Rabu, 28 Desember 2016

Pencairan Dana PKH, Polisi Disiagakan

Pencairan Dana PKH, Polisi Disiagakan

GEMA, PULAULAUT BARAT - Beberapa anggota Polsek Pulaulaut Barat disiagakan di kantor kecamatan setempat.

Kehadiran beberapa anggota polsek dalam giat pengamanan kegiatan pencairan Dana Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap IV Tahun 2016 oleh Bina Sosial Tenaga Kerja Kantor Pos Kabupaten Kotabaru, Rabu (28/12/2016).

Total dana yang dibagikan sejumlah Rp. 94.412.500. Untuk dibagikan kepada 262 orang penerima dari 10 desa di Kecamatan Pulaulaut Barat.

Masyarakat sepuluh desa mendapatkan dana tersebut antara lain Desa Semaras sejumlah Rp. 8.575.000 dengan 27 orang penerima, Desa Terangkih sejumlah Rp 14.100.000 dengan 40 orang penerima, dan Desa Sepagar sejumlah Rp. 6.800.000 dengan 19 orang penerima.

Selanjutnya Desa Subur Makmur sejumlah Rp. 6.800.000 dengan 20 orang penerima, Desa Sumber Sari sejumlah Rp. 3.475.000 dengan 10 orang penerima, Desa Sebanti sejumlah Rp. 10.362.000 dengan 26 orang penerima, Desa Gemuruh sejumlah Rp. 8.357.500 dengan 26 orang penerima, dan Desa Lontar Utara sejumlah Rp. 17.912.500 dengan 52 orang penerima.

Kemudian desa Lontar Selatan sejumlah Rp. 4.397.500 dengan 14 orang penerima, Desa Tepian Balai sejumlah Rp. 11.325.000 dengan 28 orang penerima..

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalu Kasubag Humas Tuti Sulistyowati mengatakan, petugas yang melaksanakan pengaman berjumlah empat personel dipimpin oleh Bripka Agus Firmansyah.

"Kegiatan berlangsung aman dan lancar," kata Tuti. (*)










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com

Selasa, 27 Desember 2016

Main Balogo Tutup Kegiatan Akhir Tahun Media Gathering Indocement

Main Balogo Tutup Kegiatan Akhir Tahun Media Gathering Indocement

GEMA, PULAULAUT - Kegiatan media gathering ke IV Indocement di akkhir tahun 2016 ditutup dengan acara main Balogo antara PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun dengan awak media Kotabaru di Gedung Mahligai Pemuda.

Santai dan penuh keakraban bersama keluarga kegiatan olahraga bahari yakni Balogo tersebut dimaksudkan untuk ikut melestarikan kebudayaan bahari yang dimasa sekarang hampir-hampir jarang terlihat masyarakat memainkannya.

Belasan wartawan pun nampak senang bisa mencoba permainan bahari tersebut bersama dengan jajaran management Indocement. Tak sedikit dari mereka yang mencoba olahraga bahari itu nampak kesulitan bukan hanya membidik sasaran saja melainkan juga mengayunkan tongkat pemukul yang dibuat dari bambu itu.

“Rupanya bermain Balogo ini tak semudah yang kita kira, meskipun nampak sederhana namun untuk memukul dan mengenai sasaran ternyata lumayan sulit,” cetus salah satu rekan wartawan.

Assistant GMO Indocement Plant Tarjun yang baru menjabat sejak 1 Oktober 2016 Agus Erfin mengatakan bahwa, kegiatan media gathering yang dilaksanakan secara rutin oleh Indocement bersama insan pers Kotabaru merupakan salah satu bentuk nyata guna meningkatkan keakraban dan terus menjalin silaturahmi yang telah terbangun dengan sangat baik.

“Kegiatan media gathering ini akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan mengingat peran media adalah penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat utamanya terkait dengan kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan oleh Indocement kepada masyarakat,” tutur Agus.

Dijelaskannya pula sekilas mengenai catatan akhir tahun 2016 bahwa Indocement yang merupakan produsen Tiga Roda telah mendapatkan beberapa kategori penghargaan bergengsi dan itu tentunya dilakukan dengan upaya yang baik.

“Diantara penghargaan yang diraih misalkan saja 3 pabrik Indocement yang berada di Palimanan, Tarjun dan Citeureup mendapatkan industri hijau level V yang secara langsung diserahkan oleh oleh Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartanto, dan masih ada beberapa penghargaan bergengsi lainnya,” terangnya.

Selain itu, katanya melanjutkan, sebanyak 166 mahasiswa berprestasi dari 18 perguruan tinggi di Indonesia yang memenuhi berbagai kriteria penilaian dan penulisan makalah menerima bantuan beasiswa Tiga Roda diberikan oleh Indocement. Beasiswa yang diberikan merupakan bagian dari kontribusi dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan untuk wilayah Kalsel beasiswa diberikan kepada mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat, Politeknik Banjarmasin dan Politeknik Kotabaru.

Selain untuk program pendidikan S1, Beasiswa juga diberikan untuk tingkat SD, SMP, SMA, Diploma, S2 hingga tingkat doctoral dan sejak 1991 sampai saat ini, total penerima Beasiswa Indocement mencapai 12.920 orang.

Disamping itu, sejak 2015 Indocement telah menyelenggarakan program Sekolah Tukang Semen Tiga Roda (SETARA) yakni suatu program pelatihan dan sertifikasi teruntuk tukang bangunan yang dilaksanakan di 11 kota di Indonesia dan di Kalsel telah diselenggarakan dua kali yaitu Desember 2015 di Politeknik Negeri Banjarmasin dan Desember 2016 LPMP Banjarbaru.

Masih menurut Agus Erfin, dengan kondisi saat ini Indocement sendiri menyadari kompetitor perusahaan semen semakin ketat dan dengan dengan situasi sekarang pastinya berbagai upaya dan inovasi terus dilakukan terhadap produknya dalam meningkatkan kualitas yang ditawarkan.

Beberapa hal lainnya dan dinilai penting adalah Indocement tengah konsen untuk program kegiatan pasca tambang yang mana akan melibatkan unsur masyarakat untuk bisa bersama-sama peduli akan lingkungan dan tentunya hal tersebut melalui kajian-kajian yang akan dilakukan sebagaimana yang telah dilakukan oleh di Bogor.

“Kalau dulu cuma hanya ada beberapa pabrik semen, sekarang sudah sangat banyak. Untuk itu, demi menjaga kepuasan para pelanggan tentu kami terus melakukan gebrakan baru yang tentunya juga soal efisiensi terhadap produk-produk yang dihasilkan dan tetap terus memperhatikan tanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat karena itulah sebagian cara kami bertahan di tengah kerasnya persaingan,” imbuhnya.

Sementara, CSR Section Head Indocement H Nor Imansyah mengungkapkan berkenaan dengan rencana kerja media gathering yang dilaksanakan 4 kali setahun dan pada 2017 mendatang tentunya menjadi harapan bersama kerjasama tersebut tetap akan terjalin dengan baik.

“Nah, untuk menutup akhir tahun 2016 ini kenapa memilih olahraga tradisional karena diharapkan jangan sampai tergerus oleh permainan modern yang erat kaitannya dengan dunia teknologi sekarang dan Balogo menjadi salah satu ciri khas masyarakat kita,” katanya.

Disela permainan Balogo, dengan senyum ia menyampaikan rahasia jurus bermain logo dengan mantra yang diucapkan menggunakan bahasa Banjar yang meskipun itu hanya sebuah hiburan namun mampu membuat seisi ruangan tertawa dan bertepuk tangan.

“Bermain logo juga ada mantra khususnya dan orang-orang tua dahulu yang sering bermain logo pasti mengetahuinya,” cetusnya tertawa.

Ia mengaku miris melihat kondisi sekarang generasi muda bahkan masyarakat sudah sangat jarang memainkan olahraga bahari Balogo dan ini sebagai upaya bersama selain mengingatkan juga lebih kepada agar Balogo bisa terus dilestarikan.

Disamping itu, Indocement juga berterimakasih kepada media yang ada di Kotabaru yang selalu mensupport penuh perusahaan PT ITP Plant Tarjun.

“Saya berharap, situasi seperti ini akan terus terjalin baik sehingga komunikasi serta silaturrahmi akan terus meningkat,” tandas Imansyah berharap.










- Penulis : MN Fauzi Rahman - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 24 Desember 2016

KMP Bamega Jaya Beroperasi 2017

KMP Bamega Jaya Beroperasi 2017

GEMA, TELUKGOSONG - Untuk membuka keterisolasian beberapa daerah di Kotabaru, Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendapat bantuan dari Kementerian Perhubungan RI, sebuah kapal fery penyeberangan yang diberi nama KMP Bamega Jaya, dan akan dioperasikan tahun 2017 nanti.

Rencananya kapal tersebut akan melayani jurusan Telukgosong Kecamatan Pulaulaut Timur menuju Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kotabaru menyambut kedatangan KMP Bamega Jaya di Pelabuhan Teluk Gosong. Jum'at (23/12).

KMP Bamega Jaya adalah kapal buatan dari Cirebon yang mempunyai fasilitas canggih seperti, adanya VDR, Exdisc, radar yang canggih, zairo, cctv setiap sisinya dan kemudi otomatis ( autopilot).

Rudi Baskoro kasi lalu lintas angkutan sungai dan penyeberangan mengatakan bahwa kapal ini nantinya akan siap beroperasi pada bulan Maret 2017.

"Untuk pengoperasikan kapal ini akan dilimpahkan kepada PT.ASDP, tetapi tetap dibawah pengawasan Dishubkominfo Kabupaten Kotabaru, karena lintas kapal antar kecamatan dalam kabupaten menjadi tugas kita untuk mengawasinya," ungkap Baskoro.

