Minggu, 28 Mei 2017

Warga Serongga Gembira TPQ di Rehap Indocement

Warga Serongga Gembira TPQ di Rehap Indocement

GEMA, SERONGGA - Melalui program CSR bidang keagamaan, PT Indocement kembali melakukan rehap gedung Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) warga RT 01  Desa Serongga, Kecamatan  Kelumpang Hilir, Kotabaru, yang berupa bangunan kayu, menjadi gedung permanen betonisasi.

CSR Section Head PT Indocement Tunggal Prakarsa Pabrik Tarjun Nor Imansyah mengatakan, rehab bangunan TPQ itu berdasarkan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Dan Desa Serongga mengusulkan rehab bangunan TPQ yang kondisinya sudah tidak layak lagi untuk dijadikan tempat belajar anak sehingga disepakati tahun 2017 ini dilakukan rehab TPQ satu unit bangunan.

"PT Indocement konsisten membantu pembangunan yang dilaksanakan desa-desa binaan melalui program CSR. Khusus CSR  di bidang keagamaan (sosbudag) di desa binaan diantaranya safari Ramadan ke 10 desa binaan, lomba santri setiap bulan Agustus, pembangunan fasilitas toilet untuk masjid Nurul Iman Dusun Simpang Tiga," ungkap Imansyah.

Selain itu tambahnya, ada bantuan hewan kurban setiap hari Raya Idul  Adha di 10 desa binaan, partisipasi pada kegiatan hari besar keagamaan, tabliq akbar dan pembangunan pagar langgar An Nur Desa Cantung Kiri Hilir serta bantuan semen untuk tempat-tempat ibadah di desa-desa binaan.

Di saat bersamaan PT Indocement juga melaksanakan program CSR di bidang pendidikan, yaitu pembangunan pagar sepanjang 70 meter di SDN Batulasung Desa Cantung Kiri Hilir dan melakukan perbaikan jalan desa di Jalan Ratu Intan RT 08, RT 09, dan RT 10 Desa Serongga serta pembuatan jalan gang RT 06 Desa Langadai.

Renovasi total bangunan TPQ itu tentu saja disambut gembira warga desa setempat sebab dengan adanya rehab ini anak-anak bisa belajar agama ditempat tersebut dengan aman dan nyaman, kata Kepala Desa Serongga Sulimansyah S.Sos kepada wartawan, kemarin.

"Tempat proses belajar mengajar anak-anak santri TPQ tersebut bangunannya sudah tidak layak sehingga tidak memberikan kenyamanan dan terganggu dalam belajar," bebernya.

Hal tersebut juga diakui Kepala TPQ Desa Serongga Daeng Sampe, memang bangunannya sudah sudah tua dan terbuat dari kayu hingga lapuk dimakan usia, tapi alhamdulillah, sekarang bangunannya direhab dan sangat membantu dalam proses belajar dan mengajar kami di sini, katanya.

Menurut Sampe, antusiasme warga untuk mengikutkan anaknya di TPQ sangat baik dengan jumlah 40 santri, dan ada lima TPQ untuk Desa Serongga.

Dia bersyukur, pemerintah dan PT Indocement banyak membantu perkembangan TPQ-TPQ di Desa Serongga. Walaupun masih terkendala dengan masih kurangnya dana untuk tenaga honor dan para petugs TPQ. Untuk membayar honor petugas, kami masih mengandalkan sumbangan sukarela dari para wali santri, terang Daeng Sampe.

Baik Kades Sulimansyah maupun Daeng Sampe berharap PT Indocement melalui program CSR-nya terus  membantu seluruh kegiatan di Desa Serongga. Dan harapan PT Indocement selalu maju agar dapat membantu kekurangan yang ada di Desa Serongga.










- Penulis : Rel - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 23 Mei 2017

Wabup Kotabaru Hadiri Diskusi KASN Dengan Ombudsman RI

Wabup Kotabaru Hadiri Diskusi KASN Dengan Ombudsman RI

GEMA, JAKARTA - Masalah KASN tentang Penerapan sistem merit, mutasi, dan pengangkatan pejabat tinggi pratama mendapat perhatian dari Ombudsman RI dengan digelarnya diskusi tematik yang dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin, Senin, (22/5/2017) di Jakarta.

Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin mengatakan wajar ada permasalahan yang terjadi karena UU ASN ini baru diterapkan.

