Senin, 07 Agustus 2017

10 Bus Angkut Kloter 06 BDJ Menuju Bandara Syamsudin Noor

10 Bus Angkut Kloter 06 BDJ Menuju Bandara Syamsudin Noor

GEMA, BANJARBARU - Sebanyak 325 jamaah calon haji kloter 06 BDJ gabungan dari Kabupten Kotabaru, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Banjar, meninggalkan asrama haji Banjarbaru, Senin, (7/8/2017) dengan 10 bus Damri yang telah disediakan menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin.

Sebelumnya para jamaah dilakukan proses pemeriksaan baik kesehatan dan barang bawaan jamaah yangmana sudah menjadi aturan pihak bandara mana yang boleh dan tidak boleh.

Rencananya sesuai jadwal jamaah calon haji akan meninggalkan tanah air pukul 14.30 Wita, menggunakan pesawat Garuda Boeing 330-300 menuju Bandara Internasional Amir Mahmud bin Abdul Aziz, Madinah.

Keberangkatan mereka diiringi dengan lantunan talbiah saat memasuki bus sesuai dengan kelompok yang sudah ditentukan. Dan dilepas secara langsung oleh Kabid penyelenggara haji dan umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel, Raihan Ridho dan disaksikan oleh kemenag daerah masing-masing.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Dua Calon Haji Kotabaru Dirujuk Kerumah Sakit

Dua Calon Haji Kotabaru Dirujuk Kerumah Sakit

GEMA, BANJARBARU - Saat prosesi persiapan keberangkatan calon haji kloter 06 BDJ gabungan Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Banjar di asrama haji Banjarbaru, Minggu, (7/8/2017) dua orang calon jamaah haji asal Kabupaten Kotabaru mendapat perawatan intensif karena kekurangan HB hingga 8,5 dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Ratu Jaleha Martapura. untuk dilakukan transfusi darah.

Kedua jamaah calon haji asal Kotabaru tersebut atas nama Rahmawati (47) dan Masrah (54), dan salah seorang perawat klinik asrama haji mengatakan harus dilakukan penambahan hingga HB normal hingga 12.

"Kalo normal biasa HB 12, tapi apabila HB kedua jamaah ini bisa naik sampai 9,5 mereka diperbolehkan ikut dalam rombongan pada besok hari.

Tapi apabila belum naik akan ditransfusi kembali dan kemungkinan keberangkatannya ditunda". Terangnya.

"Untuk kepastiannya kita akan berkoordinasi kembali dengan pihak dokter yang menanganinya, jadi besok pagi keputusan bisa atau tidaknya berangkat.

Menurut info yang didapat, bahwa pasien atas nama rahmawati ini berangkat dengan suaminya tetapi berbeda dengan masrah yang berangkat hanya seorang diri saja sehingga tidak ada pihak keluarga yang menemani.










- Penulis : M. Shabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online