakil bupati bisa mensosialisasikannya kepada masyarakat baik nomor urut maupun visi dan misi mereka.

Menanggapi hal itu, pasangan SJA-ARUL mengucapkan Alhamdulillah, mereka mendapatkan nomor urut satu dan menerimanya dengan amanah.

"Kita bersyukur dan menerimanya dengan harapan akan menjadi nomor satu kedepan," ucapnya.

Disisi lain, pasangan 2BHD mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan relawan yang selama ini dilapangan telah bekerja keras hingga bisa mengantarkan kami masuk kontes pilkada.

"Ya, mudah mudahan dengan nomor urut dua ini akan mendapatkan hasil yang terbaik," katanya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Lantik Tiga Kades dan Lima BPD di Tanjung Selayar

GEMA, TG SELAYAR - Agar pembangunan di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan merata dan bisa dinikmati oleh masyarakat yang tersebar di 22 kecamatan, Pemkab Kotabaru dalam hal ini bupati melantik tiga pejabat kepala desa dan lima anggota Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) di aula kantor Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar, Kamis (24/9/2020).

Adapun tiga Pj kepala desa itu adalah Kades Tata Mekar, Kades Tanjung Sungkai Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar dan Kades Teluk Kemuning Kecamatan Pulaulaut Kepulauan.

Acara juga dirangkai dengan pelantikan lima anggota Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) Desa Tapian Balai Kecamatan Pulaulaut Barat.

Hal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra yang juga Kepala DPMD, H Hariansyah saat pelantikan Pj kades dan anggota BPD di aula Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar.

Ia, juga mengatakan kepada anggota BPD segera menentukan ketua agar nantinya bisa bersinergi dengan kepala desa dalam peningkatan pembangunan di daerahnya.

"Yang penting adalah manajemen tata kelola pemerintah desa harus lebih mementingkan pelayanan kepada masyarakat dan jalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya," ungkap Hari

Pada kesempatan tersebut Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, penggantian kepala desa dan anggota BPD ini harus ada perubahan dalam pembangunan juga bersinergi antara semua pihak agar bisa menciptakan nuansa yang baik bagi masyarakat.

"Ya, dengan adanya pejabat baru tentu harus ada perubahan pula sebab kalau tidak ada perubahan maka akan sia sia," ucap bupati.

Kita, ungkapnya, harus bersatu dengan bersinergi antara pemangku jabatan baik pemerintah daerah, kecamatan, dan desa, untuk percepatan pembangunan di Kotabaru dalam mensejahterakan masyarakat.

Bupati juga berharap, bekerjalah yang baik dan gunakan ilmu sesuai kemampuan dengan berinovasi dan koordinasi untuk kemajuan desa masing masing.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dandim 1004 : Lima Desa di Kotabaru Masuk Zona Merah Covid-19

GEMA, PULAULAUT - Meningkatnya penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan akhir akhir ini membuat satgas gabungan Covid-19 Kotabaru terus bergerak melakukan sosialisasi protokol kesehatan dengan 3M kepada masyarakat dan membagikan masker.

Setelah melakukan pembentukan kampung tangguh, pasar tangguh, dan pelabuhan tangguh, yang tersebar di 22 kecamatan namun kasus positif di kota yang berjuluk Bumi Saijaan itu masih terjadi peningkatan sehingga tim gabungan satgas Covid-19 kini fokus menyasar dengan melakukan pembagian 50 ribu masker kepada lima desa yang merupakan zona merah.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi pada apel gabungan tim mobile, Senin (22/9/2020) di lapangan Siringlaut.

"Kita akan menyasar terhadap lima desa yang merupakan zona merah dengan sosialisasi dan membagikan 50 ribu masker," ucapnya.

Lima desa itu kata Roy adalah Desa Dirgahayu, Desa Semayap, Desa Stagen, Desa batuah, dan Desa Tegalrejo, yang mana kegiatan ini merupakan terobosan yang diinisiasi Kodim 1004 melalui tim mobile dalam rangka mencegah covid 19 agar tidak tersebar lagi.

Lebih luas diungkapkannya, selama 14 hari kedepan tim gabungan satgas Covid-19 yaitu, TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan akan bersinergi juga bersama akan menyasar lima desa tersebut.

"Ya, siapa yang tidak ingin Kotabaru menjadi zona hijau jadi mari bantu kami untuk mensosialisasikan kegiatan ini," harap Roy.

Pada kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far yang juga Ketua Satgas penanganan covid 19 mengatakan, pemberangkatan tim mobile serta pembagian 50.000 masker ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sinergitas dalam upaya penanggulangan penyebaran covid 19 di wilayah Kabupaten Kotabaru.

"Jangan anggap remeh covid 19 ini sebab orang yang terpapar covid 19 di Kotabaru terus meningkat," jelasnya.

Ia, pun, menghimbau kepada semua masyarakat, mari kita bersama bersatu meningkatkan sinergi dalam melawan covid 19 yang sampai saat ini masih berada disekitar kita dengan melaksanakan protokol kesehatan melalui 3M yaitu, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun, agar kita dan keluarga dapat terhindar dari paparan covid 19.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Raih WTP Lima Kali, Kotabaru Dapat Penghargaan dari Kemenku

GEMA, PULAULAUT - Setelah berturut turut lima kali mendapatkan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terkait pengelolaan keuangan daerah, maka Kementerian Keuangan pun memberikan penghargaan kepada Pemkab Kotabaru Kalimantan Selatan atas prestasi itu.

Acara secara resmi dibuka oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui vidcom di gedung Juanda I lantai 9, Jakarta.

Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan daerah lainnya di Indonesia melalui video confren akses zoom pada acara Rakernas akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun 2020, Selasa (22/9/2020) di operation room sekretariat daerah.

Ada empat kriteria daerah yang mendapatkan penghargaan dari Kemenku ini yaitu, WTP 10 kali berturut turut, WTP 5 kali berturut turut, WTP 2019, dan BMN Award.

Menanggapi hal itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, menyambut baik dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh menteri keuangan ini terkait prestasi Pemkab Kotabaru lima kali berturut turut mendapatkan WTP.

"Alhamdulillah, penghargaan yang diperoleh ini patut ditingkatkan dan diperbaiki lagi kedepannya karena bukan berarti baik 100 persen setelah dapat penghargaan," ungkapnya.

Ditambahkan Sayed Ja'far, dengan penghargaan WTP lima kali berturut turut ini tentu akan berimbas terhadap bantuan dari pusat sebab dari tata pengelola laporan keuangan dan aset kita cukup bagus dan ini akan jadi perhatian pusat.


Disisi lain, dalam penyampaiannya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kepada semua pemangku jabatan mulai pusat hingga daerah harus melakukan pengelolaan keuangan 2020 dengan baik dalam penanganan Covid-19 sehingga APBN bisa terjaga secara professional, akuntabel, dan transparan.

"Kita ingin APBN bisa terjaga dengan terus bersinergi antara pemangku jabatan baik pusat maupun daerah," ucapnya.

Ia, pun, menjelaskan, ini adalah tantangan akuntabilitas keuangan negara dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional bagi semua pihak.

Lebih luas dibeberkan Sri Mulyani, pembentukan teknis dalam penanganan Covid-19 untuk pemulihan kesehatan juga perekonomia nantinya jangan sampai tidak bisa mengeksekusi keadaan dilapangan sebab kondisi pandemi ini belum berakhir hingga 2021 mendatang.

"Ya, mari kita terus bersinergi baik pusat maupun daerah dalam pemulihan kesehatan dan perekonomian juga selalu menggunakan 3M," katanya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ratusan Warga Pulaulaut Sigam Dapat Bansos

GEMA, PULAULAUT - Pemkab Kotabaru Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial kembali memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada ratusan warga di Kecamatan Pulaulaut Sigam Kotabaru, Senin (21/9/2020).

Mereka yang mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah tersebut yaitu, anak terlantar 104 orang masing masing mendapatkan 3.000.000 per orang, untuk lanjut usia 22 orang masing masing mendapatkan 2.400.000 per orang.

Dan Disabilitas sebanyak 9 orang masing masing mendapatkan 3.600.000 per orang, sedangkan rumah tidak layak huni sebanyak 8 orang masing masing mendapatkan 20.000.000 per orang.

Dalam keterangannya, Plt Kepala Dinas Sosial Kotabaru Nurviza menyampaikan, program bantuan sosial untuk masyarakat ini sudah lama direncanakan oleh bupati pada tahun 2019 lalu jauh sebelum adanya musibah non alam Covid-19 sekarang.

"Pada anggaran 2020 ini ada 10 miliar anggaran disiapkan untuk program bansos oleh bupati sebelum adanya Covid-19," jelasnya.

Ia, pun, mengingatkan kepada kepala desa dan lurah yang menangani pembagian nanti agar bisa membuat bukti penanggungjawaban seperti photo kegiatan pembagian juga rehap rumah dari sebelum dan sesudah.


Disisi lain, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far mengatakan, bantuan ini sudah disusun anggarannya pada tahun 2019 lalu dan tahun 2020 ini telah dibagikan kepada masyarakat dibeberapa tempat selain Kecamatan Pulaulaut Siga

"Manfaatkanlah bantuan ini sebaik baiknya untuk keperluan sehari hari jangan untuk keperluan lain yang kurang bermanfaat," ucapnya.

Tak ada bosannya Sayed Ja'far pun mengingatkan kepada masyarakat agar tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun, agar bisa mencegah penyebaran virus Corona.

Lebih luas dijelaskannya, semua kembali kepada diri kita masing masing untuk menjaga pola hidup sehat dengan 3M dan mematuhi protokol kesehatan sebab kalau terus bertambah kasus Covid-19 dikota ini maka tidak menutup kemungkinan akan ada pembatasan orang keluar masuk ke Kotabaru yang akan berimbas pada perekonomian masyarakat.

"Mari kita bersama bersatu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mematuhi prokol kesehatan," kata bupati.














- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

DPRD Kotabaru Tetapkan Satu Buah Raperda Menjadi Perda

GEMA, PULAULAUT - DPRD Kabupaten Kotabaru kembali menetapkan satu buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RAPBD perubahan anggaran tahun 2020 menjadi Peraturan Daerah (Perda) hasil keputusan bersama dengan bupati Kotabaru nomor 27 tahun 2020. dengan nomor surat 188.342/05/KUM/2020.

Acara berlangsung di lantai tiga DPRD Kotabaru yang dihadiri oleh bupati Kotabaru, Ketua DPRD bersama wakil ketua satu dan dua, Dandim 1004, Danlanal, Kapolres, Kejari, Kepala SKPD.

Dalam laporan akhir pembahasan DPRD atas Raperda tentang RAPBD kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua dua DPRD M Arif, Pemkab Kotabaru jangan hanya mengandalkan APBD dalam pembangunan baik insfratruktur dan lainnya namun harus lebih kreatif dan melibatkan pihak lain.

"Iya, pemerintah daerah harus lebih kreatif lagi dalam melakukan pembanguna di Kotabaru dengan memperhatikan kepentingan masyarakat banyak," ucapnya.

Selain itu, Arif mengungkapkan, pelaku UMKM harus menjadi perhatian juga pertanian, perkebunan, dan perikanan dengan menyalurkan bantuan dari pemerintah pusat hingga tepat sasaran.

Semua itu bebernya, sebagai acuan dan dukungan kepada pemerintah daerah agar bekerja lebih baik lagi kedepannya.