"Kami hadir disini untuk memberikan informasi aktual yang terjadi di daerah kami terkait mutasi, dan rangkap jabatan dan pengangkatan jabatan tinggi pratama untuk dicari solusinya dalam mengatasi masalah tersebut, agar tata kelola pemerintahan kita bisa menjadi lebih baik sehingga visi dan misi kita bersama dapat tercapai," jelas Burhanudin.

Tambahnya, hal ini terjadi dikarenakan penerapan sistem merit dalam pelaksanaan UU ASN masih banyak mengalami hambatan yaitu, masih banyak instansi yang belum mempersiapkan prasyarat penerapan sistem merit.

Misalnya, belum menyusun kualifikasi dan standar kompetensi jabatan, belum menerapkan manajemen kinerja sesuai ketentuan, sehingga pemberhentian dari jabatan tidak didukung oleh dokumen dan bukti memadai. Selain itu, Peraturan Pemerintah (PP) terlambat terbit, sehingga aturan yang digunakan cenderung tambal sulam.

Sistem merit sendiri adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang berlaku secara adil, wajar tanpa diskriminasi. UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN mengamanatkan KASN untuk membantu mengawasi pelaksanaan norma dasar, kode etik, kode perilaku serta penerapan sistem merit dalam manajemen ASN pada instansi pemerintah.

Selain itu, ekspetasi masyarakat terhadap kepala daerah pemenang pilkada untuk memberikan perubahan yang lebih baik didaerahnya sangat besar, oleh karena itu kepala daerah yang terpilih dituntut cepat untuk mewujudkan visi misi dengan gaya kepemimpinan yang berbeda yang berimbas kepada para pejabat tinggi pratama untuk bisa mengikuti, sehingga percepatan pembangunan dan perubahan didaerah bisa dirasakan.

Perlu diketahui bahwa Ombudsman Republik Indonesia (disingkat ORI) sebelumnya bernama Komisi Ombudsman Nasional adalah lembaga negara di Indonesia yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan, termasuk yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, dan Badan Hukum Milik Negara serta badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu.

Dan yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Lembaga ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia yang disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada tanggal 9 September 2008.











- Penulis : Reza Fahlepi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Indocement Bantu Warga Bangun Halte

Indocement Bantu Warga Bangun Halte

GEMA, JAKARTA - Melalui program corporate social responsibility (CSR) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pabrik Tarjun, Kotabaru, kembali membangun halte angkutan umum di Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, yang merupakan salah satu desa binaan perusahaan industri semen merk tiga roda tersebut.

CSR Section Head PT Indocement Pabrik Tarjun Nor Imansyah mengatakan, pembangunan halte tersebut atas usulan pihak Desa Tegalrejo saat Musrenbangdes  tahun 2016 lalu, dengan pertimbangan bahwa tidak ada tempat yang layak bagi warga untuk menunggu angkutan umum, seperti bus, taksi dan lainnya guna melanjutkan perjalanan ke arah Batulicin atau Cantung.

"Memang untuk saat ini jumlah halte yang dibangun hanya satu buah dulu, sambil menunggu usulan warga desa sekitar, kami berharap dengan adanya halte ini tentu bisa mempermudah warga saat menunggu angkutan umum . Dan untuk angkutan umum tidak lagi berhenti di sembarang tempat," ujar Imansyah.

Selain halte, kemarin, manajemen PT Indocement juga meresmikan selesainya pembangunan pagar langgar An-Nur sepanjang 20 meter di Desa Cantung Kiri Hilir, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru.
Keberadaan halte ini disambut gembira warga dan pemerintahan desa setempat. Apalagi, penempatan halte itu sangat strategis, yakni di lokasi yang selama ini menjadi konsentrasi warga menunggu angkutan umum dan  angkutan perusahaan untuk menuju sekolah, tempat kerja dan pasar.

Keberadaan halte ini sangat bermanfaat untuk tempat berteduh warga sambil menunggu angkutan umum dan angkutan perusahaan, kata Sekretaris Desa Tegalrejo Suhartono pada peresmian pemakaian halte.

Menurut dia, sebelum adanya halte, para pelajar, ibu rumah tangga atau karyawan yang menunggu angkutan di pinggir jalan atau pangkalan ojek, kini mereka bisa berteduh di halte , sambil menunggu angkutan perdesaan, bus atau mobil travel.

Suhartono berharap, warga bisa memelihara keberadaan halte ini sehingga tetap bersih dan nyaman. juga jangan dicoret-coret, dirusak atau aksi vandalisme lainnya. Mari kita sama-sama pelihara fasilitas publik ini. Nanti kita pasang plang peringatan agar hal tersebut tidak terjadi," katanya.

Selain itu tambahnya, PT Indocement bisa menambah pembangunan halte ini di beberapa lokasi agar banyak masyarakat bisa mengaksesnya. ‘"Kami berharap Indocement tambah maju dan sukses, sehingga lebih berimbas lagi kepada pembangunan desa-desa di sekitarnya," demikian Suhartono.













- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 22 Mei 2017

Malam Penutupan Saijaan Expo Bupati Joget Bersama

Malam Penutupan Saijaan Expo Bupati Joget Bersama

GEMA, PULAULAUT - Tak terasa pagelaran pameran pembangunan Saijaan Expo, Sabtu, (20/5/2017) malam sampai pada puncaknya dan penutupan langsung dilakukan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, selain menampilkan dari pagelaran seni dan budaya se Kalsel, suasana kemeriahan tercipta dengan hadirnya bupati bersama jajarannya joget bersama diatas panggung disambut tepuk tangan penonton.

Selain itu juga di umumkan pemenang stand pameran terbaik oleh panitia baik untuk instansi, kecamatan, dan organisasi, serta pembagian hadiah kepada para pemenang lomba baik festival lagu banjar, musik bajapin dan yang lainnya.

Untuk pemenang stand pameran instansi pemerintah yaitu, juara satu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, juara kedua Dinas Ketahanan Pangan dan Kultur Peternakan, juara ketiga Dinas Pemuda dan Olahraga. Dan untuk pemenang stand pameran kecamatan yaitu, juara satu Kecamatan Pulau Sebuku, juara kedua Kecamatan Hampang, juara ketiga Kecamatan Pamukan Selatan.

Sedangkan untuk pemenang stand pameran instansi non pemerintahan yaitu, juara satu PDAM, juara kedua Kodim 1004, juara ketiga Polres. Dan untuk pemenang stand pameran organisasi masyarakat yaitu, juara satu Dekranasda, juara kedua DWP, dan juara ketiga PKK.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Khairian Anshari mengatakan, dari awal pembukaan pameran pembangunan Saijaan Expo pada 11 Mei kemarin dalam rangkaian memeriahkan hari jadi Kotabaru ke 67 tahun 2017 banyak kegiatan yang digelar baik dari siang hingga malam berupa kesenian dan budaya daerah.

"Dengan waktu 10 hari ini sebenarnya tidak cukup karena dengan banyaknya kegiatan baik festival lagu banjar maupun musik japin dan lainnya belum lagi kegiatan-kegiatan lainnya diantaranya betiti tali, kendalanya adalah faktor cuaca," ungkap Rian.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih kepada semua pihak yang terkait sehingga acara bisa berjalan dengan sukses sampai malam penutupan, saat ini memang lokasi pameran di Siringlaut masih sempit jadi banyak yang ingin menggelar dagangannya namun belum bisa tertampung karena lokasi tidak ada.

"Saudara-saudara kita para pedagang baik lokal maupun dari luar tidak bisa tertampung untuk berdagang karena tidak ada tempat, makanya kedepan nanti lokasi Siringlaut akan dibangun pelebaran sehingga semua bisa tertampung dan peringatan hari jadi Kotabaru lebih meriah lagi," ungkap bupati.

Hingga akhir acara malam penutupan pameran pembangunan Saijaan Expo 2017 berlangsung meriah tertib, aman, dan kondusif.

 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 20 Mei 2017

Karnaval Budaya Etnis se Kalsel Meriahkan Harjad Kotabaru ke 67

Karnaval Budaya Etnis se Kalsel Meriahkan Harjad Kotabaru ke 67

GEMA, PULAULAUT - Aneka ragam budaya etnis dan pakaian adat memadati setiap ruas jalan di Kabupaten Kotabaru, moment tahunan tersebut selalu digelar oleh Pemkab Kotabaru dalam hal ini selaku panitia Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru dan diikuti oleh 13 kab/kota di Kalimantan Selatan juga 21 kecamatan di Kabupaten Kotabaru.

