Kamis, 27 Agustus 2020

Tingkatkan Wisata Goa Lowo, Indocement Undang Tenaga Ahli

GEMA, TEGALREJO - Produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plan Tarjun ikut meningkatkan sektor pariwisata Goa Lowo di Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru, dengan mengisiasi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada pengelola wisata Goa Lowo, Rabu (26/8/2020).

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Indocement mendatangkan dua tenaga ahli dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru sebagai narasumber yaitu, Dekan Fakultas Kehutanan ULM, Dr Kissinger S Hut M Si, dan Dosen Fakultas Kehutanan ULM, Dr Ir Daniel Itta M S, untuk memberikan materi tentang pengelolaan wisata setempat.

Management Indocement melalui Agus Rifani mengatakan, dengan melihat antusias peserta pelatihan dan masyarakat Desa Tegalrejo, ia merasa bangga dengan kemajemukan warga setempat bersatu ikut memajukan wisata Goa Lowo sehingga nampak terlihat hasilnya.

“Kemajuan kawasan wisata tergantung masyarakat sekitar dalam melakukan pengelolaannya sehingga bisa mendatangkan nilai positif bagi masyarakat dan daerah, baik ekonomi juga sumber daya manusianya," ucapnya.

Ia, pun, berharap pelaksanaan Bimtek ini dapat benar-benar diikuti dengan baik oleh peserta sehingga kawasan objek wisata Goa Lowo dapat dikelola dengan baik dan terjaga keasriannya sebagaimana harapan bersama.

“Memang, Goa Lowo dapat dijadikan sebagai destinasi wisata andalan bagi daerah sehingga menjadi nilai plus bagi kemajuan pembangunan di daerah," ungkap Agus.

Dalam kesempatan itu, Dr Kissinger S Hut, M Si menyampaikan, sektor kepariwisataan dilakukan secara sukarela serta bersifat sementara untuk menikmati obyek dan daya tarik wisata sebegaimana peraturan perundang-undangan Nomor. 90/990 tentang Kepariwisataan.

“Bebeberapa hal yang menjadi perhatian yaitu, segi ekonomi, ekologi dan sosial, diantaranya peningkatan kepuasan pengunjung, peningkatan perekonomian masyarakat, penggunaan produk dan layanan wisata yang berbasis lingkungan, peningkatan kepedulian sosial dan peningkatan konsumsi produk lokal,” jelasnya.

Disamping itu, ada faktor yang dapat dijadikan kawasan desa wisata yaitu, kerajinan, seni budaya, pertanian, peninggalan tokoh agama yang berbasis ritual dan keindahan alam lingkungan berbasis nuansa alam dengan peran aktif pemerintah, masyarakatnya dan pelaksana kawasan wisata.

"Intinya dalam pengelolaan kepariwisataan harus mengedepankan konsep lingkungan sehingga ekosistem alam dapat berjalan sebagaimana mestinya," ungkap Kissenger.

Ia, pun, menekankan selain lokasi yang baik juga pelayanan kepada pengunjung harus bagus agar mereka betah saat berada dilokasi wisata karena merasa nyaman berada dilokasi.

Sementara, Dr Ir Daniel Itta M S selaku Dosen Fakultas Kehutanan ULM memberikan materi tentang kawasan pariwisata untuk menunjang ekonomi daerah, pengembangan kawasan ekonomi khusus, filosifi pengembangan pariwisata, kemajuan sektor pariwisata dan beberapa hal lainnya yang mendukung.

Salah satu peserta Bimtek, H. Rafiansyah sangat apresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang di prakarsai oleh Indocement dalam rangka peningkatan sumber daya manusia dan pengembangan sektor pariwisata Goa Lowo.

Dari beberapa pemaparan yang disampaikan oleh narasumber utamanya pemaparan terkait beberapa lokasi wisata di Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri seperti Bali, Danau Toba, Bunaken dan lain sebagainya, sangat memberikan kesan bagi para pelancong yang berkunjung dan itu menjadi salah satu perhatian.

"Iya, tentu saja pelatihan ini sangat berkesan juga menambah SDM bagi kami agar pengelolaan wisata Goa Lowo semakin baik dengan harapan nantinya kembali masih ada pelatihan lainnya dari Indocement," tuturnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

SHARE THIS

Facebook Comment

0 Comments: