Minggu, 29 September 2019

Pemkab Kotabaru Berikan Ratusan Lampu Tenaga Surya Untuk Empat Desa

Pemkab Kotabaru Berikan Ratusan Lampu Tenaga Surya Untuk Empat Desa

GEMA, BEKAMBIT - Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali memberikan bantuan ratusan lampu tenaga surya kepada empat desa yang belum teraliri oleh PLN yang dipusatkan di Desa Bekambit Asri Kecamatan Pulau Laut Timur, Minggu (29/9/2019).

Bantuan ini dirangkai dalam kunjungan kerja (Kunker) Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama rombongan sekaligus silaturahmi dengan warga setempat

Sekitar 417 unit lampu tenaga surya tersebut dibagikan kepada warga yang belum teraliri jaringan PLN yaitu, Desa Betung 109 unit, Desa Karang Sari Indah 80 unit, Desa Batu Tunau 152 unit, dan Desa Tanjung Pengharapan 76 unit.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, dalam sambutannya menekankan agar masyarakat tidak salah tanggap dalam menerima bantuan ini, karena banyak yang beranggapan kalau sudah dibantu lampu tenaga surya berarti daerahnya tidak akan dialiri listrik PLN.

"Bantuan ini diberikan untuk sementara kepada warga yang belum bisa teraliri listrik dari PLN dan tidak benar kalau nantinya daerah mereka tidak akan dialiri listrik karena adanya bantuan ini," jelas bupati.

Lebih luas disampaikannya, mengenai bantuan lampu tenaga surya ini diharapkan nantinya untuk dipasang juga dipelihara dengan baik dan mudah-mudahan kedepannya pemerintah daerah bisa melaksanakan program-program lanjutan khususnya dalam hal penerangan listrik.

Dalam kesempatan Ini Sayed Jafar juga menyerahkan bantuan berupa 5 kartu nelayan, bantuan pupuk untuk kelompok Tani Sejakah Makmur Desa Bekambit Asri dan kelompok Tani Sri Unggul Desa Betung.

Dan bantuan bibit karet untuk kelompok Tani Sumber Lestari dan kelompok Tani Sejakah Asri Desa Sejakah, bantuan kegiatan pembangunan jalan produksi perkebunan kepada kelompok Tani Desa Betung serta bantuan dana hibah pengurus Mushola Al Ikhlas Desa Bekambit Asri kecamatan Pulau Laut Timur.

Camat Pulau Laut Timur, Tri Basuki, mengucapkan terimakasih kepada bupati serta pemerintah Kotabaru yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Pulau Laut Timur yaitu lampu tenaga surya yang sangat berarti bagi mereka yang tempat tinggalnya belum teraliri listrik dari PLN.

"Memang masyarakat disini sebagian tempat tinggal mereka agak berjauhan satu sama lain sehingga susah dijangkau listrik dari PLN" ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Basuki juga mengharapkan agar nantinya Pemerintah Kotabaru bisa memberikan bantuan yang lainnya khususnya dalam pengairan lahan pertanian karena melihat sebagian besar masyarakat Pulau Laut Timur berprofesi sebagai petani.

"Semoga saja nanti bisa dibuatkan waduk atau irigasi untuk pengairan lahan pertanian" harapnya.

Penyerahan bantuan lampu tenaga surya hemat energi tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Kepala SKPD, Forkopinca, Camat Pulau Laut Timur, Kepala Desa Se- kecamatan Pulau Laut Timur serta tokoh masyarakat dan warga penerima bantuan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 28 September 2019

Warga Terpaksa Antri Berjam Jam Demi Dapatkan Air Bersih

Warga Terpaksa Antri Berjam Jam Demi Dapatkan Air Bersih

GEMA, PULAULAUT - Kemarau masih menyelimuti masyarakat Kotabaru yang berjuluk Bumi Saijaan itu walaupun hujan sudah ada turun membasahi kota tersebut beberapa waktu lalu namun air ledeng milik PDAM masih belum bisa mengalir karena embung penampungan masih kering.

Warga seakan berpacu dengan waktu untuk mendapatkan air bersih sebagai keperluan sehari hari dengan terpaksa harus mengantri berjam jam hingga dini hari belum lagi tenaga terkuras dan pengeluaran keuangan bertambah dan pemandangan ini pasti terjadi bila kemarau tiba yang harus diterima oleh warga Kotabaru walau terpaksa.

Beragam keluhan yang dilontarkan oleh warga bervariasi diantaranya keluhan warga sebut saja Nana, tiap hari siang malam cuma air yang di jaga sampai subuh padahal kita juga ada kerjaan lain.

"Mudah mudahan kemarau segera berakhir jadi kita tidak terlalu berat beban hidup baik waktu, tenaga, dan keuangan, pokoknya semuanya lah lain halnya orang yang mampu tinggal telpon pasti datang air," keluh Nana.

Setelah pengumuman resmi dari PDAM per 20 September kemarin terkait pemberhentian distribusi air ke pelanggan disebabkan waduk Gunung Ulin milik PDAM sudah kering sehingga pelanggan yang dilayani melalui IPA Gunung Relly, IPA Gunung Perak, IPA Gunung Pemandangan, total dihentikan pendistribusiannya.

Informasi yang dihimpun tim Gema saat ini sebagian warga mengambil air kepada pengelola sumur bor dengan harga Rp 750 per jiregen itu pun harus antri dan ada pula menggunakan jasa air tandon Rp 60.000 hingga 70.000 rupiah itu juga harus menunggu antrian pengantaran.

Humas PDAM Kotabaru Syarwani, menyampaikan, kami terpaksa menghentikan pendistribusian air bersih kepelanggan karena waduk yang ada di Gunung Ulin sudah Kering hingga mengakibatkan 3 IPA milik PDAM yaitu, Gunung Relly, Gunung Perak, dan Gunung Pemandangan, pendistribusiannya dihentikan.

"Ya, tidak bisa lagi mengalir karena dari batas normal ketinggian air di waduk Gunung Ulin itu sekitar 600 cm namun tersisa sekarang hanya 45 cm saja," ungkap Syarwani.

Lebih luas dijelaskannya, bahwa, masyarakat bisa mengajukan permohonan permintaan air melalui tangki ke kantor PDAM Kotabaru untuk mengisi Blanko permohonan atau melalui call center: 0823 5875 4069.

"Ada dua layanan mobil tangki yaitu, layanan mobil tangki BPBD menyuplay air bantuan pemerintah( gratis), sedangkan layanan mobil tangki PDAM, menyuplay permintaan Individu/per orangan, Instansi( berbayar pengganti operasional)," jelas Syarwani 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
IKAHI Wilayah Hukum Banjarmasin Lakukan Pembinaan dan Diskusi di Kotabaru

IKAHI Wilayah Hukum Banjarmasin Lakukan Pembinaan dan Diskusi di Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Puluhan pejabat pengadilan tinggi di 13 kab/kota se Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) wilayah hukum pengadilan tinggi Banjarmasin menggelar pembinaan dan diskusi hukum di Kabupaten Kotabaru, Sabtu (28/9/2019) di aula Gedung Paris Barantai.

Acara ini berlangsung dari tanggal 27-29 September 2019 dengan rangkaian acara diantaranya di wisata punycak hutan meranti, senam gembira di wisata pantai gedambaan, diskusi di gedung Paris Barantai, dan ramah tamah bersama pejabat Pemkab Kotabaru di taman Siring Laut.

Program ini rutin dilakukan IKAHI Wilayah Hukum Banjarmasin setiap 4 bulan sekali bergiliran di 13 kab/kota setelah melakukan lebih dulu siapa yang ditunjuk sebagai panitia atau tuan rumah.

Dalam wawancaranya kepada wartawan Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin Yohannes Ether Binti, SH, M.Hum, mengatakan bahwa, kegiatan ini adalah program rutin bulanan IKAHI Kalsel dan selain menyamakan persepsi juga menambah pengetahuan dan mempererat silaturrahmi antara para hakim se Kalimantan Selatan.

"Kegiatan ini memang rutin dilakukan setiap 4 bulan sekali sesuai hasil kesepakatan nantinya dimana yang akan menjadi tuan rumah dan sebelum di Kotabaru kemarin dilaksanakan di Tanjung Tabalong," ungkapnya.

Lebih luas dijelaskan Yohannes, untuk sekarang ini wilayah hukum kita di Kalimantan Selatan ini rata rata pengadilan negerinya semua sudah teragreditasi A dengan melaksanakan pelayanan publik dan keterbukaan informasi secara transparan.

Ditambahkan Ketua Pengadilan Negeri Kotabaru, Kukuh Kurniawan, SH, MH, saat ini pelayanan diera modern dan digitalisasi sekarang sudah diberlakukan satu pintu atau ruang tamu terbuka dalam artian tidak ada lagi hakim atau aparat langsung bersentuhan dengan orang tersebut namun harus di dampingi.

"Hal ini sesuai dengan visi misi Mahkamah Agung bahwa diera digitalisasi ini setiap pengadilan tinggi diseluruh Indonesia harus bebas korupsi dengan pelayanan terpadu satu pintu jadi tidak sembarang orang bisa masuk," kata Kurniawan.

Hingga berita ini diterbitkan nampak para pejabat pengadilan tinggi wilayah hukum Kalimantan Selatan yang tergabung di Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) 13 kab/kota se Kalsel masih asik melakukan sesi diskusi masalah hukum.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 27 September 2019

Indocement Distribusikan Air Bersih Kepada Warga

Indocement Distribusikan Air Bersih Kepada Warga

GEMA, TARJUN - Kekeringan akibat hujan tak kunjung turun menyebabkan warga Kotabaru kesulitan air bersih dan hal tersebut membuat pihak perusahaan produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (PT ITP) mengerahkan armadanya mendistribusikan air bersih gratis kepada warga.

Kegiatan bantuan air bersih oleh perusahaan PT ITP Tarjun ini adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya desa binaan perusahaan.

Dalam pendistribusiannya perusahaan menurunkan 2 buah tanki air bersih dengan kapasitas 5.000 liter dan 1 buah mobil Fire truck yang dioperasikan oleh tim CSR PT ITP Tarjun sedangkan untuk pengaturan pembagiannya diatur oleh aparat desa setempat.

Hal itu disampaikan CSR PT.ITP Plant Tarjun, Agus Rifani, kami setiap harinya mendistribusikan air bersih ke desa binaan perusahaan dengan kapasitas tanki 5.000 liter sebanyak dua kali tiap armada memasuki desa dan mobil Fire truck untuk mengisi tong pamsimas Desa Tarjun.

"Sementara ini hanya Desa Tarjun yang dilayani dan nantinya menyusul Desa Langadai," ungkap Agus.

Lebih luas disampaikan Agus bahwa, pendistribusian air bersih ke pemukiman warga ini dilakukan 2 kali sehari oleh armada perusahaan dengan kapasitas 5.000 liter ditambah 1 unit mobil Fire truck untuk mengisi tandon pamsimas. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Limbah Kayu Ulin Bisa Bernilai Jutaan Rupiah

Limbah Kayu Ulin Bisa Bernilai Jutaan Rupiah

GEMA, SIDOMULYO - Workshop kerajinan limbah kayu ulin yang berada di Desa Sidomulyo Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru yang dimotori oleh Muhammad Zulfiqli, walau hanya setahun berjalan sudah menjadi incaran para kolektor seni baik lokal maupun luar dan kisaran harga jualnya pun cukup mahal.

Walaupun terbuat dari bahan bekas atau sisa kayu ulin namun Zulfiqli bisa menyulapnya menjadi kerajinan seni yang bernilai jual tinggi mulai kisaran harga Rp 2 juta hingga Rp 10 juta rupiah.

Dalam perjalanan selama ini banyak kendala yang dihadapi pihak pengelola kerajinan ini diantaranya pemasaran dan peminat yang masih belum maksimal khususnya di lokal.

Diungkapkan Zulfiqli memang banyak pemesan dari luar daerah diantaranya Pulau Jawa namun biaya kirim ekspedisi juga tinggi.

"Kita kepikiran juga lah masalah biaya pengiriman melalui ekspedisi keluar daerah ini karena mahal," ujar Zulfiqli.

Disinggung masalah bahan baku, Ia, pun, mendapatkannya di kawasan perkebunan kelapa sawit yangmana akar akar ulin itu tertimbun di dalam tanah.

"Biasanya kayu limbah ulin itu sudah ada diatas tanah, karena saat perusahaan perkebunan kelapa sawit mengerjakan lahan menggunakan alat berat sehingga bekas-bekas kayu ulin terangkat naik dan itu yang kami manfaatkan," jelasnya pula.

Walaupun pernah ikut promo di ajang ekspo namun ia berharap ada bantuan khususnya peralatan, sebab sekarang ini peralatan yang kami pergunakan hanya seadanya saja. Namun, kami dari sisi pelaku usaha sangat berterimakasih kepada pihak Indocement karena menjadi salah satu pembina usaha yang kami geluti sekarang ini," imbuhnya.

Sementara, Management PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Plant Tarjun, H Teguh Iman Basoeki mengatakan bahwa, perusahaan tentunya akan terus memberikan support kepada para pelaku UMKM dalam pengembangan kemandirian untuk kemajuan.

Perusahaan sendiri memiliki 10 desa mitra dan pastinya menjadi perhatian besar sehingga hal tersebut di wujudkan dalam berbagai kegiatan yang sudah terlaksana baik itu pelatihan, pembinaan dan pemberian bantuan secara langsung dan itu salah satu wujud nyata perusahaan.

"Melalui berbagai program ke masyarakat yang telah dilaksanakan oleh Indocement, diharapkan akan membantu masyarakat untuk lebih maju dan berkembang sebagaimana yang di harapkan. Kami dari Indocement terus berupaya dengan baik untuk kepentingan masyarakat dalam membangun kebersamaan, kemandirian guna meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat kedepannya," katanya.

Salah satu penyuka kerajinan limbah ulin, Syahril menilai, kerajinan limbah kayu ulin tentu menjadi salah satu daya tarik karena jarang dijumpai pelaku usaha mampu memanfaatkan limbah kayu endemik asli Kalimantan yang di buat dan di bentuk memiliki nilai ekonomis tinggi.

"Kebetulan saya dirumah ada beberapa kerajinan limbah kayu ulin yang saya beli, dan pelaku usaha semacam ini harus selalu di support karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar," ucap Syahril.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
TNI dan Polri Kotabaru Bersinergi Wujudkan Stabilitas Nasional

TNI dan Polri Kotabaru Bersinergi Wujudkan Stabilitas Nasional

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangkaian menjaga stabilitas keamanan nasional, TNI-Polri Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan menggelar apel gabungan, Senam bersama, dan olahraga sepak bola, Jumat (27/9/2019) pagi di Gedung Olah Raga (GOR) Kotabaru.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergitas dan soliditas TNI -Polri dalam mewujudkan stabilitas nasional demi NKRI dan jangan sampai dipecah belah oleh pihak pihak luar.

Dalam kesempatan itu Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Rony Fitriyanto mengatakan, bahwa, olahraga bersama ini dilakukan untuk meningkatkan sinergitas sesama aparat dalam menjalankan tugas masing masing dalam mengamankan NKRI ini.

"Olahraga pagi ini bukan hanya dari Kodim saja namun gabungan dengan Lanal dan Polres, agar sinergitas antara aparat lebih kuat," ungkap Rony.

Disisi lain Danlanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto Suprawita ST, menyampaikan bahwa, kekompakan dan solid antara pimpinan sekarang ini diharapkan jajaran bawah juga melakukan hal itu dan mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keamanan, dan kedamaian sekarang dengan kegiatan kebersamaan yang positif dimasyarakat.

Ditambahkan Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, SH SIK MM, menyambut baik kegiatan ini karena seperti inilah TNI-Polri di Kotabaru tetap solid dan kuat walaupun ada upaya pihak pihak tertentu yang ingin memecah belah dan memisahkan namun kita tidak terpengaruh sebab kalau TNI-Polri solid masyarakat akan menikmatinya dengan beraktivitas dengan nyaman hingga sejahtera.

"Intinya masyarakat mengharapkan TNI-Polri di Kotabaru tetap solid dan selalu bersinergi tidak terpengaruh dengan pihak lain dan kalau ditempat lain kita tidak tahu yang pasti di Kotabaru seperti inilah keadaannya aman dan nantinya acara seperti ini akan selalu berlanjut terus," harapnya.

Nampak terlihat keakraban dan kekompakan baik jajaran Kodim 1004 Kotabaru, Lanal Kotabaru, dan Polres Kotabaru saat melaksanakan apel, senam, dan main sepak bola gabungan berbaur bersama sama dan saling menambah silaturahmi antara sesama aparat keamanan. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 25 September 2019

Aliyudin Sulap Barang Bekas Hingga Bernilai Ekonomis

Aliyudin Sulap Barang Bekas Hingga Bernilai Ekonomis

GEMA, PULAULAUT - Baru dua bulan menjabat sebagai Ketua RT 02 di Kelurahan Baharu Selatan, Pulau Laut Utara, Aliyudin langsung bergerak cepat mengatasi permasalahan di wilayahnya dengan menyulap barang bekas menjadi barang berharga yang mempunyai nilai ekonomis untuk keperluan warga.

Hal tersebut berawal dari keluhan warga masalah iuran setiap ada kegiatan di RT 02 warga selalu terbebani dengan sumbangan tersebut dan menanggapi keluhan warga itu selaku Ketua RT yang baru Aliyudin langsung menawarkan program kerjanya yaitu, gotongroyong, Bank Warga Cinta Lingkungan (BWCL) untuk mengatasi permasalahan yang ada diwilayahnya.

"Ya, kami tawarkan kepada warga bila ada kegiatan warga tidak perlu menyumbang duit akan tetapi menyumbang sampah yang berguna dan bernilai ekonomis," ujarnya.

Lebih luas dijelaskannya, bahwa nantinya sampah atau barang bekas itu akan diambil oleh petugas kerumah rumah warga oleh petugas pengelola untuk dikelola baik dibayarkan secara langsung ataupun dibuat keterampilan yangmana hasilnya untuk kepentingan bersama.

"Saat ini kami belum bisa membayar langsung kepada warga dan apabila BWCL ini sudah maju dan berkembang hingga mempunyai modal baru kami bisa membayarkannya secara langsung jadi sistemnya sama seperti bank sampah lainnya," ungkap Aliyudin.

Ia, pun, berharap kepada warga RT 02 untuk bisa mendukung program ini sepenuhnya dan membiasakan diri untuk lebih cinta terhadap lingkungan dan tak lupa pula dukungan pemerintah terhadap program kami ini dengan memberikan bantuan baik sarana dan prasarana serta modal untuk BWCL yang kami kelola agar tetap eksis dan bisa berkembang sesuai moto "Bank Warga Cinta Lingkungan Dari Warga Untuk Warga Bersih Lingkungan Sehat Keuangan".

Untuk saat ini tambah Aliyudin, kami belum melakukan penjualan sampah ekonomis tersebut karena masih proses mengumpulkan sumbangan sampah dari warga yang jenisnya beragam dan masih menjajaki kerjasama dengan pihak pengempul dari Batulicin dan infonya pengepul tersebut juga menerima sampah daun kering.

Sekedar diketahui bahwa jenis sampah yang dikelola oleh Bank Warga Cinta Lingkungan (BWCL) RT 02 Baharu Selatan ini adalah jenis plastik, kardus, duplek, besi, kaleng/omplang, aluminium, kaleng sprite, kertas HVS, buku, galon, sepeda, drum, botol saus kaca, rak telur, kaset CD.

Bagi warga yang ingin menyumbangkan barang bekas atau sampah jenis tersebut bisa langsung mendatangi sekretariat pengelolaan sampah BWCL RT 02 RW 02 di Jalan Putri Jaleha Gg Irama Kelurahan Baharu Selatan, Pulau Laut Utara, Kotabaru atau bisa menghubungi via telpon/WA No. 082250337331 - 081345299088.

Dengan diresmikannya Bank Warga Cinta Lingkungan di RT 02 oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Rabu (24/9/2019) tersebut otomatis pengelolaan sampah tersebut sepenuhnya akan dilakukan pengelola setempat.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 24 September 2019

Bupati Kotabaru Resmikan BWCL Baharu Selatan

Bupati Kotabaru Resmikan BWCL Baharu Selatan

GEMA, PULAULAUT - Untuk pertama kalinya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar meresmikan Bank Warga Cinta Lingkungan (BWCL) atau bank sampah dikawasan RT.02 Kelurahan Baharu Selatan Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh bupati saat memberikan sambutan pembukaan BWCL di kawasan pemukiman padat penduduk RT.02 Baharu Selatan, Selasa (24/9/2019).

"Saya bangga dan apresiasi terhadap warga disini walaupun berada di tengah tengah pemukiman padat penduduk namun warganya cinta akan lingkungan bersih dan ini pertama kalinya saya meresmikan bank sampah," ungkap bupati

Lebih luas dijelaskan Sayed Jafar, bahwa, sebenarnya permasalahan sampah ini tidak ada habisnya karena semakin banyak intensitas penduduknya tentu akan menjadi masalah besar kalau tidak dikelola dengan baik namun kalau dikelola dengan baik maka akan menjadi berkah dan akan menghasilkan uang.

"Setiap wilayah harus mengelola masalah sampah ini secara mandiri dan profesional agar lingkungan bersih dan menjadi pundi pundi amal bagi warga setempat," harapnya.

Disisi lain Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru, Arif Padilah, mengungkapkan, saat ini Kotabaru sudah memiliki 15 bank sampah dan seharusnya minimal satu desa harus ada bank sampah.

"Kami bangga dengan adanya bank warga cinta lingkungan di kawasan RT 02 Kelurahan Baharu Selatan ini sebab dimana mana namanya bank sampah tapi ini bank warga jadi hal ini menginpirasi kami," ujar Arif.

Lebih luas disampaikannya bahwa pemerintah akan melihat dulu perkembangan bank warga cinta lingkungan ini kedepannya bagaimana dan nantinya akan diberikan bantuan.

Lurah Baharu Selatan Misa Herayanti, memaparkan bahwa bank warga cinta lingkungan (bank sampah) di RT 02 ini berawal dari warga yang kesulitan dana apabila ingin mengadakan hajatan acara kampung sehingga warga berinisiatif mengelola sampah ini dan hasilnya akan digunakan untuk keperluan warga setempat.

"Alhamdulillah, peresmian BWCL ini langsung dilakukan oleh Bupati Kotabaru dan berjalan lancar, semoga bank warga ini tambah maju dan berkembang kedepannya," harap lurah.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 21 September 2019

PDAM Kotabaru Hentikan Distribusi Air Bersih Kepelanggan

PDAM Kotabaru Hentikan Distribusi Air Bersih Kepelanggan

GEMA, PULAULAUT - Beberapa bulan tak kunjung hujan di kota yang berjuluk Bumi Saijaan tersebut mengakibatkan ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru kesulitan mendapatkan air bersih seperti biasanya.

Kecemasan dan galau menjadi satu menyelimuti warga Kotabaru setelah mendapatkan info dari pihak PDAM Kotabaru bahwa mulai tanggal 20 September 2019 pendistribusian air bersih kepelanggan akan dihentikan sebab waduk Gunung Ulin sudah kering.

Melihat keadaan tak adanya tanda tanda hujan turun masyarakat pun terpaksa meluangkan waktu dan menyisihkan penghasilan mereka agar bisa mendapatkan air melalui jasa penjual air bersih atau pun mengangkut sendiri menggunakan jiregen untuk keperluan sehari hari.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Humas PDAM Kotabaru Syarwani, kami terpaksa menghentikan pendistribusian air bersih kepelanggan karena waduk yang ada di Gunung Ulin sudah Kering hingga mengakibatkan 3 IPA milik PDAM yaitu, Gunung Relly, Gunung Perak, dan Gunung Pemandangan, pendistribusiannya dihentikan.

"Ya, tidak bisa lagi mengalir karena dari batas normal ketinggian air di waduk Gunung Ulin itu sekitar 600 cm namun tersisa sekarang hanya 45 cm saja," ungkap Syarwani.

Lebih luas dijelaskannya, bahwa, masyarakat bisa mengajukan permohonan permintaan air melalui tangki ke kantor PDAM Kotabaru untuk mengisi Blanko permohonan atau melalui call center: 0823 5875 4069.

"Ada dua layanan mobil tangki yaitu, layanan mobil tangki BPBD menyuplay air bantuan pemerintah( gratis), sedangkan layanan mobil tangki PDAM, menyuplay permintaan Individu/per orangan, Instansi( berbayar pengganti operasional)," jelas Syarwani 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 20 September 2019

Ratusan Atlit Balap Sepeda Unjuk Kebolehan Pada Ajang Kejurprov di Kotabaru

Ratusan Atlit Balap Sepeda Unjuk Kebolehan Pada Ajang Kejurprov di Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Sekitar 156 atlit balap sepeda gabungan dari 9 kab/kota se Kalimantan Selatan unjuk kebolehan di kejurprov yang dilaksanakan di Kabuptaen Kotabaru, Jumat (20/9/2019) di halaman Siring Laut.

Pada ajang kejurprov balap sepeda di Kotabaru ini adalah untuk pertama kalinya digelar dan ada tiga kategori yang dilombakan diantaranya, ITT (Individual Time Trial), IRR (Individual Road Racing), dan
MTB XCO.

Untuk kategori lomba ITT sendiri dilaksanakan di jalan raya dengan star Siring Laut, H Agussalim, Jenderal Sudirman, Pangeran Indera Kesuma Negara, hingga kembali finish ke Siring Laut, dengan putaran 10 kali.

Sedangkan kategori IRR mulai dari Siring Laut hingga ke Tanjung Serdang dan kembali ke Siring Laut dengan jarak tempuh sekitar 80 kilometer.

Dan untuk kategori MTB XCO akan dilaksanakan di Sirkuit Gedambaan pada Sabtu 21 september 2019.

Pantauan dilapangan tim Gema nampak setiap persimpangan dan belokan yang dilewati para peserta dijaga ketat oleh panitia pelaksana yangmana melibatkan pihak kepolisian, perhubungan, satpol pp, komunitas sepeda dan komunitas motor, balakar HBS, serta PMI Kotabaru dan tim gabungan lainnya untuk menjaga keselamatan peserta karena harus melakukan buka tutup jalan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 19 September 2019

74 Tahun: Lanal Kotabaru Gelar Bakti Sosial

74 Tahun: Lanal Kotabaru Gelar Bakti Sosial

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangkaian peringatan HUT TNI AL ke-74 Lanal Kotabaru menggelar bakti sosial sunatan masal dan pengobatan gratis, Kamis (19/9/2019) di Desa Rampa Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru.

Acara berlangsung di halaman Kantor Desa Rampa Jalan Dermaga TPI RT.9 tersebut langsung dihadiri Danlanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto Suprawita ST,  dan jajarannya, Pimpinan Mubadala Petrolium dari Jakarta, Dinas Kesehatan serta undangan.

Sekitar 50 orang anak mengikuti sunatan masal itu sedangkan orang dewasa dan orang tua melakukan cek kesehatan, semua itu digelar secara gratis oleh Lanal Kotabaru yang bekerjasama dengan pihak Mubadala Petrolium dari Jakarta, dan Dinas Kesehatan Kotabaru.

Sebelumnya Danlanal Kotabaru bersama jajarannya juga menghadiri bedah rumah di kawasan Batusalira Desa Hilir.

Ketika diwawancarai media Gema Danlanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto Suprawita ST, menyampaikan, bahwa, banyak rangkaian kegiatan yang dilakukan pada HUT TNI AL ke-74 ini diantaranya donor darah di KRI Ahmad Yani, upacara di Makolanal, Baksos bedah rumah di Desa Hilir, sunatan massal, dan pengobatan gratis di Desa Rampa.

"Kegiatan ini tetap memakai jasa pihak ketiga untuk bedah rumah maupun sunatan massal dan pengobatan gratis jadi kami hanya melakukan pemantauan dan perkiraan tujuh hari untuk pengerjaan bedah rumah tersebut sudah selesai," jelas Guruh.

Hal ini sudah tepat sasaran sebab sebelumnya kami melakukan survei terlebih dahulu kelokasi dan hal ini disambut antusias oleh warga setempat.

"Alhamdulilah, masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan ini dan ada sekitar 50 anak yang ikut sunatan massal dan warga pun berbondong bondong memeriksakan diri mereka," ungkapnya.

Ia, pun, berharap dengan adanya kegiatan ini menjadikan Lanal lebih dekat dengan masyarakat dan terbuka hingga bisa berdiskusi dan berinteraksi terkait keamanan maritim atau masalah yang di hadapi masyarakat.

Sekedar diketahui nantinya pada tanggal 25 September 2019 mendatang akan diadakan penanaman pohon mangrove seluruh angkatan laut serentak dari Sabang sampai Merauke.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
32 Tim Futsal Kotabaru Unjuk Kebolehan Pada Harhubnas ke-48

32 Tim Futsal Kotabaru Unjuk Kebolehan Pada Harhubnas ke-48

GEMA, PULAULAUT - Selain menggelar bakti sosial dan serangkaian kegiatan lainnya unit penyelenggara Bandar Udara Sjamsir Alam Kabupaten Kotabaru juga menggelar lomba futsal untuk instansi, BUMN, dan umum.

Sekitar 32 Tim Futsal Kotabaru unjuk kebolehan dalam memeriahkan Harhubnas ke-48 tahun ini yang dibuka langsung oleh Kepala Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, Rabu (18/9/2019) malam di lapangan Futsal Bandara Stagen.

Dalam acara tersebut nampak hadir Danlanal, Kepala BMKG, Pimpinan cabang BRI, dan undangan lainnya.

Kepala Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, Ferdinan Nurdin disela acara mengatakan, kegiatan ini adalah bakti nyata insan perhubungan yangmana olahraga futsal ini punya daya tarik tersendiri dan mempunyai sifat mempersatukan dimana terlepas dari status dan profesi.

Selain itu tambahnya, olahraga futsal ini juga untuk mengasah bakat dan menyalurkan kreativitas dalam mewujudkan Kotabaru yang sehat. Melalui momentum Harhubnas 2019 ini menjadikan pembentukan mentalis generasi sehat dan memberikan kontribusi positif.

"Mudah mudah dengan adanya ajang ini kita bersama bisa mewujudkan Indonesia yang sehat, kreatif, maju, dan unggul demi Indonesia yang lebih baik," harap Ferdinan.

Hal tersebut terkait dengan kutipan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi "Merajut Nusantara Membangun Bangsa, Bakti Nyata Insan Perhubungan, Untuk Indonesia Unggul, Indonesia Maju".

Hingga berita ini diturunkan acara lomba futsal antar instansi dan BUMN ini masih berlangsung.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 18 September 2019

PT Arutmin NPLCT Ajak Ibu ibu Lakukan Tabungan Hijau

PT Arutmin NPLCT Ajak Ibu ibu Lakukan Tabungan Hijau

GEMA, PULAULAUT - Melalui program CSR PT Arutmin NPLCT Indonesia yang ada di Kabupaten Kotabaru para ibu ibu kader posyandu di Pulau Laut Utara diajak untuk melakukan tabungan hijau yangmana pihak perusahaan akan memberikan bantuan bibit kepada mereka.

Hal tersebut disampaikan Super Intendent Comunty Development PT Arutmin Kotabaru, Ahmad Nurcholis pada saat acara pertemuan dengan para kader Posyandu, Balita, dan Lansia Kecamatan Pulau Laut Utara, Rabu (18/9/2019) di aula Kantor Desa Semayap.

Lebih luas dipaparkan Nurcholis, bahwa ini salah satu strategi PT Arutmin dan pihak perusahaan sudah memberikan bibit bibit buah unggul tersebut untuk program tabungan hijau dan tiap kader posyandu mendapatkannya untuk ditanam di daerah mereka.

“Hal ini kami lakukan sebab tak selamanya perusahaan itu ada namun kalau posyandu akan selalu ada jadi melalui tabungan hijau ini nantinya para kader Posyandu kedepannya akan mempunyai penghasilan sendiri dengan perjanjian 10 persen untuk Posyandu," tegas Nurcholis.

Dalam kesempatan acara tersebut PT Arutmin juga memberikan bantuan berupa mesin jahit, peralatan pembuatan kue kering kepada para kelompok usaha mandiri baik yang tergabung dalam Posyandu maupun UPPKS untuk memajukan unit usaha mereka.

Selain itu, pihak perusahaan juga ikut mempromosikan hasil produk-produk mereka dan di ikutkan dalam ajang pameran diantaranya expo di Banjarmasin dan bisa meraih juara satu kotegori swasta dan BUMN.

"Pihak PT Arutmin akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat untuk memajukan unit-unit usaha kecil masyarakat Saijaan," ungkap Nurcholis.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Harhubnas ke-48: Kantor Unit Bandara Syamsir Alam Gelar Bakti Sosial

Harhubnas ke-48: Kantor Unit Bandara Syamsir Alam Gelar Bakti Sosial

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangkaian memeriahkan Harhubnas ke-48 Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam Kabupaten Kotabaru mengisinya dengan kegiatan bakti sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan dan kegiatan olah raga lain.

Disela acara bakti sosial Kepala Bandara Udara Gusti Sjamsir Alam, Ferdinan Nurdin mengatakan, Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-48 ini juga berbarengan dengan HUT Air Nav Indonesia ke-7 yang dilaksanakan beberapa hari lalu, Selasa (17/9/2019).

Selain kegiatan bakti sosial, ia, juga mengungkapkan bahwa peringatan Harhubnas ini kami juga melaksanakan upacara pengibaran bendera yang diikuti oleh Pejabat Eselon III dan IV, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Honorer, Dharma Wanita Persatuan (DWP) serta Mitra Kerja (Stakeholder) dan Tamu Undangan yang berhadir.

Lebih luas dijelaskan Ferdinan bahwa, Harhubnas kali ini diisi dengan kegiatan bakti sosial donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis buat penumpang pesawat yang mau berangkat tentu saja bekerjasama dengan pihak rumah sakit umum Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru.

"Ia, kami menyediakan 50 kantong darah dan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 50 penumpang," ujarnya.

Kegiatan ini tambahnya, untuk membantu masyarakat yang memerlukan darah dan kepada para pendonor semoga amal baktinya akan menjadi amal ibadah.

Terlepas dari kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis kami juga melaksanakan kegiatan-kegiatan pertandingan diantaranya pertandingan futsal antar instansi dan tenis meja.

Semua kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan suatu bukti nyata bahwa kami insan perhubungan hadir dalam kegiatan operasional penerbangan dan juga pemerintah pun ikut andil dalam pengembangan trasportasi udara di Kotabaru.

Ia, pun, berharap acara semacam ini nanti akan menjadi agenda tahunan dan yang kami lakukan bersama ini semata-mata hanya untuk membantu masyarakat Bumi Saijaan.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Pemkab Kotabaru Tandatangani MoU Pengembangan Bandara Gt Syamsir Alam

Pemkab Kotabaru Tandatangani MoU Pengembangan Bandara Gt Syamsir Alam


GEMA, PULAULAUT - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menandatangani MOU Kesepakatan bersama Direktorat Jendral Perhubungan Udara terkait pembangunan dan pengembangan Bandara Gusti Syamsir Alam Kabupaten Kotabaru di Kementrian Perhubungan Jakarta, Senin ( 16/9/2019)

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menjelaskan Bandara Gusti Syamsir Alam terletak tepat ditengah antara ruang udara barat dan ruang udara timur yang dilewati alvi dua, serta terbebas dengan data gempa dan  tsunami.

Konsep Bandara ini, lanjutnya akan menjadi bandara transit dari bandara ke timur, utara dan selatan (PP) seperti Samarinda-Jogja dan Samarinda-Bali, atau dapat juga menjadi salah satu bandara kontejensi untuk membantu bandara yang terkena atau rawan bencana seperti Makasar.

“Ini dapat terwujud apabila landasan pacu bandara sudah memungkinkan dalam hal perpanjangan dan pelebaran seperti usulan pada program 2020, sehingga bandara ini dapat didarati pesawat berbadan lebar yakni P 737-500 dan sejenisnya,”ungkapnya.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan ini berharap agar program pembangunan dan pengembangan bandara yang termuat dalam PM 142 tahun 2019 dapat masuk dalam program strategis nasional, sehingga dapat menjadi prioritas dalam mendapatkan dukungan penuh dari Dirtjen Perhubungan Udara untuk mewujudkan apa yang sudah menjadi rencana pembangunan dan pengembangan Bandara Gusti Syamsir Alam.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti mengatakan transportasi udara sangat penting terutama di Indonesia yang merupakan Negara kepulauan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus untuk memberikan akses ketempat lain.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini nantinya ada sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan dearah. Saya berharap pemerintah provinsi juga dapat memberikan kontribusinya untuk membangun dan mengembangkan Bandara Gusti Syamsir Alam, tuturnya.

Tampak hadir juga pada acara ini, Ketua DPRD Kotabaru, Forkopimda, Kepala SKPD, Kepala Bandara Gusti Syamsir Alam, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kepala Bagian Hukum Setda Kotabaru.










- Penulis : M. Shabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Kotabaru Raih Penghargaan WTN 2019

Kotabaru Raih Penghargaan WTN 2019


GEMA, PULAULAUT - Berkat kerjasama semua pihak baik Pemkab Kotabaru dari Dinas Perhubungan, Polres Kotabaru dan jajaran terkait yang selalu bersinergi dalam hal menata transportasi publik hingga bisa meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Minggu (15/9/2019), di Main Lobby Plenary Hall JCC Jl Gatot Subroto Jakarta.

Dalam serah terima penghargaan tersebut Bupati Kotabaru H Sayed Jafar didampingi Kasat Lantas Polres Kotabaru Akp Lendra Ambarsari, Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru H Adi Sutomo.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bangga atas pencapaian Kabupaten Kotabaru yang berhasil meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha itu berkat semua pihak yang terlibat yang selalu bersinergi dalam mensukseskan program tersebut.

"Penghargaan WTN ini diharapkan bisa memacu masyarakat Kotabaru untuk berperilaku tertib sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah disosialisasikan," ungkapnya.

Hal ini, ungkapnya, sebagai bukti keseriusan Pemkab Kotabaru dalam meningkatkan kinerjanya dan banyak kemajuan dalam reformasi birokrasi dan pelayanan publik yangmana ke depannya pelayanan di semua bidang dapat semakin baik lagi," beber bupati.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penghargaan WTN ini untuk mengapresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) yang berhasil menata transportasi publik beserta fasilitasnya dan dengan demikian Pemda dapat terus memperbaiki kinerja untuk lebih baik lagi.

"Sangat berarti bagi kita untuk mencapai kinerja yang lebih baik dimana tahun ini kita harap ada filosofi untuk Indonesia unggul dan Indonesia maju. Oleh karenanya, apa yang dicapai saat ini bisa membantu mewujudkan itu semua,"ujarnya.

Sekadar diinformasikan, penghargaan Wahana Tata Nugraha diberikan
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui lima bidang.

Adapun lima bidang yang dinilai itu adalah bidang lalu lintas (bobot nilai 20 persen), bidang angkutan umum (15 persen), bidang sarana transportasi darat (25 persen), bidang prasarana transportasi darat (15 persen) dan bidang umum (25 persen).










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Ratusan Pelajar Meriahkan Hari Anak Nasional 2019

Ratusan Pelajar Meriahkan Hari Anak Nasional 2019

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019, ada sekitar 718 anak  tergabung dalam pergelaran acara tersebut diantara melibatakan PAUD, TK, SD, dan SLTP, Sabtu (14/9/2019) di lapangan Siring Laut Kotabaru.

Melalui Dinas Pendidikan Pemkab Kotabaru tahun ini mencoba menggabungkan mereka dalam satu pergelaran tersebut agar lebih meriah dalam pelaksanaannya. 

Hal tersebut disampaikan PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru, Selamat Riyadi selaku ketua panitia penyelenggara bahwa, tujuan pelaksanaan acara ini untuk menumbuhkan kesadaran, kepedulian dan peran aktif setiap individu, keluarga dan masyarakat, dunia usaha, media, pemerintah dan negara dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk anak.

"Kegiatan ini untuk memberikan perhatian dan informasi yang seluas-luasnya kepada anak dan keluarga tentang pentingnya meningkatkan kualitas anak melalui pengasuhan keluarga yang berkualitas," ungkap Selamat.

Disisi lain Bunda PAUD Kabupaten Kotabaru Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar menyampaikan agar orang tua lebih peduli kepada anak – anak dan dalam mendidik anak harus sesuai dengan porsi umurnya.

"Peringatan Hari Anak Nasional ini harus menjadi momentum inspiratif dan motivatif bagi orang tua agar lebih peduli pada anak-anak melalui berbagai cara pengasuhan yang aman serta menyenangkan agar dapat tumbuh menjadi anak-anak yang percaya diri, optimis, berkualitas dan berakhlak mulia, intinya sesuai dengan porsi umur mereka," harapnya.

Dalam Peringatan Hari Anak Nasional ini juga menampilkan berbagai macam tarian yang dilakukan oleh ratusan anak didik Paud, TK, SD dan SMP serta guru pendamping se-kabupaten Kotabaru.













- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 06 September 2019

Bupati Kotabaru Jadi Warga Kehormatan Suku Mandar Kerasian

Bupati Kotabaru Jadi Warga Kehormatan Suku Mandar Kerasian

GEMA, KERASIAN - Warga Suku Mandar yang berada di Pulau Kerasian Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kotabaru memberikan penghormatan kepada Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan istri menjadi warga kehormatan Suku Mandar dengan mengenakan pakaian khas Suku Mandar kepada Sayed Jafar dan istri.

Hal tersebut berlangsung sakral saat acara pesta rakyat Suku Mandar berlangsung, Kamis (5/9/2019), di Pulau Kerasian untuk mengenang nenek moyang mereka yang merantau ke daratan kalimantan hanya menggunakan perahu layar.

Pulau Kerasian penduduknya mayoritas adalah nelayan dan untuk itu semua mereka mengenang nenek moyangnya dengan menggelar pesta rakyat Suku Mandar yang dirangkai dengan lomba perahu Katir mini dan khas makanan Suku Mandar.

Selain bupati dan istri nampak juga hadir Dandim 1004 Kotabaru, Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Kepala SKPD, Forkopimda, dan tokoh masyarakat.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan, pegelaran acara ini adalah ucapan rasa syukur kita kepada Allah SWT dan tetap harus dilaksanakan dan dilestarikan untuk mengingatkan kita atas apa yang telah diberikan oleh yang kuasa

"Siapa pun nanti yang jadi bupatinya acara ini harus tetap dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan warga setempat agar budaya ini tidak hilang," ungkap bupati.

Ia, pun, mengucapkan terimakasih kepada warga Pulau Kerasian karena dipercaya dan dinobatkan sebagai warga kehormatan Suku Mandar menggunakan pakai adat khas mereka hingga menjadi bagian dari warga setempat.

Acara berlanjut dengan pembagian lampu tenaga matahari secara simbolis kepada warga dan kunjungan ke stand makanan khas Suku Mandar.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 03 September 2019

Jamaah Haji Kotabaru Tiba di Tanah Air Dengan Selamat

Jamaah Haji Kotabaru Tiba di Tanah Air Dengan Selamat

GEMA, PULAULAUT - Setelah 40 hari berada ditanah suci Makkah dan Madinah akhirnya rombongan jamaah haji Kotabaru yang berjumlah sekitar 218 orang tergabung di Kloter 9 BDJ bersama jamaah haji asal Banjarmasin dan HST tiba di Tanah air dengan selamat, Selasa (3/9/2019) sekitar pukul 02.30 Wita dini hari.

Setelah selesai melakukan serangkaian proses langsung menuju Asrama Haji Banjarbaru, sekitar pukult 03.00 Wita untuk melakukan pengecekan dokumen dan kesehatan jamaah sebelum kembali kembali ketempat asal masing masing.

Informasi di dapat tim Gema bahwa sekitar pukul 07.30 Wita rombongan haji Kotabaru yang tergabung di Kloter 9 BDJ bersama Banjarmasin dan HST meninggalkan Asrama Haji Banjarbaru menuju Kabupaten Kotabaru di Masjid Khusnul khotimah.

Dari 218 jamaah haji Kotabaru di Kloter 9 BDJ ini namun yang ikut dengan panitia pemberangkatan dan pemulangan haji Kotabaru hanya sekitar 50 orang saja sedangkan sisanya secara mandiri.

Salah seorang petugas haji Kotabaru H Baway yang mengikuti rombongan jamaah haji mengatakan, bahwa, iring iringan jamaah haji Kotabaru ini di kawal oleh Satlantas Kotabaru, Satpol PP, Tim Kesehatan, dan rombongan Forkopimda.

"Rombongan sempat singgah di Jorong dan beristirahat di Masjid Serongga sebelum melakukan penyeberangan Fery Tarjun - Stagen menuju Masjid Khusnul khotimah nanti," ungkapnya.

Panitia haji menyiapkan angkutan 3 bus untuk jamaah haji Kotabaru ini karna hanya 50 orang saja dan sisanya mereka secara mandiri dan saat ini kami diperjalanan menuju Masjid Khusnul khotimah Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online