Selasa, 31 Januari 2017

TP PKK Kotabaru Serahkan 1250 Bibit Cabai

TP PKK Kotabaru Serahkan 1250 Bibit Cabai


GEMA, PULAULAUT - Sejalan dengan program nasional, TP PKK Kabupaten Kotabaru, ikut memprogramkan gerakan penanaman cabai se-Kabupaten Kotabaru. Hal tersebut ditandai dengan diserahkannya sekitar 1250 bibit cabai secara simbolis oleh Wakil Ketua TP PKK Sri Mariani Burhanudin kepada TP PKK Kecamatan yang dilaksanakan pada sabtu lalu di gedung Ratu Intan, (29/01).

Wakil Ketua TP PKK Siti Mariani Burhanudin menjelaskannya, pada 25 November 2016, Menteri Pertanian (Mentan) mencanangkan gerakan penanaman 50 juta tanam cabai di seluruh Indonesia yang melibatkan Tim Penggerak PKK Pusat dan Daerah melalui pemanfaatan pekarangan rumah, sekolah, kantor dan gedung-gedung lainnya. Program ini kata dia, untuk mewujudkan kemandirian pangan khususnya dari kelompok aneka bumbu terutama cabai yang setiap tahun menjadi sumber inflasi di Indonesia.

“Penyerahan bibit cabai ini merupakan trigger bagi para keluarga untuk kemandirian pangan. dengan memanfaatkan pekarangan halaman rumah untuk menanam cabai sehingga dapat mengatasi Permasalahan tingginya harga cabai yang terjadi setiap tahun”. Ujar Sri Mariani

Selain bertujuan mewujudkan kemandirian pangan, juga dapat meningkatkan pendapatan akibat penghematan pengeluaran rumah tangga

“Penanaman cabai juga salah satu program kita  untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga, karena mengurangi pengeluaran rumah tangga," imbuhnya 

Tambahnya, Kabupaten Kotabaru akan menyalurkan sekitar 1250 bibi cabai kepada 21 TP PKK Kecamatan. Bibit tersebut didapat dari kerjasama TPP PKK Kabupaten dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotabaru dan Bantuan dari Provinsi Kalimantan Selatan. 

"Bibit ini akan dibagikan hingga ke tingkat desa-desa. Ibu-ibu bisa menanamnya di pekarangan rumah. Dengan begitu kita tidak akan kesulitan lagi untuk mengkonsumsi cabai". Ujar Sri Mariani.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Asbili yang juga berhadir dalam acara tersebut mengatakan Cabai merupakan komoditas pertanian yang setiap hari dikonsumsi oleh masyarakat. Sayangnya, tanaman cabai sangat terpengaruh musim dan mudah busuk. Maka tak heran, jika sewaktu-waktu harga cabai bisa melambung tinggi saat memasuki hari-hari besar, dan memicu terjadinya inflasi, dengan adanya gerakan penanaman cabai ini bisa diyakini bisa mengatasi permasalahan tersebut.











- Penulis : Reza Fahlevi -Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 12 Januari 2017

Ratusan Pejabat Dilingkup Pemkab Kotabaru di Lantik

Ratusan Pejabat Dilingkup Pemkab Kotabaru di Lantik

GEMA, PULAULAUT - Ratusan pejabat eselon II, III, IV yang sekarang berganti nama dengan pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkup pemerintah Kabupaten Kotabaru, dilantik dan dikukuhkan, Kamis, (12/1/2017) di Gedung Parisbarantai, Jalan Jenderal Sudirman.

Pelantikan dan pengukuhan sendiri langsung dilakukan oleh Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar, disaksikan oleh Wakil Bupati Burhanudin dan kalangan muspida.

Nampak dilapangan para pejabat tingggi pratama, administrator, dan pengawas tidak bisa semuanya masuk kedalam gedung hingga sebagian berada diluar gedung menempati pedok yang telah disiapkan.

Dalam sambutannya, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, mengatakan, dalam pelantikan dan pengukuhan terhadap ratusan pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas yang ada di lingkup Pemkab Kotabaru ini diharapkan segera melaksanakan tugas yang telah diamanahkan dan bertanggungjawab serta profesionalisme dalam bekerja.

"Mereka sudah harus menyusun program kerja untuk melakukan kinerjanya sebagai abdi negara dan abdi negara dan harus mengetahui tata cara kerja yang sesuai dengan peraturan agar terhindar dari permasalahan," kata bupati.

Diakhir sambutannya, Sayed Jafar mengajak kepada semua pejabat yang baru dilantik untuk bersama sama bergerak cepat mewujudkan program diberbagai bidang dalam menjalankan roda pemerintahan agar bisa mengutamakan kesejahteraan bagi masyarakat. 












- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 05 Januari 2017

Korban Speedboat Selamat dan Dirawat di RSUD Kotabaru

Korban Speedboat Selamat dan Dirawat di RSUD Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Tepat pukul 20.30 Wita KRI Kelambau sandar di pelabuhan pangkalan pendaratan ikan (PPI), Desa Sungaiparing, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru.

Di pelabuhan tempat sandarnya kapal perang RI tersebut sudah berkumpul ratusan warga.

Di tengah kerumunan warga, juga tampak keluarga korban speedboat naas yang sebelumnya sempat di kabarkan hilang ketika ingin berangkat ke Pulau Samber Gelap, Kotabaru pada 31 Desember lalu.

Suasana sukacita pun pecah saat KRI KAL Kelambau sandar di pelabuhan PPI. Sebagaimana diketahui KRI KAL Kelambau yang melakukan evakuasi enam korban.

Isak tangis keluarga pun tak terbendung. Isak tangis kecil langsung mewarnai suasana terlebih saat para korban bertemu dengan para keluarga di sebuah ruang kapal perang tersebut.

Pengamatan di lapangan, kondisi kesehatan para korban stabil. Itu setelah mendapat pertolongan.pertama dari pihak KRI Kal Kelambau.

"Nanti aja wancaranya," kata salah seorang keluarga korban.

Meski dalam kondisi kesehatan para korban yang mulai stabil, pihak petugas terkait tetap membawa para korban ke rumah sakit umum daerah kotabaru. Para korban dibawa menggunakan beberapa buah ambulance.

Komandan KRI Kal Kelambau, Kapten Laut (P) Mauludin mengatakan, saat dievakuasi korban dalam kondisi sehat.

"Korban yang berada di kapal nelayan ditemukan di perairan sebelah tenggara pulau larilarian. Saat dievakuasi seorang korban lupa namanya sempat lemah. Sekarang kondisinya sudah segar," katanya. (*)










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com

Rabu, 04 Januari 2017

Penumpang Speedboat Yang Hilang di Kotabaru Ditemukan di Selat Makassar

Penumpang Speedboat Yang Hilang di Kotabaru Ditemukan di Selat Makassar

GEMA, PULAULAUT - Teka-teki speedboat yang hilang kontak di perairan Samber Gelap Kotabaru akhirnya terjawab. Speedboat ditemukan dan penumpangnya diduga selamat.

Diirektur Polair Polda Kalsel Kombes Gatot Wahyudi kepada BPost online, Rabu (4/1) pagi mengungkapkan ia baru mendapatkan laporan dari Kasatpolair Polres Kotabaru AKP Toni.

Petugas berhasil kontak dengan nakhoda kapal Cahaya Tanete 12.

Diperoleh informasi bahwa kapal Tanete 02 telah berhasil menyelamatkan korban bersama speedboat di 29 mil sebelah timur Pulau Larilarian

"Sekarang Titik koordinat kapal Cahaya Tanete 02 berada di titik koordinat 03•58`400`` ls 118°19`600`` bt pada posisi 90 mil laut sebelah timur pulau lari larian," papar Gatot.

Keluarga penumpang speedboat yang dikabarkan hilang di perairan Pulau Haur, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, bisa bernapas lega.

Korban speedboat yang berjumlah lima orang itu, hilang saat akan melakukan perjalanan ke Pulau Samber Gelap, masih masuk wilayah Kotabaru menjelang akhir tahun lalu.

Kabar terakhir, lima orang penumpang speedboat dan seorang motoris telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Diperoleh informasi keenam penumpang speedboat, yang sempat beberapa hari terombamg ambing di perairan Selat Makassar, itu kini telah berada di salah satu KRI milik TNI AL.

Para korban rencananya dibawa menuju Kotabaru menggunakan KRI tersebut.

Sebelum dievakuasi ke KRI, mereka diselamatkan oleh kapal nelayan KM Cayaha Tanete 02.

"Korban semuanya selamat. Sekarang para korban sudah berada di KRI Kalambau. Diantar ke Pulau Lari-larian oleh kapal nelayan yang menyelamatkan mereka," kata Kepala Satuan Kepolisian Perairan (Satpolair) Polres Kotabaru, AKP Tony Hartono, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (4/1/2017). (*)










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com

Selasa, 03 Januari 2017

Kepala Basarnas Kalsel Sebut Kabar Ditemukannya Penumpang Speedboat di Majene Belum A1

Kepala Basarnas Kalsel Sebut Kabar Ditemukannya Penumpang Speedboat di Majene Belum A1

GEMA, PULAULAUT - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Kalsel Abraham B Kolimon menegaskan pihaknya bersama tim gabungan terus melakukan pencarian lima orang wisatawan dan seorang motoris speedboat yang diperkirakan hilang di perairan Pulau Haur, Kecamatan Pulau Sebuku beberapa hari lalu.

Dalam jumpa persnya di kantor Pos Polair Pelabuhan Panjang Kotabaru, Abraham menegaskan, pihaknya--tim gabungan--belum mendapatkan informasi pasti mengenai kondisi korban terkait simpang siurnya kabar yang berkembang di luaran.

"Untuk sementara kami masih melakukan pencarian. Berkaitan dengan informasi--sudah diekspose--bahwa sudah ditemukan (korban) itu. masih belum A-1," kata Abraham.

Menurut dia, belum bisa memastikan apakah enam orang korban sudah ditemukan sebelum ada informasi balik dari pihak terkait di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Ditambahkan dia, jika tim gabungan terdiri dari Satpolair, Basarnas Kotabaru dan provinsi dan pihak lainnya sudah mendapat kepastian, bahwa para korban yang dikabarkan sudah ditolong oleh kapal nelayan Majene baru pihaknya memberikan keterangan kepastian.

Namun sebelum ada kepastian mengenai kondisi korban, ditegaskan Abraham, pihaknya tak hanya terus memerluas lokasi pencarian. (*)










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com
Identitas dan Foto Lima Penumpang Speedboat Hilang Menuju Samber Gelap

Identitas dan Foto Lima Penumpang Speedboat Hilang Menuju Samber Gelap

GEMA, PULAULAUT - Hingga saat ini pencarian sebuah speedboat diduga hilang di perairan Samber Gelap Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan terus dilakukan para petugas gabungan, Senin (2/1/2017).

Ditumpangi sedikitnya sebanyak lima penumpang, kini keberadaan mereka pun juga seolah ditelan bumi.

Adapun identitas dan foto penumpang yang diduga hilang tersebut yakni sebagai berikut:

Fahdi, Hendra, Endi, H Alan, dan Alfian. Mereka diketahui merupakan warga tinggal di Kabupaten Banjar.

Sebelumnya, speedboat itu berangkat dari dari pantai Sarang Tiung menuju Pulau Samber Gelap, Kotabaru, sekitar pukul 19.30 Wita. Namun setelah beberapa jam speedboat yang seharusnya sampai itu tak kunjung tiba di pulau tertsebut.

Maka oleh seorang operator speedboat hal itu dilaporkan ke petugas Polair Kotabaru.

Direktur Polair Polda Kalsel Kombes Gatot Wahyuni yang dikonfirmasi. Minggu (1/1) siang membenarkan adanya laporan itu.

"Iya sebuah speedboat hilang kontak, saat ini tengah dilakukan pencarian," ucap Gatot. (*)










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com