Selasa, 31 Desember 2019

Indeks Membangun Desa di Kotabaru Meningkat

Indeks Membangun Desa di Kotabaru Meningkat

GEMA, PULAULAUT - Masih banyaknya desa tertinggal di Kabupaten Kotabaru tentunya membuat pemerintah Kotabaru terus bergerak melakukan pembinaan kepada perangkat desa dan memberikan pendampingan agar dana desa yang digunakan bisa terarah tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) H Hariansnyah bahwa, hasil evaluasi Indeks Membangun Desa (IDM) 2019 ada peningkatan walaupun masih ada dua desa yang sangat tertinggal yaitu, Desa Hulu Sampanahan dan Desa Limbur Kecamatan Hampang, Selasa (31/12/2019) di opration room setda Kotabaru.

Selain itu jelasnya, masih ada 55 desa tertinggal, desa berkembang 123 dan desa maju 15, dan desa mandiri ada 3, asal mula desa mandiri cuma ada satu namun berkat kawan kawan mengisi formulir data hingga bisa berubah.

"Kita berharap tahun depan nantinya angka angka ini ada perubahan dan berharap agar dalam pengelolaan dana desa tidak mendapatkan permasalahan," ujar Hariansnyah.

Tidak semua desa tambahnya, mendapatkan pendampingan desa karena ada satu desa yang membawahi desa lainnya memang kerja kawan kawan sangat berat dilapangan.

Disisi lain, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan, kalau kita melihat sekarang harus yang muda muda bergerak.untuk membangun Kotabaru bersama pemerintah sebab masalah yang kita hadapi di desa harus bersama sama mencari solusinya karena desa adalah ujung tombak dalam percepatan pembangunan di desa.

"Management pengelolaan dana desa ini sebenarnya tidak sulit tergantung dari orangnya dalam menjalankannya hingga tidak melenceng dari sistem dan undang undang yang ada," ujar bupati.

Disinilah tugas para pendamping desa untuk bisa mengawasi jalannya pengelolaan dana desa tersebut agar tepat sasaran hingga tidak terjadi masalah pada desa itu.

Lebih luas dijelaskan orang nomor satu di Bumi Saijaan itu bahwa, visi misi Pemerintah Kabupaten Kotabaru yaitu Agrobisnis dan Pariwisata semua itu tidak akan bisa terwujud kalau tidak di dukung dengan infrastruktur jalan yang baik.

"Saya minta kepada pendamping desa untuk bisa melakukan percepatan pembangunan melalui dana desa secara terbuka, terarah, dan tetap berkomunikasi hingga perekonomian setempat bisa berkembang," kata bupati.

Jadi tambahnya, pemerintah desa harus bisa mandiri melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) mengelola desanya agar mempunyai penghasilan sendiri sebab apabila dana desa berhenti maka desa tidak mati suri karena sudah mempunyai pendapatan sendiri.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Pemkab Kotabaru Bantu Dunia Pendidikan

Pemkab Kotabaru Bantu Dunia Pendidikan

GEMA, PULAULAUT - Puluhan sekolah di Kabupaten Kotabaru mulai dari pra sekolah hingga menengah pertama mendapatkan bantuan dari Pemkab Kotabaru baik rehab kelas baru maupun sarana prasarana sekolah.

Bantuan untuk sekolah tersebut bervariasi tergantung dari keperluan masing masing sekolah dan secara simbolis bantuan diberikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar kepada para pengurus sekolah, Senin (30/12/2019) di aula Islamic Center.

Untuk sekolah tingkat Taman Kanak kanak yang mendapatkan bantuan yaitu, TK Kartika, TK Al Hidayah Fajar, berupa pengadaan Alat Permainan Edukatif (APE), sedangkan tingkat Sekolah Dasar (SD), adalah SDN 2 Semayap pengadaan peralatan laboratorium komputer, SDN 5 Baharu Selatan pembangunan toilet, SDN 2 Batuah pengadaan buku koleksi perpustakaan.

Dan SDN Kotabaru Hulu, SDN 2 Hilir Muara, SDN Sungai Taib, SDN Muhamadiyah mendapatkan bantuan pembangunan Rehab Kelas Baru (RKB).

Sedangkan untuk sekolah menengah pertama yaitu, SMPN 1 Kotabaru, SMPN 5 Kotabaru, SMPN 4 Kotabaru, dan SMPN 6 Kotabaru mendapat bantuan pengadaan peralatan laboratorium IPA.

Dan SMPN 2 Kotabaru, SMPN 3 Kotabaru dan SMPN 7 Kotabaru,  yayasan pendidikan Islam Al Munawarah, MTS Darul Ulum penyempurnaan rehab kelas baru.

Madrasyah Tsanawiyah Raudhatul Jannah, pemasangan paping blok halaman dan untuk SKB Kotabaru yaitu, rehab total rumah dinas guru, pembangunan ruang praktek, pembangunan toilet, pengadaan buku, pengadaan peralatan pendidikan dan pengadaan media pendidikan.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengharapkan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah ini bisa bermanfaat dan dipergunakan sebaik-baiknya.

"Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Kotabaru agar kedepan dapat lebih maju lagi," ungkapnya.

Selain itu bupati juga memberikan bantuan peralatan pembuatan kue kepada kelompok Anugrah dan Posyandu Seroja.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 30 Desember 2019

Puluhan Kapal Iringi Puncak Selamatan Leut Adat Bajau Samah

Puluhan Kapal Iringi Puncak Selamatan Leut Adat Bajau Samah

GEMA, PULAULAUT - Sepekan berlalu acara selamatan leut Bajau Samah digelar kini memasuki puncaknya dimana Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan rombongan iring iringan dengan puluhan kapal menuju lokasi pelepasan di tengah laut, Senin (30/12/2019).

Sebelumnya acara keramaian juga digelar warga Desa Rampa Kecamatan Pulau Laut Utara dengan lomba festival dangdut, betiti tali, balap perahu, perahu hias, tenis meja, dan lainnya di dermaga TPI Desa Rampa Lama.

Kepala Desa Rampa Syamsir Alam mengatakan, acara ini di dukung oleh Pemkab Kotabaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sebesar Rp 7 juta rupiah sisanya swadaya masyarakat setempat.

Ia, pun, menambahkan bahwa baru tahun ini bupati, Danlanal, Dandim 1004, Kapolres, serta Porkopimda, bisa hadir langsung dalam acara selamatan leut Bajau Samah.

"Alhamdulilah, pesta adat selamatan leut Bajau Samah ke-37 ini dihadiri para pejabat dan mudah mudahan tahun depan bisa di agenda agar bisa lebih dikenal lagi hingga keluar daerah," harapnya.

Menanggapi hal itu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan kedepannya harus lebih bagus lagi acara selamatan leut ini karena geografis Kotabaru mayoritas nelayan.

Kegiatan selamatan leut Bajau Samah ini sudah yang ke 37 dan akan terus dikembangkan agar orang luar bisa datang ke Kotabaru karena acara ini adalah budaya dan wisata warga setempat.

"Ya, tahun depan nanti acara ini harus dikemas lebih meriah lagi tentu dengan adanya penambahan dana lebih dari yang sekarang," ungkap bupati.

Selain itu, bupati juga akan menjadikan Desa Rampa menjadi Kampung pelangi untuk menarik wisatawan dari luar daerah untuk bisa datang ke Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 28 Desember 2019

25 Anggota BPD Pulaulaut Barat Dilantik

25 Anggota BPD Pulaulaut Barat Dilantik

GEMA, LONTAR - Untuk bisa meningkatkan pembangunan di desa dan melakukan pelayanan kepada masyarakat sekitar 25 orang Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) Kecamatan Pulaulaut Barat dilantik.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar terhadap 25 Anggota BPD periode 2020 sampai 2025, Sabtu 28/12/2019) di Aula Desa Sumber Makmur Kecamatan Pulaulaut Barat.

Mereka yang dilantik terbagi dibeberapa desa, yaitu, Desa Subur Makmur, Desa Lontar Timur, Desa Lontar Selatan, Desa Terangkeh, dan Desa Gemuruh, masing masing terpilih 5 orang perwakilan.

Kepala Dinas DPMPD Kotabaru Hariansnyah menyampaikan, bahwa anggota yang sudah dilantik nantinya agar bisa bersinergi dengan kepala desa setempat dalam membangun dan meningkatkan desa.

"Tahun 2020 nanti diharapkan manajemen tata kelola pemerintah desa harus lebih mementingkan pelayanan kepada masyarakat sesuai arahan bupati," ujar Hariansnyah.

Dalam kesempatan itu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan, bahwa anggota BPD merupakan wakil masyarakat dan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

"Tugasnya BPD itu menggali, menampung, menghimpun, meluruskan dan menyampaikan aspirasi masyarakat," ungkap bupati.

Bahkan, orang nomor satu di Bumi Saijaan tersebut menegaskan tugas BPD juga untuk membahas dan menyampaikan peraturan desa bahkan mengawasi kinerja kepala desa.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 26 Desember 2019

Arutmin Peduli Kesehatan Warga Kotabaru

Arutmin Peduli Kesehatan Warga Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Untuk kesekian kalinya PT Arutmin menggelar kegiatan donor darah melalui program CSR kesehatan perusahaan yang bekerjasama dengan pihak Rumah Sakit Jaya Sumitra Kotabaru dan nantinya hasil dari para pendonor tersebut akan diberikan kepada pihak rumah sakit untuk bisa diteruskan kepada masyarakat yang memerlukan.

Hal tersebut dikatakan CDEA Supervisor PT Arutmin Kotabaru Djamaludin, Kamis (26/12)2019) saat pelaksanaan donor darah di Aula Islamic Center kepada media.