Setiap peserta tampil dengan ragam busana adat masing-masing daerah dengan beragam etnis yang ada di Indonesia dan melakukan antraksi di depan panggung utama depan kantor bupati, Sabtu, (20/5/2017).

Nampak hadir dipanggung utama Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin, Setda Kotabaru H Said Akhmad dan unsur muspida serta undangan. Dan mereka pun dapat melihat serta menikmati suguhan dari penampilan atraksi setiap peserta Festival Budaya Saijaan 2017 tersebut setiap melintas dipanggung utama.

Para peserta akan melintasi Jalan H Agussalim, Jalan Pangeran Diponogoro, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan Suryagandamana, dan finish di Pasar Limbur Raya Jalan Pangeran Indera Kesuma Jaya.

Walaupun acara sempat tertunda karena hujan mengguyur Kotabaru namun kembali dilanjutkan dan tidak mengurangi kemeriahan acara itu sendiri.

Dan setelah karnaval budaya etnis dan ragam pakaian adat keliling kota, malam nanti di panggung utama Saijaan Expo mereka akan kembali tampil dalam acara malam puncak penutupan pameran pembangunan Saijaan Expo 2017 dengan melakukan pagelaran budaya se Kalimantan Selatan.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
TK Negeri Pembina Gelar Lomba Sebelum Perpisahan Siswa

TK Negeri Pembina Gelar Lomba Sebelum Perpisahan Siswa

GEMA, PULAULAUT - Sudah menjadi agenda tahunan jelang perpisahan siswa siswi pra pelajar di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kotabaru selalu menggelar aneka macam lomba yang diikuti oleh kelompok A maupun kelompok B.

Tahun ini ada kegiatan lomba fashion show, lomba menyusun balok, lomba bendera, dan lomba menyanyi, semuanya bersifat edukasi untuk menyalurkan kreativas murid itu sendiri bertempat di halaman sekolah.

Hal tersebut disampaikan salah seorang guru pembimbing TK Negeri Pembina Kotabaru, bahwa memang acara ini setiap tahun kami lakukan untuk mengembangkan kreativitas murid baik kelompok A maupun kelompok B.

"Semua kegiatan lomba tersebut untuk mendongkrak kreativias murid dan membiasakan mereka tampil ditengah umum agar tidak kaku, hal ini sudah jadi agenda tahunan kami sebelum nantinya akan dilakukan perpisahan secara resmi untuk siwa pra pelajar tersebut," ungkapnya.

Kegiatan lomba sendiri tidak hanya diikuti oleh siswa pra pelajar yang akan lulus saja namun juga diikuti oleh siswa pra pelajar yang masih duduk di kelompok A tanpa terkecuali mereka penuh antusias mengikuti kegiatan tersebut penuh canda ria dan mengundang gelak tawa penonton dengan penampilan mereka.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 19 Mei 2017

Muatan Lokal Mendominasi Hiburan Saijaan Expo 2017

Muatan Lokal Mendominasi Hiburan Saijaan Expo 2017

GEMA, PULAULAUT - Sejak dibuka pada Kamis, (11/5/2017), oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, hiburan Pameran Saijaan Expo 2017 diisi dengan muatan lokal yaitu lomba lagu banjar, musik lanting, musik talenta, betiti tali dan yang lainnya oleh Pemkab Kotabaru melalui Dinas kebudayaan dan Pariwisata di panggung utama Saijaan Expo 2017 halaman Siringlaut.

Acara yang dibuka mulai sore hingga malam tersebut mendapat perhatian tersendiri oleh warga Kotabaru baik lokal maupun luar daearah yang selalu memadati lokasi depan panggung utama saijaan Expo.

Rata-rata  acara hiburan dikuti oleh para pelajar baik dari tingkat SD, SLTP, SLTA, dan sederajat juga umum dengan berbagai lomba kesenian dan kebudayaan yang mereka tampilkan setiap harinya.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Khairian Anshari, pameran pembangunan Saijaan Expo tahun 2017 ini dalam rangkaian memeriahkan HUT Kotabaru ke 67, dan banyak kegiatan yang digelar diantaranya festival lagu banjar, tari kreasi daerah, bajapin dan banyak lagi kegiatan lainnya.

"Para peserta dari pelajar dan mendapat antusias positif dengan banyaknya peserta yang mengikuti acara tersebut hingga waktu tidak mencukupi. Dan nanti acara puncaknya pada tanggal 19-20 Mei dengan menampilkan musik etnik koloborasi Kalimantan Selatan dan karnaval budaya keliling kota" jelas Rian.

