Sabtu, 30 November 2019

SMC Peduli Galang Dana Untuk Sungai Bali

SMC Peduli Galang Dana Untuk Sungai Bali

GEMA, PULAULAUT - Para musisi Kotabaru yang tergabung di Saijaan Music Community (SMC) peduli Sungai Bali yang beberapa waktu lalu terkena musibah kebakaran hebat hingga ratusan jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan mereka pun melakukan penggalangan dana selama tiga malam di Taman Siring Laut, Jum'at (29/11/2019) malam.

Acara dengan tema SMC Peduli Save Sungai Bali ini dimulai tanggal 26 hingga 29 Nopember 2019, para musisi menyuguhkan hiburan bagi pengunjung Taman Siring Laut dan mengedarkan kotak amal yang diisi sukarela oleh penonton.

Panitia pelaksana Sayuti dan Icha menyampaikan bahwa, acara SMC Peduli Save Sungai Bali ini digelar dalam rangka penggalangan dana korban kebakaran di Sebuku untuk bisa membantu meringankan beban mereka.

"Ya, kita hanya bisa berharap mudah mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan Sungai Bali bisa kembali pulih perekonomian juga infrastrukturnya," ungkapnya.

Disisi lain Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru khairian Ansyari mengatakan, kita sangat mendukung kegiatan positif seperti ini dan kedepannya akan kita tingkatkan juga event event lainnya.

"Kami hanya bisa memfasilitasi para musisi Kotabaru untuk berkarya dan mengasah bakat mereka," ucap Rian.

SMC Peduli Save Sungai Bali ini dapat mengumpulkan Donasi sebesar Rp.7.269.500.- selama 3 malam yang didukung oleh CLans Music Studio, Rudi Nugraha, Basecamp Kita, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Dinas Kominfo Kotabaru, PT. WIRA TOYOTA Kotabaru, Percetakan Saijaan, Alumni SMP Negeri 4 Banjarbaru, dan yang lain.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 28 November 2019

Pasca Kebakaran Sungai Bali PT Silo Bantu Bersihkan Puing Bangunan

Pasca Kebakaran Sungai Bali PT Silo Bantu Bersihkan Puing Bangunan

GEMA, SEBUKU - Kebakaran hebat yang terjadi di Sungai Bali pada Sabtu (23/11/2019) malam, menghanguskan ratusan rumah dan kini hanya tersisa puing bangunan pihak PT Silo kembali membantu warga membersihkan puing puing bangunan tersebut dengan menurunkan alat berat yang mereka miliki.

Nampak dilokasi alat berat milik perusahaan itu beroperasi menyisir puing bangunan milik warga itu hingga bersih dan rata dengan tanah agar bisa kembali melakukan pembangunan baru.

Selain itu pihak Silo juga melakukan penyiraman jalan agar tidak berdebu, mendirikan MCK darurat, mendirikan posko kesehatan, memberikan penerangan, membagikan minuman dan makanan siap saji langsung kepada warga, hingga bantuan lain yang dibutuhkan oleh warga korban kebakaran.

Bantuan yang diberikan oleh PT Silo tersebut mulai awal terjadinya kobaran api hingga paska kebakaran terus berlanjut tanpa ada batas akhir untuk warga korban kebakaran.

Hal tersebut dibenarkan oleh External Relations Officer PT Silo, Andi Chaerul Efendi, memang dari awal kebakaran hingga pasca kebakaran pihak perusahaan terus melakukan bantuan kepada warga yang terkena musibah kebakaran itu tanpa batas waktu.

"Ya, kita akan terus bantu mereka dari awal kobaran api hingga sekarang pasca kebakaran membersihkan puing puing bangunan warga walaupun ada alat berat perusahaan juga ikut terbakar dalam musibah itu," tutur Efendi.

Kepada gemasaijaanonline dikatakannya bahwa pihak perusahaan akan terus memantau perkembangan keadaan warga pasca kebakaran itu baik kesehatan dan lainnya sampai semuanya pulih kembali.

Perlu diketahui bahwa kebakaran hebat yang terjadi Sabtu (23/11/2019) malam, menghanguskan 153 buah rumah di RT 01, 03, dan 04 masih menjadi pembicaraan warga Kotabaru bahkan luar kota sebab 155 Kepala Keluarga (KK) dan 405 jiwa harus kehilangan tempat tinggal kini menjadi perhatian semua pihak baik pemerintah daerah, provinsi, pusat, perusahaan, organisasi, mahasiswa, dan lainnya bergerak menggalang dana dan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran tersebut.

Silih berganti Pulau Sebuku ramai dikunjungi oleh aktivitas para relawan untuk membantu warga dalam meringankan beban mereka baik mendirikan posko induk, dapur umum, pengobatan, dan lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan bantuan terus mengalir dan berdatangan ke Pulau Sebuku dari berbagai pihak baik dalam kota maupun luar kota.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 27 November 2019

Arutmin Berikan Bantuan Alat Sholat Untuk Korban Kebakaran

Arutmin Berikan Bantuan Alat Sholat Untuk Korban Kebakaran

GEMA, SEBUKU - Pasca kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah di Desa Sungai Bali sabtu malam kemarin membuat seluruh lapisan masyarakat, baik pemerintah maupun organisasi dari lokal dan luar menyalurkan bantuan kepada saudara kita yang terkena musibah kebakaran tersebut

Hal yang sama juga dilakukan oleh pihak PT Arutmin untuk meringankan beban mereka korban kebakaran membantu memberikan peralatan sholat diantaranya, mukena, sajadah, Al Qur'an, sarung, dan lainnya.

Selain itu perusahaan juga memberikan pakaian baru dan pakaian layak pakai, juga kelengkapan bayi dan lainnya yang diserahkan di posko induk di kantor camat Pulau Sebuku yang nantinya akan disalurkan pihak BPBD Kotabaru kepada korban kebakaran.

Perwakilan PT Arutmin Muhammad Shabirin dilokasi posko induk, Selasa (27/11/2019) kepada gemasaijaanonline mengatakan, bantuan ini sudah yang kedua kalinya kami saluran untuk korban kebakaran dan nantinya akan terus dipantau perkembangannya.

"Ini sudah yang kedua kalinya, bantuan pertama yang disalurkan makanan, minuman, pakain layak pakai, keperluan bayi dan yang kedua ini kelengkapan sholat juga pakaian baru untuk wanita, rencananya nantinya kita akan saluran obat obatan," ungkap Shabirin.

Ia, pun, berharap bantuan yang disalurkan oleh pihak perusahaan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban para korban kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 26 November 2019

PT Silo Berikan Bantuan Langsung Kerumah Warga Korban Kebakaran

PT Silo Berikan Bantuan Langsung Kerumah Warga Korban Kebakaran

GEMA, SEBUKU - Musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam 23 Nopember 2019 di Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru, yang menghanguskan 153 buah rumah di RT 01, 03, dan 04 itu masih menjadi tranding topik pembicaraan warga Kotabaru bahkan luar kota sebab 155 Kepala Keluarga (KK) dan 405 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.

PT Silo yang beroperasi di wilayah tersebut tidak tinggal diam dengan peristiwa yang melanda warga Desa Sungai Bali itu, sejak awal kejadian kobaran api sekitar pukul 19.30 Wita hingga pukul 03.30 Wita pihak perusahaan langsung menurunkan peralatan pemadam dan alat berat milik mereka untuk memadamkan dan mengurai kobaran api agar tidak bisa meluas kepemukiman padat penduduk tersebut.

Selain itu pasca kebakaran tersebut PT Silo juga menurunkan ginset untuk penerangan kepada warga yang terkena musibah kebakaran di tiga RT itu, bahkan keperluan warga sehari hari seperti air bersih, MCK, makan dan minum, hingga keperluan warga lainnya disediakan oleh pihak perusahaan.

Tidak tanggung tanggung bantuan yang diberikan oleh PT Silo itu langsung diantar kerumah warga yang saat ini menempati rumah keluarga mereka yang tidak terkena musibah kebakaran itu, Selasa (26/11/2019).

HRD PT Silo, Ismono menyampaikan bahwa, Management PT Silo saat ini fokus membantu masyarakat korban kebakaran mulai dari awal kejadian dengan menurunkan langsung tim tanggap darurat 10, tim Damkar perusahaan 7 orang, Tim pemadaman api 12 orang, dan tim medis, lengkap dengan peralatannya.

"Bantuan ini akan terus berlangsung tanpa ada batasnya untuk warga korban kebakaran seperti makanan siap saji, air bersih, dan fasilitas lainnya, mudah mudahan bisa meringankan beban mereka," ungkap Ismono.

Bahkan tambahnya, pihak perusahaan juga memfasilitasi armada angkutan kepada para pejabat pemerintah dan relawan yang datang ke Pulau Sebuku ini baik lokal maupun luar daerah untuk memberikan bantuan kepada warga korban kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 24 November 2019

16 Sekolah Model SPMI Kotabaru Buka Stand Pameran

16 Sekolah Model SPMI Kotabaru Buka Stand Pameran

GEMA, PULAULAUT - Sekitar 16 sekolah yang dinyatakan memenuhi kriteria sekolah model Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) di Kotabaru membuka stand sekolah mereka di halaman Siring Laut Kotabaru.

Sekolah model SPMI tersebut terbagi dua yaitu, tingkat SD ada 11 sekolah dan tingkat SMP ada 5 sekolah yang berlangsung selama dua hari mulai 23 hingga 24 Nopember 2019 dan acara tersebut resmi dibuka Sekretaris Daerah Kotabaru Said Ahmad, Sabtu (23/11/2019).

Rata rata para sekolah itu menampilkan prestasi yang pernah mereka peroleh. Kerajinan olahan dari barang bekas, dan lainnya.

Dalam wawancara dengan media Sekretarus Daerah Kotabaru Said Ahmad mengatakan, dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan ini tentu bisa menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas kedepannya sedangkan untuk SDM yang belum memenuhi standar baik SD maupun SMP untuk bisa mengikuti langkah kita hari ini.

"Memang inli sesuai dengan arahan presiden bahwa bagaimana agar bisa menyiapkan SDM unggul kedepannya sebagai generasi bangsa," ungkap Sekda.

Disisi lain Kepala Dinas Pendidikan Selamat Riyadi menjelaskan, kegiatan ini adalah untuk peningkatan mutu pendidikan baik SD maupun SMP dan ini akan terus berlanjut baik dari proses belajar dan mengajar dari sekolah terus meningkat hingga mutu sekolah bisa terjamin.

Dan tahun depan tambah Selamat, akan ada sekolah dengan sekolah model yang berbeda sehingga mutu pendidikan di Kotabaru bermutu baik sesuai dengan lembaga penjaminan mutu pendidikan yang sudah memenuhi 8 standar, yaitu, proses, isi, kompetensi lulusan, mutu pendidikan, tenaga pendidikan, sarana prasarana, pembiayaan, dan penilaian.

"Dinas Pendidikan akan terus melakukan pembinaan kepada sekolah di Kotabaru baik negeri maupun swasta semuanya sama untuk peningkatan mutu pendidikan agar lebih berkembang dan maju" jelas Selamat.

Kita hanya bisa berharap kegiatan ini bukan hanya untuk sekolah model SPMI saat ini saja akan tetapi juga bisa memberikan efek positif kepada seluruh sekolah yang ada di Kotabaru.

Ketua panitia pelaksana gebyar desiminasi sekolah model SPMI Kotabaru, Tri Isworo, kepada media menyampaikan, kegiatan ini diisi dengan kreativitas siswa, lomba stand pameran, dan lainnya.

"Kami hanya berharap kegiatan peningkatan mutu standar pendidikan ini bisa meningkatkan kualitas siswa yang sudah diterapkan disekolah baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya," kata Tri.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Sungai Bali Membara, Ratusan Rumah Jadi Arang

Sungai Bali Membara, Ratusan Rumah Jadi Arang

GEMA, SUNGAI BALI - Warga Desa Sungai Bali Pulau Sebuku panik adanya asap mengepul disalahsatu rumah warga dan diperkirakan kobaran api mulai pukul 9 malam dan meluas kepemukiman padat penduduk tersebut hingga pagi dini hari sekitar pukul 4 baru bisa dikuasai petugas pemadam kebakaran gabungan, hal itu mengakibatkan ratusan rumah jadi arang, Sabtu (23/11)2019) malam.

Informasi dilapangan di dapat bahwa peristiwa kebakaran tersebut terjadi di kawasan RT 01, 03, dan 04, Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku, dan data sementara sekitar 200 rumah penduduk, 2 buah los pasar, 5 buah asrama polisi, dan kantor Polsek jadi arang, sehingga 750 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Dihimpun dari berbagai sumber kobaran api sangat cepat membesar kepemukiman warga karena angin kencang dan minimnya alat pemadam kebakaran sebab Kecamatan Pulau Sebuku terpisah daratan dengan ibukota Kotabaru sehingga bantuan pun lama baru bisa sampai ke lokasi kejadian.

Tim gabungan Damkar Kotabaru pun berangsur angsur menuju lokasi kejadian dengan menggunakan speedboat untuk membantu pemadaman agar tidak meluas.

Informasi kebakaran yang melanda warga Sungai Bali Pulau Sebuku ini cepat tersebar dan langsung mendapat respon dari semua kalangan baik dari Pemerintah Kotabaru maupun Provinsi Kalimantan Selatan bahkan dari luar daerah.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama jajarannya pagi langsung ke lokasi kebakaran membawa bantuan logistik dan tim BPBD Kotabaru dipimpin langsung oleh H Jaya langsung membangun tenda penampungan, dapur umum, kesehatan dan lainnya.


Selain itu Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau akrab di panggil Paman Birin dan Bupati Tanah Bumbu juga dikabarkan datang kelokasi kejadian bersama rombongan langsung membawa bantuan logistik untuk korban kebakaran.

Dan para pelajar maupun mahasiswa, komunitas, dan yang lainnya di Pulau Laut Utara juga melakukan gerakan Relawan sumbangan di persimpangan jalan juga lampu merah bahkan mendirikan posko bantuan korban bencana kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 23 November 2019

RGS FM Bersama Yayasan Green Action Saijaan Lakukan Gerakan Hijau

RGS FM Bersama Yayasan Green Action Saijaan Lakukan Gerakan Hijau

GEMA, PULAULAUT - Selain memberikan informasi perkembangan Kabupaten Kotabaru Radio Gema Saijaan (RGS) FM juga melakukan gerakan hijau bersama yayasan Green Action Saijaan dan Komunitas Green library dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotabaru dengan menanam puluhan bibit buah, Jum'at (22/11/2019) di halaman Studio RGS FM.

Kegiatan Jumat bersih yang rutin dilaksanakan pihak radio itu langsung dirangkai dengan gerakan hijau yaitu menanam puluhan bibit buah diantaranya Sirsak Jerman, Rambutan, Jeruk, Nangkadak, dan lainnya semuanya impor.

Kepala UPT Radio Gema Saijaan (RGS) FM, H Hadransyah, sangat mendukung adanya gerakan hijau dari Green Action Saijaan dan Komunitas Green library MAN ini karena selain bagus juga bermanfaat.

"Ya, kami mendukung kegiatan gerakan hijau ini karena sangat bermanfaat dan kami hanya menyiapkan lahan kosong dan mereka yang menyiapkan bibitnya dan menanam," ucap Hadran.

Disisi lain Ketua yayasan Green Action Saijaan Aminullah, mengatakan kepada gemasaijaanonline bahwa selain di RGS FM mereka juga sudah melakukan kegiatan yang sama ditempat lain seperti, Instansi, yayasan, komunitas, dan lainnya yang pastinya ada lahan kosong maka akan diberikan bibit sekaligus menanam bersama.

"Alhamdulilah, sudah banyak permintaan bibit ini dari masyarakat perorangan maupun kelompok dan pemberian bibit tersebut langsung dilakukan penanaman gratis tinggal siapkan lahan kosongnya saja," jelas Amin.

Ia, pun, mengungkapkan bagi masyarakat perorangan maupun kelompok yang mempunyai keinginan tersebut bisa langsung datang kesekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotabaru untuk meminta bibit buah buahan dan lainnya dengan Komunitas Green library MAN.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Puluhan Sekolah Model SPMI Kotabaru Keliling Kota

Puluhan Sekolah Model SPMI Kotabaru Keliling Kota

GEMA, PULAULAUT - Puncak gebyar sekolah model dengan Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) yang diikuti 11 sekolah tingkat SD dan 5 sekolah tingkat SMP yang sudah memenuhi kriteria sekolah penjaminan mutu melakukan pawai keliling kota menggunakan pakaian adat dan seragam sekolah masing masing, Sabtu (23/11/2019) di halaman Siring Laut Kotabaru.

Pawai dalam rangkaian acara Gebyar Desiminasi Sekolah Model SPMI Kotabaru ini dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Kotabaru Said Ahmad didampingi Kepala Dinas Pendidikan, dan panitia pelaksana, dengan mengangkat bendera tanda dimulainya pawai.

Nampak ratusan peserta keliling kota bersama guru sekolah masing masing dengan membawa spanduk penuh semangat karena dari sekian banyak sekolah di Kotabaru mereka ditetapkan sebagai sekolah yang sudah menetapkan Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI).

Sekolah yang sudah ditetapkan sebagai sekolah model SPMI untuk tingkat SD, yaitu, SDN Semayap, SDN sarang Tiung, SDN 3 Dirgahayu, SDN 2 Baharu Utara, SDN 2 Bekambit, SDN 2 Serongga, SDN 2 Tarjun, SDN Megasari, SDN Selaru, SDN 3 Sungai Kupang, SDN 1 Sungai Kupang.

Sedangkan untuk tingkat SMP, yaitu, SMPN 5 Kotabaru, SMPN 3 Kotabaru, SMPN 1 Pulau Laut Tengah, SMP ITP Tarjun.

Rute yang mereka lewati star Siring Laut, Pangeran Kesuma Jaya, Putri Cipta Sari, Suryagandamana, Pangeran Hidayat, Pangeran Diponogoro, H Agussalim, dan finis Siring Laut.

Informasi di dapat gemasaijaanonline bahwa sekolah model SPMI ini akan bertambah dan pada tahun 2020 nantinya akan ada 20 sekolah lagi di Kotabaru yang akan menerapkan SPMI ini.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua panitia Gebyar Sekolah Model SPMI Kotabaru, Tri Isworo, bahwa memang tahun ini baru hanya ada 11 sekolah model SPMI dan nantinya tahun depan akan ada lagi 20 sekolah.

Kegiatan gebyar sekolah model dengan Sistem Penjamin Mutu Internal ini dilaksanakan selama 2 hari dan panitia juga mengadakan stand pameran untuk tiap sekolahnya juga ada lomba hingga hiburan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 22 November 2019

28 Tahun Mengudara Radio Gema Saijaan Masih Eksis

28 Tahun Mengudara Radio Gema Saijaan Masih Eksis

GEMA, PULAULAUT - Seiring perjalanan waktu Radio Gema Saijaan (RGS) yang bekerja di frekuensi 102 FM milik Pemkab Kotabaru ini sudah berumur 28 tahun namun masih bisa eksis bersaing dengan media lain di era modern dan digitalisasi.

Pihak RGS FM sadar bahwa sekarang banyak sekali media yang bisa dinikmati masyarakat selain radio seperti jaman dulu akan tetapi mereka yakin ada pecinta dan pendengar tersendiri bahkan kini radio milik Pemkab Kotabaru tersebut juga bisa didengar melalui streaming listen2myradio rgskotabaruonline di android dan info lainnya melalui media sosial Facebook.

Syukuran 28 tahun RGS Fm tersebut ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kadis Kominfo Rahadyan Riady bersama guru Yusi disaksikan Kepala UPT RGS Fm, mantan Kadis Kominfo, tokoh agama, dan undangan.

Dikatakan Kepala UPT RGS FM H Hadransyah kepada gemasaijaanonline bahwa, hingga saat ini radio masih eksis mengudara walaupun sudah banyak media lain sekarang ini bermunculan namun kita punya tempat sendiri di hati masyarakat sebab memberikan informasi langsung, cepat dan tepat sasaran hingga kepelosok kecamatan seputar perkembangan Kotabaru.

"Alhamdulilah, hingga sekarang radio masih aktif dari jam 6 pagi hingga 12 malam setiap harinya memberikan informasi terkini pembangunan di Kotabaru walaupun banyak kendala yang dialami," ungkap Hadran.

Informasi didapat gemasaijaanonline bahwa radio milik Pemkab Kotabaru ini sudah mulai berdiri di era 1970 an dengan nama Radio Pemerintah Daerah (RPD), Radio Khusus Pemerintah Daerah (RKPD), dan tahun 1991 menjadi Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD), tahun 2007 berubah kembali namanya menjadi Radio Gema Saijaan (RGS) hingga sekarang.

Perangkat yang digunakan radio pemda tersebut mulai dari kaset pita hingga sekarang seiring perkembangan jaman sudah menggunakan komputer.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 21 November 2019

Desa Mitra Indocement Terima Penghargaan Proklim

Desa Mitra Indocement Terima Penghargaan Proklim

GEMA, BANJARMASIN - Sebagai wujud dan upaya pemerintah daerah dalam pengendalian perubahan iklim dan upaya untuk melakukan mitigasi juga adaptasi dalam perubahan iklim yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat maka beberapa desa di Kotabaru termasuk desa mitra Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun mendapatkan penghargaan sertifikat madya Program Kampung Iklim (Proklim) 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Ir H Ikhlas MP, Senin (11/11/2019) di Kantor Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel.

Adapun desa yang mendapatkan Sertifikat Madya yaitu Desa Langadai, Desa Tegalrejo dari Kecamatan Kelumpang Hilir, dan Desa Hilir Muara, Komplek Karya Utama dari Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Sedangkan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun mendapatkan penghargaan sebagai pendamping Proklim.

Penghargaan tersebut mereka dapatkan karena sudah melakukan program meningkatkan keterlibatan masyarakat untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang akan dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Sebagai motor penggerak utama proklim dimasing-masing desa itu melalui bank sampah seperti halnya Bank Sampah Andesla di Desa Langadai, Bank Sampah Karya Utama Mandiri, Karya Utama dan Bank Sampah Hilir Muara Bercahaya di Desa Hilir Muara.

Adapun komponen utama proklim terbagi dua yaitu,  Adaptasi yang merupakan pengendalian kekeringan, banjir dan tanah longsor juga peningkatan ketahanan pangan, antisipasi kenaikan permukaan air laut,  intruksi air laut, abrasi akibat angin dan gelombang tinggi dan pengendalian penyakit terkait iklim.

Sedangkan untuk mitigasi yaitu pengelolaan limbah padat dan cair penggunaan energi, sistem pertanian rendah emisi gas rumah kaca juga peningkatan tutupan vegetasi, pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Arif Fadillah, S.Sos, mengatakan bahwa, semua keberhasikan ini tidak terlepas dari upaya dan binaan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk dapat menjadikan kampung yang ada di Kabupaten Kotabaru ini menjadi kampung iklim atau Proklim.

“Kami berharap agar prestasi yang sudah dicapai ini hendaknya dapat ditingkatkan ke level Nasional kemudian agar menjadi contoh bagi desa lain di Kotabaru untuk dapat meraih penghargaan yang serupa,” ungkapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 20 November 2019

Indocement Training 69 Peserta LKP MIP Kotabaru

Indocement Training 69 Peserta LKP MIP Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Untuk kesekian kalinya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun memberikan pembekalan kepada 69 peserta LKP MIP Kotabaru angkatan XIII dalam In House Training tentang wawasan industri, Selasa (15/11/2019) di Jalan Bima atas depan SMPN 5 Kotabaru.

Dalam training tersebut PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Pabrik Tarjun, menurunkan timnya sebagai narasumber yaitu, Agus Rifani, M.Ismail Fahmi, Akhmad Ramadani, Akhmad Mauliansyah, Joshua S.

Diawal pemberian materi narasumber mengucapkan terima kasih atas undangan pihak LKP MIP Kotabaru dan pihak lembaga pendidikan yang sudah memberikan kesempatan pada Indocement Pabrik Tarjun untuk sharing ilmu pengetahuan terutama dalam bidang K3, Manajemen dan keahlian soft skill melalui komunikasi dan memotivasi siswa/i agar siap terjun ke dunia kerja.

Staff CSR PT. ITP Plant 12 Tarjun, Agus Rifani mengatakan, program yang digiatkan ini merupakan program CSR Indocement Tarjun dibidang pendidikan dalam kontribusi perusahaan terhadap masyarakat untuk peningkatan pengembangan SDM.

"Program ini kesempatan bagi perusahaan untuk membuka diri, berbagi pengalaman, dan berbagi pengalaman juga sharing ilmu pengetahuan yang merupakan implementasi dari program MoU," jelas Agus.

Koordinator Pelaksana Kegiatan, Wahyudin Noor, A.Md mengucapkan terima kasih kepada Indocement Pabrik Tarjun karena sudah bisa berhadir sekaligus menjadi narasumber atau apermateri kegiatan In House  Training, voluntary teaching (giat visiting teacher) yang dilaksanakan dengan memberikan pengetahuan seputar kegiatan di dunia usaha maupun Industri.

"Setelah magang nanti peserta LKP MIP Kotabaru dapat menerapkan kedisplinan, kompetensi keahliannya dan mentransfer ilmunya untuk dipraktekan melalui pembelajaran, kajian di sekolah dan aplikasi sesuai kompetensi, pengetahuan, pengalamannya di tempat Prakerin/Magang," kata Wahyu.

Lebih luas dipaparkannya, tujuan dari pembekalan ini adalah untuk menyiapkan pengembangan dan peningkatan SDM peserta dalam masa peralihan ke jenjang pendewasaan, khususnya dibidang sikap (Attitude) dan Keterampilan (Skill) dan Knowledge (Pengetahuan), hingga pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) nanti peserta sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan Kerja yang sesungguhnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Hujan Turun, Warga Kotabaru Masih Diselimuti Kemarau

Hujan Turun, Warga Kotabaru Masih Diselimuti Kemarau

GEMA, PULAULAUT - Walaupun hujan mulai turun membasahi Kabupaten Kotabaru di bulan Nopember 2019 namun belum bisa merubah keadaan warga Bumi Saijaan akan sulitnya mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari hari.

Sudah hampir empat bulan lamanya warga Kotabaru diselimuti kemarau hingga harus berburu air bersih ditempat pengelola sumur bor atau pun jasa tandon yang masih ada airnya dan pekerjaan tersebut rutin mereka lakukan dengan pengeluaran yang tidak sedikit baik tenaga, waktu, pikiran, dan uang, setiap harinya siang maupun malam agar bisa mendapatkan air untuk keperluan sehari hari.

Pantauan gemasaijaanonline dijalan jalan nampak masyarakat baik bapak, ibu, dan anak anak, ramai mengangkat air dengan jerigen ada yang menggunakan gerobak, roda dua, maupun roda empat, seolah olah mereka tak perduli dengan orang di sekelilingnya asalkan bisa mendapatkan air.

memang semakin hari semakin sulit air bersih di dapatkan sebab sumber air sudah mulai mengecil bahkan ada yang kering hal tersebut dirasakan warga Kotabaru baik pengelola sumur bor maupun para jasa tandon.

Salah seorang warga yang tak mau disebut namanya mengatakan, tahun ini kemaraunya luar biasa karena banyak sumber air yang kering dulunya tidak kering padahal hujan sudah ada turun namun air belum juga bisa mengalir jadi mau tak mau harus mencari sumber air yang masih ada airnya walaupun jauh dan harus antri berjam jam.

"Ya, beginilah keadaannya jadi harus dijalani saja walaupun sangat melelahkan tiap hari harus berburu air mudah mudahan hujan segera turun hingga kemarau segera berakhir," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Humas dan Hublang PDAM Kotabaru Syarwani, kepada gemasaijaanonline mengatakan, memang hujan ada turun dengan intensitas tinggi diwilayah perkotaan namun dipegunungan intensitas hujannya rendah seperti di Gunung Ulin, Tirawan, Gunung Perak, Mandin, dan Gunung Sari, hingga belum mampu menambah debit air baku di embung ataupun intake milik PDAM.

"Berdasarkan pengalaman untuk mengisi arial genangan embung atau intek minimal 4 kali hujan selama 4 hari berselang atau setiap jeda 1 hari hujan dengan intensitas tinggi," jelas Syarwani.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 19 November 2019

Diskominfo Kotabaru Gelar Syukuran Harjad RGS dan STV

Diskominfo Kotabaru Gelar Syukuran Harjad RGS dan STV

GEMA, PULAULAUT - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan syukuran harjad Radio Gema Saijaan (RGS) dan Saijaan TV (STV), Selasa (12/21/2019) di halaman Studio RGS dan STV Jalan Jenderal Sudirman.

Acara diawali dengan lantunan syair maulid habsy dan pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh oleh Santri Pesantren Nurul Abshor Kotabaru yang dipimpin langsung oleh KH Muhammad Yusi Firmani atau Guru Yusi.

Nampak hadir mantan Kadis Kominfo, tokoh agama, mitra kerja RGS dan STV, serta karyawan karyawati Diskominfo Kotabaru.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, Rahadian Riyady, mengharapkan acara ini bisa mempererat jalinan silaturrahmi dan apa yang diniatkan bisa berjalan sesuai harapan untuk kemajuan Kabupaten Kotabaru.

Dalam tausiahnya Guru Yusi menyampaikan, bila ada orang yang hadir dalam pelaksanaan maulid nabi maka insyaallah akan diampuni dosanya.

"Apabila kita cinta akan Rasulullah melebihi cinta terhadap anak, istri, suami, harta, dan dirinya sendiri maka nantinya akan dikumpulkan pada hari akhir di syurganya Allah SWT," jelas Guru Yusi.

Lebih luas dijelaskannya, bahwa demi keyakinan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW apa pun keadaan kita namun tetap sabar dan cinta melebihi diri kita maka akan di Kumpulkan bersama Rasulullah di hari akhir.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 18 November 2019

Indocement Donasikan Semen Untuk SMK Tanah Bumbu

Indocement Donasikan Semen Untuk SMK Tanah Bumbu

GEMA, TARJUN - Untuk memaknai peringatan Hari Bangunan Indonesia (HBI) 11 November 2019 PT Indocement Tunggal Prakarsa Plant Tarjun fokus di dunia pendidikan, setelah memberikan donasi semen kepada sekolah SMK 1 dan SMK 2 di Kabupaten Kotabaru beberapa waktu lalu kini giliran sekolah SMKS Kodeco Simpang Empat dan SMKS Tunas Bangsa Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mendapatkan bantuan, Senin (11/11/2019).

Dua SMK tersebut merupakan SMK Mitra dari Program Vokasi Industri yang merupakan Program Kemenperin yang mana program itu digiatkan oleh pemerintahan Presiden Jokowi dalam rangka Link n Match dengan Industri.
Management Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan, kegiatan ini merupakan program CSR Indocement yang bersinergi dengan Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s).

"Memang peringatan HBI pada tahun ini, PT Indocement fokus pada sektor pendidikan diantaranya mendonasikan semen dalam hal pengecoran lapangan serbaguna serta fasilitas penunjang insfrastuktur di sekolah, dengan harapan bisa bermanfaat untuk anak didik," ungkapnya.

Lebih luas dijelaskan Teguh, semua ini bukti keseriusan dan kepedulian perusahaan di sektor pendidikan dan perusahaan juga menggiatkan program Indocement Goes To School (IGTS), dengan mendatangi sekolah yang ada dekat sekitar pabrik serta memberikan voluntary teaching tentang K3, wawasan industri serta menggiatkan program teaching factory, program pemagangan, company visit.

Selain itu, ada juga program Indocement Goes To Campus (IGTC) yang mana Indocement sebagai permateri memberikan kuliah umum mengenai apa itu produk-produk semen terbaru dalam pembangunan.

“Makna Peringatan Hari Bangunan ini merupakan motto PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, yangmana turut membangun kehidupan yang lebih bermutu,” Kata Teguh.

Disisi lain Kepala SMKS Tunas Bangsa Batulicin Melalui Wakil Kepala Sekolah, Susanti, S.Pd dan Kepala SMKS Kodeco Simpang Empat, Yuni Winarti, S.E, MM sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT Indocement karena telah memberikan bantuan peningkatan fasilitas sekolah dan sarana penunjang lainnya.

“Kami sangat berterimakasih, semoga Indocement semakin berkembang dan maju lagi kedepannya,” katanya.

Perlu diketahui bahwa peringatan Hari Bangunan Indonesia (HBI) yang diresmikan 11 November 2014 oleh pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono tersebut diinisiasi oleh perusahaan produsen semen Tiga Roda (Indocement) yang juga bertepatan dengan Indocement Awards 2014.

HBI mengusung visi untuk “Membentuk manusia pembangun yang berkualitas untuk mewujudkan bangunan dari insfrastruktur berkualitas serta berkelanjutan bagi generasi masa depan yang sehat dan sejahtera”.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 16 November 2019

Indocement Serius Bantu Dunia Pendidikan

Indocement Serius Bantu Dunia Pendidikan

GEMA, TARJUN - Untuk membuktikan keseriusannya membantu dunia pendidikan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun menjalankan programnya yaitu Goes To School dengan mendatangi sekolah yang ada di sekitar pabrik.

Sebelumnya juga perusahan produsen semen Tiga Roda itu melakukan Goes To Kampus kebeberapa sekolah yaitu dengan kuliah umum mengenai pengenalan produk produk semen dalam pembangunan terbaru.

Momentum tersebut dirangkai oleh pihak perusahaan dengan peringatan Hari Bangunan Indonesia (HBI) 2019 yaitu memberikan bantuan perbaikan dan pembangunan infrasruktur sekolah di desa binaan, Jum'at (11/11/2019).

Management Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki, menyampaikan, tanggal 11 November dijadikan sebagai Hari Bangunan Indonesia (HBI) dan ini merupakan momentum tepat bagi perusahaan-perusahaan properti dan konstruksi melakukan evaluasi dan membuat rencana kerja kedepannya agar lebih baik.

Ditambahkannya bahwa untuk tahun ini pihak perusahaan produsen semen Tiga Roda mengisi peringatan Hari Bangunan Indonesia fokus ke sekolah dengan memberikan bantuan perbaikan ataupun pembangunan sarana dan prasarana sekolah di wilayah Kotabaru khususnya desa binaan perusahaan.

"Memang, untuk tahun ini perusahaan memaknai HBI fokus di sektor pendidikan dengan memberikan bantuan kepada sekolah di Kotabaru dan mudah mudahan  bisa bermanfaat dan menunjang belajar bagi anak didik disekolah itu," kata Teguh.

Selain itu Hari Bangunan Indonesia 11 November 2019 ini juga sebagi bentuk kepedulian Indocement terhadap desa sekitar pabrik.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 15 November 2019

Kecamatan Pulau Laut Utara Dimekarkan

Kecamatan Pulau Laut Utara Dimekarkan

GEMA, PULAULAUT - Untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat baik administrasi, kesehatan, dan lainnya Pemkab Kotabaru akan membentuk satu kecamatan baru yaitu Kecamatan Pulau Laut Sigam hasil dari pemekaran Kecamatan Pulau Laut Utara dan bila hal itu terwujud maka nantinya Kotabaru akan memiliki 22 kecamatan.

Peninjauan dan selamatan lokasi perkantoran Kecamatan Pulau Laut Sigam pun sudah dilakukan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama jajarannya, Jum'at (15/11/2019), di lapangan Sirkuit Kemuning Sigam.

Rencananya perkantoran Kecamatan Pulau Laut Sigam itu akan dibangun diatas lahan seluas 4,5 hektar bersama dengan puluhan bangunan lainnya diantaranya kantor Polsek, kantor Koramil, dan lainnya.

Dikatakan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, bahwa tujuan dari pemekaran ini adalah untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat agar nantinya bila berurusan tidak jauh lagi.

"Nantinya, kita akan bangunkan perkantoran tersebut bersama dengan puluhan bangunan dilahan yang sama agar masyarakat mudah berurusan," ungkap bupati.

Lebih luas di jelaskannya, perkantoran Kecamatan Pulau Laut Sigam ini akan menjadi percontohan bagi kecamatan lainnya sebab bangunan perkantoran kecamatan di Kotabaru kebanyakan bangunannya terpisah pisah hingga masyarakat sulit berurusan.

Ia, pun, menuturkan, nantinya permasalahan tapal batas antara Kecamatan Pulau Laut Utara dan Kecamatan Pulau Laut Sigam ini akan di pelajari dan ditinjau ulang bulan depan agar jelas.

Disisi lain Asisten I pemerintahan, H Hasbi M Tawab, menyampaikan bahwa, pembentukan Kecamatan Sigam sudah diproses dan dapat izin dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Dalam Negeri.

Adapun lokasi pembangunan perkantoran untuk Kecamatan Pulau Laut Sigam sudah ditetapkan oleh bupati di eks Bumi Perkemahan (Buper) Jalan Raya Berangas Kilometer 4,5, dan untuk pejabat pelaksananya masih menunggu SOTK baru diperkirakan keluar bulan depan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Maknai Hari Bangunan Indonesia Indocement Fokus di Sektor Pendidikan

Maknai Hari Bangunan Indonesia Indocement Fokus di Sektor Pendidikan

GEMA, PULAULAUT - Tidak terasa 5 tahun sudah berlalu lalu tepat tanggal 11 November 2014 pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, meresmikan Hari Bangunan Indonesia (HBI) yang mana hal tersebut di prakarsai oleh perusahan semen Tiga Roda yang juga bertepatan dengan Indocement Awards 2014.

Pada peringatan HBI 2019 ini PT Indocement fokus di sektor pendidikan diantaranya dengan mendonasikan semen kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN 1) dan (SMKN 2) Kotabaru yang mana kegiatan tersebut bersinergi dengan program CSR perusahaan yaitu Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s).

Hal tersebut disampaikan oleh Management Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki, memang kegiatan ini melalui program CSR Indocement yang bersinergi dengan Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), agar di peringatan Hari Bangunan Nasional ini ada upaya para insan pembangunan di Indonesia untuk memaknainya dengan membangun lebih baik lagi.

"Ya, peringatan HBI memang di prakarsai oleh perusahan produsen semen Tiga Roda, dan tahun ini perusahaan akan fokus di sektor pendidikan," ungkap Teguh..

Lebih luas dijelaskannya bahwa, sebagai bentuk keseriusan Indocement di sektor pendidikan maka dilakukan pengecoran lapangan serbaguna dan fasilitas penunjang insfrastuktur sekolah SMK 1 dan SMK 2 Kotabaru, dengan harapkan bisa bermanfaat untuk anak didik dalam belajar bahkan nantinya secara bertahap setiap tahunnya akan memberikan bantuan melalui CSR kepada sekolah itu.

Sementara itu, pihak sekolah SMKN 1 dan SMKN 2 mengucapkan terima kasih kepada PT Indocement karena telah memberikan bantuan renovasi lapangan sekolah berupa pengecoran serta sarana penunjang laiinnya seperti tempat ibadah disekolah.

"Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan PT Indocement, semoga semakin berkembang dan maju lagi kedepannya," ujarnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Bupati Lakukan Peninjauan Lokasi Kecamatan Pulau Laut Sigam

Bupati Lakukan Peninjauan Lokasi Kecamatan Pulau Laut Sigam

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melakukan peninjauan lokasi perkantoran Kecamatan Pulau Laut Sigam hasil pemekaran dari Kecamatan Pulau Laut Utara, Jum'at (15/11/2019), di Desa Kemuning.

Selain itu acara juga dirangkai dengan selamatan dan bersih bersih dilokasi tersebut yang mana di daerah itu juga nantinya akan di bangunkan kantor Polsek, kantor Koramil, dan Pabrik LPG.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan bahwa nantinya perkantoran Kecamatan Pulau Laut Sigam ini akan menjadi contoh perkantoran bagi yang lain sebab bersebelahan dengan Kantor Polsek dan Kantor Koramil.

"Ya, memang kantor Kecamatan Pulau Laut Sigam ini akan jadi contoh bagi perkantoran lainnya sebab lokasinya jadi satu dengan Kantor Polsek dan Kantor Koramil," ungkap bupati.

Ia, pun, menjelaskan bahwa nanti Kotabaru tidak perlu lagi bergantung dengan provinsi masalah kebutuhan LPG sebab akan di bangunkan juga pabrik LPG di lokasi ini.

"Semoga Kabupaten Kotabaru akan terus berkembang hingga masyarakatnya bisa sejahtera," harap bupati.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 14 November 2019

Bupati Kotabaru Hadiri Peringatan Maulid Desa Semaras

Bupati Kotabaru Hadiri Peringatan Maulid Desa Semaras

GEMA, SEMARAS - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama rombongan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Semaras Pulau Laut Barat bertempat di Masjid Miftahul Jannah, Kamis (14/11/2019)

Nampak ratusan warga memadati ruangan Masjid Miftahul Jannah Desa Semaras Pulau Laut Barat untuk mengikuti jalannya acara tersebut yang diawali dengan pembacaan syair maulid habsy dan ayat suci Al qur'an.

Panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih atas kehadiran bupati dan rombongan yang sudah meluangkan waktunya untuk bisa berhadir dalam acara ini dan memohon maaf apabila ada kesalahan maupun kekurangan dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam kesempatan itu orang nomor satu di Bumi Saijaan tersebut juga memberikan bantuan rehap masjid kepada pengelola Masjid Miftahul Jannah Semaras.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, mengatakan, kita memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW,  dengan harapan mendapatkan berkah dan syafaat bahkan melalui peringatan ini juga bisa mempererat jalinan silaturrahmi satu dengan yang lainnya.

Ia, pun, menyampaikan, banyak sekali tuntunan yang harus kita tauladani dari Nabi Muhammad SAW baik perilaku beliau dan yang lainnya hingga kita semua bisa mendapatkan rahmad dan hidayahnya.

Selain itu, bupati juga meminta maaf sebesar besarnya kepada semua warga khususnya Desa Semaras karena adanya gangguan perbaikan jalan baik debu maupun bunyi peralatan yang saat ini proses perbaikan jalan di daerah itu.

Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah di Masjid Miftahul Jannah Semaras ini diisi dengan penceramah oleh Habib Ridwan, menyampaikan tentang perilaku dan kecintaan kepada rasulullah yang harus di tauladani oleh umatnya.

Pantauan dilapangan kemeriahan peringatan kelahiran Nabi Muhammad oleh warga Desa Semaras dengan menyediakan ribuan telur bendera yang sudah menjadi khas setiap peringatan maulid tiba.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 13 November 2019

Melalui P2W-KSS Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal

Melalui P2W-KSS Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal

GEMA, PANTAI - Melalui program Peningkatkan Peranan Wanita Keluarga Sehat Sejahtera (P2W-KSS) dan Kecamatan Sayang Ibu (KSI),  Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kotabaru bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi (DPPA) Kalsel melakukan evaluasi terhadap desa tertinggal dan terpencil diwilayah Kotabaru, Selasa (12/11/2019).

Dari sekian banyak desa yang ada di Kabupaten Kotabaru, pemerintah melalui Dinas P3AP2KB Kotabaru mengusulkan Desa Pantai dan Desa Saking Baru agar bisa dilakukan evaluasi oleh tim P2W-KSS dari Provinsi Kalsel dan melakukan pembinaan kepada desa tersebut hingga nantinya bisa berkembang dan ikut serta dalam lomba desa tingkat nasional.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas P3AP2KB Kotabaru, Drg Cipta Waspada kepada gemasaijaanonline bahwa P2W-KSS ini sejak tahun 2016 sudah ditetapkan sesuai SK bupati bahwa tiap tahunnya satu desa untuk dilakukan pembinaan dengan kriteria desa tertinggal dan terpencil yaitu Desa Pantai, Desa Sangking Baru, Desa Langadai, Desa Sidomulyo, dan Desa Batuah Sengayam.

"Memang desa yang sudah ditetapkan sebagai P2W-KSS ini diharapkan bisa berkembang dan mengejar ketertinggalan sehingga bisa maju juga sejahtera," ungkap Cipta.

Selain itu tambahnya, program P2W-KSS ini bukan hanya sampai disini saja namun akan selalu dilakukan pembinaan bersama oleh SKPD hingga prosesnya lebih cepat untuk bisa berubah dan tidak lagi menjadi desa terpencil bahkan tertinggal namun bisa menjadi desa yang maju dan berkembang.

Disisi lain ketua tim evaluasi P2W-KSS Provinsi Kalimantan Selatan, Ismiyati Rukyaningsih, mengatakan, tujuan program ini adalah melihat kondisi dari desa itu sendiri seperti keunggulan desa, sumber daya alam, sumber daya manusianya, dan dari situ kita akan kembangkan terutama kesehatan ibu dan anak karena mereka generasi penerus bangsa.

Lebih luas dibeberkannya bahwa, kriteria desa yang akan dibina tersebut adalah terpencil, tertinggal, dan sarana prasarananya sangat minim dari desa lainnya bisa dikatakan desa prasejahtera jadi nantinya kita akan lakukan pembinaan selama satu tahun hingga berubah menjadi desa yang maju dan berkembang.

"Pembinaan desa ini baru dilakukan sekitar 7 bulan namun Desa Pantai sudah berubah dan membuat tim kagum dengan perubahan dan perkembangannya yang pesat sebab waktu dulu tim datang ke desa ini kawasannya kumuh dan kotor," ungkap Ismi.

Ia, pun, bersama tim P2W-KSS Provinsi Kalsel didampingi Kadis P3AP2KB Kotabaru, Camat Kelumpang Selatan, Porkopinca, dan Kepala SKPD terkait langsung melakukan peninjauan kebeberapa tempat tempat umum dan sarana prasarana desa.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 11 November 2019

Turnamen Sepak Bola PLB Cup Resmi Ditutup

Turnamen Sepak Bola PLB Cup Resmi Ditutup

GEMA, PULAULAUT BARAT - Sejak dibuka pada tanggal 30 September 2019  lalu oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar hingga sekarang waktu pelaksanaan turnamen sepakbola Pulau Laut Barat (PLB) cup sekitar 1,5 bulan lamanya yang dipusatkan dilapangan Haur Kuning Desa Sebanti Kecamatan Pulau Laut Barat, kini resmi di tutup, Minggu (10/11/2019) sore.

Dari 27 tim yang ikut dalam perlombaan tersebut, yaitu, 8 tim dari Pulau Laut Barat, 4 tim dari Pulau Laut Utara, 1 tim dari Pulau Laut Tengah, 6 tim dari Pulau Laut Kepulauan, 7 tim dari Tanjung Selayar dan 1 tim dari Tanah Bumbu.

Dari puluhan tim itu hanya 2 tim saja yang lolos ke final, yaitu tim KPPS G dari Kecamatan Pulau Laut Barat dan FC Oka Oka dari Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.

Pantauan di lapangan kedua tim pertahanannya sama kuat dan 90 menit permainan berakhir belum juga ada kebobolan hingga akhirnya dilakukan adu finalti dan tim KPPS G dari Kecamatan Pulau Laut Barat unggul 6-4 dari tim Oka Oka.

Dalam sambutanya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan, bahwa, olahraga sepakbola ini sudah menjadi sepakbola cinta rakyat sebab semua rakyat sangat mengemari olahraga sepakbola ini.

"Nantinya semua kecamatan harus memberikan dorongan keypada anak anak dalam ajang seperti ini untuk mencari bibit muda persepakbolaan kita agar nantinya ada junior Kotabaru FC," ungkap bupati.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 10 November 2019

Bupati Kotabaru Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Desa Siayuh

Bupati Kotabaru Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Desa Siayuh

GEMA, KELUMPANG BARAT - Moment tahunan bagi umat muslim se dunia yang mana selalu melaksanakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi Muhammad), dipelosok pelosok ramai terdengar pembacaan syair syair Habsy baik di tempat ibadah maupun perumahan warga.

Hal serupa juga dilakukan oleh warga Desa Siayuh Kecamatan Kelumpang Barat, Kotabaru yang mana menggelar acara Maulid tersebut di Mesjid Riyadlus Shalihin dan mengundang orang nomor satu di Bumi Saijaan bersama jajarannya, Minggu (10/11/2019).

Kedatangan rombongan bupati di sambut langsung oleh camat Kelumpang Barat, Kepala desa dan masyarakat setempat penuh antusias.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan, kegiatan maulid ini adalah suatu berkah sebab kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi ditempat ini melalui peringatan lahirnya baginda kita Rosullullah Muhammad SAW.

"Kita sudah banyak merasakan kebesaran, rahmad, dan berkah, dari Rosullulah yangmana beliau selalu menuntun kita agar umatnya saling menjaga tali silaturahmi," ungkap bupati.

Selain itu bupati juga memberikan bantuan untuk pembangunan mesjid yang ada di Desa Siayuh kepada panitia mesjid.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Kotabaru Posisi Ketiga Pada MTQ ke 32 Tingkat Provinsi Kalsel

Kotabaru Posisi Ketiga Pada MTQ ke 32 Tingkat Provinsi Kalsel

GEMA, PULAULAUT - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2019 di Kabupaten Kotabaru yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 8 Nopember 2019 resmi ditutup, Jum'at (8/11/2019) malam di Siring Laut.

Dari 13 kabupaten/kota se Kalsel Kabupaten Kotabaru berada di posisi Ketiga setelah Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, hal ini sudah tentu sesuai dengan harapan bahwa
perediksinya bisa masuk dua atau tiga besar pada MTQ ke 32 tingkat Provinsi Kalsel 2019 ini.

Kini rbuan kafilah dari 13 kabupaten/kota sudah selesai melaksanakan tugas mereka untuk mengharumkan nama daerah masing masing pada MTQ ke 32 di Kotabaru, mereka sudah siap balik kekampung halaman bersama kisah dan kenangan selama berada di Kotabaru.

Acara penutupan MTQ ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2019 ini ditutup oleh Sekda Propinsi Kalsel dan dihadiri oleh Kepala daerah 13 kabupaten/kota juga SKPD dan ribuan warga.

Ranking MTQ ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2019 di Kabupaten Kotabaru, yaitu, posisi pertama diisi oleh Kota Banjarmasin, Banjar, Kotabaru, Tabalong, Banjarbaru, HSS, HST, Barito Kuala dan HSU, Tanah Laut, Balangan, Tanah Bumbu, dan Tapin.

Nampak dilapangan acara penutupan tambah meriah karena diisi oleh Band Debu asal ibukota dan informasi di dapat untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an ke 33 tahun 2020 akan digelar di Kabupaten Tanah Bumbu.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 08 November 2019

Tak Kenal Lelah Crew RGS Fm Berikan Informasi MTQ ke 32

Tak Kenal Lelah Crew RGS Fm Berikan Informasi MTQ ke 32

GEMA, PULAULAUT - Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2019 di Kabupaten Kotabaru mulai tanggal 3 hingga 9 Nopember 2019 selalu menjadi pantauan crew Radio Gema Saijaan (RGS) untuk menyiarkan kegiatan atau informasi terkini seputar MTQ melalui prekuensi 102 Fm dan streaming listen2myradio rgskotabaruonline kepada masyarakat luas hingga kepelosok pedesaan.

Tak kenal lelah mungkin itulah kata kata yang pantas untuk crew RGS Fm yang selalu memberikan informasi terkini seputar lomba MTQ ke 32 tahun ini yang terbagi dibeberapa tempat ibadah dan gedung pemerintah dalam melaksanakan cabang cabang lomba.

Baik siang maupun malam mereka tim liputan RGS Fm dengan keterbatasan personil tetap berusaha memberikan informasi terkini untuk warga Bumi Saijaan dan sekitarnya agar mereka yang jauh dari ibukota tidak ketinggalan informasi tentang keadaan Kabupaten Kotabaru yang dikenal dengan negeri seribu ombak.

Dari malam pembukaan 3 Nopember hingga nanti malam penutupan 8 Nopember 2019 tim liputan RGS Fm yang dikoordinatori oleh H Hadransyah selalu aktif melakukan siaran langsung pelaksanaan MTQ ke 32 di panggung utama Siring Laut hingga larut malam.

"Ya, kami tiap malam selalu melakukan siaran langsung jalannya MTQ ke 32 ini dan siang harinya keliling ke tempat cabang cabang lomba di Mesjid dan tempat lainnya dengan jurnal breaking news," kata H Hadran.

Alhamdulillah, ungkapnya kepada gemasaijaanonline bahwa tim dibagi tugas walaupun terbatas personil namun tetap harus memberikan informasi tentang perkembangan di Kabupaten Kotabaru kepada masyarakat luas.

Pantauan di lapangan nampak panitia sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara penutupan MTQ ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2019 di Kabupaten Kotabaru dan rencananya malam penutupan akan di hibur oleh atris Debu Band.








- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Kotabaru Gagal Masuk Final di Cabang Tilawah MTQ ke 32

Kotabaru Gagal Masuk Final di Cabang Tilawah MTQ ke 32

GEMA, PULAULAUT - Walaupun sudah berusaha maksimal untuk bisa menjadi jawara pada cabang tilawah di Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2019 namun kenyataannya Kotabaru selaku tuan rumah belum bisa tembus masuk ke babak final cabang tilawah, Kamis (7/11/2019) malam.

Perwakilan Kabupaten Kotabaru di cabang tilawah baik tingkat anak anak, remaja, dan dewasa, tidak bisa masuk final seperti perwakilan kabupaten lainnya bisa melaju ke final.

Hal itu dibenarkan Ketua LPTQ Kotabaru, Joni Anwar kepada gemasaijaanonline, memang kita belum bisa melaju ke final untuk cabang tilawah karena qori dan qoriah kita pengalamannya masih di tingkat lokal sedangkan dari kabupaten lain qori dan qoriah pengalamannya sudah di tingkat nasional bahkan ada yang di tingkat internasional.

Namun selaku tuan rumah tambah Joni, kita sudah berusaha maksimal dengan mendatangkan pelatih dari luar daerah tapi masih belum berhasil akan tetapi kita akan terus melakukan pembinaan kepada qori dan qoriah agar lebih baik lagi kedepannya.

"Walaupun belum berhasil masuk final namun kita tidak berkecil hati ataupun patah semangat akan tetapi sebaliknya menjadi penyemangat untuk lebih giat lagi belajar," ungkap Joni.

Para qori dan qoriah cabang tilawah remaja yang masuk final adalah, Ahmad Syauki asal Batola, M Rizki Sholeh asal Banjarmasin, Rahmadi asal Kabupaten Banjar, Gusti Aisya Nor Khalifah asal Banjarmasin, Ramadhan Najwa asal Banjarbaru, dan Nuriah asal Kabupaten Banjar.

Sedangkan qori dan qoriah cabang tilawah dewasa yaitu, Wardansyah asal Kabupaten Banjar, Kamarudin asal Kabupaten HSS, M Rizqon asal Banjarmasin, Hj Nada Khairiah asal Kabupaten HSU, Dina Andriani asal Banjarmasin, dan Hamidah asal Kabupaten Banjar.

Informasi di dapat dari panitia bahwa penyelenggaraan event tahunan Musabaqah Tilawatil Qur'an ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2019 di Kabupaten Kotabaru akan di tutup pada Jumat malam 8 Nopember 2019 sekaligus dilakukan pengumuman pemenang seluruh cabang MTQ yang diperlombakan di panggung utama Siring Laut.

Selain itu juga nantinya malam penutupan MTQ ke 32 diisi dengan acara seremonial dan dihibur oleh atris Debu Band dan atris pendukung lainnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 07 November 2019

Berkah MTQ ke-32 Tingkat Provinsi Kalsel Bagi Pedagang

Berkah MTQ ke-32 Tingkat Provinsi Kalsel Bagi Pedagang

GEMA, PULAULAUT - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung mulai tanggal 3 hingga 9 Nopember 2019 di Kabupaten Kotabaru membawa berkah tersendiri bagi para pedagang lokal maupun luar daerah.

Aneka macam makanan khas daerah dari 13 Kabupaten/kota di sajikan di stand bazar yang disediakan oleh panitia dan selain itu juga ada stand para pedagang yang diisi dengan jenis pakaian, tas, handphone, dan aksesoris lainnya yang pastinya membuat semarak pelaksanaan MTQ ke-32 yang di pusatkan di taman Siring Laut.

Para pedagang bisa mendapatkan penghasilan tiap malamnya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah keuntungan tergantung jenis dagangan yang mereka jajakan.

Dari pantauan gemasaijaanonline bahwa ratusan stand baik bazar maupun untuk pedagang yang telah disediakan oleh panitia namun tidak bisa mencukupi sebab masih banyak para pedagang yang tidak mendapatkan lapak untuk menggelar dagangan mereka.

Hal tersebut disampaikan oleh salahsatu pedagang lokal yang tidak mau disebutkan namanya, seharusnya stand yang disediakan agar bisa ditambah apalagi acara besar seperti ini sebab banyak pedagang yang ingin ikut berpartisipasi meramaikan acara tersebut namun tidak kebagian tempat.

"Mudah mudahan nantinya kalau ada kegiatan besar lagi panitia bisa menambah stand untuk pedagang dan mengutamakan pedagang lokal agar suasana tambah meriah," ungkapnya.

Nampak Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan istri bersama jajarannya menyempatkan mengunjungi stand bazar maupun stand pedagang untuk memantau langsung keadaan dilapangan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Bupati Kotabaru Anjangsana Keperumahan Kafilah MTQ ke-32

Bupati Kotabaru Anjangsana Keperumahan Kafilah MTQ ke-32

GEMA, PULAULAUT - Untuk mengetahui keadaan rombongan para kafilah dari 13 kabupaten/kota yang berlaga di MTQ ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Bumi Saijaan, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan rombongan melakukan kunjungan anjang sana sekaligus memberikan cendera mata kepada Ketua rombongan sebagai ucapan terima kasih, Kamis (7/11/2019).

Rombongan bupati mengawali kunjungannya di kediaman Kabupaten Tabalong yang berada di Jalan Hasanudin dan langsung ke kediaman Kabupaten Tapin di Hilir Muara, hingga terus berjalan di kediaman kafilah kabupaten yang lainnya.

Dari pantauan gemasaijaanonline kegiatan anjang sana bupati tersebut juga diikuti oleh Ketua DPRD Kotabaru, Dandim, Lanal, Polres, Ketua PKK, dan Kepala SKPD.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dalam kunjungannya mengucapkan terima kasih kepada rombongan kafilah yang sudah datang ke Kotabaru dalam ajang tahunan MTQ ke-32 tingkat Provinsi Kalsel 2019 dan mohon maaf bila dalam pelayanan ada kekurangan selama berada di Kotabaru.

"Ya, kita melakukan kunjungan ini ingin melihat langsung keadaan para kafilah dari 13 Kabupaten/kota sekaligus silaturrahmi dan memberikan kenang kenangan," kata bupati.

Selain Pemerintah Daerah yang memberikan cendera mata hal tersebut juga dilakukan oleh kabupaten lain memberikan kenang kenangan kepada bupati.

Selain itu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar juga mengajak kepada para rombongan untuk mengunjungi objek wisata di Kotabaru seperti Pantai Gedambaan Sarangtiung, Puncak Hutan Meranti, Gunung Mamake, dan yang lainnya.

Anjang sana bupati bersama rombongan ini disambut baik oleh para kafilah diantaranya dari Kabupaten Tapin, kami sangat senang mendapat kunjung langsung dari orang nomor satu di Bumi Saijaan ini dan juga mengucapkan terimakasih atas pelayanan selama berada di Kotabaru.

"Alhamdulilah, kami sangat senang mendapatkan pelayanan yang luar biasa baik fasilitas antar jemput kafilah dan makanannya enak enak lagi," ungkap ketua rombongan kafilah.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 05 November 2019

Pawai Ta'aruf: Ratusan Kafilah MTQ ke-32  Keliling Kota

Pawai Ta'aruf: Ratusan Kafilah MTQ ke-32 Keliling Kota

GEMA, PULAULAUT - Sepanjang jalan protokol di ibukota Kotabaru mendadak penuh sesak oleh masyarakat walaupun terik matahari menyengat kulit mereka namun tetap saja warga setia menunggu peserta pawai taaruf MTQ ke 32 dari 13 kab/ kota di Kalimantan Selatan, Minggu (3/11/2019).

Pawai taaruf diawali dengan pasukan drumband baru diiringi dengan peserta pawai dengan ciri khas pakaian masing masing daerah mereka yang pastinya jadi daya tarik sendiri.

Masing masing kabupaten/kota bervariasi menurunkan perwakilannya dalam pegelaran akbar MTQ ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2019 di Kotabaru ini, yaitu, Kabupaten Kotabaru 80 kafilah, Kota Banjarmasin 98 kafilah, Kota Banjarbaru 85, Kabupaten Banjar 91 kafilah, Kabupaten Tapin 75 kafilah.

Dan Kabupaten HSS 81 kafilah, Kabupaten HST 83 kafilah, Kabupaten HSU 75 kafilah, Kabupaten Tabalong 100 kafilah, Kabupaten Balangan 104 kafilah, Kabupaten Tanah Laut 100 kafilah, Kabupaten Barito Kuala 80 kafilah, Kabupaten Tanah Bumbu 89 kafilah.

Rute jalan yang dilewati peserta pawai taaruf adalah, mulai Siring Laut, Jalan Putri Cipta Sari, Jalan Pangeran Indera Kesuma Jaya, Jalan Suryagandamana, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan Pangeran Diponogoro, Jalan H Agussalim, dan krmbali ke Siring Laut.

Nampak para peserta penuh dengan semangat keliling kota sambil menikmati suasana di Kotabaru dan sambutan hangat dari warga Saijaan dengan lambaian tangan.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 03 November 2019

Malam Ta'aruf Sebagai Simbol Persatuan dan Kebersamaan LPTQ se Kalsel

Malam Ta'aruf Sebagai Simbol Persatuan dan Kebersamaan LPTQ se Kalsel

GEMA, PULAULAUT - Sebelum acara tahunan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru digelar banyak rangkaian acara yang dilakukan panitia mulai penyambutan rombongan kafilah, jamuan makan, persiapan rumah kafilah, dan lainnya.

Menjelang malam pembukaan MTQ ke-32 panitia juga mengadakan malam Ta'aruf bersama LPTQ dan kafilah se Kalimantan Selatan, Sabtu (2/11/2019) dihalaman Siring Laut dalam rangka mempererat tali silaturahmi untuk bersatu bersama sama agar bisa hidup damai dan harmonis sesuai dengan norma dan ajaran agama.

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, bahwa, malam Ta'aruf ini adalah momentum berharga dalam mempererat tali silaturahmi antar sesama agar hidup kita bisa hidup damai, harmonis, toleransi, sehingga adanya pembaharuan mental, sikap, moral, dan perilaku.

"Ajang MTQ ini bukan hanya sebagai perlombaan semata namun sebagai upaya menyiarkan dan membuktikan Al- Qur'an," ungkap bupati.

Lebih luas dikatakannya, penyelenggaraan MTQ ini membawa dampak besar bukan hanya pada iman dan taqwa saja namun juga terhadap pembangunan, selain itu juga bisa mewujudkan masyarakat yang agamis, harmonis, dan sejahtera.

Nampak acara malam Ta'aruf ini dihadiri Sekda Propinsi Kalsel, Drs Haris Makkie, LPTQ, Dewan Hakim dan Kafilah MTQ Nasional Tingkat Propinsi Kalimantan Selatan ke XXXII Tahun 2019 di Kotabaru.

Info di dapat gemasaijaanonline dari panitia MTQ ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (3/11/2019) siang sekitar pukul 14.00 Wita akan digelar pawai taaruf keliling kota yang diikuti kafilah dari 13 kab/kota se Kalimantan Selatan, dan malam pembukaan nanti akan dihibur aktris papan atas Wali Band. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 02 November 2019

Puluhan Tim ITE Lakukan Verifikasi Data Kafilah MTQ ke-32

Puluhan Tim ITE Lakukan Verifikasi Data Kafilah MTQ ke-32

GEMA, PULAULAUT - Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru pada tanggal 3 hingga 9 Nopember 2019 nanti para kafilah terlebih dulu melakukan verifikasi data di gedung Paris Barantai

Sekitar 40 orang tim Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dari Banjarmasin melakukan verifikasi data kafilah yang akan mengikuti lomba MTQ nantinya selama dua hari mulai tanggal 1 hingga 2 November 2019.

Seluruh cabang tilawah yang akan diikuti oleh para kafilah dari 13 kab/kota se Kalsel semuanya di verifikasi oleh tim ITE agar data mereka sinkron dan tidak tumpang tindih.

Salahsatu panitia MTQ ke-32 yang bertugas dilokasi, H Baway mengatakan bahwa, siapa yang datang maka akan dilakukan verifikasi oleh tim ITE dan bila selesai maka akan menunggu kabupaten lain lagi walaupun sampai malam, Jum'at (1/11/2019).

"Kami disini hanya betugas sebagai pendamping tim ITE saja jadi cuma mengarahkan para kafilah dari 13 kab/kota saat melakukan verifikasi data," ungkap Baway.

Pantauan gemasaijaanonline dilokasi para kafilah tidak bersamaan datang kelokasi untuk verifikasi data sehingga suasana di gedung Paris Barantai terlihat longgar.

Dan info di dapat bahwa kemarin Jum'at sudah ada 9 rombongan kafilah yang datang dan setelah penyambutan di halaman pemda mereka langsung di arahkan untuk verifikasi data, yaitu, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala, dan tuan rumah Kabupaten Kotabaru.

Sedangkan untuk Sabtu, 2 November 2019 rombongan yang datang, yaitu, Kota Banjarmasin, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Bumbu.

Rombongan kafilah MTQ tersebut sudah disiapkan perumahan penduduk yang tersebar dibeberapa lokasi perkotaan oleh panitia pelaksana.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Rombongan Kafilah MTQ ke-32 Mulai Berdatangan ke Kotabaru

Rombongan Kafilah MTQ ke-32 Mulai Berdatangan ke Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Satu persatu rombongan kafilah 13 kab/kota di Kalimantan Selatan sudah mulai berdatangan ke Kotabaru untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke -32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Jum'at (1/11/2019).

Rombongan kafilah yang sudah datang adalah dari Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala.

Para rombongan kafilah tersebut langsung diterima oleh panitia pelaksana MTQ ke-32 Pemkab Kotabaru di Pelabuhan penyeberangan Tarjun - Stagen hingga dikawal langsung ke Siring Laut untuk penyambutan selamat datang.

Rombongan dengan jumlah bervariasi tiap Kabupaten tersebut disambut langsung oleh Sekda Kotabaru H Said Akhmad, Ketua LPTQ, H Joni Anwar, Kabag Kesra, H Zabidi, dan Kepala SKPD, yang dipusatkan dihalaman eks lapangan basket samping oprom Pemkab Kotabaru.

Sekda Kotabaru H Said Akhmad menyampaikan bahwa, banyak tempat rekreasi yang sudah disiapkan oleh Pemkab Kotabaru untuk para kafilah dan rombongan seperti, pantai Gedambaan Sarangtiung, Bukit Mamake, puncak Hutan Meranti, dan yang lainnya jadi nantinya rombongan bisa memanfaatkan waktunya dan akan dikawal bila mau ketempat tersebut.

"Saudara saudara yang nantinya ingin rekreasi di daerah Kotabaru silahkan manfaatkan waktu kosongnya diluar jadwal lomba dan jaga kesehatan sebelum bertanding agar penampilannya tetap segar sehingga bisa menghasilkan qori dan qoriah yang bisa kita banggakan untuk Kalimantan Selatan," ungkap Sekda.

Salah satu rombongan dari Kabupaten HSS, Muhammad Toha, mengucapkan terimakasih banyak dan merasa bangga karena rombongan HSS sudah dikawal mulai dari fery penyeberangan hingga ke lokasi ini oleh panitia.

"Penyambutan panitia MTQ ke-32 dari Pemkab Kotabaru ini luar biasa pelayanannya karena penyambutan mulai fery hingga dikawal sampai kelokasi," kata Toha.

Informasi didapat Gema bahwa nantinya besok akan ada lagi kabupaten lain yang akan datang dan melakukan verifikasi peserta.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 01 November 2019

Indocement Distribusikan 2,2 Juta Liter Air Bersih Untuk Warga

Indocement Distribusikan 2,2 Juta Liter Air Bersih Untuk Warga

GEMA, PULAULAUT - Hujan tak kunjung turun dalam jangka waktu panjang tentunya membuat sumber air kering hingga warga pun kesulitan mendapatkan air bersih baik warga di perkotaan maupun di pedesaaan dan hampir semua daerah di Indonesia dilanda kemarau.

Untuk membantu kesulitan masyarakat tersebut khususnya warga desa mitra perusahaan Indocement dalam mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maka perusahaan pun memberikan bantuan air bersih rutin tiap tahunnya pada musim kemarau.

Melalui siaran pers kepada wartawan, CSR Manajer Indocement, Sahat Panggabean menyampaikan bahwa, hingga hari ini Indocement sudah mendistribusikan air bersih kurang lebih 1.090.000 liter, Kamis (31/10/2019).

Ia, pun, menjelaskan, total bantuan air bersih untuk masyarakat desa mitra Indocement bulan Oktober ini mencapai 2,2 juta liter air bersih yangmana merupakan langkah nyata Indocement dalam membantu meringankan beban masyarakat yang kesulitan air bersih karena musim kering yang berkepanjangan di Indonesia.

"Sumber air bersih yang disalurkan didapat dari mata air yang masih mengalir di area tambang Indocement dan sekitar, disamping sumber-sumber dari luar lainnya baik di Pabrik Citeureup, Pabrik Palimanan Cirebon, dan Pabrik Tarjun,” ungkap Sahat Panggabean.

Pendistribusian air bersih tersebut terbagi di tiga wilayah, yaitu, komplek Pabrik Citeureup, Pabrik Palimanan Cirebon, dan Pabrik Tarjun, dengan keperluan masyarakat setempat berbeda beda.

Untuk kompleks Pabrik Citeureup bantuan air bersih mulai di distribusikan sejak bulan Agustus sebanyak 4 kali seminggu dengan volume perminggunya 20.000 liter, kompleks Pabrik Palimanan, Cirebon, pendistribusiannya dilakukan juga bulan Agustus dengan total volume 240.000 liter, sedangkan kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Indocement menyalurkan bantuannya pada akhir bulan September setiap harinya dengan total 544.000 liter.

Dan diperkirakan hal itu akan bertambah menyusul prediksi BMKG Provinsi Kalimantan Selatan yang memperkirakan hujan baru akan mengguyur wilayah Kalsel pada bulan November.

Selain Desa mitra perusahaan Indocement ada juga daerah lain yang menerima bantuan air bersih yaitu, desa di Pati, daerah Jawa Tengah diantaranya Desa Tambakromo, Tambahagung, Tambaharjo, Keben, Larangan, Jatiroto, Sinomwidodo, Mangunrekso Slungkep, Sumbersari, Plumbungan, Larangan, Angkatan Lor, Maitan, Tambahmulyo dan Karangwono. Bantuan air bersih yang disalurkan hingga akhir Oktober ini telah diterima penduduk desa dengan volume mencapai 400.000 liter. (*)










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online