Menanggapi laporan akhir DPRD tersebut, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, memang masih banyak yang perlu diperbaiki dan mengucapkan terimakasih atas masukan juga kerjasama dari semua pihak atas kemajuan pembangunan di Kotabaru.

"Mudah mudah dengan kerjasama dan kerja keras dari semua pihak semuanya akan bisa diperbaiki sehingga pembangunan di Kotabaru lebih bagus," kata bupati.

Ia, pun, berharap kepada SOPD agar bisa menyelesaikan pengerjaan pada anggaran perubahan ini sesuai dengan peraturan yang berlaku agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.

Selain menetapkan satu buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RAPBD perubahan anggaran tahun 2020 menjadi Peraturan Daerah (Perda) acara juga dirangkai dengan penandatanganan MoU tentang kerjasama bantuan di bidang hukum perdata dan tata usaha negara antara Pemkab Kotabaru, DPRD Kotabaru, dan Kejaksaan Negeri Kotabaru.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Umat Non Muslim Kotabaru Kini Mempunyai TPU Sendiri

GEMA, PULAULAUT - Pemkab Kotabaru Kalimantan Selatan tidak membedakan masyarakatnya baik muslim ataupun non muslim mempunyai hak yang sama sebagai warga Indonesia.

Layaknya umat muslim yang mempunyai Tempat Pemakaman Umum (TPU), umat non muslim di Kotabaru juga mempunya TPU sendiri setelah Pemkab Kotabaru menghibahkan lahan dengan luas 4,1 hektar di Desa Megasari Kecamatan Pulaulaut Utara, Minggu (20/9/2020).

Acara penyerahan pemanfaatan tanah untuk TPU umat non muslim tersebut dilakukan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far dan disaksikan anggota DPRD Kotabaru, kepala SKPD, camat PulauLaut Utara, Forkopimca, Ketua FKUB, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat.

Pendeta Nathanael Nanung selaku Ketua Forum Bersama Gereja Kotabaru mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Kotabaru yang sudah menghibahkan tanah untuk TPU non Muslim.

"Iya, tentu kami sangat berterimakasih atas hibah tanah TPU ini yang mana suratnya diserahkan langsung oleh bupati," ucapnya

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, Pemkab Kotabaru tidak membedakan suku ataupun agama, namun tetap memberikan dukungan kepada semua masyarakat untuk kesejahteraan dan kemajuan bersama.

"Kami berharap apa yang sudah diberikan ini bisa bermanfaat bagi umat non muslim jadi harus dijaga dan dipelihara dengan baik," ungkapnya.

Selain itu tambah bupati, TPU non muslim ini masih banyak yang harus dibenahi seperti, akses jalan, pagar TPU, dan lainnya agar lebih rapi dan tertata.

Ia, pun, menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 3M yaitu, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Waspada, Kasus Positif Covid-19 di Kotabaru Terus Meningkat

GEMA, PULAULAUT - Kasus Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Kotabaru terus meningkat setiap harinya.

Dalam laporan pemantauan kasus Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kotabaru, Minggu (20/9/2020) disampaikan kini kembali terjadi penambahan 32 orang positif.

Hingga saat ini kasus positif di Kotabaru menjadi 329 orang terbagi dibeberapa tempat yaitu, dalam perawatan di Rumah Sakit Stagen 53 orang, di RSUD PJS 12 orang,  di RSUD Ulin Banjarmasin satu orang.

Dan di rumah karantina lima orang, karantina mandiri 23 orang, di Jawa Tengah (Kab. Brebes) satu orang, masih dalam proses karantina 42 orang, sembuh 180 orang, meninggal 12 orang.

Walaupun demikian tim Covid-19 Kotabaru terdiri dari TNI-POLRI dan Forkopimda terus memberikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan 3M yaitu, Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun, agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Bumi Saijaan.

Selain itu juga dilakukan sosialisasi dan pembagian masker kepada masyarakat luas terkait pentingnya 3M, bersama kita saling menjaga "Masker mu menyelamatkanku dan masker ku menyelamatkanmu".










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Wujud Kebersamaan Indocement dan Insan Pers Gelar Silaturrahmi

GEMA, PULAULAUT - Walaupun ditengah suasana Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 saat ini masih terjadi yang berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat dan dunia usaha PT Indocement tunggal prakarsa Tbk Plant Tarjun tetap menjalin silaturahmi dengan insan pers di Kotabaru, Sabtu (19/9/2020).

Hal ini dilakukan perusahaan sebagai wujud kebersamaan dan terus menjalin ikatan dengan insan pers dalam membangun keakraban di tengah pandemi Covid-19 sekarang.

Walaupun banyak kegiatan yang telah dilaksanakan oleh perusahaan namun tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) sebagaimana yang telah dianjurkan oleh pemerintah untuk ikut andil dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Saijaan.

Hal itu disampaikan perwakilan management Indocement, Agus Rifani, kegiatan antara perusahaan dengan wartawan di Kabupaten Kotabaru merupakan wujud kebersamaan dalam membangun keakraban ditengah masa pandemi Covid-19.

"Iya, kami bersama insan Pers dalam moment ini tetap mengikuti Prokes dan itu menjadi suatu keharusan agar menjadi perhatian bersama," tuturnya.

Selain itu kata Agus, kegiatan pun dilaksanakan di ruang terbuka dalam upaya untuk saling menjaga dan mengingatkan agar selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan hingga memberitahukan kepada masyarakat pentingnya menjaga Prokes dengan 3M.

Salah satu wartawan media cetak, Andi Ampa Uleng menilai, ia mewakili rekan-rekan media di Kabupaten Kotabaru berterimakasih dengan perusahaan yang hingga sekarang terus menjaga sinerginya,.

"Alhamdulillah, melalui silaturahmi Indocement bersama wartawan ini bukan hanya menjaga tali persaudaraan saja namun juga saling mengingatkan agar bisa ikut berperan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," jelas Andi.

Ia, pun, berharap, kegiatan semacam ini agar terus terlaksana apalagi suasana pandemi sekarang untuk tetap menjalankan Prokes dengan 3M.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Said Akhmad : KPU Kotabaru Agar Membuat Surat Prokes Pelaksanaan Pilkada 2020

GEMA, PULAULAUT - Tidak lama lagi pesta demokrasi lima tahunan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang, ditengah pandemi Covid-19 Pemkab Kotabaru pun menggelar sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 10 tahun 2020, Jum'at (18/9/2020) di operation room sekretariat daerah Kotabaru.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan harus ada pembatasan jumlah peserta yaitu, untuk pertemuan terbatas 50 orang sedangkan untuk rapat umum 100 orang yang mana bertujuan untuk mengurangi potensi terjadinya penularan Covid-19 dan timbulnya kluster baru pilkada.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah H Said Akhmad, kewenangan penyelenggaraan pemilu ada di KPU dan Bawaslu, Instansi yang lain hanya melakukan back up saja jadi PKPU ini harus benar-benar diterapkan pada pelaksanaan pilkada 2020 mendatang.

"Iya, KPU Kotabaru agar segera membuat surat tentang protokol kesehatan untuk menghindari adanya kluster pilkada dan sebagai dasar dari TNI-POLRI juga Satgas Covid-19 dalam penindakan terhadap pelanggar prokes pada saat pelaksanaan pemilu 2020 nanti," ungkapnya.

Nampak hadir dalam Sosialisasi PKPU nomor 10 tahun 2020 ini, Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhur Rozi, Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Sadarianto, Komisioner KPUD dan Bawaslu Kotabaru.

Pemilihan serentak kepala daerah tahun ini di tengah pandemi seperti sekarang harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggara pemilihan.

Dan dalam setiap tahapan pilkada nanti, KPU Kotabaru harus memperhatikan protokol kesehatan seperti, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan pakai sanitizer.

Perlu diketahui bahwa sosialisasi Peraturan Komisi Umum Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2020 ini, tentang perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 6 tahun 2020 mengenai pelaksanaan pemilihan Gubernur  dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota serentak lanjutan dalam bencana non alam corona virus disease 2019 ( Covid-19 ).










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

104 Desa di Kotabaru Sudah Mempunyai Anggota BPD

GEMA, BERANGAS - Kini sudah ada 104 desa terdiri dari 559 orang tersebar dibeberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan mempunya anggota Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) yang dilantik langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far.

Saat ini masih tersisa 94 desa yang belum dilakukan pelantikan anggota BPD dikarenakan masa jabatannya berbeda beda.

Hal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra yang juga Kepala DPMPD, H Hariansyah saat pelantikan anggota BPD di Kecamatan Pulau Laut Timur, Jum'at (18/9/2020) pagi tadi.

"Memang saat ini ada 104 desa yang sudah dilantik jadi anggota BPD jadi tinggak 94 desa lagi nantinya akan dilantik karena masa jabatan mereka tidak sama otomatis tidak bisa dilantik serentak" jelasnya.

Disisi lain, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, kepada para anggota BPD yang sudah dilantik agar bisa berkoordinasi dengan perangkat desa dan bersinergi dalam meningkatkan pembangunan juga berinovasi dalam memajukan desanya.

"Iya, mereka harus mengadakan rapat dan menunjuk ketua BPD agar bisa menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan perundang undangan yang berlaku," ucap bupati.

Selain itu Sayed Ja'far juga menyerahkan secara simbolis 724 sertifikat tanah untuk masyarakat Desa Sejakah dan Langkang Baru, bantuan satu unit ambulance untuk Desa Karang Sari Indah, bantuan sosial rumah tidak layak huni untuk tujuh orang warga dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap tiga untuk Desa Langkang Baru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

750 Orang Akan Dilakukan Pemeriksaan Kanker Serviks

GEMA, PULAULAUT - Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya kaum hawa terkait deteksi dini kanker serviks dengan Iva tes, TP PKK, Dinas Kesehatan, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kotabaru bekerjasama melakukan pemeriksaan secara gratis.

Sekitar 750 orang yang sudah terdata untuk pemeriksaan deteksi dini kanker serviks ini akan dilaksanakan bertahap di 22 kecamatan pada wilayah Kabupaten Kotabaru mulai September hingga Desember 2020 melalui puskesmas, polindes, dan bidan di masing masing kecamatan.

Pencanangan kegiatan ini dibuka Ketua PKK Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Ja'far, Kamis (17/9/2020) kemarin di Polindes Desa Hilir Muara Kecamatan Pulaulaut Sigam yang diawali dengan pemeriksaan kepada empat orang dan terlebih lebih dulu dilakukan rapit tes sesuai prokes.

Pada kesempatan tersebut Ketua PKK Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Ja'far menyampaikan, kegiatan ini untuk mendeteksi kanker serviks secara dini agar penderita kanker segera mendapatkan penanganan medis sebelum masuk kategori parah.

"Iya, harus dilakukan pemeriksaan lebih awal agar ketahuan sehingga bisa cepat ditangani tim medis untuk pengobatannya, jangan sampai masuk kategori parah," ucapnya.

Ia, pun, mengedukasi  tentang pentingnya deteksi dini kanker leher rahim untuk menyelamatkan kaum perempuan dari penyakit mematikan tersebut sebab gejalanya minim dan baru dirasakan ketika sudah parah.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Dukung Desa Langadai Jadi Kampung Proklim

GEMA, LANGADAI - Sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 84 tahun 2016 tentang Program Kampung Iklim (Proklim), produsen semen Tiga Roda PT Indocement tunggal prakarsa Tbk Plant Tarjun ikut andil terlibat mendukung Desa Langadai menjadi kampung iklim.

Hal itu terkait ada dua desa yang akan mewakili Kabupaten Kotabaru dalam Proklim yang akan dilakukan penilaian untuk Gunung Ulin dan Langadai oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama tim dari Provinsi Kalsel.

Perwakilan manajemen Indocement, Eva Ariani mengatakan, dengan program ligkungan melalui Proklim oleh pemerintah menjadi modal dasar untuk meningkatkan kesadaran bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan secara tidak langsung memberikan efek positif terhadap pengelolaan ekosistem.

"Memang, kami dari perusahaan akan terus mendorong dan berkolaborasi dengan aparat desa Langadai dalam upaya perbaikan kualitas lingkungan hidup yang bukan hanya untuk masyarakat saja, namun juga untuk kawasan yang menjadi salah satu penyangga keberlangsungan ekosistem alam," ungkapnya.

Eva juga menjelaskan, dengan Proklim ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup agar lebih baik dan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat sendiri dalam menjaga lingkungan secara bersama-sama," ucapnya.

Disisi lain, Sutrisno selaku Kepala Desa Langadai mengaku apresiasi terhadap pihak perusahaan yang telah membantu dalam persiapan sebelum tim penilai Proklim datang ke daerahnya.

"Banyak hal yang dibantu oleh perusahaan dan itu pastinya secara tidak langsung mereka peduli dengan kami dalam hal penilaian Proklim," ungkapnya.

Ia, pun, berharap kampung Langadai dapat memenuhi persyaratan sesuai dengan kriteria Proklim dan pada dasarnya kami telah siap untuk menyambut kedatangan tim penilai.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

TP PKK Kotabaru Terima Bantuan 27 Ribu Masker

GEMA, PULAULAUT - Masih tingginya penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, membuat seluruh element terus bergerak memberikan bantuan agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Saijaan.

Kali ini, TP PKK Kotabaru mendapatkan bantuan 27.200 masker dari TP PKK Provinsi Kalsel dalam program Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker), Selasa (15/9/2020) di gedung Paris Barantai.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Jokowi Widodo agar seluruh kader PKK ikut terlibat dalam menyadarkan warga akan pentingnya pakai masker dan taat terhadap protokol kesehatan.

Nampak hadir Wakil Ketua dua Hj Yulianti Zairina Said Ahmad beserta anggota TP PKK se Kotabaru dan Sekretaris TP PKK Provinsi Kalsel Hj Juariah.

Pada kesempatan itu Hj Yulianti Zairina menyampaikan, TP PPK Kotabaru sejak awal pandemi covid 19 sudah membagikan masker dengan cara penggalangan dana dari donatur dan pembagian paket sembako bagi masyarakat kurang mampu yang bekerjasama dengan dinas sosial juga pembuatan baleho himbauan covid 19.

"Iya, kita ingin masyarakat menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, saat keluar rumah untuk menjaga diri dan orang lain dari Covid-19," ucapnya.

Sebab tambahnya, penyebaran Covid-19 ini tidak pandang miskin dan kaya, baik pejabat atau pun masyarakat biasa semuanya bisa tertular makanya harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar terhindar.

Disisi lain, Sekretaris TP PKK Provinsi Kalsel, Hj Juariah mengatakan, salah satu senjata utama untuk mencegah penularan Covid-19 dengan gerakan 3M yaitu, memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak.

"Memang kita harus mendisiplinkan masyarakat dengan gerakan 3M agar ada perisai sebab Covid-19 ini virusnya tidak terlihat," jelasnya.

Ia, pun, mengajak seluruh kader PKK baik tingkat pusat, kabupaten, kecamatan dan desa untuk sama-sama bergerak dalam mensosialisasikan pentingnya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, dengan memberikan contoh kepada masyarakat agar mereka terbiasa.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Jaringan PLN Kalselteng Akan Masuk Sungaidurian

GEMA, PULAULAUT - Agar pembangunan bisa merata hingga kecamatan, Pemkab Kotabaru Kalimantan Selatan terus melakukan pembenahan bukan hanya insfratruktur jalan saja akan tetapi penerangan pun jadi prioritas.

Hal itu disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far saat menghadiri penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT PLN unit induk wilayah Kalselteng dengan PT Sumber Daya Energi (SDE) Qinfa Group, di Banjarbaru, Selasa (15/9/2020).

"Iya, dengan adanya penambahan jaringan listrik ini daerah kita diuntungkan sebab akan memberikan dampak positif sehingga penerangan bisa beroperasi 24 jam," ucapnya.

Selain itu ungkap bupati, rencana penyediaan tenaga listrik PT SDE tersebut akan berimbas ke wilayah Kecamatan Sungaidurian dan Sengayam.

Lebih luas dibeberkan Sayed Ja'far, saat ini penarikan jaringan sudah mulai dilakukan dan pemerintah daerah akan membantu melakukan pembebasan lahan warga yang akan dilewati jaringan listrik tersebut.

"Kalau jaringan listrik ini sudah beroperasi, pelayanan di kecamatan tidak lagi 12 jam akan tetapi bisa 24 jam sebab tidak menggunakan PLTD lagi," jelasnya.

Selain bupati acara juga dihadiri Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis bersama Wakil Ketua satu dan dua, serta Sekretaris Daerah H Said Akhmad.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Pukul Peralatan Masak, Siwalk Food Court Resmi Dibuka

GEMA, PULAULAUT - Untuk menambah minat pengunjung baik lokal maupun luar ketempat wisata Suringlaut Kini, Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan menata bangunan kuliner dan menambah fasilitas publik bernuansa modern, unik, dan menarik dilokasi tersebut dengan nama Siwalk Food Court.

Hal itu ditandai dengan pemukulan peralatan masak oleh Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far bersama Forkopimda, Sabtu (12/9/2020) malam di wisata Siringlaut.

Ada 21 kios di Siwalk Food Court ini yaitu, 17 ruangan kuliner, dua ruangan cuci tangan, satu ruangan laktasi, dan satu ruangan kasir, yang akan melayani para pengunjung.

Pada kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed menyampaikan, bangunan Siwalk Food Court ini adalah satu diantara bangunan lainnya yang akan ada di wisata Siringlaut agar bisa menarik minat pengunjung untuk datang ke Kotabaru.

"Iya, ini hanya salahsatu rencana kita yang sudah terealisasi jadi masih banyak lagi yang akan di bangun di Siringlaut," ucapnya.

Ia, pun, mengungkapkan, nanti ditempat ini juga akan dibangun Mejid Terapung, panggung terbuka, dan pernak pernik lainnya agar wisata di Siringlaut lengkap dan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang otomatis akan mendongkrak perekonomian daerah.

Selain itu, Sayed Ja'far juga berharap agar para pedagang bisa menjaga kebersihan bersama, melayani dengan senyum, ramah, dan harga harus disesuaikan, agar pengunjung senang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Guru SMKS Kodeco Dapatkan Sertifikasi Kompetisi Industri Dari Indocement


GEMA, TARJUN - Untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) dalam proses pembelajaran disekolah dan kebutuhan dunia usaha atau industri dengan keterampilan standar relevan yang harus dimiliki sehingga membuat sekolah harus siap menghadapi era industri 4.0.

Menyikapi hal tersebut produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun memberikan sertifikasi kompetensi teknik pengelasan kepada empat orang tenaga pengajar di SMKS Kodeco Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, yang mana sebelumnya lebih dulu dilakukan training, magang, dan studi banding.

Hal itu disampaikan perwakilan Manajemen Indocement Pabrik Tarjun Restu Yuwono, Jum'at (11/9/2020), bahwa sertifikasi ini diberikan untuk memberikan standar kompetensi yang dibutuhkan oleh industri dan nantinya bisa menjadi bahan pembelajaran juga peningkatan pengetahuan keterampilan bagi peserta didik.

"Ya, dengan adanya sertifikasi ini bisa menambah SDM sedangkan perusahaan hanya memberikan pendampingan kepada SMK mitra dengan studi banding, training, dan magang," ucapnya.

Ia, pun, menjelaskan, dukungan ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan melalui Corporate Social Reponsibility (CSR) sesuai dengan prinsip Sustainability Development Goals (SDGs) 2030, agar dunia pendidikan lebih berkualitas dan mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua.

Selain itu ungkap Restu, program ini bagian dari vokasi yang mana upaya mendukung program Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian RI dan perusahaan komitmen dengan MoU ini karena kepedulian perusahaan terhadap pendidikan bagi siswa-siswa yang berada di Kalimantan Selatan.

"Memang, kami mengajak kepada tenaga pendidik untuk bersama melakukan refocussing pendidikan vokasi dan meningkatkan kompetensi mengajar juga keterampilan yang dimiliki sesuai dengan sains dan teknologi," tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kepala SMKS Kodeco Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu melalui Wakil Kepala Sekolahnya Wahyu Linardi MT, sangat mengapresiasi dengan program yang telah dijalankan oleh perusahaan yang mana empat guru memperoleh sertifikasi kompetensi industri.

"Alhamdulillah, dengan adanya MoU ini tentu pendidikan bagi siswa akan lebih bagus lagi," katanya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dua Desa di Kotabaru Akan Dinilai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

GEMA, PULAULAUT - Dari lima desa yang diusulkan Kabupaten Kotabaru untuk program kampung iklim (Proklim) akan tetapi setelah verifikasi hanya dua desa saja yang bisa masuk yaitu, Desa Gunung Ulin dan Desa Langadai.

Hal itu disampaikan Kasi Pemeliharaan Lingkungan Provinsi Moh Khoirullah, Kamis (10/9/2020) diruang Sekda Kotabaru.

"Iya, memang Kotabaru mengusulkan ada lima desa namun yang lolos verifikasi hanya dua desa saja" ucapnya.

Terkait hal itu ungkap Khoirullah, ia bersama tim Proklim provinsi melalui Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pembinaan kepada dua desa tersebut untuk menghadapi penilaian dan verifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Ia, pun, menjelaskan, ada tiga aspek yang akan dinilai untuk Proklim ini yaitu aksi adaptasi 30 persen, aksi mitigasi 30 persen dan aksi kelembagaan 40 persen.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad, kita sangat mendukung langkah pemerintah provinsi dalam hal pembinaan kepada dua desa yang terpilih untuk program proklim ini.

"Kita, pemerintah daerah pasti mendukung dan mengapresiasi apa yang dilakukan pihak provinsi kepada dua desa tersebut," kata Sekda.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris DLHD Kotabaru, Emi Siswanti, Pemerintah daerah akan terus memberikan arahan dan terus menggali apa saja yang bisa menambah penilaian dari kampung iklim.

Perlu diketahui bahwa tujuan kampung iklim ini sebenarnya untuk mensejahterakan masyarakat, dimana mereka memiliki inovasi dalam hal menjaga dan melestarikan lingkungan seperti, aksi mitigasi penanggulangan bencana, tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga roob dan mangrove, sedangkan aksi apatasi seperti di gunung ulin yaitu ketahan pangan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Bersama Sebuku Group Tanda Tangani Hibah Dana Kompensasi 700 Miliar

GEMA, PULAULAUT - Dana kompensasi pembangunan jembatan penyeberangan sebesar 700 miliar oleh Sebuku Group kini dialihkan untuk fasilitas publik sesuai kebutuhan masyarakat.

