-->

Pemkab Kotabaru Bahas MoU Sistem E-Planing Budgeting Dengan Jawa Timur

GEMA, BANYUWANGI - Walaupun terpisah daratan dari Kalimantan dan berada diujung tenggara dengan ratusan pulau yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kotabaru sudah tentu banyak mempunyai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi dan tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia.

Hal tersebut sesuai dengan visi dan misi Pemkab Kotabaru sekarang yaitu pengembangan Agrobisnis dan Pariwisata sebagaimana juga dimiliki oleh Kabupaten Banyu Wangi Provinsi Jawa Timur maka dilakukanlah pembahasan MOU tentang sistem E-Planing dan Budgeting, Rabu (27/2).

Dalam sambutannya H Said Akhmad mengatakan Kabupaten Banyuwangi mempunyai sistem E-Planing dan Budgeting yang luar biasa sehingga mendorong kami untuk belajar kesini.

"Pariwisata disini ternyata sangat luar biasa, hal ini nantinya akan menjadi laporan kami kepada bupati untuk mengembangkan pariwisata di Kotabaru," ungkapnya.

Lebih luas Sekda menjelaskan, semoga dengan melihat perkembangan Kabupaten Banyuwangi khususnya pariwisata ini nantinya dapat menjadi masukkan dan pertimbangan Bupati Kotabaru dalam perkembangan wisata di Kotabaru

Ia, pun, meminta maaf kepada Bupati Banyuwangi, dikarenakan Bupati Kotabaru tidak dapat berhadir pada acara tersebut dikarenakan adanya undangan oleh Kementrian Perhubungan tentang perluasan lintasan Bandara Gt Syamsir Alam Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Disdukcapil Kotabaru Gandeng Diskominfo Terapkan Aplikasi Go Digital

GEMA, JAKARTA - Memasuki era digital sekarang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kotabaru akan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat untuk dapat menerapkan aplikasi Go Digital untuk pelayanan pendaftaran data masyarakat secara online.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Disdukcapil Kotabaru H Akhmad Fitriadi saat melakukan kunjungan pelaksanaan Disdukcapil Go Digital di Tanggerang Selatan, Rabu (27/2).

Ia, pun, mengungkapkan bahwa Disdukcapil berkomitmen untuk segera mengaplikasikan pelaksanaan program Go Digital ini agar dapat memberikan kemudahan pelayanan terhadap masyarakat.

"Insyaallah, program ini akan kami launching pada hari jadi Kabupaten Kotabaru nanti dengan menggandeng Diskominfo dalam pelaksanaannya," ungkap Fitri.

Menanggapi hal ini, Perwakilan Diskominfo Kotabaru GT Abdul Wakhid mengatakan, pihaknya akan siap mendukung penuh Disdukcapil dalam peluncuran aplikasi go digital ini.

"Intinya kami dari Diskominfo siap mendukung program ini sesuai dengan peranan kami nanti," ujar Wakhid.

Sementara itu Kepala Disdukcapil Kota Tanggerang Dedi Budiman mengharapkan agar kabupaten/kota se Kalsel dapat menerapkan tanda tangan elektronik. Karena, akan sangat memudahkan proses dalam pelayanan agar lebih cepat dan efisien untuk menghindari pencaloan.

Pelaksanaan program Disdukcapil pada aplikasi Go Digital ini diikuti oleh Disdukcapil dan Diskominfo se Kalimantan Selatan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sayed Jafar: Mulailah Kebersihan Itu Dari Diri Kita

GEMA, JAKARTA - Dalam hal mendukung gerakan Indonesia bersih yang di luncurkan pada Rakernas di Jakarta beberapa waktu lalu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar memulainya dari diri sendiri dengan menggunakan wadah minum yang bisa dibawa kemana mana saat bertugas baik diluar daerah maupun di dalam daerah.

Hal tersebut disampaikan bupati pada saat pertemuan dengan jajarannya di Jakarta saat makan bersama dan mensosialisasikan kepada bawahannya agar melakukan dukungan terhadap program gerakan Indonesia bersih tersebut dimulai dari diri masing masing yaitu membawa wadah minum yang bisa diisi ulang kembali

"Kita dan masyarakat harus selalu sadar dan ramah akan lingkungan dengan cara kita harus mulai dari diri kita dulu dengan membawa wadah minum sendiri," ungkap Sayed Jafar.

Ia, pun, menegaskan bahwa penggunaan wadah minum sendiri ini merupakan langkah kita untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Dan Kabupaten Kotabaru siap memerangi sampah serta mensukseskan program Pengelolaan Sampah di hari Gerakan Indonesia Bersih tahun 2019 ini.

Gerakan Indonesia bersih ini, harus dimulai dari hal kecil dan sederhana seperti kesadaran membuang sampah pada tempatnya dan mencuci tangan serta menggunakan botol minum sendiri yang bisa di pakai berulang kali.

Disisi lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru H Irian Noor mengatakan akan mendukung dan membantu untuk menyebarkan informasi tentang penggunaan botol minum ini melalui media.

"Kami sangat mendukung apa yang di lakukan oleh bupati tersebut dan akan menyebarkan informasi ini kepada masyarakat luas baik diperkotaan maupun pedesaan diwilayah Kotabaru melalui Radio Gema Saijaan (RGS).










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ratusan Anak TK Pembina Kotabaru Kunjungi Kodim 1004

GEMA, PULAULAUT - Untuk lebih mengenalkan pembelajaran sekolah secara langsung kepada anak pihak sekolah TK Negeri Pembina Kotabaru membawa ratusan anak didik mereka langsung kelapangan sesuai dengan pembelajaran mereka.

Kunjungan kali ini mereka lakukan ke markas Kodim 1004 Kotabaru untuk mengenal secara langsung apa saja yang dilakukan oleh TNI AD tersebut sesuai pembelajaran dengan tema pekerjaan yang mereka dapatkan disekolah, Senin (25/2/2019).

Kedatangan ratusan anak pra sekolah tersebut disambut langsung oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1004 Kotabaru, Letnan Kolonel INF Rony Fitriyanto, S.Sos, dan Kasdim, Samsul Kusairi, S.Ag bersama jajarannya.

Nampak anak anak sangat senang dan gembira sekali bisa melihat secara langsung apa saja yang dikerjakan oleh pihak TNI AD bahkan mereka mencoba pakaian, senjata, dan peralatan lainnya yang dipaparkan langsung oleh Kapten INF Saiful Bahri.

Dandim 1004 Kotabaru Letnan Kolonel INF Rony Fitriyanto, S.Sos, menyambut baik dan mendukung kegiatan yang dilakasanakn oleh TK Pembina Kotabaru ini sebab mereka sudah dikenalkan sejak dini apa yang dikerjakan oleh TNI AD baik tugas dan fungsinya untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar tetap kondusif.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini sebab dengan begitu anak anak sejak dini mengetahui apa saja tugas TNI AD, ya pasti senanglah," ungkap Rony.

Menanggapi hal itu Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Kotabaru, Nur Safitri, S.Pd mengatakan, kami sangat berterimakasih sekali atas sambutan pihak Kodim 1004 Kotabaru kepada anak didik kami untuk berkunjung ke Kodim 1004 ini.

Selain itu kata Nur, anak didiknya juga mendapatkan pengetahuan dan bimbingan langsung dari Kodim 1004 Kotabaru sehingga akan menjadikan pengalaman berharga bagi mereka.

"Semoga kunjungan ini akan membekas di hati mereka sebab sejak dini mereka sudah mengetahui kinerja TNI AD itu apa saja dan kedepannya kerjasama ini akan terus berlanjut," harap Nur.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kesbangpol Kotabaru Berikan Pemahaman Nilai Demokrasi Kepada Pelajar

GEMA, PULAULAUT - Memasuki pesta demokrasi serempak tahun ini pihak Kesbangpol Kabupaten Kotabaru bersama KPU dan Bawaslu Kotabaru melakukan sosialisasi pemahaman nilai nilai demokrasi kepada para pelajar yang ada di Kecamatan Pulau Laut Utara, hal tersebut dilakukan melalui pendidikan politik karena mereka para pelajar terutama yang sudah berumur 17 tahun adalah pemula dalam memilih untuk pegelaran pesta demokrasi nantinya.

Hal itu dikatakan langsung Kepala Badan Kesbangpol Kotabaru H Adi Sutomo saat melakukan sosialisasi di salahsatu sekolah di Kecamatan Pulau Laut Utara bahwa, mereka itu (pelajar) masih pemula dan masih murni tidak terkontaminasi dengan produk luar yang tidak bertanggungjawab yang memasuki mereka karena sasaran utama yang paling banyak adalah generasi muda.

"Memang kita perlu mengarahkan mereka dalam menggunakan hak pilihnya dengan mengenalkan apa itu pemilu baik tujuan dan tata caranya yang benar agar mereka tidak terpengaruh oleh orang yang tidak bertanggungjawab," ungkapnya.

Kepala Kesbangpol Kotabaru yang lebih dikenal dengan sebutan bung Tomo itu mengungkapkan, bahwa untuk saat ini kami hanya melakukan sosialisasi di ibukota kabupaten Kecamatan Pulau Laut Utara saja dengan target 900 pelajar di 9 sekolah walaupun anggaran minim tapi kami tetap melaksanakan kegiatan ini dengan menggabungkan pendidikan dan narkoba.

Ia, pun, menjelaskan walau demikian untuk pendidikan politik tahun tadi kegiatannya sudah dilakukan terhadap pelajar SLTA yang berumur 17 tahun di 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotabaru dengan target 2.700 siswa.

Dan tujuannya adalah bagaimana mereka mengenal pemilu, jenis pemilu, untuk apa pemilu, dan siapa yang dipilh, jadi mereka harus menggunakan hak pilih dengan baik dan benar sebagai warga negara indonesia.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua KPU dan Bawaslu Kotabaru dengan mengadakan dialog juga tanya jawab kepada para pelajar seputar pemilu, nampak para pelajar sangat antusias dengan seksama mendengarkan pemaparan tentang pengenalan pemilu tersebut.      










