-->

Tes Urine, 31 Sopir AKDP Kotabaru Negatif Gunakan Narkoba

GEMA, PULAULAUT - Puluhan orang sopir angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP), sopir angkutan kota (angkot) dan angkutan pedesan (angdes) di Terminal Km 6 Stagen, Pulaulaut, Kotabaru, diperiksa petugas gabungan.

Selain melakukan tes urine puluhan sopir, petugas juga memeriksa kendaraan angkutan yang akan digunakan menjelang mudik Lebaran.

Petugas gabungan yang terdiri dari Satresnarkoba, Satlantas, Satbinmas Polres Kotabaru, Badan Narkoba Nasional Kabupaten (BNNK), Bagian Urusan Kesehatan, dan petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), selain memeriksa urine juga sekaligus memberikan penyuluhan kepada para sopir.

Sebanyak 31 orang sopir diperiksa urinenya dinyatakan negatif atau tidak menggunakan narkoba. Sementara pemeriksaan enam buah armada angkutan, empat buah dinyatakan layak jalan. Sedangkan dua buah armada lainnya dalam perbaikan ditangani petugas satlantas dan dishubkominfo.

Kasat Resnarkoba Polres Kotabaru AKP Ubaldus Delo, mengatakan, operasi gabungan dalam rangkaian persiapan menjelang arus mudik lebaran 1437 Hijriah.

"Kegiatan tes urine, bimbingan dan penyuluhan, pemeriksaan ranmor dan uji kelayakan armada dan para sopir angkutan Lebaran. Untuk pemeriksaan urine semua negatif," katanya, Selasa (29/6/2016).







- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Indocement Gelar Kompetisi Penelitian Ilmiah Keanekaragaman Hayati

GEMA, PULAULAUT - Industri semen merk Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menggelar kompetisi penelitian ilmiah keanekaragaman hayati pertama di Indonesia yang dilaksanakan secara serentak di lebih 20 negara yang terdapat "Heidelberg Cement Group".

Manager Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Sahat Panggabean, di Kotabaru, Sabtu, mengatakan penyelenggaraan Quarry Life Awards (QLA) atau penelitian ilmiah keanekaragaman hayati pada 2016 merupakan penyelenggaraan ketiga secara internasional dan kedua secara nasional.

"QLA merupakan wujud komitmen Indocement untuk membangun kawasan konservasi keanekaragaman hayati di lahan tambang sekaligus menyebarkan semangat kepada generasi muda dan peneliti," kata Sahat dalam acara buka puasa bersama insan pers Kotabaru.

Dikatakan, panitia QLA telah menerima 299 proposal penelitian dari seluruh kategori.

Pada Maret terpilih lima proposal terbaik untuk kategori umum serta delapan proposal terbaik untuk kategori pelajar.

Saat ini peserta terbaik sedang melakukan penelitian dan penyusunan laporan akhir, dimana seluruh peserta diharapkan menyelesaikan laporan akhirnya pada 30 September 2016.

"Pengumuman pemenang QLA direncanakan pada 6 November 2016," jelas Sahat didampingi Manajer Operasional PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Plan Tarjun Tantowi Jauhari.

Sementara itu, kegiatan buka puasa bersama antara Manajemen Indocement dari Jakarta bersama jurnalis di Kotabaru diikuti oleh wartawan Kantor Berita Indonesia LKBN Antara yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotabaru Imam Hanafi, dan Sekretaris PWI Subrantas.

Serta wartawan Media Kalimantan Fauzi, Barito Post Rahmat Ilahi, Mata Banua Maduki, dan sejumlah wartawan surat kabar harian, mingguan dan bulanan yang bertugas di Kotabaru.








- PSumber : kalsel.antaranews.com
Share:

Ini Alasan Mengapa Huruf Arab Ditulis dari Kanan ke Kiri

GEMA, PULAULAUT - Jika pada tulisan huruf latin dimulai dari kiri ke kanan, tapi berbeda dengan tulisan berhuruf Arab.

Seperti halnya di dalam kitab Al-Qur'an, tulisannya dibaca dari kanan ke kiri.

Ternyata, ada sejarahnya mengapa tulisan Arab ditulis mulai dari kanan ke kiri.

Seperti yang dijelaskan melalui video animasi yang diunggah di media sosial Youtube oleh pemilik akun Ceritaria.

Video berdurasi 1:19 menit ini menjelaskan sejarah mengapa tulisan Arab dimulai dari kanan, dengan animasi yang menarik.

Narasi dengan suara perempuan tersebut menyebutkan, berdasarkan dari buku The Fundamentals of Typography, arah membaca sebuah tulisan berkaitan dengan sejarah.

Pada zaman dahulu kala, kebiasaan Bangsa Arab membuat tulisan yakni dengan cara memahat.

ketika memahat, tangan kanan akan memegang palu, sementara tangan kiri akan memegang pahatan.

Dengan memahat dari kanan ke kiri, maka akan lebih mudah melihat tulisan yang akan di pahat.

Sementara, untuk tulisan dengna huruf mandirin, sejarahnya bermula ketika orang-orang Tiongkok pada zaman dahulu biasa menulis kaligrafi dengan menggunakan kuas dan tinta.

Penulisannya akan lebih mudah bila dilakukan dari atas ke bawah.

Sedangkan, menulis dengan pena yang biasa dilakukan oleh orang-orang Eropa

Bagi orang yang non-kidal, secara natural akan bergerak dari kiri ke kanan.

Warisan ini teus terbawa hinga ratusan bahkan ribuan tahun hingga sekarang ini.










- Sumber : tribunnews.com
Share:

Api Berkobar Disaat Hujan, Dua Rumah Ludes

GEMA, PULAULAUT - Dua buah rumah di Gang Kelurahan, Gunung Tempurung, Desa Baharu Selatan, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru ludes terbakar, Minggu (19/6/2016) sekitar pukul 09.30 Wita.

Uniknya musibah kebakaran terjadi disaat sebagian besar wilayah di kecamatan Pulaulaut Utara itu, diguyur hujan dengan intensitas sedang. Namun, api berhasil dengan cepat dipadamkan sebelum merambat ke rumah warga lainnya.

Diperoleh informasi tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Petugas kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

Namun dugaan sementara kebakaran yang menghabiskan dua rumah milik Ibu Jumi dan Ibu Ani, itu api diduga berasal dari sebuah kompor.

"Hanya info sementara. Belum pasti kompor karena masih penyelidikan," kata Rifani, salah satu anggota polisi.

Kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Gang Kelurahan, RT 05, Gunung Tempurung, Kelurahan Baharu Selatan, Kecamatan Pulaulaut Utara, menjadi perhatian pemerintah daerah setempat.

Dalam insiden itu setidaknya tiga kepala keluarga (KK) terdiri dari sembilan jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan sebagian barang-barang tidak terangkut saat api berkobar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru telah mendistribusikan logistik kepada korban kebakaran.

Antara lain bantuan makanan seperti sarden, mi dan beberapa logistik lainnya.

Kepala BPBD Kotabaru, Irian Noor, mengatakan, logistik yang disalurkan dengan harapan sedikit dapat meringankan beban para korban.











- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Jelang Berbuka, Api Ngamuk Membakar Rumah dan Gudang Sembako

GEMA, SAMPANAHAN - Warga Desa Papaan, Kecamatan Sampanahan, Kotabaru dibuat panik disaat menjelang berbuka puasa. Kepanikan warga menyusul terjadinya musibah kebakaran melanda kampung tersebut, Minggu (12/6/2016) sekitar pukul 17.30 Wita.

Selain warga desa Papaan, kepanikan juga dialami warga desa Gunung Batubesar, karena kejadian tersebut berbatasan dengan dua desa itu.

Kapolsek Sampanahan Iptu Iksan Prananto, mengatakan, kebakaran meluluhlantakan sekitar buah rumah warga. Api dengan cepat merambat karena bangunan rumah terbuat dari kayu.

Selain itu diperoleh informasi, dua buah gudang penyimpanan dan satu toko sembako ludes dalam kejadian tersebut. Pasalnya, saat api berkobar warga hanya menggunakan alat pemadaman seadanya seperti ember, baskom dan alkon rumah tangga.

Belum diketahui penyebab kebakaran, namun Iksan menyebutkan kebakaran terjadi didugan karena konsleting listrik.










- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Bupati Sayed Jafar Letakan Batu Pertama Pembangunan Embung

GEMA, PULAULAUT - Berakhirnya krisis air bersih yang menjadi harapan masyarakat Kabupaten Kotabaru segera terwujud. Itu menyusul akan dimulainya pekerjaan proyek pembangunan Embung Gunung Tirawan, Desa Tirawan, Kecamatan Pulaulaut Utara.

Segera dimulai pekerjaan embung tirawan oleh PT Indo Teknik menyusul dilaksanakannya peletakan batu pertama di area lokasi pembangunan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH, Jumat (10/6/2016) siang.

Hadir dalam acara itu Wakil Bupati Kotabaru Ir Burhanudin, Sekretaris Daerah H Suriansyah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Kotabaru, perwakilan Kepala Balai Sungai Kalimantan II, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), beberapa instansi vertikal serta tokoh masyarakat setempat. Acara berlangsung sangat khitmat.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH dalam sambutannya mengakui, setiap tahun saat musim kemarau terjadi krisis air bersih di kabupaten Kotabaru.

Menurut bupati krisis air bersih berlangsung cukup lama, padahal beberapa kali berganti kepala daerah tapi tidak pernah terselesaikan.

"Padahal kita banyak potensi tapi belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," kata bupati.

Dimulainya pekerjaan pembangunan embung titawan, Sayed Jafar sangat bersyukur. Dengan akan dimulainya pembangunan embung, diharapkan tidak hanya menambah cakupan pelayanan air. Tapi juga dapat mengantisipasi krisis air bersih di daerah ini.










- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Indocement Berikan Pelatihan Pupuk Kompas Kepada Pelajar

GEMA, TARJUN - Pihak sekolah khususnya binaan salah satu perusahaan produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merasa senang dengan adanya pelatihan membuat pupuk kompos, kepada para pelajar untuk sistem pengelolaan bank sampah dan terkait dengan pertanian menggunakan Hidroponik. Tentunya hal tersebut menjadi daya tarik serta menambah ilmu pengetahuan kepada para siswa yang mengikutinya.

Management Indocement, SSECSR Dept Head Teguh Iman Basoeki menjelaskan, sebagaimana pelaksanaan program CSR perusahaan tahun anggaran 2016 yang salah satunya di pilar pembangunan pendidikan dan tim CSR Indocement bekerjasama dengan tim Yasment melakukan pelatihan tersebut bertujuan ingin menanamkan kesadaran lingkungan dengan pemanfaatan area sekolah untuk budidaya Hidroponik sebagai salah satu implementasi pelaksanaan kurikulum pendidikan sekolah Adiwiyata.

"Kami berharap pengetahuan yang telah diberikan selama 3 hari tersebut dapat anak-anak mengerti, memaahami, dimanfaatkan dan secara berkelanjutan dilaksanakan baik di sekolah maupun tempat tinggalnya masing-masing dengan lebih kreatif dan inovatif," tutur Teguh.

Dikatakannya lebih jauh, kesadaran lingkungan untuk menjadikan lingkungan yang sehat dan bermanfaat sangat diperlukan oleh siswa-siswi yang kreatif dan inovatif dengan tetap terus memenuhi kewajiban untuk belajar dan menuntut ilmu setinggi-tingginya.

Kegiatan ini karena merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan terutama membentuk manusia yang bertanggung jawab terhadap lingkungan sejak usia dini, perusahaan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan aksi sekolah dibidang lingkungan dan bersama-sama melakukan tata kelola sekolah yang baik dan ramah lingkungan.

"Tidak menutup kemungkinan jika pihak Yasment berhasil, maka tidak hanya Indocement yang akan berbagi ilmu tetapi mungkin juga Yasment sendiri yang akan berbagi kesekolah-sekolah lainnya," tutupnya berharap.

Sebagai informasi, pelatihan tersebut di ikuti oleh 100 orang siswa dari SMA dan 30 siswa SMP Yayasan Indocement (Yasment) Tarjun selama tiga hari di aula sekolah, hasil dari program Corporate Social Responsbility perusahaan yang terus konsen dalam peningkatan sumber daya manusia di sekitaran desa-desa binaan utamanya dan masyarakat Kotabaru pada umumnya. Sementara untuk narasumber atau instruktur dari tim Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) CSR PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pabrik Tarjun.

Kepala Sekolah SMA Yasment Tarjun, Akhmad Tantawi Jauhari S Pd menyatakan, pihaknya sangat apresiasi atas pelatihan yang dilakukan oleh Indocement dan hal itu merupakan sesuatu yang sangat positif bagi pelajar dalam konteks kepedulian dengan lingkungan.

"Dipastikan manfaat yang dapat diambil adalah siswa mendapatkan pengetahuan tentang teknis membuat kompos, bank sampah dan sistem pertaninan menggunakan Hidroponik," ujarnya senang.

Dikatakan lebih jauh olehnya, ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut langsung diaplikasikan dalam bentuk dibuatnya bank sampah, kompos dan pertanian Hidroponik dilingkungan sekolah. Khusus kepada para siswa diharapkan terus berupaya menerapkan ilmu yang diperoleh dari pelatihan bukan hanya disekolah tetapi juga di lingkungan rumah dimana ia menetap serta ditengah-tengah masyarakat.

"Kepada Indoecement khususnya tim CSR untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan serupa sebagai wujud kepeduliannya terhadap lingkungan. Selain itu juga ada keinginan kedepannya untuk lebih mengembangkan hasil yang didapat dari pelatihan khususnya yang berkenaan dengan ekonomi," katanya menambahkan.

Salah satu siswa mengaku sangat senang dengan digelarnya pelatihan yang sudah dapat dipastikan menjadi bekal tambahan ilmu pengetahuan yang didapat secara langsung.

"Ini juga menjadi salah satu motivasi kepada siswa yang mengikutinya tentang bagaimana cara pembuatan kompos dan cara dalam memanfaatkan sampah basah dan kering yang tidak terpakai sehingga mampu memberikan nilai ekonomis," ujar siswa kelas X B Taufiq Ramadhan dengan senyum.

Usai ikut pelatihan, sambung Taufiq lagi, akan dapat diterapkan disekolah maupun dirumah karena saat pelatihan sudah dijelaskan secara rinci sehingga mudah difahami oleh siswa. Disamping itu pula, menjadi harapan lain kepada sekolah agar turut serta dan aktif dalam melakukan dan mengawasi kegiatan Siswa Bina Lingkungan (Sabili) agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan berkelanjutan.

"Saya ingin dari pihak sekolah mengadakan guru pembina khusus di bidang lingkungan agar memimpin setiap kegiatan Sabili. Dan terkhusus kepada Indocement, saya mewakili seluruh siswa sangat berterima kasih kepada tim CSR selaku penggagas kegiatan pelatihan karena dengan itu meningkatkan SDM siswa disekolah dan para siswa lebih mengenal cara memanfaatkan dan menjaga lingkungan," jelasnya.

Siswa lainnya, Maria Ulfah dari kelas XI IPS mengungkapkan, pelatihan ini sebagai ajang dalam menambah pengetahun serta membuka wawasan dari materi-materi yang disampaikan oleh narasumber.

"Saya juga bisa lebih mendalami ilmu dari pertanian sistem Hidroponik dan bisa langsung melihat apa saja bahan dan tata cara yang baik dalam pertanian tersebut. Dengan begitu nantinya akan lebih bisa mengembangkan yang sudah ada seperti yang diterapkan dikebun belakang sekolah, dan pihak sekolah bisa menerapkan sistem pertanian Hidroponik dan membuatnya sendiri," kata Maria.

Memang diakui, tidak semua siswa yang berminat untuk belajar lebih dalam terkait dengan pertanian Hidroponik. Akan tetapi, dengan adanya pelatihan oleh Indocement tentunya juga akan membuka wawasan dan kedepan diharapkan bisa mencoba menerapkannya. "Karenanya pelatihan oleh Indocement ini jelas sangat besar manfaatnya bagi kalangan siswa," tambahnya.

Sementara, instruktur yang juga menjadi narasumber pada pelatihan tersebut selaku Kepala Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) CSR Indocement Plant Tarjun, I Wayan Kedep Sudhiarta memaparkan bahwa, materi yang disampaikan berupa proses pembuatan kompos organik mulai dari menentukan media pupuk, mencampurkan dengan EM4 (bakteri aerob yang digunakan untuk mempercepat terjadinya proses pengomposan) sehingga menjadi kompos, dan EM4 tersebut dapat dibeli di toko-toko pertanian dengan harga cukup murah.

Selain itu, yang berkaitan dengan sampah diterangkan apa pengertian sampah, memilah sampah-sampah, jenis sampah yang memiliki nilai ekonomis, proses dan mekanisme bank sampah, mulai dari mengumpulkan dan pencatatan hingga penjualan sampah. Untuk sistem Hidroponik sendiri utamanya adalah memperkenalkan sistem pertanian, jenis-jenisnya, cara bertanamnya sampai kepada peluang bisnis Hidroponik dan perhitungan laba rugi.

"Kalau saya amati antusias peserta sangat baik sekali dan itu terbukti dengan banyaknya pertanyaan pada saat sesi diskusi, yang intinya materi yang disampaikan ditangkap dengan baik oleh peserta," katanya dengan bangga.










- Penulis : Agus Rifani ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Bupati Kotabaru Lantik 147 Kepala Desa

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan, H Sayed Jafar melantik 147 orang kepala desa hasil pemilihan kepala desa secara serentak 30 April 2016.

"Saya minta kepada para kepala desa yang saat ini dilantik, agar dapat menciptakan suasana kondusif dan selalu berlaku adil kepada semua masyarakatnya," kata Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, di Kotabaru, Selasa.

Bupati juga meminta para kepala desa juga bisa menghargai hak azazi orang lain, menjadi panutan bagi masyarakat dan memberikan rasa aman dan nyaman.

Sayed Jafar sebelum mengakhiri sambutannya meminta tiga hal kepada para kepala desa.

Pertama, tetap eksis dan loyal kepada pemerintah, dan selalu memberikan motivasi kepada masyaraka, dan memberikan pelayanan serta suasana yang harmonis antara perangkat desa, rukun tetangga, rukun warga, Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kedua, apa yang sudah dijanjikan kepada masyarakat sebelum pemilihan kepala desa harus direalisasikan, berlaku bijak dan kerja dengan hati nurani.

Ketiga, komitmen mendahulukan kepentingan masyarakat dan selalu berinovasi dalam memajukan desanya.

Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kotabaru Zabidi, mengemukakan, semula jumlah desa yang menggelar Pilkades serentak sebanyak 148 desa.

"Namun karena sesuatu hal, ada satu kepala desa yang mengundurkan diri, sehingga yang dilantik sebanyak 147 orang kepala desa," paparnya.










- Sumber : kalsel.antaranews.com
Share:

Foto Pemilik 116.937 Butir Obat Daftar G di Kotabaru akan Disebarkan Polisi

GEMA, PULAULAUT - Penggerebekan dilakukan jajaran Polres di sebuah rumah kontrakan kawasan Jalan Damanhuri, Kotabaru Hulu, Pulaulaut Utara, Kotabaru tidak berbuah maksimal.

Barang bukti 116.937 butir daftar G berhasil diamankan. Namun LD diduga kuat pemilik malah berhasil kabur. Polisi pun kini menetapkannya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penggerebekan sempat menjadi perhatian warga saat puluhan anggota polres menuju sebuah rumah LD, Kamis (26/5/2016) siang sekitar pukul 12.00 Wita.

Ketika pintu rumah kontrakan itu dibuka. Petugas menemukan beberapa beberapa dus obat jenis Carnophen. Selain juga didapati dekstro yang sudah terbungkus plastik klip siap edar.

Petugas berhasil mengamankan 30.035 butir Carnophen dan 86.902 butir dekstro serta uang tunai Rp 4.060.000. Namun sayangnya LD yang mengontrak rumah malah menghilang.

Penggerebekan kemarin dibagi dua tim. Selain rumah LD, tim lainnya melakukan penggeledahan di tempat MN, di Jalan Titian Beringin, Desa Rampa Lama, Kecamatan Pulaulaut Utara. Petugas tidak hanya menemukan 324 butir Carnophen namun juga uang tunai Rp 1.299.000.

Bedanya, di sini petugas berhasil mengamankan MN yang diduga kuat pemilik obat masuk daftar G. Selain itu juga turut diamankan dua orang lainnya, LH dan SW yang saat ini masih ditetapkan sebagai saksi.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto mengatakan, penggrebekan di sebuah rumah kontrakan yang dijadikan tempat menyimpan obat-obatan terlarang tersebut hasik informasi masyarakat. Sedangkan pemilik barang melarikan diri.

Meski demikian, ditegaskan Suhasto, pihaknya tidak hanya akan terus memburu. Tapi juga menetapkan LD sebagai DPO.

"LD yang sudah ditetapkan DPO, fotonya akan kita sebar," tegas Suhasto.









- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah