Senin, 28 Agustus 2017

Kelompok Toga Desa Langkang Baru Jadi Wakil Kotabaru ke Provinsi

Kelompok Toga Desa Langkang Baru Jadi Wakil Kotabaru ke Provinsi

GEMA, PULAULAUT TIMUR - Rombongan TP PKK Kabupaten Kotabaru lakukan kunjungan ke kebun Tanaman Obat Keluarga (Toga), Desa Langkang Baru, Kecamatan Pulaulaut Timur, Kotabaru, Senin, (28/8/2017) untuk memberikan pengarahan dan persiapan dalam menghadapi lomba Toga di tingkat Provinsi karena kelompok Toga Desa Langkang Baru terpilih mewakili Kotabaru nantinya tahun 2018.

Selain itu TP PKK Kotabaru yang dipimpin oleh Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar bersama Ketua Darma Wanita Kotabaru Hajjah Yulianti Zairina dan Camat Pulaulaut Timur Erawati, juga mengunjungi kebun Bibit Percepatan Panganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP).

Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar selaku ketua TP PKK Kotabaru mengatakan tujuan kami datang ke Desa Langkang Baru ini untuk mengunjungi sekaligus memberikan arahan kepada kelompok Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

"Kelompok Toga Desa Langkang Baru ini terpilih menjadi perwakilan Kotabaru untuk mengikuti lomba Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2018 nanti",  jelas Fatma.

Ketua kelompok Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Kasinah, merasa sangat senang sekali terpilihnya kelompok kami menjadi perwakilan Kabupaten Kotabaru dalam lomba tanaman obat pada tahun 2018 tahun depan nanti.

Namun kami perlu bimbingan lagi yang lebih baik dan perlu di berikan ilmu pengetahuan yang lebih meningkat, karena kami warga Desa Langkang Baru ini masih baru tahap pembelajaran.

"Dikebun Tanaman Obat Keluarga Desa Langkang Baru ini kami menanam berbagai tanaman yang dapat di gunakan untuk pengobatan, salah satunya bunga Rosela yang dapat di gunakan untuk menurunkan tekanan darah namun tidak di bolehkan bagi ibu hamil untuk menggunakannya".

Dan juga kami menanam bunga Tapak Darah yang di peruntukan mengobati penyakit kangker. Y kami akan mencari lahan yang cukup luas untuk kami jadikan sebagai lahan tanaman obat agar warga desa langkang baru tidak susah untuk mencari obat obatan jenis tanaman, jelas Kasinah.










- Penulis : Akbar Humas - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Pepe Juara Katir Race Perorangan

Pepe Juara Katir Race Perorangan

GEMA, TELUK ARU - Sekitar 60 peserta lomba katir race memulai start dari dua lokasi yaitu di Pulau Kerasian dan Pulau Kerayaan, Kecamatan Pulaulaut Kepulauan, Kotabaru, setelah mendengar bunyi tembakan yang dilakukan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar di Pantai Teluk Aru. Dan mereka memacu laju katir mereka menuju finish beradu dengan ombak dan angin yang kencang, akhirnya Pepe berhasil menjadi juara satu katir perorangan, Minggu, (27/8/2017).

Ada dua kategori dalam lomba katir race tahun ini, yaitu, kategori katir perorangan dan katir untuk dua orang. Untuk katir perorangan berada di Pulau Kerayaan sedangkan katir untuk dua orang di Pulau Kerasian.

Para pemenang lomba katir race akan mendapatkan tropi dan uang tunai sesuai dengan tingkatan lomba. Dan untuk katir perorangan diambil oleh panitia enam orang pemenang, sedangkan untuk katir dua orang diambil tiga orang pemenang.

Untuk pemenang katir perorangan diperoleh oleh Pepe, sebagai juara pertama mendapatkan 7.000.000 rupiah, juara kedua Nurdin, mendapatkan 6.000.000 rupiah, juara ketiga Manshur, mendapatkan 5.000.000 rupiah.

Dan juara keempat diraih oleh Suardi, mendapatkan 4.500.000. Juara kelima Sida, mendapatkn 3.500.000, dan juara keenam Tunang, mendapatkan 2.500.000.

Sedangkan untuk kejuaran katir dua orang dimenangkan oleh kapal Dalle' Salino, sebagai nahkoda Abdul Rahman dan anggota Anwar, mendapatkan 7.500.000 rupiah, Juara kedua kapal Mega Indah, sebagai Nahkoda Kamua dan anggota Junaidi, mendapatkan 6.000.000 rupiah, dan juara ketiga kapal Naga Mas, sebagai nahkoda Aminullah dan anggota M Ali, mendapatkan 5.000.000 rupiah.

Bukan hanya pemenang lomba katir race saja yang mendapatkan hadiah namun para peserta lomba juga mendapatkan uang lelah masing-maaing sebesar 200.000 ripiah.

Untuk menciptakan suasana aman dan kondusif maka pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, melibatkan masyarakat setempat, pihak TNI/Polri, Basarnas, BPBD, Satpol PP, dan pihak terkait lainnya hingga acara berarti.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online