Selasa, 22 September 2015

Indocement Salurkan 39 Sapi Qurban

Indocement Salurkan 39 Sapi Qurban

GEMA, TARJUN - Setiap tahun menjelang Idul Adha, management PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun secara rutin menyalurkan hewan qurban dan tahun ini, perusahaan semen tiga roda tersebut memberikan 39 ekor sapi untuk desa-desa binaan, desa-desa sekitar perusahaan dan beberapa tempat ibadah di ibukota Kabupaten Kotabaru.

Management Indocement Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan sejak pabrik semen itu beroperasi pada tahun 1998 dan terus kita laksanakan setiap tahunnya. Dan bantuan hewan qurban ini merupakan realisasi dari pilar pembangunan sosial budaya dan agama yakni salahsatu pilar dari lima pilar pembangunan yang telah menjadi kebijakan perusahaan untuk dilakukan secara berkelanjutan.

Teguh berharap, "Bantuan ini dapat disalurkan oleh masing-masing desa kepada yang berhak menerimanya sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat menerima manfaat dari kehadiran Indocement. Kami juga berharap selalu do’a dan dukungan seluruh masyarakat dan desa-desa disekitar perusahaan sehingga perusahaan dapat terus menjalankan operasinya dengan selamat, sukses dan semakin maju”.

Pada Hari Raya Qurban tahun ini, jumlahnya meningkat dari tahun lalu sebanyak 38 ekor. Dan dari 39 ekor sapi qurban tersebut 19 dari perusahaan dan 20 partisipasi karyawannya, selanjutnya 13 ekor hewan qurban diberikan kepada 10 desa binaan.

Desa binaan perusahaan yang menerima yaitu, Desa Tarjun, Langadai, Serongga, Tegalrejo, Pulau Panci (Wilayah Kecamatan Kelumpang Hilir,Kotabaru), Sidomulyo, Simpang Tiga, Sungai Kupang, CKH Batulasung (Wilayah Kecamatan Kelumpang Hulu,Kotabaru) dan Sungai Dua (Kecamatan Simpang Empat,Tanah Bumbu),

Dan enam ekor sapi diserahkan di Kotabaru, sedangkan 20 ekor lagi di tempatkan di Halaman Masjid Ashobirin Desa Tarjun sebanyak 12 ekor dan Langgar Darul Hijrah Komplek Karyawan Indocement sebanyak 8 ekor untuk dilakukan penyembelihan dan daging qurban juga akan didistribusikan untuk masyarakat desa sekitar seperti desa sehapi, banua lawas, karang liwar, lalapin dan bangkalaan serta warga bubuan.

Hewan qurban untuk sepuluh desa binaan secara simbolis diserahkan Management Indocement Tarjun, Teguh Iman Basoeki kepada Camat Kelumpang Hilir diwakili Kasi Tata Pemerintahan disaksikan para Kepala Desa-desa binaan, Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (SPISI) Tarjun, Ikatan Management Indocement Tarjun dan para Tokoh Masyarakat serta Undangan lainnya di Halaman Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Indocement Tarjun, Selasa (22/09).

Camat Kelumpang Hilir, yang diwakili Kasi Tata Pemerintahan Umarul Faruk mengatakan, kegiatan ini sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan nabati, terutama bagi warga masyarakat di desa-desa.

"Setelah di distribusikan hewan qurban ini, kami segera melanjutkan kegiatan dengan berkoordinasi kepada para kepala desa dan panitia qurban di desa-desa hingga distribusi daging qurban diterima kapada yang berhak, jelasnya.

Dan kami berharap kegiatan ini terus berlanjut, bila perlu ditambah jumlahnya seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kepada warga desa agar senantiasa menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan dalam kehidupan bertetangga dan peduli lingkungan juga turut berpartisipasi menjaga fasilitas perusahaan yang ada dalam wilayahnya dengan memberikan informasi apabila ada hal-hal yang mencurigakan akibat perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, ungkap Faruk.

Mewakili kecamatan kelumpang hilir dan kecamatan kelumpang hulu serta desa-desa binaan mengucapkan terima kasih kepada Management Indocement dan semoga perusahaan semen tiga roda berproduksi dengan lancar serta program CSR Indocement terus berkelanjutan guna meningkatkan SDM masyarakat pedesaan, ekonomi dan taraf hidup masyarakat sekitar, Faruk menambahkan.










- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Indocement Bantu Anak Kurang Mampu

Indocement Bantu Anak Kurang Mampu

GEMA, TARJUN - Sebanyak 200 siswa yang merupakan anak yatim, putus sekolah dari keluarga kurang mampu mendapatkan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR)PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk.

Bantuan tersebut berupa seragam sekolah lengkap, sepatu, kaos kaki dan bukutulis diberikan kepada anak-anak di desa binaan, yakni Desa Langadai 25 anak, Serongga 50 anak, Pulau Panci 25 anak, Didomulyo 25 anak, Sungai Kupang 50 anak, dan Bantung Kiri Hilir-Batulasung 25 anak.

Teguh Iman Basoeki, dari manajemen Indocement, mengatakan, program ini adalah perwujudan CSR Indocement pada Pilar Pembangunan Pendidikan.

"Melalui pilar ini kami mendukung program pemerintah dalam membangun pendidikan dasar sehingga anak-anak yang kurang mampu dan mempunyai keinginan besar untuk belajar dapat terus menempuh pendidikan di sekolah," katanya.

Teguh pun berharap, pihak sekolah terus meningkatkan mutu pendidikan sehingga dapat melahirkan lulusan terbaik dan menjadi generasi penerus yang berkualitas.

Kepala SD Negeri 2 Serongga, Siti Rohani S.Pd, menyatakan sangat gembira dengan adanya penyaluran bantuan kepada para siswa yatim, putus sekolah dari keluarga kurang mampu tersebut.

"Untuk sekolah kami ada 25 siswa dan SDN 2 Serongga juga ada 25 siswa yang menerima bantuan Indocement," katanya kepada Wartawan, kemarin.

Adapun kriteria siswa yang mendapatkan bantuan, menurut dia, adalah orangtuanya berpendapatan rendah, yatim piatu, berprestasi, dan anak yang memiliki kekurangan fisik.

"Prestasi belajar anak-anak yang menerima bantuan ini cukup baik. Harapan kami, pogram ini terus berkelanjutan agar mereka yang tak mampu bisa terbantu. Dan semoga PT Indocement Tunggal Prakarsa tetap jaya dan selalu membina sekolah dan pendidikan anak perdesaan,” ujarnya.

Kepala Desa Langadai, Eddy Marhadi, juga mengapresiasi bantuan terhadap anak asuh yang disalurkan Indocement ini. Dan pada umumnya, penghasilan masyarakat sekitar ini adalah berkebun dan bertani sayuran serta kerja musiman seperti mengambil upah merumput, tukang kayu dan lainnya. Di sisi lain anak-anaknya cerdas serta keinginan bersekolahnya tinggi, katanya.

"Kami berharap program Indocement ini terus dilaksanakan agar tak ada lagi anak-anak putus sekolah dan mereka terus bersekolah sehingga wajib belajar 12 tahun terpenuhi. Kita berharap anak-anak terus sekolah sehingga memiliki pengetahuan untuk bekal mereka di masa depan," katanya.

Senada, Camat Kelumpang Hilir, yang diwakili Kasi Tata Pemerintahan Umarul Faruk mengatakan, bantuan yang diberikan Indocement ini sangat membantu bagi keluarga yang kurang mampu dan memberikan motivasi kepada anak untuk bersekolah. Program ini membantu Pemerintah Kabupaten Kotabaru mensukseskan wajib belajar 12 tahun, katanya.

"Untuk menyukseskan wajib belajar ini, kami pun telah melakukan sosialisasi dan mendatangi rumah-rumah penduduk agar putera-puterinya tidak putus sekolah karena wajib belajar 12 tahun ini dari usia 7 tahun sampai dengan lulus SLTA," jelas Umarul.










- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online