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

18 Tahun Kiprah Sanggar Pusaka Saijaan Untuk Bumi Saijaan

GEMA, PULAULAUT - Tidak terasa sudah 18 tahun keberadaan Sanggar Pusaka Saijaan di Kabupaten Kotabaru, sejak berdiri pada tahun 2001 banyak suka dan duka yang menerpa kesenian di Bumi Saijaan tersebut namun mereka masih bisa bertahan hingga sekarang bahkan tidak sedikit penghargaan yang didapatkan sejak awal berdiri baik tingkal lokal, nasional, bahkan internasional.

Awal berdirinya sanggar Pusaka Saijaan ini dicetus oleh H Irhami Ridjani yang saat itu menjabat Bupati Kotabaru bersama seniman Kotabaru yaitu, Rudi Nugraha, Firhansyah, Anang Marendra, dan Bayu, sebagai wadah bagi para anak muda untuk menyatukan visi dan misi dalam suatu organisasi seni.

Dalam mensyukuri perayaan 18 tahun Sanggar Pusaka Saijaan tersebut panitia pelaksana yang diketuai oleh Nur Hidayat menggelar pentas seni koloborasi dari 168 orang pelajar mulai tingkat PAUD hingga SMA dan menampilkan mamanda tradisional dengan judul Mutiara Hati, Jum'at (22/2/2019) malam, di Panggung Dewan Kesenian Daerah Siring Laut Kotabaru.

Ketua panitia pelaksana syukuran 18 tahun Sanggar Pusaka Saijaan, Nur Hidayat mengatakan, awal berdirinya Sanggar Pusaka Saijaan Kotabaru ini mulai 10 Januari 2001 hingga sekarang dan sudah banyak prestasi yang kami berikan untuk daerah bahkan mengenalkan tari daerah kita hingga kemancanegara.

Walaupun banyak suka duka dan kendala yang kami hadapi selama 18 tahun ini akan tetapi kami tidak patah semangat bahkan terus berkarya untuk mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru dibidang seni, ungkap Dayat.

"Alhamdulillah, acara syukuran 18 tahun Sanggar Pusaka Saijaan malam ini berjalan lancar walaupun persiapan kami hanya sekitar 15 hari saja bersama anak anak pelajar saling bekerjasama," katanya haru.

Perayaan syukuran tersebut ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Pembina Sanggar Pusaka Saijaan, Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar didampingi pejabat terkait dan para seniman Kotabaru.

Dalam sambutannya Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar, menyampaikan, kegiatan sanggar seni ini selain sebagai wadah bagi anak anak namun juga membuat mereka peduli akan seni tradisional hingga memotivasi kawula muda akan kecintaannya terhadap kesenian daerah.

Ia, pun, mengharapkan kedepannya Sanggar Pusaka Saijaan ini terus maju dan tetap menjaga kelestarian budaya leluhur kita agar tidak hilang bahkan nantinya akan menjadi sanggar seni yang terbaik di daerah hal tersebut langsung di aminkan oleh para tokoh seniman dan penonton.

Disisi lain Kasi Pertunjukan dan Pengembangan Kesenian pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Rudi Nugraha menyampaikan, memang tidak mudah menyatukan visi dan misi dalam suatu organisasi kesenian, walau demikian Sanggar Pusaka Saijaan banyak mendapatkan penghargaan baik lokal, nasional, bahkan internasional, hal tersebut dilakukan tak lain hanya untuk mengangkat nama Kotabaru yang bergelar Bumi Saijaan bisa sejajar dengan daerah lain dalam hal potensi kesenian.

Rudi pun, berharap, dengan adanya pergelaran seni syukuran 18 tahun Sanggar Pusaka Saijaan ini bisa menjadi bukti bahwa loyalitas dan dedikasi semata mata untuk pelestarian dan pengembangan kesenian Kotabaru.

Acara syukuran 18 tahun Sanggar Pusaka Saijaan ini ditutup dengan penampilan mamanda tradisional gabungan dengan judul "Mutiara Hati" yang pastinya membuat acara semakin meriah karena para penonton dibuat tertawa terbahak bahak dengan guyonan para pemain tersebut.












 - Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Malam ini, Ratusan Anak Akan Ramaikan 18 Tahun Sanggar Pusaka Saijaan

GEMA, PULAULAUT - Malam ini halaman Siring Laut akan dibikin heboh dengan penampilan ratusan anak anak pelajar dari PAUD hingga SMA yang dirangkai dalam syukuran 18 tahun Sanggar Pusaka Saijaan di panggung Dewan Kesenian Daerah Siring Laut Kotabaru.

Sekian lama berkecimpung di dunia seni baik lokal, nasional, dan mengharumkan nama daerah hingga kemancanegara kini Sanggar seni Pusaka Saijaan Kotabaru tahun ini sudah berumur 18 tahun.

Dalam perayaan syukuran malam nantinya mereka akan menyuguhkan penampilan ratusan anak mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dalam pegelaran seni tari anak dan teater mamanda, Jumat, (22/2/2019) malam, dihalaman Siring Laut Kotabaru.

Untuk mengkolobarasikan penampilan ratusan pelajar tersebut panitia pelaksana harus mengadakan latihan bersama sekitar 15 hari agar penampilan nantinya bisa maksimal sesuai dengan harapan.

Ketua panitia pelaksana syukuran 18 tahun Sanggar Pusaka Saijaan Kotabaru, Nur Hidayat mengatakan, awal berdirinya Sanggar Pusaka Saijaan Kotabaru ini mulai 10 Januari 2001 hingga sekarang dan sudah banyak prestasi yang kami berikan untuk daerah bahkan mengenalkan tari daerah kita hingga kemancanegara.

Sedangkan untuk persiapan kolaborasi pegelaran pentas seni pelajar mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA ini kami lakukan sekitar 15 hari dengan personil 168 orang.

"Kegiatan ini dalam rangkaian mensyukuri 18 tahun Kiprah Sanggar Seni Pusaka Saijaan untuk Bumi Saijaan," ujar Dayat.

Disisi lain Kasi Pertunjukan dan Pengembangan Kesenian pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Rudi Nugraha menyampaikan, Sanggar Seni Pusaka Saijaan ini berdiri tahun 2001 hingga sekarang memang tidak mudah menyatukan visi dan misi dalam suatu organisasi kesenian.

Walaupun demikian ungkap Rudi, sudah banyak prestasi yang diraih oleh Sanggar Pusaka Saijaan baik lokal, nasional, bahkan internasional, hal tersebut dilakukan tak lain hanya untuk mengangkat nama Kotabaru yang bergelar Bumi Saijaan itu bisa sejajar dengan daerah lain dalam hal potensi kesenian.

Walaupun kami bukan pengurus Sanggar Pusaka Saijaan ini namun kami masih termasuk salahsatu pendiri bersama H Irhami Ridjani mantan Bupati Kotabaru saat itu, Firhansyah, Anang Marendra, dan Bayu, seniman Kotabaru.

Rudi pun, berharap, dengan adanya pergelaran seni syukuran 18 tahun Sanggar Pusaka Saijaan ini bisa menjadi bukti bahwa loyalitas dan dedikasi semata mata untuk pelestarian dan pengembangan kesenian Kotabaru.

Pantauan dilapangan nampak para panitia pelaksana dan para pelajar sangat antusias dan bersemangat melakukan latihan untuk persiapan tampil malam nanti.

Dan rencananya acara itu akan dihadiri oleh Pembina Sanggar Pusaka Saijaan Kotabaru Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar dan pejabat daerah setempat.












- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

MUKK Kotabaru Gelar Musyawarah Adat Dayak

GEMA, HAMPANG - Majelis Umat Kepercayaan Kaharingan (MUKK) Indonesia Kabupaten Kotabaru mengadakan musyawarah yang dikemas dalam urun rembuk para kepala adat se Kabupaten Kotabaru dengan tema penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat adat dayak, penyamaan acara adat babalian, dan tata krama ibadah kaharingan, Selasa (19/2/2019) di Balai Adat Babalian Desa Hampang.

Dalam kegiatan tersebut nampak hadir Camat Hampang, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kesbangpol, dan tokoh adat kaharingan.

Ketua Dewan Musyawarah Pusat Majelis Umat Kepercayaan Kaharingan (MUKK) Kotabaru Sukirman.R, kepada awak media mengatakan, musyawarah ini bertujuan untuk membertahukan kepada masyarakat bahwa kepercayaan kaharingan sudah diakui dan di sahkan oleh pemerintah.

"Ia, memang sudah diakui oleh pemerintah jadi kepercayaan kaharingan ini jelas sudah keberadaannya baik administrasi kependudukan, pendidikan, kebudayaan, dan agamanya secara hukum sah," ungkap Sukirman.

Selain itu, tambahnya, perilaku, tata krama, adat istiadat, dan hukum adat menjadi perhatian bersama para tokoh adat kaharingan di Kotabaru untuk dibenahi diantaranya masalah ibadah babalian agar seragam maupun memahami pegangan leluhur baik sejarah dan keyakinan umat kaharingan.

Dalam kesempatan itu Camat Hampang Sumarno, mengatakan, kepercayaan Kaharingan ini sudah diakui oleh pemerintah dan sejajar dengan agama lain di Indonesia namun masih ada permasalahan dibidang pendidikan kaharingan sehingga tarap pendidikan mereka belum sejajar dengan yang lainnya.

"Baru satu dari enam kecamatan yang sudah terdaftar memiliki pendidikan kepercayaan kaharingan yaitu di Kecamatan Pamukan Barat, jadi kami akan berkoordinasi dan mendaftarkan pendidikan tersebut kedinas terkait agar pendidikan mereka bisa sejajar juga," ungkap Sumarno.

Ia, berharap, dengan adanya musyawarah ini nantinya bisa didapatkan pemikiran yang sama tentang tata cara beribadah dan penetapan perayaan adat kaharingan tersebut sebab selama ini mereka belum ada persamaan dalam beribadah padahal jumlahnya cukup banyak.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Mukhni Minta Ada TPA di Kecamatan

GEMA, TANJUNG SELAYAR - Wakil Ketua II DPRD Kotabaru H Mukhni, AF meminta agar pemerintah daerah harus membuatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kecamatan Pulau Laut Barat, Pulau Laut Tanjung Selayar, Pulau Laut Selatan, dan Pulau Laut Kepulauan, agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke laut.

Hal tersebut disampaikam Mukhni pada saat acara Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Selasa (11/2/2019).

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa masyarakat setempat membuang sampah kelaut karena tidak adanya tempat pembuangan sampah khusus sehingga menyebabkan keadaan laut tidak sehat seperti ikan dan terumbu karang serta biota laut lainnya tercemar.

"Kami sudah mengusulkan sekitar 4 Hektar lahan kosong kepada pemerintah untuk dijadikan tempat pembuangan akhir sampah dikecamatan namun sampai sekarang belum terealisasi, ungkap Mukhni.

Memang kita tahu semua bahwa saat ini keuangan daerah tidak akan cukup untuk merealisasikan semua usulan Musrenbang tersebut maka itu harus dicari usulan mana yang menjadi prioritas terlebih dulu.

Padahal tambahnya, dengan adanya tempat pembuangan sampah tersebut tentunya warga setempat tidak akan lagi membuang sampah kelaut dan akan ada pengelolaan sampah yang baik seperti menjadikannya pupuk kompos dan lainnya.

Selain itu tambah Mukhni, nantinya harus ada pengadaan armada baik mobil ataupun tosa untuk transportasi angkutan sampah itu dan pastinya akan ada penambahan tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran.

Dalam kesempatan itu pula Mukhni juga menyinggung masalah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang tidak berlaku lagi sejak per 1 Januari 2019 tentunya hal itu sangat memberatkan warga tidak mampu dipedesaan yang ingin berobat ke kota.

Seharusnya jelas Mukhni, SKTM tersebut harus konek dengan BPJS dan harus ada kategori warga miskin sehingga masyarakat yang kurang mampu tidak dipersulit untuk berobat.

"DPRD hanya mengakomodir usulan saja namun yang menjalankan adalah pihak eksekutif jadi kita harus butuh data akurat tentang daerah setempat diantaranya kategori miskin itu apa dari penghasilan atau dari segi mana parameter miskin tersebut sebab tujuan eksekutif dan legislatif sama untuk menuntaskan kemiskinan," bebernya.

Disisi lain Camat Pulau Laut Tanjung Selayar, Paimin Silalahi tidak menampik banyaknya keluhan warganya terkait tidak berlakunya lagi SKTM per 1 Januari 2019 kemarin.

Namun diungkapkannya, bahwa warga masih bisa dilayani tergantung masalahnya mendesak atau tingkat penyakitnya apa jadi tidak semua SKTM di tolak.

"Kita akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial terkait masalah tidak berlakunya SKTM ini tentang data warga yang memang benar benar tidak mampu ataupun ada kategori miskin itu bagaimana sehingga tidak mempersulit warga dan salah sasaran," jelas camat.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Dukung Gerakan Revolusi Hijau

GEMA, SIDOMULYO - Dalam rangka mempertahankan dan menjaga kelestarian alam yang sudah mulai berkurang setiap tahunnya membuat pihak Indocement turut mendukung gerakan pemerintah dalam menggalangkan revolusi hijau di pelosok Indonesia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) Plant Tarjun, Kotabaru bekerjasama dengan KPH Cyantung Dinas Kehutanan Propinsi Kalimantan Selatan dalam penanaman pohon di area persemaian permanen, Selasa (12/2/2019) di Quary Mining Indocement Desa Sidomulyo Kecamatan Kelumpang Hulu.

Hal tersebut juga dirangkai dalam kegiatan bulan K3 tahun 2019 untuk mendukung gerakan revolusi hijau di Provinsi Kalsel, yang terus di galakan oleh Gubernur Kalsel.

Dept Head Mining Andi Munir, mengatakan bahwa kami sejalan dengan program pemerintah Kalsel mengenai revolusi hijau ini dengan melakukan penanaman 500 pohon aneka macam jenis kayu bersama KPH Cantung di lahan nganggur area Quarry.

"Hal ini kami lakukan rutin setiap tahun back to Nature bersama masyarakat, Muspika , Stackholders, mudah mudahan aktivitas kebiasaan seperti ini bisa di lakukan semua orang," ungkap Andi Munir

Gerakan revolusi hijau ini tidak hanya dilaksanakan di lokasi perusahan wilayah kotabaru saja akan tetapi  juga dilakukan di lingkungan warga, komunitas pencinta alam dan masyarakat yang peduli terhadap hutan.

Dalam kesempatan acara kegiatan itu dihadiri oleh Kepala KPH Cantung, Munandar beserta Jajaran Dinas Kehutanan, sedangkan dari perusahaan semen tiga roda tersebut turut hadir Management Indocement Hakim Muhammad, Mining Dept Head Andi Munir, SHECSR Dept Head Teguh Iman Basuki, Dept Head Legal Indocement Bobby Wardana, serta Jajaran Pimpinan PT Pama Indomining.

Disisi lain KPH Cantung Munandar mengatakan, acara penanaman bersama pihak Indocement ini menindak lanjuti MOU yang sebelumnya sudah di sepekati bersama dengan Dinas Kehutanan. Jadi ini adalah momen penting dimana kerja sama antara pihak swasta dengan pemerintah untuk bahu membahu mewujudkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan diantaranya adalah menggalakkan revolusi hijau, pungkasnya.

