-->

Indocement Berikan 28 Ekor Sapi Qurban Untuk Warga

GEMA, TARJUN - Sejak beroperasi 1998 pabrik semen merk tiga roda ITP Tarjun rutin melaksanakan kegiatan bantuan qurban untuk masyarakat sekitar operasional perusahaan dan Kotabaru umumnya.

Pada hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah tahun 2020 Masehi ini, PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Plant Tarjunn kembali memberikan 28 ekor sapi qurban, Kamis (30/7/2020) di komplek P3M (Pusat Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat).

28 ekor sapi qurban tersebut berasal dari perusahaan 10 ekor, partisipasi karyawan PT ITP Tarjun dan keluarga 18 ekor.

Sapi qurban tersebut tersebar di 10 desa mitra perusahaan yaitu, Desa Tarjun, Langadai, Serongga, Tegalrejo, Pulau Panci, Sidomulyo, Simpang Tiga, Sungai Kupang, Cantung Kiri Hilir, dan 1 ekor sapi di serahkan kepada komunitas wartawan Kotabaru. Sedangkan 18 ekor lainnya, di kelola pihak karyawan Indocement yang diperuntukkan untuk masyarakat sekitar.

General Manager Indocement Plant Tarjun, Retnawan Widhiantoro mengatakan,  kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sejak pabrik semen beroperasi 1998 dan bantuan hewan qurban itu merupakan realisasi  dari pilar pembangunan sosial budaya dan agama.

"Memang kegiatan ini rutin dilaksanakan dan akan terus dilakukan karena salah satu dari lima pilar pembangunan yang telah menjadi kebijakan perusahaan untuk dilakukan secara berkelanjutan," ucap Retnawan.

Ia, pun, menambahkan, selain Plant Tarjun, Indocement juga membagikan hewan qurban untuk kantor pusat dan Plant Citeureup Bogor 30 ekor sapi juga 3 ekor kambing, Plant Cirebon 153 kambing dan terminal Lombok 2 ekor Kambing dan 1 ekor sapi, serta gudang Cigading  6 ekor kambing.

Lebih luas dijelaskannya, penyembelihan hewan qurban nantinya tetap akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana anjuran dari pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Sementara, Kepala Desa Cantung Kiri Hilir, Riwinto mengungkapkan, dirinya mewakili seluruh warga desa mitra menyampaikan terimakasih atas kepedulian perusahaan terhadap warga sekitar.

"Alhamdulillah, walaupun pandemi Covid-19 mengakibatkan semua sektor lesu akan tetapi Indocement masih memberikan bantuan kepada warga desa mitra perusahaan," ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Langadai, Sutrisno menyampaikan, terimakasih kepada PT ITP atas segala bantuan dan kepedulian yang diberikan selama ini terhadap warga.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Bantu 18 Ton Semen Untuk Jalan Desa Tegalrejo

GEMA, TEGALREJO - Ditengah suasana pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 sekarang PT Indocement tetap berkarya dan memberikan bantuan untuk kepentingan masyarakat baik lokal, warga desa binaan perusahaan, pemerintah daerah dan provinsi.

Sekarang Indocement berumur 45 tahun dan sudah banyak bantuan yang disalurkan perusahaan produsen semen Tiga Roda tersebut diantaranya perbaikan insfratruktur jalan, pembangunan daerah, pelatihan, dan lainnya.

Kali ini, pihak perusahaan memberikan bantuan 18 ton semen untuk pembangunan jalan semenisasi Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru sepanjang 300 meter dengan lebar lima meter sebagai kodo ulang tahun dari perusahaan.

Disampaikan SSECSR Dept Head PT ITP Tarjun, Teguh Iman Basoeki, perusahaan akan terus berkomitmen untuk terus melaksanakan program CSR yang merupakan perwujudan dari visi misi Indocement.

"Memang, program CSR ini dimaksudkan untuk turut serta meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat dan komunitas lokal," ucapnya.

Selain itu ungkap Teguh, perusahaan merupakan bagian dari entitas sosial sehingga tercipta dukungan masyarakat terhadap perkembangan perusahaan.

Masih kata Teguh, program CSR Indocement berpedoman pada program lima pilar pembangunan yakni, pilar pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya agama dan olahraga, serta pilar keamanan yang diterapkan diseluruh lokasi pabrik, di Citereup, Cirebon maupun pabrik di Tarjun juga seluruh terminal semen Tiga Roda.

"Ya, kita harapkan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi semuanya dan hubungan perusahaan dengan masyarakat terus terjalin dan bersinergi," harap Teguh.

Disisi lain, Kepala Desa Tegalrejo, Afifudin mengungkapkan, pengerjaan jalan sepanjang 300 meter tersebut dibangun secara gotong royong dengan melibatkan aparat desa, warga, karyawan dan management Indocement juga pihak lainnya yang ikut membantu.

Ia, pun, tidak menampik bahwa bantuan yang diberikan pihak Indocement sangat banyak seperti, pemberian beasiswa, pelayanan kesehatan, pembangunan objek wisata Goa Lowo, membentuk pelaku UKM, dan lainnya.

"Intinya saya merasa bangga atas apa yang telah dilakukan pihak perusahaan untuk memajukan pembangunan di desa dan meningkatkan perekonomian warga disini," ucap Afifudin.

Ia selaku Ketua RT setempat berharap silaturahmi dan hubungan yang sudah terbangun dengan sangat baik dapat selalu terjaga untuk kebersamaan.

Menanggapi hal itu, salah seorang warga RT. 01 Dusun Puspa Indah, Hendra Tarigan menilai, dengan pembangunan akses jalan yang dilakukan pastinya sangat membantu masyarakat setempat utamanya dalam beraktifas sehari hari melintasi jalan tersebut.

"Alhamdulillah, Indocement terus membantu masyarakat dan mereka sama halnya dengan sahabat harus saling mendukung satu sama lain," katanya.

Ia, pun, senang dan berterimakasih atas bantuan semen dari perusahaan untuk pembangunan di desanya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lagi lagi Dua Warga Kotabaru Positif Covid-19

GEMA, PULAULAUT - Hingga kini masalah Corona Virus Disease atau Covid-19 masih menghantui masyarakat dibelahan dunia tak terkecuali di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan masalah itu terus terjadi.

Hingga hari ini, Kamis (23/7/2020) masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 di Kotabaru kembali bertambah dua orang, info terbaru tim gugus tugas covid-19 ada 94 orang terkonfirmasi, 66 orang sembuh, 24 orang dalam perawatan dan empat orang meninggal.