Lebih luas dipaparkannya, bahwa tahun ini masih lingkup Kalimantan Selatan dan tahun depan akan ditingkatkan lagi hingga kejenjang nasional paling tidak lingkup relegional. Untuk waktu 10 hari yang disediakan tidak mencukupi dengan banyaknya peserta namun hal ini menjadi masukan kedepannya jadi konsepnya hiburan tapi pelestarian seni budaya pembinaan generasi muda tetap menjadi perioritas.     










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Bupati Hadiri Rakoor Pemprov Kalsel dan KPK

Bupati Hadiri Rakoor Pemprov Kalsel dan KPK

GEMA, BANJARBARU - Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru Said Akhmad menghadiri acara rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) RI di gedung Idham Chalid, Banjabarbaru (18/05).

Dalam agenda rakoor tersebut KPK memberikan supervisi pencegahan korupsi terimtegrasi di Provinsi Kalimantan Selatan. Ada beberapa hal yang disoroti oleh KPK, pertama tatakelola di bidang perencanaan dan pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan perizinan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kotabaru Sayed Jafar mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus berkomitmen untuk menjadi Pemerintah yang transparan dan berintegritas.

Tambahnya, dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang transparan dan berintegritas, Pemerintah Kabupaten Kotabaru selalu mendukung tugas SOPD inspektorat dalam menjaga stabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

"Saya atas nama daerah Kabupaten Kotabaru selalu menegaskan kepada SKPD Inspektorat untuk bisa menjaga stabilitas pengelolaan keuangan, mencegah terjadinya penyimpangan dan menindak tegas para pptk dan KPA yang menyimpangkan pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kotabaru". Tegasnya.

Sementara itu, Wakil KPK RI, Saut Situmorang mengatakan KPK akan terus memastikan bahwa komitmen pembenahan tata kelola keuangan Pemerintahan di Kalsel berkelanjutan dan bebas intervensi yang tidak sah dari pihak manapun.

Saat ini yang juga disoroti KPK RI adalah laporan harta kekayaan DPRD dan perizinan tambang. Dimana dalam rilis KPK yang disampaikan ada menyoroti pengelolan sumber daya alam di mana dilansir masih adanya tumpang tindih hak guna usaha di perizinan pertambangan.

Dan bukan hanya itu, KPK juga menyoroti adanya izin usaha pertambangan dimana dituliskan ada 351 IUP yang belum clear and clean dari laporan per Mei 2017.

"Kepatuhan sangat rendah dalam LHKPN di DPRD, juga di perizinan pertambangan dengan status banyak belum clear and clear itu harus bisa segera diselesaikan pemprov Kalsel". Tegas Saut.

Dalam Agenda Rakoor tersebut juga dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama pencegehan korupsi terintegrasi di Provinsi Kalimantan Selatan.










- Penulis : Reza Fahlepi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 15 Mei 2017

Tidak Semua Sekolah di Kotabaru Bisa Melaksanakan UNBK

Tidak Semua Sekolah di Kotabaru Bisa Melaksanakan UNBK

GEMA, PULAULAUT -  Tahun ajaran 2016 - 2017 tidak semua sekolah di Kabupaten Kotabaru bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) seperti halnya daerah lain hal tersebut disebabkan beberapa sekolah masih terkendala minimnya fasilitas baik komputer, listrik, dan internet.

Hal tersebut diakui Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru Selamat Riyadi diruang kerjanya, memang sekolah di Kotabaru dalam melaksanakan UNBK tidak sebanyak daerah lain dikarenakan masih banyak sekolah yang tidak memiliki sarana komputer yang cukup dan kurangnya pasokan listrik juga terbatasnya jaringan internet.

"Memang banyak kendala yang dihadapi tapi kami kedepannya akan mendorong untuk sekolah bisa melaksanakan UNBK dengan melakukan pengadaan komputer dan fasilitas lainnya sehingga tahun pelajaran 2017-2018 nanti khusus SMP dan MTs sudah bisa melaksanakan UNBK," ungkapnya.

Lebih luas Selamet menjelaskan, untuk saat ini para sekolah banyak yang melakukan ujian nasional kertas dan pensil terutama di daerah kecamatan karena terkendala fasilitas komputer, pasokan listrik, dan jaringan internet.