Adapun lokasi yang di gunakan untuk penanaman pohon ini seluas 20 Hektar yang meliputi lahan persemaian seluas 2 Hektar yang telah ditanami sejak bulan Nopember 2018 dan sisa 18 Hektar merupakan demplot yang masih berpotensi untuk dikembangkan lagi, dilokasi ini juga dilengkapi dengan pembangunan paseri dan diharapkan 3 bulan kedepan sudah selesai Insya Allah bisa di resmikan oleh Gubernur Kalsel.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

BKPPD Kotabaru Sosialisasikan Pengisian SKP Terhadap PNS

GEMA, PULAULAUT - Masih banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Kotabaru dalam pengisian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) membuat Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kotabaru melakukan tindakan sambut bola kepada masing masing SKPD dengan mensosialisasikan cara pengisian SKP yang benar sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Pembinaan, Badaruddin, SKM, DAP. E, M. AP, memang SKP ini sangat penting bagi PNS sebab itu akan menentukan kinerja maupun karir yang bersangkutan seperti kenaikan berkala maupun pangkat nantinya.

Ia, pun, mengungkapkan bahwa BKPPD sebenarnya sudah pernah mensosialisasikan masalah tata cara pengisian SKP ini kepada para PNS melalui bagian umum dan Kepegawaian masing masing tetapi masih saja banyak terdapat kesalahan.

"Biasanya kami mensosialisasikan SKP ini khusus bidang Umpeg masing masing SKPD di satu tempat namun tahun ini kami sambut bola dengan mendatangi SKPD sehingga semua PNS bisa mengetahuinya," jelas Badaruddin.

Lebih luas dibeberkannya bahwa kinerja PNS semakin tahun semakin sulit karena mereka harus detail dalam melakukan pengisian SKP tersebut karena menjadi perhatian BKN dalam pengurusan berkala, kenaikan pangkat, dan pensiunan.

Bagaimana supaya SKP ini bisa dipahami oleh semua PNS, maka dari itu kami melakukan kembali sosialisasi ini langsung ke masing masing SKPD secara bergiliran sebab hampir 70 persen tertundanya kenaikan berkala maupun pangkat mereka karena kesalahan SKP.

Ditambahkan Kassubbid Penilaian Kinerja Aparatur I, Puji Hastuti, S.H, pembuatan SKP ini ada dua versi yaitu untuk kenaikan pangkat dan untuk mutasi dengan format yang berbeda antara lain untuk kenaikan pangkat formatnya hanya tiga saja cukup sasaran, nilai capaian dan penilaian. Sedangkan untuk mutasi dengan format beda sebanyak enam lembar sebab adanya perubahan anjab atau pindah bidang.

Selain itu ungkap Fuji, mayoritas kesalahan PNS dalam pembuatan SKP tersebut adalah penanggalan dan uraian tugas yang tidak sesuai kinerja.

Ia, pun, berharap dengan adanya sosialisasi SKP dengan sambut bola oleh BKPPD ke masing masing SKPD ini semua PNS bisa mengerti dan memahaminya sehingga tidak terjadi lagi pengembalian berkas apalagi sampai penundaan berkala dan kenaikan pangkat karena salah.

"Kalau ada PNS yang ingin mengurus kenaikan pangkat cukup koordinasi ke bagian umpeg saja dan nanti ke BKPPD tidak perlu yang bersangkutan mengurusnya," ujar Fuji.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Fatma Idiana Ajak Warga Hidup Sehat

GEMA, PULAULAUT - Ketua PKK Kabupaten Kotabaru Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar bersama anggota menghadiri HUT Komunitas Lansia Lincah ke-2 di Desa Mega Sari Kecamatan Pulau Laut Utara, Minggu (10/2/2019), yang dikemas dengan jalan santai, Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), dan posyandu terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Fatma Idiana Sayed Jafar mengajak warga untuk hidup sehat dan menginginkan komunitas lansia tersebut terus menjaga kesehatannya baik pola makan, olahraga dan lainnya secara rutin agar tetap sehat.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini walaupun sudah lansia namun masih aktif untuk melakukan hidup sehat dengan olahraga rutin dan pola makan yang baik tentunya hal ini harus menjadi contoh kita," kata Fatma.

Peringatan HUT ke-2 komunitas lansia lincah ini juga dihadiri Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Sekda H Said Ahmad, Kepala SKPD, Dharma Wanita, Germas, dan tokoh masyarakat.

Disisi lain ketua komunitas lansia ceria Katrin Wungkana menjelaskan bahwa, sebenarnya komunitas lansia ini sudah berjalan tujuh tahun namun keaktibannya baru dua tahun ini makanya kita rayakan.

Ia, pun, tidak menepis banyak kendala yang dihadapi awal terbentuknya komunitas lansia tersebut karena para ibu ibu disini kebanyakan hanya berada dirumah duduk duduk tanpa ada aktivitas.

Dari situlah ungkap Katrin, ia berinisiatif untuk membentuk komunitas ini agar ibu ibu tersebut bisa melakukan hidup sehat dengan senam seminggu sekali dan melakukan pemeriksaan rutin di posyandu atau puskesmas.

Suasana keakraban nampak terlihat antara pejabat dan masyarakat setempat mereka berbaur bersama bergoyang mengikuti alunan musik tanpa ada penghalang sambil membagikan hadiah hasil dari undian jalan santai kepada para pemenang dan nomor yang dipanggil tiga kali tidak ada maka dianggap hangus oleh panitia.

Para peserta jalan sehat tersebut sangat antusias sambil menunggu nomor mereka dipanggil oleh panitia dan disuguhi hiburan juga diajak bergoyang bersama.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

PDAM Kotabaru Akan Louncing Aplikasi Online

GEMA, PULAULAUT - Untuk memberikan pelayanan publik yang transparan kepada masyarakat luas khususnya pelanggan PDAM, rencananya pihak PDAM Kotabaru akan meluncurkan aplikasi berbasis web dan android untuk mempermudah para pelanggan dalam mengakses informasi seputar PDAM.

Aplikasi online PDAM tersebut akan di louncing besok, Minggu (10/2/2019) pagi di halaman Siringlaut depan kantor bupati Kotabaru yang dikemas dengan senam massal dan pembagian doorprize.

Masyarakat ataupun para pelanggan bisa melihat layanan PDAM tersebut dengan membuka situs https://pdamkotabaru.co.id dan nantinya akan banyak menu yang ditemukan seperti informasi PDAM, cek tagihan, pembacaan meter, pemasangan sambungan baru, pengaduan atau keluhan pelanggan.

Hal tersebut dibenarkan Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah, Sabtu (9/2/2019) diruang kerjanya bahwa memang bulan Februari 2019 ini kami akan meluncurkan program aplikasi online berbasis web dan android mobile untuk mempermudah masyarakat khususnya pelanggan PDAM dalam mengakses layanan informasi PDAM.

"Memang untuk sementara aplikasi online milik PDAM tersebut hanya bisa melayani beberapa menu saja diantaranya pemasangan baru, cek tagihan, cek meter, dan pengaduan saja," kata Ipan.

Namun, ungkap direktur PDAM Kotabaru itu bahwa nantinya aplikasi ini akan terus dikembangkan dengan menambah menu lain yang lebih banyak lagi hingga menjadi pelayanan publik yang transparan dan smart city.

Saat ini tambah Ipan, pembayaran PDAM hanya bisa dilakukan di satu bank saja yaitu Bank Kalsel namun nantinya juga akan ditambah ke bank lainnya dan selain itu masyarakat juga bisa melakukan pembayaran di 121 POB, dan kantor pos se Indonesia.

Ia, pun, mengajak kepada semua masyarakat Kotabaru besok untuk bisa berhadir dalam acara louncing aplikasi online PDAM tersebut dan senam massal di Siringlaut karena akan ada doorprize kepada 700 pelanggan yang menggunakan aplikasi tersebut di android mereka.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Enam Rumah Warga Gunung Sari Terendam

GEMA, PULAULAUT - Sudah sepekan ini daerah yang berjuluk Bumi Saijaan diguyur hujan dan angin dengan intensitas ringan maupun sedang hal itu mengakibatkan enam buah rumah warga Desa Gunung Sari RT 01, Kecamatan Pulau Laut Utara terendam, Kamis (7/2/2019)

Hal tersebut bermula sekitar pukul 16.00 Wita curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kotabaru hingga pukul 17.30 Wita, akibatnya gorong gorong tidak bisa menampung air dan ambruk otomatis air pun meluap kepemukiman warga.

Rumah yang terendam air sebanyak 6 Kepala Keluarga dan 14 jiwa atas nama Husaini 2 jiwa, Rahmani 2 jiwa, Masnur 2  jiwa, Sunar 2 jiwa, Kartisah 2 jiwa, Abduk Samad 4 jiwa.

Informasi yang didapat setelah kejadian tim gabungan dari BPBD Kotabaru, DDPKP kotabaru, Polsek Pulau Laut Utara, HBS Kotabaru, Emergency Respon Kotabaru, Tagana Kabupaten Kotabaru, dan masyarakat setempat langsung kelokasi menyedot air yang menggenangi rumah warga mulai pukul 18.00 hingga 00.00 Wita.

Upaya yang dilakukan BPBD Kotabaru pasca Banjir dengan melakukan Kaji cepat, Asessment korban, penyedotan air yang tergenang bersama seluruh tim, dan persiapan bantuan logistik.                                                                                                                                                                                                         










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Diskominfo Kotabaru Ikuti Konferensi Nasional LPPL se Indonesia

GEMA, SURABAYA - Dalam rangkaian memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang dipusatkan di Surabaya, Asosiasi LPPL Radio Jawa Timur menggelar kegiatan forum Nasional LPPL (Lembaga Penyiaran Publik Lokal) se Indonesia yang dikemas dalam Konferensi Nasional LPPL Indonesia.

Acara diawali dengan konvoi OB Van atau mobil operasional LPPL ber-branding yang dipusatkan di kawasan Taman Apsari gedung Negara Graha Surabaya hingga lanjut dengan City Tour dari Surabaya ke Sidoarjo menuju Studio LPPL Radio Suara Sidoarjo Fm, Rabu (6/2/2019).

Hal itu juga diikuti oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, untuk berpartisipasi dalam acara yang bertajuk "Konferensi Nasional LPPL Indonesia" dalam membangun LPPL yang kuat untuk mewujudkan penyiaran nasional yang sehat

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 6 hingga 7 Februari 2019 di Hotel Santika Primiere Gubeng Surabaya yang diikuti oleh Dinas Komunikasi dan Informatika provinsi/kab/kota se Indonesia.

Dan para peserta LPPL malam nanti akan disambut langsung oleh Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak yang dikemas dalam Dinner Welcome.

Informasi dari panitia pelaksana bahwa acara dikemas dengan rangkaian acara konvoi Ob Van LPPL, City Tour Radio 4.0, Pameran Alat-alat Broadcast, Welcome Dinner, dan Konferensi.

Selain peserta LPPL se Indonesia rencananya acara Konferensi Nasional LPPL Indonesia ini juga akan dihadiri oleh Menteri Kominfo RI Rudiantara untuk membuka secara resmi acara tersebut besok di Hotel Santika Primiere Gubeng Surabaya.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bank Kalsel Kotabaru Buka Unit di Sengayam

GEMA, SENGAYAM - Melalui program Goverment ekosistem, Bank Kalsel berusaha meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan khususnya Kotabaru dengan membuka cabang unit di Sengayam Kecamatan Pamukan Barat.

Acara peresmian tersebut dilakukan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar didampingi Direktur Utama Bank Kalsel Agus Sabarudin dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita diikuti oleh kepala SKPD dan undangan yang hadir, Jumat (1/2/2019)

Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Sabarudin dalam sambutannya menjelaskan bahwa Bank BPD Kal-Sel sudah berusia 55 tahun yangmana berdiri pada tanggal 25 Maret 1964 dan pada tahun 2011 berubah bentuk menjadi perusahaan daerah dengan branding Bank Kalsel.

Lebih luas dipaparkan Agus bahwa tujuan Bank Kalsel adalah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan melalui program Goverment Bisnis Ekosistem, dan Bank Kalsel sebagai bank utamanya.

"Dengan modal dasar 2.5 miliar yang dimiliki Bank Kalsel sekarang tentu besar harapan bisa terus berkembang dan menjadi patner pemerintah dalam memberikan kontribusi pembangunan.daerah," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan bahwa keberadaan perbankan ini sangat penting untuk mendukung usaha masyarakat sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan secara merata.

Ia, pun, berharap Bank kalsel dapat memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dengan pelayanan lebih dekat dan luas serta mendorong pembangunan infrastruktur ekonomi, UKM dan lainnya.

"Kita harus mendukung penuh Bank Kalsel ini dengan menempatkan dana kita disana sesuai dengan komitmen dan kepedulian  Bank Kalsel terhadap masyarakat Kotabaru khususnya masyarkat Desa Dengayam, kata bupati.

Karena itu lanjutnya nantinya kan dana dana tersebut akan dikembalikan juga kepada masyarakat yaitu berupa pinjaman guna sebagai permodalan usaha baik usaha mikro kecil dan menengah.

"Semoga Bank Kalsel cabang Kotabaru dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam membangun perekonomian daerah yang semakin sehat dan berkembang pesat," tutup Sayed Jafar.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Inginkan Rancangan Peraturan APBDES Tepat Sasaran

GEMA, SENGAYAM - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar meinginkan para peserta APBDES (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) tahun 2019 agar bisa merancang peraturan tersebut tepat sasaran sehingga program pembangunan tidak tumpang tindih dan langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan bupati ketika membuka acara Evaluasi Rancangan Peraturan Desa Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES), Kabupaten Kotabaru Tahun Anggaran 2019, di Sengayam Kecamatan Pamukan Barat, Jumat, (1/2//2019)

“Saya yakin desa pasti bisa berkembang, apabila APBDES dirancang tepat sasaran, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dan program pembangunan tidak tumpang tindih," ungkap Sayid Jafar.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan itu menjelaskan, bahwa selama ini kami langsung turun kelapangan agar bisa melihat langsung permasalahan permasalahan yang ada, sehingga bisa menentukan prioritas yang harus diselesaikan guna manfaatnya cepat dirasakan oleh masyarakat Saijaan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kotabaru, Said Akhmad juga menghimbau kepada seluruh aparatur desa bisa menjalin kekompakan dalam membangun wilayah.

Menurutnya, aparatur desa harus meningkatkan sinergitas kepada stakeholder terkait, sehingga rancangan program pembangunan terutama program pembangunan fisik bisa bermanfaat.

Ditambahkan Hariansyah selaku Kepala BPMPD Kotabaru bahwa peserta yang terkait dengan perancangan APBDES untuk selalu tertib administrasi, hindari masalah, dan selalu jalin komunikasi dengan tim pengawas.

Adapun peserta yang mengadiri acara tersebut ialah Para Kepala Desa, aparatur Desa dan Sekretaris Desa dari Kecamatan Pamukan Barat, Pamukan Utara dan Sei Durian. Hadir juga Kepala Dinas Perkebunan Hardhani, kepala BPKAD H Kadir, Kepala Dinas Koperasi Zainal, Kepala BKD Dan kepala BLHD.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah