-->

Cegah Munculnya Cluster Pasar di Kotabaru, TNI-Polri Bentuk Pasar Tangguh


GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 di Bumi Saijaan juga mencegah munculnya cluster pasar atau pusat perbelanjaan TNI-Polri akan membentuk pasar tangguh.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin pada saat rapat koordinasi penegakan disiplin Covid-19 dan pembentukan pasar tangguh, Selasa (30/6/2020) di Selasar bagian sumda Polres Kotabaru.

"Ya, sebenarnya gerakan pasar tangguh banua ini sederhana yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan pakai sabun," jelas Kapolres.

Diungkapkan Andi Adnan Syafruddin, kita akan bentuk gerakan disiplin yang di implementasikan melalui pasar tangguh banua agar tidak ada muncul cluster pasar di Kotabaru seperti halnya didaerah lain.

'Insyaallah, bila masyarakat khususnya pedagang dan pembeli saat transaksi jual beli tetap mematuhi protokol kesehatan tentu akan terhindar dari Covid-19," ungkap Kapolres.

Lebih luas dipaparkannya, kegiatan gerakan pasar tangguh banua ini dikoordinir oleh Polri dan TNI, namun demikian tidak akan bisa jalan tanpa bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat.

"Kita harus bersama sama antara pemerintah, TNI-Polri, stakeholder, dan masyarakat berkolaborasi untuk menghambat penyebaran Covid-19 ini," ucap Kapolres.

Terkait sanksi terhadap pedagang dan pembeli di Pasar Kemakmuran yang tidak mematuhi protokol kesehatan, Andi Adnan Syafruddin bersama jajarannya akan melakukan koordinasi dengan pihak pasar terlebih dulu melalui sosialisasi juga edukasi.

Dan lanjutnya, sesuai kesepakatan bersama nantinya baru bisa diberikan sanksi, apakah tidak boleh masuk pasar bila tidak memakai masker atau sanksi lainnya.

Sudah menjadi keinginan bersama agar Pandemi Covid-19 segera berakhir agar perekonomian rakyat bisa hidup dan tumbuh kembali sehingga kehidupan bisa kembali normal.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kades Teluk Gosong Bagikan BLT DD Langsung Kerumah Warga

GEMA, TELUKGOSONG - Berbeda dari desa lainnya di Kotabaru dalam melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), Kepala Desa Teluk Gosong, Samsul Riadi, menggunakan cara dengan mendatangi rumah warga untuk membagikan bantuan BLT DD tersebut, Senin (29/6/2020).

Hal itu dilakukan Samsul Riadi selaku Kades didampingi Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa setempat kepada warga untuk mengurai berkumpulnya orang dan mempercepat pembagian.

"Ya, ini kita lakukaukan agar bisa mengurai berkumpulnya warga terkait protokol kesehatan covid-19," ucapnya.

Selain itu tambah Samsul, sebanyak 76 Kepala Keluarga (KK) yang ada di 5 RT Desa Teluk Gosong Kecamatan Pulau Laut Timur sudah mendapatkan BLT DD tahap pertama.

Ia, pun, mengungkapkan, penyaluran ini sudah sesuai dengan aturan pemerintah dan warga yang sudah pernah dapat bantuan dari Dinas Sosial seperti, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan program pemerintah lainnya tidak akan mendaptkan bantuan BLT DD ini.

"Memang, program BLT DD ini dikhususkan untuk warga tidak mampu yang belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah," jelas Samsul.

Lebih luas di paparkannya, untuk besaran bantuan Rp600 ribu rupiah yang diterima warga selama tiga bulan mulai Juni hingga Agustus 2020.

Diharapkannya, semoga bantuan yang telah diberikan ini bisa meringankan beban warga ditengah Pandemi Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan sehari hari.

Syamsudin salah satu warga yang menerima BLT DD juga mengatakan, terima kasih kepada pemerintah khususnya Kepada Desa Teluk Gosong yang sudah memperhatikan warganya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019

GEMA, PULAULAUT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru kembali menggelar rapat paripurna masa persidangan III rapat ke-13 tahun 2019/2020 tentang pidota bupati terkait peertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019, Senin (29/6/2020), diruang rapat DPRD lantai III.

Acara rapat dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis didampingi Wakil Ketua I, Mukhni, Wakil Ketua II, Arief, dan Bupati Kotabaru H Syaed Ja'far. Disaksikan Dandim 1004, Danlanal, Kapolres, Kejari, Sekda, anggota DPRD, dan Kepala SKPD.

Dalam pidatonya, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, berkat kerjasama semua pihak sehingga laporan keuangan daerah kembali mendapatkan WTP yang Kelima kalinya berturut turut dari BPK.

"Ya, laporan keuangan ini bertujuan memberikan informasi keuangan Pemkab Kotabaru secara transparan dan akuntabilitas dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik," ungkapnya.

Selain itu lanjut bupati, laporan keuangan ini juga sebagai informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan transaksi yang dilakukan pemerintah selama kurun waktu tahun anggaran 2019.

Ia, pun, membeberkan, pada tahun 2019 pemerintah sudah melakukan perbaikan untuk menyajikan laporan keuangan yang wajar dan bisa dipertanggungjawabkan namun masih banyak yang harus dibenahi dan ditingkatkan bersama pada tahun mendatang.

Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far juga berharap, berkat kerjasama dan kemitraan antara pemerintah dengan DPRD tentu akan bisa mengatasi kendala juga permasalahan yang ada.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan, Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019 yang telah disampaikan kepada Legislatif ini akan kembali dilakukan pembahasan oleh DPRD sesuai dengan mekanisme yang ada di dewan.

"Memang, saat ini Kotabaru kembali mendapatkan WTP yang ke-5 kalinya namun kami tetap akan mengevaluasi masalah tata kelo keuangan tersebut," ujarnya.

Pada akhir acara rapat, rancangan tersebut diserahkan Ketua DPRD Syairi Mukhlis secara simbolis kepada salah seorang anggota DPRD Siti Chairun Nisa dari Faraksi Nasdem.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kapolda Kalsel Kunjungi Kampung Tangguh Banua di Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Program kampung tangguh banua yang dipelopori oleh polri untuk menghambat dan menekan penyebaran covid-19 di Indonesia kini juga dilakukan di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Untuk melihat kesiapan Kabupaten Kotabaru dalam membentuk kampung tangguh banua, Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Nico Afinta bersama Forkopimda Provinsi Kalsel dan rombongan melakukan kunjungan ke Kabupaten Kotabaru, Jum'at (26/6/2020).

Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Nico Afinta, menyampaikan,  banyak perubahan yang terjadi akibat covid-19 yang mengakibatkan sosial budaya, ekonomi, dan kesehatan terganggu sehingga semua aturan banyak berubah yang harus dijalani sekarang.

"Kita tetap harus semangat menghadapi covid-19 ini dengan mentaati aturan yang baru," katanya.

Dan tambahnya, dari hasil diskusi bersama gubernur, danrim, dan gugus tugas provinsi maka ada 5 program yang akan dijalankan yaitu, peningkatan PCR, fasilitas rumah sakit, pembentukan kampung tangguh, operasi penegakan disiplin, dan efesiensi anggaran.

Ia, pun, bangga bahwa apa yang sudah dilakukan kampung tangguh banua di Desa Megasari ini agar bisa juga dilakukan oleh desa lainnya sebab pemerintah dan TNI-Polri tidak akan mungkin bisa menjalankan program tersebut bila tidak melibatkan peran masyarakat.

"Ya, disini disiplin adalah kunci utama untuk menghadapi covid-19, dan pemerintah, TNI-Polri bersama dengan rakyat akan berperang melawan covid-19 agar semuanya cepat berakhir," tutur Kapolda.

Disisi lain, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, menjelaskan, saat ini di Kabupaten Kotabaru sudah ada 60 orang terkonfirmasi positif covid-19 yaitu, 26 masih dalam perawatan, 33 orang sembuh, dan 1 orang meninggal.

Dengan terbentuknya kampung tangguh banua di Desa Megasari dan Desa Sarangtiung bisa menjadi percontohan bagi kampung lainnya dalam menghadapi juga menghambat penyebaran covid-19 di Bumi Saijaan.

"Iya, adanya kampung tangguh banua ini diharapkan dapat mengatasi dan menekan penyebaran Covid-19 di kota kita," ucap bupati.

Selain itu, pemerintah bersama forkopimda dan stakeholder juga seluruh elemen masyarakat akan mendukung dengan adanya program kampung tangguh ini sebab selain tangguh kesehatan juga tangguh pangan hingga perekonomian warga setempat bisa kembali bangkit.

Nampak Kapolda Kalimantan Selatan bersama Bupati Kotabaru memberikan bantuan APD, bibit ikan, dan sembako, kepada kampung tangguh banua di Desa Megasari dan Desa Sarangtiung yang diterima masing masing kades setempat.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kasus Positif Covid-19 di Kotabaru Tembus Angka 60

GEMA, PULAULAUT - Seiring waktu kini, kasus positif covid-19 di Kabupaten Kotabaru tembus diangka 60 namun orang yang sembuh juga ada kemajuan capai angka 33 orang.

Hal tersebut dibenarkan juru bicara covid-19 Said Akhmad yang juga sebagai Sekretaris Daerah melalui press release, Kamis (25/6/2020) dihalaman kantor bupati.

Memang saat ini Kabupaten Kotabaru ada penambahan satu orang sehingga menjadi 60 orang yang terkonfirmasi positif covid-19, 26 orang dalam perawatan, 33 orang sembuh, dan 1 orang meninggal.

"Ya, memang ada penambahan satu orang positif namun 18 orang sembuh," ucap Said Akhmad.

Ia, pun, membeberkan, bahwa, dari hasil swab test yang di terima dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, pasien yang positif tersebut atas nama R.A.SR.S warga Serongga Kecamatan Kelumpang Hilir.

Tak henti hentinya, pemerintah terus mengingatkan dan mengajak masyarakat Kotabaru agar mentaati protokol kesehatan dari pemerintah.

"Mudah mudahan tidak ada lagi penambahan di Kota kita jadi marilah kita bersama berdoa dan menjaga kesehatan bersama," harap Said Akhmad.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Bersinergi Dengan Desa Mitra Majukan Wisata Goa Lowa

GEMA, TEGALREJO - Banyaknya objek wisata yang ada di Kecamatan Kelumpang hilir Kotabaru, diantaranya hutan mangrove Langadai dan Gowa Lowa Tegalrejo tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung baik lokal maupun luar untuk datang menikmati suasana alam tersebut.

Agar semua itu bisa terwujud pihak Indocement Tunggal Prakarsa Plant Tarjun salah satu perusahaan yang ada di Kecamatan Kelumpang Hilir bersinergi dengan desa mitra perusahaan melalui pihak kecamatan untuk memajukan objek wisata setempat dengan mempromosikan juga membangunkan sarana dan prasarana dilokasi wisata.

Hal tersebut disampaikan Management Indocement, H Teguh Iman Basoeki melalui press release, Rabu (24/6/2020), memang pihak perusahaan akan terus memberikan support dalam hal kemajuan pembangunan yang berkelanjutan kepada objek wisata desa mitra dan Kotabaru pada umumnya.

"Iya, pihak perusahaan sangat apresiasi dengan adanya potensi wisata Goa Lowa yang ada di Desa Tegalrejo ini seperti halnya wisata hutan mangrove di Desa Langadai dan wisata lainnya," ucapnya.

Saat ini tambahnya, objek wisata Goa Lowa masih tahap pengembangan kelengkapan insfratruktur pendukung agar para pengunjung merasa aman dan nyaman saat berada dilokasi wisata.

"Ya, potensi lokal itu memang harus dikembangkan, selain dapat memberi nilai positif bagi daerah dan peningkatan perekonomian masyarakat sekitar," harapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Tegalrejo, Afifudin sangat apresiasi dengan upaya Indocement untuk memajukan wisata Goa Lowa, padahal sebelum ada perhatian pengunjung ke Goa Lowa hanya pada hari tertentu saja oleh warga lokal.

"Alhamdulillah, saat ini berkat bantuan material dari Indocement kondisi Goa Lowa makin cantik dan indah hingga menarik untuk dikunjungi," ujarnya.

Menurut Afifudin, potensi Goa Lowa sangat menjanjikan untuk dikembangkan khususnya untuk Desa Tegalrejo dan untuk pengelolaannya nanti akan dilakukan oleh masyarakat, Bumdes setempat bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Ia, pun, tidak menepis bahwa melalui program CSR nya Indocement yang bersinergi dengan masyarakat tentu kedepannya memberikan dampak positif untuk peningkatan perekonomian desa setempat.

Menanggapi hal itu Camat Kelumpang Hilir Johanuddin, menyambut baik apa yang telah dilakukan pihak Indocement dan kedepannya  akan direncanakan pemembangunan kolam pancing di kawasan Goa Loa bahkan juga mengadakan event se-Kalimantan Selatan yakni lomba panjat tebing (Rock Climbing).

"Kami, pihak kecamatan memang punya rencana pengembangan dan promosi melalui event di wisata Goa Lowa khususnya dan wisata lainnya agar bisa menambah daya tarik sendiri," ungkap camat.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ratusan Paket Sembako Masuk Pulau Sebuku

GEMA, SEBUKU - Setelah beberapa desa lebih dulu mendapatkan bantuan paket sembako dari Pemkab Kotabaru akhirnya bantuan itu juga masuk di Kecamatan Pulau Sebuku dan bisa dirasakan warga setempat paska pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian semua elemen dunia anjlok tak terkecuali di Bumi Saijaan.

Hal tersebut dikarenakan Kecamatan Pulau Sebuku terlepas dari daratan ibukota Kotabaru sehingga hanya bisa ditempuh melalui jalur transportasi laut.

Pada kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far bersama rombongan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada camat setempat yang nantinya kembali dibagikan kepada warga yang berhak menerima, Rabu (24/6/2020) di Desa Sekapung.

Ia, pun, tak henti hentinya menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, untuk kesehatan bersama dalam menghadapi covid-19 sekarang.

"Saat ini daerah kita sudah ada 59 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, mari bersam saling menjaga dan mematuhi protokol kesehatan," ucap bupati.

Ia, pun, mengharapkan agar bantuan ini bisa membantu juga bermanfaat terhadap warga yang terdampak Covid-19 dan untuk kepala desa agar sesegeranya membagikan bantuan tersebut kepada warga yang berhak.

Nampak hadir, Kepala SKPD terkait, Ketua Kadin, camat dan Forkopimca, serta undangan.

Disisi lain dalam laporannya, Plt Dinas Sosial Kotabaru, Nurviza menyampaikan bahwa, di Kecamatan Pulau Sebuku ini akan dibagikan 286 paket sembako untuk Delapan desa sesuai dengan data yang ada.

Namun tambahnya, data yang sudah ada itu sifatnya fleksibel dalam artian nantinya apabila tidak sesuai dengan keadaan warga penerima bantuan maka pihak desa bisa mengganti dengan yang lebih berhak.

"Bantuan ini diserahkan bertahap di tiap kecamatan dan desa sesuai data yang ada sehingga pembagian nantinya tepat sasaran sesuai harapan," ungkapnya

Ia, pun, membeberkan, bantuan ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah kepada masyarakat di 22 kecamatan dalam membantu meringankan beban warga pada pandemi Covid-19.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dampak Curah Hujan Tinggi Fasilitas PDAM Kotabaru Rusak

GEMA, PULAULAUT - Sepekan sudah curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Kotabaru sehingga mengakibatkan kawasan dataran rendah terendam hal tersebut juga berdampak terhadap fasilitas milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru banyak yang rusak.

Hal tersebut dibenarkan Humas PDAM Kotabaru, Syarwani, Selasa (23/62020), memang beberapa hari ini curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi di hulu intake atau dam milik PDAM sehingga mengakibatkan banyak fasilitas yang rusak dan otomatis layanan distribusi air kepelanggang pun terganggu.

"Saat ini kami bersama tim sedang melakukan perbaikan agar pelayanan distribusi kepelanggan kembali normal," ungkapnya.

Ia, pun, membeberkan bahwa, pasca banjir kemarin banyak jalur pipa yang putus karena dihantam batang pohon yang hanyut terbawa arus juga diakibatkan longsor.

Namun tambahnya, selama Empat hari Tim PDAM terus berusaha memperbaiki jalur yang putus baik dalam hutan dan gunung dikawasan Tirawan akhirnya selesai pengerjaannya.

"Alhamdulillah, sekitar pukul 17.00 Wita akhirnya semuanya bisa selesai dikerjakan oleh Tim PDAM selama Empat hari," jelas Syarwani.

Dengan kondisi ini ucapnya, pihak manajemen PDAM minta maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya layanan distribusi air khususnya pelanggan di wilayah IPA Gunung Tirawan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Hadapi Covid-19, Kotabaru Gunakan Program Kampung Tangguh Banua

GEMA, PULAULAUT - Untuk mengatasi agar penyebaran virus Corona (Covid-19) tidak meluas di Kotabaru, pemerintah daerah melalui Gugus Tugas Covid-19 menjalankan program dari Kapolri untuk membentuk kampung tangguh banua di wilayahnya untuk memutus mata rantai covid-19.

Saat ini sudah ada Delapan kampung tangguh banua yang terbentuk di Kabupaten Kotabaru untuk bisa menghambat penyebaran Covid-19 di kota yang berjuluk Bumi Saijaan itu.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Kotabaru, Andi Adnan Syafruddin saat pencanangan kampung tangguh banua Saijaan di Desa Megasari Kecamatan Pulau Laut Utara, Senin (22/6/2020).

"Iya, saat ini kita sudah memiliki Delapan kampung tangguh banua Saijaan untuk bisa menghambat penyebaran Covid-19," ungkapnya.

Selain itu tambahnya, tidak menutup kemungkinan daerah lainnya akan menyusul untuk di bentuk kampung tangguh banua hingga semuanya ada tersebar di 22 kecamatan.

Terobosan program ini jelas Kapolres, sudah menasional dengan nama kampung tangguh nusantara terus mendapat tanggapan provinsi Kalsel sesuai wilayah hingga diberi nama kampung tangguh banua hingga ke kabupaten menjadi kampung tangguh banua Saijaan.

Tujuannya dari kampung tangguh ini adalah untuk menjaga keselamatan dan kesehatan warganya sebab pemerintah dan stakeholder terus berupaya menjaga warga masyarakat.

"Memang, saat ini kita dalam tahap krisis ekonomi dan kesehatan sebab kalau tidak ditangani dengan serius maka akan terjadi krisis keamanan juga politik yang sudah pasti akan membuat negara hancur," tegas Kapolres.

Lebih luas diungkapkannya, bahwa program ini tidak akan bisa jalan kalau hanya pemerintah dan TNI-Polri saja yang melaksanakannya akan tetapi harus berkolaborasi dan sinergitas dengan masyarakat agar penyebaran Covid-19 ini cepat bisa diatasi.

Saat ini beber Andi Adnan, kampung tangguh banua Saijaan yang sudah terbentuk yaitu, Desa Megasari Kecamatan Pulau Laut Utara, Desa Tebing Tinggi Kecamatan Kelumpang Tengah, Desa Karang Payau Kecamatan Kelumpang Hulu, Desa Banjarsari Kecamatan Sampanahan, Desa Pudi Kecamatan Kelumpang Utara, Desa Sarangtiung Kecamatan Pulaulaut Sigam, dan Sungai Durian.

Disisi lain, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, nantinya selain membentuk kampung tangguh banua Saijaan dalam menghadapi penyebaran virus Corona juga akan dilihat keadaan kampung tersebut apa yang bisa dilakukan warga setempat seperti pertanian, beternak dan lainnya tentu akan dibantu bibit kepada mereka bahkan pemasarannya.

"Kampung tangguh banua Saijaan yang sudah terbentuk ini nantinya sebagai contoh bagi desa desa lainnya dalam menghadapi covid-19," jelas bupati.

Nampak Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far didampingi Kapolres Kotabaru Andi Adnan Syafruddin, meresmikan kampung tangguh banua Saijaan Desa Megasari dengan melepas balon disaksikan Dandim 1004, Danlanal, Ketua DPRD, Sekda, Ketua Kadin, MUI, Kepala SKPD, dan undangan.

Selain itu bupati dan rombongan juga memberikan 50 kilogram bibit jagung, bibit ikan nila dan lele masing masing 1000 ekor, serta memasangkan rompi baju kampung tangguh banua Saijaan kepada Delapan orang perwakilan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Sampaikan Tiga Buah Raperda

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan Tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) yaitu, Pengaturan pajak daerah, retribusi daerah, dan perlindungan lahan pertanian juga pangan, Senin (22/6/2020) di ruang rapat DPRD Kotabaru.

Dalam kesempatan itu bupati menjelaskan bahwa, Tiga buah Raperda ini perlu adanya pembaharuan mengingat keadaan sekarang tidak sesuai lagi dengan nomenklatur perangkat daerah pelaksana pemungut pajak.

Dan retribusi daerah dari waktu ke waktu harus senantiasa ditingkatkan agar pemerintah dalam memenuhi kebutuhan daerah khususnya masyarakat bisa terpenuhi baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Sedangkan Raperda perlindungan lahan pertanian pangan dan pengembangan prasarana pertanian sebab seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk, perkembangan ekonomi dan industri mengakibatkan terjadinya degradasi, alih fungsi lahan, pragmentasi lahan pertanian pangan yang tentunya mengakibatkan daya dukung guna menjamin kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan daerah.

"Ya, harus ada pembaharuan terkait Tiga buah Raperda tersebut agar bisa dijalankan sesuai perkembangan dan peruntukannya," kata bupati.

Nampak dilakukan penanda tanganan nota kesepahaman oleh Bupati Kotabaru, Ketua DPRD, dan Wakil Ketua DPRD disaksikan anggota DPRD juga Forkopimda serta Kepala SKPD.

Hasil penyampaian Raperda itu diserahkan bupati kepada ketua DPRD dan kembali diserahkan kepada anggota DPRD yang menangani sebagai bahan evaluasi dan pembahasan lebih lanjut.

Selain penyampaian Tiga buah Raperda oleh bupati juga disampaikan laporan akhir proses pembahasan pansus II DPRD atas Dua buah Raperda dan penyampaian Satu buah Raperda oleh Bapemperda DPRD Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Desa Megasari Jadi Percontohan Kampung Tangguh Banua

GEMA, MEGASARI - Untuk menghambat penyebaran Covid-19 di Bumi Saijaan, kini pemerintah daerah bersama gugus tugas covid-19 mencoba pola baru dengan mencanangkan kampung tangguh banua Saijaan yang tersebar di 22 kecamatan.

Salah satu desa yang menjadi percontohan kampung tangguh banua Saijaan adalah Desa Megasari Kecamatan Pulau Laut Utara, Senin (22/6/2020) secara resmi dibuka oleh Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far didampingi Kapolres Kotabaru Andi Adnan Syafruddin, disaksikan gugus tugas covid-19, kepala SKPD, dan undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Megasari Ali Mukdin, atas nama warga Desa Megasari merasa bahagia atas kedatangan buapti dan Forkopimda yang sudah memilih dan menobatkan desa ini menjadi kampung tangguh banua Saijaan.

"Ya, dengan dinobatkannya Desa Megasari sebagai kampung tangguh banua Saijaan bersama Tujuh desa lainnya agar bisa mengatasi penyebaran virus Corona (Covid-19) di Bumi Saijaan," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far mengatakan, program kampung tangguh ini adalah program dari Kapolri yang mana salah satu pola untuk menghambat penyebaran Covid-19.

Saat ini sudah ada Delapan kampung tangguh banua Saijaan terbentuk di Kotabaru dan nantinya semua akan mendapat giliran kunjungan dari forkopimda untuk melihat keadaan dan kesiapannya.

" Intinya, dengan terbentuknya kampung tangguh banua Saijaan ini selain kesehatan juga ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian," kata bupati.

Ia, pun, berharap kepala desa bersama warga agar melakukan gotong royong kebersihan lingkungan sekitar jadi bukan hanya fokus terhadap covid-19 saja namun juga hal hal lainnya.

Disisi lain, Kapolres Kotabaru Andi Adnan Syafruddin, menjelaskan, kampung tangguh banua adalah program dari Polri sebab dapat membantu memutus rantai penyebaran covid-19 makanya dicanangkan di seluruh Indonesia.

Tujuannya dari kampung tangguh ini adalah untuk menjaga keselamatan dan kesehatan warganya sebab pemerintah dan stakeholder terus berupaya menjaga warga masyarakat.

"Memang, saat ini kita dalam tahap krisis ekonomi dan kesehatan sebab kalau tidak ditangani dengan serius maka akan terjadi krisis keamanan juga politik yang sudah pasti akan membuat negara hancur," tegas Kapolres.

Diungkapkannya, bahwa program ini tidak akan bisa jalan kalau hanya pemerintah dan TNI-Polri saja yang melaksanakannya akan tetapi harus berkolaborasi dan sinergitas dengan masyarakat agar penyebaran Covid-19 ini cepat bisa diatasi.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon oleh bupati didampingi Kapolres dan disaksikan tim gugus covid-19 serta undangan yang hadir dan pelepasan bibit ikan nila dan lele.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kampung Tangguh di Kelumpang Dapat Bantuan APD

    • GEMA, PUDI - Sejak diberhentikannya posko covid-19 diperbatasan pada 14 Juni kemarin, kini gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Kotabaru menggunakan pola baru untuk memutus rantai penyebaran virus Corona dengan membentuk kampung tangguh

      Sudah ada beberapa kampung tangguh yang terbentuk dan tersebar di 22 kecamatan untuk mengantisipasi keluar masuknya warga agar tetap sehat.

      Program dan pola baru pemerintah tersebut mendapat respon langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far yang juga sebagai ketua GTPP Covid-19 dengan memberikan bantuan alat pelindung diri masing masing satu box kepada Desa Tebing Tinggi dan Desa Pudi yang sudah dibentuk sebagai kampung tangguh, Jum'at (19/6/2020).

      "Ya, kini tim GTPP Covid-19 kita alihkan penjagaan dan pemeriksaan terhadap warga langsung di kampung tangguh," jelasnya.

      Memang, ungkap bupati, sarana dan prasarana kampung tangguh yang tersebar di 22 kecamatan akan dilengkapi agar masyarkat setempat merasa aman dan nyaman karena kesehatan mereka terjaga.

      Saat ini kampung tangguh banua yang sudah terbentuk yaitu, Desa Megasari Kecamatan Pulau Laut Utara, Desa Tebing Tinggi Kecamatan Kelumpang Tengah, Desa Karang Payau Kecamatan Kelumpang Hulu, Desa Banjarsari Kecamatan Sampanahan, Desa Pudi Kecamatan Kelumpang Utara.

      Selain itu, acara juga dirangkai dengan pembagian bansos oleh bupati secara simbolis kepada masing masing camat di tiga wilayah seperti, Kecamatan Kelumpang Tengah, mendapat 547 paket sembako untuk 13 desa dan 446 BLT DD,

      Dan Kelumpang Utara, 306 paket sembako untuk tujuh desa, sedangkan Pamukan Selatan ada 468 paket sembako untuk 11 desa juga satu unit ambulance milik Desa Sakadoyan.

      Bantuan ini harap bupati, agar dibagikan kepada warga yang benar benar memerlukan   karena dampak Covid-19 yang membuat kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya terganggu.

      Ia, pun, tak bosan bosannya setiap kegiatan selalu mengingatkan kepada masyarakat agar bisa mentaati protokol kesehatan dari pemerintah seperti pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, untuk kesehatan bersama.

      "Mari kita jaga kebersihan dengan pola hidup sehat dan patuhi aturan dari pemerintah agar kita dan keluarga tetap sehat dan terhindar dari virus Corona," ungkap bupati.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Kontak Langsung Pasien Covid-19, Satu Warga Sebuku Dinyatakan Positif

      GEMA, PULAULAUT - Baru kemarin ada penambahan 14 orang terkonfirmasi positif dan 10 orang sembuh, yang membuat kenaikan signifikan pasien covid-19 di Kabupaten Kotabaru menjadi 58 orang.

      Hari ini, Jum'at (19/6/2020) kembali ada penambahan 1 orang terkonfirmasi positif covid-19 atas nama L.A (40) perempuan kontak langsung pasien positif sebelumnya  di Pulau Sebuku, sehingga total menjadi 59 yaitu, 43 masih dalam prawatan, 15 orang sembuh, dan 1 orang meninggal.

      Sekretaris Daerah H Said Akhmad sekaligus selaku juru bicara gugus tugas covid 19 Kotabaru, menyampaikan, memang hari ini ada penambahan lagi satu orang positif, L.A (40) perempuan karena kontak langsung dari pasien sebelumnya di Pulau Sebuku.

      "Pasien tersebut akan langsung mendapatkan pengobatan dokter spesialis paru dan dilakukan isolasi di rumah sakit stagen," jelas Said Akhmad.

      Selain itu ungkapnya, pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 akan kembali dilakukan evaluasi swab sesuai jadwal dan mudah mudahan tidak ada lagi penambahan.

      Marilah kita bersama bersatu memutus rantai penyebaran covid-19 di Bumi Saijaan dengan mematuhi protokol kesehatan seperti, memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Virus Corona Kini Masuk Ibukota Kotabaru, 58 Terkonfirmasi Positif

      GEMA, PULAULAUT - Saat ini virus Corona (covid-19) masih menjadi momok mengerikan hampir diseluruh dunia sehingga menjadi perhatian khusus pemerintah tak terkecuali di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sudah 58 orang terkonfirmasi positif covid-19.

      Saat ini virus mematikan itu penyebarannya sudah memasuki ibukota Kotabaru, yang tadinya hanya dikecamatan dan desa namun kini sudah masuk perkotaan.

      Hal tersebut, disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kotabaru, H Said Akhmad pada press release, Kamis (18/6/2020) di halaman kantor bupati.

      Hasil swab yang diterima dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, ada penambahan 14 orang pasien terkonfirmasi positif covid 19 dan 10 orang dinyatakan sembuh.

      "Ya, memang ada penambahan lagi 14 orang dan 10 orang sembuh kebanyakan di Pulau Laut Utara dan Pulaulaut Sigam," kata Said Akhmad.

      Untuk 14 orang yang terkonfirmasi positif tersebut, yaitu, ada Enam orang dari Pulaulaut Sigam, inisial Y.P.S (27) perempuan, K.M (31) perempuan, S (54), A.P.S (25) laki-laki, P (52) laki-laki, dan A.H (28) laki-laki, dan Empat orang dari Pulau Laut Utara, inisial S.N.S (27) perempuan, A.S (50) laki-laki, T.A (20) perempuan, dan F.R (25) perempuan.

      Sedangkan yang lainnya, Satu orang dari Kecamatan Pulau Sebuku inisial R,  Satu dari Pulau Laut Tengah inisial N.H (50) laki-laki, serta dua dari Kelumpang Hulu inisial K (42) laki-laki, dan M (50) perempuan.

      Namun ungkap Said Akhnad, ada juga penambahan 10 pasien yang dinyatakan sembuh yaitu, Akhmad Safari, Jamiah, Rodiatul Mardiah, Randi Abdullah, Muhammad Hasan, Hamsiyati, Eti Indriani, Mulkani, Ardiansyah, dan H Baharuddin.

      Jadi hingga hari ini, Kamis (18/6/2020), jumlah pasien yang terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Kotabaru sebanyak 58 orang, 42 orang dalam perawatan, 15 orang sembuh dan 1 orang meninggal.

      Ia, pun, berharap mari kita berdoa bersama agar tidak ada lagi penambahan kasus dan mengajak warga Kotabaru agar mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah agar bisa memutus rantai penyebaran covid-19 ini.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Ratusan Paket Sembako Disalurkan Untuk Warga Pamukan

      GEMA, PAMUKAN - Tiba waktunya giliran warga di pamukan mendapatkan bantuan paket sembako dari pemerintah daerah seperti halnya desa lain yang lebih dulu mendapatkannya akibat dampak Covid-19 yang saat ini melanda masyarakat Kotabaru khususnya dan dunia umumnya.

      Pada kesempatan tersebut Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far bersama rombongan menyerahkan bantuan itu secara simbolis kepada camat dan kepala desa setempat yang nantinya dibagikan kepada warga yang berhak menerima.

      Untuk Kecamatan Pamukan Utara mendapatkan bantuan 540 paket sembako, Kecamatan Pamukan Barat 272 paket sembako, dan Kecamatan Sungai Durian mendapatkan 360 paket sembako.

      Selain bantuan sembako orang nomor satu di Bumi Saijaan itu juga menyerahkan tiga unit mobil ambulance kepada Desa Rantau Jaya, Desa Betung, dan Desa Balaimea, Rabu (17/6/2020).

      Pada kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far berpesan agar bantuan yang telah diberikan agar dipergunakan sebaik mungkin khususnya mobil ambulance sebab alat transportasi ini sangat dibutuhkan warga.

      "Kami harap bantuan ini agar dijaga dan dipelihara sesuai dengan pemanfaatannya bagi warga setempat," ucap bupati.

      Ia, pun, tak henti hentinya menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi prokol kesehatan dari pemerintah seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, untuk kesehatan bersama dalam menghadapi covid-19 sekarang.

      Disisi lain, Plt Dinas Sosial Kotabaru, Nurviza kembali mengingatkan bahwa bantuan ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah kepada masyarakat di 22 kecamatan dalam membantu meringankan beban warga disuasana pandemi Covid-19 sekarang.

      "Bantuan ini diserahkan bertahap di tiap kecamatan dan desa sesuai data yang ada sehingga pembagian nantinya tepat sasaran sesuai harapan," ungkapnya.










      - Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Satu Orang PDP Asal Kotabaru Meninggal Dunia di Tanbu

      GEMA, PULAULAUT - Melalui press release, Selasa (16/6/2020) dihalaman kantor bupati, juru bicara gugus tugas Covid-19 Said Akhmad yang juga Sekda Kotabaru menyampaikan bahwa, satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kotabaru meninggal dunia di Tanah Bumbu.

      Informasi itu ungkap Said Akhmad, diterima dari Kasi Surveilans dan Imunisasi Kabupaten Tanah Bumbu, bahwanya pasien inisial N (80) perempuan asal Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru, telah meninggal dunia pada 9 Juni lalu di Rumah Sakit Dr Andi Abdurahman Tanah Bumbu dan berdasarkan hasil swab pada tanggal 15 Juni 2020 dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

      "Ya, memang satu orang PDP asal Kotabaru Meninggal di Tanah Bumbu dan terkonfirmasi positif covid-19," ucapnya.

      Lebih luas dibeberkan Said Akhmad, kronologis kejadian bahwa sebelumnya N (80) perempuan datang ke UGD Puskesmas Serongga dengan keluhan sesak nafas sehingga dilakukan Rapid Test dengan whole blood dan hasilnya non reaktif, akhirnya pihak Puskesmas Serongga pun melakukan rujukan ke Tanah Bumbu sejak tanggal 6 Juni lalu.

      Dan tiba di UGD Rumah Sakit Dr H Andi Abdurahman Tanah Bumbu, pasien kembali dilakukan Rapid Test dengan serum dan hasilnya Reaktif, sehingga dirawat isolasi dengan prosedur covid 19 namun tak bertahan akhirnya meninggal dunia pada 9 Juni 2020, atas persetujuan pihak keluarga penguburan pun dilakukan di Tanah Bumbu sesuai SOP Covid-19.

      Berdasarkan riwayat perjalannya, kata Said Akhmad, N (80) perempuan sebelumnya pada 19 sampai 23 Mei 2020 juga pernah dirujuk ke RSUD Tanah Bumbu, kemudian membaik sehingga dipulangkan ke Serongga, kemudian tanggal 6 Juni kembali ke Puskesmas Serongga dan dirujuk kembali ke Tanah Bumbu.

      Dari kejadian tersebut maka dilakukan tracking pada kontak erat pasien dan ditemukan ada 29 orang sehingga akan dilakukan Rapid Test kepada mereka untuk mendapatkan hasil yang valid..










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Kembali, Pemkab Kotabaru Terima Predikat WTP ke-5

      GEMA, PULAULAUT - Untuk kesekian kalinya Pemkab Kotabaru menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019.

      Predikat WTP ini adalah untuk yang kelima kalinya diterima Pemkab Kotabaru dalam hal ini Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far didampingi Ketua DPRD Syairi Mukhlis disaksikan Kepala SKPD terkait dan undangan, Selasa (16/6/2020) di Operation Room Setda Kotabaru.

      Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BPK perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Tornanda Syaifullah melalui video conference terhadap 13 kab /kota se Kalimantan Selatan.

      Ia, pun, meminta kepada pemerintah kab/kota se Kalimantan Selatan untuk dapat lebih meningkatkan kualitas keuangan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

      Disisi lain, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengungkapkan, penghargaan WTP ini adalah hasil kerja keras semua pihak, baik eksekutif maupun legislatif dalam hal menyelesaikan laporan keuangan.

      "Iya, ini WTP yang kelima kalinya diperoleh daerah kita berkat kerjasama semua pihak," ucapnya.

      Sementara itu, Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, mengapresiasi atas prestasi WTP yang diraih oleh Kabupaten Kotabaru.

      "Kami dari DPRD akan terus mendukung kegiatan pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

      Terkait bahan evalusai dari BPK, tentu saja akan menjadi rekomendasi bersama agar menjadi lebih baik lagi.













      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Hadapi Virus Corona, Gugus Tugas Kotabaru Bentuk Kampung Tangguh

      GEMA, PULAULAUT - Dalam rangkaian percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Kotabaru, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 melakukan rapat terbatas koordinasi pembentukan kampung tangguh, Senin (15/6/2020), pagi di ruang kerja Kapolres Kotabaru.

      Nampak hadir dalam acara tersebut Bupati Kotabaru, Kapolres, Dandim, Danlanal, Ketua DPRD, Kejari, Sekda, BPBD, Kesehatan, Forkopimda, dan Kepala SKPD terkait.

      Hingga saat ini pandemi Covid-19 telah berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi dan budaya yang sudah pasti merugikan warga sehingga pemerintah melakukan upaya untuk memutus rantai penyebarannya dengan pola baru membangun ketangguhan masyarakat secara mandiri melalui pembentukan kampung tangguh.

      Pada kesempatan itu, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, menyampaikan, saat ini posko posko diperbatasan sudah dihentikan akan tetapi diganti dengan penjagaan di desa dan kecamatan sebagai ujung tombak keluar masuknya masyarakat dengan pola baru yaitu kampung tangguh banua.

      "Ya, memang saat ini posko perbatasan sudah dihentikan jadi fokus penjagaan di desa dan kecamatan sebab masyarakat pendatang pasti akan masuk kedesa desa jadi harus diperkuat dengan kampung tangguh agar masyarakat tetap sehat," ungkap bupati.

      Selain itu, tim gugus tugas covid-19 akan melakukan persiapan dibeberapa wilayah kampung tangguh yang sudah ditunjuk untuk sarana dan prasarana di desa tersebut juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan melibatkan perangkat desa.

      "Mudah mudahan dengan pola baru dibentuknya kampung tangguh ini nantinya bisa menekan penyebaran covid-19 di Bumi Saijaan," harap Sayed Ja'far.

      Saat ini kampung tangguh banua yang sudah terbentuk dari Polres Kotabaru, yaitu, Desa Megasari Kecamatan Pulau Laut Utara, Desa Tebing Tinggi Kecamatan Kelumpang Tengah, Desa Karang Payau Kecamatan Kelumpang Hulu, Desa Banjarsari Kecamatan Sampanahan, Desa Pudi Kecamatan Kelumpang Utara.

      Memang secara khusus adanya pembentukan kampung tangguh banua adalah upaya pencegahan, penularan dan penyebaran Covid-19 di tingkat desa atau kelurahan hingga tingkat RW, dengan sasaran masyarakat terdampak penyebaran Covid-19 yang berada di satu teritori tertentu dengan melibatkan warga kampung itu sendiri seperti, perangkat desa, RW, RT, Polres dan Polsek, Forkopimda, juga Forkopimca.

      Diharapkan dengan terbentuknya kampung tangguh banua tersebut akan membuat tangguh kesehatan jasmani dan rohani, tangguh sosial ekonomi, tangguh keamanan, dan tangguh informasi kreativitas.

      Perlu diketahui, kampung tangguh banua adalah sebuah pilot project kolaboratif bersama stakeholder dengan gerakan aksi nyata di daerah karena terindikasi penyebaran covid-19 dan menitik beratkan keterlibatan elemen masyarakat yang aktif baik secara personal maupun kelompok melalui pendampingan khusus dari stakeholder yang terorganisir, intens, dan terfokus.

      Hal tersebut dilakukan pemerintah karena Pandemi jika berkepanjangan akan berpotensi rusuh, kerugian ekonomi dan sosial, berbasis kebersamaan dan ketertiban, juga terbatasnya aparat negara sehingga perlu menyiapkan antisipasi.

      Selain itu, tujuan dari kampung tangguh banua ini untuk memutus dan mengurangi penyebaran covid-19, menumbuhkan juga membangun kesadaran masyarakat  agar lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19, membangun solidaritas dan kemandirian masyarakat dalam meminimalisir dampak sosial ekonomi, dan mensosialisasikan masyarakat produktif dan aman Covid-19 dalam menghadapi new normal.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Kabar Gembira, Tiga Pasien Covid-19 di Kotabaru Sembuh

      GEMA, PULAULAUT - Melalui press release yang disampaikan juru bicara gugus tugas Covid-19 Kotabaru Said Akhmad, (15/6/2020) di halaman kantor bupati bahwa dari 43 yang terkonfirmasi positif dan dua orang sembuh kini bertambah tiga orang lagi sembuh.

      "Ya, alhamdulillah, ada penambahan tiga orang yang dinyatakan sembuh covid-19 sehingga menjadi lima orang," ungkapnya.

      Jadi saat ini bebernya, pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kotabaru 43 orang, dalam perawatan 38 orang dan 5 orang sembuh.

      Adapun tiga pasien yang dinyatakan sembuh, yaitu, Siti Saudah Adawiyah (Nakes RSUD) , Muhammad Usmar alias Yusmar (kluster gowa) asal Tanjung Selayar, Sutton Steven John (Karyawan Arutmin) Pulaulaut Sigam.

      Untuk pasien yang sembuh jelas Sekda, akan tetap melanjutkan karantina mandiri tujuh hari sebab ini sudah merupakan SOP covid-19.

      Ia, pun, terus menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah agar bisa cepat memutus rantai penyebaran covid-19 di Bumi Saijaan.

      Mari kita bersama taati protokol kesehatan seperti, memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan pola hidup sehat.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Desa Pantai Dapat Bantuan 540 Sembako dan 86 BLT-DD

      GEMA, PANTAI - Tak kenal lelah, dalam hal membantu masyarakat pada suasana pandemi Covid-19 sekarang Pemkab Kotabaru dalam hal ini Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far dan rombongan terus bergerak menyalurkan bantuan sembako dari satu kecamatan menuju kecamatan lainnya hingga 22 kecamatan.

      Kali ini, Jum'at (12/6/2020) giliran tiga kecamatan di kunjungi orang nomor satu di Bumi Saijaan untuk memberikan bantuan sembako dan bantuan langsung tunai dana desa secara simbolis kepada camat dan kades setempat.

      Untuk Kecamatan Kelumpang Selatan menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 2 sebanyak 86 KK dan Bantuan Sosial Sembako 540 KK untuk sembilan desa di panggung serba guna Desa Pantai.

      Sedangkan Kecamatan Kelumpang Barat sebanyak 360 paket sembako dan BLT-DD sebanyak 352 KK untuk enam desa, dan Kecamatan Sampanahan sebanyak 600 paket sembako untuk 10 desa dan masing masing desa mendapatkan 60 paket sembako.

      Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far mengatakan, pemerintah akan terus memberikan bantuan kepada saudara saudara kita yang berada di kecamatan yang terdampak covid 19.

      "Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat ditengah pandemi covid-19," ungkapnya.

      Bupati juga menghimbau kepada warga agar selalu memperhatikan kesehatan dengan selalu menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak, sesuai protokol kesehatan.

      Disisi lain, Plt Kepala Dinas Sosial Nurviza menjelaskan, untuk bantuan sembako masing- masing desa mendapatkan sebanyak 60 paket dan sifatnya fleksibel, dalam artian kepala desa dapat merubah data penerima bantuan tersebut sebab Kepala Desa dan RT yang lebih tahu persis dilapangan apakah layak atau tidak warga itu mendapatkannya.

      "Ya, semuanya kita serahkan kepada kades juga RT setempat dalam pembagiannya agar tepat sasaran," kata Viza.

      Sementara, Camat Kelumpang Selatan Siti Sarah, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk masyarakat Kelumpang Selatan dan ini tentunya sangat bermanfaat apalagi dalam suasana pandemi Corona sekarang.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Tim Gugus Tugas Covid-19 Lakukan Disiplin New Normal di Pasar Limbur Raya

      GEMA, PULAULAUT - Awal diberlakukannya uji coba new normal (Tatanan baru) di Kotabaru baik untuk rumah ibadah, pasar, taman Siring Laut, dan wisata dibawah pariwisata Jum'at (5/6/2020), lalu, sudah pasti disambut gembira oleh masyarakat sebab mereka sudah lama merindukan hal tersebut.

      Sesuai dengan hasil rapat kesepakatan bersama tim gugus tugas covid-19 pun langsung melaksanakan new normal tersebut dibeberapa titik yang sudah ditentukan.

      Salah satu tempat yaitu Pasar Limbur Raya, nampak petugas gabungan baik TNI-Polri, Satpol-PP, BPBD, Dishub, dan tenaga kesehatan, melakukan penjagaan disiplin protokol kesehatan kepada para pengunjung maupun pembeli di Pasar Limbur Raya mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore untuk antisipasi agar penyebaran virus Corona tidak meluas di kota berjuluk Bumi Saijaan itu.

      Pantauan gemasaijaanonline, dilokasi terlihat ada tempat cuci tangan dan pintu gerbang Pasar Limbur dipasang box berbahan tirai plastik yang didalamnya dipasang disinfektan uap untuk dilewati masyarakat bila ingin berbelanja.

      Dan selepas dari box plastik uap disinfektan warga masih harus melalui pemeriksaan lanjutan dari petugas gabungan TNI-Polri, Satpol-PP, BPBD, Dishub, dan Tim Kesehatan, untuk pemeriksaan suhu badan, pemakaian masker, dan lainnya.

      Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far saat simulasi new normal beberapa waktu lalu mengatakan, tujuan diberlakukannya new normal (tatanan baru) yang sesuai dengan protokol kesehatan ini untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.

      Selain itu ungkapnya, pasar adalah salah satu pusat belanja berkumpulnya orang sehingga harus ada pemeriksaan terhadap pembeli maupun pedagang yang keluar masuk pasar.

      "Ya, kita ingin masyarakat tetap sehat dalam beraktivitas baik pedagang maupun pembeli bila masuk pasar harus bersih dan keluar pun tetap bersih," jelas bupati.

      Ia, pun, menghimbau agar masyarakat bisa mentaati peraturan pemerintah sesuai protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak, sehingga penyebaran virus Corona di Bumi Saijaan tidak meluas.

      Apabila tidak mentaati protokol kesehatan maka kelonggaran ini akan kembali ditarik baik tempat perbelanjaan tempat umum, rumah ibadah, wisata, dan lainnya jadi mari bersama kita memutus rantai penyebaran virus Corona ini sehingga kehidupan cepat kembali normal seperti biasanya.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Tambah Satu Positif, Pasien Covid-19 di Kotabaru Jadi 43 Kasus

      GEMA, PULAULAUT - Baru kemarin 18 orang dinyatakan positif Covid-19 di Kabupaten Kotabaru, kini, Kamis (11/6/2020) kembali ada penambahan satu orang terkonfirmasi positif atas nama MHD (62) laki laki asal Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar kontak erat kluster Gowa.

      Hal tersebut dibenarkan juru bicara covid-19 Kotabaru, Said Akhmad, memang saat ini ada penambahan kembali satu orang kontak erat kluster Gowa jadi hingga kini ada 43 terkonfirmasi positif covid-19 dan 2 orang dinyatakan sembuh sedangkan 41 masih dalam perawatan.

      Lebih luas dijelaskannya, hasil swab yang diterima hari ini ada 13 orang namun 12 orang dinyatakan negatif dan 1 orang terkonfirmasi positif.

      "Ya, mudah mudah tidak ada lagi penambahan kasus positif, jadi mari kita berdoa bersama dan membudayakan mentaati protokol kesehatan," ungkap Said Akhmad.

      Ia, pun, membeberkan, berdasarkan rekomendasi dokter spesialis paru RSUD Kotabaru untuk 12 orang yang hasil swabnya negatif tetap harus dilakukan karantina mandiri selama 14 hari dan apabila ada keluhan segera melaporkan kefasilitas kesehatan terdekat.

      Dan untuk yang terkonfirmasi positif covid-19 akan dilakukan pengobatan oleh dokter spesialis paru dan menjalani isolasi mandiri secara ketat dengan pantauan Puskesmas dan gugus tugas kecamatan juga dilakukan evaluasi swab sesuai jadwal.











      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Empat Desa Dapat Bantuan Mobil Ambulan

      GEMA, HAMPANG - Kali ini pemkab Kotabaru bukan hanya membagikan ratusan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 seperti halnya desa lainnya yang lebih dilu mendapatkan bantuan tetapi juga memberikan tiga unit mobil ambulan dan satu unit mobil jenazah.

      Pembagian bantuan unit mobil tersebut dilakukan saat penyerahan paket sembako secara simbolis kepada camat dan kades oleh Bupati Kotabaru, H Sayed Ja'far, didampingi anggota DPRD, Ketua Kadin, Kepala SKPD, camat, dan Forkopimca, Rabu (10/6/2020) dihalaman kantor camat setempat.

      Adapun desa yang menerima bantuan mobil ambulan, yaitu, Desa Lalapin, Desa Cantung Kiri, dan Desa Mandala, sedangkan satu unit mobil jenazah diberikan kepada Desa Tarjun.

      Selain bantuan empat unit mobil operasional ambulan dan jenazah tersebut bupati dan rombongan juga memberikan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada camat dan kades di tiga wilayah, yaitu, Kecamatan Hampang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kecamatan Kelumpang Hilir.

      Untuk Kecamatan Hampang mendapatkan bantuan 432 paket sembako, Kecamatan Kelumpang Hulu mendapatkan 593 paket sembako, Kecamatan Kelumpang Hilir mendapatkan 540 paket sembako, masing masing untuk sembilan desa.

      Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, bantuan ini adalah upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat terdampak pandemi covid-19 yang menyebar di 22 kecamatan.

      "Iya, bantuan ini sebagai wujud langsung pemerintah daerah melalui Dinas Sosial terhadap masyarakat yang tersebar di 22 kecamatan untuk meringankan beban warga," ungkap bupati.

      Disisi lain, Plt Dinas Sosial Kotabaru Nurviza mengatakan, pemberian paket sembako kepada warga dampak Covid-19 ini masing masing desa mendapatkan 60 paket dan sudah sesuai dengan data dari camat juga kades setempat.

      "Kita inginkan kepada camat maupun kades masing masing desa dalam menyalurkannya harus sesuai data yang ada sehingga tepat sasaran dan tidak tumpang tindih," jelasnya.

      Selain itu tambahnya, sebenarnya Pemkab Kotabaru banyak mempunyai program yang sudah dilaksanakan seperti, bedah rumah, program lansia atau jompo, dan program disabilitas yang sudah berjalan sejak tahun 2019.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Pasien Positif di Kotabaru Bertambah Jadi 42 Orang

      GEMA, PULAULAUT - Kini pasien positif covid-19 di Kabupaten Kotabaru terus bertambah yang mana semula hanya 24 orang terkonfirmasi kini, Rabu (10/6/2020) dihalaman kantor bupati melalui press release yang disampaikan Sekda Kotabaru Said Akhmad selaku jubir gugus tugas Covid-19 Kotabaru, pasien tambahan ada 18 orang positif.

      Dengan adanya tambahan ini ungkap Said Akhmad, Kabupaten Kotabaru kini ada 42 orang yang positif Corona, 40 orang dalam perawatan dan 2 orang dinyatakan sembuh.

      "Ya, hingga saat ini ada 42 orang yang terkonfirmasi virus Corona jadi 40 masih perawatan dan 2 sembuh," ujarnya.

      Ia, pun, mengatakan diantara mereka yang terkonfirmasi positif tersebut termasuk petugas kesehatan sebab mereka adalah garda terdepan masalah Covid-19 ini jadi rentan sekali terjangkit.

      Lebih luas dipaparkan Said Akhmad, bahwa berdasarkan hasil SWAB PCR yang terima dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, ada 18 orang positif yaitu, 11 orang dari Kecamatan Pulau Laut Utara, yaitu P.P.S.S (29) perempuan, E.M (47) perempuan, A.H.N (44) laki-laki, F.H (32) laki-laki, RUS (51) laki-laki, L.A (34) perempuan, HAM (37) laki-laki, MER (39) perempuan, A.A (41) laki-laki, NUR (39) laki-laki, dan SAP (70) perempuan.

      Lanjutnya, ada 2 orang dari Kecamatan Pulau Laut Sigam, MUL (40) laki-laki, serta HER (27) perempuan, dan 1 orang dari Kecamatan Kelumpang Hulu, inisial N.W (30) perempuan, 1orqng dari Kelumpang Selatan inisial K.A (32) perempuan, 1 orang Kecamatan Sampanahan inisial M.R (32) laki-laki.

      Dan 2 orang dari Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar inisial WAT (42) perempuan, serta YUN (59) laki-laki.

      Untuk 18 orang pasien yang terkonfirmasi positif akan langsung mendapatkan pengobatan dari dokter spesialis paru dan menjalani isolasi serta dijaga ketat oleh tim gugus covid 19.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Kasus Positif Covid-19 Naik, Bupati Kotabaru Himbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

      GEMA, PULAULAUT - Pemerintah Kabupaten Kotabaru selalu memikirkan kesehatan masyarakatnya terkait virus Corona (Covid-19), maka dari itu diharapkan masyarakat bisa mematuhi semua peraturan pemerintah masalah protokol kesehatan agar bisa memutus rantai penyebaran virus tersebut di Bumi Saijaan.

      Pasalnya, hingga kini, Sabtu (6/6/2020) kasus positif Corona di Kotabaru terus bertambah dari 9 orang terus ada tambahan 13 orang dan kembali 1 orang dinyatakan positif, total 23 orang dan 2 orang dinyatakan sembuh sedangkan 21 orang masih dalam perawatan.

      Melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Forkopimda selalu menggaungkan kepada masyarakat Kotabaru agar bisa mentaati protokol kesehatan baik diperkotaan hingga kecamatan dengan selalu memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun, dan lainnya.

      Bupati Kotabaru sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19, H Sayed Ja'far, pada saat pembagian bantuan sosial di Kecamatan Pulau Laut Selatan dan Pulau Laut Kepulauan menghimbau agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat dengan mencuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak, sesuai protokol kesehatan dari pemerintah, Sabtu (5/6/2020).

      "Saat ini warga kita ada 14 orang lagi tambahan dinyatakan positif covid-19 hasil swab maka dari itu mari bersama kita putus penyebarannya," ujar bupati.

      Ia, pun, mengingatkan warga tetap harus hati hati dengan adanya pelonggaran untuk rumah ibadah dengan membolehkan kembali sholat Jum'at dan jangan sampai tidak memperhatikan protokol kesehatan sehingga penyebaran virus Corona tambah banyak di kota kita jadi patuhilah aturan dari pemerintah untuk keselamatan kita bersama.

      "Kita berharap bersama agar virus Corona ini cepat berakhir sehingga bisa kembali menjalankan aktivitas seperti biasanya," ucap Sayed Ja'far.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Giliran Desa Tanjung Seloka Dapat Bantuan Sembako

      GEMA, TANJUNG SELOKA - Seperti halnya di desa lainnya yang lebih dulu mendapatkan bantuan paket sembako dari pemkab Kotabaru kini giliran Desa Tanjung Seloka Kecamatan Pulau Laut Selatan juga mendapatkan bantuan paket sembako.

      Ada sekitar 480 paket sembako yang dibagikan untuk 8 desa secara simbolis diterima oleh camat dan kades yang ada di Kecamatan Pulau Laut Selatan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far didampingi anggota DPRD, Kadin, Camat, dan Forkopimca, Sabtu (6/6/2020) di gedung serba guna Desa Tanjung Seloka.

      Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far menyampaikan, tim gugus tugas covid-19 terus berupaya memberikan himbauan agar masyarakat bisa mematuhi aturan dari pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.

      Ia, pun, menegaskan dengan adanya kelonggaran new normal (tatanan baru) ini kita jangan lengah namun tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan.

      "Intinya kita harus menjaga diri dan keluarga dengan menjaga pola hidup sehat dengan mematuhi peraturan dari pemerintah," ucapnya.

      Ditambahkan bupati, pemerintah akan terus kelapangan untuk membantu dan melihat keadaan warga karena dampak Covid-19 sekarang yang membuat perekonomian semua kalangan anjlok.

      "Kami tak henti hentinya selalu menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan sebab saat ini Kotabaru kembali ada penambahan 13 orang positif Corona," ujarnya.

      Disisi lain, Plt Kepala Dinas Sosial Nurviza, bantuan yang disalurkan ini diberikan secara fleksibel sesuai data dari desa setempat dan apabila tidak sesuai nantinya bisa dirubah.

      "Memang setiap desanya masing masing mendapatkan 60 paket sembako sesuai data dari desa masing masing," ungkap Nurviza.

      Ditambahkannya, warga tidak boleh menerima bantuan ini double sehingga yang belum menerima bantuan bisa dapat dan tepat sasaran kepada warga yang benar benar membutuhkan sesuai harapan pemerintah.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Kini, Kasus Positif di Kotabaru Naik Menjadi 22 Kasus

      GEMA, PULAULAUT - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kotabaru terus naik dari 9 kasus hingga kini, Jum'at (5/6/2020) ada tambahan 13 kasus sehingga menjadi 22 kasus positif.

      Melalui press release, wakil ketua gugus tugas covid-19 Kotabaru, Danlanal Kotabaru Letkol Guruh Dwi Yudhanto menyampaikan, ada penambahan 13 kasus positif hasil swab test, yaitu, 3 orang dari Kecamatan Tanjung Selayar, inisial AB (54) laki- laki, EI (43) perempuan, dan S (56) laki-laki kontak erat cluster gowa.

      "Memang, kota kita kembali ada penambahan 13 kasus positif lagi sehingga total 22 orang dan 2 orang sembuh," terangnya.

      Selain itu tambahnya, di Kecamatan Kelumpang Hulu, ada 1 orang inisial SR (48) perempuan, dan 4 orang dari Kecamatan Pulau Laut Sigam, inisial H (53) perempuan, M (46) laki-laki, SSY (59) laki-laki, MH (5) laki-laki.

      Lanjutnya, kini di Kecamatan Pulau Laut Utara ada4 orang yang positif yaitu, RA (28) laki-laki, AS (48) laki-laki, RM (47) perempuan, Y (44) perempuan, dan 1 orang dari Kecamatan Kelumpang Hilir, inisial A (37) laki-laki.

      Ia, pun, mengungkapkan, 13 orang pasien yang terkonfirmasi positif tersebut akan melakukan isolasi mandiri dengan penanganan dokter spesialis paru dan penjagaan ketat dari tim gugus tugas kecamatan bersama petugas kesehan setempat.

      Pada kesempatan itu juga disampaikan dari 22 orang positif 2 orang dinyatakan sembuh, yang baru inisial AN dari Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.

      Tim gugus tugas covid-19 Kotabaru pin tak henti hentinya terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar mematuhi peraturan pemerintah dengan memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, dan lainnya agar bisa memutus penyebaran virus tersebut di Bumi Saijaan.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Tim Gugus Covid-19 Kotabaru Gelar Simulasi New Normal

      GEMA, PULAULAUT - Sebelum memberlakukan new normal atau tatanan baru seperti halnya daerah lainnya di Indonesia Pemkab Kotabaru bersama Forkopimda yang tergabung dalam tim gugus covid-19 lebih dulu melakukan sosialisasi kemasyarakat dan simulasi, Kamis (4/6/2020), sore, di halaman Siring Laut.

      Dalam pelaksanaan simulasi new normal tersebut disaksikan tim gabungan TNI-POLRI, Satpol-PP, Dishub, BPBD, dan Tim Kesehatan, yang nantinya akan mempraktekkan langsung kelokasi dimana dilakukan uji coba new normal.

      Apel gabungan kesiapan personil dan simulasi new normal dipimpin langsung ketua gugus covid-19 yaitu bupati Kotabaru H Sayed Ja'far didampingi Dandim 1004, Danlanal, Kapolres, dan Kejari.

      Bupati Kotabaru sekaligus ketua gugus covid-19, H Sayed Ja'far menyampaikan, uji coba new normal ini akan dilakukan pada tempat ibadah yaitu untuk Mesjid, Jumat (5/6/2020) dan untuk gereja, Minggu (7/6/2020).

      Selain itu tambahnya, tempat umum seperti pasar, Siring Laut, dan wisata dibawah naungan pariwisata juga akan dilakukan uji coba new normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti menyiapkan alat deteksi suhu tubuh, hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan memakai masker.

      "Ya, nanti tim gabungan akan turun kelokasi melakukan disiplin dengan sopan santun kepada masyarakat terkait kelonggaran ini," ucapnya.

      Ia, pun, berharap kepada masyarakat agar bisa mematuhi protokol kesehatan baik diperkotaan maupun kecamatan sehingga masyarakat tetap sehat sebab sehat itu mahal.

      "Kalau memang ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan dalam new normal tersebut maka kelonggaran itu akan kita cabut," ungkap bupati.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      660 Paket Sembako Dibagikan Untuk Warga Pulau Laut Barat

      GEMA, SEBANTI - Pemkab Kotabaru melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak Corona Virus Disease (Covid-19) diwilayah Kecamatan Pulau Laut Barat.

      Penyerahan 660 paket sembako untuk 11 desa tersebut dilakukan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far secara simbolis kepada camat dan kepala desa setempat yang nantinya akan dibagikan kepada warga yang berhak menerima, Rabu (3/6/2020) siang, di aula kantor camat.

      Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Sosial Nurviza, bantuan yang disalurkan ini diberikan secara fleksibel sesuai data dari desa setempat dan apabila tidak sesuai bisa dirubah.

      "Ya, untuk wilayah Kecamatan Pulau Laut Barat setiap desa mendapatkan 60 paket sembako sesuai data dari desa masing masing," ungkap Nurviza.

      Ditambahkannya, warga tidak boleh menerima bantuan ini double sehingga yang belum menerima bantuan bisa dapat dan tepat sasaran kepada warga yang benar benar membutuhkan sesuai harapan pemerintah.

      Disisi lain, Bupati Kotabaru H Sayer Ja'far mengatakan, program dari pemerintah daerah ini sudah berlangsung sejak 2019, jadi bukan hanya karena adanya Pandemi Covid-19 sekarang.

      Lanjutnya, program bansos ini sebenarnya sudah ada dari pemerintah sebelum Pandemi Covid-19 diantaranya, Bedah rumah, program lansia dan jompo, serta program anak yatim piatu.

      "Memang, program bansos ini sudah jalan sejak 2019 lalu sebelum adanya Pandemi Covid-19 untuk membantu meringankan beban masyarakat," ungkap bupati.

      Usai melakukan penyerahan bantuan di Kecamatan Pulau Laut Barat rombongan bupati kembali bergerak ke Desa Gosong Panjang Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, dengan acara yang sama yaitu pembagian paket sembako untuk warga setempat sebanyak 600 paket sembako untuk 10 desa.

      Sebanyak 600 paket sembako dibagikan di Kecamatan Pulau laut Tanjung Selayar, masing untuk 10 desa, dengan pembagian 1 desa mendapat 60 paket sembako.










      - Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Lindungi Warga, Pemkab Kotabaru Akan Lakukan New Normal

      GEMA, PULAULAUT - Walaupun bukan daerah yang melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti halnya daerah lain di Indonesia akan tetapi Kabupaten Kotabaru tetap akan memberlakukan new normal dengan tatanan dan harapan baru yang sesuai dengan protokol kesehatan agar warga terlindungi dari penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

      Hal itu disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far, usai rapat persiapan pemberlakuan new normal bersama tim gugus covid-19, Forkopimda, Ketua DPRD, Kemenag, PCNU, MUI, Muhamadiyah, dan tokoh agama, Selasa (2/6/2020) di Opration Room Kotabaru.

      "Ya, kita akan lakukan uji coba new normal dengan membuka rumah ibadah dan pariwisata Jum'at nanti sebab kita semua sudah merindukannya," kata bupati.

      Namun lanjutnya, kita harus persiapkan dulu semua peralatan dan keperluan protokol kesehatan seperti petugas mesjid, gereja, dan pelayanan publik masing masing petugas harus menjaga tempatnya agar tetap steril.

      Walaupun belum ada sanki terkait pelanggaran new normal nanti karena masih tahap sosialisasi kepada masyarakat dan uji coba membuka rumah ibadah juga pelayanan publik sambil dievaluasi.

      "Kita lihat nanti lah new normal ini sambil berjalan dan evaluasi baru tau keadaannya sanksi apa yang akan diberikan bagi yang melanggar," ucap Sayed Ja'far.

      Disisi lain, Kapolres Kotabaru, Andi Adnan Syafruddin, menyampaikan, banyak instrumen dari pemerintah sehingga harus mengambil kebijakan new normal untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.

      Dengan diberlakukannya new normal oleh pemerintah secara bertahap dan membuka kembali tempat tempat ibadah juga pelayanan publik tentu saja semua warga harus mematuhi aturan protokol kesehatan.

      "New normal ini tidak memandang zona merah dan hijau lagi akan tetapi semua sama harus mematuhi protokol kesehatan," tegas Kapolres.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Kembali, Pemkab Kotabaru Salurkan Sembako Untuk Warga Kecamatan

      GEMA, PULAULAUT - Setelah selesai menyalurkan bantuan sembako untuk Kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulaulaut Sigam, kini Pemkab Kotabaru kembali salurkan bantuan untuk Kecamatan Pulau Laut Tengah dan Pulau Laut Timur.

      Bansos kali ini untuk Kecamatan Pulau Laut Tengah mendapatkan 404 paket sembako untuk 7 desa, sedangkan Kecamatan Pulau Laut Timur sebanyak 829 untuk 11

      Bantuan itu secara simbolis diserahkan Bupati Kotabaru H Sayed Ja'far kepada Camat Pulau Laut Tengah dan Pulau Laut Timur, serta perwakilan Kepala Desa masing masing, Rabu (3/6/2020) pagi, dihalaman kantor bupati.

      "Kami akan terus berikan bantuan kepada warga terdampak covid-19 baik dari pusat, provinsi, dan daerah sendiri kepada yang berhak," ungkap bupati.

      Lanjut Sayed Ja'far, bantuan sosial berupa paket sembako ini akan dibagikan kepada warga di kecamatan melalui camat dan kades masing masing wilayah.

      Ia, pun, berpesan kepada camat dan kades agar bantuan ini betul betul diberikan kepada warga yang berhak juga tepat sasaran agar bermanfaat bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sehingga tidak ada kecemburuan sosial.

      Disisi lain, Plt Kepala Dinas Sosial Kotabaru Nurviza mengatakan, bantuan sosial ini untuk warga yang lebih membutuhkan akibat terdampak covid-19 yang belum mendapatkan bantuan dan tidak terdaftar.

      " Iya, nantinya kalau data tidak sesuai maka pihak kecamatan dan desa setempat boleh menggantinya sesuai dengan yang berhak menerima," jelas Nurviza.

      Usai acara bupati bersama forkopimda melepas langsung iring iringan mobil yang mengangkut sembako tersebut menuju kecamatan yang sudah ditetapkan.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      109 KPM Desa Dirgahayu Terima Sembako

      GEMA, PULAULAUT - Untuk meringankan beban warganya yang terdampak covid-19, Pemkab Kotabaru menyalurkan ribuan paket sembako di 22 kecamatan dan 202 desa/kelurahan diantaranya, Desa Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru ada 109 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan tersebut.

      Bantuan itu diserahkan langsung oleh Kepala Desa Dirgahayu, Bahdiannor, SH kepada para KPM yang sudah terdaftar dan berhak menerimanya, Selasa (2/6/2020).

      "Ya, kami berterima kasih kepada pemkab dan camat Pulaulaut Utara yang sudah menyalurkan sembako ini untuk warga Desa Dirgahayu," ucapnya.

      Memang ungkap Andai panggilan akrabnya, tidak semua warganya mendapatkan bantuan sembako ini karena sudah ada yang mendapatkan bantuan dari Dinas Sosila berupa program Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan yang lain sehingga tidak diperkenankan untuk menerima paket sembako ini.

      "Bantuan ini khusus untuk warga yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah dalam hal ini bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial," ujar Andai.

      Ia, pun, menjelaskan, dalam hal pembagian sembako tersebut tentunya melibatkan pihak RT dalam pendataan warga agar bantuan ini benar benar tepat sasaran dan diterima oleh warga yang dianggap kurang mampu sesuai dengan harapan pemerintah.

      Disisi lain, Siti Arbayah salah salah satu warga RT 11 Desa Dirgahayu yang menerima paket sembako sangat bersyukur sebab bantuan yang di terima ini tentunya sangat membantu dalam keperluan sehari-hari.

      "Kalau bisa bantuan ini tetap berlanjut dan juga mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui Dinas Sosial seperti halnya warga masyarakat lainnya," harap Arbayah.










      - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
      Share:

      Arsip Blog

       
      close
      Hosting Murah