-->

Jadwal KM Sabuk Nusantara Mendadak Ditunda, Warga Pulau Sembilan Terancam Terisolasi

GEMA, PULAUSEMBILAN - Operasional kapal yang melayani warga di beberapa pulau berpenghuni di Kecamatan Pulau Sembilan ke ibu kota kabupaten Kotabaru, bakal molor.

Semula dijadwalkan pada 1 Januari 2016. Sebabnya, proses lelang telah selesai dan kapal yang melayani jalur pelayaran itu pun sudah pasti, yakni KM Sabuk Nusantara 55.

Kenyataan, datang pemberitahuan dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memerintahkan untuk tidak melakukan kontrak terlebih dulu. Ketiadaan kapal, membuat warga kepulauan itu terancam terisolasi.

Kepala Kantor Administrator Pelabuhan (KSOP) Kotabaru, Sadeli M, saat dikonfirmasi, membenarkan belum bisa memastikan jadwal beroperasinya kapal negara KM Sabuk Nusantara 55.

Ia mengakui, beberapa waktu lalu pernah menargetkan kapal negara itu akan beroperasi dan melayani transportasi ke Pulau Sembilan paling lambat 1 Januari 2016. Apalagi lelang atau tender untuk kapal yang akan melayani, sudah dilaksanakan telah ada pemenangnya.

Pemenang lelang pun, sudah ada, ujarnya. Tinggal menunggu waktu karena masih masa sanggahan kalau ada yang melakukan sanggahan.

Namun belakangan, tambah Sadeli, pihaknya menerima instruksi Dirjen Perhubungan Laut yang meminta agar tidak melakukan kontrak terlebih dulu.

"Intruksi Dirjen, jangan melakukan kontrak dulu. Tentang sebabnya, kami tidak diberitahu. Kami cuma diberitahu akan ada petunjuk teknis yang nanti disampaikan," ucap Sadeli, Minggu (27/12).

Dengan adanya instruksi tersebut, Sadeli memastikan, rencana operasional kapal negara KM Sabut Nusantara 55 yang ditargetkan pada 1 Januari 2016 dianulir. “Ya jelas dianulir," tegas Adeli.

Menyikapi kekosongan transportasi tujuan Pulau Sembilan, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Kadishubkominfo) Kotabaru, Sugian Noor, mengatakan, secepatnya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Prioritas pertama mencarikan solusi sebelum kapal negara resmi beroperasi dengan harapan agar masyarakat kepulauan tidak terancam terisolasi.

"Adpel juga harus mencarikan kapal pengganti yang bisa dioperasionalkan antara satu atau dua bulan sambil menunggu kapal negara beroperasi," ungkapnya.

Tetapi untuk mengambil kebijakan berupa pengoperasian kapal sementara, dirinya berharap tidak dipersoalkan pihak lain.

"Kebijakan kapal sementara, demi kepentingan masyarakat supaya mereka tidak terisolir. Jangan sampai nantinya yang mengambil kebijakan, malah dipidanakan," jelasnya.

Sebelumnya, ditambahkan Sugian, masyarakat bisa menggunakan kapal nelayan untuk transportasi. Dengan catatan, harus siap alat keselamatan seperti pelampung.

"Biasanya kapal nelayan punya alat keselamatan untuk mereka," kata Sugian.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, mengingatkan kalau pihaknya tidak menghendaki terjadi kekosongan kapal yang dapat mengakibatkan rawan stok pangan dan obat-obatan seperti pernah terjadi beberapa waktu lalu.

Menurut Syairi, apabila peristiwa terulang dipastikan akan kembali menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

“Seperti, menipisnya stok bahan makanan, obat dan lainnya, yang menjadi kebutuhan masyarakat kepulauan di sana,” tukasnya,

Oleh karena itu ia menegaskan, siap mendukung Dishub jika ada rencana menanyakan persoalan tersebut ke kementerian. Selain itu juga meminta pihak terkait, seperti Adpel, agar bekerja sama dengan pihak-pihak terkait lainnya.

"Harus ada tindakan untuk segera mengoperasikan . Jangan menunggu-nunggu lagi," tekannya.









- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Sayed Ungguli Iqbal di Kotabaru, Selisih 332 Suara

GEMA, PULAULAUT - Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara calon Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru, Kalsel Hasil dari penghitungan itu pasangan calon (paslon) Sayed Jafar Alydrus-Burhanuddin unggul dengan peroleh suara 44.873.

Angka itu hanya selisih 332 suara dari paslon M Iqbal Yudian Noor Sahiduddin yang memeroleh 44.541 suara.

Komisioner KPU Kotabaru, Divisi Hukum dan Pengawasan, Akhmad Gafuri, membenarkan paslon Sayed-Burhanuddin unggul berdasarkan pleno rekapitulasi yang berakhir tadi malam.

"Ya. Paslon Sayed Jafar Alydrus-Burhanuddin unggul dalam rekapitulasi penghitungan berakhir tadi malam," katanya.

Sementara untuk paslon gubernur/wakil guhbernur, paslon Sahbiri-Rudy Resnawan unggul peroleh suara 77.079, disusul paslon Zairullah Azhar-M Sapi'i dengan jumlah 50.847, kemudian Muhidin-Gusti Fariz Hasan Aman dengan 27.022.









- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Besok, KPU Kotabaru Laksanakan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara

GEMA, PULAULAUT - Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan gubernur/wakil gubernur Kalsel, bupati/wakil bupati Kotabaru tingkat kabupaten oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimulai besok, Rabu (16/12/2015).

Sesuai dijadwalkan KPU, rekapitulasi hasil pilkada 2015 dilaksanakan di Gedung Paris Barantai, Jalan Jendral Sudirman, sekitar pukul 10.00 Wita, dalam pengawalan ketat petugas.

Rekapitulasi dilaksanakan secara terbuka dihadiri seluruh PPK (panitia pemilihan kecamatan), Panwaslu, dan saksi pasangan calon (paslon).

Komisioner KPU Kotabaru, Divisi Hukum dan Pengawasan, Akhmad Gafuri, menyatakan, PPK, Panwaslu, dan saksi paslon diberi kartu pengenal (ID Card).

"Diberi ID Card karena mereka mempunyai hak bicara. Pleno bersifat terbuka," ujar Gafuri, Selasa (15/12/2015).

Menurut Gafuri, untuk pengamanan saat rekapitulasi penghitungan suara, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Resort (Polres) Kotabaru.










- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Indocement dan PWI Kunjungi Panti Asuhan

GEMA, PULAULAUT - Terkait kegiatan Media Gathering akhir tahun, Manajemen PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk (ITP) Tarjun dan para Awak Media mengunjungi Panti Asuhan Al Istiqomah di Jalan Bima Kotabaru, Jumat (11/12/15).

Management PT ITP, Nor Imansyah mengatakan “Perlu disyukuri kali ini ITP dan PWI bisa kembali melaksanakan kegiatan rutin Media Gathering di akhir tahun 2015 ini dengan melakukan silaturrahmi ke salahsatu panti asuhan di Kotabaru”.

Dalam kunjungan itu, kata Imansyah, intinya selain bertujuan untuk meningkatkan jalinan silaturrahmi dengan anak-anak yatim yang tinggal di Panti Asuhan, juga ingin memberikan perhatian dan berbagi dengan mereka.

Imansyah menambahkan, pada kunjungan ini kami juga memberikan beberpa bantuan peralatan olahraga berupa bola futsal 2 biji, bola volley 2 biji dan net volley serta uang tunai Rp 2 juta.

Ketua PWI Kabupaten Kotabaru, Imam Hanafi mengatakan, "Kegiatan kunjungan ke panti asuhan tentu harus diberikan apresiasi karena sebelumnya kegiatan Media Gathering belum pernah dilakukan, paling tidak kegiatan positif ini membawa banyak manfaat, terlebih bisa menyentuh adik-adik kita yang sangat membutuhkan sentuhan dan kasih sayang".

Sementara itu, Ustadz Yazid selaku Wakil Pengasuh Panti Asuhan Al Istiqomah menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kunjungan media gathering oleh PT ITP dan PWI di panti asuhan ini.

"kami mengucapkan terima kasih kepada Management PT ITP dan rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI telah menyempatkan mengunjungi anak-anak panti," ujarnya.

Menurut dia, panti asuhan Al Istiqomah dihuni bukan hanya anak yatim, namun juga ada yang tidak mampu dan dhuafa jumlahnya sekitar 15 anak.

Namun demikian, lanjutnya meskipun jumlah anak panti hanya sedikit, pihaknya berkomitmen mendidik mereka dengan maksimal karena memang diluar banyak sekali pengaruh negative yang dapat merusak anak seusia mereka itu.

"Mengurus panti perlu kesabaran dan ketegasan. Kalau tidak ada ketegasan bisa terjadi hal-hal tak diinginkan yang dilakukan oleh anak panti," ungkap Yazid.










- Penulis : Agus Rifani Indocement - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Indocement Berikan Beasiswa Untuk Siswa Berprestasi

GEMA, CITEUREUP - 180 mahasiswa berprestasi di Indonesia, menerima bantuan beasiswa dari produsen semen Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk., (Indocement). Program beasiswa diberikan oleh Indocement kepada mahasiswa berprestasi yang memenuhi berbagai kriteria penilaian dan penulisan makalah.

Selain untuk program pendidikan S1, beasiswa juga diberikan untuk tingkat SD, SMP, SMA, Diploma, S2 hingga tingkat doctoral. Sampai dengan saat ini, total penerima beasiswa Indocement mencapai 12.634 orang.

Sejak Senin, 8 Desember 2015 lalu, berturut-turut diserahkan beasiswa periode 2015-2016 kepada seluruh mahasiswa S1. Acara pemberian beasiswa diawali di komplek pabrik Citeureup, Bogor kemudian di komplek pabrik Palimanan, Cirebon, serta di Kampus ITB Bandung.

Acara sejenis masih akan berlanjut ke perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Penyerahan rencananya akan diakhiri di komplek pabrik Tarjun, Kabupaten Kotabaru, untuk penerima beasiswa yang berasal dari perguruan tinggi di Kalimantan Selatan.

Pemberian beasiswa yang diadakan di Citeureup, diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari Institut Pertanian Bogor, Universitas Pakuan, Universitas Ibnu Khaldun, dan Universitas Indonesia.

Sementara pemberian beasiswa di Palimanan ditujukan kepada mahasiswa dari Universitas Swadaya Gunung Jati serta Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Cirebon. Turut hadir dalam acara tersebut Rektor dan pimpinan perguruan tinggi masing-masing.

Dalam pemaparannya, Kuky Permana, Direktur Eksekutif Indocement, menyampaikan bahwa beasiswa yang diberikan merupakan bagian dari kontribusi Indocement dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Generasi muda merupakan harapan kita semua dan harus terus diperhatikan perkembangannya, khususnya di bidang pendidikan, agar kita bersama terus dapat mencetak sarjana yang berkualitas dan memiliki kompetensi dalam persaingan global di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Kuky berharap agar penerima beasiswa dari produsen semen Tiga Roda ini dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang cepat dan meraih indeks prestasi maksimal.

Sementara itu di Palimanan, CSRS Manager Sahat Panggabean mengharapkan mentoring yang akan diberikan oleh staf dan karyawan Indocement kepada para penerima beasiswa dapat membantu capaian prestasi yang maksimal baik secara akademik maupun non-akademik.

Pemberian beasiswa merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Pilar Pendidikan. Program CSR Indocement terdiri atas lima Pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan keamanan. Perusahaan juga menjalankan program pengembangan secara berkelanjutan (sustainable development program) untuk menciptakan kemandirian masyarakat agar dapat terus meningkatkan kehidupan yang bermutu.










- Penulis : Agus Rifani Indocement - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sekolah Tukang Semen Tiga Roda Diikuti 100 Peserta

GEMA, BANJARMASIN - Sekolah Tukang Semen Tiga Roda (Setara) "Kegiatan Fasilitas Kompetensi Mandor Batu Menggunakan Mobile Training Unit (MTU)" digelar Balai Pelatihan Konstruksi Wilayah III Banjarmasin didukung PT Indocement Tunggal Prakarsa, Politeknik Negeri Banjarmasin, dan LPJK Provinsi Kalsel, di aula Poltek Banjarmasin, Senin (14/12).

Direktur Komersial dan Sales Marketing Division Manager PT Indocement Tunggal Prakarsa Troy Dartojo Soputro mengungkapkan, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sebagai Tiga Roda menyelenggarakan program Setara, setelah 5 batch sebelumnya di Bandung (batch 1-2), Malang (batch 3), Semarang (batch 4), Denpasar (batch 5), dan kini terlaksana di Kota Banjarmasin (batch 6).

Kegiatan diikuti 100 peserta berlangsung 14-16 Desember 2015 di aula Politeknik Banjarmasin

Peluncuran Setara diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga konstruksi di Indonesia untuk menciptakan tenaga terampil yang siap bersaing."Ya, kehadiran Setara memiliki nilai lebih profesional, berkualitas untuk mencapai kepuasan pelanggan dalam membangun kehidupan bermutu sesuai motto Indocement yakni Turut Membangun Kehidupan Bermutu," katanya didampingi Corporate Secretary PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pigo Pramusakti.

Target Setara, sambung Troy, akan tercetak 10 ribu tukang bangunan tersertifikasi sebelum 2020.

Peserta Setara tidak hanya mendapatkan pengetahuan dalam bidang keterampilan konstruksi saja, namun peserta juga diberikan pelatihan mengenai perundang-undangan tentang jasa konstruksi, praktik kesehatan dan keselamatan kerja (K3), manajemen konstruksi, perencanaan anggaran biaya dan pengajuan tenden, kewirausahaan serta aplikasi produk terkini dalam dunia konstruksi.










- Penulis : Agus Rifani Indocement - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Sayed Jafar-Burhanuddin Unggul 30,98 Persen

GEMA, PULAULAUT - Pasangan calon bupati dan wakil bupati H Sayed Jafar Alaydrus-Burhanuddin hasil sementara penghitungan suara memperoleh 20.267 suara atau sekitar 30,98 persen  pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotabaru Mohammad Erfan, di Kotabaru, Sabtu mengatakan, saat ini tim telah menginput data dari 355 tempat pemungutan suara (TPS) atau sekitar 41,18 persen dari total TPS di Kotabaru sebanyak 862 TPS.

"Data yang ada ini dinamis sewaktu-waktu masih bisa berubah, karena masih banyak data yang belum masuk," katanya. 

Pasangan H Mumahammad Iqbal Yudiannoor-H Sahiduddin, memeperoleh 17.422 suara atau 26,63 persen, dan pasangan H Rudi Suryana-M Rezki Oktavianoor, dengan memperoleh 11.834 suara atau sekitar 18,09 persen.

Selanjutnya, pasangan H Muhamad Alamsyah-H Risdianto Haleng HB memperoleh 10.062 suara atau sekitar 15,38 persen.

Pasangan H Irhami Ridjani-H Syamsul Alam Azhar memperoleh 4.929 suara atau sekitar 7,53 persen, dan pasangan H Alpidri Supian Noor-H Gt Syafrin Masrin memperoleh 901 suara atau sekitar 1,38 persen.

Dari 21 kecamatan di Kotabaru, baru lima kecamatan datanya sudah masuk 100 persen, yakni, Kecamatan Kelumpang Barat, Pulaulaut Barat, Pulaulaut Kepulauan, Pulaulaut Tengah dan Pulau Sebuku.

Sementara kecamatan yang lainnya, data yang masuk cukup berfariasi, seperti, Kecamatan Sungai Durian data masuk 96,43 persen, dan Pulaulaut Utara data masuk sekitar 28,85 persen.

Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar data masuk sekitar 96 persen, Pulaulaut Selatan data masuk sekitar 73,91 persen, dan Pamukan Utara data masuk sekitar 98,08 persen, serta Kelumpang Hilir data masuk sekitar 60 persen.









- Sumber : kalsel.antaranews.com
Share:

Pasangan Iqbal-Sahiduddin Unggul 28,68 Persen Pilkada Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Pasangan H Muhammad Iqbal Yudianor-H Syahiduddin hasil sementara memperoleh 28,68 persen mengungguli lima pasangan calon lain dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotabaru Muhammad Erfan, di Kotabaru, mengatakan, pasangan Iqbal-Syahiduddin memperoleh suara sekitar 28,68 persen dari suara sah yang masuk berjumlah 146.815 suara.

"Data ini masih bersifat sementara dan tidak mengikat karena sewaktu-waktu masih bisa berubah," kata Ketua KPU Kotabaru menjelaskan.

Dia mengemukakan, suara sah yang masuk pada Rabu pukul 11.45 Wita mencapai 64.80 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 226.559 suara.

Dikatakan, pasangan Sayed Jafar Al Idrus-Burhanuddin memperoleh 28,16 persen, disusul pasangan Rudy Suryana-Rezky Octavianor memperoleh 18,57 persen.

Pasangan Muhammad Alamsyah-Risdianto Haleng memperoleh 14,93 persen, pasangan Irhami Ridjani-Syamsul Alam memperoleh sekitar 7,72 persen, dan pasangan Alpidri Supian Nor-Gusti Syafrin Masrin memperoleh 1,94 persen.

Sebelumnya, Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum Kotabaru A Gapuri mengungkapkan, KPU menurunkan petugas dari sekretariat untuk memungut laporan hasil penghitungan suara sebagai bahan laporan ke Gubernur.

"Mereka ditugaskan untuk mengambil formulir C untuk KPU yang akan discanner, sebagai bahan laporan dan rekapitulasi hasil penghitungan sementara pemilihan kepala daerah," katanya.

Gapuri mengakui, petugas di Tempat Pemungutan Suara perlu waktu untuk memindahkan laporan dari C1 plano ke formulir C, sehingga tidak dapat segera melaporkan hasil penghitungan suara tersebut ke KPU dengan cepat.

Untuk membantunya, KPU menerjunkan beberapa petugas dari sekretariat untuk `jemput bola`, agar laporan hasil penghitungan suara bisa disampaikan sesuai jadwal.









- Sumber : kalsel.antaranews.com
Share:

Sayed Jafar-Bahruddin Sementara Unggul Pilkada Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Pasangan Sayed Jafar Al Idrus-Burhanuddin berdasarkan hasil penghitungan sementara unggul dari lima pasangan yang lain pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotabaru M Erfan, didampingi Divisi Hukum KPU Kotabaru A Gapuri, di Kotabaru, Rabu mengatakan, pasangan Sayed Jafar Al Idrus (SJA)-Burhanuddin dalam perhitungan sementara memperoleh 7.333 suara.

"Disusul pasangan Muhammad Iqbal Yudianor dengan Syahiduddin dengan memperoleh 6.558 suara, dan pasangan Rudy Suryana-Rezky Octavianor memperoleh 4.421 suara," ujarnya.

Sedangkan pasangan Muhammad Alamsyah-Risdianto Haleng memperoleh 3.933 suara, pasangan Irhami Ridjani dengan Syamsul Alamsyah memperoleh 1.827 suara, dan pasangan Alpidri Supian Noor dengan Gusti Syafrin Masrin memperoleh 538 suara.

Erfan mengemukakan, sedangkan untuk calon gubernur dan wakil gubernur, pasangan Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan memperoleh 6.543 suara, disusul pasangan H Zairullah Azhar dan HM Syafi`i memperoleh 5.033 suara, dan pasangan H Muhidin - H Farid memperoleh 2.887 suara.

Ketua KPU mengemukakan, hasil penghitungan sementara tersebut merupakan hasil hitung cepat atau "real count" KPU Kotabaru pada pukul 20.45 Wita.

Sedangkan untuik suara tidak sah, KPU Kotabaru mencatat sebanyak 688 suara.

"Prosentase hasil penghitungan sementara tersebut sebesar 11 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 225.563 jiwa," demikian Gapuri.









- Sumber : kalsel.antaranews.com
Share:

Nelayan Kotabaru Terima Bantuan Apartemen Ikan

GEMA, PULAULAUT - Nelayan Desa Gedambaan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan mendapatkan bantuan apartemen ikan sebagai tempat untuk perkembangbiakan ikan yang aman dari predator.

Apartemen ikan adalah rumah ikan buatan sebagai habibat baru ikan dan biota laut yang berfungsi sebagai pengganti terumbu karang yang telah rusak. Bentuknya mirip apartemen yang dihuni manusia yakni bertingkat dan memiliki kamar-kamar.