Dan hal tersebut nantinya pihaknya akan bekerjasama dengan pihak terkait dalam hal ini PLN dan Telkom agar pasokan listrik tidak padam dan jaringan internet tidak ngadap saat pelaksanaan UNBK berlangsung sehingga bisa berjalan dengan lancar.

Perlu diketahui bahwa dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotabaru tidak semua sekolah mempunyai fasilitas komputer yang cukup, dan mendapatkan pasokan listrik siang dan malam, apalagi jaringan internet yang sangat terbatas bisa dikatakan jauh dari kata cukup.  









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 06 Mei 2017

Burhanudin Optimis Kawasan Ekonomi Khusus Bisa Terwujud di Kotabaru

Burhanudin Optimis Kawasan Ekonomi Khusus Bisa Terwujud di Kotabaru


GEMA, JAKARTA - Banyaknya dukungan dari stakeholder dan perencanaan yang matang mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Kotabaru, Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin optimis KEK dapat terwujud di Kota yang bergelar Bumi Saijaan itu.

Hal tersebut dikatakan Burhanudin saat melakukan koordinasi dengan Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus terkait KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Mekar Putih, Kotabaru di Jakarta, Kamis (4/5/2017).

"Dari letak geografis dan kondisi alam daerah Kotabaru lebih unggul, jadi Pemerintah Kabupaten Kotabaru optimis KEK bisa terwujud dan membawa dampak yang positif untuk meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat Kotabaru," jelas Burhanudin

Saat ini ungkapnya, dewan KEK nasional pada prinsipnya mendukung ditetapkannya KEK di Mekarputih, cuma tinggal menunggu kelengkapan persyaratan dari pengusul sebab yang dulunya diusulkan oleh pemerintah kabupaten, sekarang diubah menjadi usulan dari badan usaha.

Kedatangan rombongan Pemkab Kotabaru disambut langsung oleh Sekretaris Dewan KEK, Enoh Suharto Pranoto, yangmana pada prinsipnya dewan nasional KEK ingin memastikan bahwa saat KEK ditetapkan di Mekarputih nantinya bisa berfungsi dengan baik sehingga tujuan KEK dalam meningkatkan investasi dapat tercapai.

Enoh menyarankan kepada pengusul KEK Mekarputih agar memasukan inisiasi insiasi pengembangan KEK Mekarputih, seperti perencanaan dalam menarik investor, Finansial dan rencana bisnisnya kedalam masterplan penetapan KEK, sebab hal itu akan menjadi bahan monitoring bersama nanti.

Terpisah, Asisten Pemerintahan Kabupaten Kotabaru Hariansyah, menanggapi tentang pengelola administrator KEK Mekarputih, pada dasarnya pemerintah kabupaten siap menindaklanjuti dalam hal pembinaan dan penempatan sumber daya manusia untuk menjalankan pengelola administrator apabila KEK Mekarputih sudah ditetapkan.










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 04 Mei 2017

Pameran Expo Harjad Kotabaru ke 67 Lebih Awal

Pameran Expo Harjad Kotabaru ke 67 Lebih Awal

GEMA, PULAULAUT - Sudah menjadi agenda tahunan setiap memperingati HUT Kotabaru pemkab akan menggelar pameran ekspo, namun tahun ini lebih awal dilaksanakan karena berbenturan dengan bulan Ramadhan.

Pelaksanaan pameran saijaan exspo dalam rangkaian HUT Kotabaru ke 67 tahun 2017 kali ini akan bekerjasama dengan pihak ketiga dalam penyediaan pembangunan stand nantinya tidak seperti tahun tahun sebelumnya sehingga lebih tertib dan nyaman.

Namun kegiatan masih dikoordinatori oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian selaku penanggung jawab pameran saijaan exspo dan tanggal pelaksanaannya akan dimulai pada 11 Mei 2017, ungkap Kabid pemberdayaan dan pengembangan koperasi dan usah mikro Abdul Ishak diruang kerjanya Rabu, (3/5/2017).

Lebih luas di paparkannya, tahun sebelumnya kita melaksanakan pameran ini setelah hari jadi Kotabaru diatas tanggal lima Juni, tetapi untuk tahun ini karena masuk bulan puasa otomatis pelaksanaan pameran kita majukan pada bulan mei yaitu pada tanggal 11 selama 10 hari 10 malam, agar tidak mengganggu waktu beribadah pada bulan Ramadhan.

