Kamis, 05 Februari 2015

Desa Lalapin Panen Bawang Merah

Desa Lalapin Panen Bawang Merah

GEMA, HAMPANG - Panen raya perdana bawang merah yang dilakukan warga Desa Lalapin, Kecamatan Hampang Kotabaru, Rabu, (4/2/2015) dengan luas satu hektar bisa menghasilkan tujuh ton produksi.

Lahan tersebut dikelola oleh kelompok tani Mekar Jaya yang diketuai oleh Armando dengan anggota 20 orang.

Hadir dalam acara panen itu Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, Ketua DPRD Hj Alfisah, Kadis Pertanian Hairuddin beserta jajaran, Camat Hampang Agusalim Sumantri serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani menyampaikan, bahwa dalam rangka pengembangan komoditas bawang merah untuk lebih luas dinas pertanian harus lebih intensif dan berinovasi.

"Kalau kedepannya berkembang tidak menutup kemungkinan Kotabaru bisa menjadi sentra produksi bawang merah disamping produk pertanian lainnya," ungkap Irhami.

Ditambahkan Kadis pertanian, Hairuddin, bawang merah merupakan komoditi strategis dan pemicu inflasi kita di bidang pertanian.

Kelompok tani Mekar Jaya, Armando, berharap tetap terus diberikan bantuan oleh pemerintah, karena Kecamatan Hampang berpotensi menjadi sentra bawang merah dan itu dapat dilihat dari hasil panen perdana sekarang yang bisa menghasilkan lima hingga tujuh ton untuk satu hektarnya.

Untuk bibit unggul ini di datangkan dari Brebes  dengan masa tanam panen 50 hari.












- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
TPQ Adakan Tamatan Massal

TPQ Adakan Tamatan Massal

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka memasyarakatkan Al Qur'an di era globalisasi, Ikatan Guru Taman Pendidikan Al Qur'an) IGTPQ lakukan khataman massal terhadap para santri dan santriwati, Minggu di gedung Islamic Center.

Nampak hadir di acara tersebut Asisten III bidang pemerintahan dan perekonomian, Eko Suryadi WS, Camat Pulaulaut Utara, Johansyah, dari kemenag, para ustadz dan ustadzah.

Dalam laporannya ketua panitia pelaksana, Abidin menyampaikan, tujuan khataman massal ini untuk memotivasi para santri dan santriwati agar bisa menamatkan Al Qur'an hingga 30 juz, dan berminat belajar Al Qur'an baik di TPA maupun TPQ.

"Dengan adanya kegiatan di sekolah formal minat belajar Al Qur'an di TPA dan TPQ mulai tergeser, makanya kita juga akan memberikan penghargaan kepada para santri yang sudah tamat agar lebih meningkatkan kemampuannya," ungkap Abidin.

Ditambahkan Irhamsyah, selaku ketua IGTPQ, diharapkan kedepannya anak anak ini dapat melestarikan Al Qur'an dan mengkaji kandungannya dalam kehidupan sehari hari.

Sekedar diketahui saat ini pemerintah sedang menjalankan program peningkatan keimanan generasi muda dengan mencanangkan "Indonesia bebas buta huruf Al Qur'an".










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
2.950 Surat Kepemilikan Tanah Dibagikan

2.950 Surat Kepemilikan Tanah Dibagikan

GEMA, PULAULAUT - Dalam kunjungan kerja ke Kotabaru, Kalimantan Selatan, Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Ferry Mursyidan Baldan menyerahkan surat kepemilikan hak tanah sebanyak 2.950 untuk Kabupaten Kotabaru, Sabtu, digedung Parisbarantai.

Hak atas kepemilikan tanah atau legalisasi asset tersebut yaitu, legalisasi asset prona sebanyak 2.750 bidang, legalisasi asset lintas sektor nelayan sebanyak 100 bidang, dan legalisasi asset lintas UMK atau UKM sebanyak 100 bidang.

Dalam sambutannya, Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Ferry Mursyidan Baldan, menyampaikan dengan pembagian sertikasi ini nantinya tidak ada lagi sertifikat tanah yang tidak sesuai dengan tata ruang.

"Melalui program legalisasi sertifikat prona, Kementerian Agraria akan memberikan kemudahan kepada masyarakat dan tidak ada lagi kesusahan untuk mendapatkan hak atas sertifat tanahnya," jelas Ferry.

Dibeberkannya, nanti ada rencana program sertifikasi untuk rumah ibadah, pondok pasantren, dan perkantoran. Hal ini agar tidak terjadi lagi kasus penggusuran dengan tujuan memberikan keadilan oleh negara kepada masyarakat terutama masalah pertanahan.

Ditambahkan Kakanwil Badan Pertanahan Provinsi Kalimantan Selatan, Binsar Simbolon, bahwa memang legalisasi untuk Provinsi belum seratus persen tercapai dikarenakan banyak kendala yang harus dihadapi.

"Memang banyak kendala yang kita hadapi  seperti struktur geografis, jadi diharapkan dengan diberikannya sertifikasi ini pembangunan di daerah bisa tercapai," ujar Simbolon.

Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, mengakui bahwa tata ruang di Kabupaten Kotabaru perlu  dibenahi dan dengan kedatangan Menteri Agraria diharapkan bisa memberikan wejangan mengenai tata ruang terutama daerah pesisir agar dapat di atur.

Penyerahan hak kepemilikan tanah tersebut dilakukan secara simbolis yang diwakili oleh tujuh orang warga sesuai bidang masing masing.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online