Rabu, 06 Maret 2019

Indocement Kampanyekan Kurangi Penggunaan Kantong Plastik di Pasar Tegalrejo

Indocement Kampanyekan Kurangi Penggunaan Kantong Plastik di Pasar Tegalrejo

GEMA, TEGALREJO - Pihak perusahaan produsen semen Tiga Roda yang dipimpin langsung oleh Direktur Indocement Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia dan Tanggung Jawab Sosial, Antonius Marcos dan jajaran manajemen melakukan kampanye untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekaligus bersih-bersih sampah dan penataan rest area di kawasan pasar Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir, Selasa (5/3/2019).

Selain membersihkan sampah di areal pasar Tegalrejo, manajemen Indocement juga menyempatkan waktu menanam pohon di area jalan pasar bersama masyarakat setempat.

Dalam kegiatan yang bertemakan "Tiga Roda Goes To Community", Direktur Indocement, Antonius Marcos mengatakan bahwa, kegiatan ini melibatkan para karyawan, serikat pekerja dan masyarakat sekitar dan ini merupakan salah satu bagian dari tanggung jawab sosial (CSR). Di samping itu kami juga giat mengkampanyekan pengurangan penggunaan kantong plastik karena sifatnya yang tidak mudah di daur ulang.

"Kegiatan seperti ini akan terus digalakkan oleh Indocement bersama masyarakat dan kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga lingkungan ini," ungkap Antonius.

Ia, pun, bersama jajarannya akan terus menghimbau dan  mengajak seluruh masyarakat mitranya untuk terus  menjaga lingkungan dengan baik dan ini akan menjadi budaya yang baik agar kita semakin cerdas dalam melihat lingkungan.

"Dengan terjaganya lingkungan otomatis akan dapat memberikan pelajaran kepada masyarakat secara menyeluruh khususnya 10 desa mitra yang ada disekitar perusahaan untuk bersama-sama menjaga ekosistem lingkungan," harapnya.

Senada dengan itu, Camat Kelumpang Hilir, Johanuddin mengatakan, dengan kegiatan yang dilakukan oleh Indocement ini pastinya sangat berdampak positif pada lingkungan, apalagi dengan adanya rest area yang akan dibuat tentunya Indocement sangat membantu untuk penataan awal kawasan tersebut.

Johan, pun, menambahkan bahwa, Desa Tegalrejo merupakan salah satu desa dengan kemajuan yang luar biasa, karena tepat berada di jalan poros Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, dengan pengerjaan awal yang dilakukan oleh Indocement, sudah tentu membuat Tegalrejo semakin maju.

"Rest area ini nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan para pelintas jalan dan selain bisa menikmati rest area para pengunjung juga bisa menikmati kuliner yang ada di kawasan tersebut,” jelas Johanudin

Melihat kegiatan itu, salah satu pelajar SMK Negeri yang juga ikut ambil bagian dalam aksi peduli lingkungan tersebut menilai, apa yang dilakukan oleh perusahaan tentunya sangat baik yangmana tujuannya untuk keberlangsungan ekosistem bersama dan bukan hanya kepada manusia saja melainkan juga yang lainnya.

"Dengan tidak membuang sampah sembarangan tentunya kita sudah berbuat baik bagi lingkungan dan ini merupakan salah satu upaya nyata yang telah dilakukan oleh perusahaan sebesar Indocement. Hal ini tentu memberikan inspirasi dan contoh nyata yang sangat baik, khususnya bagi kami generasi muda," ujarnya. (*)










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Naas, Tempat Tinggal Bardan Jadi Arang

Naas, Tempat Tinggal Bardan Jadi Arang

GEMA, PULAUPANCI - Suasana sepi kala malam yang membuat penghuninya tertidur lelap karena lelah tidak demikian dengan pasangan suami istri Bardan dan Patoya warga asal Desa Pulau Panci RT 003 Dusun II Kecamatan Kelumpang HIlir tersebut mereka harus disibukkan dengan aktivitas rutin mereka menyalin BBM jenis bensin dari jerigen.

Namun naas kali ini tetesan bahan bakar tersebut disambar oleh api dapur begitu cepatnya sehingga kobaran api meluas dan melahap tempat tinggal mereka yang hanya dari bangunan kayu itu hingga jadi arang, Selasa (5/3/2019). malam.

Kejadian tersebut diperkirakan sekitar pukul 19.10 Wita, dan selain menghanguskan bangunan kayu milik Bardan dan Patoya, mereka pun mengalami luka bakar akibat musibah tersebut.

Saat ini Bardan yang mengalami luka bakar pada punggung dan kaki sedangkan sang istri Patoya luka bakar pada kaki dan tangan langsung dibawa ke Puskesmas Serongga untuk diberikan perawatan.

Informasi yang didapat dari petugas BPBD Kotabaru Syafaruddin bahwa karena jarak kejadian diseberang jauh dari ibu kota maka pemadaman api dilakukan oleh masyarakat setempat dengan peralatan seadanya dan kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah.

Tidak berselang lama Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui BPBD Kotabaru langsung melakukan pendistribusian bantuan berupa logistik dan rehabilitasi rekonstruksi kepada korban yang terkena musibah itu, Rabu (6/3/2019).
                                                                              Penyerahan bantuan tersebut langsung dilakukan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar kepada korban di dilokasi kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online