Disisi lain Kapten Kapal Muhammadong, bahwa KMP Bamega Jaya bisa mengangkut sebanyak 180 orang penumpang dan untuk kendaraan 9 x 10 ton truk sedang. Dan kecepatan Kapal ini adalah 11 knot dari RPM 1.600 dan masih bisa untuk dinaikkan tetapi masih belum siap karena kondisi mesin masih baru.

Sementara itu Marsadik selaku manajer operasional ASDP mengatakan bahwa kapal ini nantinya akan beroperasi sebanyak tiga kali dalam seminggu.

"Untuk tarif masih dalam penyusunan pengusulan kepada Bupati Kotabaru, karena kapal ini nantinya akan beroperasi lintas kecamatan dalam kabupaten jadi merupakan kuasa bupati untuk menetapkan tarif tersebut," jelasnya.

Ditambahnya, diperkirakan tarif kapal nantinya tidak jauh berbeda dari tarif fery yang sudah beroperasi dikelola pihak swasta. Dan kedepannya seandainya jumlah penumpang sangat minim, kami akan tetap beroperasi.

"Pengoperasian kapal ini sudah mendapatkan subsidi, jadi seandainya tidak ada penumpang atau pun sedikit kami tidak masalah dan kapal tetap akan beroperasi sesuai kontrak," terangnya.










- Penulis : M. Shabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 23 Desember 2016

Pemkab Kotabaru Terima Hibah Bangunan Pengembangan Siring Laut

Pemkab Kotabaru Terima Hibah Bangunan Pengembangan Siring Laut

GEMA, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menerima hibah project pengembangan kawasan lapangan Siringlaut dari PT. Silo (Sebuku Iron Letific Ores) di Jakarta, Kamis, (22/12). Dan penerimaan hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan akta perjanjian hibah berita acara, serah terima dilakukan oleh Bupati Kotabaru, Sayed Jafar Alidrus dan Direktur Utama PT. SILO Group, Effendi Tios.

Bupati Kotabaru Sayed Jafar menargetkan kelanjutan pembangunan proyek pengembangan lapangan Siringlaut tersebut harus selesai pada tahun 2017 mendatang agar bisa cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kotabaru.

"Kita targetkan 2017 pembangunan lapangan Siringlaut tersebut akan selesai," ungkap Sayed Jafar.

Harapannya, masyarakat kotabaru bisa menjaga bersama kebersihan dan keindahan lapangan tersebut agar manfaatnya dapat selalu dirasakan.

Secara bersamaan, dijelaskan Plt.Kepala BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Zainal Ariffin, hibah project pengembangan kawasan lapangan Siringlaut ini diawali dari pernyataan ketidakmampuan PT. Silo Group untuk menyelesaikan project pembangunan pengembangan lapangan tersebut.

Maka dari itu tambahnya, Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengambil alih melanjutkan pembangunan tersebut dikarenakan Project Lapangan Siringlaut merupakan obyek strategis yang terletak didepan kantor bupati Kotabaru dan juga merupakan obyek pariwisata.

"Pembangunan project pengembangan lapangan Siringlaut hanya bisa dilanjutkan dengan cara dihibahkan terlebih dulu ke Pemerintah Daerah sehingga pendanaannya bisa dimasukkan ke APBD Pemerintah Kabupaten Kotabaru," jelas Zainal.










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 19 Desember 2016

Bupati Kotabaru Terima DIPA

Bupati Kotabaru Terima DIPA

GEMA, BANJARBARU - Bupati Kotabaru Sayed Jafar menghadiri dan menerima secara langsung Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2017 dari Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, di gedung Idham Chalid perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan Banjarbaru, Senin (19/12).

Dalam Kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menerima alokasi transfer ke daerah sebesar 1.171.481.073.000. Anggaran tersebut dapat direalisasikan sesuai pengalokasian tahapan berdasarkan pembagian dalam triwulan tahunan anggaran berjalan.

Penyerahan DIPA dilaksanakan lebih awal, agar para penguasa anggaran bisa memaksimalkan penggunaan anggaran di Tahun 2017 sehingga tepat waktu dan bisa mengejar percepatan pembangunan.

Diharapkan dengan lebih cepat diserahkannya DIPA Tahun Anggaran 2017 dapat membantu pembangunan yang sudah direncanakan sehingga terrealisasi pelaksanaannya. Baik yang bersumber dari APBN maupun APBD, sesuai dengan dukumen anggaran yang telah ditetapkan.

Dalam Sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan yang akrab dipanggil Paman Birin berpesan kepada seluruh Satuan kerja di Provinsi Kalimantan Selatan untuk bisa memaksimalkan Anggaran yang ada dan juga tepat sasaran.

DIPA yang merupakan dasar untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN telah diserah terimakan kepada Satuan Kerja (Satuan Kerja) di lingkup wilayah bayar KPPN Provinsi Kalimantan Selatan. Total DIPA yang telah diserahterimakan sebanyak 622 DIPA, tersebar di tiga belas kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara ini selesai pada pukul 12.00 WIB dan ditutup dengan penyerahan DIPA Petikan kepada seluruh KPA Satuan Kerja. Bagi Satuan Kerja yang tidak diwakili oleh KPA, wajib untuk menyerahkan surat kuasa, mengingat pentingya dokumen negara yang diserahkan.










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Burhanudin Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi di Barabai

Burhanudin Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi di Barabai

GEMA, BARABAI - Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin beserta istri dan Sekretaris Daerah Suriansyah menghadiri acara seremonial Pembukaan MTQ tingkat Provinsi di Kabupaten HST, Barabai, Jumat malam (16/12).

Peresmian MTQ ditandai dengan pemukulan beduk oleh gubernur, wabup HST dan ketua LPTQ Haris Makkie, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel,Noor Fahmi serta ulama KH Husin nafarin.

Sebelum mengakhiri sambutan, gubernur yang akrab disapa paman Birin ini, membacakan puitisasi Alquran, yang dipetik dari surah Alqahfi.

Sahbirin yang rupanya punya talenta di bidang puisi, berhasil membawakan puisi yang dia lupa menyebut penciptan dan judul puisinya itu dengan ekspresi yang membuat kagum para hadirin. Tepuk tangan pun bergemuruh.

Pembukaan MTQ, sendiri berlangsung meriah, diawali dengan defile kafilah dari 13 kabupaten/kita se Kalsel.

Dilanjutkan, tarian kolosal "Panji-panji Tauhid", pembacaan ayat suci Alquran oleh qori internasional dari jawa barat, Ainum MukminMubaraq, dan penaikan bendera MTQ.

Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran ke 29 tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Hulu Sungi Tengah yang digelar mulai 15 Desember sampai 23 Desember 2016, diikuti 1.046 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalsel

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Kotabaru terbanyak mengirimkan qori/qoriahnya, yaitu 100 orang. Sedangkan HST sebagai tuan rumah hanya 95 orang.

Seluruh peserta telah tiba di HST, dan menempati penginapan yang telah disediakan, yaitu di rumah-rumah warga.

Penginapan tersebar di berbagai titik, kota Barabai dengan jarak paling jauh satu kilo meter, yaitu di sekitar RSUD Damanhuri Barabai.

Mengenai lokasi-lokasi  lomba tilawah untuk berbagai kategori, juga tersebar di lima masjid dan lima sekolah.

Masjid tersebut Al-maksum, Bawan, Jalan Brigjen H Hasan Basry, Masjid Agung Riyadussalihin, , Masjid  Al-Huda Sungai Tabuk, Masjid Dalilul Talihin, Mualimin serta Masjid As Syulaha Jalan Hevea. Sedangkan sekolah yang digunakan, yaitu MAN 1, MAN 2 dan MTs Barabai. 










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 13 Desember 2016

Kotabaru Operasikan Angkutan Sampah Modern

Kotabaru Operasikan Angkutan Sampah Modern

GEMA, PULAULAUT - Pemkab Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengoperasikan sarana angkutan sampah modern berupa "Garbage Compactor" alat angkut sampah dengan cara mengepres atau memadatkan sehingga sampah yang diangkut lebih banyak.

Kepala Dinas Cipta Karya Permukiman dan Perumahan Kotabaru H Akhmad Rivai, di Kotabaru, Minggu, mengatakan sebenarnya APBD 2016 pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk dua unit Garbage Compactor.

"Namun kenyataannya unit yang tersedia di pabriknya hanya satu Garbage Compactor," katanya.

Mudah-mudahan, tahun depan Kotabaru bisa menambah unit baru dan perusahaan juga telah menyiapkan armada yang dibutuhkan Kotabaru.

Mantan kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kotabaru itu menjelaskan produksi sampah di Kotabaru beberapa tahun terakhir meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk "bumi Saijaan" terutama di wilayah perkotaan.

Dalam kondisi normal, produksi sampah di wilayah Kotabaru sekitar 99 meter kubik atau sekitar 30 ton per hari.

Jumlah tersebut akan meningkat drastis manakala terjadi musim buah, dan saat kondisi tertentu.

Untuk mengangkut sampah yang cukup besar tersebut, Dinas Cipta Karya Permukiman dan Perumahan Kotabaru mengoperasikan sedikitnya 12 unit truk sampah masing-masing kapasitas 5,5 meter kubik.

Dengan armada truk sampah yang tersedia, Rivai mengaku terpaksa menjadwal dalam mengangkut sampah, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat terutama saat di jalan raya, karena sampah bisa terbang terkena angin dan air yang ada pada sampah menetes dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Salah satu upaya untuk mengantisipasi bau sampah dan air menetes saat diangkut, serta sampah yang belum sempat terangkut karena terbatasnya waktu pengangkutan, maka disiapkan armada Garbage Compactor.

Keunggulan Garbage Compactor di antaranya, mampu menampung atau mengangkut sekitar 6-10 meter kubik, cukup dua orang tenaga terdiri dari satu sopir dan satu operator. "Sehingga lebih efesien dan efektif," jelas Rivai.

Sementara setiap satu unit mobil truk sampah biasa, hanya mampu mengangkut sekitar 5,5 meter kubik, tenaga yang diperlukan empat orang termasuk sopir, dan bau akan terbang terbawa angin.

Dikatakan, baru dua daerah di Indonesia yang mengoperasikan Garbage Compactor ukuran kecil, yakni, Kabupaten Kotabaru dan Medan. 










- Sumber : kalsel.antaranews.com

Selasa, 06 Desember 2016

Warga Gunung Ulin Kotabaru Geger Temuan Mayat Pria Mengenaskan

Warga Gunung Ulin Kotabaru Geger Temuan Mayat Pria Mengenaskan

GEMA, PULAULAUT - Warga lingkungan RT 05, Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru, Kalsel, Senin (5/12/2016) sekitar pukul 16.00 Wita langsung geger.

Diperoleh informasi, selain warga lingkungan RT setempat. Petugas terkait langsung dibuat sibuk, menyusul ditemukannya sesosok mayat laki-laki yang sudah dalam kondisi mengenaskan.

Belakangan korban yang diketahui bernama Wasit (85), warga RT 04, Desa Gunung Ulin, kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru.

Kapolres Kotabaru, AKBP Suhasto SIK, melalui Kasubag Humas, Tuti Sulistyowati, mengatakan terungkapnya identitas korban yang juga diketahui kesehariannya sebagai buruh berawal dari seorang saksi bernama Satu dan saksi lainnya Abdul Wahid.

"Awalnya para saksi menanyakan korban, karena hampir dua minggu tidak muncul di bengkel seperti biasa kumpul-kumpul dengam warga," kata Tuti, Senin (5/12/2016) malam.

Karena hampir dua pekan tidak bertemu korban, kedua saksi lalu mendatangi rumah korban yang saat itu dalam keadaan terbuka.

"Saksi melihat korban sudah tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa dan kondisi tinggal tulang belulang yang berposisi di ruang bagian paling belakang dengan posisi tengkurap," ujar Tuti.

Mengetahui kejadian tersebut kedua saksi menghubungi aparat desa setempat yang kemudian menghubungi pihak kepolisian dan membawa korban ke rumah sakit Kotabaru. (*)










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com

Sabtu, 03 Desember 2016

Indocement Tingkatkan Kompetensi SDM

Indocement Tingkatkan Kompetensi SDM

GEMA, TARJUN - Untuk meningkatkan dalam pencapaian kesejahteraan masyarakat, PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk Plant Tarjun terus melakukan pembinaan maupun peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang handal dan mandiri.

Beberapa waktu lalu, perusahaan semen yang merupakan produsen dari Tiga Roda ini menggelar pelatihan peningkatan kompetensi kepada kalangan peternak serta pelatihan perikanan terkait budidaya ikan lele di kolam terpal di Desa Langadai melalui program binaan Corporate Social Responsibilty (CSR) yang diselenggarakan di Pusat Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Indocement Plant Tarjun.

Sebagai informasi, sebelumnya tim CSR Indocement berhasil mengembangkan bidang peternakan bagi masyarakat sekitar kawasan perusahaan. Melihat itu, Indocement kembali berinisiasi untuk melakukan pelatihan dalam rangka peningkatan peranan SDM dan saat ini jumlah peternak yang dibina sebanyak 26 orang.

CSR Section Head Indocement Nor Imansyah menyatakan, pelatihan tersebut merupakan kelanjutan dari pembinaan ternak kambing di desa-desa binaan Indocement dan dipandang perlu sebagai upaya peningkatan kompetensi para peternak dengan memanfaatkan peran sosial media dalam mengelola peternakan.

"Peternak harus bisa memanfaatkan sosial media dalam hal pengelolaan, sharing informasi hingga aspek pemasaran yang merupakan wadah bersilaturrahmi sesama peternak dan kelompok usaha. Tentunya menjadi harapan bersama para peternak tidak hanya mampu menjual produk berupa kambing yang berkualitas tapi bisa meningkatkan nilai jual ke konsumen berupa aneka makanan yang bahan utamanya kambing seperti menyediakan kareh, gulai kambing bagi warga yang punya hajatan Tasmiyah/Aqiqah," katanya berharap.

Kegiatan pelatihan selain melibatkan peternak juga kepada para isteri peternak dan petugas PPL Dinas Peternakan Kabupaten Kotabaru. Harapan lain adalah dengan modal peningkatan kompetensi peternak kambing bisa ditularkan ke pihak lain seperti petani, peternak  ikan, tambak dan lain sebagainya, serta kepada peserta yang ikut dalam pelatihan perikanan budi daya ikan lele karena bagusnya permintaan oleh karenanya sangat perlu dilaksanakan pembinaan.

"Mudah-mudahan saja kedepan setelah mengikuti pelatihan mereka dapat terus meningkatkan dan mengaplikasikan pengetahuannya sehingga kesejahteraannya akan semakin bagus, baik itu kalangan peternak dan juga masyarakat yang ikut dalam pelatihan budi daya ikan lele," pungkasnya.

Sementara, instruktur pelatihan Kepala P3M Indocement Pabrik Tarjun I Wayan Kedep Sudhiarta memaparkan, dengan adanya binaan CSR perusahaan beberapa peternak yang dibina telah berhasil dengan baik dan telah memiliki rata-rata saat ini 10-20 ekor ternak dari bantuan yang telah diberikan sejak tahun 2014 dan hingga sekarang jumlah peternak yang dibina perusahaan sebanyak 26 orang.

"Berkaitan dengan kendala yang dihadapi jika peternak memiliki ternak diatas 20 ekor maka kesulitannya adalah mengadakan pakan ternak, sehingga perlu pakan alternatif dan untuk pemasarannya masih banyak peluang pasar sehingga tidak ada masalah namun perlu peluang lebih ditingkatkan kembali dengan cara memasarkan produk ternak melalui sosial media yang ada, selain itu juga perusahaan bekerjasama dengan Dinas Peternakan Kotabaru," tuturnya.

Dikatakannya lebih jauh, untuk materi pertama yakni mengingatkan kembali bagaimana beternak kambing yang baik dan sehat serta memutarkan video-video inspirasi pengusaha ternak sukses kemudian cara memasarkan ternak melalui sosmed. Meskipun perlu disadari peternak harus mendapatkan bimbingan lebih lanjut dan pendampingan secara langsung namun yang pasti peserta antusias mengikuti pelatihan.

"Intinya adalah peternak harus mempunyai kemauan dan ketekunan dalam pemeliharaan ternak sehingga hasil yang diharapkan pun akan maksimal," imbuhnya.

Sementara, untuk pelatihan teknik budidaya ikan lele sendiri karena melihat dari perkembangannya cukup baik serta adanya minat dan permintaan dari warga sekitar pabrik semen.

"Karena bagusnya minat permintaan ikan lele di sekitar perusahaan sehingga perlu kiranya perlu dikembangkan selain itu P3M juga sudah siap dan mampu mengembangkan dan memproduksi bibit lele sehingga masyarakat sekitar perusahaan tidak perlu susah mencari bibit lele," paparnya.

Peserta dijelaskan bagaimana cara pembuatan kolam dari terpal, masa waktu kolam terpal, jenis bibit lele, cara pemeliharaan ikan lele dan yang layak panen, serta juga diberikan bibit lele yang pastinya juga akan diberikan dampingan dalam pengelolaan budi dayanya.

Salah satu peternak Desa Serongga Kecamatan Kelumpang Hilir Sumarji mengatakan bahwa, bisa dipastikan manfaat yang diambil dari pelatihan yang digelar yakni kalangan peternak dan petani bertambah wawasan serta pengetahuan dan diajarkan membuat grup di sosial media untuk mempermudah pemasaran sehingga dari kelompok peternak menjadi lebih mudah dalam berkomunikasi.

"Sangat bermanfaat sekali bisa mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Indocement, dengan adanya media sosial tentu pemasaran akan lebih memudahkan. Memang sebelumnya kami agak kesulitan dalam hal pemasaran karena secara umum pembelian kambing pada saat hari raya qurban dan akikah serta acara keluarga saja, disamping itu menjual kambing betina yang telah afkir dengan harga murah karena tidak tahu lagi harus menjual kemana. Maklum ya pa, dikampung namanya juga wong ndeso," kata Sumarji tersenyum.

Disambungnya, dengan adanya pelatihan tersebut tentu dari sisi komunikasi dan saling berkoordinasi dengan peternak lainnya akan terbuka aksesnya serta memperluas jaringan para peternak.

Ia juga merasa bersyukur karena dibantu subsidi handphone untuk bisa memperluas jaringan di sosmed dan dengan pengajaran yang telah diberikan sangat membantu. “Untuk memperluas cakupan, kami di sosmed membuat semacam grup peternak Barokah yang didalamnya akan saling bertukar informasi sehingga semakin mempermudah usaha,” tambahnya.

Senada dengan itu, peternak lainnya dari Desa Tegal Rejo Slamet Riyadi mengungkapkan, pelatihan tersebut sangat bermanfaat dan selain menambah wawasan serta pengetahuan dalam beternak kambing juga dibantu dari sisi pemasarannya dengan diperkenalkan dunia teknologi secara online dan itu sangat membantu.

Ia berharap dengan adanya pelatihan tersebut dapat meningkatkan harga penjualan dan peternak juga lebih mudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan sesama kelompok peternak sehingga tak dirugikan.

"Intinya, kami sangat terbantu oleh Indocement karena sudah melatih dan diajarkan dengan baik serta dibantu subsidi handphone sehingga dapat langsung dipergunakan agar pelatihan ini segera diterapkan guna memperluas wawasan dan mempermudah terutama dalam hal pemasaran serta saling bertukar informasi untuk kemajuan bersama," jelasnya. (*)











- Penulis : MN Fauzi Rahman - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 29 November 2016

65 Hektar Lahan Sawah Kembali Dibuka di Desa Sekapung

65 Hektar Lahan Sawah Kembali Dibuka di Desa Sekapung

GEMA, SEBUKU - Setelah sukses membuka lahan pertanian sekitar 32 hektar di Desa Mandin Kecamatan Pulau Sebuku, Kotabaru, kini kembali dibuka lahan sekitar 65 hektar di Desa Sekapung oleh TNI AD bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kotabaru, dan PT BCS serta kelompok Tani Harapan Baru.

Pembukaan lahan cetak sawah tersebut sebelumnya hanya 32 hektar pada tahun 2015 dan kembali dilakukan perluasan lahan oleh pihak TNI AD dan PT BCS (Bahari Cakrawala Sebuku) hingga sekarang menjadi 65 hektar cetak sawah yang siap dilakukan penanaman.

Acara cetak sawah siap tanam di Desa Sekapung, Kecamatan Pulau Sebuku tersebut diawali dengan penanaman bibit padi oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar yang didampingi oleh Perwakilan Kodim 1004 Kotabaru, Lanal Kotabaru, dan Presiden Direktur PT BCS.

Dalam Sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, menyampaikan bahwa, gerakan tanam padi ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan swasembada pangan nasional dan hal tersebut harus lebih ditingkat dengan memperluas area lahan sehingga produksi tanam bisa lebih meningkat setiap tahunnya.

"Dengan meningkatnya produksi tanam tentu akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat hingga bisa hidup sejahtera, dan kegiatan ini akan menjadi pendapatan tambahan masyarakat yangmana pekerjaan mereka mayoritas nelayan," kata bupati. 

Disisi lain Kepala Dinas Pertanian Kotabaru, H Zuhairil Anwar mengungkapkan, kegiatan cetak sawah ini sebenarnya sudah lama dilakukan namun karena terkendala dana pertanian se Indonesia maka terhenti, namun sekarang kembali dilaksanakan bekerjasama dengan TNI AD, dalam program menciptakan ketahanan pangan untuk menciptakan swasembada pangan nasional.

"Puluhan ribu hektar lahan sawah yang sudah dimiliki oleh Kabupaten Kotabaru dan di Desa Sekapung adalah yang terbaik saat ini karena peran aktif dari TNI AD dan juga perusahaan setempat memberikan bantuannya dalam pengolahan cetak sawah tersebut hingga bisa terwujud," ungkap Zuhairil.

Lebih luas dipaparkannya bahwa, pada tahun 2017 nanti pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sudah menyetujui memberikan bantuan benih padi untuk 20.000 hektar, benih jagung 8000 hektar, benih kedelai 25.000 hektar, dan yangmana semuanya sudah disubsidi oleh pemerintah.

Selain itu juga tambah Zuhairil, bahwa Kabupaten Kotabaru juga akan diberikan bantuan Traktor sekitar 30 buah, Handtraktor 5 buah, Combine besar (mesin panen) 12 buah. Dan harapan dengan bantuan bibit dan mesin pertanian tersebut bisa menekan biaya pengeluaran para petani dalam melakukan panen yang cukup besar untuk jasa tenaga orang hingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kasdim 1004 Kotabaru, Mayor Inf Yudi Atmar, dalam pemaparannya mewakili Dandim 1004 Kotabaru, Letkol ARH Samujio menyampaikan, kita tidak dapat hidup tanpa beras dan kedepannya apabila tidak lagi digalakkan penanaman ini maka kita akan kelaparan, sebab ketergantungan oleh pihak luar dan Indonesia sendiri tidak bisa hidup tanpa beras.

"Mau tidak mau suka tidak suka masyarakat harus di dukung untuk tetap melakukan penanaman padi di Kotabaru khususnya dan Indonesia pada umumnya, agar target bisa tercapai untuk swasembada pangan," ungkap Yudi.

Camat Pulau Sebuku Yudi Ridhani, menyambut baik dengan adanya cetak sawah siap tanam yang ada di wilayahnya tersebut, sebab dengan adanya tanam cetak padi sawah ini akan menjadikan hasil yang bagus dalam program swasembada pangan nasional dan sudah pasti akan meningkatkan tarap hidup perekonomian masyarakat setempat.

"Masyarakat sangat antusias dengan adanya program tersebut dan semua ini bisa terlaksana berkat kerjasama pihak TNI AD, PT BCS dan Dinas Pertanian, rencananya pada 2017 nanti akan kembali dilakukan cetak sawah di Desa Sungai Bali, dengan harapan pihak perusahaan Silo bisa memberikan bantuan," pungkasnya.
 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 26 November 2016

Pengendalian Hama Penyakit Optimalkan Hasil Panen

Pengendalian Hama Penyakit Optimalkan Hasil Panen

GEMA, LANGADAI - Dalam rangka pengoptimalan hasil produksi pertanian, Kepala Laboratorium Proteksi Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) wilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru, Fahmi bersama dengan , Danramil Kecamatan Kelumpang Selatan, Zulkifli, Dinas Pertanian Kotabaru serta anggota Gabungan kelompok tani Kayuh Baimbai Kecamatan Kelumpang Hilir melakukan kegiatan pengendalian hama tikus, Senin, (21/11/2016).

Pengendalian hama dan penyakit tanaman khususnya untuk hama tikus dilaksanakan di masa awal tanam padi. Dengan lokasi lahan sekitar 19 hektar yang berada di Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir.

Fahmi mengungkapkan bahwa program pengendalian hama khususnya hama tikus merupakan program untuk meminimalisir kerugian yang diakibatkan hama tikus, yang berakibat mengurangi hasil produksi padi.

"Diharapkan dengan adanya program pengendalian hama dan penyakit mampu meminimalisir kerugian petani yang diakibatkan kerusakan tanaman oleh hama, khususnya tikus" ujar Fahmi.

Marno, salah satu anggota kelompok tani mengungkapkan selain masalah hama tikus, permasalahan yang krusial adalah ketersediaan air.

"Kami mengharapkan ada irigasi atau embung untuk mengatasi masalah ketersediaan air" ujar Marno.

Sementara itu Siti Sa'adah koordinator Pengendalian Hama dan Penyakit Kabupaten Kotabaru menyatakan dengan diberikannya bantuan obat obatan hama dan penyakit khususnya tikus diharapkan semakin memotivasi para petani dalam melaksanakan kegiatan pertanian sehingga mendapatkan hasil yang optimal. (*)











- Penulis : Akhmad Hadi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 25 November 2016

Bupati Hadiri Acara Adat Mappanretasi

Bupati Hadiri Acara Adat Mappanretasi

GEMA, TANJUNG SELAYAR - Bupati Kotabaru Sayed Jafar dan Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin beserta rombongan menghadiri acara Mappanretasi (Pesta Pantai) di Desa Teluk Tamiang, Kecamatan Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru, Kamis (24/11).

Dijelaskan Sayed Jafar, agenda wisata tahunan ini tujuannya untuk memberi makan laut sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil laut yang melimpah. Para nelayan Suku Bugis yang tinggal di pesisir pantai menggelar upacara Mappanretasi atau memberi makan laut dengan cara melarung sesajen sebagai wujud syukur atas hasil laut.


Sesajen tersebut berupa sesisir pisang Barengseng, nasi ketan warna putih, hitam, kuning dan merah jambu yang melambangkan ke empat unsur yang ada di muka bumi, juga dilengkapi dengan ayam jantan hitam si Kadi deng.

"Selain menjaga kelestarian beragam adat istiadat, acara Mappanretasi juga dapat menjadi salah satu daya tarik yang mengundang kedatangan turis domestik maupun asing, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian warga setempat dan pendapatan daerah Kotabaru," harap bupati.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan tersebut juga berpesan kepada warga setempat agar menjaga kelestarian alam, terutama menggunakan alat tangkap ikan yang diatur oleh Pemerintah sehingga tidak merusak ekosistem laut.

Masih kata Sayed Jafar, ia akan segera melengkapi fasilitas pendukung di Desa Teluk Tamiang, salah satunya fasilistas jalan sehingga urat nadi perekonomian dan logistik bisa berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Tamiang, Burohim mengucapkan, terima kasih kepada semua unsur yang terlibat, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru sehingga acara tersebut bisa terlaksana dengan meriah.

Dalam acara tersebut, juga digelar acara bakar ikan bersama oleh warga sebanyak kurang lebih satu ton dan hadir dalam acara tersebut, tokoh agama, tokoh masyarakat, Wakil Ketua DPRD Mukhni, Ketua PKK Fatma Idiana dan Wakil Ketua PKK Siti Mariani, Seluruh camat se Kabupaten Kotabaru dan Kepala Desa se Kecamatan Tanjung Selayar.










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 23 November 2016

Kotabaru Tidak Masuk Penilaian Adipura, Bupati: Saya Kecewa

Kotabaru Tidak Masuk Penilaian Adipura, Bupati: Saya Kecewa

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru Sayed Jafar mengancam akan 'menghabisi' kepala SKPD (satuan kerja perangkat daerah) terkait. Itu menyusul kekecewaannya, karena keinginan Kabupaten Kotabaru untuk mendapatkan Adipura bakal kandas.

Kekecewaan dialami bupati, itu dikemukakannya ketika memberikan pernyataannya kepada awak media usai menghadiri acara sosialisasi Adipura di ruang pertemuan Hotel Grand Surya Kotabaru, kemarin.

"Sangat kecewa saya, karena apa yang sudah dilakukan dalam beberapa bulan ini ternyata tidak berjalan," katanya.

Padahal diketahui, sejak dilantik sebagai bupati, ia sudah mencanangkan kabupaten kotabaru tak hanya sebagai kabupaten yang bersih. Tapi upaya itu diharapkannya agar kabupaten ini bisa meraih Adipura.

Tak hanya itu, Sayed mengakui upaya untuk meraih impian kotabaru sebagai kabupaten yang bersih, bersama-sama dengan wakilnya Burhanudin, selama ini selalu memberikan contoh terkait upaya menjaga kebersihan. Seperti melakukan gotong royong atau kerja bakti rutin dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu.

Namun disayangkan apa yang dilakukan selama ini bak bertepuk sebelah tangan.

"Karakter di Kotabaru ini sama dengan batu gosokan dengan parang. Kita gosok, gosok, gosok bukan parangnya yang tajam. Tapi malah batu gosokannya yang habis," jelasnya. (*)










- Sumber : banjarmasin.tribunnews.com

Selasa, 22 November 2016

Indocement Berikan Beasiswa Mahasiswa Berprestasi

Indocement Berikan Beasiswa Mahasiswa Berprestasi

GEMA, PULAULAUT - Produsen semen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk Plant Tarjun Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru, kembali melaksanakan program CSR melalui pilar pembangunan pendidikan memberikan bantuan berupa beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi di Politeknik (Poltek) Kotabaru, Politeknik Banjarmasin (Poliban) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Sebagai salah satu perusahaan yang peduli terhadap pengembangan sumber daya manusia dan kemarin (15/11), bertepatan dengan rapat senat terbuka wisuda VIII Diploma III Politeknik Kotabaru tahun akademik 2016/2017 yang dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel, Bupati Kotabaru dan kalangan Muspida lainnya, dilakukan penyerahan beasiswa oleh perwakilan management Indocement oleh Kepala Departement SSECSR Indocement Teguh Iman Basoeki kepada beberapa mahasiswa Politeknik Kotabaru.

CSR Section Head Indocement Nor Imansyah menyatakan, ini merupakan kegiatan rutin dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Indocement untuk tingkat perguruan tinggi tahun 2016 dan salah satunya adalah mahasiswa dan mahasiswi Poltek Kotabaru.

"Khusus untuk wilayah Kalsel ada 3 Perguruan tinggi yang mendapatkan bantuan beasiswa yakni ULM, Poliban dan Poltek Kotabaru dan masing-masing diserahkan kepada 9 orang mahasiswa sehingga totalnya khusus di Kalsel sebanyak 27 orang," tuturnya.

Disamping itu, katanya melanjutkan, ada pula sejumlah kegiatan terkait dengan pelaksanaan program bidang pendidikan diantaranya adalah kegiatan magang mahasiswa Poltek Kotabaru dan pemberian beasiswa mahasiswa berprestasi dan itu rutin dilakukan.

Melihat tantangan kemajuan dunia pendidikan sekarang Indocement menilai bahwa, pada era sekarang adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) khususnya bidang dunia usaha akan sangat ketat dan kompetitif pada bidang atau keahlian tertentu dan ini perlu spesialisasi sumber daya manusia yang handal agar bisa bersaing.

"Menjadi harapan bersama agar peningkatan sumber daya manusia yang benar-benar handal dan mampu bersaing serta berkualitas untuk terus diupayakan agar dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing supaya dapat bersaing pada level yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan MEA kedepan," jelasnya pula.

Harapan lain yang disampaikannya khusus kepada mahasiswa penerima beasiswa untuk terus meningkatkan prestasinya dibidang masing-masing serta kompetensinya.

"Mudah-mudahan saja peningkatan sumber daya manusia tentunya terus tercipta dan kepada mahasiswa dalam menimba ilmu pengetahuan agar benar-benar dilakoni dengan baik sehingga kedepan mampu menciptakan inovasi-inovasi serta dapat bersaing utamanya di dunia usaha. Saya meyakini, dengan bersungguh-sungguh maka mahasiswa kita juga mampu bersaing dan bisa lebih baik,” tambahnya berharap.

Sementara, dimintai tanggapannya, Direktur Politeknik Kotabaru Ibnu Faozi S Sos MIP menilai, tentunya sangat memberikan apresiasi kepada pihak Indocement yang telah memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang ada di Politeknik Kotabaru. Hal itu juga sebagai wujud nyata perhatian terhadap dunia pendidikan khususnya didaerah.

"Kita sangat apresiasi sekali kepada Indocement karena telah membantu pemberian beasiswa yang rutin dilakukan, dan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia pastinya juga kerjasama yang sudah terjalin dengan sangat baik akan terus dijaga kedepannya untuk kemajuan bersama," tutur Ibnu.

Kepada mahasiswa penerima bantuan, ia berharap untuk dapat memanfaatkannya dengan baik setidaknya juga bisa meringankan beban mereka dan satu halnya adalah bantuan itu diberikan tentu menginginkan agar peningkatan prestasi bagi mahasiswa bisa terus dilakukan sebagai langkah nyata dalam kemajuan sumber daya manusia yang handal.

"Sekali lagi kami apresiasi kepada Indocement yang berperan aktif pada dunia pendidikan yang ada dan itu sebagai wujud kepedulian nyata, apalagi dalam menghadapi era globalisasi sekarang sumber daya manusia yang benar-benar mampu bersaing di dunia usaha diharapkan mampu dihasilkan utamanya dari Politeknik Kotabaru," tambahnya.

Dilain pihak, ditanggapi oleh salah satu masyarakat Saijaan dengan pemberian bantuan beasiswa khususnya kepada kalangan mahasiswa tentunya merupakan angin segar dan itu sebagai sarana dalam mewujudkan prestasi menjadi lebih baik.

"Saya sebagai masyarakat Kotabaru sangat apresiasi sekali ketika ada perusahaan yang menyalurkan bantuannya untuk peningkatan dunia pendidikan, dengan begitu mereka secara langsung juga ikut berupaya dan peduli terhadap pendidikan agar lebih baik dan mampu berdaya saing serta menjadikan pribadi yang handal di bidangnya masing-masing yang pastinya dalam hal positif dan mampu ikut membangun kemajuan di daerah, kepedulian itu ditunjukkan oleh Indocement," ucap Rahman. (*)











- Penulis : MN Fauzi Rahman - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 19 November 2016

Pemkab Kotabaru Dapatkan Bantuan Mobil Ambulance

Pemkab Kotabaru Dapatkan Bantuan Mobil Ambulance

GEMA, PULAULAUT - Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendapatkan bantuan puluhan unit mobil Ambulance dari pemerintah pusat dan kembali dibagikan kepada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kabupaten Kotabaru, hal tersebut dirangkai dalam acara apel peringatan hari kesehatan ke-52, Kamis, (17/11/2016) di halaman Siringlaut.

Dalam apel gabungan tersebut Sekretaris Daerah H Suriansyah selaku Inspektur upacara memimpin jalannya acara yang diikuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), TNI/Polri, dan pelajar.

Peringatan hari kesehatan tahun ini mengusung tema "Masyarakat hidup sehat dan Indonesia kuat", yang mana dimulai dengan gerakan masyarakat sehat (Germas). 

Dalam sambutan Menteri Kesehatan RI, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah H Suriansyah, diantaranya, pentingnya kesehatan terhadap masyarakat dalam bergerak hidup sehat, semangat dalam melayani, dan memberdayakan.

"Gerakan hidup sehat harus merawal dari keluarga karena keluarga adalah bagian dari masyarakat terkecil yang membentuk keperibadian dalam proses pembelajaran agar hidup bisa mandiri," ungkap Suriansyah.

Lebih luas dikatakan Sekda, bahwa dengan keluarga yang sehat tentu akan mudah menciptakan masyarakat yang sehat sebagai bentuk tanggungjawab bersama seluruh lintas sektor maka masa depan bangsa khususnya kualitas sumber daya agar bisa bersaing dengan bangsa lain.

Diakhir acara apel gabungan hari kesehatan tersebut dilakukan pembagian terhadap mobil ambulance kepada Puskesmas dan Sekda Kotabaru mencoba dengan menaiki mobil ambulance tersebut.

Secara simbolis mobil ambulance dibagikan kepada Puskesmas yang ada diantaranya, Puskesmas Lontar, Puskesmas Tanjung Seloka, Puskesmas Kelumpang F, Puskesmas Serongga, Puskesmas Sengayam.

Dan Puskesmas Tamiang Geronggang, Puskesmas Gn Batu Besar, Puskesmas Tanjung Selayar, dan Puskesmas Hampang.  










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 18 November 2016

PDAM Kotabaru Akan Tingkatkan Pelayanan Terhadap Pelanggan

PDAM Kotabaru Akan Tingkatkan Pelayanan Terhadap Pelanggan

GEMA, PULAULAUT - Menyusul akan diberlakukannya Pemendagri nomor 71 tahun 2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum kepada PDAM se Indonesia paling lambat per 1 Januari 2018 nanti. Dan sebelum hal tersebut terjadi pihak PDAM Kotabaru terlebih dahulu sudah melaksanakan program peningkatan pelayanan terhadap pelanggannya.

Saat ini PDAM Kotabaru sudah melaksanakan pembangunan intake atau dam dan embung untuk penambahan ketersediaan air bersih dan perbaikan juga peremajaan terhadap instalasi yang sudah rusak. Hal tersebut disampaikan Direktur PDAM Kotabaru, Noor Ipansyah dalam jumpa pers kepada wartawan diruang pertemuan PDAM beberapa waktu lalu.
 
"Sebelum kenaikan tersebut berlaku kami sudah melakukan perbaikan terhadap pipa yang sudah tua dan water meter pelanggan yang rusak akan diganti secara gratis dengan melaporkannya ke PDAM, serta tidak segan menindak pencurian air di luar meter, hal tersebut untuk kenyamanan dan kelancaran air kepelanggan," ungkap Ipansyah.

Ditambahkan Ipansyah, kenaikan tarif dasar air ini harus kami lakukan bertahap agar masyarakat (pelanggan) tidak terkejut dengan adanya kenaikan tersebut, nantinya tahun 2017 sedikit naik hingga sampai diberlakukan per 1 Januari 2018 nanti sesuai dengan Pemendagri nomor 71 tahun 2016 tentang tarif dasar air minum kepada PDAM se Indonesia.

Lebih luas di paparkannya, ada beberapa persi yang sudah disampaikan kepada pemerintah daerah terkait kenaikan tarif dasar air minum tersebut diantara, tarif naik sampai 200 persen, kenaikan yang seimbang dengan subsidi, dan kenaikan tarif penuh untuk usaha atau bisnis.

"Jadi nantinya semua kewenangan dari bupati yang menentukan kebijakan apa yang akan diambil terkait kenaikan tarif dasar air tersebut dan bagaimana DPRD memberikan solusi karena PDAM hanya melaksanakan saja," ujar Ipan.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 17 November 2016

Wabup Kotabaru Hadiri Rakoorwasda Inspektorat

Wabup Kotabaru Hadiri Rakoorwasda Inspektorat

GEMA, BANJARBARU - Wakil Bupati Kotabaru Burhanuddin menghadiri acara Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (RAKOORWASDA) jajaran Inspektorat di ruang rapat H. Aberani Sulaiman di gedung Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Kamis, (17/11).

Penyelenggaraan kegiatan tersebut guna mensinergitaskan kegiatan pengawasan perencanaan dan pembangunan di daerah agar lebih terarah.

Dikatakan Wakil Bupati Kotabaru Burhanuddin, Rakorwasda sebagai kegiatan yang sangat strategis. Kegiatan ini dimanfaatkan jajaran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) untuk menyamakan persepsi dan membangun sinergi yang lebih baik. Lebih dari itu, dia menilai kegiatan ini dapat mencegah terjadinya pengawasan yang tumpang tindih.

"Rakoorwasda ini merupakan kegiatan yang sangat strategis karena dinilai dapat mencegah terjadinya pengawasan yang tumpang tindih antara pengawas pusat dan daerah dan persamaan persepsi bisa dicapai sehingga pembangunan lebih terarah". Ujar Burhanuddin.

Tambahnya, sinergi program pengawasan tersebut terutama dalam pengawasan terhadap pencapaian RPJMN dan RPJMD,dengan terus menjaga dan memelihara konsistensi dalam membangun kinerja pengawasan yang profesional, terintegrasi dan terkoordinasi antar aparat pengawasan dan jajaran pemerintah di daerah.

Harapnya, kegiatan ini bisa dimanfaatkan jajaran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) untuk menyamakan persepsi dan membangun sinergi yang lebih baik. Selain itu Materi yang diperoleh nantinya juga dapat menjadi bekal bagi jajaran inspektorat Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk mengoptimalkan fungsinya sehingga dapat meraih opini yang lebih baik atas pemeriksaan laporan keuangannya dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Rakoorwasda di jajaran inskpektorat tersebut bertujuan meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan fungsi pengawasan. Selain itu, rakor juga bertujuan menyamakan persepsi di kalangan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), sehingga terlaksanaya tata kelola keuangan dan pemerintahan yang baik.

Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut. Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results. Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan . The process of ensuring that actual activities conform the planned activities.








- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 15 November 2016

Paman Birin Potong Tumpeng

Paman Birin Potong Tumpeng

GEMA, PULAULAUT - Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor diberikan kejutan oleh panitia pelaksana wisuda Politeknik Kotabaru dengan memberikan tumpeng sebagai peringatan ultah gubernur ke 49, Selasa, (15/11/2016) di Gedung Paris Barantai.

Nampak Gubernur Kalsel, Sahbirin di dampingi Bupati Kotabaru, Sayed Jafar, Ketua Yayasan Poltek Sugian Noor, dan Forkopinda, melakukan pemotongan tumpeng yang langsung disambut tepuk tangan dan lantunan lagu selamat ulang tahun oleh undangan dan mahasiswa mahasiswi Poltek yang hadir saat itu.

Hal tersebut dilakukan setelah pelaksanaan wisuda VIII terhadap 129 mahasiswa dan mahasiswi Diploma III Politeknik Kotabaru.

Nampak suasana bahagia dan ceria tercipta diruangan tersebut bercampur menjadi satu dan ucapan selamat pun mengalir dari para undangan yang hadir menyalami gubernur.

Disisi lain setelah selesai acara rombongan gubernur dan bupati serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) langsung menuju Pasar Kemakmuran untuk melihat keadaan para pedagang dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut Paman Birin yang didampingi Bupati Kotabaru Sayed Jafar menyempatkan diri berbelanja di pasar ikan kering untuk oleh-oleh. Kegiatan tersebut berjalan aman dan tertib karena langsung dikawal pihak kepolisian.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Gubernur Kalsel Hadiri Wisuda ke-8 Poltek Kotabaru

Gubernur Kalsel Hadiri Wisuda ke-8 Poltek Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Gubernur Kalimantan Selatan H.Sahbirin Noor atau yang lebih dikenal dengan Paman Birin menghadiri Wisuda Politeknik Kabupaten Kotabaru angkatan ke 8 Tahun 2016 di Gedung Paris Barantai. Selasa ( 15 /11/16 )

Pada angkatan ke 8 ini sebanyak 129 mahasiswa dan mahasiswi Politeknik yang akan di wisuda.

Tampak hadir pada acara ini  Bupati Kotabaru, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Saijaan, Direktur Politeknik, mahasiswa dan mahasiswi serta orang tua para wisudawan.

Dalam sambutannya Paman Birin mengatakan bahwa menjadi tugas utama kita bersama untuk meningkatkan daya saing Daerah dengan terus meningkatkan inovasi. Dan kita harus menyadari, bahwa saat ini kita tidak dapat lagi hanya bergantung pada sumber daya alam yang akan habis jika terus menerus dikonsumsi.

Selain itu tambah Birini, kita juga harus mampu melakukan terobosan dan inovasi di bidang teknologi, dengan inovasi inilah pembangunan perekonomian dapat berkembang dan pada akhirnya membawa kemajuan bagi Daerah.

Lebih luas dijelaskanya bahwa kebijakan pemerintah saat ini adalah melakukan akselerasi pembangunan pusat - pusat ekonomi, khusnya di Pulau luar Jawa, kebijakan ini harus disikapi oleh perguruan tinggi dengan terus meningkatkan mutu dan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

"Saya yakin, dengan memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia yang unggul, visi menuju Kalimantan Selatan yang lebih sejahtera, berkeadilan, berdikari dan berdaya saing akan tercapai," ungkapnya.

Semoga mahasiswa dan mahasiswi yang akan diwisuda hari ini dapat menjadi generasi unggul dan membawa kebanggaan keluarga, almamater, serta bangsa dan negara. Harapnya.

Sebelumnya Politeknik Kotabaru mengadakan yudisium di Gedung Serba Guna Poltek pada tanggal 29 September 2016.










- Penulis : M. Sabirin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 11 November 2016

Burhanudin Pimpin Apel Hari Pahlawan

Burhanudin Pimpin Apel Hari Pahlawan

GEMA, PULAULAUT - Apel memperingati Hari Pahlawan 2016 yang berlangsung di lapangan Siring Laut kantor bupati kotabaru, Kamis (10/11/2016), dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Burhanudin, selaku inspektur upacara.

Apel bertema "Satukan Langkah Untuk Negeri" ini berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pengibaran bendera merah putih. Dan peserta apel yaitu, Forkopinda, kepala SKPD, PNS, dan pelajar. 

Dalam sambutan Menteri Sosial RI, yang dibacakan Wakil Bupati Kotabaru, Burhanudin yaitu, salah satu momen penting dalam sejarah kemerdekaan diantaranya perjuangan para pahlawan yang rela mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan RI.

Dengan perjuangan tersebut hingga kini kita masih merasakan nikmat merdeka yang bebas dari penjajahan. Sebagai bentuk apresiasi kepada pahlawan yang telah gugur di medan pertempuran maka pemerintah menetapkan setiap tanggal 10 November sebagai hari pahlawan.

Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua seperti, taqwa kepada Tuhan YME, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para Pahlawan Bangsa.

Dengan suatu tekad dan ketulusan untuk bersama-sama saling bahu-membahu dan dilandasi oleh makna dan nilai integritas, etos kerja dan gotong royong, maka saya yakin bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai permasalahan yang melanda, dan dapat menjadi bangsa "Pemenang" mampu bersaing dengan negara dan bangsa lain. Hal ini sejalan dengan Tema Hari Pahlawan 2016 yaitu "Satukan Langkah Untuk Negeri".

Tema ini juga mengandung pesan kepada kita semua untuk bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang kita cintai ini.

Selain itu melalui Peringatan Hari Pahlawan 2016 sebagai bangsa yang besar, bangsa yang harus menghargai jasa para pahlawannya, Peringatan Hari Pahlawan diharapkan pula dapat lebih membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuh-kembangkan Nilai-nilai Kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan Yang baik ini kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini, Selamat Hari Pahlawan Tahun 2016.

Acara di lanjutkan tabur bunga di taman makam pahlawan











- Penulis : Rudy - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 09 November 2016

Penutupan MTQ Bungkukan Panitia Datangkan John Tralala

Penutupan MTQ Bungkukan Panitia Datangkan John Tralala

GEMA, BUNGKUKAN - Panitia pelaksana MTQ Nasional ke-48 Tingkat Kabupaten Kotabaru, di Kecamatan Kelumpang Barat, Bungkukan, mendatangkan pelawak madihin Yusran Effendi atau  ‎​yang  di kenal dengan John Tralala, dari Banjarmasin pada malam penutupan Rabu, (9/11/2016).

Sekretaris pelaksana MTQ, Johanudin mengatakan, memang panitia akan mendatangkan. madihin asal Banjarmasin John Tralala untuk menghibur warga Bungkukan pada malam penutupan nanti.

"Bagaimana pun caranya pelaksanaan MTQ di Bungkukan ini harus meriah sebab puluhan tahun baru kembali dapat giliran sebagai tuan rumah," ungkapnya.

Ditambahkan Johanudin yang juga sebagai Sekretaris Camat Kelumpang Barat Bungkukan bahwa, diawal pembukaan kemarin kami mendatangkan orkes gambus asal Sungai Danau Tanbu dan malam penutupan dihibur madihin John Tralala asal Banjarmasin.

Selain itu kami dari pihak kecamatan juga memberikan hadiah utama berupa satu buah sepeda motor dan hiburan lainnya kepada pemenang pertama Qori dan Qoriah.

Sejak dibuka oleh Bupati Kotabaru, Sayed Jafar Minggu, (6/11/2016) beberapa waktu lalu di panggung utama MTQ di lapangan bola Desa Bungkukan, Kecamatan Kelumpang Barat, hingga akhir acara berjalan lancar dan kondusif.

Selain di panggung utama pelaksanaan lomba juga diadakan dibeberapa lokasi seperti mushola dan mesjid bahkan sekolahan  ‎​yang  tersebar d Desa Bungkukan..










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Dinas Pertanian Kotabaru Berikan Bantuan Obat Hama

Dinas Pertanian Kotabaru Berikan Bantuan Obat Hama

GEMA, PULAULAUT - Bersamaan dengan tanam perdana hari ini, Dinas Pertanian Kotabaru juga memberikan bantuan obat obatan dalam penanggulangan hama tikus.

Hal tersebut dikatakan H Widodo, Kabid Produksi Tanam Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kotabaru, saat melaksanakan kegiatan tanam padi perdana bersama jajaran anggota Kodim 1004 Kotabaru yang dipimpin Letkol (Arh) Samujiyo dengan kelompok tani Sukamaju, Desa Semayap, rabu (08/11).

Program tanam perdana padi tersebut merupakan kegiatan yang bertujuan dalam mensukseskan program peningkatan swasembada pangan, khususnya untuk daerah Kabupaten Kotabaru. Lahan padi sawah yang dilakukan tanam perdana seluas 10 hektar.

Tambahnya, sampai saat ini, Pemerintah Daerah sudah memberikan stimulus dan subsidi pada para petani agar dapat meningkatkan hasil produksi padi, sehingga akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga diserahkan bantuan rhodentisida 10 kg, tiran 200 batang, bubu tikus 7 buah, kandang plastik 7 roll.

Sementara itu, Dandim 1004 Kotabaru Letkol (Arh) Samujiyo Samujiyo mengharapkan agar para petani bersemangat dan mengedepankan gotong royong dalam bertani.

"Pemerintah memang memberikan stimulus dalam bentuk sarana dan prasarana tapi, saya harap dalam melaksanakan kegiatan, petani harus saling bekerja sama dan gotong royong sehingga hasilnya optimal," tuturnya.









- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 08 November 2016

Kotabaru Akan Terapkan Online Government

Kotabaru Akan Terapkan Online Government

GEMA, SIDOARJO - Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus, SH didampingi Sekretaris Daerah Kotabaru Suriansyah menandatangani MOU Dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Sidoarjo Saifullah, terkait penerapan online government di Pendopo Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Surabaya, (08/11).

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Kotabaru segera akan menerapkan online government diberbagai bidang pemerintahan seperti e-planning, e-musrenbang, e-budgeting, e-purchasing, e-controlling termasuk bidang perijinan dan pelayanan publik secara elektronik lainnya.

Dalam penerapannya, hal tersebut diawali dengan memoranding of understanding atau Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Kotabaru dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Nota kesepakatan yang ditandatangani oleh Bupati Sayed Jafar dengan Walikota Surabya, Tri Rismaharini dan Bupati Sidoarjo SaifulIlah tersebut merupakan kerjasama bidang teknologi informasi yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi RI sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi. Dipilihnya Surabaya maupun Sidoarjo sebagai mitra kerjasama, karena kedua daerah ini telah berhasil dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang terbaik (best practice) yang dapat diadopsi oleh Pemkab Kotabaru.

Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus, SH mengatakan, banyak manfaat yang dipetik dari penerapan E-government ini, diantaranya akan meningkatkan pelayanan publik dengan banyak menghemat waktu dan dana.

"Dengan sistem ini, akan meningkatkan pelayanan publik menjadi lebih cepat, efektif, efisien serta ekonomis, sehingga tercipta pemerintahan daerah Kabupaten Kotabaru yang lebih transparan dan akuntabel", kata Bupati Kotabaru.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru Suriansyah mengatakan Pemerintah Kabupaten Kotabaru sangat menyambut baik kesepakatan ini dan akan segera menindaklanjutinya secara teknis dengan Perjanjian Kerjasama antara perangkat daerah terkait.

Hariansyah, Asisten Pemerintahan Pemkab Kotabaru menambahkan, bahwa adopsi sistem e-government tersebut diimplementasikan dalam dua hal, yaitu kerangka kerjasama daerah dalam bentuk Nota Kesepakatan Bersama, dan selanjutnya pengembangan kapasitas dan transfer informasi dalam bentuk workshop yang akan difasilitasi oleh KPK.

pada kesempatan itu turut berhadir pula, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dishubkominfo serta Kepala BP2TPM Kabupaten Kotabaru.

Penandatangan Nota Kesepakatan Bersama yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo juga disaksikan oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang serta beberapa Kepala Daerah lainnya yang juga melakukan kerjasama.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang dalam sambutannya mengatakan bahwa kerjasama yang dilakukan ini adalah untuk membangun peradaban baru bangsa Indonesia, yang lebih efektif dan efisien yang sangat ditentukan oleh karakter pemimpin. Penggunaan teknologi dalam pemerintahan sebenarnya sudah dapat dilakukan sejak dulu sebagai suatu inovasi. KPK terus berupaya untuk melakukan pencegahan terjadinya korupsi, karena tidak mudah untuk langsung melakukan penindakan atau penangkapan. "Koordinasi, supervisi dan pencegahan korupsi menjadi sangat penting." kata Saut.

Sementara itu Tri Rismaharini mengatakan teknologi informasi diperlukan karena pemerintah Kota Surabaya memerlukan dana untuk pembangunan lainnya, sehingga semua biaya operasional pemerintahan harus secara elektronik. Pelayanan online akan menyingkat waktu dan menghemat biaya, bahkan mengatasi kemacetan jalan. Dana yang dihemat dari penggunaan kertas saja hampir Rp 30 milyar.

"Secara keseluruhan sekitar Rp 200-300 milyar penghematan dari penggunaan TI ini" kata Risma.











- Penulis : Reza Fahlevi- Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 06 November 2016

Kodim 1004 Kotabaru Tanam Padi perdana

Kodim 1004 Kotabaru Tanam Padi perdana

GEMA, BERANGAS -  Sebagai wujud perhatian serta kepedulian dalam rangka peningkatan dan menjaga ketahanan swasembada pangan yang mana jajaran Kodim 1004 Kotabaru melaksanakan tanam perdana padi di Kecamatan Pulau Laut Timur, terlihat sejak pukul 08.30 wita rombongan berkumpul di kantor Koramil setempat yang secara langsung dihadiri oleh Dandim 1004 Letkol ARH Samujiyo didampingi Kasdim mayor Inf Yudi Atmar bersama dengan para jajarannya. Berhadir pula secara langsung Wakil Bupati Kotabaru Ir Burhanudin serta dari perwakilan Muspika Kecamatan Pulau Laut Timur, Sabtu (05/11) kemarin.


Wakil Bupati Kotabaru dalam kesempatannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini dalam rangka juga meningkatkan kebersamaan dan mengelola sumber daya yang ada. Pihaknya dari Pemerintah Daerah (Pemda) meminta kepada kelompok tani supaya benar-benar memanfaatkan lahan yang ada karena disadari banyak lahan yang terlantar.

“Sekarang kita harus merubah menset kita, dari daerah pertambangan kepada pertanian karena disadari sangat begitu banyak potensi yang bisa dikembangkan,” tutur Burhanudin.

Dikatakannya lebih jauh, misalnya saja di Kalsel sewaktu ia menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalsel kurang lebih ada sekitar 600 ribu hektar lahan dan hanya sekitar 40 ribu yang bisa tanam 2 kali, selebihnya tanam sekali dan sisanya belum bisa dimanfaatkan karena rata-rata lahan persawahan hanya mengandalkan tadah hujan.

“Kita bisa melihat daerah Jawa dan kenapa kita tidak bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk dapat mengoptimalkan hasilnya bagi para petani didaerah Kotabaru. Tentu menjadi harapan pertanian kita lebih maju lagi, selain itu juga bisa dikembangkan peternakan sapi dan lainnya pada sekitar lahan pertanian yang ada,” harapnya.

Sementara, Dandim 1004 Letkol ARH Samujiyo mengatakan bahwa, pihaknya melaksanakan penanaman tersebut dalam rangka melaksanakan tugas negara untuk memberdayakan pertahanan termasuk didalamnya adalah ketahanan pangan.

“Juga dalam rangka mencapai target swasembada pangan yakni Pajale, yang kalau dilihat data di Kabuapaten Kotabaru sangat cocok. Setelah ini kalau ada waktu kita akan mencari sumber mata air untuk mengalirkan kepada lahan pertanian masyarakat dan bisa memanfaatkan alam sekitar dengan baik,” kata Dandim.

Disambungnya, prinsipnya adalah jangan biarkan lahan menganggur dan selain padi bisa juga tanam yang lain seperti halnya singkong yang mana untuk hasilnya sendiri dinilai sangat begitu menjanjikan hanya tinggal pengelolaannya lagi kemana arah pasarnya namun petani jangan khawatir mengenai hal itu karena untuk kebutuhan pangsa pasar di Surabaya masih bagus.

“Mari bersama-sama dengan TNI dan rakyat menerangi lahan terlantar jangan biarkan lahan menganggur,” tambahnya.

Sementara, Mantri Tani Pulau Laut Timur Dwi Megoyoso A Md saat di wawancarai mengatakan, penanaman padi dipusatkan pada lokasi kelompok tani Berkat Usaha Mandiri dengan jumlah anggotanya sebanyak 36 orang dan jenis yang ditanam yakni varietas mujibat unggul, dengan luasan lahan sekitar 32 hektar yang terletak di jalan raya Berangas kilometer 27,5, dan sebagai tahap awal aka










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 05 November 2016

Bupati Kotabaru Tinjau Jalan Tanjung Batu

Bupati Kotabaru Tinjau Jalan Tanjung Batu

GEMA, TANJUNG BATU - Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus didampingi Wakilnya Burhanudin beserta rombongan meninjau lokasi jalan poros Kecamatan Kelumpang Tengah, terkait dengan perencanaan perbaikan kondisi jalan yang rusak parah, Jumat (4/11/2016).

Pembangunan infrastruktur dasar khususnya jalan menjadi prioritas pembangunan lima tahun kedepan, terlebih pembangunan jalan juga termasuk dalam visi dan misi Bupati Sayed Jafar dan Wakil Bupati Burhanudin.

"Infrastruktur jalan merupakan urat nadi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga taraf hidup masyarakat bisa lebih sejahtera," ungkap bupati.

Ia, pun menuturkan bahwa proses perbaikan jalan ini sudah dimulai, dan nantinya diwujudkan untuk kepentingan masyarakat sendiri karena jalan merupakan urat nadi perekonomian.

Harapnya Kepada seluruh Stakeholder yang terkait bisa bersungguh sungguh bekerja sehingga kualitas jalan yang dibangun baik.










- Penulis : Reza Fahlevi - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 03 November 2016

Bupati Kotabaru Kembali Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV

Bupati Kotabaru Kembali Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru Sayed Jafar, kembali melakukan perombakan pejabat struktural dilingkup Pemkab Kotabaru, Kamis, (3/11/2016) pagi di Gedung Paris Bantai.

Sebanyak 14 pejabat struktural pindah posisi seperti eselon II, eselon III dan IV di lingkup Pemkab Kotabaru dimutasi dan sebagian ada juga yang mendapatkan promosi jabatan.

Hal tersebut dilakukan agar adanya penyegaran dalam kinerja mereka biar tidak ada rasa jenuh, kata Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar.

"Dengan adanya pemindahan pejabat tersebut akan bisa meningkatkan kinerja mereka dan bisa membangun Kotabaru lebih baik lagi," harap bupati.

Daftar nama-nama Eselon II



Daftar nama-nama Eselon III



Daftar nama-nama Eselon IV










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 01 November 2016

Adawiyah Pejuang Lingkungan Langadai

Adawiyah Pejuang Lingkungan Langadai

GEMA, LANGADAI - Berbekal mimpi dengan keterbatasan financial untuk bisa membenahi kampung dengan sampah-sampah yang ada dan secara aktif menjaga kelangsungan ekosistem kawasan hutan mangrove di daerahnya, sosok wanita dari Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir Adawiyah, mendapat predikat local hero oleh Indocement.

Dengan apa yang telah dilakukannya tersebut dengan mencoba mengambil langkah kecil untuk memulainya, hingga sekarang ia berhasil mengelola Bank Sampah Andesla (Anak Desa Langadai). Hal tersebut campur tangan pihak perusahaan produsen Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) Plant Tarjun, baik secara pribadi maupun perhatian terhadap lingkungan.

Akhirnya, kerja keras Adawiyah berbuah manis dengan menyandang predikat local hero yang diberikan oleh Indocement dan diundang langsung ke Jakarta bersama beberapa orang lainnya dari wilayah yang sama. Sekedar diketahui bahwa, Indocement telah melaksanakan berbagai program CSR khususnya 10 desa binaan yang berlokasi disekitar operasional perusahaan dan dalam kerangka pemberdayaan, dan mendidik warga desa binaan untuk menjadi pilar di desanya masing-masing sehingga melahirkan para local hero yang mahir diberbagai bidang.

Kepala Departement SSECSR Indocement Teguh Iman Basoeki mengatakan bahwa, sebagai langkah untuk bisa mewujudkan mimpi Adawiyah tentunya perusahaan melihat potensinya dan bisa menjadi pelopor di desanya. Oleh karenanya, Indocement memberikan bekal baik melalui studi banding maupun pelatihan dan pendampingan.

“Dengan berbekal pelatihan yang diikutinya akhirnya pengelolaan sampah di Desa Langadai bisa tertata dengan baik dan tentunya juga menghasilkan nilai ekonomis sebagai tambahan hidup dan itu sangat membantu,” ungkapnya.

Terkait dengan pengelolaan sampah, menurutnya pengelolaan sampah adalah salah satu langkah untuk memberikan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan karena dalam satu langkah dengan memilah sampah maka sampah tersebut dapat bernilai dan nilai ekonomi dapat ditingkatkan sehingga masyarakat dapat menikmati langsung selain dari sampah yang terkelola, lingkungan juga menjadi bersih.

"Untuk lokal hero sendiri, bagi Indocement adalah personal atau kelompok yang secara sukarela dan konsisten dalam pengembangan di masing-masing bidangnya dan telah memberikan nilai manfaat bagi lingkungan sekitarnya," tambahnya.

Dikatakannya lebih jauh, pengelolaan sampah harus dilakukan dari lingkungan yang paling kecil dan di organisasikan dalam bentuk bank sampah dengan semangat sedikit demi sedikit lama lama jadi bukit yang positif sehingga kerjasama semua pihak untuk secara konsisten mengedukasi masyarakat dengan salah satu output adalah jumlah nasabah bank sampah  yang bertambah dan neraca sampah positif meningkat.

"Adawiyah merupakan pelopor untuk lingkungan dan dalam rangkaian desa hijau dan area konservasi wisata mangrove maka kerjasama semua pihak untuk membantunya maka target desa hijau dan terintegrasinya kawasan konservasi wisata mangrove akan tercapai," jelasnya.

Senada dengan itu, CSR Section Head Indocement Nor Imansyah mengatakan, diawali Indocement memberikan berbagai program sebagaimana kebutuhan masyarakat dan berkembang, kemudian secara berkelanjutan memberikan pelatihan-pelatihan dan mengikutsertakan pada event-event seperti expo, gathering sesama warga peduli lingkungan hingga mendapatkan apresiasi sebagai local hero.

"Khusus untuk desa langadai, sudah ada Bank Sampah Andesla dengan anggota sebanyak 200 orang yang awalnya hanya beranggotakan sebanyak 20 orang dan ini berarti kesadaran masyarakat sudah sangat signifikan bagus dan langkah kedepan akan memperluas peran local hero dalam pengelolaan kawasan hutan mangrove untuk tujuan wisata," katanya.

Kesempatan lain, penggiat lingkungan Desa Langadai yang juga selaku Direktur Bank Sampah Andesla Adawiyah menyampaikan, melalui bank sampah yang dibangun sejak beberapa tahun silam, ia meyakini tujuannya bukan hanya dapat membantu masyarakat saja namun juga banyak hal yang dapat dilakukan kedepannya bagi masyarakat sekitar utamanya Desa Langadai.

"Alhamdulillah perusahaan sangat membantu dari awal, hingga sekarang dan sampah yang kami hasilkan di jual kepada ITP dan kedaerah Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu," ujarnya.

Ia, bersyukur kalau dahulu sampah terlihat berserakan saja di jalan atau didalam kampung tapi sekarang karena memiliki nilai ekonomis sehingga wilayah Desa Langadai menjadi bersih dan secara tidak langsung itu memberikan pendidikan lingkungan kepada warga.

Disambungnya, untuk sekarang perhatian kepada kawasan hutan konservasi mangrove menjadi keseriusannya hingga akhirnya ia membuat pembibitan mangrove selain dapat dijual juga di peruntukkan bagi hutan mangrove Desa Langadai yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai daerah tujuan destinasi wisata.

"Karena Langadai menjadi pusat kawasan ekowisata mangrove di Kotabaru, komunitas Andesla merencanakan untuk dapat membuat kain batik khas yang bahan pewarnanya dari tanaman mangrove. Namun yang sudah mulai dikerjakan adalah memperkenalkan sirup mangrove yang bahan dasarnya dari buah rambai dan campuran air gula. Alhamdulillah, saat direksi Indocement berkunjung mereka membawa beberapa sampel sirup untuk dibawa sebagai oleh-oleh ke Jerman,” pungkasnya senang.

Untuk diketahui, Adawiyah juga telah menjadi narasumber dalam mengedukasi pengelolaan lingkungan khususnya tentang bank sampah dan pengadaan produk hasil hutan mangrove.










- Penulis : Agus Rifani ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online