Kamis, 22 November 2018

Dewan Adat Ade Ogi Teluk Tamiang Gelar Pesta Laut Mapparentasi

Dewan Adat Ade Ogi Teluk Tamiang Gelar Pesta Laut Mapparentasi

GEMA, TG SELAYAR - Sudah menjadi agenda tahunan warga Desa Teluk Tamiang Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru, menggelar ritual pesta laut (Mapparentasi) sebagai bentuk rasa syukur atas rejeki yang telah diberikan oleh yang maha kuasa kepada mereka dan tahun ini kegiatan dilakukan oleh Lembaga Dewan Adat Ade Ogi (LDAAO) setempat, Senin (19/11/2018).

Ritual Mapparentasi ini sudah menjadi tradisi dan dilakukan turun temurun oleh warga setempat itu pastinya menyedot perhatian banyak pihak untuk melihat langsung jalannya acara baik pihak pemerintah  maupun masyarakat mulai dari anak anak, remaja, dewasa, dan orang tuha memadati lokasi.

Nampak dilokasi Bupati Kotabaru H Sayed Jafar didampingi Ketua PKK Hj Fatma Idiana Sayed Jafar beserta rombongan menghadiri perayaan pesta laut tersebut

Diawali iringan majelis taqlim setempat dengan syair syair habsy, para tetua adat mengusung miniatur kapal dan membawa aneka makanan ketengah laut dengan iring iringan kapal hias hingga ratusan meter dari bibir pantai Teluk Tamiang dan melakukan selamatan hingga miniatur kapal tersebut diturunkan ke laut.

Ritual Mapparentasi (Pesta laut) adalah kepercayaan warga setempat yang mayoritas dari suku Bugis yang mana keseharian mereka adalah para nelayan sebagai bentuk ucapan rasa syukur kepada yang kuasa atas rejeki yang mereka dapatkan selama ini.      

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan merasa sangat bahagia melihat antusias masyarakat yang hadir dalam perayaan acara pesta laut ini yang dirangkai juga dengan acara pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Teluk Tamiang.

"Kegiatan ini selain menjadi tradisi budaya lokal namun juga bisa menjalin silaturahmi dan kebersamaan sehingga tercipta suatu hubungan kerukunan di masyarakat," ungkapnya.

Pelaksanaan pesta laut sendiri merupakan bentuk upaya pelestarian ritual budaya masyarakat sebagai salah satu kekayaan budaya yang kita miliki sebagai bangsa Indonesia.

Ia, pun, menambahkan bahwa kesadaran untuk saling bekerja sama antara berbagai lapisan masyarakat, yang terdiri berbagai suku, dan budaya dengan pemerintahan hendaknya perlu ditingkatkan dan dikembangkan sehingga menjadi komunitas wisata unggulan mensukseskan visi dan misi pemerintah Kabupaten Kotabaru.

"Semoga dengan acara mappanretasi ini dapat memberikan berkah dan karunia kepada seluruh masyarakat yang merupakan kepercayaan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat," harapnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 15 November 2018

Joko Prayitno: Kami Siap Menyambut Kedatangan Kontingen MTQ

Joko Prayitno: Kami Siap Menyambut Kedatangan Kontingen MTQ

GEMA, PULAULAUT - Hanya menghitung hari, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke 50 tingkat Kabupaten Kotabaru akan di gelar di Desa Tanjung Lalak Kecamatan Pulaulaut Kepulauan, camat bersama staf dan masyarakat setempat sudah siap menyambut kedatangan para kontingen dan kafilah dari 21 kecamatan untuk berlaga pada acara tahunan itu yang dimulai dari tanggal 24 hingga 28 November 2018 nanti.

Camat Pulaulaut Kepulauan, Joko Prayitno mengatakan bahwa masyarakat sangat antusias melakukan persiapan dari semua bidang baik sarana maupun prasarananya untuk kesuksesan pelaksanaan MTQ Nasional tingkat Kabupaten Kotabaru ke 50 ini setelah ditunjuk sebagai tuan rumah pada rapat tahun lalu, Kamis (15/11/2018).

Hampir 100 persen persiapan panggung utama maupun tempat pelaksanaan MTQ sudah rampung dan siap dipergunakan. Bahkan sekitar 45 buah rumah warga sudah siap ditempati kontingen dari 21 kecamatan dan 10 buah rumah untuk dewan hakim dari LPTQ.

"Memang kami mulai melakukan persiapan setelah ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ pada rapat tahun lalu jadi semua warga saling bahu membahu untuk kesuksesan pelaksanaan ini baik perumahan kontingen, panggung utama, dan sarana prasarana lainnya," ungkap Joko.

Kecamatan Pulaulaut Kepulauan yang mayoritas penduduknya dari suku Mandar tersebut juga dikenal dengan sebutan
Bumi Sipatuo artinya saling membantu saling menghidupi dan bergotong royong.

Terkait masalah pendanaan MTQ tersebut Joko membeberkan, selain bantuan dari Pemkab Kotabaru, pihak perusahaan, masyarakat setempat juga ikut berpartisipasi   dengan dana swadaya, untuk kelancaran pelaksanaannya nanti.

Ia, pun, berharap pelaksanaan MTQ nantinya berjalan lancar sesuai dengan yang diinginkan dan jangan sampai ada kontingen yang tidak terlayani hingga membawa cerita buruk bagi Kecamatan Pulaulaut Kepulauan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 14 November 2018

ASKS di Kotabaru Jadi Acuan Kabupaten Lain di Kalsel

ASKS di Kotabaru Jadi Acuan Kabupaten Lain di Kalsel

GEMA, PULAULAUT - Walaupun pagelaran Aruh Sastra Kalimantan Selatan ke XV di Kabupaten Kotabaru yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 10 November 2018 sudah berakhir namun kisahnya masih terngiang dan dibawa masing masing kab/kota di Kalsel ke daerah asal mereka untuk di jadikan acuan karena dianggap sukses menggelar acara sastra tahunan tersebut.

Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sendiri sudah memasuki putaran kedua dalam pelaksanaan ASKS ini yangmana pada tahun 2006 juga pernah menjadi tuan rumah dan pelaksanaannya pun sukses hingga menjadi buah bibir kabupaten lain untuk dijadikan acuan ASKS oleh kabupaten lain.

Hal ini tentunya membuat Kabupaten Kotabaru tidak terlena dengan hasil yang di dapat namun akan terus berbenah untuk kemajuan kesenian dan sastrawan di daerah dengan menggandeng pihak pihak terkait bersama memajukannya dari semua aspek baik sarana dan prasarananya.

Ketua panitia pelaksana ASKS XV, Helwatin Najwa mengatakan, memang kita dijadikan acuan oleh kabupaten lain di Kalsel karena sukses saat pelaksanaan ASKS pada tahun 2006 lalu dari semua aspek hingga putaran kedua 2018 ini kita pun sukses melaksanakannya dan di respon positif oleh kabupaten lain.

"Kesuksesan ini sebenarnya hasil kerjasama dari semua pihak terkait karena tahun ini harus lebih baik dari tahun 2006 lalu inilah dasar kami dan merupakan tantangan bagi panitia pelaksana dalam hal ini Disbudpar agar lebih meriah," ungkap Najwa.

Memang, tambahnya, konsep pelaksanaan ASKS ditiap Kabupaten berbeda beda tergantung daerah setempat dan tidak ada aturan baku mengenai hal itu namun ASKS Kalimantan ke XV di Kotabaru kali ini mengangkat tema "Mengungkap Tabir Eksotik Negeri Halimun" dengan hasil karya puisi alm Eko Suryadi WS.

Lebih luas ia, menjelaskan, pelaksanaan ASKS 2006 lalu menampilkan teater Sastra dan puisi dengan keterbatasan sarana publikasi ke masyarakat luas akan tetapi bisa sukses apalagi dijaman sekarang semua sarana publikasi tersedia dan kita Kotabaru pada ASKS 2018 ini menggelar festival mamanda se Kalsel yang diikuti oleh 10 kab/kota.

"Alhamdulillah, acara berjalan lancar hingga akhir pelaksanaan dan sukses berkat kerjasama semua pihak dengan harapan bisa menjadi cerita indah dan moment bagi kabupaten lain," paparnya.

Informasi yang di dapat bahwa pelaksanaan ASKS ke XVI nantinya yang sudah siap menjadi tuan rumah adalah dari Kabupaten Tanah Bumbu.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
150 KV Listrik Kalimantan Akan Masuk ke Kotabaru Lewat Laut

150 KV Listrik Kalimantan Akan Masuk ke Kotabaru Lewat Laut

GEMA, SALINO - Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kalimantan akan memperluas jaringannya ke Kabupaten Kotabaru dengan sistem jaringan bawah laut sekitar 150 KV antara Batulicin dan Kotabaru di Desa Salino Kecamatan Pulaulaut Tengah, dan penggelaran kabel listrik laut tersebut sudah dilakukan, Selasa (13/11/2018).

Acara di hadiri oleh Direktur Regional Kalimantan PT PLN Persero, Machnison Masrie, Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar, Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan Tanah Bumbu, Drs H Avian Noor, Forkopimda Kotabaru dan Tanah Bumbu, SKPD, dan pihak PT PLN Kotabaru.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengatakan bahwa proyek ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan kerja nyata menerangi negeri karena kelistrikan sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat pada umumnya juga dapat mendorong peningkatan kegiatan ekonomi pada khususnya.

Sayed Jafar juga mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak PT PLN Persero atas terlaksananya pembangunan kabel laut kelistrikan Batulicin - Kotabaru ini, dan kelistrikan tersebut nantinya akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di kedua daerah karena dapat menjadi faktor pendorong ekonomi sekaligus faktor menarik aktivitas ekonomi.

Ditambahkannya, bahwa dengan ketersediaan listrik yang cukup maka akan dapat semakiin menarik minat para investor untuk menanamkan investasi dan membuka industri-industri baru di Pulau Laut khususnya dan Kabupaten Kotabaru pada umumnya.

"Kalau sudah masuk aliran listrik nantinya tentu akan meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat setempat hingga meningkatkan rasio elektrifikasi yang kita targetkan sebesar 100% agar seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru dapat menikmati listrik," ungkap bupati.

Ia, pun, berharap kepada masyarakat mari kita untuk bersama-sama menjaga kabel listrik yang ditanamkan di dasar laut tersebut sehingga bisa awet dan bertahan lama dengan cara tidak menggali dan membuang jangkar di area pemasangan kabel bawah laut tersebut.

Disisi lain Direktur Regional Kalimantan PT PLN persero, Machnison Masrie mengatakan, bahwa tujuan pemasangan kabel laut ini agar listrik dari Kalimantan bisa sampai ke Kotabaru, karena sistem listrik  dikalimantan ini lebih besar pembangkitnya dan kuat.

Selain itu tambahnya, listrik dari Kalimantan ini juga relatif murah karena kita banyak memiliki PLTU. Proyek ini juga sangat penting bagi PLN untuk mengefesiensikan biaya pembangkit listrik yang ada di Kotabaru, sebab di Indonesia sendiri juga sudah ada kabel laut seperti Pulau Jawa -Pulau Sumatera.

Diakhir acara pihak PT. PLN Regional Kalimantan Selatan memberikan bantuan sembako kepada warga Desa Salino, Desa Selaru, dan Desa Mekarpura. Dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi penggelaran kabel laut dengan menggunakan speedboat.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 12 November 2018

Ratusan Bikers Jajal Medan Quarry Dalam Open Day Bike To Nature 2018

Ratusan Bikers Jajal Medan Quarry Dalam Open Day Bike To Nature 2018

GEMA, SIDOMULYO - Sekitar 700 orang Bikers yang datang dari berbagai daerah baik dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, menjajal medan kawasan tambang yang ada di Quarry Desa Sidomulyo Kecamatan Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru, dalam kegiatan open day bike to nature 2018 yang di gelar oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Indocement Plant Tarjun Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Kegiatan dibuka oleh General Manager Indocement Tarjun, Katon Primanto yang dihadiri oleh Dinas Kehutanan Propinsi Kalimantan Selatan, KPH Pulau Laut, Camat Kelumpang Hulu dan Kelumpang Hilir, Polsek dan Koramil, para pimpinan perusahaan, para kepala desa, tokoh masyarakat, jajaran management Indocement dan staff serta masyarakat sekitar.

GMO Indocement Tarjun, Katon Primanto mengatakan, Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi para bikers di Kalimantan Selatan dan daerah lainnya namun juga merupakan wujud kepedulian akan keberlangsungan ekosistem lingkungan hidup sebagai upaya bersama ikut berperan aktif.

“Pastinya Indocement akan terus berperan dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup dan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat," ungkap Katon.