"Memang ini program CSR perusahaan di bidang kesehatan akhir tahun dan nanti tahun 2020 kita akan tingkatkan CSR perusahaan untuk masyarakat bukan hanya bidang kesehatan saja akan tetapi bidang lainnya," tutur Djamaludin.

Ia, pun, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini dilakukan rutin pihak perusahaan setiap tiga bulan sekali untuk karyawan PT Arutmin bersama keluarga, para kontraktor terkait, dan masyarakat umum sebab tidak ada undangan resmi kepada warga ataupun instansi masalah donor darah ini.

Namun tambahnya, pelaksanaan kegiatan ini spontan saja dan sudah disebarkan melalui media sosial, email, dan Radio Gema Saijaan, agar masyarakat luas bisa mengetahuinya.

"Tidak ada target berapa kantong yang bisa di dapatkan namun kalau bisa sebanyak banyaknya sebab banyak sekali yang memerlukan darah ini," katanya.

Nampak dilokasi para pendonor mendatangi tempat yang sudah disediakan perusahaan bukan hanya dari pihak perusahaan namun juga masyarakat umum karena tempatnya yang strategis ditengah pusat kota yang mudah dijangkau warga.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Ribuan TNP Kotabaru Akan Dapatkan Kartu BPJS Tenaga Kerja

Ribuan TNP Kotabaru Akan Dapatkan Kartu BPJS Tenaga Kerja

GEMA, PULAULAUT - Untuk memberikan perlindungan dalam melaksanakan tugas kepada bawahannya Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam hal ini Bupati Kotabaru akan memberikan kartu Ketenagakerjaan kepada ribuan Tenaga Non PNS (TNP) sebagai jaminan kerja.

Hal tersebut diberikan secara simbolis oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan yang di terima oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Kamis (26/22/2019) diruang kerja bupati.

Sekitar 1.173 Tenaga Non PNS (TNP) Kotabaru yang menerima kartu Ketenagakerjaan tersebut akan dikoordinasikan ke masing masing SKPD untuk pembayarannya.

Menanggapi hal itu Bupati Kotabaru H Sayed menyampaikan, semua pegawai non PNS di pemerintahan semuanya akan dibuatkan kartu tenaga kerja sebagai antisipasi dalam perlindungan mereka dalam melaksanakan tugas.

"Kita inginkan semuanya mendapatkan pelayanan BPJS baik pegawai pemerintah atau karyawan perusahaan dan saya akan himbau SKPD dan perusahaan untuk memasukkan karyawannya ke BPJS," ungkap bupati.

Disisi lain dari pihak BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru miswar, mengatakan, program ini kerjasama dengan pihak Pemkab Kotabaru untuk menjamin keselamatan kerja non PNS yaitu kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

"Kalau seandainya terjadi kecelakaan kepada peserta BPJS tenaga kerja maka akan dibayarkan hingga 100 persen," kata Miswar.

Lebih luas dijelaskannya, sesuai dengan aturan baru apabila terjadi kecelakaan kerja hingga meninggal dunia maka akan diganti oleh BPJS 48 kali gaji namun bila meninggal dunia biasa akan diganti Rp 42 juta rupiah dengan iuran bulan peserta yang dibayarkan hanya Rp 5.400 rupiah.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 24 Desember 2019

Arutmin Bina Kader Posyandu Kotabaru Agar Bisa Mandiri

Arutmin Bina Kader Posyandu Kotabaru Agar Bisa Mandiri

GEMA, PULAULAUT - Melalui program CSR PT Arutmin yaitu pendidikan, kesehatan, dan penghijauan, perusahaan pertambangan tersebut terus melakukan pembinaan dan menganyomi kader posyandu di Pulaulaut Utara agar bisa mandiri dan mempunyai penghasilan tambahan.

Hal ini sudah dilakukan PT Arutmin puluhan tahun lamanya terhadap para kader Posyandu dengan memberikan berbagai macam pelatihan dan bantuan peralatan pendukung yang diperlukan mereka.

Kepada gemasaijaanonline Super Intendent Comunty Development PT Arutmin Kotabaru Ahmad Nurcholis menyampaikan, memang sudah lama perusahaan memberikan bantuan pelatihan dan alat penunjang lainnya kepada para kader Posyandu karena mereka adalah garda terdepan.

Selain itu ungkapnya, perusahaan juga memberikan bantuan dalam hal izin, kehigrnisan, pengemasan, dan pemasaran seperti yang dilakukan pihak pemerintah agar unit usaha mereka bisa maju dan berkembang.

"Ya, melalui Posyandu ini program PT Arutmin dijalankan seperti kesehatan, pendidikan, dan penghijauan, ini komitmen Arutmin bersama PKK Kotabaru dalam hal pemberdayaan perempuan," kata Nurcholis.

Menurutnya, tiap tahun para kader Posyandu terus bertambah dan maju hingga nantinya bisa menuntaskan kemiskinan dengan program programnya.

Salah seorang anggota PKK dan Posyandu Desa Hilir Muara Hajjah Jamilah, mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan dan pembinaan dari PT Arutmin selama ini kepada kader Posyandu hingga ada penghasilan tambahan.

"Berkat pelatihan yang telah diberikan sekarang para kader Posyandu sudah bisa membuat kerajinan dan olahan kuliner dengan kemasan yang menarik," ungkapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
107 Tahun Milad Muhammadiyah Arutmin Gelar Sunatan massal

107 Tahun Milad Muhammadiyah Arutmin Gelar Sunatan massal

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka mendukung peringatan milad Muhammadiyah ke 107, PT Arutmin gelar sunatan massal untuk 50 anak, Selasa (24/12/2019) di Aula Mesjid Istiqomah.

Kegiatan akhir tahun 2019 ini PT Arutmin kembali menggelar sunatan massal untuk 50 anak dalam rangkaian milad ke 107 muhammadiyah dan kemarin juga bekerjasama dengan TNI AD dalam peringatan hari juang melakukan hal yang sama kepada 35 anak.

Hal tersebut disampaikan perwakilan PT Arutmin, Djamaludin kepada gemasaijaanonline saat pelaksanaan sunatan massal bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kotabaru melalui program CSR kesehatan perusahaan.

"Ya, saat ini ada 50 anak yang akan di sunat dalam peringatan milad Muhammadiyah ke 107 semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan dinikmati masyarakat Kotabaru," kata Djamaludin.

Menanggapi hal itu pimpinan Muhammadiyah Kotabaru Abdul Samad menyampaikan terimakasih atas bantuan pihak PT Arutmin dalam pelaksanaan bakti sosial yaitu sunatan massal terhadap 50 anak ini.

Memang awalnya para peserta sunatan massal ini hanya 30 orang namun karena antusias warga hingga menjadi 50 orang dan alhamdulillah bisa difasilitasi pihak perusahaan.

"Sunatan massal ini diperuntukkan bukan hanya untuk warga muhammadiyah saja namun juga untuk masyarakat luas yang penting Islam dan sampai waktunya," ungkapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 19 Desember 2019

Media Gathering Indocement Diisi Dengan Kegiatan Outbond

Media Gathering Indocement Diisi Dengan Kegiatan Outbond

GEMA, TARJUN - Kegiatan rutin tiga bulanan PT ITP Plant Tarjun bersama awak media baik cetak, online, dan elektronik, di Kotabaru dalam acara media gheatring akhir tahun diisi dengan acara outbond, Kamis (19/12/2019) di Club House perusahaan.

Ada tiga game yang di siapkan oleh pihak perusahaan produsen semen Tiga Roda itu dalam kegiatan outbond tersebut yang akan dimainkan oleh pihak management Indocement dan awak media.

Nampak dilokasi baik para awak media maupun pihak management Indocement dibagi menjadi tiga kelompok untuk bermain yang memerlukan kerjasama dan kekompakan agar bisa memenangkan game tersebut.

Management Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki, menyampaikan bahwa, kegiatan media gathering ini biasanya dilakukan diluar namun sekarang dilingkungan perusahaan dan beda dari pertemuan rutin lainnya sebab kali ini pihak perusahaan mengisinya dengan permainan.

"Kegiatan media gathering ini sebenarnya rutin dilakukan untuk menambah silaturrahmi antara perusahaan dengan wartawan baik cetak, online, dan elektronik di Kabupaten Kotabaru," ucap Teguh.

Selain itu tambah Teguh, pihak perusahaan juga membuka sesi tanya jawab kepada para awak media agar mengetahui apa saja yang sudah dilakukan pihak perusahaan Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun baik capaian produksi dan bantuan untuk masyarakat.

Diakhir acara para pemenang game outbond diberikan bingkisan oleh pihak management Indocement atas partisipasi dalam kegiatan tersebut.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 17 Desember 2019

Bupati Kotabaru Terima LHP Tahun 2019

Bupati Kotabaru Terima LHP Tahun 2019

GEMA, BANJARBARU - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kinerja sekaligus menghadiri pembukaan rekonsiliasi data pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan semester II tahun 2019, di Aula Kantor BPK RI perwakilan Kalsel, Senin (16/12/2019)

Laporan hasil pemeriksaan kinerja ini diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Kalsel, Tornanda Syaifullah kepada Bupati Kotabaru dan juga Ketua DPRD Kotabaru.

Ditemui usai acara, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi kepada seluruh SKPD yang telah membantu dan bekerja keras dalam proses membangun Kabupaten Kotabaru.

"Kita telah berupaya bekerja keras untuk menyajikan laporan keuangan dan menindak lanjuti arahan BPK sesuai aturan. Besar harapan kita semua, dapat memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali,"ungkapnya.

Sebelumnya, dalam sambutan Gubernur Kalsel yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kalsel, Abdul Haris mengatakan laporan hasil pemeriksaan pada hari ini merupakan komitmen penting bersama dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemprov Kalsel sangat mengapresiasi komitmen pelaksanaan tugas dan fungsi yang telah dilakukan oleh BPK RI perwakilan Kalsel, yang ditugaskan untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah.

Ditambahkannya, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) juga bertujuan untuk menilai kepatuhan pelaksanaan kegiatan belanja modal yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Ini menjadi peting bagi kita untuk terus bisa disempurnakan dan kita perbaiki, sehingga tidak berulang menjadi temuan pada waktu-waktunya nanti,"katanya.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Kalsel, Tornanda Syaifullah mengucapkan terima kasih pada para Pimpinan Daerah yang hadir karena telah memberikan bantuan pada BPK RI untuk melakukan pemeriksaan kinerja di daerah.

Acara penyerahan LHP kinerja ini dihadiri juga oleh Kepala Daerah dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.










- Penulis : M. Shabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 11 Desember 2019

Kini Desa Pudi Sudah Miliki Pasar Harian

Kini Desa Pudi Sudah Miliki Pasar Harian

GEMA, PUDI - Pasar tradisional mayoritas pasti ada di tiap desa di 21 kecamatan Kabupaten Kotabaru namun hanya satu minggu sekali digelar oleh para pedagang untuk menjajakan dagangan mereka dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Melalui program pemerintah pasar pasar yang ada ditiap desa tersebut akan direnovasi menjadi pasar rakyat modern dan permanen hingga bisa buka tiap hari untuk melayani kebutuhan warga.

Kini warga Desa Pudi Pasar Kecamatan Kelumpang Utara Kotabaru, adalah satu dari sekian desa yang sudah memiliki pasar rakyat modern tersebut dengan bangunan permanen 3 los dan 14 kios yang bisa buka tiap hari setelah pusat perdagangan itu diresmikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Rabu (11/12/2019).

Nampak hadir pada acara tersebut Kepala SKPD, Ketua PKK, Porkopimda, Porkopinca, dan masyarakat setempat.

Kepada media Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan, pembangunan pasar rakyat modern ini agar para pedagang bisa berjualan tiap hari dan tidak mingguan lagi tentu akan menambah penghasilan warga.

"Agar pembeli betah dan nyaman datang ke pasar untuk berbelanja tentunya para pedagang harus menjaga kebersihan dan memelihara bangunan pasar ini," ungkap bupati

Ditambahkan bupati, pasar rakyat modern ini akan dibangunkan ditiap desa dengan bentuk  bangunan yang sama modelnya asalkan tanah untuk lokasi pasar tersebut sudah tersedia dan tidak bermasalah.

Selain meresmikan pasar rakyat bupati juga memberikan kartu asuransi kesehatan, kartu asuransi nelayan, sertifikat tanah, bibit benih padi, dan yang lainnya kepada masyarakat.

Menanggapi hal itu Kepala Desa Pudi Masadi,  merasa senang dengan adanya bangunan pasar rakyat ini sebab pedagang bisa berjualan tiap hari hingga warga tidak kesulitan mencari barang kebutuhan mereka.

"Alhamdulilah, sekarang sudah nyaman dan bersih pasarnya tidak semeraut lagi mudah mudahan terus seperti ini keadaannya," ujar Kades Pudi.

Diakhir acara Bupati dan rombongan Porkopimda juga Porkopinca melakukan peninjauan los pasar dan kios pasar Pudi.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 10 Desember 2019

Hujan Sudah Turun Namun Dam PDAM Kotabaru Masih Kering

Hujan Sudah Turun Namun Dam PDAM Kotabaru Masih Kering

GEMA, PULAULAUT - Sekian lama dilanda kemarau kini Kabupaten Kotabaru memasuki musim penghujan akan tetapi masih belum mampu menambah air baku embung atau dam milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru sehingga distribusi air kepelanggan belum bisa dilakukan maksimal.

Memang hujan sudah mulai mengguyur Kotabaru akan tetapi intensitas hujannya masih rendah sehingga tidak ada penambahan air baku, ujar Humas PDAM Kotabaru Syarwani kepada gemasaijaanonline, Selasa (10/12/2019).

"Kita hanya bisa berdoa mudah mudahan hujan terus turun mengguyur Kotabaru agar bisa mengisi embung atau dam milik PDAM hingga ada penambahan air baku dan kemarau segera berakhir," katanya.

Lebih luas dijelaskan Syarwani, saat ini IPA dan Embung Gunung Tirawan, IPA Gunung Perak, IPA Gunung Relly, IPA Gunung Ulin, Intek Gunung Mandin, Dam mini Indramayu, belum ada tambahan air baku.

Walaupun ada beberapa embung atau dam milik PDAM yang terisi namun sangat kecil seperti di IPA Gunung Sari sekitar 30 centimeter jadi tidak maksimal di distribusikan kepelanggan.

Sekedar diketahui air yang masih bisa didistribusikan kepelanggan walaupun debit air bakunya sangat kecil yaitu, IPA. gunung tirawan 0 cm, IPA.gunung ulin 5 cm, IPA, Waduk Gunung Ulin 40 cm, gunung Sari 30 cm, yang mana posisi normal 150 cm.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 09 Desember 2019

PT Smart Tbk Hibahkan Jalan Beton Sepanjang 4.26 Kilometer Kepada Pemkab Kotabaru

PT Smart Tbk Hibahkan Jalan Beton Sepanjang 4.26 Kilometer Kepada Pemkab Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Sekian tahun beroperasi di wilayah Kotabaru PT Smart Tbk menghibahkan jalan sepanjang 4.26 kilometer lebar 6 meter dengan total biaya sekitar 19.1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Penyerahan hibah Jalan tersebut diserahkan langsung oleh CCO PT Smart Tbk, Budiono Mujono kepada Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Senin (8/12/2019) diruangan bupati.

Pada kesempatan itu CCO PT Smart Tbk, Budiono Mujono kepada media menyampaikan, hal ini dilakukan perusahaan sebagai bentuk sumbangsih kepada pemerintah untuk ikut membangun Kotabaru dan hibah jalan betonisasi ini dibagi menjadi tiga tahapan hingga selesai jalan tersebut sepanjang 4.26 kilometer dengan lebar 6 meter.

"Ya, inikan untuk kenyamanan bersama baik warga sekitar perusahaan, pemerintah, dan PT Smart Tbk sendiri apabila jalan ini sudah bagus dan tidak berdebu lagi," ujar Budi.

Menanggapi hal itu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyambut baik dan berterimakasih apa yang sudah dilakukan oleh pihak PT Smart Tbk dengan menghibahkan jalan betonisasi sepanjang 4.26 kilometer kepada pemerintah untuk kepentingan masyarakat luas sehingga jalan itu tidak lagi berlubang dan berdebu.

"Alhamdulilah, sekarang jalan Tarjun menuju keluar sudah bagus hibah dari PT Smart Tbk dan mudah mudahan nantinya perusahaan lain yang ada di Kotabaru juga melakukan hal  sama untuk kemajuan Kotabaru," ungkap bupati.

Dalam penyerahan hibah jalan tersebut disaksikan oleh Management PT Smart Tbk dan Kepala SKPD Pemkab Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 08 Desember 2019

Bupati Kotabaru Berjalan Kaki Sejauh 2 Kilometer

Bupati Kotabaru Berjalan Kaki Sejauh 2 Kilometer

GEMA, TANJUNG SELOKA - Walaupun hari libur namun tidak membuat Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersantai bersama keluarga akan tetapi sebaliknya waktu itu digunakan untuk mengontrol jalan di Kecamatan Pulau Laut Selatan yang saat ini ada pengerjaan pengaspalan jalan.

Untuk bisa melihat langsung proses pengerjaan jalan tersebut tidak tanggung tanggung orang nomor satu di Bumi Saijaan ini menyusuri jalan itu dengan berjalan kaki sejauh 2 kilometer mulai Desa Tanjung Seloka menuju Desa Ale-ale Kecamatan Pulau Laut Selatan diikuti Kepala SKPD terkait, Sabtu (7/12/2019).

Dalam perjalanan itu bupati dan rombongan saling sapa dengan warga sekitar bahkan ada warga yang yang bilang, pa bupati, alhamdulillah jalannya sudah diperbaiki jadi sekarang enak dilalui.

Salah seorang warga Desa Tanjung Seloka, Sukirno, mengungkapkan rasa senangnya dengan adanya pengaspalan jalan ini karena sudah puluhan tahun tidak pernah ada perbaikan.

"Alhamdulillah, sekarang jalannya sudah bagus kalau dulu jalannya agak bebatuan, terakhir di aspal puluhan tahun yang lalu," ungkap Sukirno senang.

Hal serupa  juga diungkapkan Sumarno warga Desa Ale-ale, dengan adanya jalan yang baru diaspal ini tentunya dapat mempercepat waktu perjalanan menuju Kecamatan Pulau Laut Barat.

"Kalau jalannya sudah bagus otomatis usaha warga juga bisa lancar seperti membawa hasil kebun dan lainnya tidak memakan waktu lama lagi," ungkapnya.

Sebelum diaspal bebernya, jalan disini berdebu kalau panas, kalau hujan airnya menggenang, tapi alhamdulillah sekarang sudah bagus.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Indocement dan Pemdes Tarjun Bersinergi Gelar Lomba Perahu

Indocement dan Pemdes Tarjun Bersinergi Gelar Lomba Perahu

GEMA, TARJUN - Dalam rangkaian peringatan hari pahlawan 2019 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun Bersinergi dengan Pemerintah Desa Tarjun menggelar lomba perahu (Kelotok) dan kegiatan ini rutin tiap tahun dilaksanakan pihak desa setempat.