Diharapkan pameran exspo saijaan tahun ini peserta pameran dapat mempromosikan industri-industri kecil perdagangan, pariwisata, UKM dan Koperasi. Dan menampilkan profil-profil Kotabaru secara lengka.

Untuk saat ini dari 36 SOPD yang ada di Kotabaru sudah ada 32 SOPD yang mendaftar, ada 20 Kecamatan, BUMN seperti Bank ada tiga,organisasi KNPI, dan PDAM Kotabaru.

Informasi masalah biaya bahwa satu stand masing-masing SOPD harus menebus dengan pihak ketiga sekitar 13,5 juta dengan ukuran 3 x 3 meter. Sedangkan untuk para pedagang kaki lima Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian selaku panitia menyediakan lokasi diatas Siringlaut yang dapat menampung sekitar 120 pedagang baik dari dalam maupun luar Kotabaru dengan biaya bervariasi tergantung ukuran.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 03 Mei 2017

Said Akhmad Resmi Jabat Sekda Kotabaru

Said Akhmad Resmi Jabat Sekda Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Setelah melalui beberapa tahapan dalam seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru yang awalnya berjumlah enam orang hingga satu orang terpilih yaitu Said Akhmad sebagai Sekda Difinitif, Rabu, (3/5/2017) pagi digedung Paris Barantai Jalan Jenderal Sudirman.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut langsung dilakukan oleh Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, disaksikan oleh Wakil Bupati Burhanudin, Ketua DPRD Alfisah, unsur Muspida, Kepala SOPD, Camat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru menyampaikan bahwa proses seleksi Sekda ini sudah berjalan selama tiga bulan sebelumnya, dari enam calon menjadi tiga kemudian turun menjadi dua calon dan akhirnya terpilih satu calon .

"Kita memilih Said Akhmad, karena melihat pengalaman kerja yang sebelumnya pernah menjadi Sekda di Kabupaten Tanah Bumbu dan dengan pengalaman tersebut nantinya bisa membangun Kabupaten Kotabaru walaupun kita ketahui secara geografis Tanah Bumbu berbeda dengan Kotabaru". Harapnya.

Sementara itu Sekda terpilih Said Akhmad menyampaikan bahwa tugas Sekda adalah mengawal visi misi bupati yang secara hukum di perdakan dan tertuang di RPJM yang harus dikawal secara penganggaran untuk membangun Kabupaten Kotabaru.

"Semua SOPD harus bekerja secara profesional untuk mendukung visi misi Bupati Kotabaru,  karena tanpa didukung mustahil visi misi dapat terlaksana, justru itu kita perlu koordinasi yang kuat dan teamwork dalam membantu kinerja bupati," ungkapnya.

Sebelumnya nama calon Sekretaris Daerah Kotabaru yaitu, H Akhmad Rivai, Kepala Dinas Cipta Karya Permukiman dan Perumahan Kotabaru, dan H Said Akhmad, pejabat fungsional perencana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, H Zaenal Arifin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kotabaru, H Slamet Riyadi, Kepala Dinas Sosial Kotabaru, Murdianto, Perencana Madya pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kotabaru, dan Sofyan sebagai Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD) pada Inspektorat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 02 Mei 2017

Wakil Bupati Kotabaru Ikuti Pembekalan Kepemimpinan

Wakil Bupati Kotabaru Ikuti Pembekalan Kepemimpinan

GEMA, JAKARTA - Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin beserta Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru Siti Mariani Burhanudin mengikuti pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri.

Pembekalan khusus kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2017, berlangsung 26 April–30 April tadi bertempat di BPSDM Kemendagri, Jakarta Selatan.

Kegiatan dibuka Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur.

Wakil bupati mengucapkan terima kasih kepada pemerintah khususnya Kemendagri dan Kepala BPSDM yang telah melaksanakan agenda kegiatan tersebut.

Menurut wabup, kegiatan ini sudah menjadi kewajiban untuk diikuti para bupati maupun wakil bupati yang baru saja dilantik pada tahun 2016 silam.

“Bagi saya selaku wakil bupati kotabaru, mudah-mudahan dengan dukungan dan doa masyarakat, dengan bekal materi yang didapat lewat kegiatan ini, bisa diaplikasikan ke daerah demi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat kotabaru ke depan,” katanya.










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com