Selasa, 01 Oktober 2019

Pengelola Sumur Bor Diserbu Warga

Pengelola Sumur Bor Diserbu Warga

GEMA, PULAULAUT - Mayoritas warga Kotabaru di Pulau Laut Utara kesulitan air bersih paska kemarau tahun ini dan mereka seakan tak ada hentinya hilir mudik baik siang maupun malam tak kenal lelah berlomba untuk mencari air bersih yang masih mengalir untuk keperluan sehari hari.

Setelah resmi pada tanggal 20 September kemarin pihak PDAM menghentikan pendistribusian air ke pelanggan yang di aliran oleh tiga IPA yaitu, IPA Gunung Relly, IPA Gunung Perak, dan IPA Gunung Pemandangan, maka warga pun menyerbu pengelola air sumur bor.

Dimana ada kabar air mengalir warga pun langsung menyerbu tempat tersebut menggunakan jiregen dengan harga yang bervariasi antara Rp 750-1000 rupiah per jiregennya.

Salah satu warga sebut saja mama Ifal, seorang ibu rumah tangga yang tiap harinya harus berburu air bersih untuk keperluan sehari hari.

"Ya, mau tidak mau saya harus mencari air untuk keperluan sehari hari dimana ada yang keluar airnya bagus saya langsung bawa jiregen dan antri walaupun berjam jam asalkan bisa dapat air," tuturnya.

Warga pun berharap hujan segera turun sehingga kemarau cepat berakhir karena sudah sangat lelah tiap hari hanya air yang selalu dikejar.

Mereka harus ekstra kuat untuk mendapatkan air bersih tersebut baik waktu antri hingga subuh belum lagi harus mengeluarkan kocek yang sangat besar diluar keperluan perekonomian lainnya dan semua itu mau tak mau harus mereka lakukan.

Pantauan tim Gema dilapangan nampak jalan raya hilir mudik para pengguna jasa air tandon dan juga warga yang menggunakan jiregen  dengan roda dua maupun gerobak yang dilakoni oleh bapak bapak, ibu ibu, dan anak anak seolah tak perduli dengan sekitarnya yang pasti mereka bisa mendapatkan air.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
DPRD Kotabaru Bahas Satu Buah Raperda Perubahan RAPBD

DPRD Kotabaru Bahas Satu Buah Raperda Perubahan RAPBD

GEMA, PULAULAUT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru membahas satu buah Raperda tentang perubahan RAPBD yang dibacakan langsung oleh wakil ketua DPRD Mukhni AF, Senin (30/9/2019).

Laporan akhir proses pembahasan DPRD Kabupaten Kotabaru atas satu buah raperda tentang perubahan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun anggaran 2019 masa persidangan 1 rapat ke-9 tahun sidang 2019/2020 tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua DPRD Syairi Mukhlis.

Kemudian dilakukan penandatanganan persekutuan masalah RAPBD tersebut antara Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis dan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar disaksikan oleh anggota DPRD dan Kepala SKPD.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, dalam penyampaiannya mengatakan bahwa, masalah RAPBD ini telah disetujui anggota DPRD dan Pemerintah Daerah mengapresiasi atas masukan oleh DPRD tentang kemajuan pembangunan di berbagai sektor untuk kesejahteraan masyarakat banyak dan kedepannya yang belum masuk atau jalan pembangunannya maka akan dimasukkan ke anggaran tahun 2020.

Ia, pun, memerintahkan kepada semua Kepala SKPD agar bisa mempercepat kinerjanya dalam penyusunan program dan menyelesaikan permasalahan yang ada agar pembangunan bisa lebih cepat dilaksanakan.

Infrastruktur jalan di Kotabaru ini terbagi beberapa kelompok yaitu, jalan nasional,  jalan strategis provinsi, dan jalan kabupaten. Maka dari itu nantinya kami akan ke provinsi untuk membicarakan permasalahan tersebut  dan bersama sama melihat langsung jalan jalan di daerah Kotabaru, ungkap bupati.

Selain itu lebih luas di beberkan bupati, tentang agrobisnis akan bisa meningkat apabila fasilitas jalan baik sebab tidak akan bisa tercapai bila tidak di dukung oleh infrastruktur jalan yang baik karena infrastruktur ini bisa menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Infrastruktur jalan ini adalah kunci untuk mengangkat perekonomian masyarakat setempat dan pariwisata tentu akan ikut terdongrak juga perkembangannya," kata Sayed Jafar.

Nantinya kami bersama Ketua DPRD, Dandim 1004 dan instansi terkait lainnya untuk mengontrol pekerjaan yang sudah berjalan agar bisa menggejot pekerjaan para kontraktor lebih cepat jangan pas habis masa jabatan baru melakukan cek kelapangan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Sayed Jafar Resmi Buka Turnamen Sepakbola PLB

Sayed Jafar Resmi Buka Turnamen Sepakbola PLB

GEMA, SEBANTI - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar membuka secara resmi turnamen sepak bola Pulau Laut Barat (PLB) cup yang di selenggarakan dilapangan buluh kuning Desa Sebanti, Senin (30/09/19).

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru mengatakan turnamen ini sebagai ajang pencarian bibit-bibit muda berbakat dalam bidang sepak bola yang ada di Kecamatan.

Sehingga nanti, lanjutnya Kotabaru akan memiliki pemain-pemain asli dari Kabupaten, tidak lagi memakai pemain luar.

"Saya sangat mengapresiasi turnamen PLB cup ini, jaga sportifitas dan kekompakan dalam bermain serta tampilkan permainan yang dapat menghibur para penonton,"tuturnya.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan ini juga berpesan kepada para wasit yang akan memimpin pertandingan agar dapat menjalankan tugasnya dengan adil.

Kepala Desa Sebanti sekaligus ketua panitia Akhmad Harun menjelaskan turnamen PLB cup ini diikuti sebanyak 27 tim, terdiri dari delapan tim dari Pulau Laut Barat, empat tim dari Pulau Laut Utara, satu tim dari Pulau Laut Tengah, enam tim dari Pulau Laut Kepulauan, tujuh tim dari Tanjung Selayar dan satu tim dari Tanah Bumbu.

"Turnamen PLB cup ini merupakan rangkaian dari HUT Kemerdekaan RI ke 74, dengan sistem setengah kompetisi yang terbagi dalam delapan grub,"ungkapnya.

Pembukaan turnamen PLB cup ini ditandai dengan tendangan bola pertama yang dilakukan oleh Bupati Kotabaru.

Tampak hadir pada acara pembukaan ini, Anggota DPRD Kotabaru, Kepala SKPD, Camat Pulau Laut Barat, Forkopimca, serta ratusan masyarakat Pulau Laut Barat.










- Penulis : M. Shabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online