Dalam lomba perahu kali ini diikuti 40 peserta berasal dari Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu dengan tiga kategori lomba perahu mesin yaitu, Kelas 24, 30 dan Umum, Sabtu (7/12/2019).

Lomba sendiri dimulai dari perairan Desa Tarjun dan finish pelabuhan Desa Tarjun dengan tema “SATU PERAHU KITA BERSAMA” dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahim warga masyarakat nelayan Desa Tarjun.

General Manager dan Manajemen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12 Tarjun, Retnawan Widhiantoro dan H Teguh Iman Basuki, sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini yang mana merupakan tahun ketiga perusahaan bersama pemdes Tarjun bersinergi menggelar kegiatan lomba balap perahu ini dalam rangka mendukung kearifan lokal khususnya aktifitas nelayan di Desa Tarjun dan sekitarnya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan nilai positif dalam mengangkat budaya lokal, meningkatkan sportifitas dan tentunya bisa menjadi hiburan wisata dan dapat memberikan nilai tambah ekonomis bagi warga Desa Tarjun khususnya," ungkapnya.

Acara dihadiri Pemdes beserta jajarannya, Manajemen PT. ITP, Tbk, PT. Smart, Tbk, Kapolsek Kecamatan Kelumpang Hilir beserta anggota, Babinsa, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Warga Masyarakat Desa Tarjun.

Sekretaris Desa Tarjun, Suryadi mengatakan, lomba perahu ini digelar setiap tahun dalam rangka memeriahkan peringatan hari pahlawan, walaupun bulannya telah lewat, moment kegiatan ini tetap kita manfaatkan sebagai ajang hiburan masyarakat dan merupakan ikon bagi Desa Tarjun sebagai tempat destinasi wisata pesisir laut.

"Lomba balap perahu tahun ini adalah yang ketiga kalinya dilaksanakan dan diikuti sebanyak 40 peserta dari berbagai kelompok nelayan baik dari Kabupaten Kotabaru juga Tanah Bumbu dengan ukuran perahu bermesin Kelas 24, 30 dan Umum," jelasnya.

Adapun yang mendapatkan juara kategori Kelas Umum, Juara 1, Kallstar dari Sarakaman, Juara 2 Tim Saranjana dari Tarjun dan Juara 3 Audy dari Kotabaru dan Juara 4 dari Pulau Suwangi (Tanah Bumbu).

Disisi lain, tokoh pemuda dan masyarakat , Sahrani sangat mengapresiasi dan sangat bersyukur kegiatan lomba yang sudah digelar tiga tahun ini disambut baik oleh masyarakat dan perlu ditingkatkan lagi kedepannya, bukan hanya mengangkat kegiatan ini saja, tetapi juga diisi berbagai kegiatan yang produktif dengan menampilkan produk unggulan UMKM dari desa sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga dan juga nantinya bisa bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Kotabaru untuk mengekplore potensi wisata yang ada di Desa Tarjun.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan peran serta dalam momentum memeriahkan rangkaian peringatan hari pahlawan, semoga dengan partisipasi dalam memeriahkan acara ini dapat memberi motivasi bagi pemuda dan masyarakat yang turut serta dalam perlombaan tersebut.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Masa Tanggap Darurat Sebuku Berakhir, Satu Miliar Lebih Terkumpul

Masa Tanggap Darurat Sebuku Berakhir, Satu Miliar Lebih Terkumpul

GEMA, PULAULAUT - Tidak terasa 14 hari sudah berlalu pasca kebakaran Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru pada Sabtu (23/11/2019) malam yang menghanguskan ratusan rumah di tiga RT yaitu RT 01, 03, dan 04, Pemkab Kotabaru langsung lakukan tanggap darurat sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Kotabaru Nomor. 188.45 / 587/ KUM / 2019 bahwa masa tanggap darurat berakhir tanggal 7 Desember 2019.

Walaupun masa tanggap darurat berakhir namun bantuan terus berdatangan keposko induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru baik pakaian, makanan, minuman, bahan bangunan, peralatan dapur, dan lainnya.

Hal tersebut disampaikan pelaksana tugas BPBD Kotabaru H Rusian Ahmadi Jaya kepada gemasaijaanonline, Minggu (8/12/2019), selain barang juga ada sekitar satu miliar lebih sudah terkumpulu hasil dari bantuan baik pemerintah daerah, provinsi, pusat, perusahaan, organisasi, mahasiswa, dan masyarakat.

"Memang bantuan masih berdatangan walaupun masa tanggap darurat berakhir dan alhamdulillah hingga saat ini sudah terkumpul satu miliar lebih belum lagi bantuan barang lainnya yang nantinya akan kita bagikan kepada warga bencana kebakaran," ucap H Jaya.

Sekarang ini tambahnya, kita fokus untuk tahap berikutnya yaitu rehab dan rekonstruksi karena sudah terkumpul bahan bangunan seng sekitar 5 ribu lembar, kalsiboad 3 ribu lembar beserta pakunya, cat 90 paket, dan lainnya.

"Insyaallah, Senin semua bantuan berupa dana bencana kebakaran di Sebuku yang masuk ke BPBD Kotabaru akan ditotalkan dan segera diberitahukan ke publik secepatnya," ungkap H Jaya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 06 Desember 2019

GM ITP Tbk Plant 12 Tarjun Serahkan Bantuan Bahan Bangunan Untuk Sebuku

GM ITP Tbk Plant 12 Tarjun Serahkan Bantuan Bahan Bangunan Untuk Sebuku

GEMA, PULAULAUT - Untuk kesekian kalinya perusahaan Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru sebagai bentuk kepedulian perusahaan atas apa yang sudah dialami warga setempat untuk meringankan beban mereka.

Awal bantuan Indocement menyalurkan pakaian dan barang kebutuhan warga dan menyusul bantuan berikutnya peralatan dapur melalui Tim Reaksi Cepat Indocement Peduli (RCIP), dan kini perusahaan kembali memberikan 90 paket bahan bangunan  kepada warga bencana kebakaran, Jum'at (6/12/2019).

Pemberian bantuan Tahap ketiga ini langsung dilakukan oleh GM PT ITP Tbk Plant 12 Tarjun, Retnawan Widhiantoro keposko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru yang nantinya akan disalurkan kepada warga korban bencana kebakaran.

Dalam kesempatan itu General Manager PT. ITP Tbk Plant 12 Tarjun, Retnawan Widhiatoro, mengatakan bahwa, penyerahan bantuan tahap ketiga ini berupa bahan bangunan seperti cat kayu beserta perlengkapannya sebanyak 90 Paket untuk korban kebakaran.

"Bantuan ini merupakan wujud rasa kepedulian PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk atas kejadian kebakaran di Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru pada Sabtu (23/11/2019) lalu, yang mengakibatkan ratusan jiwa kehilangan tempa tinggal,” kata Retnawan.

Ia, pun, menyampaikan ikut berempati dan berduka atas musibah yang terjadi semoga bantuan yang disalurkan ini dapat meringankan beban saudara - saudara kita yang terkena musibah dan bisa memberikan manfaat kepada para korban kebakaran," ujarnya.

Disisi lain Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, H. Rusian Ahmadi Jaya sangat mengapresiasi dan sangat berterimakasih kepada GM PT ITP Tbk Plant 12 Tarjun dan manajemen juga seluruh karyawan atas kepeduliaannya dan turun langsung memberikan bantuan melalui BPBD Kotabaru.

BPBD Kotabaru juga mengharapkan kepada perusahaan lainnya yang ada di kabupaten kotabaru agar bisa berpartisipasi ikut bersinergi serta berpartisipasi untuk membantu dalam penanggulangan bencana agar kondisi warga masyarakat Desa Sungai Bali bisa dipulihkan dengan baik dan bangkit kembali pasca bencana, harap Jaya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 03 Desember 2019

Mobil Dumlap Tagana Kotabaru Tidak Diijinkan Keluar Pulau Sebuku

Mobil Dumlap Tagana Kotabaru Tidak Diijinkan Keluar Pulau Sebuku

GEMA, PULAULAUT - Berhentinya layanan dapur umum Tagana Kotabaru terhadap korban bencana kebakaran di Sebuku pada Minggu (1/12/2019) siang, menimbulkan masalah dengan Dinas Sosial Kotabaru pasalnya tanggap darurat pasca kebakaran tersebut sesuai SK bupati sampai tanggal 7 Desember 2019 sehingga mobil Dumlap Tagana Kotabaru tidak diperbolehkan keluar dari Sebuku.

Terkait hal itu puluhan Tim Tagana Kotabaru yang dikoordinatori oleh Zamzani langsung mendatangi Dinas Sosial Kotabaru untuk melaporkan kejadian tersebut dan komunikasi antara Tagana dengan Dinas Sosial sempat memanas pada saat pertemuan tertutup itu, Senin (2/12/2019).

Dikatakan Zamzani kepada gemasaijaanonline usai pertemuan tertutup dengan Dinas Sosial Kotabaru bahwa hasil akhir pertemuan tadi sudah clear dan Tim Tagana akan ditugaskan kembali ke Sebuku namun secara bergiliran untuk memantau dapur umum milik Tagana hingga batas akhir tanggal 7 Desember nanti.

Ia, pun, menjelaskan sesuai arahan dari Dinas Sosial Kotabaru sebagai pembina lanjutan dari Kementerian Sosial maka tim Tagana akan dibagi 3 ship yaitu, tanggal 3 - 4 tim pertama, tanggal 4 - 5 tim kedua, dan tanggal 6 - 7 Desember 2019 tim ketiga langsung pulang membawa Dumplap Tagana.

"Memang tadi sempat memanas sebab SOP Tagana kan 7 hari namun instruksi tanggap darurat ditetapkan 14 hari sedangkan anggota sangat minim dan petugas dilapangan kelelahan karena tidak ada pergantian," ucap Zamzani.

Permasalahan ini tambahnya, sebenarnya hanya miskomunikasi saja dengan Dinas Sosial Kotabaru sebab kerja Tagana adalah satu jam pasca kebakaran sudah berada dilokasi dengan mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum selama tiga hari bila belum kondusif maka akan ditambah tiga hari namun bila tidak ada lagi pengungsi di tenda hingga 7 hari pasca kebakaran maka dapur umum akan di hentikan dan anggota kembali ke markas.

"Kita harus saling mengingat juga mengarahkan masalah bencana ini dan menginginkan adanya penambahan jumlah tim tagana agar bila terjadi bencana bisa melaksanakan tugas dengan maksimal," harap Zamzani.

Dikonfirmasi, Plt Dinas Sosial Kotabaru Nurviza menanggapi hal tersebut, sebenarnya hanya salah paham saja antara Tagana dan Dinsos tentang tanggap darurat pasca kebakaran di Sebuku tapi setelah diadakan rapat bersama masalah tersebut sudah clear.

Memang diakui Nurviza, Tagana punya aturan sendiri dari Kementerian Sosial akan tetapi Dinas Sosial Kotabaru juga punya SK bupati masalah penanganan tanggap darurat bencana ini sampai tanggal 7 Desember 2019 jadi harus di jabarkan antara aturan Tagana itu dengan SK bupati.

"Ya, memang mulai dari tiga hari hingga tujuh hari apabila tidak ada masyarakat ditenda pengungsian Tagana boleh pulang itu aturan mereka akan tetapi arahan Sekda melalui SK bupati bahwa tanggap darurat sampai tanggal 7 Desember 2019 dan disinilah miskomunikasinya," kata Nurviza.

Lebih luas dipaparkannya, karena jumlah Tagana Kotabaru terbatas hanya 23 orang dan yang profesional sekitar 12 orang saja makanya tidak bisa diaplus sehingga mereka kelelahan dilapangan jadi arahan dari Sekretaris Daerah Kotabaru mereka boleh pulang namun dapur umum di tinggal di Sebuku soalnya masih ada relawan disana.

Setelah dilakukan rapat tertutup dan duduk bersama akhirnya masalah itu sudah clear dan Tim Tagana Kotabaru mulai Selasa (3/12/2019) akan kembali ke Sebuku bergiliran untuk memantau dapur umum hingga batas akhir tanggap darurat yaitu 7 Desember 2019 nanti.

"Intinya dilapangan tidak ada lagi kata Tagana atau Dinas Sosial yang muncul namun Tagana ya Dinsos dan Dinsos ya Tagana, tidak membawa ego masing masing akan tetapi satu kesatuan," ujar Nurviza.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 02 Desember 2019

Indocement Bantu Peralatan Dapur Untuk Korban kebakaran Sungai Bali

Indocement Bantu Peralatan Dapur Untuk Korban kebakaran Sungai Bali

GEMA, SEBUKU - Bantuan terus berdatangan ke Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru pasca kebakaran hebat pada Sabtu (23/11/2019) lalu, sebagai bentuk kepedulian pihak perusahaan produsen semen Tiga Roda Indocement memberikan bantuan kepada para korban kebakaran tersebut yaitu, peralatan dapur, bahan bangunan, dan perlengkapan lainnya.

Bantuan ini untuk yang kedua kalinya disalurkan ke Sungai Bali oleh Team Reaksi Cepat Indocement Peduli (RCIP) Senin (2/12/2019) menggunakan speedboat perusahaan dan langsung dibagikan kepada korban kebakaran sedangkan untuk bahan bangunan diserahkan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru.

Tim Reaksi Cepat Indocement Peduli (RCIP), Teguh Iman Basuki mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk atas musibah kebakaran di Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru yang menghanguskan ratusan rumah.

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban mereka yang terkena musibah kebakaran tersebut," kata Teguh.

Lebih luas dijelaskannya, sebagai bentuk kepedulian sumbangan juga mengalir dari Karyawan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun melalui SP ISI dan IMI yang ikut berpartisipasi terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Sungai Bali tersebut.

Disisi lain Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, Rusian Ahmadi Jaya, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Manajemen dan seluruh Karyawan PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk atas kepeduliaannya membantu korban musibah kebakaran di Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku.

"Semoga bantuan yang disalurkan ini bisa bermanfaat dan kondisi masyarakat Desa Sungai Bali bisa pulih dan bangkit kembali pasca bencana," harapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Dapur Umum Tagana Kotabaru Stop Layani Korban Kebakaran

Dapur Umum Tagana Kotabaru Stop Layani Korban Kebakaran

GEMA, SEBUKU - Pasca kebakaran Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru yang menghanguskan ratusan rumah pada Sabtu (23/11/2019) lalu, membuat tim Tagana Kotabaru langsung bergerak membuka dapur umum untuk melayani masyarakat yang terkena musibah kebakaran tersebut namun hingga tujuh hari berjalan akhirnya mereka menghentikan pelayanan untuk para korban kebakaran dan balik kemarkas di Pulau Laut Utara, Minggu (1/12/2019).

Bukan tanpa alasan kenapa tim tagana menghentikan pelayanan dapur umum untuk korban kebakaran tersebut pasalnya para korban sudah tidak berada di tenda pengungsian, ratusan nasi siap saji di posko pengambilannya berkurang, dan alasan teknis lainnya.

Hal tersebut disampaikan koordinator Tagana Kotabaru Zamzani, kalau para pengungsi sudah tidak ada lagi ditenda dan jatah nasi tidak diambil, berarti mereka sudah bisa dianggap mandiri walaupun SK bupati masalah tanggap darurat ini selama14 hari.

"Memang semua tim tagana Kotabaru semuanya balik kanan ke markas dengan mobil dapur umum dan peralatan yang ada karena sudah tidak ada pengungsi korban kebakaran lagi di tenda posko induk," ucap Zamzani.

Ia, pun, menjelaskan, tanggap darurat bencana ini seyogyanya 3 hari terus berlanjut 7 hari pelayanan dapur umum untuk para korban dan kalau pun masih ada pengungsi bisa ditambah namun kalau tidak ada lagi berarti tim tagana menghentikan pelayanan dapur umum.

Akan tetapi tambahnya, tim Tagana Kotabaru tidak begitu saja meninggalkan permasalahan dapur umum ini karena mereka sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Pulau Sebuku dan perusahaan PT Silo terkait pelayanan dapur umum tersebut.

"Ya, sudah di koordinasikan dan PT Silo bersedia mengambil alih dengan menyiapkan peralatan memasak untuk dapur umum yang dibantu oleh pelajar, mahasiswa, dan masyarakat setempat," ucapnya.

Perlu diketahui pelayanan dapur umum oleh tim Tagana Kotabaru kepada para korban kebakaran Sungai Bali tersebut memberikan makanan 3 kali sehari yaitu, pagi jam 07- 09 Wita, siang jam 12 - 14 Wita, dan malam jam 19 - 20.30 Wita.

Nasi bungkus yang mereka siapkan sebanyak 500 bungkus dan ditambah dari PT Silo 200 bungkus 1 kali jatah makan, namun terus menurun hingga masuk hari ketujuh paska kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 01 Desember 2019

Silo Peduli Bencana Sungai Bali Beri Bantuan Tunai Rp 156 Juta

Silo Peduli Bencana Sungai Bali Beri Bantuan Tunai Rp 156 Juta

GEMA, SEBUKU - Pasca kebakaran Sungai Bali sudah masuk hari ketujuh namun PT Silo Sebuku tetap memberikan bantuan kepada para korban kebakaran dan tidak tanggung tanggung selain membantu makanan dan minuman serta keperluan lainnya perusahaan biji besi itu juga memberikan bantuan tunai sebesar Rp 156 juta kepada korban kebakaran di tiga RT diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Sungai Bali, Minggu (1/12)2019) dilokasi kebakaran.

Pemeberikan bantuan kepada korban kebakaran di RT 01, 03, dan 04 Desa Sungai Bali itu dilakukan pihak perusahaan mulai hari pertama hingga sekarang seperti, air bersih, air minum, makanan siap saji, MCK, transportasi, bahan makanan, BBM untuk kecamatan, dan para relawan.

Site Manager PT Silo, Lambas Tobing, kepada gemasaijaanonline mengatakan bantuan tunai ini diberikan agar masyarakat bisa memenuhi keperluan mereka selain makanan dan minuman sebab hingga saat ini untuk bantuan barang terus berdatangan dan sangat banyak.

"Bantuan tunai sebesar Rp 156 juta ini adalah yang kedua kalinya diberikan perusahaan karena sebelumnya juga ada pemberian bantuan tunai sebesar Rp 120 juta untuk karyawan PT Silo yang terkena dampak kebakaran tersebut," ungkap Lambas.

Lebih luas dijelaskannya, pasca kebakaran ini PT Silo sudah melakukan pembersihan puing puing bangunan warga sedangkan untuk pembangunan dan penataan kembali lokasi kebakaran menunggu instruksi dari pemerintah daerah bagaimana nanti dan perusahaan siap membantu.

"Selama ini hubungan CSR perusahan cukup baik dengan masyarakat jadi pemberian bantuan bukan hanya sekarang ini saja namun sudah lama dan terus berlanjut," kata Lambas.

Menanggapi hal tersebut Camat Pulau Sebuku Joko Pitoya, menyampaikan, pihak kecamatan Sebuku mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan bantuan pihak PT Silo kepada warga mulai awal hingga pasca kebakaran secara berkelanjutan.

Terkait pembangunan kembali di lokasi eks kebakaran, Joko mengatakan pemerintah masih melakukan pembahasan dan rapat dengan instansi terkait bersama masyarakat untuk menata bangunan kedepannya agar lebih bagus namun bagaimana teknisnya nanti masih menunggu.

"Ya, memang sekarang masih menunggu bagaimana hasil rapat nanti untuk bisa menata Desa Sungai Bali baik infrastruktur maupun bangunannya agar lebih baik baik," kata camat.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 30 November 2019

SMC Peduli Galang Dana Untuk Sungai Bali

SMC Peduli Galang Dana Untuk Sungai Bali

GEMA, PULAULAUT - Para musisi Kotabaru yang tergabung di Saijaan Music Community (SMC) peduli Sungai Bali yang beberapa waktu lalu terkena musibah kebakaran hebat hingga ratusan jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan mereka pun melakukan penggalangan dana selama tiga malam di Taman Siring Laut, Jum'at (29/11/2019) malam.

Acara dengan tema SMC Peduli Save Sungai Bali ini dimulai tanggal 26 hingga 29 Nopember 2019, para musisi menyuguhkan hiburan bagi pengunjung Taman Siring Laut dan mengedarkan kotak amal yang diisi sukarela oleh penonton.

Panitia pelaksana Sayuti dan Icha menyampaikan bahwa, acara SMC Peduli Save Sungai Bali ini digelar dalam rangka penggalangan dana korban kebakaran di Sebuku untuk bisa membantu meringankan beban mereka.

"Ya, kita hanya bisa berharap mudah mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan Sungai Bali bisa kembali pulih perekonomian juga infrastrukturnya," ungkapnya.

Disisi lain Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru khairian Ansyari mengatakan, kita sangat mendukung kegiatan positif seperti ini dan kedepannya akan kita tingkatkan juga event event lainnya.

"Kami hanya bisa memfasilitasi para musisi Kotabaru untuk berkarya dan mengasah bakat mereka," ucap Rian.

SMC Peduli Save Sungai Bali ini dapat mengumpulkan Donasi sebesar Rp.7.269.500.- selama 3 malam yang didukung oleh CLans Music Studio, Rudi Nugraha, Basecamp Kita, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Dinas Kominfo Kotabaru, PT. WIRA TOYOTA Kotabaru, Percetakan Saijaan, Alumni SMP Negeri 4 Banjarbaru, dan yang lain.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 28 November 2019

Pasca Kebakaran Sungai Bali PT Silo Bantu Bersihkan Puing Bangunan

Pasca Kebakaran Sungai Bali PT Silo Bantu Bersihkan Puing Bangunan

GEMA, SEBUKU - Kebakaran hebat yang terjadi di Sungai Bali pada Sabtu (23/11/2019) malam, menghanguskan ratusan rumah dan kini hanya tersisa puing bangunan pihak PT Silo kembali membantu warga membersihkan puing puing bangunan tersebut dengan menurunkan alat berat yang mereka miliki.

Nampak dilokasi alat berat milik perusahaan itu beroperasi menyisir puing bangunan milik warga itu hingga bersih dan rata dengan tanah agar bisa kembali melakukan pembangunan baru.

Selain itu pihak Silo juga melakukan penyiraman jalan agar tidak berdebu, mendirikan MCK darurat, mendirikan posko kesehatan, memberikan penerangan, membagikan minuman dan makanan siap saji langsung kepada warga, hingga bantuan lain yang dibutuhkan oleh warga korban kebakaran.

Bantuan yang diberikan oleh PT Silo tersebut mulai awal terjadinya kobaran api hingga paska kebakaran terus berlanjut tanpa ada batas akhir untuk warga korban kebakaran.

Hal tersebut dibenarkan oleh External Relations Officer PT Silo, Andi Chaerul Efendi, memang dari awal kebakaran hingga pasca kebakaran pihak perusahaan terus melakukan bantuan kepada warga yang terkena musibah kebakaran itu tanpa batas waktu.

"Ya, kita akan terus bantu mereka dari awal kobaran api hingga sekarang pasca kebakaran membersihkan puing puing bangunan warga walaupun ada alat berat perusahaan juga ikut terbakar dalam musibah itu," tutur Efendi.

Kepada gemasaijaanonline dikatakannya bahwa pihak perusahaan akan terus memantau perkembangan keadaan warga pasca kebakaran itu baik kesehatan dan lainnya sampai semuanya pulih kembali.

Perlu diketahui bahwa kebakaran hebat yang terjadi Sabtu (23/11/2019) malam, menghanguskan 153 buah rumah di RT 01, 03, dan 04 masih menjadi pembicaraan warga Kotabaru bahkan luar kota sebab 155 Kepala Keluarga (KK) dan 405 jiwa harus kehilangan tempat tinggal kini menjadi perhatian semua pihak baik pemerintah daerah, provinsi, pusat, perusahaan, organisasi, mahasiswa, dan lainnya bergerak menggalang dana dan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran tersebut.

Silih berganti Pulau Sebuku ramai dikunjungi oleh aktivitas para relawan untuk membantu warga dalam meringankan beban mereka baik mendirikan posko induk, dapur umum, pengobatan, dan lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan bantuan terus mengalir dan berdatangan ke Pulau Sebuku dari berbagai pihak baik dalam kota maupun luar kota.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 27 November 2019

Arutmin Berikan Bantuan Alat Sholat Untuk Korban Kebakaran

Arutmin Berikan Bantuan Alat Sholat Untuk Korban Kebakaran

GEMA, SEBUKU - Pasca kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah di Desa Sungai Bali sabtu malam kemarin membuat seluruh lapisan masyarakat, baik pemerintah maupun organisasi dari lokal dan luar menyalurkan bantuan kepada saudara kita yang terkena musibah kebakaran tersebut

Hal yang sama juga dilakukan oleh pihak PT Arutmin untuk meringankan beban mereka korban kebakaran membantu memberikan peralatan sholat diantaranya, mukena, sajadah, Al Qur'an, sarung, dan lainnya.

Selain itu perusahaan juga memberikan pakaian baru dan pakaian layak pakai, juga kelengkapan bayi dan lainnya yang diserahkan di posko induk di kantor camat Pulau Sebuku yang nantinya akan disalurkan pihak BPBD Kotabaru kepada korban kebakaran.

Perwakilan PT Arutmin Muhammad Shabirin dilokasi posko induk, Selasa (27/11/2019) kepada gemasaijaanonline mengatakan, bantuan ini sudah yang kedua kalinya kami saluran untuk korban kebakaran dan nantinya akan terus dipantau perkembangannya.

"Ini sudah yang kedua kalinya, bantuan pertama yang disalurkan makanan, minuman, pakain layak pakai, keperluan bayi dan yang kedua ini kelengkapan sholat juga pakaian baru untuk wanita, rencananya nantinya kita akan saluran obat obatan," ungkap Shabirin.

Ia, pun, berharap bantuan yang disalurkan oleh pihak perusahaan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban para korban kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 26 November 2019

PT Silo Berikan Bantuan Langsung Kerumah Warga Korban Kebakaran

PT Silo Berikan Bantuan Langsung Kerumah Warga Korban Kebakaran

GEMA, SEBUKU - Musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam 23 Nopember 2019 di Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru, yang menghanguskan 153 buah rumah di RT 01, 03, dan 04 itu masih menjadi tranding topik pembicaraan warga Kotabaru bahkan luar kota sebab 155 Kepala Keluarga (KK) dan 405 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.

PT Silo yang beroperasi di wilayah tersebut tidak tinggal diam dengan peristiwa yang melanda warga Desa Sungai Bali itu, sejak awal kejadian kobaran api sekitar pukul 19.30 Wita hingga pukul 03.30 Wita pihak perusahaan langsung menurunkan peralatan pemadam dan alat berat milik mereka untuk memadamkan dan mengurai kobaran api agar tidak bisa meluas kepemukiman padat penduduk tersebut.

Selain itu pasca kebakaran tersebut PT Silo juga menurunkan ginset untuk penerangan kepada warga yang terkena musibah kebakaran di tiga RT itu, bahkan keperluan warga sehari hari seperti air bersih, MCK, makan dan minum, hingga keperluan warga lainnya disediakan oleh pihak perusahaan.

Tidak tanggung tanggung bantuan yang diberikan oleh PT Silo itu langsung diantar kerumah warga yang saat ini menempati rumah keluarga mereka yang tidak terkena musibah kebakaran itu, Selasa (26/11/2019).

HRD PT Silo, Ismono menyampaikan bahwa, Management PT Silo saat ini fokus membantu masyarakat korban kebakaran mulai dari awal kejadian dengan menurunkan langsung tim tanggap darurat 10, tim Damkar perusahaan 7 orang, Tim pemadaman api 12 orang, dan tim medis, lengkap dengan peralatannya.

"Bantuan ini akan terus berlangsung tanpa ada batasnya untuk warga korban kebakaran seperti makanan siap saji, air bersih, dan fasilitas lainnya, mudah mudahan bisa meringankan beban mereka," ungkap Ismono.

Bahkan tambahnya, pihak perusahaan juga memfasilitasi armada angkutan kepada para pejabat pemerintah dan relawan yang datang ke Pulau Sebuku ini baik lokal maupun luar daerah untuk memberikan bantuan kepada warga korban kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 24 November 2019

16 Sekolah Model SPMI Kotabaru Buka Stand Pameran

16 Sekolah Model SPMI Kotabaru Buka Stand Pameran

GEMA, PULAULAUT - Sekitar 16 sekolah yang dinyatakan memenuhi kriteria sekolah model Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) di Kotabaru membuka stand sekolah mereka di halaman Siring Laut Kotabaru.

Sekolah model SPMI tersebut terbagi dua yaitu, tingkat SD ada 11 sekolah dan tingkat SMP ada 5 sekolah yang berlangsung selama dua hari mulai 23 hingga 24 Nopember 2019 dan acara tersebut resmi dibuka Sekretaris Daerah Kotabaru Said Ahmad, Sabtu (23/11/2019).

Rata rata para sekolah itu menampilkan prestasi yang pernah mereka peroleh. Kerajinan olahan dari barang bekas, dan lainnya.

Dalam wawancara dengan media Sekretarus Daerah Kotabaru Said Ahmad mengatakan, dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan ini tentu bisa menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas kedepannya sedangkan untuk SDM yang belum memenuhi standar baik SD maupun SMP untuk bisa mengikuti langkah kita hari ini.

"Memang inli sesuai dengan arahan presiden bahwa bagaimana agar bisa menyiapkan SDM unggul kedepannya sebagai generasi bangsa," ungkap Sekda.

Disisi lain Kepala Dinas Pendidikan Selamat Riyadi menjelaskan, kegiatan ini adalah untuk peningkatan mutu pendidikan baik SD maupun SMP dan ini akan terus berlanjut baik dari proses belajar dan mengajar dari sekolah terus meningkat hingga mutu sekolah bisa terjamin.

Dan tahun depan tambah Selamat, akan ada sekolah dengan sekolah model yang berbeda sehingga mutu pendidikan di Kotabaru bermutu baik sesuai dengan lembaga penjaminan mutu pendidikan yang sudah memenuhi 8 standar, yaitu, proses, isi, kompetensi lulusan, mutu pendidikan, tenaga pendidikan, sarana prasarana, pembiayaan, dan penilaian.

"Dinas Pendidikan akan terus melakukan pembinaan kepada sekolah di Kotabaru baik negeri maupun swasta semuanya sama untuk peningkatan mutu pendidikan agar lebih berkembang dan maju" jelas Selamat.

Kita hanya bisa berharap kegiatan ini bukan hanya untuk sekolah model SPMI saat ini saja akan tetapi juga bisa memberikan efek positif kepada seluruh sekolah yang ada di Kotabaru.

Ketua panitia pelaksana gebyar desiminasi sekolah model SPMI Kotabaru, Tri Isworo, kepada media menyampaikan, kegiatan ini diisi dengan kreativitas siswa, lomba stand pameran, dan lainnya.

"Kami hanya berharap kegiatan peningkatan mutu standar pendidikan ini bisa meningkatkan kualitas siswa yang sudah diterapkan disekolah baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya," kata Tri.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Sungai Bali Membara, Ratusan Rumah Jadi Arang

Sungai Bali Membara, Ratusan Rumah Jadi Arang

GEMA, SUNGAI BALI - Warga Desa Sungai Bali Pulau Sebuku panik adanya asap mengepul disalahsatu rumah warga dan diperkirakan kobaran api mulai pukul 9 malam dan meluas kepemukiman padat penduduk tersebut hingga pagi dini hari sekitar pukul 4 baru bisa dikuasai petugas pemadam kebakaran gabungan, hal itu mengakibatkan ratusan rumah jadi arang, Sabtu (23/11)2019) malam.

Informasi dilapangan di dapat bahwa peristiwa kebakaran tersebut terjadi di kawasan RT 01, 03, dan 04, Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku, dan data sementara sekitar 200 rumah penduduk, 2 buah los pasar, 5 buah asrama polisi, dan kantor Polsek jadi arang, sehingga 750 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Dihimpun dari berbagai sumber kobaran api sangat cepat membesar kepemukiman warga karena angin kencang dan minimnya alat pemadam kebakaran sebab Kecamatan Pulau Sebuku terpisah daratan dengan ibukota Kotabaru sehingga bantuan pun lama baru bisa sampai ke lokasi kejadian.

Tim gabungan Damkar Kotabaru pun berangsur angsur menuju lokasi kejadian dengan menggunakan speedboat untuk membantu pemadaman agar tidak meluas.

Informasi kebakaran yang melanda warga Sungai Bali Pulau Sebuku ini cepat tersebar dan langsung mendapat respon dari semua kalangan baik dari Pemerintah Kotabaru maupun Provinsi Kalimantan Selatan bahkan dari luar daerah.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama jajarannya pagi langsung ke lokasi kebakaran membawa bantuan logistik dan tim BPBD Kotabaru dipimpin langsung oleh H Jaya langsung membangun tenda penampungan, dapur umum, kesehatan dan lainnya.


Selain itu Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau akrab di panggil Paman Birin dan Bupati Tanah Bumbu juga dikabarkan datang kelokasi kejadian bersama rombongan langsung membawa bantuan logistik untuk korban kebakaran.

Dan para pelajar maupun mahasiswa, komunitas, dan yang lainnya di Pulau Laut Utara juga melakukan gerakan Relawan sumbangan di persimpangan jalan juga lampu merah bahkan mendirikan posko bantuan korban bencana kebakaran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 23 November 2019

RGS FM Bersama Yayasan Green Action Saijaan Lakukan Gerakan Hijau

RGS FM Bersama Yayasan Green Action Saijaan Lakukan Gerakan Hijau

GEMA, PULAULAUT - Selain memberikan informasi perkembangan Kabupaten Kotabaru Radio Gema Saijaan (RGS) FM juga melakukan gerakan hijau bersama yayasan Green Action Saijaan dan Komunitas Green library dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotabaru dengan menanam puluhan bibit buah, Jum'at (22/11/2019) di halaman Studio RGS FM.

Kegiatan Jumat bersih yang rutin dilaksanakan pihak radio itu langsung dirangkai dengan gerakan hijau yaitu menanam puluhan bibit buah diantaranya Sirsak Jerman, Rambutan, Jeruk, Nangkadak, dan lainnya semuanya impor.

Kepala UPT Radio Gema Saijaan (RGS) FM, H Hadransyah, sangat mendukung adanya gerakan hijau dari Green Action Saijaan dan Komunitas Green library MAN ini karena selain bagus juga bermanfaat.

"Ya, kami mendukung kegiatan gerakan hijau ini karena sangat bermanfaat dan kami hanya menyiapkan lahan kosong dan mereka yang menyiapkan bibitnya dan menanam," ucap Hadran.

Disisi lain Ketua yayasan Green Action Saijaan Aminullah, mengatakan kepada gemasaijaanonline bahwa selain di RGS FM mereka juga sudah melakukan kegiatan yang sama ditempat lain seperti, Instansi, yayasan, komunitas, dan lainnya yang pastinya ada lahan kosong maka akan diberikan bibit sekaligus menanam bersama.

"Alhamdulilah, sudah banyak permintaan bibit ini dari masyarakat perorangan maupun kelompok dan pemberian bibit tersebut langsung dilakukan penanaman gratis tinggal siapkan lahan kosongnya saja," jelas Amin.

Ia, pun, mengungkapkan bagi masyarakat perorangan maupun kelompok yang mempunyai keinginan tersebut bisa langsung datang kesekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotabaru untuk meminta bibit buah buahan dan lainnya dengan Komunitas Green library MAN.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Puluhan Sekolah Model SPMI Kotabaru Keliling Kota

Puluhan Sekolah Model SPMI Kotabaru Keliling Kota

GEMA, PULAULAUT - Puncak gebyar sekolah model dengan Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) yang diikuti 11 sekolah tingkat SD dan 5 sekolah tingkat SMP yang sudah memenuhi kriteria sekolah penjaminan mutu melakukan pawai keliling kota menggunakan pakaian adat dan seragam sekolah masing masing, Sabtu (23/11/2019) di halaman Siring Laut Kotabaru.

Pawai dalam rangkaian acara Gebyar Desiminasi Sekolah Model SPMI Kotabaru ini dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Kotabaru Said Ahmad didampingi Kepala Dinas Pendidikan, dan panitia pelaksana, dengan mengangkat bendera tanda dimulainya pawai.

Nampak ratusan peserta keliling kota bersama guru sekolah masing masing dengan membawa spanduk penuh semangat karena dari sekian banyak sekolah di Kotabaru mereka ditetapkan sebagai sekolah yang sudah menetapkan Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI).

Sekolah yang sudah ditetapkan sebagai sekolah model SPMI untuk tingkat SD, yaitu, SDN Semayap, SDN sarang Tiung, SDN 3 Dirgahayu, SDN 2 Baharu Utara, SDN 2 Bekambit, SDN 2 Serongga, SDN 2 Tarjun, SDN Megasari, SDN Selaru, SDN 3 Sungai Kupang, SDN 1 Sungai Kupang.

Sedangkan untuk tingkat SMP, yaitu, SMPN 5 Kotabaru, SMPN 3 Kotabaru, SMPN 1 Pulau Laut Tengah, SMP ITP Tarjun.

Rute yang mereka lewati star Siring Laut, Pangeran Kesuma Jaya, Putri Cipta Sari, Suryagandamana, Pangeran Hidayat, Pangeran Diponogoro, H Agussalim, dan finis Siring Laut.

Informasi di dapat gemasaijaanonline bahwa sekolah model SPMI ini akan bertambah dan pada tahun 2020 nantinya akan ada 20 sekolah lagi di Kotabaru yang akan menerapkan SPMI ini.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua panitia Gebyar Sekolah Model SPMI Kotabaru, Tri Isworo, bahwa memang tahun ini baru hanya ada 11 sekolah model SPMI dan nantinya tahun depan akan ada lagi 20 sekolah.

Kegiatan gebyar sekolah model dengan Sistem Penjamin Mutu Internal ini dilaksanakan selama 2 hari dan panitia juga mengadakan stand pameran untuk tiap sekolahnya juga ada lomba hingga hiburan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 22 November 2019

28 Tahun Mengudara Radio Gema Saijaan Masih Eksis

28 Tahun Mengudara Radio Gema Saijaan Masih Eksis

GEMA, PULAULAUT - Seiring perjalanan waktu Radio Gema Saijaan (RGS) yang bekerja di frekuensi 102 FM milik Pemkab Kotabaru ini sudah berumur 28 tahun namun masih bisa eksis bersaing dengan media lain di era modern dan digitalisasi.

Pihak RGS FM sadar bahwa sekarang banyak sekali media yang bisa dinikmati masyarakat selain radio seperti jaman dulu akan tetapi mereka yakin ada pecinta dan pendengar tersendiri bahkan kini radio milik Pemkab Kotabaru tersebut juga bisa didengar melalui streaming listen2myradio rgskotabaruonline di android dan info lainnya melalui media sosial Facebook.

Syukuran 28 tahun RGS Fm tersebut ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kadis Kominfo Rahadyan Riady bersama guru Yusi disaksikan Kepala UPT RGS Fm, mantan Kadis Kominfo, tokoh agama, dan undangan.

Dikatakan Kepala UPT RGS FM H Hadransyah kepada gemasaijaanonline bahwa, hingga saat ini radio masih eksis mengudara walaupun sudah banyak media lain sekarang ini bermunculan namun kita punya tempat sendiri di hati masyarakat sebab memberikan informasi langsung, cepat dan tepat sasaran hingga kepelosok kecamatan seputar perkembangan Kotabaru.

"Alhamdulilah, hingga sekarang radio masih aktif dari jam 6 pagi hingga 12 malam setiap harinya memberikan informasi terkini pembangunan di Kotabaru walaupun banyak kendala yang dialami," ungkap Hadran.

Informasi didapat gemasaijaanonline bahwa radio milik Pemkab Kotabaru ini sudah mulai berdiri di era 1970 an dengan nama Radio Pemerintah Daerah (RPD), Radio Khusus Pemerintah Daerah (RKPD), dan tahun 1991 menjadi Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD), tahun 2007 berubah kembali namanya menjadi Radio Gema Saijaan (RGS) hingga sekarang.

Perangkat yang digunakan radio pemda tersebut mulai dari kaset pita hingga sekarang seiring perkembangan jaman sudah menggunakan komputer.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 21 November 2019

Desa Mitra Indocement Terima Penghargaan Proklim

Desa Mitra Indocement Terima Penghargaan Proklim

GEMA, BANJARMASIN - Sebagai wujud dan upaya pemerintah daerah dalam pengendalian perubahan iklim dan upaya untuk melakukan mitigasi juga adaptasi dalam perubahan iklim yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat maka beberapa desa di Kotabaru termasuk desa mitra Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun mendapatkan penghargaan sertifikat madya Program Kampung Iklim (Proklim) 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Ir H Ikhlas MP, Senin (11/11/2019) di Kantor Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel.

Adapun desa yang mendapatkan Sertifikat Madya yaitu Desa Langadai, Desa Tegalrejo dari Kecamatan Kelumpang Hilir, dan Desa Hilir Muara, Komplek Karya Utama dari Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Sedangkan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun mendapatkan penghargaan sebagai pendamping Proklim.

Penghargaan tersebut mereka dapatkan karena sudah melakukan program meningkatkan keterlibatan masyarakat untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang akan dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Sebagai motor penggerak utama proklim dimasing-masing desa itu melalui bank sampah seperti halnya Bank Sampah Andesla di Desa Langadai, Bank Sampah Karya Utama Mandiri, Karya Utama dan Bank Sampah Hilir Muara Bercahaya di Desa Hilir Muara.

Adapun komponen utama proklim terbagi dua yaitu,  Adaptasi yang merupakan pengendalian kekeringan, banjir dan tanah longsor juga peningkatan ketahanan pangan, antisipasi kenaikan permukaan air laut,  intruksi air laut, abrasi akibat angin dan gelombang tinggi dan pengendalian penyakit terkait iklim.

Sedangkan untuk mitigasi yaitu pengelolaan limbah padat dan cair penggunaan energi, sistem pertanian rendah emisi gas rumah kaca juga peningkatan tutupan vegetasi, pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Arif Fadillah, S.Sos, mengatakan bahwa, semua keberhasikan ini tidak terlepas dari upaya dan binaan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk dapat menjadikan kampung yang ada di Kabupaten Kotabaru ini menjadi kampung iklim atau Proklim.

“Kami berharap agar prestasi yang sudah dicapai ini hendaknya dapat ditingkatkan ke level Nasional kemudian agar menjadi contoh bagi desa lain di Kotabaru untuk dapat meraih penghargaan yang serupa,” ungkapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 20 November 2019

Indocement Training 69 Peserta LKP MIP Kotabaru

Indocement Training 69 Peserta LKP MIP Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Untuk kesekian kalinya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun memberikan pembekalan kepada 69 peserta LKP MIP Kotabaru angkatan XIII dalam In House Training tentang wawasan industri, Selasa (15/11/2019) di Jalan Bima atas depan SMPN 5 Kotabaru.

Dalam training tersebut PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Pabrik Tarjun, menurunkan timnya sebagai narasumber yaitu, Agus Rifani, M.Ismail Fahmi, Akhmad Ramadani, Akhmad Mauliansyah, Joshua S.

Diawal pemberian materi narasumber mengucapkan terima kasih atas undangan pihak LKP MIP Kotabaru dan pihak lembaga pendidikan yang sudah memberikan kesempatan pada Indocement Pabrik Tarjun untuk sharing ilmu pengetahuan terutama dalam bidang K3, Manajemen dan keahlian soft skill melalui komunikasi dan memotivasi siswa/i agar siap terjun ke dunia kerja.

Staff CSR PT. ITP Plant 12 Tarjun, Agus Rifani mengatakan, program yang digiatkan ini merupakan program CSR Indocement Tarjun dibidang pendidikan dalam kontribusi perusahaan terhadap masyarakat untuk peningkatan pengembangan SDM.

"Program ini kesempatan bagi perusahaan untuk membuka diri, berbagi pengalaman, dan berbagi pengalaman juga sharing ilmu pengetahuan yang merupakan implementasi dari program MoU," jelas Agus.

Koordinator Pelaksana Kegiatan, Wahyudin Noor, A.Md mengucapkan terima kasih kepada Indocement Pabrik Tarjun karena sudah bisa berhadir sekaligus menjadi narasumber atau apermateri kegiatan In House  Training, voluntary teaching (giat visiting teacher) yang dilaksanakan dengan memberikan pengetahuan seputar kegiatan di dunia usaha maupun Industri.

"Setelah magang nanti peserta LKP MIP Kotabaru dapat menerapkan kedisplinan, kompetensi keahliannya dan mentransfer ilmunya untuk dipraktekan melalui pembelajaran, kajian di sekolah dan aplikasi sesuai kompetensi, pengetahuan, pengalamannya di tempat Prakerin/Magang," kata Wahyu.

Lebih luas dipaparkannya, tujuan dari pembekalan ini adalah untuk menyiapkan pengembangan dan peningkatan SDM peserta dalam masa peralihan ke jenjang pendewasaan, khususnya dibidang sikap (Attitude) dan Keterampilan (Skill) dan Knowledge (Pengetahuan), hingga pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) nanti peserta sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan Kerja yang sesungguhnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Hujan Turun, Warga Kotabaru Masih Diselimuti Kemarau

Hujan Turun, Warga Kotabaru Masih Diselimuti Kemarau

GEMA, PULAULAUT - Walaupun hujan mulai turun membasahi Kabupaten Kotabaru di bulan Nopember 2019 namun belum bisa merubah keadaan warga Bumi Saijaan akan sulitnya mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari hari.

Sudah hampir empat bulan lamanya warga Kotabaru diselimuti kemarau hingga harus berburu air bersih ditempat pengelola sumur bor atau pun jasa tandon yang masih ada airnya dan pekerjaan tersebut rutin mereka lakukan dengan pengeluaran yang tidak sedikit baik tenaga, waktu, pikiran, dan uang, setiap harinya siang maupun malam agar bisa mendapatkan air untuk keperluan sehari hari.

Pantauan gemasaijaanonline dijalan jalan nampak masyarakat baik bapak, ibu, dan anak anak, ramai mengangkat air dengan jerigen ada yang menggunakan gerobak, roda dua, maupun roda empat, seolah olah mereka tak perduli dengan orang di sekelilingnya asalkan bisa mendapatkan air.

memang semakin hari semakin sulit air bersih di dapatkan sebab sumber air sudah mulai mengecil bahkan ada yang kering hal tersebut dirasakan warga Kotabaru baik pengelola sumur bor maupun para jasa tandon.

Salah seorang warga yang tak mau disebut namanya mengatakan, tahun ini kemaraunya luar biasa karena banyak sumber air yang kering dulunya tidak kering padahal hujan sudah ada turun namun air belum juga bisa mengalir jadi mau tak mau harus mencari sumber air yang masih ada airnya walaupun jauh dan harus antri berjam jam.

"Ya, beginilah keadaannya jadi harus dijalani saja walaupun sangat melelahkan tiap hari harus berburu air mudah mudahan hujan segera turun hingga kemarau segera berakhir," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Humas dan Hublang PDAM Kotabaru Syarwani, kepada gemasaijaanonline mengatakan, memang hujan ada turun dengan intensitas tinggi diwilayah perkotaan namun dipegunungan intensitas hujannya rendah seperti di Gunung Ulin, Tirawan, Gunung Perak, Mandin, dan Gunung Sari, hingga belum mampu menambah debit air baku di embung ataupun intake milik PDAM.

"Berdasarkan pengalaman untuk mengisi arial genangan embung atau intek minimal 4 kali hujan selama 4 hari berselang atau setiap jeda 1 hari hujan dengan intensitas tinggi," jelas Syarwani.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online