Tengkorak Pakai Jeans Bertulis Kaltim Prima Coal Bikin Heboh Kotabaru

GEMA, SERONGGA - Warga Desa Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru Kalsel, Selasa (9/2) sore, geger karena ditemukan tengkorak kepala manusia di sekitar area pabrik kelapa sawit (PKS).

Tengkorak kepala manusia itu ditemukan seorang warga yang melaporkannya ke kantor Polsek Kelumpang Hilir.

Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Alfian Tri Permadi, Rabu (10/2) mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP. Menurut Alfian, selain tengkorak kepala, aparat kepolisian juga menemukan tulang punggung, tulang iga, dan tulang pinggang.

Selain itu, tidak jauh dari ditemukan tengkorak dan beberapa bagian tulang tubuh korban, ditemukan alat bukti lain yang dimungkinkan bisa menjadi petunjuk petugas melakukan penyelidikan.

Antara lain tumpukan pakaian, bekas lem vox, celana dalam, headshet telepon genggam, serta celana jeans yang bertuliskan Kaltim Prima Coal (KPC). Ada pula kaus bertuliskan 92 Production dengan tulisan warna jingga.

Temuan beberapa bagian tengkorak manusia tersebut belum mengarah ke indikasi lain, seperti dugaan korban pembunuhan.

Indikasi belum mengarah kemana-mana. Masih fokus kepengungkapan identitas dulu," ujarnya.

Aparat berharap ada pihak yang mengetahui atau mengenali identitas tengkorak itu.

"Dengan alat bukti itu jika ada masyarakat mengenali dan merasa kehilangan keluarga bisa melapor ke Polres Kotabaru," pintanya.

Hal itu, untuk memudahkan petugas mengungkap identitas terkait temuan tengkorak kepala dan sebagian tulang manusia tersebut. Melalui pengambilan DNA.

Kapolsek Kelumpang Hilir Iptu GM Angga Satrya Wibawa, mengatakan, tengkorak kepala manusia ditemukan di belakang sekitar perumahan karyawan, Blok J, area PKS PT Tepian Nadengan, Desa Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir.

Orang pertama yang menemukan bagian beberapa kerangka manusia itu, adalah petugas security yang bertugas di perkebunan kelapa sawit tersebut. Menurut Angga, belum diketahui jenis kelamin tengkorak tersebut.

"Belum dipastikan apakah korban pembunuhan. Karena masih pendalaman penyelidikan," jelasnya.










- Sumber : Banjarmasin Post
Share on Google Plus

Tentang gemasaijaanonline

Gema Saijaan Online memberikan informasi seputar Kabupaten Kotabaru untuk ikut mencerdaskan anak bangsa

0 Comments :

Posting Komentar