Jumat, 27 September 2019

Indocement Distribusikan Air Bersih Kepada Warga

Indocement Distribusikan Air Bersih Kepada Warga

GEMA, TARJUN - Kekeringan akibat hujan tak kunjung turun menyebabkan warga Kotabaru kesulitan air bersih dan hal tersebut membuat pihak perusahaan produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (PT ITP) mengerahkan armadanya mendistribusikan air bersih gratis kepada warga.

Kegiatan bantuan air bersih oleh perusahaan PT ITP Tarjun ini adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya desa binaan perusahaan.

Dalam pendistribusiannya perusahaan menurunkan 2 buah tanki air bersih dengan kapasitas 5.000 liter dan 1 buah mobil Fire truck yang dioperasikan oleh tim CSR PT ITP Tarjun sedangkan untuk pengaturan pembagiannya diatur oleh aparat desa setempat.

Hal itu disampaikan CSR PT.ITP Plant Tarjun, Agus Rifani, kami setiap harinya mendistribusikan air bersih ke desa binaan perusahaan dengan kapasitas tanki 5.000 liter sebanyak dua kali tiap armada memasuki desa dan mobil Fire truck untuk mengisi tong pamsimas Desa Tarjun.

"Sementara ini hanya Desa Tarjun yang dilayani dan nantinya menyusul Desa Langadai," ungkap Agus.

Lebih luas disampaikan Agus bahwa, pendistribusian air bersih ke pemukiman warga ini dilakukan 2 kali sehari oleh armada perusahaan dengan kapasitas 5.000 liter ditambah 1 unit mobil Fire truck untuk mengisi tandon pamsimas. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Limbah Kayu Ulin Bisa Bernilai Jutaan Rupiah

Limbah Kayu Ulin Bisa Bernilai Jutaan Rupiah

GEMA, SIDOMULYO - Workshop kerajinan limbah kayu ulin yang berada di Desa Sidomulyo Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru yang dimotori oleh Muhammad Zulfiqli, walau hanya setahun berjalan sudah menjadi incaran para kolektor seni baik lokal maupun luar dan kisaran harga jualnya pun cukup mahal.

Walaupun terbuat dari bahan bekas atau sisa kayu ulin namun Zulfiqli bisa menyulapnya menjadi kerajinan seni yang bernilai jual tinggi mulai kisaran harga Rp 2 juta hingga Rp 10 juta rupiah.

Dalam perjalanan selama ini banyak kendala yang dihadapi pihak pengelola kerajinan ini diantaranya pemasaran dan peminat yang masih belum maksimal khususnya di lokal.

Diungkapkan Zulfiqli memang banyak pemesan dari luar daerah diantaranya Pulau Jawa namun biaya kirim ekspedisi juga tinggi.

"Kita kepikiran juga lah masalah biaya pengiriman melalui ekspedisi keluar daerah ini karena mahal," ujar Zulfiqli.

Disinggung masalah bahan baku, Ia, pun, mendapatkannya di kawasan perkebunan kelapa sawit yangmana akar akar ulin itu tertimbun di dalam tanah.

"Biasanya kayu limbah ulin itu sudah ada diatas tanah, karena saat perusahaan perkebunan kelapa sawit mengerjakan lahan menggunakan alat berat sehingga bekas-bekas kayu ulin terangkat naik dan itu yang kami manfaatkan," jelasnya pula.

Walaupun pernah ikut promo di ajang ekspo namun ia berharap ada bantuan khususnya peralatan, sebab sekarang ini peralatan yang kami pergunakan hanya seadanya saja. Namun, kami dari sisi pelaku usaha sangat berterimakasih kepada pihak Indocement karena menjadi salah satu pembina usaha yang kami geluti sekarang ini," imbuhnya.

Sementara, Management PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Plant Tarjun, H Teguh Iman Basoeki mengatakan bahwa, perusahaan tentunya akan terus memberikan support kepada para pelaku UMKM dalam pengembangan kemandirian untuk kemajuan.

Perusahaan sendiri memiliki 10 desa mitra dan pastinya menjadi perhatian besar sehingga hal tersebut di wujudkan dalam berbagai kegiatan yang sudah terlaksana baik itu pelatihan, pembinaan dan pemberian bantuan secara langsung dan itu salah satu wujud nyata perusahaan.

"Melalui berbagai program ke masyarakat yang telah dilaksanakan oleh Indocement, diharapkan akan membantu masyarakat untuk lebih maju dan berkembang sebagaimana yang di harapkan. Kami dari Indocement terus berupaya dengan baik untuk kepentingan masyarakat dalam membangun kebersamaan, kemandirian guna meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat kedepannya," katanya.

Salah satu penyuka kerajinan limbah ulin, Syahril menilai, kerajinan limbah kayu ulin tentu menjadi salah satu daya tarik karena jarang dijumpai pelaku usaha mampu memanfaatkan limbah kayu endemik asli Kalimantan yang di buat dan di bentuk memiliki nilai ekonomis tinggi.

"Kebetulan saya dirumah ada beberapa kerajinan limbah kayu ulin yang saya beli, dan pelaku usaha semacam ini harus selalu di support karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar," ucap Syahril.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
TNI dan Polri Kotabaru Bersinergi Wujudkan Stabilitas Nasional

TNI dan Polri Kotabaru Bersinergi Wujudkan Stabilitas Nasional

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangkaian menjaga stabilitas keamanan nasional, TNI-Polri Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan menggelar apel gabungan, Senam bersama, dan olahraga sepak bola, Jumat (27/9/2019) pagi di Gedung Olah Raga (GOR) Kotabaru.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergitas dan soliditas TNI -Polri dalam mewujudkan stabilitas nasional demi NKRI dan jangan sampai dipecah belah oleh pihak pihak luar.

Dalam kesempatan itu Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Rony Fitriyanto mengatakan, bahwa, olahraga bersama ini dilakukan untuk meningkatkan sinergitas sesama aparat dalam menjalankan tugas masing masing dalam mengamankan NKRI ini.

"Olahraga pagi ini bukan hanya dari Kodim saja namun gabungan dengan Lanal dan Polres, agar sinergitas antara aparat lebih kuat," ungkap Rony.

Disisi lain Danlanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto Suprawita ST, menyampaikan bahwa, kekompakan dan solid antara pimpinan sekarang ini diharapkan jajaran bawah juga melakukan hal itu dan mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keamanan, dan kedamaian sekarang dengan kegiatan kebersamaan yang positif dimasyarakat.

Ditambahkan Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, SH SIK MM, menyambut baik kegiatan ini karena seperti inilah TNI-Polri di Kotabaru tetap solid dan kuat walaupun ada upaya pihak pihak tertentu yang ingin memecah belah dan memisahkan namun kita tidak terpengaruh sebab kalau TNI-Polri solid masyarakat akan menikmatinya dengan beraktivitas dengan nyaman hingga sejahtera.

"Intinya masyarakat mengharapkan TNI-Polri di Kotabaru tetap solid dan selalu bersinergi tidak terpengaruh dengan pihak lain dan kalau ditempat lain kita tidak tahu yang pasti di Kotabaru seperti inilah keadaannya aman dan nantinya acara seperti ini akan selalu berlanjut terus," harapnya.

Nampak terlihat keakraban dan kekompakan baik jajaran Kodim 1004 Kotabaru, Lanal Kotabaru, dan Polres Kotabaru saat melaksanakan apel, senam, dan main sepak bola gabungan berbaur bersama sama dan saling menambah silaturahmi antara sesama aparat keamanan. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online