-->

Ketua Tim Gugus Covid-19 Kotabaru Himbau Warga Pakai Masker Hingga Kecamatan

GEMA, SENGAYAM - Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Forkopimda yang tergabung dalam tim gugus penanganan covid-19 terus menghimbau masyarakat agar tetap menggunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak, dan menjaga pola hidup sehat.

Himbauan tersebut dilakukan pemerintah setempat bukan hanya diperkotaan saja namun sampai kepedesaan agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Hal tersebut disampaikan H Sayed Jafar selaku Ketua tim gugus penanganan covid-19 yang juga sebagai Bupati Kotabaru kepada masyarakat yang melintas di jalan protokol Kecamatan Pamukan Barat sembari membagikan ribuan masker kain, Rabu (29/4/2020) kemarin.

"iya, kita bagikan ribuan masker tersebut kepada masyarakat Sengayam sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada warganya," ucapnya.

Sebelumya juga bupati membagikan masker di pasar wadai (kue) Singabana, Pasar Kemakmuran, dan Desa Hilir Pulaulaut Sigam, pasar wadai Desa Lontar Kecamatan Pulaulaut Barat, Desa Serongga Kecamatan Kelumpang Hilir, dan wilayah lainnya.

"Kita tetap harus waspada dan bersama berjuang memutus mata rantai penyebaran virus corona di Bumi Saijaan," pinta bupati.

Bahkan posko siaga penanganan covid-19 di tiap kecamatan pun menjadi perhatian serius Pemkab Kotabaru sebab disana terjadi keluar masuk orang luar, sehingga harus dijaga ketat.

"Iya, harus dijaga ketat dan kita juga berikan ribuan masker dan vitamin untuk masyarakat," tuturnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati : Sayang, Hanya 11 Orang Yang Terdaftar Penerima KKS

GEMA, TEGALREJO - Dampak dari pandemi covid-19 sudah tentu membuat perekonomian warga drastis merosot apalagi yang berpenghasilan pas pas an.

Melihat hal itu pemerintah baik pusat, provinsi, dan kabupaten pun menggelontorkan dana untuk masyarakatnya dalam membantu perekomian mereka saat pandemi covid-19 ini, namun sayangnya ada satu kecamatan yang terdaftar hanya 11 orang penerima bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Hal tersebut disampaikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar saat melakukan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk lima kecamatan, Selasa (28/4/2020) di ruang balai Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir.

"Iya, ada satu kecamatan yang terdaftar hanya 11 orang penerima bantuan padahal ditengah pandemi covid-19 sekarang bantuan tersebut sangat diperlukan warga," ucapnya.

Ia, pun, meminta kepada pemerintah kecamatan dan desa agar bekerjasama dan benar benar mendata warganya dalam hal bantuan pemerintah agar tepat sasaran.

Sekedar diketahui, bantuan KKS untuk lima kecamatan itu adalah, Kecamatan Kelumpang Hilir mendapatkan 31 orang, Kecamatan Kelumpang Hulu 48  orang, Kecamatan Kelumpang Selatan 53 orang, Kecamatan Kelumpang Barat 11 orang, Kecamatan Hampang 222 orang.

"Masa hanya 11 orang saja, disinilah peran kepala desa sangat diperlukan untuk mendata warganya setiap kali ada bantuan dari pemerintah," ucap bupati.

Memang tambahnya, saat ini semua terfokus dengan masalah covid-19 akan tetapi jangan sampai masalah perekonomian warga tidak terpikirkan karena dengan kondisi sekarang semua menjadi perhatian bersama terhadap keadaan saudara saudara kita akibat dampak virus ini.

Disisi lain, Plt Kepala Dinas Sosial Kotabaru Nurviza mengatakan, jangan sampai masalah 2019 terulang kembali sebab banyaknya kartu yang tidak bisa didistribusikan kepada warga yang berhak menerima bantuan.

"Iya, seharusnya warga dapat bantuan tapi karena masalah pendataan jadi tidak dapat bantuan," ujarnya.

Ia, berharap tahun ini semua kartu bisa didistribusikan kepada masyarakat paling tidak sekitar 90 persen, sebab sayang bila bantuan dari Kementerian Sosial ini tidak dimanfaatkan.

Lebih luas dibeberkan Nurviza, masih ada sisa 12 kecamatan untuk pembagian Kartu KKS ini, namun dalam pendistribusiannya akan dilakukan oleh Bank BRI Cabang Batulicin, yang terbagi melalui 4 unit cabang yaitu, cabang Serongga, cabang Cantung, cabang Sengayam dan cabang Geronggang.

Diharapkannya, untuk kepala unit BRI cabang Serongga dan Cantung, saat ingin menyerahkan kartu bantuan nantinya terlebih dulu berkomunikasi dengan tenaga kesejahteraan sosial yang ada dikecamatan.

"Bantuan KKS ini totalnya Rp 200 ribu perbulan namun berupa bahan pokok sembako seperti Karbohidrat, Protein Hewani dan Nabati, Vitamin, Mineral, di Brilink yang sudah ditunjuk" pungkasnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ketua Tim Gugus Covid-19 Kotabaru Kembali Meninjau Posko Kecamatan

GEMA, SERONGGA - Pemkab Kotabaru bersama Forkopimda yang tergabung dalam tim gugus penanganan covid-19 selalu memantau perkembangan posko kecamatan dan desa untuk antisipasi penyebaran virus corona di Bumi Saijaan.

Dalam hal ini Ketua Gugus Penanganan Covid-19 H Sayed Jafar yang juga Bupati Kotabaru bersama tim terus bergerak dari satu posko keposko lainnya meninjau langsung keadaan petugas dan warganya.

Setelah meninjau posko covid-19 dikecamatan Pulaulaut Barat dan Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar beberapa waktu lalu kini kembali mendatangi posko di Kecamatan Kelumpang Hilir perbatasan Kotabaru dan Tanah Bumbu, posko Kecamatan Kelumpang Hulu, dan posko Kecamatan Hampang, Selasa (28/4/2020)

"Kita akan terus pantau perkembangan posko gugus covid-19 di kecamatan dalam menjaga dan mendata adanya warga yang keluar masuk wilayah Kotabaru," ujarnya.

Selaku Ketua Tim Gugus penanganan covid-19 kabupaten, Sayed Jafar mengharapkan kepada petugas posko jangan sampai virus corona ini dibawa orang dari luar masuk ke Kotabaru seperti beberapa waktu lalu satu warga Kotabaru dinyatakan positif hasil swab dan 10 orang reaktif hasil rapit tes namun setelah dilakukan pemeriksaan kedua 11 orang itu hasilnya negatif.

"Iya, alhamdulillah, kita bersyukur hasil pemeriksaan kedua mereka semua negatif akan tetapi kita harus waspada dan jangan lengah tetap perketat penjagaan," pintanya.

Dalam kunjungan tersebut bupati sekaligus ketua tim gugus penanganan covid-19 Kotabaru juga memberikan bantuan masker dan vitamin secara simbolis yang diterima oleh camat setempat untuk dibagikan kepada warga.

Ia,pun, berharap kepada masyarakat Kotabaru untuk tetap mematuhi himbauan dari pemerintah dengan memakai masker bila keluar rumah, jaga jarak, cuci tangan, dengan harapan bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sekda: Perkuat Imun Tubuh Hadapi Covid-19

GEMA, PULAULAUT - Tak tau kapan berakhir pandemi covid-19 yang melanda dunia tak terkecuali Indonesia hingga Kota yang berjuluk Bumi Saijaan itu pun terkena dampaknya sehingga pemerintah setempat langsung membentuk tim dan mendirikan posko induk, kecamatan, dan desa.

Berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah untuk bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19) diantaranya memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, dan membantu masyarakat vitamin.

Baru baru tadi Sekretaris Daerah H Said Akhmad yang juga sebagai juru bicara tim gugus penanganan covid-19 Kotabaru menyerahkan 1000 pcs masker juga 1000 kuping vitamin kepada lima camat yang nantinya akan kembali dibagikan untuk masyarakat, Senin (27/4/2020) kemarin, diruang kerjanya.

"Iyà, selain memakai masker dan menjaga jarak pemerintah juga memberikan masyarakat vitamin agar imun tubuh kuat dalam melawan penyebaran virus corona di kota kita," ucapnya.

Ia, pun, berpesan kepada Camat Pulau Sebuku, Camat Pulaulaut Timur, Camat Pulaulaut Sigam, Camat Pulaulaut Utara, dan Camat Pulaulaut Tengah, untuk segera membagikan bantuan tersebut kepada masyarakat dan membuat administrasi masalah covid-19 ini jangan sampai nanti jadi masalah.

"Saya, tidak mau nantinya ada masalah administrasi bantuan covid-19, soalnya kita sudah cape bekerja tapi lupa administrasi saja nanti diperiksa dan dicurigai," tutur Sekda.

Selain itu, Said Akhmad menegaskan, posko tim gugus penanganan covid-19 Kotabaru yang terbentuk dikecamatan ataupun didesa akan terus kita buka dan diaktifkan petugasnya untuk memantau setiap kegiatan warga setempat yang keluar masuk sampai keadaan benar benar aman.

"Bagaimana pun posko posko tersebut tetap buka dan aktif apalagi diperbatasan karena adanya pendatang dari luar harus diperiksa untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Sampaikan LKPJ Tahun 2019

GEMA, PULAULAUT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru kembali menggelar rapat paripurna mengenai penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Daerah (LKPJ) bupati tahun 2019, Senin (27/4/2020).

Acara sendiri digelar terbatas dilantai III gedung DPRD Kotabaru mengingat pandemi covid-19 sekarang yang melanda dunia tak terkecuali di Bumi Saijaan.

Dalam laporan singkatnya, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan, dengan adanya dokumen LKPJ  ini diharapkan dapat memberikan gambaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tahun 2019 untuk bisa dievaluasi bersama agar bisa lebih baik lagi kedepannya.

Ia, pun, menjelaskan bahwa, akan terus bertekad memantapkan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan yang sesuai dengan visi misi yang tertuang dalam RPJM 2016 - 2021.

"Iya, kita ingin mewujudkan Kabupaten Kotabaru sebagai daerah unggulan agrobisnis dan Kepariwisataan dengan mandiri menuju masyarakat yang semakin berkualitas juga sejahtera," tegasnya.

Lebih luas diungkapkan bupati, apa pun yang dicapai dalam kurun waktu 2019 tersebut semuanya tak lepas dari kerjasama yang baik antara eksekutif dan legaatf, Stakeholder, masyarakat, dan dunia usaha.

"Melalui LKPJ ini diharapkan masukan konstruktif dari dewan agar masalah pembangunan dapat diselesaikan," harap bupati.

Akhirnya dokumen LKPJ tahun 2019 itu pun diserahkan bupati kotabaru kepada Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis untuk dibahas bersama anggotanya yang membidangi hal tersebut.

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, mengatakan, pembahasan LKPJ bupati tersebut akan memakan waktu sekitar 30 hari kerja yang dilakukan oleh masing masing fraksi.

"Iya, hasil LKPJ bupati 2019 ini nantinya akan dibahas dulu oleh masing masing fraksi," ungkapnya.

Selain itu rapat paripurna kembali dilanjutkan dengan rapat pembahasan dua buah raperda mengenai obat obatan dan pendidikan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Tingkatkan Perekonomian Warga Dengan Tanaman Hidroponik

GEMA, TEGALREJO - Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) pilar ekonomi, perusahaan produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun melalui kelompok tani binaan mereka di Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru berhasil mengembangkan sistem pertanian hidroponik.

Hal tersebut dilakukan perusahaan membantu masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah dan meningkatkan perekonomian warga apalagi dalam keadaan pandemi covid-19 sekarang.

Perwakilan Indocement, H Teguh Iman Basoeki menjelaskan, PT ITP melalui CSR dalam pilar ekonomi yaitu pertanian dengan sistem hidroponik telah menunjukkan hasilnya dan terus akan dikembangkan, Rabu (23/4/2020) kemarin.

"Iya, memang Kelompok Tani Hidroponik Mawar Hidro Desa Tegalrejo telah berhasil secara mandiri melakukan budidaya tanaman sayur itu dengan peralatan seadanya," ucapnya.

Ia, pun, bersyukur sebab pelatihan yang diberikan perusahaan dipraktekkan oleh warga Desa Tegalrejo dan sekarang sudah dapat memanen hasil sayur mayur itu secara berulang-ulang walau hanya beranggotakan delapan orang dengan sarana prasarana yang mereka gunakan seadanya.

Ditambahkan Teguh, program ini terbukti bisa mendukung perekonomian masyarakat walaupun ditengah situasi pandemi Corona. Dan perusahaan bersama dengan penyuluh pertanian di desa Tegalrejo terus mengawal program tersebut dan bercita-cita menjadikan program ini menjadi kampung hidroponik.

Disisi lain, Ketua Poktan Mawar Hidro yang juga penggiat pertanian di Desa Tegalrejo, Lailatul Mutianur, mengapresiasi atas inisiasi yang dilakukan oleh Indocement dalam mengembangkan sistem pertanian hidroponik kepada masyarakat tani di daerah binaan perusahaan.

"Terimakasih ucapnya, atas upaya perusahaan dalam membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat," tutur Laila.

Lebih luas dibeberkannya, sistem tanam hidroponik ini sangat mudah juga tidak perlu tenaga ekstra cukup dengan lahan 3 x 5 meter dan sekitar 40 hari sudah bisa dipanen dengan hasil jutaan.

Laila pun, berharap, agar perusahaan Indocement dapat terus membina masyarakat untuk melakukan inovasi-inovasi baru bagi kemajuan petani sehingga taraf hidup mereka bisa meningkat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Tegalrejo, Afifuddin menyatakan, dengan bantuan perusahaaan dalam mengadakan sistem pertanian hidroponik tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menilai, perusahaan telah melakukan inovasi bagi masyarakat tani diwilayahnya dan dengan edukasi yang di sampaikan oleh perusahaan diharapkan warga dapat merealisasikannya.

"Atas nama warga saya ucapkan terimakasih dengan apa yang telah dilakukan Indocement sebagai peningkatan sumber daya manusia dan meningkatkan ekonomi warga," ujarnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sayed Jafar Ajak Warga Gunakan Masker Saat keluar Rumah

GEMA, PULAULAUT - Tak ada kata bosan pemerintah selalu menghimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat keluar rumah maupun beraktivitas diluar sebab semuanya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kotabaru.

Hal tersebut dilakukan ketua tim gugus penanganan covid-19 Kotabaru yang juga Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dengan turun langsung kelapangan membagikan masker kepada warga dan pedagang yang sedang berjualan kue Ramadhan, Minggu (26/4/2020) di kawasan Singabana.

Tak ayal ribuan masker pun dibagikan untuk warga yang melintas dikawasan tersebut dan juga bagi penjual dan pembeli agar selalu menggunakan masker dan memperhatikan kebersihan dagangan mereka dengan menutupnya.

"Alhamdulillah, tingkat kesadaran masyarakat Kotabaru untuk menggunakan masker sudah mencapai 75 persen," ucapnya.

Ia, pun, mengingatkan kepada warganya bahwa jangan terlena maupun lengah namun sebaliknya tetap waspada dengan pendatang dari luar daerah dan segera melaporkannya kepada pihak kesehatan setempat.

Selain posko induk bebernya, penanganan covid-19 ini juga pemerintah membentuk tim dan posko tiap kecamatan dan desa untuk terus memantau pergerakan orang yang keluar masuk daerah ini.

"Iya, kita akan terus perketat penjagaan di posko baik fery penyeberangan maupun di perbatasan dan kecamatan bahkan desa," jelas Sayed Jafar.

Selain menghimbau dan memberikan masker orang nomor satu di Bumi Saijaan tersebut juga membeli kue Ramadhan bagi masyarakat untuk berbuka puasa.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Bagikan Kartu Keluarga Sejahtera Untuk Empat Kecamatan

GEMA, LONTAR - Setelah beberapa waktu lalu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar membagikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kecamatan Pulaulaut Sigam, kini orang nomor satu di Bumi Saijaan itu kembali membagikan bantuan tersebut untuk empat kecamatan.

Secara simbolis penyerahan KKS tersebut diberikan bupati kepada empat camat didampingi Kepala cabang BRI yang dipusatkan di Kecamatan Pulau Laut Barat, Sabtu (25/4/2020) dihalaman kantor Bank BRI Lontar.

Empat kecamatan yang mendapatkan bantuan KKS itu adalah, Kecamatan Pulau Laut Barat sebanyak 299 kartu, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar 178 kartu, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan 403 kartu, Kecamatan Pulau Laut Selatan 287 kartu.

Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, kita harus tetap waspada dan tetap aktif melakukan pengecekan kepada warga apalagi pendatang agar Kotabaru aman dari penyebaran virus corona (covid-19).

"Iya, kita tetap aktifkan pos penjagaan di kecamatan dan desa dari para pendatang luar daerah dan tetap waspada adanya virus corona," ujarnya.

Selain itu, Sayed Jafar juga berpesan agar masyarakat bersama sama pemerintah berjuang untuk memutus rantai penyebaran virus corona dengan mematuhi himbauan pemerintah.

Memang, dampak virus corona ini sangat terasa pada perekonomian masyarakat tanpa terkecuali dan mudah mudahan dengan adanya bantuan dari pemerintah ini bisa membantu masyarakat meringankan beban mereka dalam kehidupan sehari hari.

Disisi lain, Kepala Cabang BRI Kotabaru Slamet Riyadi mengatakan, total bantuan dari Kementerian Sosial RI yang bekerjasama dengan bank BRI sebanyak 2.534 kartu yang akan disebar dibeberapa kecamatan.

"Iya, kami sudah membuatkan kartu ATM dan buku tabungan yang nantinya bisa digunakan  masyarakat penerima bantuan di Brilink yang sudah ditunjuk," jelas Slamet.

Ia, pun, membeberkan, total bantuan itu sebesar Rp 200.000 per bulan untuk ditukarkan dengan bahan pangan, seperti, karbohidrat, protein hewani dan nabati, vitamin, dan mineral yang dapat dibelanjakan di agen Brilink dan tidak bisa berupa uang.

Selain membagikan KKS, bupati dan jajarannya juga melakukan peninjauan keposko covid-19 kecamatan dan desa diantaranya Posko Kecamatan Pulau Laut Barat dan Desa Sebanti, posko di Kecamatan Tanjung Selayar.

"Kita lakukan peninjauan keposko ini untuk melihat langsung kesiapan petugas baik sarana dan prasarananya dalam penanganan covid-19," tegasnya.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan itu juga memberikan bantuan 1000 masker, 1000 vitamin, dan 800 masker kain buatan lokal kepada petugas jaga posko kecamatan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Hadapi Covid-19 Dibulan Ramadhan, Karyawan Indocement Bantu Sembako

GEMA, TARJUN - Pandemi covid-19 secara global berdampak pada perekonomian negara tak terkecuali daerah diujung Tenggara Provinsi Kalimantan Selatan yang berjuluk Bumi Saijaan itu pun ikut merasakannya.

Mayoritas semua kalangan diwilayah tersebut merasakan imbasnya sebab warga setempat dilarang keluar rumah kecuali dianggap penting sehingga masyarakat kalangan menengah kebawah pun bingung harus berbuat apa untuk keperluan sehari hari mereka apalagi bulan Ramadhan telah tiba.

Melihat kondisi itu, Aris Budiman salah satu karyawan PT Indocement Tunggal Prakarsa Plant Tarjun yang tergabung dalam takmir masjid Ashobirin Indocement secara swadaya mengumpulkan dana sekaligus membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar, Jum'at (24/4/2020)

“Alhamdulillah,  hasil sumbangan sukarela dari karyawan tersebut sudah dibelikan sembako untuk masyarakat Kecamatan Kelumpang HIlir Desa Langadai dan Desa Tarjun," ucapnya.

Ia, pun, menjelaskan bahwa, ada sekitar 38 paket sembako untuk Desa Langadai dan 69 paket untuk Desa Tarjun, yang mana semua itu untuk membantu warga dalam.suasana covid-19 sekarang apalagi masuk bulan Ramadhan.1441 Hijriyah 2020 Masehi tentu saja banyak pengeluaran.

Mewakili management PT ITP Plant Tarjun, H Teguh Iman Basoeki, menyampaikan bahwa perusahan mrngapresiasi kepada takmir Masjid Ashobirin Indocement yang sudah berbagi kepada sesama masyarakat.

"Kita mengharapkan bantuan yang sudah diberikan itu bisa meringankan beban mereka dalam suasana pandemi covid-19 sekarang," tutur Teguh.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Desa Langadai, Sutrisno, sangat apresiasi dengan apa yang sudah dilakukan pihak perusahaan PT ITP Tarjun melalui takmir Masjid Ashobirin yang menyalurkan bantuan sembako kepada warganya.

"Memang, bantuan ini sangat bermanfaat untuk warga apalagi menghadapi bulan Ramadhan sekarang ditengah pandemi virus corona," katanya.

Disisi lain, salah satu warga penerima sembako Norhayati, merasa senang dengan adanya bantuan sembako ini, apalagi sekarang lagi masa sulit karena adanya pandemi covid-19 juga masuk bulan suci Ramadhan.

"Iya, pasti senang lah karena bantuan ini sangat bermanfaat untuk keperluan sehari hari disuasana covid-19 dan bulan Ramadhan," ujarnya tersenyum.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Karyawan Arutmin Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Warga Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Kotabaru akibat dampak virus corona (covid-19) yang membuat perekonomian masyarakat di Bumi Saijaan anjlok, membuat Kumpulan Karyawan Bubuhan Arutmin (KUKABARI) melakukan donasi untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Hasil dari donasi KUKABARI tersebut mengumpulkan 150 paket sembako dan masker diperuntukkan bagi golongan rentan juga kurang mampu di Kotabaru, Rabu (15/4/2020), kemarin.

Hal itu dikatakan Ketua KUKABARI Sabirinnur, memang bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kotabaru akibat mewabahnya Covid-19, sehingga banyak masyarakat yang tidak bisa bekerja dan harus tetap dirumah sesuai himbauan pemerintah sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona.

Lebih luas dijelaskan Sabirin, dampak covid-19 ini terhadap perekonomian masyarakat sangat vital tidak pandang kaya maupun miskin semua kalangan ikut merasakannya dan mereka juga dihimbau agar selalu memakai masker saat keluar rumah sebagai pelindung diri.

Dalam kegiatan sosial tersebut, jajaran manajemen dan karyawan Arutmin NPLCT turun langsung untuk menyerahkan santunan kepada masyarakat di Kotabaru dan sekitarnya.

Ditambahkan Humas KUKABARI Akhmad Nurkholis, penyaluran bantuan ini sesuai dengan standard protokoler keamanan dan kesehatan sehingga tidak menimbulkan kerumunan masyarakat.

"Iya, teknisnya memakai metode hit and run, yang mana tim membagikan hanya berada didalam mobil kemudian sambil bergerak," tuturnya.

Pada dasarnya tambah Nurkholis, bantuan tersebut tepat sasaran dan menghindari kerumunan warga, bahkan ada beberapa masyarakat yang secara berkesinambungan akan dapat bantuan dari perusahaan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PDAM Kotabaru, Satu Kali Produksi Disinfektan 8.500 Liter

GEMA, PULAULAUT - Untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona (covid-19) di Bumi Saijaan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru membuat cairan disinfektan yang bekerjasama dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Kotabaru.

Pembuatan disinfektan tersebut dilakukan setiap dua hari sekali sebanyak 8.500 liter yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat melalui BPBD dan Dinkes sebagai koordinator pelaksana dilapangan.

Hal itu dikatakan Humas PDAM Kotabaru Syarwani kepada gemasaijaanonline, Rabu (22/4/2020), memang pihak PDAM menyiapkan peralatan pembuatan disinfektan dan tenaga laboratorium, di ruang laboratorium IPA Gunung Relly melalui dana CSR perusahaan.

"Iya, kita siapkan alat juga tenaga laboratoriumnya dalam membuat cairan desinfektan itu setiap dua hari sekali sebanyak 8.500 liter," jelasnya.

Selain itu, Syarwani memaparkan bahwa, pihak PDAM juga memberikan pelayanan distribusi air bersih di Rumah Sakit Stagen yang diperuntukkan pemerintah sebagai tempat isolasi covid-19.

Sedangkan di kantor PDAM Kotabaru sendiri dalam melayani pelanggang dibatasi hanya per enam orang saja yang boleh masuk dan yang lain menunggu giliran di luar agar ada jarak untuk antisipasi penyebaran covid-19.

"Memang, sementara ruang pelayanan dibatasi hanya enam orang saja dan kalau ada yang keluar baru diperbolehkan lagi satu orang masuk," ungkap Syarwani.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PT Arutmin NPLCT Berikan 110 Baju Hazmat Untuk Tenaga Medis di Kotabaru

Kepala Departemen CDEA Arutmin NPLCT,
Akhmad Nurkholi beri bantuan APD 
GEMA, PULAULAUT - Hingga saat ini pandemi covid-19 belum diketahui pastinya kapan akan berakhir namun seluruh dunia termasuk Indonesia khususnya Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan berusaha untuk berjuang bersama melawan virus covid-19 tersebut.

Dalam hal ini, sebagai bentuk dukungan dalam penanganan covid-19 yang sudah menjadi pandemik global, PT Arutmin Indonesia pun memberikan bantuan 110 baju Hazmat dan masker N95 untuk tenaga medis di RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru, dengan dua tahap yaitu, Selasa (14/4/2020) di RSUD Stagen dan Rabu (22/4/2020) di RSPJS.

Selain itu, pihak perusahaan juga memberikan bantuan surgeury mask untuk Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kotabaru, yang diterima langsung oleh Plt Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra, Drg Cipta Waspada.

Hal tersebut disampaikan Kepala Departemen CDEA Arutmin NPLCT, Akhmad Nurkholis, memang bantuan ini sebagai bentuk dan dukungan perusahaan terhadap penanganan Covid-19 yang sudah menjadi pandemik global

"Mudah mudahan APD ini dapat secara signifikan membantu tenaga medis di Kotabaru untuk melawan krisis Covid-19 hingga bisa kembali meningkatkan ekonomi lokal untuk terus tumbuh," harapnya.

Ditambahkannya, bahwa, perusahaan sangat mengapresiasi tenaga medis yang telah berjuang dibarisan depan untuk keselamatan pasien Covid-19.

Kepala Departemen Administrasi Aturmin NPLCT, Sabirinnur berikan APD untuk RSPJS
Disisi lain, Kepala Departemen Administrasi Aturmin NPLCT, Sabirinnur mengungkapkan, bantuan Arutmin NPLCT bukan hanya APD saja akan tetapi juga ada bantuan paket sembako untuk 19 orang anggota keluarga yang hasil rapid tes reaktif, dan ribuan masker untuk masyarakat Kotabaru.

“Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan maupun keperluan tenaga medis juga masyarakat untuk mempercepat pemutusan rantai Covid-19," jelasnya.

Ratusan APD tersebut didistribusi untuk tenaga medis di Rumah Saykit Kotabaru, Puskesmas Kotabaru, Puskesmas Sebatung, Puskesmas Dirgahayu dan IBI (Ikatan Bidan Indonesia) cabang Kotabaru.

Bantuan APD dari PT Arutmin NPLCT tersebut disambut baik oleh pihak RSUD Pangeran Jaya Sumitra, untuk mendukung kelancaran layanan kesehatan bagi masyarakat Kotabaru dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti ditengah kelangkaan APD di rumah sakit untuk menjamin keamanan tenaga medis dalam memberikan layanan yang optimal, khususnya dalam menangani pasien dengan gejala Covid-19”, ujar Plt RSPJS Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dampak Covid-19, Kapolres Kotabaru Berikan Ratusan Paket Sembako Kepada Masyarakat

GEMA, PULAULAUT - Virus corona (covid-19) hingga saat ini masih belum ada yang tau kapan akan berakhir, akan tetapi semua negara termasuk Indonesia terus berjuang bersama antara pemerintah dan masyarakatnya mengantisipasi penyebarannya virus tersebut.

Tak bisa terhindarkan lagi dampak covid-19 ini pun membuat perekonomian anjlok tak pandang bulu membuat semua kalangan merasakan imbasnya sehingga membuat Polres Kotabaru bersama Forkopimda bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat.

Nampak puluhan masyarakat yang berprofesi sebagai tukang ojek, becak, dan gerobak, di Pulaulaut Sigam Kotabaru berkumpul menunggu bantuan sembako dari Polres Kotabaru itu akibat dampak virus corona (covid-19).

Pemberian paket sembako sendiri diberikan langsung oleh Kapolres Kotabaru, bersama Bupati, Dandim, Danlanal, Ketua DPRD, Kejari, Sekda, disaksikan undangan, Selasa (21/4/2020) di halaman Polres Kotabaru.

Usai acara, Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, SH SIK MM, menyampaikan, memang efek dari virus corona (covid-19) ini sangat terasa sekali terhadap perekonomian masyarakat khususnya Kotabaru dan membuktikan bahwa negara hadir untuk membantunya.

"Insyaallah, kegiatan bhakti sosial ini akan terus berlanjut untuk membantu warga Kotabaru akibat dampak covid-19," ujarnya.

Ia, pun, menjelaskan bahwa kegiatan bhakti sosial ini sebenarnya ada dua tempat, yaitu, Kecamatan Pulaulaut Sigam dan Kecamatan Kelumpang Selatan dengan total 150 paket sembako.

Lebih luas dibeberkan Kapolres, untuk di halaman Polres ini kita bagikan sekitar 65 paket sembako kepada tukang ojek, becak, dan gerobak, sedangkan di Kelumpang Selatan sekitar 85 paket sembako diperuntukkan bagi fakir miskin dan anak yatim.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pandemi Covid-19, Warga Pulau Sembilan Masih Lakukan Sholat Jum'at

Tim gugus penanganan covid-19
Kabupaten Kotabaru saat melakukan
Telekonferensi dengan camat se Kotabaru 
GEMA, PULAULAUT - Ditengah pandemi virus covid-19 yang melanda dunia saat ini tak terkecuali di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan juga merasakan hal yang sama dampak dari penyebaran virus ini.

Dalam hal memutus rantai penyebaran virus covid-19 tersebut pemerintah baik pusat, provinsi, dan daerah pun melakulan himbauan kepada warga agar tidak melakukan pengumpulan orang banyak, jaga jarak, memakai masker, meniadakan sementara sholat jumat dan acara keagamaan lainnya.

Namun hal tersebut seakan tak diketahui warga di Kecamatan Pulau Sembilan, pasalnya masyarakat setempat masih melakukan sholat Jum'at dan berencana akan melakukan sholat Tarawih, walaupun sudah dilarang oleh pemerintah melalui Tim gugus penanganan covid-19 Kotabaru.

Hal tersebut diungkapkan Camat Pulau Sembilan, Husien, melalui telekonferensi, Senin (20/4/2020), dalam laporannya disampaikan bahwa, saat ini di Kecamatan Pulau Sembilan masyarakat masih rutin melakukan sholat Jum'at walaupun sudah dilakukan himbauan pelarangan pengumpulan orang banyak.

"Iya, kami sudah melakukan sosialisasi dan himbauan kepada warga terkait bahayanya virus covid-19 ini dan sementara dilarang melakukan kegiatan mengumpulkan orang banyak tapi mereka masih melakukannya," ujarnya.

Namun tambahnya, keadaan Kecamatan Pulau Sembilan saat ini masih aman karena sudah dibentuk tim gugus penanganan covid-19 bahkan setiap desa ada dua posko dengan penjagaan 1x24 jam untuk memantau keadaan warga.

Memang, beber Husein, mayoritas warga disini nelayan dan menjual hasil tangkapannya keluar hingga Pulau Jawa dan ini yang menjadi perhatian serius tim gugus penanganan covid-19 dengan selalu melakukan pemeriksaan terhadap mereka agar tidak terdampak virus.

"Memang kami fokus melakukan pemeriksaan terhadap nelayan yang melakukan penjualan ikan keluar Pulau Sembilan dan selalu melakukan pemantauan," ujar Husein.

Menanggapi hal tersebut, tim gugus penanganan covid-19 Kabupaten akan segera melakukan pendekatan terhadap warga dengan memerikan edukasi dan pemahaman kepada warga bahayanya virus corona ini dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat agar bisa mematuhi himbauan pemerintah untuk keselamatan bersama dengan tidak mengumpulkan orang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Atasi Covid-19: Bupati Kotabaru Lakukan Telekonfren Dengan Pihak Kecamatan

GEMA, PULAULAUT - Tak henti hentikan Pemkab Kotabaru melalui Tim gugus tugas penanganan covid-19 terus melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat akan bahayanya virus corona yang saat ini sudah masuk di Bumi Saijaan dengan mematuhi himbauan pemerintah dan bersama berjuang untuk memutus rantai penyebarannya.

Sosialisasi pun dilakukan oleh tim gugus covid-19 hingga kecamatany melalui telekonfren kepada Camat se Kotabaru, Senin (20/4/2020) di Operation Room Pemkab Kotabaru.

Dalam arahannya Ketua tim gugus penanganan Covid-19 yang juga Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan bahwa, pemerintah desa agar bisa membentuk relawan dengan melakukan sosialisasi masalah covid-19 dan cara pencegahannya, mendata warga yang ada gejala penyakit, mengedukasi ruang atau tempat sebagai tempat isolasi.

"Suasana pandemi covid-19 sekarang ini pemdes bisa melakukan penggeseran dana desa untuk membantu warga yang terdampak virus ini melalui bantuan langsung tunai," ungkapnya.

Selain itu, kata Sayed Jafar, pemerintah desa juga harus membantu masyarakat dengan melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan melakukan pengecekan terhadap warga yang keluar masuk wilayah setempat sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus corona.

Bahkan jelasnya, diharapkan selalu melakukan koordinasi kepada pihak kesehatan apabila ada warga yang sakit dan melaporkan keadaan lingkungan masing masing agar secepatnya bisa ditindak lanjuti oleh tim gugus penanganan covid-19.

Acara telekonfren ini dihadiri Bupati Kotabaru selaku ketua tim gugus penanganan covid-19, Sekda, Dandim 1004 Kotabaru, Wakapolres Kotabaru, Lanal Kotabaru, Kejari Kotabaru, dan undangan.

Hingga berita ini di turunkan acara masih berlangsung antara tim gugus penanganan covid-19 Kabupaten Kotabaru dengan pihak kecamatan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sayed Jafar : Lima Warga Kotabaru Terpapar Virus, Satu Orang Positif Covid-19

GEMA, PULAULAUT - Sebelumya sekian orang dari cluster goa asal Kotabaru setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan menggunakan rapid test maka ditemukan lima orang terpapar virus (reaktif) sehingga langsung dilakukan karantina di Rumah Sakit Stagen untuk proses lanjutan melalui swab.

Setelah menunggu hasil beberapa hari akhirnya tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Kotabaru melakukan konferensi pers terkait hasil dari lima orang yang reaktif tersebut bahwa satu dari lima orang itu dinyatakan positif covid-19.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Gugus Tugas Covid-19, Sayed Jafar, Jum'at (17/4/2020) di Operation Room.

"Iya, memang satu orang dinyatakan positif dengan kode RM 014 laki-laki (72) dan empat orang lainnya masih negatif," ungkapnya.

Ia, pun, menjelaskan bahwa, untuk pasien hasil swab positif akan segera di evaluasi sesuai kondisi gejala atau keluhan saat ini dan apabila tanpa gejala atau kondisi sakit ringan akan dilanjutkan proses karantinanya di Rumah Sakit Stagen untuk dilakukan perawatan sesuai SOP.

Akan tetapi tambahnya, apabila menunjukkan gejala sedang atau berat akan langsung dirujuk ke Rumah Sakit yang sudah ditunjuk.

Mengenai empat pasien yang negatif itu belum bisa pulang dan masih dilakukan karantina di Rumah Sakit Stagen sebab akan dilakukan tes swab lanjutan dan diperkirakan hasilnya baru keluar empat hari kedepan.

"Memang, belum boleh pulang dulu sebab mereka akan dilakukan tes swab lanjutan dan apabila hasilnya masih negatif maka diperbolehkan pulang," jelas Sayed Jafar.

Ketua Gugus Covid-19 itu juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kotabaru agar bersama-sama berdoa mereka yang dikarantina tersebut diberikan kesembuhan dan hasil swab kedua nantinya masih negatif.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pandemi Covid-19 : Pencairan Dana Desa Dua Kabupaten Naik Rp 25 Miliar

Kepala KPPN Kotabaru
Ahmad Bermadi
GEMA, PULAULAUT - Pada periode triwulan pertama 2020 ini penyerapan anggaran di Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Kotabaru untuk belanja pemerintah Rp 152,8 miliar, yaitu, Pemerintah Pusat senilai 70,1 miliar dan belanja transfer ke daerah senilai Rp 82,7 miliar.

Sedangkan untuk serapan Transfer Dana Desa sebesar Rp 82,7 miliar atau 28,3% dari pagu anggaran tersebut telah disalurkan kepada 144 desa di Kabupaten Tanah Bumbu sedangkan di Kabupaten Kotabaru dari total 198 desa dan yang sudah disalurkan 144 desa.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, total pencairan dana desa untuk kedua kabupaten ini naik 25 miliar atau 44% lebih tinggi dan ini merupakan hal yang positif ditengah upaya meningkatkan kegiatan pencegahan dan penanganan wabah COVID-19, untuk memperkuat perekonomian desa.

Hal tersebut disampaikan Kepala KPPN Kotabaru, Ahmad Bermadi melalui pres rilis, Rabu (15/4/2020). Menurutnya, dalam menghadapi merebaknya wabah Corona Virus Disease (COVID-19) sekarang bangsa Indonesia menghadapi tantangan yang semakin komplek, terlebih dengan penyebaran Virus Corona yang cepat sejak awal Maret lalu dan dampak dari wabah Covid-19 bukan hanya pada sektor kesehatan namun juga perekonomian masyarakat dan keuangan negara.

"Saat ini, APBN 2020 menjadi instrumen penting dan vital sehingga kebutuhan belanja negara meningkat signifikan dalam menangani masalah kesehatan akibat Covid19, seperti, pengadaan alat kesehatan, APD, insentif tenaga medis, kesiapan rumah sakit, dan lainnya," ungkap Bermadi.

Ia, pun, tidak menampik bahwa penerimaan negara saat ini mengalami tekanan karena kondisi dunia usaha dan harga komoditas merosot.

Lebih luas disampaikannya, belanja Pemerintah Pusat oleh Satker Kementerian Negara atau Lembaga pada triwulan I ini sebesar Rp 70,1 miliar atau 16 % dari pagu anggaran turun sebesar 3 miliar dibanding capaian yang sama triwulan I tahun lalu sebesar 73 milyar.

Dan penurunan serapan belanja Pemerintah Pusat tersebut dirasa wajar karena pemerintah telah mengambil kebijakan disiplin belanja untuk yang tidak prioritas dan fokus pada belanja-belanja yang mendukung penanganan Covid-19.

Sehingga tambah Bermadi, di kurun waktu bulan Maret 2020 ini, satuan kerja sedang berproses untuk merealokasi belanja-belanja yang kurang prioritas, sehingga berakibat tertunda beberapa kegiatan yang sebelumnya sudah direncanakan.

“Dalam menghadapi kondisi terkini, Kementerian Keuangan mengajak seluruh penyelenggara negara agar bersama-sama mengelola APBN berdasarkan prioritas dan arahan kebijakan yang ditentukan oleh pemerintah," harapnya.

KPPN Kotabaru selaku Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan menindaklanjuti kebijakan tersebut dengan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk terus mengoptimalkan penyaluran Dana Desa yang menjadi target tahap I ini untuk seluruh desa di Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Selain itu KPPN juga mendorong Pemkab Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu agar dapat memprioritas pencairan DAK Fisik pada pelaksanaan DAK Fisik di bidang kesehatan dan bidang yang sangat prioritas dengan optimalisasi penyaluran dana desa hingga dapat meningkatkan penanganan permasalahan Covid-19 baik yang terkait dengan dampak kesehatan maupun dampak ekonomi kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

“Mari kita sama-sama berkerja optimal untuk bangsa dan masyarakat kita dengan ikhtiar yang maksimal untuk terus menjaga Indonesia dengan doa kepada Allah SWT agar semua diberi tuntunan, dan kemudahan serta kesabaran dalam mengatasi tantangan yang tidak ringan ini,” pungkasnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Direktur RSPJS : Rumah Sakit Baru di Stagen Siap Tangani Pasien Covid-19

GEMA, PULAULAUT - Sekian lama tak berfungsi akhirnya bangunan rumah sakit baru di Stagen itu dipergunakan untuk tempat isolasi covid-19 dan hanya berselang dua hari pembersihan lokasi dan ruangan oleh semua jajaran terkait kini sudah bisa dipergunakan melayani pasien non reaktif ataupun reaktif.

Untuk sementara fasilitas yang disiapkan pihak rumah sakit yaitu, 9 ruangan untuk pasien reaktif di lantai dasar sedangkan dilantai dua ada 32 ruangan disiapkan untuk pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau non reaktif tapi menunjukkan gejala.

Hal itu dikatakan Plt Direktur Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra, Drg Cipta Waspada pada saat acara selamatan rumah sakit baru di Stagen, Rabu (14/4/2020).

"Iya, sekarang semuanya sudah rampung baik ruangan maupun medisnya dan sekarang bisa dipergunakan untuk merawat pasien covid-19," ujarnya.

Ia, pun berharap agar masyarakat sekitar tidak perlu takut maupun cemas karena pasien yang di rawat di sini perawatannya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Kementerian Kesehatan yang cukup ketat.

"Kita memprioritaskan keselamatan Pasien dan tenaga kesehatan dalam menangani masalah covid-19 ini dan mudah mudahan tidak ada yang positif," ungkap Cipta.

Ia, pun, membeberkan masalah ada warga Kotabaru yang terpapar virus (reaktif) menggunakan rapit tes (tes cepat) itu, saat ini masih menunggu hasil lab dan diperkirakan Jum'at hasilnya baru diketahui apakah positif atau negatif.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PDAM Kotabaru: Saluran Air Ledeng di Rumah Sakit Stagen Siap Digunakan

GEMA, PULAULAUT - Setelah Pemkab Kotabaru menyatakan bahwa rumah sakit baru di Stagen difungsikan untuk tempat isolasi penanganan covid-19 maka pihak PDAM Kotabaru pun langsung bergerak melakukan pemasangan jaringan instalasi air ditempat itu.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka percepatan penanganan masalah covid-19 ini, PDAM Kotabaru melalui dana CSR nya memberikan pelayanan fasilitas air bersih di rumah sakit baru di Stagen.

Ada dua lokasi pemasangan dikanan dan kiri gedung rumah sakit untuk melayani pasien, perawat, medis, dan dokter nantinya.

Saat ini untuk pemasangan saluran di kamar mandi ada enam titik baik kiri maupun kanan gedung rumah sakit, juga ada wastafel dan tempat buang air kecil serta WC.


Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Bagian Teknik PDAM Kotabaru Tri Basuki, kepada gemasaijaanonline, Kamis (16/4/2020), memang semuanya sudah terpasang dan siap dipergunakan baik untuk wc, wastafel, kamar mandi dan tempat buang air kecil.

"Semuanya sudah bisa berfungsi dengan normal mudah mudahan tidak ada kendala kedepannya," kata Tri.

Selain itu tambahnya, untuk antisipasi kekurangan air pihak PDAM juga membuat jaringan instalasi melalui dua unit tandon dengan kapaaitas masing masing 3000 liter.

"Iya, kami juga menyiapkan tandon dengan kapaaitas 3000 liter untuk mengantisipasi kalo aliran PDAM mati," jelas Tri.

Ia, pun, mengungkapkan, agar layanan air bersih aman ke RSUD baru di Stagen maka ada petugas siaga yang berjaga di lokasi itu seandainya terjadi gangguan layanan air bersih.

Para petugas PDAM tersebut bergantian setiap delapan jam hingga jam 12 malam untuk memastikan pasokan kebutuhan air di rumah sakit tidak terganggu dan aman.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Gelar Selamatan Rumah Sakit Baru di Stagen

GEMA, PULAULAUT - Rumah sakit baru di Stagen resmi dibuka untuk tempat isolasi penanganan covid-19 dan Pemkab Kotabaru pun menggelar selamatan namun sebelumya selama dua hari jajaran Pemkab Kotabaru juga Forkopimda melakukan pembersihan lokasi.

Semua elemen saling membantu untuk mempercepat pemanfaatan rumah sakit di Stagen ini mulai pembersihan lahan, ruangan,  pemasangan AC, pemasangan aliran listrik, dan pemasangan air PDAM.

Nampak hadir dalam selamatan rumah sakit tersebut jajaran eksekutif dan legislatif, tim gugus tugas penanganan covid-19, serta Forkopimda, Rabu (15/4/2020).

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, ribuan terimakasih kepada semua unsur terkait yang telah bersama-sama menyiapkan fasilitas dengan membersihkan rumah sakit baru di stagen ini sehingga siap untuk ditempati.

"Alhamdulillah, setelah dua hari gotong royong baik lantai satu dan dua akhirnya bisa dipergunakan untuk tempat isolasi penanganan covid-19," kata bupati.

Lebih luas dibeberkannya, saat ini semua fasilitas dirumah sakit baru di Stagen sudah bisa digunakan seperti, listrik, air ledeng, WC, CCTV dan Blower, bahkan jalan semuanya sudah bagus.

"Ya, tinggal pihak Dinas Kesehatan dan rumah sakit yang nantinya bertugas dalam hal penanganan masalah covid-19 di tempat ini," ujarnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pedagang Kuliner Kotabaru Dapat Bantuan Gerobak

GEMA, PULAULAUT - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotabaru mendapatkan bantuan puluhan gerobak untuk pedagang kuliner dari Kementerian Perdagangan yang kembali dibagikan kepada pelaku usaha kuliner.

Pedagang kuliner yang mendapatkan bantuan tersebut yaitu pelaku usaha gerobak keliling sekitar 50 orang, pelaku usaha gerobak sepeda motor 10 orang, dan 2 gerobak souvenir untuk Dekranasda.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kotabaru Mahyudiansyah kepada gemasaijaanonline, Rabu (15/4/2020) setelah acara pembagian kunci kios blok B dan F Pasar Kemakmuran oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar.

"Memang puluhan gerobak itu dibagikan kepada pedagang kuliner yang sudah di data terlebih dulu jadi bisa tepat sasaran," ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, para pedagang kuliner seperti bakso, pangsit, dan lainnya terlebih dulu di data baik keadaan mereka dan gerobak jualannya bagaimana dan itu berlaku baik bagi pedagang gerobak keliling maupun pedagang gerobak sepeda motor.

Nampak salahsatu pedagang kuliner gerobak sepeda motor sangat senang dengan adanya bantuan dari pemerintah ini karena sudah pasti meringankan pedagang sebab pembuatan gerobak itu mahal.

"Alhamdulilah, dapat bantuan gerobak sepeda motor dari pemerintah sebab kalau bikin sendiri tentu mahal perlu biaya lagi," ujarnya tersenyum sambil membawa bantuan itu.

Perlu diketahui sekitar 2 tahun paska kebakaran yang menghanguskan sekitar 374 kios pedagang blok B dan F Pasar Kemakmuran Kotabaru, kini sudah kembali berdiri kokoh dan bisa ditempati oleh pedagang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Berdayakan Penjahit Binaan Membuat Masker

GEMA, PULAULAUT - Sebagai bentuk keseriusan PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Plant Tarjun dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kotabaru pihak perusahaan pun mengambil langkah cepat dengan memberdayakan UMKM penjahit binaan untuk membuat masker untuk karyawan, keluarga karyawan dan masyarakat pada umumnya.

Hal ini juga sebagai tindak lanjut Indocement selain penyemprotan cairan disinfektan dan bantuan alat para UMKM juga kreatif dalam membuat aneka masker dari kain.

Dalam kesempatan itu, SHECSR Dept Head, H Teguh Iman Basuki mengajak para UMKM yang bergerak di bidang konveksi agar membantu program pemerintah dalam gerakan melawan Covid-19 memproduksi masker berbahan baku kain.

“Selain bantuan disinfektan perusahaan juga mencegah penyebaran Covid-19 dengan membuat masker melalui UMKM lokal untuk karyawan dan masyarakat," ungkapnya.

Selain itu tambahnya, Indocement akan membantu mensosialisasikan penggunaan masker kain dan mempromosikannya agar UMKM dapat berkembang dalam kondisi pandemik covid-19 sekarang sebagai langkah nyata untuk membantu perekonomian para pelaku usaha.

Salah satu pengrajin masker dari Desa Tarjun, H Ramlan menjelaskan, para pengrajin di wilayahnya mampu memproduksi pembuatan masker sekitar 300 buah perharinya dan itu di support oleh Indocement.

“Saat ini sudah menerima order dari Indocement sebanyak 2.000 buah khusus untuk masker berbahan kain tentunya hal ini membantu peningkatan perekonomian pelaku UMKM,” jelasnya.

Ia, pun, berharap apa yang dilakukan Indocement dapat membawa manfaat dalam membantu masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan wabah ini cepat berlalu sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Disisi lain, Sekretaris Desa Tarjun, Sana Sudjana menyampaikan, masker yang dibuat ini kualitasnya tidak kalah dengan produk luar daerah dan ini hanya sebagai contoh.

“Ya, masker buatan UMKM lokal bisa dibandingkan kualitasnya dengan buatan luar apalagi harganya lebih murah dan banyak corak juga warna pilihan," ungkapnya.

Diharapkan para pelaku UMKM yang dibina oleh Indocement dapat terus berinovasi dan kreatif untuk peningkatan ekonomi kerakyatan dalam suasana pandemi Covid-19 sekarang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Peduli Covid-19, Baznas Kotabaru Bantu Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra

GEMA, PULAULAUT - Pandemi covid-19 membuat semua orang saling membantu untuk mengatasi penyebarannya agar tidak meluas sebab akibat virus ini semua terkena dampaknya baik masyarakat, pelaku usaha, perusahaan, dan lainnya.

Sebagai bentuk kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kotabaru memberikan bantuan dana kepada Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra (RSPJS) dalam menangani covid-19 tersebut, Selasa (14/4/2020).

Hal itu disampaikan Ketua Baznas Kotabaru H Mahmud Dimyati usai menyerahkan bantuan dana yang diterima oleh Plt Direktur RSPJS Dr Cipta Waspada.

"Memang, bantuan ini adalah sebagai bentuk kepedulian dari Baznas kepada tim kesehatan untuk menangani covid-19," ungkap Mahmud.

Ia, pun, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan ini nantinya dapat dipergunakan untuk keperluan yang tidak ada dalam anggaran.

Lebih luas dipaparkannya, sebenarnya memang banyak yang akan dibantu oleh Baznas namun bulan ini berbarengan dengan bantuan rutin yaitu, bantuan kepada 266 siswa se Kabupaten Kotabaru, bantuan untuk 500 KK fakir miskin se Kabupaten Kotabaru,  serta 200 fakir miskin mualaf.

Ketua Baznas Kotabaru itu juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan penting, jaga jarak, gunakan masker, dan selalu cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

"Ya, suasana pandemi covid-19 sekarang kita harus ikuti himbauan dari pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut dengan dirumah saja karena sudah ada tim khusus yang bekerja," ujar Mahmud.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pemkab Kotabaru Fungsikan Rumah Sakit Baru Tempat Isolasi Covid-19

GEMA, PULAULAUT - Beberapa kali merencanakan tempat isolasi pasien covid-19 yang telah dilakukan Pemkab Kotabaru diantaranya Rusunawa dan Poltek Kotabaru, namun mendapat penolakan oleh warga setempat hingga akhirnya rumah sakit baru di Stagen pun difungsikan sebagai antisipasi.

Hal tersebut dikatakan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar yang juga sebagai Ketua tim gugus covid-19 saat melakukan peninjauan sekaligus membersihkan lokasi rumah sakit baru itu bersama jajarannya dan Forkopimda, Senin (13/4)2020) pagi.

"Memang, rumah sakit baru di Stagen ini akan dijadikan sebagai tempat isolasi covid-19 dan tidak akan pindah lagi makanya dibersihkan agar secepatnya bisa digunakan," ucap bupati.

Ia, pun, mengatakan bahwa rumah sakit ini memang cocok dan pantas dijadikan tempat isolasi pasien covid-19 karena sudah mempunyai ijin dan standar kesehatan jadi tinggal dibersihkan dan dirapikan saja lagi sehingga bisa digunakan.

Hari ini tambah bupati, semuanya bekerja membersihkan dan merapikan rumah sakit baru ini mulai dari halaman, pemasangan instalasi listrik, pemasangan saluran air, penerangan jalan umum, dan lainnya.

Disisi lain Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, menyampaikan, terkait pemberitaan ada warga Kotabaru yang reaktif menurut hasil rapid tes warga jangan panik dulu sebab reaktif bukan berarti positif dalam artian mereka yang reaktif itu adalah orang yang terpapar virus namun belum tau pasti virus apa jadi harus menunggu hasil melalui PCR (polymerase chain reaction) dulu baru bisa diketahui hasilnya positif atau tidak.

"Ya, kita harus menunggu hasil melalui PCR dulu terkait ada warga Kotabaru yang reaktif tersebut sekitar satu minggu jadi hasilnya jelas," ujar Syairi.

Terkait masalah difungsikannya rumah sakit di Stagen ini sebagai tempat isolasi tentu harus di backup dengan anggaran dan juga tim medis, kemarin sudah dibahas anggaran untuk penanganan covid-19 tersebut sekitar Rp 10 miliar.

Namun tambahnya, perlu diperhatikan juga dampak covid-19 ini sangat luas seperti, penanganan kesehatan, bantuan masyarakat, dan pelaku dunia usaha, yang juga tidak lepas dari itu semua makanya pihak eksekutif dan legislatif akan kembali merelokasi anggaran tersebut.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sayed Jafar: Virus Corono Harus Kita Perangi Bersama

GEMA, PULAULAUT - Pandemi covid-19 adalah musuh yang nyata tanpa bisa dilihat oleh mata telanjang maka dari itu mari bersama kita memeranginya agar penyebarannya tidak meluas di Bumi Saijaan ini.

Hal itu diungkapkan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar yang juga sebagai ketua tim gugus penanganan covid-19 Kabupaten Kotabaru, saat melakukan pengecekan keadaan posko covid-19, yaitu, posko utama depan gedung DPRD, Pelabuhan fery Tanjung Serdang, Pelabuhan Fery Stagen, dan posko di Serongga, Jum'at (10/4/2020).

Ia, pun, menyampaikan kepada paa petugas posko agar terus waspada dan tetap meningkatkan pengawasan terhadap masyarakat yang datang dari luar Kotabaru agar diperiksa kesehatannya sebab virus corona ini musuh yang nyata dan tidak terlihat oleh mata telanjang.

"Memang, siapapun yang mau masuk ke Kotabaru harus dilakukan pemeriksaan agar Orang Dalam Pemantauan (ODP) terus menurun dan kalau bisa tidak ada kasus covid-19 di tempat ini," harap Sayed Jafar.

Dalam kunjungannya bupati memberikan bantuan seperti masker,  sarung tangan, dan makanan juga minuman untuk para petugas yang ada diposko tersebut.

Dan menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga hidup bersih dan sehat serta mematuhi seruan dari pemerintah diantaranya, jangan panik, mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir, memakai masker, jaga jarak, tidak mengumpulkan orang banyak, tidak keluar daerah, dan lainnya.

Semua ini dilakukan untuk bisa memutus rantai penyebaran virus corona (covid-19) agar tidak meluas.

"Mari kita bersama memerangi virus corona ini agar tidak menyebar luas di Bumi Saijaan dan kalau bisa tidak ada," ungkapnya.

Selain itu Pemkab Kotabaru juga memberlakukan jam fery penyeberangan hanya sampai pukul 20.00 Wita untuk memperketat orang yang keluar maupun masuk ke Kotabaru sebagai antisipasi penyebaran covid-19.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PT Arutmin Bantu Pemkab Kotabaru Empat Unit Tempat Cuci Tangan

GEMA, PULAULAUT - Dalam hal memutus rantai penyebaran virus corona (covid-19) maka harus dimulai dari diri masing masing untuk bisa hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari hari dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum atau sesudah makan atau beraktivitas.

Melihat pandemi covid-19 yang menyebar luas dan mematikan ini pihak PT Arutmin Tg Pemancingan melalui CDy CSR nya ikut berpartisipasi dengan memberikan bantuan kepada pemerintah setempat berupa empat unit tempat cuci tangan untuk masyarakat di tempat publik agar bisa memutus rantai penyebaran virus mematikan itu.

Bantuan perusahaan ini diterima langsung oleh Sekda Kotabaru H Said Akhmad, Rabu (8/4/2020) pagi, dihalaman Siringlaut dan disaksikan pihak management PT Arutmin, Kadis Perhubungan, dan Direktur Politeknik Kotabaru.

Comunity Development Super Intenden PT Arutmin Indonesia NPLCT, Ahmad Nurcholis, usai acara kepada gemasaijaanonline mengatakan, bantuan tempat cuci tangan dari perusahaan ini ada empat unit yang akan ditaruh dilayanan publik, yaitu, taman Siringlaut dua unit, taman kota terminal sementara satu unit, dan pasar Kemakmuran satu unit.

"Ya, sementara ini hanya empat unit tempat cuci tangan yang diberikan perusahaan untuk masyarakat dan nantinya kita lihat daerah mana lagi yang akan diberikan," ucap Kholis.

Hal ini adalah upaya peran serta perusahaan dalam mencegah penyebaran virus corona di Kotabaru.

Selain itu, tambahnya, tempat cuci tangan ini hasil karya Politeknik Kotabaru dan perusahaan juga memberdayakan penjahit lokal membuat ribuan masker untuk masyarakat sebagai pelindung diri dari penyebaran covid-19 saat ini.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad, menyambut baik tindakan yang sudah dilakukan pihak Arutmin dalam pencegahan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kotabaru dengan membantu menyediakan tempat cuci tangan ditempat publik.

"Ya, mudah mudahan apa yang telah dilakukan Arutmin ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain ataupun pengusaha di Kotabaru untuk bersama mencegah penyebaran covid-19," harap Sekda.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sholat Malam Nisfu Sa'ban Dikotabaru Dirumah Saja

GEMA, PULAULAUT - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotabaru menggelar rapat bersama Binmas Polres Kotabaru, Baznas, FKBU, DMI, dan tokoh agama, terkait pelaksanaan ibadah malam Nisfu Sa'ban yang akan dilaksanakan umat muslim di Kotabaru, Rabu (8/4/2020) pagi, diruang aula Kantor MUI Kotabaru.

Menyikapi hal tersebut maka diambil keputusan bersama bahwa pelaksanaan ibadah malam Nisfu Sa'ban di Kotabaru dilakukan dirumah masing masing mengingat saat ini pandemi covid-19 yang masih merambah diseluruh dunia tak terkecuali di Bumi Saijaan.

Selain itu, kegiatan tarawih ataupun ibadah lainnya yang bersifat mengumpulkan orang banyak di masjid maupun mushola ditiadakan sementara sesuai dengan surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona agar tidak meluas.

Nampak hadir dalam acara tersebut Ketua MUI Kotabaru KH Muhyar Darmawi, Kasat Bimas Polres Kotabaru AKP Rosadi, Ketua Baznas Kotabaru H Mahmud Dimyati, Ketua FKUB Kotabaru KH Muchtasor, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kotabaru H Julkifl B.T,

Dan KBO Bimas Polres Kotabaru IPDA Mujiyanto, Ketua BPMA Masjid Agung Husnul Khatimah Suryanni, Koramil Pulau Laut Utara SERTU M Ridhwan, Lanal Kotabaru PRAKA Herly, dan tokoh agama Ustadz Fahrian.

Untuk merealisasikan hal tersebut MUI Kotabaru bekerjasama dengan Polres Kotabaru melalui seluruh Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pesan itu hingga ketingkat bawah atau pelosok agar kiranya masyarakat bisa melaksanakan Ibadah malam Nisfu Sa'ban dirumah masing masing tidak di Masjid atau Mushola.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Bagikan Masker Kepada Pedagang Siringlaut

GEMA, PULAULAUT - Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (covid-19) di Bumi Saijaan, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar membagikan masker kepada para pedagang kuliner di Siringlaut, Selasa (7/4/2020) malam.

Hal tersebut dilakukan bupati agar para pedagang lebih dulu memakai masker sebelum melayani para pembeli yang mampir untuk memberikan rasa aman

"Kita ingin mereka para pedagang memakai masker biar pembeli merasa aman dari penyebaran covid-19 sekarang ini," ungkap bupati.

Ada sekitar 200 masker yang disiapkan Pemkab Kotabaru dan pembagian kepada para pedagang kuliner di Siringlaut tersebut tergantung jumlah pelayannya.

Ia, pun, mengingatkan kepada para pelaku usaha itu agar selalu memperhatikan kebersihan dan selalu mengontrol tempat isi air untuk cuci tangan bagi pembeli.

Selain itu, bupati juga akan memberikan bantuan sembako kepada warga yang dianggap kurang mampu paska covid-19 ini yang berdampak pada perekonomian warga.

"Ya, memang warga yang kurang mampu nanti di data setiap RT dan akan diberikan bantuan sembako," ucapnya.












- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Hadapi Virus Corona, Indocement Berikan Alat Sprayer Untuk Desa Binaan Perusahaan

GEMA, TARJUN - Maraknya pandemi virus corona (covid -19) yang sudah menyebar diseluruh dunia tak terkecuali di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan juga ikut terkena dampak penyebaran virus yang mematikan tersebut.

Untuk membantu pemerintah dalam menghadapi dan memutus rantai penyebaran virus corona agar tidak meluas di Bumi Saijaan, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun bekerjasama dengan pihak kecamatan yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kotabaru memberikan bantuan alat sprayer dan cairan disinfektan kepada desa binaan perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Corporate Social Responsibility (CSR) Indocement, H Nor Imansyah, Selasa (7/4/2020), memang bantuan mesin sprayer dan cairan desinfektan itu diserahkan langsung Tim Indocement pada 26 dan 27 Maret lalu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dilingkungan perusahaan dan sekitarnya.

"Ini, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan perusahaan dalam memutus rantai penyebaran virus corona kepada karyawan juga warga desa mitra perusahaan," ucap Imansyah.

Selain itu, ungkapnya, pihak Indocement bersama tim gugus tugas covid-19 sejak Maret lalu melakukan sosialisasi kepada warga desa mitra perusahaan tentang bahayanya covid-19 dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Tak tanggung tanggung PT Indocement serius dalam menghadapi penyebaran covid-19 tersebut dengan memberikan edukasi kepada warga melalui media, diantaranya, poster, spanduk, dan penyuluhan menggunakan mobil keliling desa.

Disisi lain, Camat Kelumpang Hilir, Johanuddin, S.Pd, MM sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Indocement yang sudah peduli terhadap masyarakatnya terutama sekitar perusahaan.

"Bantuan ini sangat bermanfaat dan akan segera direalisasikan penyemprotan desinfektan kerumah rumah warga dan pelayanan publik baik kantor, mesjid, mushola, dan lainnya," kata camat.

Ia, pun, menghimbau agar masyarakat mematuhi seruan dari pemerintah agar tidak mengumpulkan orang banyak, keluar daerah, tetap tenang dan jangan panik, dan jangan keluar rumah bila tidak penting.

Selain itu, harapnya, perlu adanya komitmen bersama untuk menangani virus ini agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga semua kembali normal.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dua Bulan, Bahan Pokok di Kotabaru Aman

GEMA, PULAULAUT - Tidak lama lagi akan masuk bulan Ramadhan dan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di Kotabaru aman pemerintah daerah pun langsung melakukan pengecekan ke Pasar Kemakmuran, Selasa (7/4/2020) pagi.

Dalam hal ini rombongan yang diketuai oleh Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Akhmad Rivai berkeliling pasar dan hasilnya stok bahan pokok selama Ramadhan aman walaupun ada sebagian jenis mengalami turun naik.

"Alhamdulillah, stok bahan pokok masih aman hingga dua bulan kedepan walaupun untuk bawang merah dan putih datang dari Sulawesi namun yang lainnya aman," ungkap Rivai.

Dan untuk stok beras juga daging sapi bagus akan tetapi ada bahan pokok yang mengalami naik turun yaitu, gula pasir 20 ribu per kg,  bawang merah sebelumnya 40 ribu per kg hari ini 38 ribu per kg, bawang putih 40 ribu per kg, serta cabe rawit baik lokal maupun dari Hulu Sungai 65 ribu per kg.

Ia, pun, tidak menampik untuk gula pasir saat ini menjadi permasalahan nasional naik secara signifikan namun insyaallah dalam.satu bulan ini akan ada stok dari bulog sekitar 20 ton untuk Kotabaru.

"Ya, mudah mudahan masalah gula pasir ini nantinya akan bisa teratasi dengan stok dari bulog sekitar 20 ton tersebut," ujarnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Akses Penghubung Kecamatan Putus Bupati Kotabaru Turun Kelokasi

GEMA, SAMPANAHAN - Walaupun lelah akan tetapi demi warganya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar terus bekerja melakukan pembangunan untuk Bumi Saijaan dan langsung turun kelokasi bila ada masalah yang dialami oleh warganya.

Hal tersebut terjadi ketika memantau pos jaga perbatasan Kalsel - Kaltim untuk covid-19 di Kecamatan Pamukan Barat Sengayam, bupati bersama jajarannya mendapatkan kabar bahwa akses jalan penghubung kecamatan di Desa Banjarsari Kecamatan Sampanahan putus maka bupati langsung meninjau kelokasi, Rabu (1/4/2020).

Akses jalan penghubung itu adalah jalan untuk warga sekitar menuju Sampanahan, Gunung Batu Besar, Kelumpang Barat, dan Tanjung Batu.

"Ketika dapat kabar itu langsung meninjau lokasi karena jalan ini sangat penting bagi warga sekitar untuk lewat disana," ujar bupati.

Terkait covid-19, disini bukan untuk kumpul-kumpul,  tetapi ini kegiatan untuk kepentingan masyarakat agar akses jalan ini kembali lancar seperti biasa.

Ia, pun, mengajak agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengikuti himbauan dari pemerintah tentang pencegahan covid 19 ini agar tidak meluas penyebarannya.

Disisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) Kotabaru, Maulidiansyah mengatakan, perbaikan akses jalan terputus ini masih tanggung jawab Kontraktor yang mana pengerjaannya pada 2019 lalu.

"Ya, jalan ini masih dalam pemeliharaan jadi kontraktor harus bertanggung jawab memperbaikinya," kata Maulid.

Ditambahkannya, pihak kontraktor sudah di hubungi sebelumnya dan siap memperbaikinya dengan tahap awal pengurukan tanah, diperkirakan 7 hari selesai pengerjaannya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kotabaru Pesan 400 Set APD Untuk Para Medis

GEMA, SENGAYAM - Semakin hari penyebaran virus corona (covid- 19) terus meluas diseluruh negara tak terkecuali Indonesia sehingga pemerintah Kabupaten Kotabaru pun kini melakukan antisipasi bersama Forkopimda dan masyarakat melakukan penyemprotan cairan disinfektan diarea publik.

Selain itu juga mendirikan posko pemeriksaan bagi pendatang di fery penyeberangan, bandara, perbatasan, dan lainnya agar penyebaran covid -19 tidak masuk ke kota yang berjuluk Bumi Saijaan tersebut.

Tak kalah penting pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan sudah melakukan pemesanan Alat Pelindung Diri (APD) sekitar 400 set bagi tenaga medis yang tersebar di 22 kecamatan karena mereka sebagai garda terdepan penanggulangan virus corona ini.

Hal tersebut dikatakan orang nomor satu di Bumi Saijaan baik pihak eksekutif maupun legislatif saat melakukan pemantauan di posko perbatasan Kalsel - Kaltim di Kecamatan Pamukan Barat, Selasa (31/3/2020)

Nampak, Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar bersama Ketua DPRD, Syairi Mukhlis dan jajarannya mencek langsung posko jaga perbatasan pencegahan wabah covid -19 untuk memastikan lalu lintas di pintu gerbang itu benar-benar terjaga.

"Setiap ada orang yang lewat akan terus di pantau dan dilakukan pengecekkan agar penyebaran covid 19 tidak masuk ke Kotabaru," ungkap Sayed Jafar.

Mengenai APD jelasnya, saat ini sudah dilakukan pemesanan dan akan mempersiapkannya untuk teman teman tenaga medis dalam menangani pandemik covid-19 agar mereka bisa bekerja dengan aman sesuai standar.

Sementara itu, Ketua DPRD Syairi Mukhlis menyampaikan, memang saat ini Dinas Kesehatan yang membackup seluruh Puskesmas di Kotabaru telah memesan APD sebanyak 400 set.

"Jadi kepada pihak puskesmas agar bisa berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait masalah APD tersebut," ujarnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah