Kamis, 31 Oktober 2019

Kepedulian Kapolres Kotabaru Terhadap Anggotanya Yang Sakit

Kepedulian Kapolres Kotabaru Terhadap Anggotanya Yang Sakit

GEMA, PULAULAUT - Walau baru menjabat sebagai Kapolres di wilayah hukum Kotabaru namun rasa kepedulian seorang pimpinan terhadap bawahannya sudah melekat dalam dirinya, itulah sosok Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, SH SIK MM, mendengar kabar ada salahsatu anggotanya sakit hingga dirujuk ke rumah sakit ia pun langsung membesuk bawahannya itu, Selasa ( 29/10/2019).

Kunjungan tersebut dilakukan Kapolres bersama Wakapolres dan jajarannya sebagai bentuk kepedulian Polres Kotabaru kepada Brigadir Nur Aini, untuk mengetahui kondisi bawahannya itu dan memberikan semangat juga doa agar diberikan kesembuhan sehingga bisa kembali bergabung bersama personil lainnya menjalankan tugas.

"Ya, selain memberikan motivasi dan doa kami juga ada sedikit memberikan bantuan untuk bisa meringankan beban anggota kita yang sedang sakit," ungkap Kapolres.

Ia, pun, menyampaikan bahwa, sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap anggotanya yang sedang sakit yangmana selain orangnya baik juga semasa tugasnya sudah berdedikasi melayani masyarakat.

Mendapat kunjungan langsung dari Kapolres, pihak keluarga sebut saja Kaspul, merasa bangga dan berterimakasih kepada orang nomor satu di Polres Kotabaru itu karena kepeduliannya terhadap anggota yang sedang sakit.

"Alhamdulilah, bapak Kapolres dan jajarannya bisa menjenguk saudara kami walaupun sibuk masih bisa menyempatkan waktunya kami sangat berterimakasih," ungkapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 30 Oktober 2019

Kotabaru Targetkan Masuk Dua Besar Pada MTQ ke-32

Kotabaru Targetkan Masuk Dua Besar Pada MTQ ke-32

GEMA, PULAULAUT - Tidak lama lagi pergelaran akbar tahunan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru akan segera dimulai  dan para kafilah dari 13 kab/kota se Kalimantan Selatan akan segera berlaga untuk menjadi yang terbaik sedangkan Kotabaru selaku tuan rumah menargetkan kafilahnya akan masuk dalam 2 besar.

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar ketika meninjau kesiapan lokasi MTQ pada Senin Kemarin bahwa, kita harus optimis bisa masuk dua besar dan kita sudah sangat lama menunggu giliran sebagai tuan rumah pegelaran MTQ ini jadi kita harus benar benar melayani tamu dari 13 kab/kota yang akan datang ke Bumi Saijaan nanti.

"Ya, kita harus yakin bahwa Kabupaten Kotabaru bisa masuk dua besar pada MTQ ke -32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini," kata bupati.

Menanggapi hal itu, Ketua LPTQ Kabupaten Kotabaru H Joni Anwar menyatakan, bahwa, pihaknya sudah mendatangkan pelatih-pelatih dari Banjarmasin dan mempersiapkan segalanya, termasuk para peserta untuk menjaga kesehatan dan latihan setiap saat untuk prestasi yang lebih baik.

"Insyaallah, kita bisa mencapai target itu dan akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa sukses pelaksanaan dan sukses prestasi," ucap Joni.

Pantauan Gema nampak dilapangan persiapan panggung utama dan tempat pelaksanaan MTQ ke - 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini sudah siap dipergunakan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 28 Oktober 2019

Sekda Kotabaru Lepas Benih Ikan Bawal dan Kakap Kelaut

Sekda Kotabaru Lepas Benih Ikan Bawal dan Kakap Kelaut

GEMA, TELUK TAMIANG - Dalam rangkaian acara adat Mappanretasi di Desa Teluk Tamiang Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kotabaru, Sekretaris Daerah Kotabaru, Said Akhmad melepas ribuan benih ikan Bawal Bintang dan ikan Kakap Putih kelaut Teluk Tamiang, Minggu (27/10/2019).

Nampak dilapangan rombongan Sekda bersama warga iring iringan menggunakan kapal yang sudah di hias menuju ketengah laut untuk melakukan selamatan dan menurunkan miniatur kapal khas acara adat Mappanretasi sekaligus melepas benih ikan.

Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Kotabaru, Dandim 1004 Kotabaru, Lanal Kotabaru, Polres Kotabaru, Forkopimda, Kepala SKPD, tokoh agama, dan ratusan masyarakat.

Dalam sambutan bupati Kotabaru yang dibacakan oleh Sekda Kotabaru Said Ahmad, mengatakan, pesta laut Mappanretasi yang selalu dilakukan warga nelayan setempat tiap tahunnya bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT agar para nelayan dalam mencari nafkah (ikan) di laut diberikan kesehatan dan keselamatan dan sebagai rasa syukur atas rejeki yang telah diberikan oleh sang pencipta.

Dan selain itu kegiatan ini juga untuk melestarikan budaya dan adat istiadat warga Teluk Tamiang yang sudah dilakukan turun temurun, saling mempererat silaturrahmi antara pemerintah dan masyarakat nelayan sehingga tercipta kebersamaan dan persaudaraan yang kuat hingga menjadi inspirasi untuk membangun Kotabaru yang maju dan sejahtera.

"Kegiatan ini bisa menjadi daya tarik pariwisata dan momentum pemanfaatan sumber daya Kelautan perikanan dalam pelestarian lingkungan agar lebih arif hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat," kata Sekda.

Ia, pun, menghimbau agar bersama sama menjaga kegiatan adat istiadat daerah ini supaya generasi muda tetap tahu dan kenal dengan melestarikannya sebab ini adalah perjalanan sejarah dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Kegiatan Mappanretasi itu juga d rangkai bersama acara stand kuliner khas makanan daerah setempat dan bakar bakar ikan di sepanjang pantai Teluk Tamiang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 27 Oktober 2019

IGTKI Kotabaru Gelar Lomba Zumba Kids and Moms

IGTKI Kotabaru Gelar Lomba Zumba Kids and Moms

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka memeriahkan hari sumpah pemuda tahun 2019, Ikatan Guru Taman Kanak kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kotabaru menggelar lomba zumba Kids and moms se Kotabaru, Minggu (27/10/2019) di aula TK Negeri Pembina Kotabaru.

Ratusan anak pra sekolah dan orang tua murid tampil memukau dengan kreasi mereka dalam tari zumba khas masing masing layaknya penari zumba profesional.

Acara lomba zumba Kids and Moms ini diikuti 222 orang, yaitu untuk kategori zumba Kids 22 peserta , zumba Moms 15 peserta, dan untuk 1 groupnya (kelompok) terdiri dari 6 orang baik zumba Kids maupun zumba Moms.

Ketua IGTKI Kabupaten Kotabaru sekaligus Ketua pelaksana lomba, Rabiathul Fahmie, mengatakan bahwa, lomba zumba kids and Moms ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda yang diikuti oleh TK se Kabupaten Kotabaru dan lomba zumba ini di adakan baru pertama kali kalau senam yang lain tiap tahun.

"Memang kalau lomba zumba baru tahun ini dilaksanakan oleh IGTKI Kotabaru namun program kami tiap tahun rutin mengadakan lomba," katanya.

Ia, pun, menyampaikan kepada Gema bahwa, tujuan kami mengadakan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kreativitas pendidik dalam melatih anak anak juga kreativitas orang tua murid dalam bidang olahraga.

Selain itu tambahnya, kegiatan ini merupakan sarana yang baik untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kekebalan tubuh, dengan harapan kedepannya baik orang tua murid maupun anak mampu menggali potensi berbakat dalam bidang olahraga untuk membangun budaya senam sebagai kebutuhan hidup.

Lomba zumba Kids and Moms ini dinilai oleh 2 orang juri yaitu, Yuliani S.Pd, dan Wini Patria S.Pd, dari hasil penilaian atas penampilan ratusan para peserta tersebut maka hanya 6 group zumba yang akan di ambil sebagai pemenang.

Hal itu dibenarkan oleh salah satu juri zumba Kids and Moms, Wini Patria, memang dari ratusan peserta itu kami hanya mengambil 6 group saja sebagai pemenang baik zumba Kids maupun zumba Moms.

"Ya, hanya 6 group saja untuk juara 1, 2, dan 3, serta harapan 1, 2, dan 3, masing masing zumba Kids and Moms," ungkap Ria.

Adapun untuk pemenang lomba zumba Kids, yaitu, Juara 1 TK Indocement Tarjun, Juara 2 TK Al'Azhar, Juara 3 TK Gunung Aru PLT, dan untuk juara harapan 1 TK Pertiwi Hilir, Harapan 2 TK Tk Kartika, Harapan 3 TK Anugerah.

Sedangkan untuk pemenang lomba zumba Moms/umum, yaitu, Juara 1 TK Kartika, Juara 2 group Emak2 Cibi, Juara 3 Group Ebo2 Dewan, dan untuk Harapan 1 Group Ay ay, Harapan 2 emak2 TK Indocement Tarjun, Harapan 3 emak2 TK  Gunung Aru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 26 Oktober 2019

PDAM dan BPBD Siap Suplai Air Untuk Kafilah MTQ ke-32

PDAM dan BPBD Siap Suplai Air Untuk Kafilah MTQ ke-32

GEMA, PULAULAUT - Walaupun tidak termasuk dalam kepanitiaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru yang di gelar pada tanggal 3 hingga 9 Nopember 2019 nanti namun pihak PDAM dan BPBD sudah menyiapkan segala sesuatunya pasca kemarau untuk memenuhi kebutuhan air para kafilah 13 kab/kota se Kalsel yang ada di Kotabaru.

Hal tersebut dilakukan pihak PDAM Kotabaru dalam bentuk ikut mensukseskan pelaksanaan MTQ dalam bentuk kegiatan penyediaan air bersih untuk disuplay kerumah rumah yang akan ditempati para kafilah nantinya.

Disela kesibukannya Kepala Bagian Humas dan Hublang PDAM Kotabaru Syarwani, kepada Gema, Minggu (26/10/2019) mengatakan, kami sudah melakukan pemasangan pipa jaringan dan pompa air diwilayah yang ada sumur bor di kawasan Jenderal Sudirman untuk dialirkan keperumahan kafilah di Gg Fajar.

Sedangkan lokasi lain tambahnya, tim sudah survei terkait kesiapan penampungan air di perumahan kafilah yang tersebar di beberapa wilayah perkotaan dan akan dilakukan pengisian air melalui armada tanki PDAM dan BPBD sesuai keperluan kafilah.

"Ya, sebagai bentuk antisipasi kalau seandainya saat pelaksanaan MTQ nanti kemarau masih berlanjut kami sudah siap," ungkap Syarwani.

Ditambahkannya, memang ketersediaan air ini sudah menjadi tanggungjawab PDAM dan pemerintah dalam hal ini BPBD untuk menanganinya dan kita hanya bisa berharap hujan segera turun di Bumi Saijaan.

Perlu diketahui bahwa Kabupaten Kotabaru hingga sekarang masih dilanda kemarau walaupun hujan sudah turun membasahi akan tetapi Intensitasnya masih rendah dan tidak mampu mengisi areal penampungan milik PDAM sehingga dampaknya 3 wilayah IPA masih Off distribusi, yaitu, IPA Gunung Relly , IPA Gunung Pemandangan, dan IPA Gunung Perak.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
PDAM Kotabaru Kaji Sungai Seratak Atasi Kemarau

PDAM Kotabaru Kaji Sungai Seratak Atasi Kemarau

GEMA, PULAULAUT - Permasalahan klasik bila kemarau tiba melanda Kabupaten Kotabaru maka warga setempat akan kesulitan mendapatkan air bersih hal tersebut terus dirasakan tiap tahunnya walaupun pihak PDAM Kotabaru sudah melakukan berbagai upaya dalam pencarian air baku dan pembangunan bendungan untuk bisa mengatasi musim kemarau namun hingga kini hal tersebut belum juga bisa terwujud.

Rencananya pemerintah setempat akan kembali mengkaji sungai Seratak yang berada di Kecamatan Pulau Laut Timur untuk dipasangkan jaringan perpipaan PDAM yangmana info di dapat sungai di daerah itu walau tiga bulan tidak turun hujan tidak akan mengering lain halnya dengan bendungan yang dimiliki PDAM sekarang seperti bendungan Gunung Ulin dan bendungan Tirawan tidak bisa bertahan lama sudah kering bahkan hampir semua sumber air baku sudah mengering.

Digadang gadang Sungai Seratak ini akan menjadi salahsatu sumber air baku yang bisa mengatasi permasalahan krisis air bersih di Bumi Saijaan sebab walau kemarau melanda sekitar tiga bulan lamanya aliran sungai tersebut masih deras dan bisa bertahan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala bagian teknis PDAM Kotabaru, Tri Basuki, kepada Gema bahwa, Pemkab Kotabaru dalam hal ini Bupati Kotabaru H Sayed Jafar berkomitmen untuk menuntaskan masalah krisis air bersih di Bumi Saijaan yangmana selama ini terus terjadi, Sabtu (26/10/2019).

"Memang bupati sudah mengintruksikan agar PDAM, SDA, dan Cipta Karya, untuk segera melakukan penelitian, pemetaan, dan penganggaran pemasangan jaringan pipa dari sungai Seratak hingga ke perkotaan dan kemarin, Senin 21 Oktober 2019 kami sudah survei," ungkap Tri.

Lebih luas dijelaskannya, bahwa, nantinya jaringan pipa dari aliran sungai Seratak tersebut akan dikoneksikan dengan IPA Gunung Tirawan dan IPA Gunung Relly, kita hanya bisa berharap mudah mudahan perencanaan ini bisa masuk dalam anggaran tahun 2020 nanti.

"Memang momentum yang baik dan pas untuk mencari sumber air baku adalah pada saat kemarau jadi bisa kita liat langsung sumber sumber air yang masih bisa bertahan  dan justru tidak pas kalau mencari sumber air di saat musim penghujan," ungkap Tri.

Ia, pun, menyampaikan bahwa program kerja PDAM Kotabaru kedepannya apabila sumber air Seratak terealisasi dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat maka PDAM akan krmbali mendorong BWS, Cipta Karya dan SDA untuk melakukan penelitian, pemetaan sumber air yang ada di Desa Megasari agar Kotabaru tidak mengalami krisis air bersih lagi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 25 Oktober 2019

Lembaga Dewan Adat Ade Ogi Siap Gelar Pesta Laut Mappanretasi di Teluk Tamiang

Lembaga Dewan Adat Ade Ogi Siap Gelar Pesta Laut Mappanretasi di Teluk Tamiang

GEMA, TELUK TAMIANG - Hanya tinggal hitungan hari pelaksanaan pesta laut Mappanretasi akan digelar oleh Lembaga Dewan Adat Ade Ogi (LDAAO) di Pantai Wisata Desa Teluk Tamiang Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar Kotabaru, pada Minggu 27 Oktober 2019 nanti.

Agar acara berjalan lancar pihak panitia pelaksana terus mengadakan pemantapan dengan melakukan musyawarah terkait persiapan acara baik panggung utama, pembangunan stand kuliner, pembangunan stand pemanggangan ikan, dan pendanaan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Teluk Tamiang, Borahim via WA, memang saat ini kami terus melakukan persiapan dengan warga setempat mempersiapkan segala sesuatunya agar acara nanti berjalan lancar sesuai dengan harapan bersama, Jumat (25/10/2019).

"Ya, kami sudah mempersiapkan semuanya dan bekerjasama dengan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru dalam pelaksanaan acara ini," kata Borahim.

Lebih luas dijelaskannya, acara pesta laut Mappanretasi Teluk Tamiang ini sebenarnya sudah lama dilaksanakan mulai dulu setelah Proklamasi RI dan sudah menjadi budaya turun temurun warga setempat namun hanya sebatas perayaan warga lokal desa saja dan seiring waktu mulai tahun 2015 acara meluas keluar desa dikemas dengan meriah dan melibatkan pemerintah daerah hingga sekarang.

Ia, pun, mengharapkan kepada pemerintah setempat untuk bisa memberikan anggaran minimal Rp 50 juta agar acara bisa lebih meriah dengan menggelar berbagai acara sebelum acara puncak hingga bisa mengundang pihak luar.

Selain acara Mappanretasi Borahim mengungkapkan, nantinya pengunjung juga akan disuguhi makanan khas daerah setempat melalui stand kuliner dan makan ikan bakar bersama di sepanjang pantai Teluk Tamiang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Ratusan Pelajar Akan Ramaikan Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi ke XXXII di Kotabaru

Ratusan Pelajar Akan Ramaikan Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi ke XXXII di Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Ratusan pelajar dari tingkat SLTP, SMA, sederajat di Pulau Laut Utara akan tampil meramaikan malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru pada tanggal 3 Nopember mendatang.

Seksi hiburan dan rekreasi panitia MTQ mempercayakan kepada Sanggar Seni Pusaka Saijaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru sebagai tim penggarap tari kolosal tersebut dan setiap sekolah diwakili 9 orang, mereka akan bergabung bersama ratusan anak lainnya untuk berkolobirasi membawakan tari kolosal yang diberi nama "Kalam Penerang".

Informasi yang di dapat media Gema bahwa ada sekitar 20 sekolah yang terlibat dalam tarian kolosal Kalam Penerang tersebut dan rata rata mereka para pelajar itu belum mengetahui gerakan dasar tari sehingga tim produksi dari Sanggar Pusaka Saijaan naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru langsung turun tangan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Sanggar Pusaka Saijaan sekaligus pelatih tari kolosal Kalam Penerang, Fitriannoor, bahwa, memang tari kolosal pada malam pembukaan MTQ nanti melibatkan sekitar 20 sekolah SMP, SMA, sederajat di Kotabaru yangmana tiap sekolah diwakili 9 orang jadi sekitar 250 pelajar yang terlibat.

"Tiap hari kami lakukan pelatihan kepada mereka (pelajar) agar bisa serasi gerakannya sebab mayoritas ratusan pelajar tersebut tidak mengetahui gerakan dasar tari makanya kami tim produksi ada koreografer pengarah yang di pimpin Firhansyah langsung mengarahkan garapan tari kolosal di bantu tim kereografi 6 orang dan tim pelatih 24 orang untuk menggembleng para penari selama 1 bulan agar gerakan mereka bisa kompak dan serasi," ungkap Fitri.

Ia, pun, berharap pada saat malam pembukaan nanti ratusan penari itu bisa memberikan penampilan yang maksimal sesuai dengan harapan bersama.

Nampak terlihat dijalan protokol perkotaan Ibukota Kabupaten Kotabaru baleho, spanduk, umbul umbul, lampu hias, dan pernah pernik lainnya untuk menyemarakkan pegelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ke 32 pada tanggal 3 hingga 9 Nopember mendatang sudah menjamur di beberapa titik menandakan Kabupaten Kotabaru siap menyambut kedatangan kontingen para kafilah 13 kab/kota se Kalimantan Selatan.

Sekedar diketahui selain penampilan tari kolosal ratusan pelajar pada malam pembukaan MTQ ke 32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan nanti di Taman Siring Laut juga akan dihibur oleh Band Wali dari ibukota.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 22 Oktober 2019

Puluhan Guru Pulau Sembilan Dapat Tambahan Penghasilan

Puluhan Guru Pulau Sembilan Dapat Tambahan Penghasilan

GEMA, PULAU SEMBILAN - Kecamatan Pulau Sembilan walau berada di ujung pulau dan terlepas dari daratan Ibukota Kabupaten Kotabaru namun tetap menjadi perhatian pemerintah setempat baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan yang lainnya.

Hal tersebut nampak terlihat dari kunjungan kerja Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama rombongan ke Desa Labuan Barat, Marabatuan, Desa Tengah, Desa Tanjung Sungai, Kecamatan Pulau Sembilan tersebut untuk mengetahui langsung perkembangan dan keadaan masyarakat disana, Sabtu (19/10/2019).

Pemkab Kotabaru melalui Dinas Pendidikan Kotabaru memberikan tambahan penghasilan kepada guru setempat yaitu, sebanyak 10 orang guru PNS maupun Non PNS, SDN 1 Tengah dan 9 orang guru PNS juga 18 orang guru Non PNS, SMPN 1 Pulau Sembilan sebesar Rp 600.000 per bulan tiap orangnya selama setahun.

Selain itu juga dibangunkan ruang kelas untuk SDN Labuan Barat Pulau Sembilan, pembagian 159 kartu asuransi nelayan, dan 94 unit alat penerangan (solar cell).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Kotabaru H Sayed menyampaikan bahwa, masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan ini agar kiranya bisa menjaga dan mempergunakan bantuan tersebut dengan baik.

"Gunakanlah bantuan yang sudah diberikan ini untuk keperluan sehari hari dan dijaga dengan baik," ungkap bupati.

Sementara itu, Sekcam Marabatuan M Darwis mungungkapkan rasa syukur atas kedatangan Bupati Kotabaru beserta rombongan dalam rangka melakukan kunjungan kerja sekaligus menyerahkan bantuan untuk masyarakat yang berada di Kecamatan Pulau Sembilan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 18 Oktober 2019

Bupati: Tiap Tahun Puluhan Guru Agama di Berangkatkan

Bupati: Tiap Tahun Puluhan Guru Agama di Berangkatkan

GEMA, PULAULAUT - Kegiatan rutin Bupati Kotabaru H Sayed Jafar tiap tahunnya memberangkatkan para ulama, tuan guru, dan tokoh agama yang ada di Kabupaten Kotabaru untuk bisa menghadiri haul dan ziarah kemakam waliallah diluar Kotabaru.

Hal tersebut dilakukannya sudah lama sebelum terpilih menjadi bupati di Kotabaru hingga sekarang dengan dana pribadi.

" Ya, rutin tiap tahun kami berangkatkan mereka para ulama, tokoh agama, dan guru, untuk bisa berziarah kemakam para ulama sekaligus bersilaturahmi," ungkap Sayed Jafar.

Untuk tahun ini sekitar 60 orang kembali diberangkatkan untuk menghadiri haul Guru Bangil di Jawa Timur selama 5 hari.

Rombongan dilepas langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Kamis (13/10/2019) malam, dikediaman pribadi dan disaksikan oleh para habaib, tokoh agama, Kepala SKPD, dan tamu undangan.

Nampak pelepasan puluhan jamaah tersebut diiringi dengan syair maulid habsy dan lambaian tangan dari para keluarga.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Warga Pulaulaut Dapat Bantuan Dari Kementerian Sosial

Warga Pulaulaut Dapat Bantuan Dari Kementerian Sosial

GEMA, PULAULAUT - Untuk menanggulangi kemiskinan di Bumi Saijaan, Dinas Sosial Kotabaru bekerjasama dengan pihak terkait agar bisa menjalankan program dari Kementerian Sosial RI, diantaranya, Penerima Bantuan Iuran (PBI), Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Program pemerintah pusat tersebut disambut bola oleh pemerintah setempat dengan memperbaharui data warga kurang mampu melalui bantuan Lurah, Kades, RW, dan RT, agar data yang didapat benar adanya sehingga bantuan tepat sasaran.

Dari hasil pemutahiran data, puluhan warga kurang mampu di Pulaulaut mendapatkan bantuan dari pemerintah yaitu, sekitar 15 orang bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI), 9 orang untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan 15 orang untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar kepada warga Pulaulaut secara simbolis, di dampingi Ketua PKK, Ketua DPRD, Dandim 1004, Lanal, Polres, Kepala SKPD, Forkopimda, dan pihak perusahaan, Kamis (17/10/2019).

Disela acara peresmian gedung pelatihan dan bank sampah Mekarsari Desa Dirgahayu, bupati mengatakan agar bantuan yang diberikan tadi hendaknya tepat sasaran kepada warga yang benar benar berhak menerimanya dan kepada petugas hendaknya turun kelapangan langsung mendata warga yang miskin jangan sampai salah sasaran hingga mereka yang kurang mampu hanya jadi penonton saja.

"Harus benar dan pasti kalau melakukan pendataan karena kasian saudara saudara kita yang kurang mampu tidak mendapatkan bantuan akibat tidak terdata oleh petugas," ungkap bupati.

Selain itu tuturnya, bantuan pangan non tunai BPNT ini juga sebagai kontrol harga pangan di Kotabaru.

Perlu diketahui bahwa bantuan pangan non tunai tersebut adalah bantuan yang disalurkan oleh pemerintah kepada PKM setiap bulannya melalui mekanisme uang elektronik untuk membeli pangan seperti beras dan telur.

Dan program ini adalah peralihan dari Bansos Rastra ke BNPT dengan harapan dapat menjadi kontrol kualitas dan kuantitas bahan pangan bagi KPM serta bisa menentukan tempat pengambilannya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 17 Oktober 2019

Bupati Kotabaru Buka Musda LPTQ se Kalsel

Bupati Kotabaru Buka Musda LPTQ se Kalsel

GEMA, PULAULAUT - Puluhan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) se Kalimantan Selatan mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) di Kabupaten Kotabaru, dengan tema "Melalui Musda Kita Tingkatkan Profesionalitas dan Kualitas MTQ di Provinsi Kalimantan Selatan", Kamis (17/10/2019) di gedung Paris Barantai.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kotabaru Sayed Jafar dan dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Prov Kalsel, perwakilan LPTQ se Kalsel, Kepala SKPD, unsur muspida dan undangan.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, dalam sambutannya mengatakan, bahwa, Musda ini merupakan sarana yang tepat bagi kita untuk menjalin silaturrahmi, berkomunikasi dan koordinasi antar pengurus LPTQ sehingga bisa mensukseskan pelaksanaan MTQ ke-32 di Kotabaru pada tanggal 3 hingga 9 Nopember mendatang.

Dipaparkan bupati, bahwa Kabupaten Kotabaru sudah siap dalam penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi tahun ini baik dari segi tempat, stand bazar, dan teknis lainnya.

"Ya, kita harus bersinergi antara pengurus LPTQ se Kalsel untuk bisa mensukseskan penyelenggaraan MTQ di Kotabaru nanti," ucapnya.

Lebih luas dijelaskannya bahwa, Musda LPTQ ini juga bisa menjadi sarana bagi kita untuk memantapkan dan mempersiapkan MTQ dimasa yang akan datang khususnya di Kalimantan Selatan.

Sekretaris Umum LPTQ Kalsel, Fahrudin menyampaikan, Musda ini dilakukan untuk bisa memantapkan dan mengevaluasi kinerja LPTQ se Kalsel dan bisa mewujudkan persoalan yang dihadapi oleh LPTQ hingga bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi.

"Kami mengharapkan melalui Musda ini nantinya bisa memperbaiki kinerja LPTQ hingga mendapatkan hasil yang lebih baik," ungkapnya.

Kegiatan Musda LPTQ ini diikuti oleh 13 kab/kota se Kalimantan Selatan yangmana diwakili oleh Empat orang tiap kabupatennya untuk mengevaluasi dan memantapkan kerja LPTQ , juga membahas rencana pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kalsel ke-32 di Kabupaten Kotabaru pada tanggal 3 -9 Nopember mendatang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 14 Oktober 2019

Bupati Kotabaru Meninjau Progres Pengerjaan Jalan Tanjung Samalantakan

Bupati Kotabaru Meninjau Progres Pengerjaan Jalan Tanjung Samalantakan

GEMA, TANJUNG SAMALANTAKAN - Dalam kunjungan kerjanya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama jajarannya meninjau langsung progres ruas jalan Desa Tanjung Samalantakan menuju simpangan Desa Basuang dengan panjang jalan 12.200 kilometer dan lebar 7 meter, Minggu (13/10/2019).

Badan jalan dengan perkerasan (LPB) tersebut lebar 5 meter dan bahu jalan masing masing 1 meter di kiri kanan badan jalan juga ada pembangunan 1,7 kilometer di Desa Sukadana mengingat jalan tersebut merupakan akses menuju ke lokasi pendidikan

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dalam peninjauannya mengatakan bahwa bahan batu pengerasan jalan ini sangat bagus karena di datangkan langsung dari Palu Sulawesi Tengah dan mudah mudahan segera cepat selesai pengerjaannya.

"Alhamdulilah, kini masyarakat sudah bisa menggunakan jalan ini walaupun masih pengerasan dan nantinya secepatnya kita akan lakukan pengaspalan," kata bupati.

Ditambahkan Sekretaris Bina Marga dan Sumber Daya Air Kotabaru Suprapti Tri Astuti, ST, MT bahwa, pelaksanaan paket kegiatan ini meliputi pekerjaan pembuatan siring pasangan batu dengan penimbunan di lokasi yang terjadi genangan air pasang, pekerjaan LPB sepanjang 12,200 kilometer mulai depan SMA Tanjung Samalantakan sampai jalan pertigaan Desa Basuang.

Selain itu ada tambahan 1,7 kilometer di Desa Sukadana untuk akses menuju ke sekolah sehingga memperlancar proses pendidikan.

"Ya, untuk sisa jalan yang belum dikerjakan tersebut tahun depan akan kita lanjutkan pengerjaannya mulai simpang tiga Desa Basuang hingga menuju Desa Sulangkit," ungkap Tuti










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Warga Desa Rampa Cengal Kelola Pabrik Es Nelayan Sendiri

Warga Desa Rampa Cengal Kelola Pabrik Es Nelayan Sendiri

GEMA, TANJUNG SAMALANTAKAN - Untuk membantu nelayan dalam mendapatkan es sebagai pengawet hasil tangkapan mereka kelompok nelayan Sinar Empang Desa Rampa Cengal Kecamatan Pamukan Selatan, mendapatkan bantuan mesin ice flake atau es serpihan (serut) dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI tahun anggaran 2019.

Pabrik es serpihan nelayan tersebut dikelola oleh kelompok nelayan setempat yang bisa menghasilkan 1,5 ton es serut per harinya dengan pemakaian minyak 3 liter per jam dan penjualan kepada nelayan Rp 3000 rupiah per kilo.

Bukan hanya mempermudah para nelayan dalam mendapatkan es serpihan untuk mengawetkan hasil tangkapan mereka namun juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari bantuan tersebut.

Dalam kunjungan kerjanya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama rombongan menyempatkan waktu untuk melihat secara langsung keadaan pabrik es serpihan (serut) nelayan tersebut yang sudah dikelola oleh kelompok nelayan setempat.

Nampak bupati dan rombongan berkeliling untuk melihat langsung keadaan pabrik es tersebut baik peralatan mesin maupun bangunannya hingga langsung berdialog dengan kelompok nelayan yang mengelolanya mulai dari pembuatan, pemasaran, dan lainnya.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan bahwa, produksi es ini nantinya harus disesuaikan dengan kebutuhan para nelayan setempat agar tidak rugi.

"Ya, jangan produksi dengan penjualan nantinya tidak sesuai hingga rugi jadi dihitung benar benar pengeluaran produksinya berapa dan penjualan berapa," ungkap bupati.

Perlu diketahui bantuan ice flake ini selain untuk kelompok Nelayan Sinar Empang Desa Rampa Cengal juga diberikan kepada kelompok nelayan Doa Bersama Desa Sei Limau Kecamatan Pulau Laut Timur.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Kunker Bupati Kotabaru ke Desa Rampa Cengal

Kunker Bupati Kotabaru ke Desa Rampa Cengal

GEMA, TANJUNG SAMALANTAKAN - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama rombongan kembali melakukan kunjungan kerja (Kunker) untuk melihat langsung keadaan masyarakatnya dan kali ini kunker di Desa Rampa Cengal Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, Minggu (13/10/2019) pagi.

Sekitar Empat jam perjalanan dari ibukota Kotabaru akhirnya rombongan bupati bersama kepala SKPD dan Forkopimda tiba di Desa Rampa Cengal, dan disambut langsung oleh pejabat setempat dengan kalungan bunga dan diiringi oleh group maulid habsy.

Kades Rampa Cengal Husni Bubarak, mengucapkan selamat datang kepada bupati dan rombongan ke Desa Rampa Cengal ini dan mohon maaf apabila ada kekurangan dalam acara in karena beginilah keadaan desa kami.

"Mudah mudahan bupati dan ibu serta rombongan tetap dalam keadaan sehat dan selalu bersama rakyat membangun Kotabaru lebih baik lagi," harapnya.

Dalam acara tersebut Bupati Kotabaru H Sayed Jafar memberikan bantuan kartu asuransi nelayan dan bantuan kepada group maulid habsy setempat secara simbolis kepada warga yang juga diikuti oleh kepala SKPD yang bersangkutan.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, mengatakan, terimakasih diucapkan kepada masyarakat setempat atas kehadirannya dalam acara ini dan juga memperkenalkan kepala SKPD yang membidangi pembangunan di Kotabaru agar diketahui dan bisa berdialog langsung bersama warga untuk mengetahui persoalan di masyarakat.

"Apabila warga ada permasalahan baik kesehatan, jalan, pendidikan, dan lainnya, warga sudah mengetahui harus berurusan dengan siapa dan kemana bidangnya kalau ada kendala atau dipersulit pejabat langsung saja menghadap sama saya," ungkap bupati.

Lebih luas di jelaskan bupati, kepada kepala SKPD terkait agar bisa secepatnya melaksanakan kerjanya untuk bisa melayani masyarakat diantaranya, jalan, listrik, kesehatan, pendidikan, dan lainnya sebab semua itu untuk kesejahteraan masyarakat Kotabaru agar tidak ada kata bahwa ada daerah yang di anak tirikan atau pilih kasih.

"Kami tidak ingin ada kata kerja nanti dan nanti harus bergerak cepat dikerjakan dan juga jangan ada lagi kata dari warga bahwa mereka dianak tirikan atau pilih kasih dalam pelayanan pembangunan," tegas bupati.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 08 Oktober 2019

Ribuan Warga Padati Halaman Siring Laut

Ribuan Warga Padati Halaman Siring Laut

GEMA, PULAULAUT - Perlahan tapi pasti warga Kotabaru memadati halaman Siring Laut, pergerakan masyarakat Bumi Saijaan tersebut mulai pukul 07.00 Wita mereka berbondong bondong baik kaum adam maupun hawa dan anak anak membawa alas duduk untuk mendengarkan tausiah dan doa dari Prop Dr Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, Selasa (8/10/2019) malam.

Ribuan warga nampak duduk rapi yangmana antara pria dan wanita diberi pembatas agar tidak tercampur untuk mendengarkan tausiah dan doa bersama tersebut.

Sekedar diketahui bahwa Prop Dr Habib Abdullah bin Muhammad Baharun adalah Rektor Universitas Al Ahgaff dari Hadramaut Yaman.

Nampak hadir Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan jajarannya, para habaib, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Habib Abdullah dari Hadramaut Yaman dan rombongan ke Kotabaru mudah mudahan Kotabaru mendapatkan berkah.

"Kegiatan ini menjadi momentum kita akan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah, dengan harapan Pemerintah Kabupaten Kotabaru bisa menjalankan pembangunan lebih baik lagi," ungkapnya.

Dalam tausiahnya Habib Abdullah bin Muhammad Baharun menggunakan bahasa arab yang diterjemahkan dengan bahasa Indonesia, dan isi tausiah tersebut tentang kecintaan kepada Rasulullah SAW, dari semua kehidupan Rasulullah baik perilaku, ilmu, ibadah, dan lainnya.

Dan beramal lah hai manusia karena semua amal ibadah kita akan dilaporkan kepada Rasulullah, dan cintailah Rasulullah melebihi kita mencintai diri kita sendiri sebab cinta dengan umat akan terputus namun cinta Rasulullah tidak akan terputus.

"Intinya adalah bila kita cinta akan Rasulullah maka kita akan selamat dunia dan akhirat," kata Habib Abdullah.

Nampak masyarakat duduk dengan khidmat mendengarkan tausiah dengan dua bahasa tersebut walaupun malam makin larut namun mereka tidak beranjak dari tempat duduk.

Hingga berita ini ditunkan acara tausiah dan doa bersama masih berlangsung.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 06 Oktober 2019

Bupati Kotabaru Berikan Bantuan Keagamaan dan Bibit Udang

Bupati Kotabaru Berikan Bantuan Keagamaan dan Bibit Udang

GEMA, TANJUNG SEMELANTAKAN - Dalam kunjungan kerja (Kunker) Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama jajarannya  ke Desa Sukadana, Kecamatan Pamukan Selatan, banyak rangkaian kegiatan yang digelar diantaranya bantuan keagamaan, penyerahan bibit udang, kunjungan kepuskesmas, dan peninjauan jalan.

Bantuan keagamaan dan bibit udang tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar secara simbolis kepada warga setempat yang disaksikan jajaran Porkopimda, tokoh agama, dan masyarakat, Sabtu (5/10/2019).

Untuk bantuan keagamaan diberikan kepada masjid Nurul Iman Desa Sakalimau, Masjid Nurul Amal Desa Gunung Calang, Masjid Al Diyat Desa Gunung Calang, Majelis Al Habsy Depara Desa Rampa Cengal, serta Majelis Al Habsy Al Karomah.

Dan sekitar 1.020.400 ekor bibit udang windu diberikan kepada kelompok pembudi daya Sumber Rezeki I Desa Saka Doyan, ditambah saponin 103 sak, ursal 10 botol dan linek 103 bungkus.

Dalam sambutannya, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar berpesan kepada masyarakat agar bantuan yang sudah diterima tersebut bisa dipelihara dan dipergunakan sebaik-baiknya.

"Pergunakan lah bantuan ini sebaik-baiknya, semoga bisa bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari," harap bupati.

Selain itu, bupati juga menyerahkan bantuan kartu asuransi nelayan, lampu solar sel hemat energi, satu set mesin ice flake berkapasitas 1,5 perhari untuk kelompok Doa Bersama Rampa Cengal.

Dan dalam Kunker bupati tersebut juga melakukan peninjauan perbaikan jalan penghubung Tanjung Semelantakan dan temu wicara dengan para medis Puskesmas Kelumpang F.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 04 Oktober 2019

Warga Sungai Durian Dapat Bantuan Ribuan Bibit Bebek

Warga Sungai Durian Dapat Bantuan Ribuan Bibit Bebek

GEMA, SUNGAI DURIAN - Agar bisa mensejahterakan masyarakat kategori Rumah Tangga Miskin (RTM) pemerintah pusat, provinsi, kabupaten bersinergi menjalankan program bedah kemiskinan rakyat sejahtera berbasis pertanian dari Kementerian Pertanian RI, dan program bekerja agar bisa tepat sasaran dan kali ini warga Kotabaru yang berada di Kecamatan Sungai Durian mendapatkan bantuan ribuan bibit bebek dari program tersebut.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar kepada perwakilan desa setempat pada saat peresmian SPBU di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kamis (3/10/2019).

Sekitar 7.450 ekor bibit bebek akan dibagikan kepada warga kategori Rumah Tangga Miskin (RTM) tersebut masing masing mendapatkan 50 ekor bibit itik (bebek), pakan 150 kilo gram, disinfektan, obat dan vitamin 1 paket, agar bisa dipelihara dan dikembangbiakkan oleh mereka sebagai penghasilan tambahan.

Dalam perbincangan dengan warga penerima bantuan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan, bantuan bibit bebek ini agar bisa dijaga dan dipelihara dengan baik hingga nantinya bisa berkembang sebagai penghasilan tambahan.

"Dengan adanya bantuan ini siapa tau nanti bisa berkembang dan bisa menjadi pengusaha bebek, ya, mungkin saja bisa jadi juragan bebek," ungkap bupati.

Ia, pun, menjelaskan bahwa, program ini sangat bagus sekali tergantung dari masyarakatnya saja lagi untuk bisa memelihara dan mengembangkannya tentu nantinya mereka akan menikmati hasilnya.

Ada enam desa di Kecamatan Sungai Durian kategori Rumah Tangga Miskin (RTM) yang mendapatkan bantuan bibit bebek, pakan, disinfektan, dan obat tersebut, antara lain, Desa Manunggul Lama, Desa Manunggul Baru, Desa Gendang Timburu, Desa Rantau Buda, Desa Rantau Jaya, Desa Terombong Sari.

Sebelum mendapatkan bantuan tersebut mereka (warga) setempat diverifikasi terlebih dulu sesuai dengan kriteria Rumah Tangga Miskin (RTM) oleh pihak terkait dan bantuan yang diberikan pun bervariasi tiap desanya.

Perlu diketahui bahwa RTM untuk Desa Manunggul Baru ada 11 RTM, Desa Manunggul Lama 37 RTM, Desa Gendang Timburu 51 RTM, Desa Rantau Buda 12 RTM, Desa Rantau Jaya 20 RTM, dan Desa Terombong Sari 12 RTM.

Pantauan dilapangan nampak warga sangat senang dengan adanya bantuan ini wajah mereka senyum penuh kebahagian.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 03 Oktober 2019

Bupati Kotabaru Resmikan SPBU Banian

Bupati Kotabaru Resmikan SPBU Banian

GEMA, BANIAN - Untuk mempermudah masyarakat Kotabaru di Kecamatan dalam mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga yang sama seperti diperkotaan Pemkab Kotabaru bekerjasama dengan pihak ketiga membangunkan SPBU di Desa Banian Kecamatan Sungai Durian.

SPBU ini diresmikan langsung oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dengan melakukan tampung tawar dan mengyisi bahan bakar minyak jenis premium untuk tiga unit motor milik warga tanda bahwa pelayanan dibuka untuk umum yang disaksikan oleh Kepala SKPD, tokoh agama, dan masyarakat setempat, Kamis (3/10/2019) di halaman SPBU Banian.

Disela acara Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan bahwa pembangunan SPBU di daerah kecamatan ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat setempat untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) karena tidak jauh lagi dari tempat tinggal mereka dan harganya pun sama dengan di perkotaan.

"Tidak ada tujuan lain semata mata hanya untuk membantu masyarakat agar bisa menikmati layanan BBM layaknya warga di perkotaan dengan harga yang sama," jelas bupati.

Pembangunan SPBU ini tambahnya, dilihat dari tempatnya yang strategis dan selain di Desa Banian ini nanti juga akan di bangun SPBU di Bungkukan, Sampanahan, dan beberapa tempat lainnya di wilayah Kotabaru agar masyarakat bisa merasakan hal yang sama seperti di kota.

Lebih luas dijelaskan bupati bahwa semua ini dilakukan sebagai bentuk nyata Pemkab Kotabaru untuk membantu masyarakat agar bisa lebih meningkat Perekonimiannya karena sudah tidak ada lagi perbedaan harga BBM baik di perkotaan maupun dipedesaan semua sama.

"Tadinya kan masyarakat harus keluar dulu dari wilayah mereka untuk mencari BBM di SPBU terdekat dengan harga yang mahal akan tetapi sekarang tidak ada perbedaan harga lagi sebab di wilayah mereka sudah dibangunkan SPBU, beber Sayed Jafar.

Ditambahkan Direktur SPBU Banian, Said Akhmad Bahasyim, bahwa mudah mudahan dengan adanya SPBU ini daerah di Desa Banian Kecamatan Sungai Durian akan lebih maju dan akan ramai hingga dengan sendirinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Insyaallah, nantinya disekitar SPBU ini akan ramai otomatis perekonomian warga juga ikut terangkat sebab ini kan lintas Kalimantan dan tempatnya juga strategis," harapnya.

Selain peresmian SPBU acara juga dirangkai dengan penyerahan bantuan ribuan bibit itik (bebek) dan pangan serta obat obatan ternak kepada enam desa di Kecamatan Sungai Durian.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Indocement Berikan Pelatihan Penanggulangan Darurat Kepada Pelajar

Indocement Berikan Pelatihan Penanggulangan Darurat Kepada Pelajar

GEMA, TARJUN -  Dalam rangka agenda Safety Week, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12 Tarjun menggelar kegiatan Pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat yang diikuti oleh 50 pelajar dari tingkat SMP dan SMA Yayasan Indocement serta guru pendamping masing masing sekolah, Rabu (2/10/2019) di aula dan halaman SMA Yayasan Indocement Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Staff CSR Indocement Plant 12 Tarjun, Agus Rifani, mengatakan bahwa melalui kegiatan pelatihan ini para pelajar mendapatkan pendalaman materi dan pengetahuan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), teori dan praktik penggunaan alat pemadam kebakaran (Damkar), Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan Bantuan Hidup Dasar
(BHD) di bidang kesiapsiagaan bencana.

"Kegiatan ini merupakan realisasi dari Pilar Pendidikan, salah satu dari 5 pilar yang mendasari Program Bina Lingkungan dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Indocement," ungkapnya.

Kepala SMA Yayasan Indocement Tarjun, Tantowi Djauhari S.Pd mengatakan kegiatan yang digelar oleh Indocement ini sangat bermanfaat bagi siswa di sekolah kami karena nantinya bisa mengantisipasi dan menanggulangi bila terjadi bencana.

"Kegiatan ini pembekalan dan pengetahuan dini kepada siswanya, sehingga mereka bisa menularkan pengetahuan yang didapatkan dalam upaya meningkatkan kompetensi terhadap penanggulangan bencana," katanya.

Ia, pun, berharap dengan adanya pelatiha ini nantinya dapat meningkatkan mutu siswa dalam memberikan sharing pengetahuan, penerapan dan peningkatan kompetensi bagi pelajar di bidang K3 dan tanggap darurat yang terintegrasi di lingkungan perusahaan.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini yaitu, Sudirman Noor dan Tim Dr. Yoeharto dari Indocement menjelaskan bahwa, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para pelajar, sehingga mereka dapat mengantisipasi dan menanggulangi akibat bencana yang dapat terjadi dilingkungannya.

Selain itu para siswa dan siswi juga dilatih dalam ketangkasan dan pelatihan dalam menggunakan alat pemadaman kebakaran (Damkar), PPGD, pencegahan dan penanggulangan bencana serta selalu tanggap dan bisa melakukan antisipasi ketika terjadi bencana.

"Pelatihan yang digelar ini merupakan wujud partisipasi Indocement dalam mendukung program yang digiatkan "Sekolah Aman Bencana," bebernya.

Disela kegiatan, salah satu siswi dari SMA Yayasan Indocement, Dwi Seftyana, dan Dewinda Khumaira Syahrilla, dari SMP Yayasan Indocement Tarjun kepada awak media mengucapkan terima kasih kepada Indocement yang menggelar pelatihan ini, kami sangat senang dan bersyukur sekali mendapatkan pembekalan pengetahuan dan pengalaman baru pada pelatihan keadaan darurat ini.

"Mudah mudahan kegiatan pelatihan seperti ini tetap berlanjut, tidak hanya sekali ini saja dan adanya pembinaan dari perusahaan bagi kami," harapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 02 Oktober 2019

 Indocement Terima Penghargaan Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI

Indocement Terima Penghargaan Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI

GEMA, JAKARTA - Upaya yang telah dilakukan pihak Indocement bersama masyarakat desa mitra perusahaan di semua lokasi operasional seperti PROKLIM, Kampung Ramah Lingkungan (KRL), dan sekolah Adiwiyata, secara berkelanjutan dan juga dilakukan di lingkungan internal serta proses produksi membuat PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menjadi satu-satunya produsen semen yang dianugerahi penghargaan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, Rabu (2/10/2019) di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta.

Acara penganugrahan tersebut dirangkai dalam acara Festival Iklim 2019 yang berlangsung dari tanggal 2-4 Oktober 2019, yangmana penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri KLHK, Siti Nurbaya Bakar, dan diterima oleh Direktur Indocement, Antonius Marcos.

Selain itu penghargaan juga diberikan kepada pelaksana PROKLIM 2019 yang sudah melaksanakan joint activities mitigasi dan adaptasi di tingkat tapak serta kepada penanggungjawab atau pelaksana aksi mitigasi yang sudah melakukan registrasi di SRN dalam rangka penurunan emisi serta kepada kepala daerah yang telah memberikan dukungan dalam implementasi Proklim melalui regulasi dan kebijakan.

Sekedar diketahui bahwa pada tahun 2019 ini, tercatat 779 lokasi telah diregistrasi di SRN dan tersebar di 29 Provinsi yang mencakup 248 kabupaten/kota, dan umlah tersebut telah dilakukan verifikasi kepada 321 lokasi setingkat desa/kelurahan atau dusun/dukuh/RW/jorong/ banjar yang telah memenuhi kriteria, dan ditetapkan 30 lokasi sebagai Proklim utama, juga 2 lokasi yang masuk kategori Proklim lestari.

Perubahan iklim telah menjadi fokus pertimbangan dalam perumusan tujuan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Mengingat kerentanan Indonesia akan dampak perubahan iklim, pemerintah mengarusutamakan isu perubahan iklim dalam RPJM 2015- 2019 dan selanjutnya mengintegrasikan aksi perubahan iklim dibawah satu entitas kelembagaan melalui pembentukan Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim atau SRN merupakan sistem pengelolaan dan penyediaan data dan informasi berbasis web tentang aksi dan sumber daya untuk Adaptasi dan Mitigasi perubahan iklim di Indonesia.

Seiring dengan upaya pengarusutamaan isu perubahan iklim di tingkat kebijakan pemerintah, aksi pengendalian perubahan iklim telah pula diinisiasi oleh berbagai pihak. Ditingkat tapak, masyarakat baik inisitiatif mandiri maupun melalui pendampingan mitra turut berkontribusi dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

Dan melalui SRN inilah, data dan informasi dari aksi maupun sumber daya yang digunakan upaya kolektif tersebut dihimpun. Ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah atas kontribusi berbagai dalam upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 01 Oktober 2019

Pengelola Sumur Bor Diserbu Warga

Pengelola Sumur Bor Diserbu Warga

GEMA, PULAULAUT - Mayoritas warga Kotabaru di Pulau Laut Utara kesulitan air bersih paska kemarau tahun ini dan mereka seakan tak ada hentinya hilir mudik baik siang maupun malam tak kenal lelah berlomba untuk mencari air bersih yang masih mengalir untuk keperluan sehari hari.

Setelah resmi pada tanggal 20 September kemarin pihak PDAM menghentikan pendistribusian air ke pelanggan yang di aliran oleh tiga IPA yaitu, IPA Gunung Relly, IPA Gunung Perak, dan IPA Gunung Pemandangan, maka warga pun menyerbu pengelola air sumur bor.

Dimana ada kabar air mengalir warga pun langsung menyerbu tempat tersebut menggunakan jiregen dengan harga yang bervariasi antara Rp 750-1000 rupiah per jiregennya.

Salah satu warga sebut saja mama Ifal, seorang ibu rumah tangga yang tiap harinya harus berburu air bersih untuk keperluan sehari hari.

"Ya, mau tidak mau saya harus mencari air untuk keperluan sehari hari dimana ada yang keluar airnya bagus saya langsung bawa jiregen dan antri walaupun berjam jam asalkan bisa dapat air," tuturnya.

Warga pun berharap hujan segera turun sehingga kemarau cepat berakhir karena sudah sangat lelah tiap hari hanya air yang selalu dikejar.

Mereka harus ekstra kuat untuk mendapatkan air bersih tersebut baik waktu antri hingga subuh belum lagi harus mengeluarkan kocek yang sangat besar diluar keperluan perekonomian lainnya dan semua itu mau tak mau harus mereka lakukan.

Pantauan tim Gema dilapangan nampak jalan raya hilir mudik para pengguna jasa air tandon dan juga warga yang menggunakan jiregen  dengan roda dua maupun gerobak yang dilakoni oleh bapak bapak, ibu ibu, dan anak anak seolah tak perduli dengan sekitarnya yang pasti mereka bisa mendapatkan air.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
DPRD Kotabaru Bahas Satu Buah Raperda Perubahan RAPBD

DPRD Kotabaru Bahas Satu Buah Raperda Perubahan RAPBD

GEMA, PULAULAUT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru membahas satu buah Raperda tentang perubahan RAPBD yang dibacakan langsung oleh wakil ketua DPRD Mukhni AF, Senin (30/9/2019).

Laporan akhir proses pembahasan DPRD Kabupaten Kotabaru atas satu buah raperda tentang perubahan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun anggaran 2019 masa persidangan 1 rapat ke-9 tahun sidang 2019/2020 tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua DPRD Syairi Mukhlis.

Kemudian dilakukan penandatanganan persekutuan masalah RAPBD tersebut antara Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis dan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar disaksikan oleh anggota DPRD dan Kepala SKPD.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, dalam penyampaiannya mengatakan bahwa, masalah RAPBD ini telah disetujui anggota DPRD dan Pemerintah Daerah mengapresiasi atas masukan oleh DPRD tentang kemajuan pembangunan di berbagai sektor untuk kesejahteraan masyarakat banyak dan kedepannya yang belum masuk atau jalan pembangunannya maka akan dimasukkan ke anggaran tahun 2020.

Ia, pun, memerintahkan kepada semua Kepala SKPD agar bisa mempercepat kinerjanya dalam penyusunan program dan menyelesaikan permasalahan yang ada agar pembangunan bisa lebih cepat dilaksanakan.

Infrastruktur jalan di Kotabaru ini terbagi beberapa kelompok yaitu, jalan nasional,  jalan strategis provinsi, dan jalan kabupaten. Maka dari itu nantinya kami akan ke provinsi untuk membicarakan permasalahan tersebut  dan bersama sama melihat langsung jalan jalan di daerah Kotabaru, ungkap bupati.

Selain itu lebih luas di beberkan bupati, tentang agrobisnis akan bisa meningkat apabila fasilitas jalan baik sebab tidak akan bisa tercapai bila tidak di dukung oleh infrastruktur jalan yang baik karena infrastruktur ini bisa menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Infrastruktur jalan ini adalah kunci untuk mengangkat perekonomian masyarakat setempat dan pariwisata tentu akan ikut terdongrak juga perkembangannya," kata Sayed Jafar.

Nantinya kami bersama Ketua DPRD, Dandim 1004 dan instansi terkait lainnya untuk mengontrol pekerjaan yang sudah berjalan agar bisa menggejot pekerjaan para kontraktor lebih cepat jangan pas habis masa jabatan baru melakukan cek kelapangan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Sayed Jafar Resmi Buka Turnamen Sepakbola PLB

Sayed Jafar Resmi Buka Turnamen Sepakbola PLB

GEMA, SEBANTI - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar membuka secara resmi turnamen sepak bola Pulau Laut Barat (PLB) cup yang di selenggarakan dilapangan buluh kuning Desa Sebanti, Senin (30/09/19).

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru mengatakan turnamen ini sebagai ajang pencarian bibit-bibit muda berbakat dalam bidang sepak bola yang ada di Kecamatan.

Sehingga nanti, lanjutnya Kotabaru akan memiliki pemain-pemain asli dari Kabupaten, tidak lagi memakai pemain luar.

"Saya sangat mengapresiasi turnamen PLB cup ini, jaga sportifitas dan kekompakan dalam bermain serta tampilkan permainan yang dapat menghibur para penonton,"tuturnya.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan ini juga berpesan kepada para wasit yang akan memimpin pertandingan agar dapat menjalankan tugasnya dengan adil.

Kepala Desa Sebanti sekaligus ketua panitia Akhmad Harun menjelaskan turnamen PLB cup ini diikuti sebanyak 27 tim, terdiri dari delapan tim dari Pulau Laut Barat, empat tim dari Pulau Laut Utara, satu tim dari Pulau Laut Tengah, enam tim dari Pulau Laut Kepulauan, tujuh tim dari Tanjung Selayar dan satu tim dari Tanah Bumbu.

"Turnamen PLB cup ini merupakan rangkaian dari HUT Kemerdekaan RI ke 74, dengan sistem setengah kompetisi yang terbagi dalam delapan grub,"ungkapnya.

Pembukaan turnamen PLB cup ini ditandai dengan tendangan bola pertama yang dilakukan oleh Bupati Kotabaru.

Tampak hadir pada acara pembukaan ini, Anggota DPRD Kotabaru, Kepala SKPD, Camat Pulau Laut Barat, Forkopimca, serta ratusan masyarakat Pulau Laut Barat.










- Penulis : M. Shabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online