Hal itu dilakukan Pemerintah Kotabaru dengan penanda tanganan adendum kedua Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Sebuku Group yaitu, PT Sebuku Tanjung Coal, PT Sebuku Batubai Coal dan PT Sebuku Sejaka Coal.

Nampak penanda tanganan NPHD tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad, Dirut Sebuku Group Belly Djaliel, Ketua DPRD Syairi Mukhlis, disaksikan Kepala SKPD, Forkopimda LSM, dan undangan, Rabu (9/9/2020) di Operation Room Setda.

Dikatakan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far melalui Sekretaris Daerah H Said Akhmad, keberhasilan pembangunan suatu daerah memerlukan peran serta dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar apa yang diinginkan bisa tercapai sehingga hasilnya dapat dirasakan.

"Memang, agar sesuai target pembangunan harus dilaksanakan berkelanjutan juga merata sehingga capaiannya bisa dirasakan," ucapnya.

Ia, pun, berterimakasih kepada Sebuku Group bersama jajarannya atas penanda tanganan adendum kedua NPHD ini.

Disisi lain Dirut Sebuku Group Belly Djaliel menyatakan akan berkomitmen dengan perjanjian yang telah dibuat bersama dengan Pemkab Kotabaru ini.

"Ya, kita komitmen dengan kesepakatan bersama yang telah dibuat sekarang ini," ucapnya.

Ia, pun, berterimakasih kepada Pemkab Kotabaru dan masyarakat luas atas dukungannya sehingga keberadaan Sebuku Group bisa bekerja dan memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat Kotabaru.

Selain itu Belly juga meminta maaf karena baru sekarang bisa bertemu secara langsung disebabkan pandemi Covid-19 sekarang yang melanda Indonesia sehingga banyak acara yang tertunda.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Eksekutif dan Legislatif Kotabaru Sahkan KUPA-PPAS 2020

GEMA, PULAULAUT - Setelah melakukan pembahasan akhirnya eksekutif dan legislatif Kotabaru mengesahkan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Plapon dan Prioritas Anggaran Sementara Perubahan (PPAS) tahun 2020.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan bersama nota kesepakatan antara Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far dengan Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis bersama Wakil satu dan dua di ruang rapat gabungan komisi DPRD, Jum'at (4/9/2020).

Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, setiap melakukan pembahasan anggaran dengan DPRD selalu mengedepankan kepentingan masyarakat.

"Iya, kita harus lihat penggunaan anggaran ini apakah benar benar menyentuh kepentingan masyarakat atau juga kemajuan pembangunan di Kotabaru," ucapnya.

Semua ini tambahnya, tidak lepas dari kerja keras semua pihak baik eksekutif maupun legislatif berpikir bersama untuk kemajuan Kotabaru.

Disisi lain, Ketua DPRD Syairi Mukhlis mengatakan, tahun ini APBD Kotabaru terusik disebabkan adanya pandemi covid-19 sehingga beberapa kegiatan harus dilakukan pergeseran.

"Dengan adanya pengesahan KUPA dan PPAS tahun 2020 ini melalui APBD perubahan kegiatan dapat kembali dilaksanakan sehingga bermanfaat bagi masyarakat Kotabaru," ungkapnya.

Ia, pun, mengucapkan terimakasih kepada Anggota Komisi DPRD dan tim TAPD Kotabaru atas kerjasamanya sehingga KUPA dan PPAS ini dapat selesai dibahas.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Selamet Riyadi : Pendirian SMP di Pulau Kerumputan Harus Sesuai Ketentuan Kemendikbud

Selamet Riyadi Plt Kadisdikbud
 Kotabaru
GEMA, PULAULAUT - Adanya keinginan warga Desa Kerumputan Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kotabaru, berdiri Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) diwilayah mereka, dikatakan Kepala Desa Kerumputan Safaruddin pada peringatan Harjad ke 77, Minggu (30/8/2020) lalu, dihadapan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, mendapat tanggapan Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru, Selamet Riyadi.

Melalui pesan WhatsApp pribadinya kepada gemasaijaanonline, Kamis (3/9/2020) disampaikan, kita mendukung pembukaan SMP di Desa Kerumputan akan tetapi harus sesuai dengan ketentuan teknis dari Kemendikbud.

"Iya, kami mendukung adanya pembukaan SMP di Desa Kerumputan, yang penting harus sesuai ketentuan teknis dari Kemendikbud," ucapnya.

Selamet pun mengungkapkan, apabila ingin mendirikan sekolah baru harus sesuai dengan Permendikbud no 36 tahun 2014 tentang pedoman pendirian, perubahan dan penutupan satuan pendidikan.

Perlu diketahui persyaratan yang harus dipenuhi dalam pendirian pendidikan sesuai isi Permendikbud no 36 tahun 2014 pada pasal (4) ayat (1) adalah,
hasil studi kelayakan, isi pendidikan, jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana pendidikan, pembiayaan pendidikan, sistem evaluasi dan sertifikasi, manajemen dan proses pendidikan.

Selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pendirian satuan
pendidikan juga harus melampirkan, hasil studi kelayakan tentang prospek pendirian satuan pendidikan formal dari segi tata ruang, geografis, dan ekologis, hasil studi kelayakan tentang prospek pendirian satuan pendidikan formal dari segi prospek pendaftar, keuangan, sosial, dan budaya.

Dan data mengenai perimbangan antara jumlah satuan pendidikan formal dengan penduduk usia sekolah di wilayah tersebut, data mengenai perkiraan jarak satuan pendidikan yang diusulkan di antara gugus satuan pendidikan formal sejenis, data mengenai kapasitas daya tampung dan lingkup jangkauan satuan pendidikan formal sejenis yang ada.

Mengenai keinginan warga Desa Kerumputan membuka SMP diwilayah mereka juga mendapat dukungan dari Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far dan anggota DPRD Kotabaru, Mustakim.

Hingga saat ini, warga Desa Kerumputan yang ingin melanjutkan sekolah kejenjang SMP harus kedesa tetangga yang ditempuh dengan menyeberangi lautan dan resiko tinggi apalagi musim ombak besar.

Menanggapi hal itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, akan menindak lanjuti bersama SKPD terkait apa saja yang diperlukan baik persyaratan maupun ketentuan teknisnya sehingga bisa dibangun sekolah menengah pertama di Desa Kerumputan ini.

"Nanti saya akan bicarakan dengan Dinas Pendidikan apa saja syarat atau aturannya agar sekolah tingkat pertama bisa dibangun disini," kata bupati.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Tingkatkan Ekonomi Warga Desa Mitra, Indocement Gelar Pelatihan Magang

GEMA, TARJUN - Untuk kesekian kalinya kembali produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plan Tarjun melalui program CSR nya menggelar pelatihan kepada warga desa mitra agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Melalui pilar pendidikan dan pembangunan ekonomi, selain pelatihan perusahaan juga mengadakan Magang Indocement (MI) yang diikuti lima orang warga Desa Tarjun dan Langadai selama tiga bulan.

Hal itu disampaikan SHECSR Department Head, Teguh Iman Basoeki, Senin (1/9/2020), tujuan dari pelatihan dan magang yang dilakukan perusahaan sekarang agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar operasional perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga membentuk kawasan desa yang menjadi sentra beragam vokasi usaha yang memanfaatkan potensi sumber daya dan kearifan lokal, dimana masyarakat dapat belajar dan berlatih menguasai keterampilan.

"Iya, hal ini juga dapat dimanfaatkan untuk bekerja dan menciptakan lapangan kerja sesuai dengan sumber daya yang ada di wilayahnya sehingga taraf hidup masyarakat di wilayah pedesaan lebih meningkat," kata Teguh.

Terkait pelatihan Magang Indocement (MI) ungkap Teguh, memang ada lima orang perwakilan Desa Tarjun dan Langadai yang ikut pelatihan itu selama tiga bulan dari 1 September hingga 30 November 2020 ditempatkan di Training Center Indocement Pabrik Tarjun.

Masih kata Teguh, peserta magang yang ikut pelatihan adalah lulusan SMA sederajat yang mana mereka belum mampu untuk melanjutkan sekolah kejenjang lebih tinggi.

Lebih luas dipaparkannya, tujuan utama pelatihan ini untuk menciptakan tenaga kerja trampil (skilled) khususnya dalam hal perawatan CCTV, jaringan network, Air Conditioner (AC) Over Hole Motor, Over Hole Gear Box dan Roller Tired secara professional, otomatis berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, pertumbuhan ekonomi pedesaan, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat desa sekitar perusahaan.

"Memang, Indocement terus mengembangkan bentuk pelatihan dan pemberdayaan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pabrik sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan di berbagai bidang untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas masyarakat," kata Teguh.

Perlu diketahui kegiatan ini salah satu program CSR pemberdayaan masyarakat bidang pendidikan yang dilakukan oleh Indocement dan bersinergi dengan 17 tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s)  yaitu Goals ke 4 pendidikan berkualitas  adalah menjamin pemerataan pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan belajar untuk semua orang, dan Goals ke 8  pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak adalah mendukung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan, lapangan kerja yang produktif serta pekerjaan yang layak untuk semua orang.

Salah seorang peserta dari warga Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Hairinuar mengaku cukup terbantu dengan adanya pelatihan dan pemberdayaan masyarakat ini guna meningkatkan kesejahteraan.

"Alhamdulillah, dengan adanya pelatihan dari Indocement ini tentu sangat membantu kami dalam peningkatan kompetensi upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil," ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Langadai, Tri Sutrisno menyambut baik kegiatan tersebut dan mewakili desa-desa binaan lainnya, ia mengucapkan terima kasih atas inisiatif tim CSR dan Training Indocement yang bersinergi bersama menggelar pelatihan dan menjadi harapan semoga menambah lapangan kerja serta mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di desanya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Tarjun Edukasi Dewan Guru SMK Mitra Masalah Prokes

GEMA, TARJUN - Hingga saat ini masalah Corona Virus Disease atau Covid-19 belum ditemukan vaksinnya dan masyarakat pun masih ada terinfeksi virus tersebut baik di wilayah Kotabaru maupun di Tanah Bumbu, sehingga Indocement pabrik Tarjun melalui training center untuk memberikan edukasi protokol kesehatan (prokes) kepada SMK Mitra terutama bagi kepala sekolah dan dewan guru.

Sekolah mitra tersebut adalah, SMK Mitra Indocement adalah SMK Negeri 1 Simpang Empat, SMKS Kodeco Simpang Empat, SMKS Tunas Bangsa Batulicin, SMK Negeri 1 Kotabaru dan SMK Negeri 2 Kotabaru.

Perwakilan Manajemen Indocement Tarjun, Restu Yuwono menyampaikan, selain mengedukasi SMK Mitra perusahaan juga mengimbau kepada Kepala Sekolah dan dewan guru untuk mensosialisasikan via virtual/ daring kepada siswanya agar tetap selalu menjalankan dan memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan sesuai dengan anjuran pemerintah, Senin (31/8/2020).

“Iya, mengingat kasus Covid-19 masih meningkat di wilayah kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru, masyarakat harus bisa melawan dengan cara mentaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah,” ucap Restu Yuwono.

Ia, pun, mengingatkan bahwa yang bisa mengatasi penyebaran virus mematikan ini, kuncinya pada kesadaran masyarakat itu sendiri dengan cara mentaati peraturan seperti jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dengan air yang mengalir dan menerapkan pola hidup bersih & sehat (PHBS).










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah