Senin, 08 Juli 2019

197 Calon Haji Kotabaru Masuk Kloter 09 BDJ

197 Calon Haji Kotabaru Masuk Kloter 09 BDJ

GEMA, PULAULAUT - Tinggal menunggu hari 197 Jamaah Calon Haji (JCH) Kotabaru akan diberangkatkan ketanah suci untuk menunaikan rukun Islam ke 5 bersama Kabupaten HST 20 JCH, dan Banjarmasin 102 JCH yang tergabung di Kloter 09 BDJ pada tanggal 22 Juli 2019 nanti.

Selain itu mereka juga akan didampingi oleh 2 orang petugas daerah, Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH) 1 orang, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 1 orang, dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) 3 orang.

325 JCH gabungan antara Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Banjarmasin itu akan meninggalkan tanah air  pada tanggal 22 Juli 2019 nanti menggunakan Pesawat Garuda GA 8107 sekitar pukul 15.00 Wita.

Diperkirakan akan tiba dibandara internasional King Abdul Aziz Jeddah tanggal 22 Juli 2019 Pukul 22.50 Was, dan setiba ditanah suci 325 JCH yang tergabung dikloter 09 BDJ tersebut akan menempati Maktab No 50 di wilayah Rei Bakhsy (Makkah) dengan No rumah 901.

Informasi didapat dari Kementrian Agama Kotabaru bahwa nantinya Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kotabaru mendapat tambahan 22 orang yang tergabung di Kloter 19 BDJ dan akan diberangkatkan pada tanggal 4 Agustus 2019 nanti.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Indocement Ciptakan Masyarakat Mandiri melalui UMKM

Indocement Ciptakan Masyarakat Mandiri melalui UMKM

GEMA, TARJUN - Dalam menghadapi era global sekarang tentu harus diimbangi dengan sumber daya manusianya agar bisa mandiri dan berinovasi, hal tersebut mendapat perhatian langsung oleh pihak PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun dengan mengadakakan pelatihan Usaha Kecil Menengah Mandiri (UMKM) kepada warga desa binaan perusahaan agar bisa mandiri.

Kegiatan bimbingan teknis tersebut di ikuti 20 pelaku usaha dari desa-desa binaan perusahaan dengan menggandeng instansi pemerintah dan pelaku dunia usaha setempat sebagai narasumber.

CSR Section Head Indocement, H Nor Imansyah menjelaskan bahwa, program yang terlaksana merupakan implementasi dari CSR untuk pilar pembangunan pendidikan dan ekonomi yang dalam hal ini adalah peningkatan peran UMKM di masyarakat.

"Alhamdulillah pelaksanannya berlangsung sukses, tim CSR terus berkreatifitas serta berinovasi untuk mengembangkan usaha-usaha kecil warga pedesaan agar lebih maju, selain bekerjasama dengan instansi pemerintah, kami juga merangkul Forum UKM Digital Kreatif Indonesia (Fukidi) Kalsel untuk bisa menyampaikan materi dalam Bimtek tersebut," tuturnya.

Ia, pun, menyampaikan, dengan adanya pelatihan awal bagi para pelaku usaha ini bisa menambah pengetahuan hingga bisa di pahami dan dimengerti dengan baik dalam mengembangkannya ke depan untuk kepentingan bersama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Yang menjadi persoalan, sambungnya, pada masalah modal dan pemasaran produknya dan itu menjadi perhatian besar, dan didalam Bimtek juga di terangkan bagaimana mengatasi hal semacam itu.

Disampaikan oleh Sudiro Hasibuan, narsum dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perindustrian Kabupaten Kotabaru bahwa, ada bebeberapa hal yang disampaikan kepada seluruh peserta utamanya berkaitan dengan cara mudah menyusun bisnis plan, dan hal itu pastinya menjadi bahan masukan yang sangat baik untuk tambahan pengetahuan bagi para pelaku dunia usaha dalam pengembangan dan peningkatan sektor ekonomi.

"Pasca pelatihan ini tentu ada target yang ingin dilakukan seperti halnya pendampingan berkelanjutan dari instansi pemerintahan dan pihak swasta," katanya.

Ia berharap kedepan pelaku-pelaku usaha akan semakin maju dan berkembang dan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang didapat dari Bimtek yang di gelar. "Kepada Indocement pastinya sangat berterimakasih karena menyelenggarakan pelatihan ini yang secara tidak langsung membantu program pemerintah," tambahnya.

Senada dengan itu disampaikan pula oleh narsum lainnya, Depi Hariyanto dari JNE, selaku Branch Manager wilayah Kalsel, ia menjelaskan terkait dengan promosi, transportasi dan packaging.

"Setelah Bimtek ini diharapkan peserta dapat mengimplementasikan apa yg sudah didapat, mereka harus bisa berinovasi. Saya pribadi sangat apresiasi kepada Indocement yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan ini, melalui program CSR peduli terhadap masyarakat sekitar," ujarnya.

Salah satu peserta dari Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir menyampaikan, ia menilai Bimtek yang terlaksana sangat penting dan bermanfaat bagi pelaku usaha yang tujuannya jelas untuk kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

"Semua materi yang disampaikan mudah untuk di pahami dengan contoh-contoh yang bisa dilakukan dalam dunia usaha. Saya berterimakasih kepada seluruh narsum karena pengetahuan yang di berikan dan terkhusus kepada Indocement yang sudah menyelenggarakan Bimtek ini," ucap Adawiah senang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online