Kamis, 28 September 2017

Kotabaru Gelar Nonbar Film G30S-PKI Serentak di Tiga Tempat

Kotabaru Gelar Nonbar Film G30S-PKI Serentak di Tiga Tempat

GEMA, PULAULAUT - Puluhan tahun tidak diperbolehkan diputar kini film penghianatan G30S-PKI kembali diputar untuk umum di seluruh nusantara dan tak terkecuali di Kabupaten Kotabaru juga akan menggelar nonton bareng serentak di tiga tempat yaitu lapangan Siring Laut, halaman SDN Dirgahayu dan juga di Makolanal Stagen, Sabtu, (30/9/2017) malam.

Pemutaran film di lapangan Siring Laut digelar oleh Kodim 1004 yang bekerjasama dengan pihak pemerintah daerah, sedangkan di halaman SDN Dirgahayu oleh himpunan Balakar Saijaan, dan di Makolanal Stagen oleh pihak angkatan laut.

Pemutaran film G30S-PKI ini  dilaksanakan setelah sebelumnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo  meintruksikan seluruh jajarannya baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara untuk menggelar nonton bareng film ini.

Dengan tujuan ingin mengajak bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah kelam dan mencegah terulang kembali kekelaman tersebut.

Gatot juga tidak menampik bahwa perintah nonton bareng kepada jajarannya menimbulkan polemik di kalangan masyarakat, bahkan Gatot tidak mempermasalahkan kecaman dari sejumlah pihak terhadap perintahnya tersebut.









- Penulis : M. Shabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Bupati Lantik Panitia MTQ Kabupaten  ke 49

Bupati Lantik Panitia MTQ Kabupaten ke 49

GEMA, SENGAYAM -  Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alidrus melantik Panitia Penyelenggara MTQ ke 49 tingkat Kabupaten Kotabaru, Kecamatan Pamukan Barat di Gedung Aula Kantor Kecamatan Pamukan Barat, Sengayam, Kamis (28/09).

Prosesi pelantikan ini, ditandai dengan pembacaan sumpah yang dipimpin oleh Bupati Kabupaten Kotabaru H Sayed Jafar dan diikuti oleh seluruh panitia penyelenggara MTQ ke 49 tingkat Kabupaten.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menjelaskan penyelanggaraan MTQ merupakan sarana yang sangat potensial untuk mensyi’arkan Agama Islam dan membina mental spiritual umat, terlebih Alqur'an merupakan panduan hidup sempurna sehingga bisa dijadikan pondasi diri dalam menghadapi perkembangan jaman.

"Pentingnya peran dan fungsi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), adalah sebagai sarana syi'ar islam dan menumbuhkan rasa cinta terhadap Al'Quran". ujar Sayed Jafar.

Tambahnya, Disamping menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan ikhlas, seluruh panitia juga mesti senantiasa menjaga kekompakkan, serta bersinergi bersama seluruh stakeholder terkait. Buatlah rencana kerja yang realistis dan laporkan semua kegiatan yang terlaksana.

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kotabaru sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Kotabaru H Burhanudin, Asisten Pemerintahan H Hariansyah, Asisten Pembangunan Joni Anwar, dan Kabag Kesra H Zabidi.












- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online