Ia, juga berharap, dengan kegiatan ini lebih mendekatkan diri dengan masyarakat karena tidak ingin Indocement dilihat tertutup dan memberikan kesempatan kepada warga sekitar serta para komunitas sepeda untuk lebih mengenal Indocement.

Event tahunan bersepeda gunung oleh Indocement kali ini mengangkat tema Quarry Open Day Bike To Nature 2018 yangmana menyajikan lintasan yang berbeda dari biasanya karena bisa dinikmati oleh para bikers, diantaranya panorama pegunungan dan perbukitan, tentunya memanjakan pandangan yang begitu indah disepanjang jalan bagi ratusan Bikers yang datang dari berbagai daerah untuk mengabadikan moment tersebut.

Selain itu, juga dilakukan Bazaar, penanaman pohon dan peletakan batu pertama area persemaian yangmana kerjasama antara PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Panitia Pelaksana, Mining Dept Head, Andi Munir Menerangkan, kegiatan yang terlaksana kali ini sekaligus mensosialisasikan program yang sejalan dengan pemerintah yaitu revolusi hijau sebagai bentuk perhatian kepada ekosistem lingkungan dan masyarakat secara luas.

Disisi lain Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Kalimantan Selatan diwakili Kepala Balai Perbenihan Tanaman Hutan Dishut Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikany, saya sangat apresiasi kepada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk yang telah mendukung upaya revolusi hijau sebagaimana yang dicanangkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan.

Diakhir acara dilakukan pembagian Doorprize dan hadiah lainnya dari panitia dan kegiatan ini di dukung oleh KPH Pulau Laut, PT Pama Indomining, PT.SMART Tarjun Factory, United Sepeda Banjarmasin, Bank BNI, Bank Mega, Bank Danamon, Bank BRI, PT Indofood Sukses Makmur dan PRUDENTIAL Batulicin.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 10 November 2018

Tanah Bumbu Juara Festival Mamanda di Ajang Aruh Sastra Kalsel ke XV Kotabaru

Tanah Bumbu Juara Festival Mamanda di Ajang Aruh Sastra Kalsel ke XV Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Puluhan peserta mamanda di Kalimantan Selatan unjuk kebolehan pada Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) ke XV di Kabupaten Kotabaru dan grup mamanda asal Kabupaten Tanah Bumbu dengan nama Bauntung Batuah ditetapkan sebagai juara pertama dengan judul mamanda yang dibawakan "Mamutus Kasih di Muhara Cinta", Rabu (8/11/2018) malam, di halaman Siringlaut.

Sedangkan posisi kedua diambil oleh grup mamanda asal Balangan dengan nama Kariwaya Balangan, judul mamanda "Mamalas Raga, Menyampir Tuah", dan diposisi ketiga jatuh kepada grup mamanda asal Kandangan dengan nama Kartawidana Kandangan, Judul mamanda "Kabut Kelam Kerajaan Kartawidana".

Selain itu ada juga kategori pemain mamanda terpilih yaitu Aisha yang memerankan Inang pada grup mamanda Sanggar Pusaka Tabalong dengan judul "Prahara di Kerajaan Tanjung Purwanagara".

Para pemenang mendapatkan uang pembinaan dan piagam yaitu untuk pemenang pertama Rp 10 jt rupiah, juara kedua Rp 7 jt rupiah, juara ketiga Rp 5 jt rupiah, dan pemain terpilih Rp 1 jt rupiah.

Pelaksanaan festival mamanda ini selama dua hari dengan juri diketuai oleh Abdul Rasyid, sekretaris Y S Agus Suseno, dan anggota Abdussukur MH.

Sebelum membacakan keputusan pemenang  para dewan juri mengatakan bahwa semua penampilan peserta mamanda di pagelaran Aruh Sastra ke XV di Kotabaru bagus bagus namun karena ini festival mau tidak mau harus mencari yang terbaik dan lebih bagus.

"Memang semuanya bagus dalam penampilannya namun banyak yang kelebihan waktu yang sudah ditetapkan oleh panitia, seharusnya hanya 45 menit setiap grup tetapi mereka ada yang sampai 70 menit," jelas salahsatu juri.

Selain festival mamanda se Kalsel, pagelaran  Aruh Sastra Kalimantan Selatan ke XV di Bumi Saijaan ini juga diisi dengan acara lainnya diantaranya puisi, musikalisasi, seminar, kemah sastra, dan lainnya, yangmana pelaksanaannya dimulai dari tanggal 6 hingga 10 November 2018 yang dipusatkan di halaman Siringlaut Kotabaru.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 07 November 2018

Warga Gunsen Dapat Bantuan Air Bersih Dari Polsek

Warga Gunsen Dapat Bantuan Air Bersih Dari Polsek

GEMA, PULAULAUT - Walau pun hujan dengan intensitas ringan sudah mulai mengguyur Kotabaru beberapa hari ini namun masih belum bisa mengisi embung penampungan milik PDAM yang sudah lama mengering pasca kemarau sehingga warga perkotaan Pulaulaut Utara kesulitan mendapatkan air bersih diantaranya wilayah Gunsen.

Hal tersebut mendapat perhatian pihak Polsek Pulaulaut Utara untuk bergerak memberikan bantuan air bersih gratis kepada warga salahsatunya di wilayah Gunung Sentral (Gunsen) RT 01 dan RT 13 Kelurahan Baharu Selatan, Selasa (6/11/2018).

Ketua RT 01/01 Baharu Selatan, M Nasir menyambut positif atas adanya bantuan ini dan kami merasa sangat terbantu mudah mudahan  nantinya bantuan ini bisa berlanjut dan atas nama warga Gunsen kami mengucapkan terimakasih atas sumbangsih dari polsek ini.

Bantuan air bersih gratis dari polsek tersebut dengan kapasitas 5000 liter yangmana dibagikan kepada warga yang memang kesulitan air bersih dengan informasi langsung dari Bhabinkamtibmas setempat.

Penyaluran bantuan air bersih ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Pulaulaut Utara. Iptu Iksan Prananto, S.I.K dibantu Bhabinkamtibmas Kelurahan Baharu Selatan Bripka Ardiansyah didampingi Ketua RT 01 M Nasir, dan Ketua RT 13 Adi, serta Lurah Baharu Selatan Misa Herayanti.

Kegiatan ini instruksi langsung dari Kapolres Kotabaru sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang saat ini kesulitan air bersih dan bantuan ini akan terus dilakukan dibeberapa wilayah perkotaan Pulaulaut Utara, kata Iksan.

"Untuk saat ini bantuan air bersih ini baru berjalan dua hari dan sudah dibagikan diwilayah Rampa Lama dan Gunsen namun nantinya akan meluas kedaerah lainnya," jelas Kapolsek.

Ditambahkan Iksan, pembagian air bersih ini tidak ada batasan setiap kepala keluarga namun warga harus menaruh drum atau penampungan air di pinggir jalan untuk memudahkan pengisian dan ia pun berharap pihak lainnya juga melakukan hal yang sama untuk membantu warga.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Polsek Pulaulaut Utara Bagikan Air Bersih

Polsek Pulaulaut Utara Bagikan Air Bersih

GEMA, PULAULAUT - Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya di kawasan Pulaulaut Utara yang saat ini dilanda kemarau dan kesulitan mendapatkan air bersih hingga membuat jajaran Polsek Pulaulaut Utara bergerak memberikan bantuan air bersih gratis menggunakan armada mobil tanki ke kampung kampung wilayah perkotaan.

Pembagian air bersih ini sendiri langsung dipimpin oleh Kapolsek Pulaulaut Utara Inspektur Polisi Satu, Iksan Prananto, S.I.K bersama jajarannya untuk melihat langsung proses pembagian biar merata.

"Pembagian air bersih ini gratis kami bagikan kepada warga khususnya diperkotaan sesuai dengan instruksi dari Kapolres Kotabaru langsung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat," ujar Iksan.

Ia, pun, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sudah berjalan dua hari, yaitu di daerah Rampa Lama dan daerah Gunung Sentral hingga nantinya akan meluas kedaerah lainnya yangmana kesulitan air bersih.

Selain itu untuk kelancaran pendistribusian kemasyarakatan polsek Pulaulaut Utara bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas dan RT setempat juga pihak ketiga untuk armada air bersih dengan kapasitas 5000 liter.

Mudah mudahan pembagian air bersih ini bukan hanya dari polsek saja namun nantinya juga ada dari pihak pihak lain yang perduli dan melakukan hal yang sama untuk masyarakat, harap Iksan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 05 November 2018

Desa Sidomulyo Ditetapkan Sebagai Lokasi P2WKSS dan KSI

Desa Sidomulyo Ditetapkan Sebagai Lokasi P2WKSS dan KSI

GEMA, SIDOMULYO - Bangga, bahagia, dan senang, mungkin itulah kata yang cocok untuk warga Desa Sidomulyo yang berada di Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru, sebab desa mereka ditetapkan sebagai lokasi Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS)
dan Kecamatan Sayang Ibu (KSI) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (5/11/2018) di halaman Kantor Desa Sidomulyo.

Dalam kegiatan tersebut nampak hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kotabaru Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar didampingi Wakil Ketua II Hajjah Yulianti Zairina Said Akhmad, Ketua Tim Evaluasi Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dan Kecamatan Sayang Ibu (KSI), Provinsi Kalsel Titik Hariyanti beserta rombongan. SKPD terkait, Camat Kelumpang Hulu, serta Kepala Desa Sidomulyo.

Dalam kesempatan itu Fatma Idiana mengatakan sangat mendukung adanya kegiatan ini,  karena hal ini sangat membantu untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu khususnya di Kecamatan Kelumpang Hulu.

"Nanti kedepannya kita akan kembali melakukan pengencekan untuk melihat sampai dimana perkembangan Desa Sidomulyo yang sudah mendapatkan arahan dari tim evaluasi provinsi," ungkapnya.

Fatma berharap semoga Desa Sidomulyo ini dapat berkembang dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua tim evaluasi Provinsi Kalsel Titik Hariyanti berpesan agar Desa Sidomulyo yang sudah ditetapkan sebagai lokasi P2WKSS dan KSI bisa melaksanakan program-programnya dengan baik, dan apabila sudah di tata agar bisa dipertahankan dan dilestarikan.

"Terima kasih kepada Ketua PKK Kabupaten yang telah menggerakkan dan menentukan Desa Sidomulyo ini sebagai lokasi P2WKSS serta KSI, semoga kegiatan ini dapat berkembang dengan baik sehingga desa ini bisa ketingkat nasional," harapnya.

Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan untuk perpustakaan Desa Sidomulyo berupa 2 unit PC Desktop, 1 unit UPS dan ACS serta 1 unit Ext.Dvd-R oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kotabaru.










- Penulis : Humas/Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 03 November 2018

Kotabaru Kirim 85 Kafilah Untuk Pawai Taaruf di Tabalong

Kotabaru Kirim 85 Kafilah Untuk Pawai Taaruf di Tabalong

GEMA, TABALONG -  Setelah dilepas di halaman Siringlaut beberapa waktu lalu, 85 Kafilah Kabupaten Kotabaru yang dipimpin Assisten II bidang Perekonimian dan Kesejahteraan Rakyat, H Joni Anwar ikuti pawai taaruf keliling kota bersama Kafilah 13 kab/kota dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXXI di halaman gedung DPRD Kabupaten Tabalong, Jum'at (2/11/2018).

Masing masing kabupaten menurunkan perwakilan mereka dalam ajang bergengsi tersebut dan ratusan peserta memadati jalan baik kafilah, pendamping dan official dari 13 kabupaten/kota se Kalimantan Selatan.

Pelaksanaan pawai taaruf kali ini berbeda dari tahun tahun sebelumnya yangmana biasanya para kafilah keliling dengan berjalan kaki namun kali ini peserta pawai menggunakan mobil hias dengan ciri khas daerah masing masing, dan Kabupaten Kotabaru sendiri menggunakan mobil hias berbentuk ikan todak.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengatakan adapun alasan pelaksanaan pawai ini menggunakan mobil karena wilayah Tabalong cukup luas selain itu juga untuk mengajak warga Tabalong mensukseskan pelaksanaan MTQ provinsi ke 31 tahun ini.

"Ya, memang pelaksanaan tahun ini beda dari biasanya seperti di daerah lain berjalan kaki namun di sini pakai mobil karena wilayah kami cukup luas," ujar Anang.

Pawai taaruf sendiri dilepas langsung oleh Bupati Kabupaten Tabalong, yang dihadiri wakil bupati ketua DPRD Tabalong, dan unsur Forkopimda Tabalong

Selain itu, bupati Tabalong juga membuka secara resmi pameran dan bazar MTQ Provinsi XXXI yang berlangsung di area Tanjung Expo Center, dan rencananya malam nanti akan dibuka langsung oleh gubernur.










- Penulis : Mawardi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online