Tim gugus tugas Covid-19 melalui juru bicaranya H Said Ahmad membenarkan hal itu, memang dari hasi Swab PCR Balitbangkes Tanah Bumbu, tanggal 20 Juli 2020 sebanyak 79 spesimen dari 40 orang baru keluar hasilnya sebanyak 46 spesimen dari 24 orang ada tambahan dua orang terkonfirmasi positif dan tiga orang dinyatakan sembuh.

"Ya, info didapat dari hasil swab PCR Balitbangkes Tanah Bumbu kembali ada tambahan dua orang positif dan tiga orang sembuh," jelas Said Akhmad.

Adapun dua orang positif dengan inisial E.R.A (26) laki-laki dan S.R (54) laki-laki yang keduanya berasal dari Kecamatan Pulau Laut Timur.

Sedangkan untuk tiga pasien sembuh dari Kecamatan Kelumpang Hilir yaitu Lydia Natalia Sembiring (29) perempuan , Talita Cantika Z.L (4) perempuan, dan Muhammad Almer A (6) laki-laki.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Panen Perdana, Desa Bakau Produksi 6,8 Ton Per Hektar

GEMA, BAKAU - Setelah berhasil melakukan panen padi sawah di Desa Sungai Pasir dan Desa Teluk Masjid, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian kembali melakukan panen raya padi basah di Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara, Selasa (21/7/2020).

Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far dan rombongan melakukan panen raya padi sawah diwilayah tersebut sekaligus memberikan bantuan peralatan pertanian.

"Pertanian salah satu program pemerintah pusat yaitu visi misi Agrobisnis dan Pariwisata sesuai dengan program Kotabaru," ucap bupati.

Ia, pun, berpesan kepada kepala desa juga kelompok tani setempat agar jangan merasa puas dengan hasil yang ada akan tetapi terus ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Ya, kita tentu bangga dengan hasil panen perdana di Desa Bakau ini bisa meningkat dua kali lipat produksinya hingga 6,8 ton per hektar gabah kering," paparnya.

Namun demikian ungkap Sayed Ja'far, dengan adanya peningkatan hasil panen ini tentu para petani lebih giat lagi sehingga hasilnya lebih meningkat agar bisa memperbaiki perekonomian warga setempat apalagi disaat pandemi Covid-19 sekarang.

Selain itu, bupati bersama instansi terkait juga akan memberikan pelatihan penyuluhan kepada kelompok tani di Kotabaru.

Disisi lain, Kepala Dinas Pertanian Ir Hairuddin mengatakan, kegiatan ini program dari pemerintah yang mana menyiapkan lahan padi sawah 100 hektar untuk empat desa masing masing 25 hektar.

"Alhamdulillah, panen padi sawah perdana di Desa Bakau ini mencapai 6,8 ton per hektar gabah kering," katanya.

Ditambahkan Hairuddin, saat ini sudah tiga desa yang melakukan panen yaitu, Desa  Sungai Pasir hasil produksi 6,7 ton, Desa Teluk Masjid hasil produksi 6,98 ton, dan Desa Bakau hasil produksi 6,8 ton per hektar gabah kering. Jadi tinggal satu desa lagi yang akan melakukan panen yaitu Desa Pudi.

"Memang tinggal satu desa lagi yaitu Pudi dan kita berharap hasil panennya nanti tidak jauh berbeda dengan tiga desa lainnya," harapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Gunakan Teknologi, Poktan Desa Teluk Masjid Hasilkan 6,98 Ton

GEMA, TELUK MASJID - Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, mempunyai lahan fungsional sekitar 1.042 hektar tersebar dibeberapa desa diantaranya Desa Teluk Masjid dengan lahan fungsional 65 hektar.

Dengan adanya program Pemkab Kotabaru melalui APBD memberikan bantuan lahan 100 hektar kepada petani di empat kecamatan yaitu, Kecamatan Pulau Laut Tengah (Desa Sungai Pasir), Kecamatan Pulau Laut Timur (Desa Teluk Masjid), Kecamatan Pamukan Utara (Bakau), dan Kecamatan Kelumpang Utara (Pudi), masing masing desa 25 hektar.

Saat ini sudah banyak petani menggunakan teknologi dengan sistem cara tanam Transplenter dan Atabela (Alat tanam benih langsung).dan sistem cara panen dengan mesin Combine harvester sudah dilakukan beberapa kelompok tani sehingga bisa menghemat tenaga, waktu dan biaya bahkan meningkatkan hasil produksi.

Kini kelompok tani "Membangun" Desa Teluk Masjid sudah bisa meningkatkan hasil panen mereka yang mana sebelumnya hanya  4 hingga 4,5 ton per hektar gabah kering sekarang sudah mencapai 6,98 ton per hektarnya.

Pada pemberitaan sebelumnya yang sudah naik di media gemasaijaanonline edisi Rabu (15/7/2020) kemarin, ada kekeliruan sedikit pada penyebutan data oleh redaksi utamanya terkait dengan hasil produksi padi sawah di Desa Teluk Masjid yang dituliskan meningkat 8,98 ton per hektar Gabah Kering Panen (GKP), yang seharusnya adalah hanya pada kisaran 6,98 ton.

Oleh karenanya, ada klarifikasi yang disampaikan berkenaan dengan data tersebut dan didalam pemberitaan ini telah diluruskan.

Dalam wawancara media gemasaijaanonline Kepala Dinas Pertanian Kotabaru Ir Hairuddin saat panen padi sawah, Rabu (15/7/2020) di Desa Teluk Masjid Kecamatan Pulau Laut Timur.

"Alhamdulillah, panen padi sawah di Desa Teluk Masjid kali ini meningkat hingga 6,98 per hektar gabah kering panen lebih tinggi dari Desa Sungai Pasir yaitu 6,7 ton saja," ucapnya.

Lebih luas dipaparkan Hairuddin, selain penggunaan benih bermutu dan saprodi para petani juga menggunakan alat tanam Transplenter dan Atabela (Alat tanam benih langsung).

"Ya, dengan memanfaatkan teknologi dalam budidaya padi sawah hasilnya pasti meningkat dari 4 hingga 4,5 ton kini menjadi 6,98 ton per hektar GKB," ucapnya.

Hairuddin juga mengingatkan kepada warga agar tidak merasa puas dengan hasil yang ada sekarang akan tetapi harus lebih ditingkajkan lagi sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

181 Nelayan di Pulau Laut Tengah Dapatkan BST

GEMA, PULAULAUT TENGAH - Kementerian kelautan dan perikanan melalui Dinas Perikanan Kotabaru menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 181 nelayan dan pelaku usaha kelautan di Kecamatan Pulau Laut Tengah.

Bantuan tersebut diberikan pemerintah setempat berdasarkan Kartu Pelaku Usaha kelautan dan perikanan (KUSUKA) dan secara simbolis diserahkan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, Senin (20/7/2020).

Para nelayan dan pelaku usaha kelautan tersebut akan mendapatkan BST 600 ribu rupiah perbulan yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Zainal Arifin pada acara penyerahan BST kepada nelayan dan pelaku usaha kelautan di Pulau Laut Tengah Senin kemarin.

"Ya, saat ini ada sekitar 2.361 penerima bantuan yang tersebar di 19 kecamatan masing masing dapat BST 600 ribu rupiah yang dibayarkan per tiga bulan," katanya.

Selain itu tambah Zainal, bantuan ini tidak boleh tumpang tindih dengan bantuan sosial lainnya agar tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar berharap agar para penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan pentingnya menjaga kesehatan apalagi di tengah pandemi covid 19 sekarang.

"Mudah mudahan bantuan ini bermanfaat meringankan masyarakat dalam suasana pandemi Covid-19 dan tidak kalah penting jaga kesehatan," ucap bupati.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Sampaikan KUA dan PPAS Anggaran 2021

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2021 pada acara rapat paripurna persidangan III rapat ke-16 tahun 2019/2020, Senin (20/7/2020) digedung DPRD lantai III.

Acara dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Syairi Mukhlis didampingi Ketua I Mukhni, Ketua II Muhammad Arief, dan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far.

Nampak hadir dari Kodim 1004, lanal, Polres, Kejari, Pengadilan, dan anggota DPRD, serta kepala SKPD.

Dalam penyampainya, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menekankan, anggaran 2021 difokuskan pada penanganan dan perbaikan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Selain itu penganggaran belanja daerah diantaranya gaji pokok belanja pegawai disesuaikan dengan peraturan perundang undangan belanja hibah dan bantuan sosial.

"Ya, karena kita menghadapi pandemi Covid-19 yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat maka tahun depan kita fokus kesitu dulu," ungkap bupati.

Selain itu RKPD 2021 pun ucapnya, kita ganti dengan "Percepatan pemulihan ketahanan ekonomi dan kehidupan sosial", yang mana awalnya "Mendorong investasi melalui peningkatan insfratruktur, pariwisata dan agrobisnis untuk kesejahteraan masyarakat".

Ia, pun, berharap dukungan semua pihak untuk pembangunan kotabaru kedepannya agar lebih baik.

Disisi lain, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan, dokumen KUA dan PPAS 2921 yang sudah disampaikan kepada pihak Legislatif oleh bupati ini akan kembali dilakukan pembahasan sesuai dengan mekanisme yang ada di DPRD.

"Kita, akan secepatnya melakukan pembahasan terkait KUA dan PPAS tahun 2021 yang sudah disampaikan bupati sesuai mekanisme DPRD," jelasnya.

Diakhir acara setelah menerima dokumen KUA dan PPAS 2021 tersebut Ketua DPRD kembali menyerahkan secara simbolis kepada salah seorang anggota DPRD.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PT ITP Tarjun Bersinergi Dengan Dinas Pertanian Kotabaru Latih Warga Bertani Hidroponik

GEMA, TARJUN - Untuk meningkatkan ekonomi desa mitra perusahaan yang bergerak di bidang industri semen merk Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (ITP) unit Tarjun bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kotabaru memberikan pelatihan pertanian hidroponik kepada warga  Desa Tarjun dan Tegalrejo, Kamis (15/7/20), di Komplek Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) PT ITP Tarjun.

Pelatihan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti 12 orang peserta dengan  instruktur dari PT ITP Tarjun, Dinas Pertanian Kotabaru dan Patani yang berhasil mengembangakan tanaman hidroponik di  Desa Tegalrejo.

Hal itu disampaikan Tim CSR ITP Tarjun Agus Rifani, pelatihan pertanian sistem hidroponik ini adalah salah satu upaya perusahaan untuk pengembangan masyarakat di bidang ekonomi.

"Perusahaan berkomitmen melalui lima pilar program CSR nya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat salahsatunya pilar ekonomi ini," ucapnya.

Ia, pun, berharap, para peserta bisa mengambil ilmu dari pelatihan ini dan menerapkan di lingkungan masing-masing agar muncul pelaku-pelaku UMKM dalam bidang pertanian.

Lebih luas dijelaskan Agus, program pelatihan sekarang adalah angkatan ke 5 sejak 2016 lalu, dan ada 54 orang sudah mengikuti pelatihan tersebut hingga melahirkan 5 pelaku UMKM tersebar di desa mitra atau binaan yaitu, Desa Tegalrejo, Desa Serongga dan Desa Langadai.

"Ya, perusahaan ingin melalui pelatihan pertanian hidroponik ini bisa mewujudkan masyarakat yang mandiri, meningkatkan perekonomian, dan pengembangan sumber daya manusia," tegasnya.

Selain menggelar pelatihan, PT ITP juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan peserta berupa modul Hidroponik sistem wick dan paralon.

Disisi lain, salah satu peserta kelompok tani mawar hidro Desa Tegalrejo, Lailatul mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pihak perusahaan ITP Tarjun sebab bertani hidroponik ini sangat mudah dan gampang juga tidak memerlukan pekarangan luas.

"Alhamdulillah, karena pelatihan ini sekarang kami jadi tahu tips dan teknik budidaya tanaman pertanian bahkan pemasaran hasil tanaman," ucapnya senang.

Lailatul pun membeberkan, sejak mengikuti pelatihan pada 2018 lalu dengan percobaan menanam sayur sawi, pakcoy, daun sop, sebanyak empat paralon dan hasilnya sangat memuaskan beda sebelum mengikuti pelatihan hasil tanamnya kuning dan rusak.

Saat ini lanjutnya, dirinya sudah memiliki 120 paralon dan bisa meraup keuntungan jutaan rupiah sekali panen dalam rentang waktu 40 hari.

"Iya, kini sudah bisa membantu meningkatkan ekonomi keluarga, selain itu juga tidak membeli sayur lagi untuk keperluan sehari hari," jelas Lailatul.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Panen Padi Sawah Desa Teluk Masjid Meningkat 8 Ton Lebih

GEMA, BERANGAS - Lahan padi sawah 100 hektar untuk empat desa yang diprogramkan oleh pemerintah bagi petani kini terus meningkat hasil panennya.

Dari empat desa yang saat ini sudah melakukan panen padi sawah adalah Desa Sungai Pasir Juni kemarin dengan capaian hasil panen gabah kering 6,7 ton sedangkan Desa Taluk Masjid mencapai 8,98 ton.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kotabaru Ir Hairuddin saat panen padi sawah, Rabu (15/7/2020) di Desa Teluk Masjid Kecamatan Pulau Laut Timur.

"Alhamdulillah, panen padi sawah di Desa Teluk Masjid kali ini meningkat hingga 8,98 hektar gabah kering," ucapnya.

Memang ungkapnya, sudah ada dua desa yang telah melakukan panen padi sawah ini dengan hasil panen meningkat jadi tinggal dua desa lagi yang akan melaksanakan hal yang sama.

Dari 100 hektar lahan dari program pemerintah yang dibagi jadi 25 hektar masing masing tersebar di empat desa ini yaitu, Desa Sungai Pasir Kecamatan Pulau Laut Tengah, Desa Teluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur, Desa Pudi Kecamatan Pamukan Selatan, dan Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara.

Hairuddin juga mengingatkan kepada warga agar tidak merasa puas dengan hasil yang ada sekarang akan tetapi harus lebih ditingkajkan lagi sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Syaed Ja'far melalui Sekretaris Daerah H Said Akhmad mengatakan, pertanian merupakan salah satu program dari pemerintah pusat yang juga termasuk dalam visi misi Agrobisnis dan Pariwisata.

"Ya, kita bangga dengan hasil panen yang terus meningkat akan tetapi jangan puas dulu namun terus ditingkatkan," katanya.

Selain itu tambahnya, kepada instansi terkait agar membuat program untuk petani supaya mereka tidak menganggur pasca panen misalnya, ternak bebek atau ayam disesuaikan daerahnya agar SDM petani bertambah.

Hal ini ucap Said, tentu akan menambah penghasilan lain para petani selain bercocok tanam dan tidak menganggur saat menunggu musim panen.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ratusan Rumah ASN di Sebelimbingan Sudah Teraliri Air PDAM


GEMA, PULAULAUT - Sekian tahun tidak bisa menikmati aliran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru kini komplek perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sebelimbingan Desa Megasari Kecamatan Pulau Laut Utara itu sudah bisa menikmati air bersih dari PDAM.

Selama ini warga setempat hanya mengandalkan air sumur bor untuk kebutuhan sehari hari yang dikelola oleh warga perumahan setempat.

Setelah melakukan penambahan daya listrik untuk pompa di IPA Megasari pihak PDAM Kotabaru pun melakukan uji coba pendistribusian air keperumahan ASN tersebut dan hasilnya ratusan rumah bisa teraliri.

Hal itu disampaikan Plt Direktur PDAM Kotabaru, Basuki kepada gemasaijaanonline, Selasa (14/17/2020) saat meninjau lokasi komplek perumahan ASN terkait uji coba pendistribusian air dari IPA Gunung Sari.

"Alhamdulillah, saat ini komplek perumahan ASN di Megasari sudah bisa teraliri air PDAM," ucapnya.


Namun demikian beber Basuki, masih banyak yang harus dibenahi terkait jaringan pipa mulai dari IPA Gunung Sari ke komplek perumahan ASN itu karena masih ada yang bocor.

Selain itu tambahnya, dari ratusan rumah yang sudah terpasang jaringan PDAM sementara dimatikan dulu alirannya kecuali ada penghuni rumah tetap dan nanti mereka diundang untuk sosialisasi untuk waktu pendistribusian air juga administrasi lainnya.

"Ya, nanti warga komplek perumahan ASN ini akan kita undang untuk rapat bersama terkait pendistribusian air di rumah mereka," ujar Basuki.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Anggota BPD di Dua Desa Pulau Laut Timur Dilantik

GEMA, BERANGAS - Sekitar 10 orang anggota Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) periode 2020-2026 yang terbagi di Desa Berangas dan Desa Teluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur dilantik, Rabu (15/7/2020) di aula kantor camat.

Acara pelantikan sendiri dilakukan oleh Plt Asisten I, Hariansyah didampingi Camat Pulau Laut Timur, Kapolsek, dan Forkopimca.

Sambutan bupati melalui Plt Asisten I menyampaikan, kepada anggota BPD yang sudah dilantik ini sesegera melakukan penunjukan ketua sehingga bisa berjalan dan bekerjasama dengan pihak desa juga kecamatan.

"Ya, anggota yang sudah dilantik segera menunjuk ketua BPD agar pelaksanaannya bisa jalan," ucapnya.

Selain itu, nantinya para anggota BPD akan diberikan pembekalan pembelajaran agar dalam melaksanakan kinerjanya bisa terarah dan tidak asal asalan.

"Memang, pembekalan terkait kinerja BPD ini harus diketahui anggota agar mereka bekerja sesuai tupoksinya," harap Hari.

Pada dasarnya, pemerintah ingin BPD yang sudah dilantik harus bersinergi juga berkomunikasidberkomunikasi kades dan camat untuk percepatan pembangunan desa setempat.

Ia, pun, mengucapkan selamat kepada 10 anggota BPD yang terbagi di dua desa itu dan bekerjalah sesuai dengan harapan bersama.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Air Meluap, 16 Hektar Sawah di Sampanahan Gagal Panen

GEMA, SAMPANAHAN - Sepuluh tahun berlalu kini kawasan Sampanahan Kabupaten Kotabaru kembali di rendam air akibat curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut dan ratusan rumah warga pun terendam air hingga satu meter.

Bukan hanya perumahan warga saja yang terendam air akan tetapi 16 hektar sawah milik warga gagal panen dan empat hektar kebun pisang rusak diterjang banjir.

Hal itu dipaparkan Kepala Desa Sampanahan, Bambang Erdani kepada Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far dan rombongan saat melakukan kunjungan kelokasi banjir, Selasa (14/7/2020).

Ia, pun, menjelaskan kronologis kejadian  pada Minggu pagi hingga malam wilayah Sampanahan diguyur hujan lebat sehingga membuat air sungai meluap dan masuk ke pemukiman warga.

"Ya, hujannya sangat lebat dari pagi hingga malam sehingga air sungai meluap dan merendam tempat tinggal warga hingga satu meter," ungkap Bambang.

Lebih luas dikatakannya, kejadian banjir ini juga pernah dialami warga sekitar 10 tahun yang lalu namun kali ini ada 150 Kepala Keluarga (KK) dengan 800 jiwa tempat tinggal mereka terendam air juga sawah dan kebun pisang warga pun ikut terendam.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far bersama rombongan meninjau lokasi banjir sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

"Alhamdulillah, kami bisa bertatap muka dengan warga terdampak banjir dan memberikan bantuan untuk meringankan beban warga tersebut," ucap bupati.

Selain itu bupati dan rombongan juga meninjau jembatan gantung yang rusak akibat banjir dan memberikan bantuan kepada 15 KK di Desa Gedang Timburu Kecamatan Sungai Durian juga bantuan untuk 30 KK di Desa Magalau Hilir Pamukan Barat.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sayed Ja'far : Gunakan BLT DD Sebaik Baiknya

GEMA, PULAULAUT - Hampir semua desa yang tersebar di 22 kecamatan wilayah Kabupaten Kotabaru sudah melakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru membagikan BLT DD secara simbolis kepada warga Desa Batuah Kecamatan Pulaulaut Sigam, Selasa (14/7/2020) di gedung bulutangkis.

"Gunakanlah bantuan ini sebaik baiknya di masa pandemi Covid-19 sekarang," kata bupati.

Bantuan ini ungkapnya, bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat saat pandemi sekarang dan akan terus memberikan bantuan kepada saudara yang lainnya.

Ia, pun, menghimbau agar masyarakat selalu mentaati protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan, agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

Pada bantuan BLT DD di Desa Batuah Kecamatan Pulau Laut Sigam kali ini dibagikan kepada 30 KK di 10 RT.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kontak Erat Pasien Positif Covid-19, Dua Anak Terjangkit

GEMA, PULAULAUT - Beberapa waktu lalu selama dua hari pasien Covid-19 di Kotabaru sembuh capai 17 orang , namun kini kembali ada penambahan dua orang anak terkonfirmasi positif disebabkan kontak erat dengan pasien sebelumnya.

Hal itu disampaikan juru bicara GTPP Kotabaru, H Said Akhmad kepada gemasaijaanonline usai rapat paripurna di DPRD Kotabaru, Senin (13/7/2020).

"Memang kembali ada penambahan dua orang anak dikarenakan kontak erat dengan pasien sebelumnya," ungkapnya.

Hingga kini total pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kotabaru bertambah menjadi 75 kasus, 19 dalam perawatan, 54 sembuh dan dua orang meninggal.

Ia, pun, menjelaskan bahwa anak yang terjangkit tersebut adalah T.C.Z.L (2) perempuan dan M.A.A (6) laki-laki berasal dari Kecamatan Kelumpang Hilir dan akan langsung mendapatkan pengobatan dari dokter spesialis paru serta menjalani isolasi di rumah sakit stagen.

Informasi tersebut di dapatkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kotabaru dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru dari hasil swab per satu Juli kemarin.

Pemerintah dalam hal ini tak henti hentinya selalu menghimbau kepada masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan, agar bisa memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 di Bumi Saijaan ini.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Berkomitmen Kedepan Pembagunan di Kotabaru Akan Lebih Baik

GEMA, PULAULAUT - Setelah melalui proses pembahasan dari anggota DPRD Kotabaru terkait satu buah Raperda tentang penanggungjawab pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 pada bulan Juni lalu kini disetujui menjadi Peraturan daerah (Perda).

Hal itu diagendakan pada rapat paripurna masa persidangan III rapat ke-14 tahun 2019/2020 tentang laporan akhir proses pembahasan DPRD atas satu buah Raperda mengenai penanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 dan Bapemperda DPRD menyampaikan dua buah Raperda inisiatif, Senin (13/7/2020), diruang rapat DPRD lantai III.

Acara rapat dibuka langsung oleh Wakil Ketua I, Mukhni, didampingi Wakil Ketua II, Muhammad Arief, Bupati Kotabaru H Syaed Ja'far. Disaksikan Sekda, anggota DPRD, Forkopimda, dan Kepala SKPD.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, menyampaikan, pemerintah daerah berkomitmen akan menindak lanjuti apa yang telah disampaikan DPRD agar pembangunan di Kotabaru kedepannya bisa lebih baik lagi.

"Ya, kita akan segera instruksikan kepada instansi terkait untuk bisa menindak lanjuti apa yang menjadi koreksi oleh DPRD," katanya.

Ia, pun, mengucapkan terimakasih kepada DPRD karena sudah menyetujui Raperda ini menjadi Perda dan berkat kerjasamanya sehingga Kabupaten Kotabaru bisa mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kelima kalinya.

Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far juga tidak menampik, memang masih banyak yang harus diperbaiki diantaranya, insfratruktur jalan, kesehatan, dan pendidikan.

Dan berkat kerjasama antara pemerintah dengan DPRD tentu akan bisa mengatasi kendala juga permasalahan yang ada hingga kedepannya bisa lebih baik lagi.

Disisi lain, Wakil Ketua II DPRD Muhammad Arif mengatakan, DPRD mengucapkan selamat kepada pemkab Kotabaru atas perestasi yang telah diterima yaitu opini  Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima kalinya dari BPK RI.

Namun demikian, Arif menyampaikan, masih banyak yang harus dibenahi oleh Pemkab Kotabaru terkait penggunaan APBD hingga tepat sasaran dalam melayani masyarakat.

"Walaupun saat ini pengelola keuangan sudah bagus akan tetapi masih banyak yang harus dibenahi agar pembangunan lebih cepat dan merata hingga kecamatan," ucapnya.

Selain itu ungkapnya, Pemerintah Daerah dalam hal ini bupati harus memperhatikan di segala aspek agar serapan APBD bisa maksimal digunakan untuk pembangunan sebab masih banyak insfratruktur yang rusak.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sayed Ja'far : Kampung Tangguh Banua Jangan Hanya Seremonial Saja

GEMA, PUDI - Saat ini kembali tiga desa yaitu, Desa Pudi, Kecamatan Kelumpang Utara, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Kelumpang Tengah dan Desa Banjar Sari Kecamatan Sampanahan, dibentuk menjadi Kampung Tangguh Banua (KTB) dengan harapan agar bisa memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 di Bumi Saijaan.

Untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai harapan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, Dandim 1004, Letkol Inf Rony Fitriyanto, Danlanal Kotabaru Letkol laut (P) Guruh Dwi Yudhanto, Sekretaris Daerah Drs H Said Akhmad, Kepala SKPD, dan rombongan langsung melakukan kunjungan kelokasi kampung tangguh banua, Sabtu (11/7/2020).

Pada kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far mengatakan, dengan terbentuknya Kampung Tangguh Banua (KTB) ini bukan hanya seremonial saja akan tetapi ada implementasi nyata dengan memaksimalkan kemampuan di desa setempat sesuai dengan program yang ada.

"Ya, jangan program ini hanya seremonial semata namun memberdayakan kemampuan yang ada di desa sesuai program sebab yang akan merasakan manfaatnya nanti warga sendiri," ucapnya.

Ia, pun, menginstruksikan kepada pemerintah desa agar terus memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk terus melaksanakan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari seperti pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan.

Disisi lain, Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin mengungkapkan, alasan utama dibentuknya kampung tangguh banua adalah untuk menjaga keselamatan, kesehatan dan ekonomi masyarakat dari Covid-19.

"Kami, pemerintah TNI dan Polri tidak akan bisa menjalankan program ini tanpa bantuan masyarakat jadi kuncinya kembali kepada diri kita sendiri yang harus disiplin taat serta patuh maka insya Allah akan selamat dari musibah ini," jelasnya.

Dan Kapolres pun mengajak dari sekarang mari bersama sama bergerak memerangi Covid-19 sebab kalau bukan kita siapa lagi.

Diakhir kunjungan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far bersama rombongan meninjau fasilitas kampung tangguh banua di masing masing desa dan menyerahkan bantuan beruapa bibit ikan, APD, juga bibit jagung.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

17 Pasien Positif Covid-19 di Kotabaru Sembuh

GEMA, PULAULAUT - Apa yang telah dilakukan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP)  Covid-19 Kotabaru dalam memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 di Bumi Saijaan membuahkan hasil dan dua hari terakhir ada 17 pasien dinyatakan sembuh.

Hal tersebut disampaikan juru bicara GTPP Kotabaru H Said Akhmad, melalui press release, Selasa (7/7/2020) kepada media di halaman kantor bupati bahwa dari 72 kasus terkonfirmasi positif saat ini tinggal 16 orang dalam perawatan, 54 sembuh, dan 2 meninggal.

"Ya, alhamdulillah, ada penambahan 17 orang dinyatakan sembuh covid-19 selama dua hari ini jadi tinggal 16 orang dalam perawatan," ucapnya.

Namun demikian tambah Said, ini belum berakhir jadi kepada masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah dengan memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus ini.

Adapun pasien yang sembuh, Selasa (7/7/2020) sebanyak 8 orang yaitu, Andi Syarif, Sari Niah Sari, Faizah Rofi, Riri Arianti, Sriyamah, Ponisis, Andy Hartanto, dan Khabib.

Dan pasien sembuh tambahan 9 orang, Rabu (8/7/2020) yaitu, Acung Prio S, Yohana Paramita S, Marzuki, Kiki Mayasari dari Pulau Laut Sigam, Markamah, Siti Raihan dari Kelumpang Hulu, Rahmat dari Pulau Sebuku, Tina Anggraini dari Pulau Laut Utara, Ngaloa Harahap dari Pulau Laut Tengah.

Mudah mudahan tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19 di Bumi Saijaan sehingga kehidupan masyarakat kembali normal.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

6 Orang Tambahan Terkonfirmasi Positif di Kotabaru Warga Perkotaan

GEMA, PULAULAUT - Kebanyakan orang sudah jenuh dan bosan dengan informasi Covid-19 namun kenyataannya hal tersebut tak bisa dihindari pasalnya saat ini vaksin Corona Virus Disease atau Covid-19 belum ditemukan sehingga penyebarannya masih menghantui masyarakat.

Hari ini, Selasa (7/7/2020) kembali bertambah 6 warga Kotabaru terkonfirmasi positif covid-19 yang berada di Kecamatan Pulau Laut Utara juga Pulau Laut Sigam tepat di Ibukota Kotabaru sehingga saat ini total menjadi 72 kasus, yaitu, 45 sembuh, 25 orang dalam perawatan dan 2 orang meninggal.

Hal itu disampaikan langsung oleh juru bicara Covid-19 Kotabaru, H Said Akhmad, kepada media melalui press release di halaman kantor bupati.

"Ya, memang ada penambahan 6 orang terkonfirmasi positif dan semuanya diperkotaan," ucap Said.

Dan 6 orang yang terkonfirmasi positif tersebut 5 orang berasal dari Kecamatan Pulau Laut Utara yaitu A.P (34) Laki-laki, P.S.M (15) perempuan, M.A.A (19) laki-laki, T (41) laki-laki serta M.F (24) laki-laki, dan 1 orang dari Pulau Laut Sigam yaitu V.V (27) laki-laki.

Ia, pun, menjelaskan bahwa, mereka yang terkonfirmasi positif itu adalah kontak erat pasien sebelumnya dan juga melakukan perjalanan ke daerah zona merah.

"Kita sudah mengimbau kepada masyarakat agar bisa mentaati protokol kesehatan dari pemerintah agar penyebaran virus ini bisa diputus," ungkap Said.

Namun demikian tuturnya, semuanya kembali kepada diri masing masing terkait covid-19 ini dengan istilah maskermu menyelamatkanku dan maskerku menyelamatkanmu.

Marilah, kita bersama bisa menghadapi pandemi Covid-19 sekarang dengan mematuhi protokol kesehatan yaitu, memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun.

Masih kata Said Akhmad, dari 6 orang terkonfirmasi positif info juga didapat ada tambahan 8 pasien sembuh yaitu, Andi Syarif, Sari Niah Sari, Faizah Rofi, Riri Arianti, Sriyamah, Ponisis, Andy Hartanto, dan Khabib.

Dijelaskannya, bagi pasien yang terkonfirmasi baik baru maupun lama akan menjalani perawatan dan karantina di Rumah Sakit Stagen.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kembali, Hujan Deras Rusak Fasilitas PDAM Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Hingga saat ini cuaca kurang bersahabat di Kotabaru, hal itu terlihat sepekan kota yang berjuluk Bumi Saijaan tersebut diguyur hujan baik siang dan malam dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah dan mengakibatkan fasilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru banyak yang rusak.

Setelah beberapa waktu lalu fasilitas PDAM di IPA Tirawan rusak akibat curah hujan tinggi, kini giliran IPA Gunung Sari mengalami hal yang sama sehingga mengakibatkan pendistribusian air kepelanggang terganggu.

Hal itu dibenarkan Humas PDAM Kotabaru, Syarwani, memang saat ini kembali IPA Gunung Sari pendistribusian air kepelanggang terganggu akibat perpipaannya putus karena curah hujan tinggi, Senin (6/7/2020).

"Ya, pendistribusian air untuk IPA Gunung Sari kepelanggan terganggu karena ada pipa yang putus," ungkapnya.

Namun, kata Syarwani, Unit Reaksi Cepat (URC) PDAM langsung melakukan perbaikan saat dapat informasi ada kerusakan dan melakukan perbaikan hingga malam agar pendustribusian air kepelanggang kembali normal.

Tambahnya, wilayah yang terganggu pendistribusian air yaitu, wilayah jalan Stagen, jalan Pelindo, Sungai Tulang, Sungai Paring, dan sekitarnya.

Selain itu beber Syarwani, bukan hanya IPA Gunung Sari dan IPA Tirawan saja yang terdampak curah hujan tinggi ini akan tetapi juga dikawasan perumahan Graha Mika dan jalan Berangas juga mengalami gangguan pendistribusian air kepelanggan.

"Memang banyak wilayah yang terdampak curah hujan tinggi yang mengakibatkan pipa PDAM patah dan rusak sehingga perlu perbaikan," jelasnya.

Dengan adanya kerusakan perpipaan baik patah dan juga terbawa arus akibat curah hujan tinggi pihak PDAM Kotabaru memohon maaf kepada masyarakat dan pelanggang yang terdampak.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Warga Desa Baharu Utara di 12 RT Dapat BLT DD

GEMA, PULAULAUT - Sebanyak 61 Kepala Keluarga (KK) di 12 RT Desa Baharu Utara Kecamatan Pulaulaut Sigam Kotabaru, menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp600 ribu rupiah selama tiga bulan.

Bantuan ini diserahkan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far secara simbolis kepada warga penerima didampingi Kepala DPMD, Camat Pulaulaut Sigam, Kades Baharu Utara, Jum'at (3/7/2020).

Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, Kepada Camat, Kapolsek, Danramil, dan Kades, diharapkan agar turun kelapangan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap warga yang benar benar berhak menerima bantuan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Kita tidak ingin kejadian di daerah lain terulang lagi dan walaupun kondisi akses warga jauh tetap harus diberikan bantuan," ucap bupati.

Semua ini lanjut Sayed Ja'far, sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat untuk meringankan beban warga di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik.

Ia, pun, menghimbau kepada warga agar selalu memperhatikan kesehatan dengan selalu menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak, sesuai protokol kesehatan sebab saat ini Kotabaru sudah ada 66 orang terkonfirmasi positif covid-19, yaitu, 27 orang masih perawatan, 37 orang sembuh, dan 2 orang meninggal.

Disisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, H Hariansyah mengatakan, BLT DD ne akan diberikan selama tiga bulan sebesar Rp 600 ribu rupiah namun nantinya akan menurun menjadi Rp300 ribu rupiah.

"Iya, memang BLT DD ne awalnya Rp600 ribu rupiah tapi nanti bulan berikutnya akan turun jadi Rp300 ribu rupiah," tuturnya.

Selain itu, Hari panggilan akrabnya mengingatkan, kepada camat dan kepala desa yang belum menyelesaikan administrasi untuk segera melakukannya agar pembagian BLT DD ini cepat disalurkan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kotabaru Bertambah Enam Orang

GEMA, PULAULAUT - Perlahan tapi pasti mungkin itulah yang terjadi sekarang di Kabupaten Kotabaru, sebab tak bisa dihindari warga yang terkonfirmasi positif covid-19 terus ada penambahan.

Kali ini, kembali ada penambahan 6 orang terkonfirmasi positif covid-19 namun juga ada 3 orang sembuh dan 1 orang meninggal sehingga totalnya ada 66 orang yaitu, 27 orang dalam perawatan, 37 orang sembuh, dan 2 orang meninggal.

Hal itu disampaikan juru bicara gugus tugas covid-19 Kotabaru, H Said Akhmad melalui press release di halaman kantor bupati, Kamis (2/7/2020).

"Ya, kembali ada penambahan enam orang terkonfirmasi positif, 3 orang sembuh, dan 1 orang meninggal, sehingga totalnya 66 orang," ucapnya.

Untuk 6 pasien yang terkonfirmasi positif tersebut, W.E Perempuan (20) dari Kecamatan Kelumpang Hulu, SWR perempuan (35) dari Pulau Laut Utara, SMR laki-laki (46) dari Pamukan Utara, AMR laki-laki (50) dari Tanjung Selayar, SP laki-laki (46) dan SW perempuan (41) dari Kecamatan Kelumpang Hilir.

Dan untuk pasien yang dinyatakan sembuh yaitu Badaruddin AK dari Kelumpang Hilir, Rusdiansyah dari Pulau Laut Tanjung Selayar, dan Nursahid dari Kecamatan Hampang yang sebelumnya menjalani karantina di RS Bhayangkara Banjarmasin.

Sedangkan satu orang yang meninggal atas nama Hj Sapiah saat masa perawatan dikarenakan Commorbid.

Diungkapkan Said Akhmad, bagi pasien yang terkonfirmasi baik baru maupun lama akan menjalani perawatan dan karantina di Rumah Sakit Stagen.

Tak henti hentinya, pemerintah terus mengingatkan dan mengajak masyarakat Kotabaru agar mentaati protokol kesehatan dari pemerintah.






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kapolres Kotabaru : Ada Tiga Agenda Besar Yang Dihadapi Polri

GEMA, PULAULAUT - Ditengah pandemi Corona Virus Disease. atau Covid-19, Polres Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan memperingati HUT Bhayangkari ke-74 melalui virtual live namun demikian pelaksanaan berjalan khidmat, Rabu (1/7/2020).

Pada peringatan tahun ini tema yang diangkat yaitu, "Kamtibnas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif", yang dihadiri Bupati Kotabaru, Ketua DPRD Kotabaru, Forkopimda, Kepala SKPD, tokoh adat dan agama, tokoh Masyarakat.

Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafaruddin mengungkapkan, ada tiga agenda besar yang akan di hadapi Polri kedepan yaitu, penanganan Covid 19, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, dan mensukseskan pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kotabaru.

"Kami mohon dukungan dari semua pihak baik pemerintah, Forkopimda, stakeholder, dan masyarakat agar bisa memberikan kontribusinya dalam pelaksanaannya nanti," ucap Kapolres.

Selain itu, Andi Adnan panggilan akrab Kapolres Kotabaru juga menghimbau kepada teman teman Polri agar bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menganyomi masyarakat demi tugas dan pengabdian kepada bangsa juga negara.

Sebelumnya, dalam pidato Presiden RI Joko Widodo, mengucapkan terimakasih kepada TNI polri yang telah memberikan penertiban dan penganyoman kepada masyarakat.

"Pegang teguh Tridata, jaga kehormatan, kepercayaan dan kebanggaan sebagai anggota Polri, terus tingkatkan pelayanan publik kepada masyarakat," pesannya.

Dalam peringatan HUT Bhayangkari ke-74 tahun 2020 ini juga dirangkai dengan pemberian piagam penghargaan kepada Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far terkait sinergitas dalam penanganan Covid-19 di wilayah Kotabaru.

Dan selain bupati, piagam penghargaan juga diberikan kepada Dandim 1004 dan Danlanal atas support dan dedikasinya dalam kerjasama menangani masalah Covid-19 diwilayah banua.

Piagam penghargaan tersebut diberikan oleh Kapolda Kalsel yang diserahkan oleh Kapolres Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pandemi Covid-19, Pemkab Kotabaru Bebaskan Pembayaran Air PDAM Kepada 16.816 Pelanggan

GEMA, PULAULAUT - Akibat dampak pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian masyarakat Kotabaru carut marut, sehingga Pemkab Kotabaru memberikan bantuan terhadap warga terdampak di 22 kecamatan.

Bukan hanya itu pemerintah setempat juga memberikan subsidi 1,8 miliar lebih kepada PDAM Kotabaru untuk membebaskan pembayaran rekening air kepada pelanggan selama dua bulan yaitu Mei dan Juni.

Hal itu disampaikan Plt Direktur PDAM Kotabaru Basuki, kepada gemasaijaanonline, Rabu (1/7/2020) diruang kerjanya.

"Iya, memang PDAM Kotabaru mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar 1,8 miliar lebih dana Covid-19 untuk pembebasan  rekening air PDAM," ujar Basuki.

Lebih luas dijelaskannya, dalam hal ini Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far ingin membantu meringankan warga akibat dampak Covid-19 dengan membebaskan pembayaran rekening air PDAM selama dua bulan untuk rumah tangga dan sosial khusus yaitu, golongan A1 hingga A4, dan tempat ibadah juga sekolah.

Ia, pun, membeberkan, yang sudah terealisasi yaitu bulan Mei yang dibayarkan bulan Juni sebesar Rp 946 juta lebih dengan jumlah pelanggan yaitu, 16.751 terdiri dari A1 hingga A4 dan sosial khusus yang tersebar di Kecamatan Pulau Laut Utara dan Kecamatan Pulaulaut Sigam, juga ada lima IKK seperti, IKK Serongga, IKK Cantung, IKK Sengayam, IKK Sungai Durian, dan IKK Bakau.

Sedangkan untuk bulan Juni yang dibayarkan Juli 2020 ada peningkatan sebesar Rp 949 juta sekian dengan pelanggan yaitu, 16.816 yang tersebar di perkotaan dan lima IKK milik PDAM Kotabaru.

Masih kata Basuki, Dengan dana yang yang disiapkan Pemkab Kotabaru sebesar Rp 1,8 miliar lebih ini tentu tidak bisa mencukupi sehingga pihak PDAM Kotabaru pun menggunakan dana CSR nya untuk menutupi kekurangan tersebut.

"Ya, kami juga memberikan subsidi kepada pelanggan sebesar Rp 72 juta lebih untuk bulan Mei dan bulan Juni sebesar Rp 230 juta lebih karena dana subsidi dari pemerintah tidak cukup," bebernya.

Jadi jelas Basuki, pembebasan pembayaran rekening air ini akan berakhir bulan Juni dan masyarakat akan kembali melakukan pembayaran bulan Agustus 2020 nanti sesuai pemakaian.

Saat ini ungkap Basuki, memang volume pemakaian air ada peningkatan dari biasanya dikarenakan warga lebih banyak beraktivitas dirumah akibat Covid-19, jadi dihimbau kepada masyarakat untuk bisa berhemat dalam pemakaian air.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dongkrak Ekonomi Warga, Empat Desa Kembangkan Padi Sawah 100 Hektar

GEMA, SUNGAIPASIR - Pemkab Kotabaru menyiapkan lahan padi sawah sekitar 100 hektar untuk bisa mendongkrak perekonomian warga dan sebagai ketahanan pangan hadapi pandemi Covid-19.

Program pemerintah ini sudah dijalankan oleh Desa Sungai Pasir Kecamatan Pulau Laut Tengah, Desa Teluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur, Desa Pudi Kecamatan Pamukan Selatan, dan Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara.

Masing masing desa itu menggarap lahan 25 hektar padi sawah dan hasilnya pun terus meningkat seperti halnya di Desa Sungai Pasir sehingga bisa mendongkrak perekonomian warga setempat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Ir Hairuddin, dari empat desa tersebut saat ini Desa Sungai Pasir Kecamatan Pulau Laut Tengah sudah melakukan panen raya padi sawah 25 hektar tersebut dan menghasilkan 6,7 ton per hektar gabah kering, Selasa (30/6/2020).

Memang ungkapnya, sebelumnya juga pernah dilakukan panen raya akan tetapi hanya bisa menghasilkan 3 hingga 4 ton gabah kering saja perhektarnya.

"Iya, panen kali ini ada peningkatan dari 3 hingga 4 ton kini sudah bisa menghasilkan 6,7 ton gabah kering per hektarnya,"  ujar Hairuddin.

Ia, pun, mengingatkan kepada warga agar tidak merasa puas dengan hasil yang ada sekarang akan tetapi harus lebih ditingkajkan lagi sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far mengatakan, pertanian merupakan salah satu program dari pemerintah pusat yang juga termasuk dalam visi misi Agrobisnis dan Pariwisata.

Kegiatan panen raya ini untuk mendukung ketersediaan pangan dalam menghadapi covid 19 serta meningkatkan mutu intensifikasi agrobisnis padi sawah seluas 100 hektar di Kotabaru.

"Semoga hasil panen padi ini terus meningkat setiap tahunnya, sehingga di kotabaru bisa menjadi daerah swasembada pangan," harap bupati.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah