Kamis, 02 Januari 2020

Pemkab Kotabaru Lakukan Perampingan SKPD

GEMA, PULAULAUT - Untuk bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan roda pemerintah bisa bergerak cepat membuat Pemkab Kotabaru perlu melakukan perampingan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari 35 menjadi 30 dan pejabat mulai dari eselon II, III, dan IV pun harus di lakukan bongkar pasang mengisi kekosongan jabatan yang ada.

Sekitar 560 pejabat di lingkup Pemkab Kotabaru dikukuhkan dan dilantik langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Kamis (2/1/2020) pagi di aula Gedung Paris Barantai.

Untuk pejabat Struktural yaitu, Eselon II sebanyak 24, Eselon III ada 112, dan Eselon IV sekitar 260 pejabat. Dan untuk kecamatan, yaitu, Eselon III ada 40, Eselon IV ada 107, sedangkan untuk kelurahan Eselon IV ada 17 orang.

Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed, dalam wawancaranya menyampaikan, pengukuhan dan pelantikan saat ini adalah untuk penyegaran bagi pejabat agar dalam melaksanakan tugasnya dalam hal pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal dan roda pemerintahan dalam hal pembangunan bisa cepat.

"Kita harus bergerak cepat dalam melakukan roda pembangunan di Kotabaru dan mereka (PNS) yang sudah dilantik agar bisa memahami tugas dan fungsi mereka masing masing sebagai pejabat dalam melayani masyarakat," tegas bupati.

Lebih luas dijelaskannya, bahwa pelantikan ini sudah sesuai dengan aturan karena banyaknya pejabat struktural yang kosong dibeberapa dinas jadi 5 SKPD yang dirampingkan tersebut akan dimasukkan ke 30 SKPD yang ada agar tidak ada lagi kekosongan pejabat sehingga bisa bergerak cepat.

"Ya, mereka kita atur untuk mengisi kekosongan yang ada dan tidak mungkinlah kita non jobkan mereka kan masih ada 30 SKPD jadi kita gabung disitu sesuai aturannya," ungkap bupati.

Setelah acara pengukuhan dan pelantikan para pejabat melakukan penandatanganan perjanjian kerja dan mengucapkan selamat atas pelantikan itu.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

SHARE THIS

Facebook Comment

0 Comments: