Minggu, 21 Juli 2019

Calon Haji Kotabaru Masuk Asrama Lebih Awal

Calon Haji Kotabaru Masuk Asrama Lebih Awal

GEMA, BANJARBARU - Setelah dilepas oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Sabtu (20/7/3019) malam di Mesjid Raya Khusnul Khatimah pukul 21.00 Wita, rombongan jamaah calon haji (JCH) asal Kotabaru menempuh perjalanan cukup lama menuju asrama haji Banjarbaru untuk bergabung bersama dengan Banjarmasin dan Hulu Sungai Tengah di Kloter 09 BDJ sebelum nantinya meninggalkan tanah air.

Untuk memperlancar jalannya Iring iringan 6 bus yang membawa calon haji tersebut maka dikawal langsung oleh mobil patwal dari lantas Polres Kotabaru, Dishub, Dinas Kesehatan (ambulans), Satpol PP, Kominfo, dan SKPD terkait.

Mengingat keadaan jamaah calon haji dan rombongan penggiring yang sudah kelelahan maka iring iringan pun beristirahat di Masjid Husaini Al - Kautsar Sekapuk Tanah Bumbu hingga pagi baru kembali melakukan perjalanan dan sekitar pukul 11:00 Wita tiba di Asrama Haji Banjarbaru, Minggu (21/7/2019)

Kedatangan rombongan jamaah calon haji Kotabaru ini lebih awal dari jadwal yang sudah ditetapkan panitia yaitu pukul 15.00 Wita, sehingga calon haji bisa istirahat lebih dulu sebelum nantinya proses serah terima jamaah calon haji dengan pihak Provinsi di aula Makkah asrama haji.

Sekedar diketahui tahun ini rute perjalanan jamaah calon haji Kotabaru berbeda dari tahun lalu, biasanya rombongan jamaah calon haji melalui jalur penyeberangan fery Tanjung Serdang - Batulicin namun kali ini menggunakan penyeberangan fery Stagen - Tarjun.

Tahun haji kali ini Kabupaten Kotabaru berjumlah 196 JCH bergabung bersama calon haji asal Banjarmasin 102 JCH dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 22 JCH yang akan diberangkatkan ketanah suci, Senin (22/7/2019), menggunakan Pesawat Garuda GA 8107, pukul 15.00 Wita.

Selain itu mereka juga akan didampingi oleh 2 orang petugas daerah, Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH) 1 orang, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 1 orang, dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) 3 orang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
6 Bus Angkut Calon Haji Kotabaru

6 Bus Angkut Calon Haji Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Panitia keberangkatan dan Pemulangan calon haji Kotabaru menyiapkan 6 Bus untuk membawa ratusan jamaah calon haji Kotabaru menuju asrama haji Banjarbaru, Minggu (21/7/2019) malam, di Mesjid Raya Khusnul Khatimah.

Ratusan jamaah calon haji Kotabaru yang tergabung di Kloter 09 BDJ itu dilepas langsung oleh Bupati Kotabaru didampingi  Kemenag Kotabaru dan jajarannya.

Iring iringan bus yang membawa jamaah calon haji tersebut meninggalkan Mesjid Raya Khusnul Khatimah Kotabaru sekitar pukul 09.00 Wita dan langsung menuju fery penyeberangan Stagen - Tarjun hingga pukul 10.00 Wita, rombongan terus bergerak hingga sekitar pukul 03.00 Wita jamaah calon haji bersama panitia istirahat di Mesjid Al - Kautsar Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu hingga sholat subuh.

Sekedar diketahui tahun ini rute perjalanan jamaah calon haji Kotabaru berbeda dari tahun lalu, biasanya rombongan jamaah calon haji melalui jalur penyeberangan fery Tanjung Serdang - Batulicin namun kali ini menggunakan penyeberangan fery Stagen - Tarjun.

Tahun haji kali ini Kabupaten Kotabaru berjumlah 196 JCH bergabung bersama calon haji asal Banjarmasin 102 JCH dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 22 JCH yang akan diberangkatkan ketanah suci, Senin (22/7/2019), menggunakan Pesawat Garuda GA 8107.

Selain itu mereka juga akan didampingi oleh 2 orang petugas daerah, Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH) 1 orang, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 1 orang, dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) 3 orang.

Setiba ditanah suci 325 JCH yang tergabung dikloter 09 BDJ tersebut akan menempati Maktab No 50 di wilayah Rei Bakhsy (Makkah) dengan No rumah 901.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 16 Juli 2019

Siaga Daerah Rawan Bencana Indocement Gelar Pelatihan K3

Siaga Daerah Rawan Bencana Indocement Gelar Pelatihan K3

GEMA, TARJUN - Dalam menyikapi adanya dugaan Kotabaru dan Tanah Bumbu sebagai daerah rawan bencana maka pihak PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Tarjun menggelar pelatihan K3 terhadap puluhan Pelajar SMK sekitar perusahaan agar bisa siap siaga bila hal tersebut terjadi, Senin (15/7/2019) di halaman I-Shelter Training Center dan Club Club House.

Kegiatan tersebut diikuti 20 pelajar dari SMKS Tunas Bangsa dan SMKS Kodeco Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu bersama guru pendamping sekolah untuk mengikuti Kegiatan Teaching Factory, bagian dari Program Vokasi Indocement untuk SMK sekitar wilayah perusahaan di Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Manajemen Indocement Tarjun, H Teguh Iman Basuki, mengapresiasi adanya kegiatan tersebut karena pelatihan ini bagian dari penerapan sistem manajemen K3 dan termasuk dalam kompetensi SDM bagi pelajar di Bidang K3.

Ia, pun, mengungkapkan bahwa kegiatan di bidang K3 ini akan bermanfaat bagi pelajar, karena siswa/siswi yang ikut akan diberi pengetahuan tentang teori dan praktek di lapangan seperti mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD).

"Dalam mengikuti kegiatan peserta berlatih dengan sungguh-sungguh mendengarkan arahan dari narasumber sebab mereka adalah generasi penerus untuk menyongsong masa depan bangsa Indonesia nantinya,” harapnya.

Sementara itu, Narasumber, Mantikei, Training Officer dan Edi Purwanto, Tim Safety memberikan pengetahuan kepada peserta tentang Company Profile Indocement, kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), UU K3, Life Safety Rules (LSR), Orientasi Job Training (OJT) Teori dan praktek penggunaan alat Pemadam Kebakaran (Damkar), terakhir peserta diberi surat keterangan pelatihan dan T-Shirt dari indocement untuk semua peserta Teaching Factory.

Dalam paparannya, Mantikei mengatakan bahwa Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu merupakan daerah rawan bencana, maka perlu adanya kesiapsiagaan dalam penanganan bencana baik yang yang disebabkan oleh bencana alam seperti, banjir dan tanah longsor, maupun bencana akibat ulah manusia seperti pengrusakan lingkungan, kebakaran dan sebagainya.

"Kegiatan ini untuk mempersiapkan pelajar agar tanggap dan siap dalam menghadapi keadaan dan mengantisipasi terjadinya bencana, diharapkan bisa meningkatkan kemampuan, kesiapan, tanggap, dan mampu menanggulangi kejadian bencana," paparnya.

Edi Purwanto menambahkan kegiatan praktek yang digelar dibagi 4 tim/regu, masing-masing regu terdiri 5 orang, mereka dilatih untuk memadamkan api secara mandiri dengan alat-alat pemadam kebakaran, juga diajarkan mengevakuasi, kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta tanggap darurat terhadap bencana.

Sekedar diketahui pelatihan K3 ini digelar perusahan tanpa adanya pungutan atau gratis, selain itu peserta jua mendapatkan T shirt, sertifikat pelatihan, uang transport, dan konsumsi selama pelatihan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 08 Juli 2019

197 Calon Haji Kotabaru Masuk Kloter 09 BDJ

197 Calon Haji Kotabaru Masuk Kloter 09 BDJ

GEMA, PULAULAUT - Tinggal menunggu hari 197 Jamaah Calon Haji (JCH) Kotabaru akan diberangkatkan ketanah suci untuk menunaikan rukun Islam ke 5 bersama Kabupaten HST 20 JCH, dan Banjarmasin 102 JCH yang tergabung di Kloter 09 BDJ pada tanggal 22 Juli 2019 nanti.

Selain itu mereka juga akan didampingi oleh 2 orang petugas daerah, Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH) 1 orang, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 1 orang, dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) 3 orang.

325 JCH gabungan antara Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Banjarmasin itu akan meninggalkan tanah air  pada tanggal 22 Juli 2019 nanti menggunakan Pesawat Garuda GA 8107 sekitar pukul 15.00 Wita.

Diperkirakan akan tiba dibandara internasional King Abdul Aziz Jeddah tanggal 22 Juli 2019 Pukul 22.50 Was, dan setiba ditanah suci 325 JCH yang tergabung dikloter 09 BDJ tersebut akan menempati Maktab No 50 di wilayah Rei Bakhsy (Makkah) dengan No rumah 901.

Informasi didapat dari Kementrian Agama Kotabaru bahwa nantinya Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kotabaru mendapat tambahan 22 orang yang tergabung di Kloter 19 BDJ dan akan diberangkatkan pada tanggal 4 Agustus 2019 nanti.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Indocement Ciptakan Masyarakat Mandiri melalui UMKM

Indocement Ciptakan Masyarakat Mandiri melalui UMKM

GEMA, TARJUN - Dalam menghadapi era global sekarang tentu harus diimbangi dengan sumber daya manusianya agar bisa mandiri dan berinovasi, hal tersebut mendapat perhatian langsung oleh pihak PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun dengan mengadakakan pelatihan Usaha Kecil Menengah Mandiri (UMKM) kepada warga desa binaan perusahaan agar bisa mandiri.

Kegiatan bimbingan teknis tersebut di ikuti 20 pelaku usaha dari desa-desa binaan perusahaan dengan menggandeng instansi pemerintah dan pelaku dunia usaha setempat sebagai narasumber.

CSR Section Head Indocement, H Nor Imansyah menjelaskan bahwa, program yang terlaksana merupakan implementasi dari CSR untuk pilar pembangunan pendidikan dan ekonomi yang dalam hal ini adalah peningkatan peran UMKM di masyarakat.

"Alhamdulillah pelaksanannya berlangsung sukses, tim CSR terus berkreatifitas serta berinovasi untuk mengembangkan usaha-usaha kecil warga pedesaan agar lebih maju, selain bekerjasama dengan instansi pemerintah, kami juga merangkul Forum UKM Digital Kreatif Indonesia (Fukidi) Kalsel untuk bisa menyampaikan materi dalam Bimtek tersebut," tuturnya.

Ia, pun, menyampaikan, dengan adanya pelatihan awal bagi para pelaku usaha ini bisa menambah pengetahuan hingga bisa di pahami dan dimengerti dengan baik dalam mengembangkannya ke depan untuk kepentingan bersama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Yang menjadi persoalan, sambungnya, pada masalah modal dan pemasaran produknya dan itu menjadi perhatian besar, dan didalam Bimtek juga di terangkan bagaimana mengatasi hal semacam itu.

Disampaikan oleh Sudiro Hasibuan, narsum dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perindustrian Kabupaten Kotabaru bahwa, ada bebeberapa hal yang disampaikan kepada seluruh peserta utamanya berkaitan dengan cara mudah menyusun bisnis plan, dan hal itu pastinya menjadi bahan masukan yang sangat baik untuk tambahan pengetahuan bagi para pelaku dunia usaha dalam pengembangan dan peningkatan sektor ekonomi.

"Pasca pelatihan ini tentu ada target yang ingin dilakukan seperti halnya pendampingan berkelanjutan dari instansi pemerintahan dan pihak swasta," katanya.

Ia berharap kedepan pelaku-pelaku usaha akan semakin maju dan berkembang dan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang didapat dari Bimtek yang di gelar. "Kepada Indocement pastinya sangat berterimakasih karena menyelenggarakan pelatihan ini yang secara tidak langsung membantu program pemerintah," tambahnya.

Senada dengan itu disampaikan pula oleh narsum lainnya, Depi Hariyanto dari JNE, selaku Branch Manager wilayah Kalsel, ia menjelaskan terkait dengan promosi, transportasi dan packaging.

"Setelah Bimtek ini diharapkan peserta dapat mengimplementasikan apa yg sudah didapat, mereka harus bisa berinovasi. Saya pribadi sangat apresiasi kepada Indocement yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan ini, melalui program CSR peduli terhadap masyarakat sekitar," ujarnya.

Salah satu peserta dari Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir menyampaikan, ia menilai Bimtek yang terlaksana sangat penting dan bermanfaat bagi pelaku usaha yang tujuannya jelas untuk kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

"Semua materi yang disampaikan mudah untuk di pahami dengan contoh-contoh yang bisa dilakukan dalam dunia usaha. Saya berterimakasih kepada seluruh narsum karena pengetahuan yang di berikan dan terkhusus kepada Indocement yang sudah menyelenggarakan Bimtek ini," ucap Adawiah senang.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 04 Juli 2019

2 Rumah Terbakar, Warga Berlarian Selamatkan Diri

2 Rumah Terbakar, Warga Berlarian Selamatkan Diri


GEMA, PULAULAUT - Cuaca cerah dan tenang berubah jadi gaduh akibat ada teriakan warga melihat kobaran api dengan asap tebal dirumah salahsatu warga komplek SMA Garuda Desa Baharu Utara RT 4 Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru, Kamis (4/7/2019) siang.

Suasana tambah riuh karena warga berlarian menyelamatkan diri juga harta benda mereka di gang yang sempit otomatis saling dorong dan desak desak kan pun tak bisa dihindari.

Info dilokasi kejadian bermula sekitar pukul 14.45 Wita, karena pemukiman padat penduduk dan gang sempit membuat petugas kesulitan ditambah angin kencang dan warga yang berjejal hingga kobaran api melahap 2 buah rumah.
                                                                                Adapun rumah warga yang terbakar adalah, Bahrim 4 jiwa, Anisa 4 jiwa, dan Ali Yusran 1 jiwa. Dengan kondisi rusak berat 2, 1 buah rusak ringan, dan 1 Kelas SMA Garuda Kotabatu kondisi rusak berat.

Tim gabungan yang bekerja, BPBD Kotabaru, DPKP Kotabaru, Relawan HBS Kotabaru, Polres Kotabatu, Polsek Pulau Laut Utara, ERT Kotabaru, dan masyarakat.

Saat ini pihak berwajib dari Polres Kotabaru dan Polsek Pulau Laut Utara masih melakukan penyelidikan terkait penyebab awal kejadian musibah kebakaran tersebut.                                                                                                                                             










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 01 Juli 2019

Embung Tarjun Bantu Warga Pesisir Atasi Krisis Air

Embung Tarjun Bantu Warga Pesisir Atasi Krisis Air

GEMA, TARJUN - Air bersih sudah tentu menjadi kebutuhan pokok masyarakat apalagi disaat musim kemarau tiba dan warga yang bermukim di daerah pesisir khususnya sangat kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Melihat hal tersebut perusahaan produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun langsung bergerak membangun fisik embung di Desa Tarjun Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru pada akhir 2018 kemarin dan melalui program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang di serahkan ke daerah dengan Pamsimas (Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), maka dibangunlah embung di Desa Tarjun.untuk membantu warga setempat dalam mengatasi krisis air bersih.

Perwakilan Management Indocement H Nor Imansyah menjelaskan bahwa, dengan pembangunan embung di Desa Tarjun tersebut pihaknya berharap dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik karena untuk kebersamaan dalam pemenuhan air bersih.

"Kita juga patut berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang melaksanakan program itu dan kami dari perusahaan tentu menyambut baik serta ikut berpartisipasi untuk bisa membangunkan embung dan menyediakan material semennya, mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk seluruh masyarakat,” ungkap Imansyah.

Sebelumnya pihak Pamsimas bersama Indocement, perangkat pemerintahan desa, dan masyarakat meninjau lokasi tersebut, dan hasilnya sangat bagus dalam artian airnya dapat di pergunakan untuk kebutuhan sehari-hari

Dikatakan salah satu pendamping Pamsimas Kabupaten Kotabaru untuk wilayah Desa Tarjun, Abdullah menerangkan, dengan adanya program tersebut tentunya akan sangat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di daerah setempat.

"Setelah melihat kondisi embung dan air secara fisik sudah memenuhi standart baik dari rasa, warna dan bau pada air tersebut dan selanjutnya akan dilakukan uji laboratorium terkait dengan kandungan yang ada di dalam airnya," jelasnya.

Menanggapi adanya embung Tarjun tersebut Sekretaris Pemerintahan Desa Tarjun, Suryadi sangat menyambut baik adanya embung di wilayahnya karena akan membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air dan atas bantuan dari pihak Indocement yang telah membangunkan dan memberikan ijin lokasi embung yang masih berada di wilayah perusahaan.

"Kami sangat terbantu dengan adanya embung ini, karena sebelumnya khususnya warga pesisir pada saat musim kemarau sangat kesulitan mendapatkan air bersih," bebernya.

Walaupun ini hanya pembangunan tahap awal akan tetapi sangat membantu, terkait dengan sistem pengelolaannya apakah nanti bekerjasama dengan masyarakat atau bagaimana kedepannya hanyalah masalah teknis yang jelas kami sangat berterimakasih sekali kepada Indocement dan pemerintah, kata Suryadi tersenyum.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online