Minggu, 24 November 2019

16 Sekolah Model SPMI Kotabaru Buka Stand Pameran

16 Sekolah Model SPMI Kotabaru Buka Stand Pameran

GEMA, PULAULAUT - Sekitar 16 sekolah yang dinyatakan memenuhi kriteria sekolah model Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) di Kotabaru membuka stand sekolah mereka di halaman Siring Laut Kotabaru.

Sekolah model SPMI tersebut terbagi dua yaitu, tingkat SD ada 11 sekolah dan tingkat SMP ada 5 sekolah yang berlangsung selama dua hari mulai 23 hingga 24 Nopember 2019 dan acara tersebut resmi dibuka Sekretaris Daerah Kotabaru Said Ahmad, Sabtu (23/11/2019).

Rata rata para sekolah itu menampilkan prestasi yang pernah mereka peroleh. Kerajinan olahan dari barang bekas, dan lainnya.

Dalam wawancara dengan media Sekretarus Daerah Kotabaru Said Ahmad mengatakan, dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan ini tentu bisa menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas kedepannya sedangkan untuk SDM yang belum memenuhi standar baik SD maupun SMP untuk bisa mengikuti langkah kita hari ini.

"Memang inli sesuai dengan arahan presiden bahwa bagaimana agar bisa menyiapkan SDM unggul kedepannya sebagai generasi bangsa," ungkap Sekda.

Disisi lain Kepala Dinas Pendidikan Selamat Riyadi menjelaskan, kegiatan ini adalah untuk peningkatan mutu pendidikan baik SD maupun SMP dan ini akan terus berlanjut baik dari proses belajar dan mengajar dari sekolah terus meningkat hingga mutu sekolah bisa terjamin.

Dan tahun depan tambah Selamat, akan ada sekolah dengan sekolah model yang berbeda sehingga mutu pendidikan di Kotabaru bermutu baik sesuai dengan lembaga penjaminan mutu pendidikan yang sudah memenuhi 8 standar, yaitu, proses, isi, kompetensi lulusan, mutu pendidikan, tenaga pendidikan, sarana prasarana, pembiayaan, dan penilaian.

"Dinas Pendidikan akan terus melakukan pembinaan kepada sekolah di Kotabaru baik negeri maupun swasta semuanya sama untuk peningkatan mutu pendidikan agar lebih berkembang dan maju" jelas Selamat.

Kita hanya bisa berharap kegiatan ini bukan hanya untuk sekolah model SPMI saat ini saja akan tetapi juga bisa memberikan efek positif kepada seluruh sekolah yang ada di Kotabaru.

Ketua panitia pelaksana gebyar desiminasi sekolah model SPMI Kotabaru, Tri Isworo, kepada media menyampaikan, kegiatan ini diisi dengan kreativitas siswa, lomba stand pameran, dan lainnya.

"Kami hanya berharap kegiatan peningkatan mutu standar pendidikan ini bisa meningkatkan kualitas siswa yang sudah diterapkan disekolah baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya," kata Tri.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Sungai Bali Membara, Ratusan Rumah Jadi Arang

Sungai Bali Membara, Ratusan Rumah Jadi Arang

GEMA, SUNGAI BALI - Warga Desa Sungai Bali Pulau Sebuku panik adanya asap mengepul disalahsatu rumah warga dan diperkirakan kobaran api mulai pukul 9 malam dan meluas kepemukiman padat penduduk tersebut hingga pagi dini hari sekitar pukul 4 baru bisa dikuasai petugas pemadam kebakaran gabungan, hal itu mengakibatkan ratusan rumah jadi arang, Sabtu (23/11)2019) malam.

Informasi dilapangan di dapat bahwa peristiwa kebakaran tersebut terjadi di kawasan RT 01, 03, dan 04, Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku, dan data sementara sekitar 200 rumah penduduk, 2 buah los pasar, 5 buah asrama polisi, dan kantor Polsek jadi arang, sehingga 750 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Dihimpun dari berbagai sumber kobaran api sangat cepat membesar kepemukiman warga karena angin kencang dan minimnya alat pemadam kebakaran sebab Kecamatan Pulau Sebuku terpisah daratan dengan ibukota Kotabaru sehingga bantuan pun lama baru bisa sampai ke lokasi kejadian.

Tim gabungan Damkar Kotabaru pun berangsur angsur menuju lokasi kejadian dengan menggunakan speedboat untuk membantu pemadaman agar tidak meluas.

Informasi kebakaran yang melanda warga Sungai Bali Pulau Sebuku ini cepat tersebar dan langsung mendapat respon dari semua kalangan baik dari Pemerintah Kotabaru maupun Provinsi Kalimantan Selatan bahkan dari luar daerah.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama jajarannya pagi langsung ke lokasi kebakaran membawa bantuan logistik dan tim BPBD Kotabaru dipimpin langsung oleh H Jaya langsung membangun tenda penampungan, dapur umum, kesehatan dan lainnya.


Selain itu Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau akrab di panggil Paman Birin dan Bupati Tanah Bumbu juga dikabarkan datang kelokasi kejadian bersama rombongan langsung membawa bantuan logistik untuk korban kebakaran.

Dan para pelajar maupun mahasiswa, komunitas, dan yang lainnya di Pulau Laut Utara juga melakukan gerakan Relawan sumbangan di persimpangan jalan juga lampu merah bahkan mendirikan posko bantuan korban bencana kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online