Lima Program Baznas Kotabaru Perlu Suntikan Dana


Baca Juga


GEMA, PULAULAUT - Untuk membantu meringankan beban saudara muslim yang kurang mampu membuat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kotabaru membantu para Pakir, Miskin, Amil, Muallaf, Riqab, Gharimin, Fisabilillah, Ibnu Sabil, melalui Lima programnya dan di tahun 2019 sudah menyalurkan dana sekitar Rp 701.456.000,00 sehingga saat ini saldo zakat dan infak mengalami defisit hingga perlu adanya suntikan dana dari para dermawan dan wajib zakat (muzakki), melalui mereka untuk menyalurkannya melalui Baznas agar program itu tetap berjalan.

Dana yang sudah disalurkan Baznas Kotabaru pada lima program tersebut yaitu, Program Kotabaru Cerdas (Bidang Pendidikan) Rp 225.010.000,00, Program Kotabaru Sehat (Bidang Kesehatan) Rp 7.000.000,00, Program Kotabaru Peduli (Bidang Kemanusiaan) Rp 213.500.000,00, Program Kotabaru Makmur (Bidang Ekonomi) Rp 71.500.000,00, Program Kotabaru Taqwa (Bidang Dakwah Advokasi) Rp 184.446.000,00.
Sedangkan bantuan yang disalurkan kepada Fakir Rp 2.200.000,00, Miskin Rp 393.860.000,00, Amil Rp -, Muallaf Rp 25.244.000,00, Riqab Rp -, Gharimin Rp 92.550.000,00, Fisabilillah Rp 122.352.000,00, Ibnu Sabil Rp 65.250.000,00.

Hal tersebut disampaikan Ketua Baznas Kotabaru H Mahmud Dimyati kepada media gemasaijaanonline, Jum'at (31/1/2020) melalui pesan Whatsapp, memang besarnya penyaluran pendayagunaan zakat dan infak tahun 2019 sebanyak Rp 701.456.000,00, tersebut membuat dana zakat dan infak di Baznas Kotabaru mengalami defisit  dan penyaluran ini sudah sesuai syariah (Asnaf).

"Kita berharap semoga besaran zakat dan infak di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masing masing baik dari kelembagaan maupun perorangan tahun 2020 ini dapat meningkat sehingga lima program Baznas itu bisa tetap dijalankan," ungkap Mahmud.

Ditambahkannya, beberapa bulan lagi akan masuk bulan puasa dan kelulusan siswa SLTA yang mana semua ini tentunya akan menyerap dana zakat dan infak yang sangat besar sekitar 250 juta.

Lebih luas dipaparkan Mahmud, bahwa Program Kotabaru Cerdas (Bidang Pendidikan) itu disalurkan kepada 270 siswa kelas XII dari 38 sekolah atau 135 kelas baik negeri maupun swasta se Kabupaten Kotabaru masing masing mendapatkan Rp 500.000,00, bantuan kepada 20 mahasiswa di tiga perguruan tinggi sebesar Rp 1.000.000,00 perorang, Bea-santri kepada 27 Santri Pondok Pesantren Darussalam Martapura asal Kabupaten Kotabaru, dan bea-siswa kepada satu siswi MTsN dari kalangan muallaf, bantuan ini rutin tiap tahunnya.

Dan untuk Program Kotabaru Sehat (Bidang Kesehatan) yaitu berupa bantuan dana untuk meringankan beban pengobatan keluarga pasien rawat inap di rumah sakit atau dirujuk keluar daerah, dan lainnya.

Sedangkan Program Kotabaru Peduli (Bidang Kemanusiaan) diberikan santunan kepada keluarga dhuafa sebanyak 500 KK Rp 250.000,00, per KK, korban musibah bencana kebakaran di Sungai Bali 100 KK sebesar Rp 500.000,00, dan tanah longsor serta banjir
bandang di Pulau Sembilan besarnya santunan Rp1.000.000,00 per KK.

Sambung Mahmud, untuk Program Kotabaru Makmur (Bidang Ekonomi) adalah pendayagunaan dana infak untuk usaha kecil sebagai penambah modal usaha dengan nilai antara Rp l.000.000,00 sampai dengan Rp 3.000.000,00, sifatnya adalah pinjaman modal tanpa bunga (qardhul hasan) yang harus dikembalikan (10 kali angsuran) sesuai Syariah namun apabila tidak memungkinkan untuk mengembalikan lebih dari tiga tahun maka akan menjadi bantuan modal atau sedekah.

Terakhir ungkapnya, Program Kotabaru Taqwa (Bidang Dakwah Advokasi), yaitu penyaluran dana zakat Infak yang
berkaitan dengan kehidupan beragama seperti bantuan untuk pengadaan sarana tempat ibadah, Taman Pendidikan Al-Qur'an, Majelis Ta'lim dan lain-lain serta santunan kepada Muallaf dan
Muallaf Dhuafa.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share on Google Plus

Tentang gemasaijaanonline

Gema Saijaan Online memberikan informasi seputar Kabupaten Kotabaru untuk ikut mencerdaskan anak bangsa

0 Comments :

Posting Komentar