Kepala Dinas Kelautan dan perikanan Kotabaru H Talib, di Kotabaru, Sabtu mengatakan, tahap awal nelayan Kotabaru baru bisa mendapatkan tiga unit apartemen ikan dari APBD Provinsi Kalsel.

"Kita tahun depan mengalokasikan anggaran minimal untuk 10 unit apartemen ikan," kata Talib.

Menurut Talib, dengan apartemen ikan tersebut berbagai jenis ikan yang masih kecil bisa masuk agar tidak dimangsa oleh ikan besar atau predator, sehingga pada masanya nanti apabila ikan tersebut sudah besar maka nelayan tinggal mengambil dengan mudah.

"Nelayan cukup menggunakan alat pancing atau yang lainnya sudah bisa mengambil ikan yang berlindung di apartemen ikan tersebut dengan mudah," ujarnya.

Selain menjadi tempat hidupnya biota laut terutama berbagai jenis ikan, apartemen ikan apabila sudah cukup banyak juga bisa dijadikan salah satu obyek wisata, seperti yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah Probolinggo, Jawa Timur.

Talib menargetkan, ke depan kelompok nelayan di desa-desa pesisir di Kotabaru memiliki apartemen ikan untuk membantu nelayan dalam meningkatkan kesejahteraanya.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Balai Besar Perikanan Ikan (BBPI) Semarang untuk menindaklanjuti pengembangan penanaman apartemen ikan di Kotabaru.

Hingga saat ini, jumlah nelayan di Kotabaru sekitar 16.000 orang. Mereka menggunakan berbagai jenis alat tangkap.

"Mereka menggunakan alat tangkap sesuai musimnya, bisa menggunakan pancing, jaring, lampa dasar atau yang lainnya," paparnya.

Kasi Sumberdaya Ikan DKP Provinsi Kalimantan Selatan Rita Zairina mengatakan apartemen ikan ini ditanam di perairan Kotabaru akan diberi tanda dalam radius satu mil dari bibir pantai.










- Sumber : kalsel.antaranews.com
Share:

Gedung Serbaguna Pulau Sembilan Batal Dibangun Gara-gara Status Cagar Alam

GEMA, PULAUSEMBILAN - Ditetapkannya Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, sebagai kawasan cagar alam menjadi ancaman laju pembangunan di wilayah itu.

Salah satu dampaknya, rencana pembangunan gedung serbaguna diharapkan masyarakat pun terpaksa dianulir.

Hal itu dikemukakan Saharuddin, Kepala Desa Tengah, Pulau Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, melalui telepon selularnya, Jumat (4/12/2015).

Menurut Saharuddin, dengan ditetapkan Pulau Sembilan secara keseluruhan sebagai kawasan cagar alam sudah pasti menjadi indikator penyebab pembatasan pembangunan ke arah sana.

"Kami sudah tinggal di wilayah kecil dan terpencil dengan kondisi terisolasi. Ditetapkan sebagai cagar alam jelas sebuah pembatasan," tegas Sahruddin.

Ditambahkan dia, menjadi salah bukti terhambatnya pembangunan setelah ditetapkan Pulau Sembilan sebagai cagar alam.

Dinas Pemuda Olahraga terpaksa membatalkan rencana membangun gedung serbaguna.










- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Logistik Pilkada Mulai Bergerak ke PPK

GEMA, PULAULAUT - Pesta demokrasi tinggal sembilan hari lagi. Semakin dekatnya pelaksanaan pilkada serentak KPU Kotabaru terus mendistribusikan logistik.

Sampai dengan hari ini tercatat sudah 12 kecamatan yang didistribusikan logistik untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru

Kepala Gudang penyimpanan logistik,KPU Kotabaru, Abdul Hamid, mengatakan, sampai hari ini sudah 12 kecamatan logistik didistribusikan.

Antara kecamatan Pulausembilan, Pamukan Utara, dan beberapa kecamatan lainnya.

Untuk keamanan, saat logistik didistribusikan selain dicek petugas PKK juga diberi pengaman seperti plastik.

"Hari ini kecamatan Sampanahan. Sudah 12 kecamatan, tersisa 9 kecamatan yang belum," kata Hamid didampingi Kepala Kendali regu dua Polres Kotabaru melakukan pengamanan logistik, Iptu Sutrisno.











- Sumber : Banjarmasinpost
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah