Rabu, 24 Juni 2015

Indocement Gelar Training Guru TPA

Indocement Gelar Training Guru TPA

GEMA, TARJUN - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) Unit Pabrik Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru kembali memberikan pelatihan kepada masyarakat, khususnya para Pengajar atau Guru TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an) di 10 desa-desa binaan dan kegiatan ini merupakan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Indocement pada Pilar Pendidikan.

Sebanyak 30 Guru dari 15 TPA mengikuti pelatihan tilawati untuk Guru TPA yang dilaksanakan di aula Masjid Al Amin Desa Serongga Kecamatan Kelumpang Hilir Kab.Kotabaru.

Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dan dibuka oleh CSR Section Head Indocement Pabrik Tarjun, Yanuar Arif, sedangkan para instruktur dari Pengurus Cabang Tilawati Kalimantan Selatan dan Tilawati Al Baqir Banjarbaru.

Intruktur Pelatihan, H Umairah Bakir mengatakan “Materi yang kami sampaikan diantaranya pembelajaran Al Qur’an yang menyenangkan, menjadi guru TPA yang efektif, manajemen dan pengelolaan yang baik dan metode pembelajaran yang tepat”.

Umairah melanjutkan “Pelatihan ini sudah berdasarkan standarisasi dari BKPRMI dan sangat mendukung bagi para guru agar menjadi pendidik yang handal dan mampu mencetak output yang berkualitas”.

Salahsatu peserta dari TPA Al Hijrah Desa Tegalrejo, Achmad Samhari Sholeh menyampaikan "Sebelumnya, kami telah mendapatkan training metode qiro’ati dan metode at-tanzil dan materi kali ini yang disampaikan sangat mudah kami pahami karena identik dengan dilagukan dan media yang ditampilkan sangat bagus dan jarang ditemui, kemudian penjelasan para instruktur sangat baik serta mudah dimengerti.Dan pelatihan ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan terutama kami selaku guru TPA”.

Lebih jauh, training ini sangat berguna untuk memudahkan kami melaksanakan proses belajar mengajar, kami kira pendidikan seperti ini mahal dan tidak gampang didapatkan para Guru karena itu kami ucapkan terima kasih kepada para Penyelenggara terutama Perusahaan”, Samhari melanjutkan.

Sementara itu, CSR Section Head Indocement Pabrik Tarjun, Yanuar Arif menjelaskan "Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru TPA di desa-desa binaan Indocement sehingga pendidikan agama anak-anak sejak usia dini dapat diterapkan lebih efektif".

Lebih lanjut, Yanuar menjelaskan “Program CSR perusahaan dengan 5 pilar pembangunan dengan difokuskan kepada pemberdayaan dan salahsatu pilar adalah dibidang pendidikan termasuk pendidikan agama. Dan pelatihan tilawati kepada guru-guru TPA adalah bukti dan wujud kepedulian perusahaan dalam turut serta meningkatkan SDM di desa binaan”.

“Program-program terkait TPA adalah diadakannya secara rutin Festival Anak Sholeh (FAS) dengan harapan muncul bibit muda untuk kegiatan FAS di tingkat kecamatan, kabupaten bahkan nasional”, tambah Yanuar.

Sementara itu, Camat Kelumpang Hilir Budi Antara menyatakan apresiasinya penyelenggaraan pelatihan tilawati untuk para guru TPA yang dilaksanakan Indocement dan program ini sangat baik untuk meningkatkan SDM” katanya.

Budi berharap program CSR yang dilaksanakan Indocement ini terus berlanjut dengan kegiatan-kegiatan yang juga bermanfaat bagi masyarakat.










- Penulis : Humas Indocement - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 16 Juni 2015

Pendapatan Pameran Ekspo Saijaan 2015 Rp3,3 Miliar

Pendapatan Pameran Ekspo Saijaan 2015 Rp3,3 Miliar

GEMA, PULAULAUT - Tak terasa sejak tanggal 6 Juni lalu pameran ekspo saijaan di buka hingga batas akhir Senin, (15/6/2015) malam, perputaran uang yang di peroleh sekitar Rp3,3 miliar rupiah.

Seluruh rangkaian kegiatan pameran yang diikuti sekitar 343 stand gabungan dari instansi pemerintah, perusahaan, perbankan, dan pedagang.

Hal tersebut di laporkan oleh ketua panitia pelaksana Zainal Abidin, yang sehari hari sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kotabaru, pada malam penutupan pameran.

"Alhamdulillah, selama 10 hari pelaksanaan kegiatan pameran semuanya berjalan lancar dengan omset sekitar Rp.3.3 miliar," tuturnya.

Ia, pun menambahkan bahwa dalam penyelenggaraan pameran saijaan ekspo tersebut di gelar panggung hiburan rakyat, angket berhadiah, kontes pengrajin batu akik, layanan hiburan rakyat, dan festival budaya kesenian.

Acara resmi di tutup oleh Asisten III, H Rizan Fahriansyah, Senin, (15/6/2015) malam, di panggung DKD Siringlaut dan di saksikan oleh seluruh kepala SKPD hingga camat di 21 kecamatan serta Forkopinda.

"Pembangunan di Kotabaru saat ini sudah lebih maju dan sejahtera, diharapkan kedepannya Sumber daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA) yang kita miliki dapat dipergunakan untuk masyarakat," ucap H Rizan membacakan sambutan bupati.

Sekedar diketahui pemenang stand pameran instansi terbaik adalah dari Dinas Kehutanan, terbaik kecamatan dari Kecamatan pamukan Utara, terbaik untuk dunia usaha dan perbankan dari PKK Kotabaru.  










- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Stand Pameran Dinas Kehutanan Terbaik Pertama

Stand Pameran Dinas Kehutanan Terbaik Pertama

GEMA, PULAULAUT - Selama 10 hari pelaksanaan pameran ekspo Saijaan 2015 berlangsung dalam rangkaian peringatan hari jadi Kotabaru ke 65, dan stand pameran dari Dinas Kehutanan dinyatakan sebagai stand terbaik pertama dari ratusan stand yang ikut dalam acara tersebut.

Acara ditutup langsung oleh Asisten III, H Rizan Fahriansyah, Senin, (15/6/2015) malam dan di saksikan oleh seluruh kepala SKPD hingga camat di 21 kecamatan serta Forkopinda.

Stand pameran ekspo sendiri di bagi menjadi beberapa kriteria penilaian, yaitu, stand terbaik, stand kecamatan, stand dunia usaha dan perbankan.

"Pembangunan di Kotabaru saat ini sudah lebih maju dan sejahtera, diharapkan kedepannya Sumber daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA) yang kita miliki dapat dipergunakan untuk masyarakat," ucap H Rizan membacakan sambutan bupati.

Sekedar di ketahui ada sekitar 343 stand pameran yang ikut berpartisipasi dalam ekspo saijaan 2015 kali ini, baik dari SKPD, kecamatan, BUMN, BUMD, dan dunia usaha serta perbankan.

Untuk kriteria juara stand terbaik yaitu, terbaik satu Dinas Kehutanan, terbaik dua Polres Kotabaru, terbaik tiga TNI AL Kotabaru, terbaik empat Dinas Pertanian, terbaik lima Dinas pendidikan dan Kebudayaan, dan terbaik enam Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah.

Dan juara stand kecamatan, yaitu, terbaik satu Kecamatan Pamukan Utara, terbaik dua Kecamatan Pulau Laut Selatan, terbaik tiga Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar.

Sedangkan juara harapan untuk stand kecamatan adalah, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, dan Kecamatan Kelumpang Utara.

Stand terbaik kriteria dunia usaha dan perbankan adalah, terbaik satu PKK Kotabaru, terbaik dua Bank Kalsel, terbaik tiga bank BRI, dan terbaik empat STIKIP Kotabaru.

Zainal Abidin selaku kepala Dinas Koperasi dan UKM, juga ketua panitia pelaksana menyampaikan ucapan terimaksih kepada semua peserta pameran saijaan ekspo 2015 atas partisipasinya dalam memeriahkan hari jadi Kotabaru ke 65 tahun 2015.

"Seluruh kegiatan pameran yang berlangsung selama 10 hari ini berjalan dengan baik," ungkapnya.










- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 14 Juni 2015

Peternak Binaan Indocement Berhasil Berkembang

Peternak Binaan Indocement Berhasil Berkembang

GEMA, TARJUN - Program peternakan sapi dan kambing yang dilaksanakan Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun, Kotabaru, di 11 desa binaan, sejak tahun 2013 lalu, kini membuahkan hasil.

Hanya dalam waktu dua tahun, dari 25 peternak yang dibina, tercatat ada 14 peternak yang digolongkan berhasil dan hampir berhasil mengembangkan usaha peternakannya.

SSECSR Dept Head Indocement Pabrik Tarjun Teguh Iman Basuki kepada wartawan di Kotabaru, mengatakan, awalnya kami memberikan bantuan dua ekor kambing kepada masing-masing peternak, ternyata mereka bisa mengembangbiakkannya hingga tiga sampai lima kali lipat.

Teguh mencontohkan, Kardi, peternak di Desa Langadai yang awalnya mendapat bantuan dua ekor kambing, sekarang hewan ternaknya itu berkembang biak menjadi 12 ekor. Dan Sunaryo, warga Desa Tarjun,dari dua ekor kambing yang kami berikan pada tahun 2013, kini berkembang menjadi 12 ekor, ungkapnya.

Selain itu, Musai, peternak di Desa Langadai, yang awalnya mendapat bantuan dua ekor sapi kini hewan ternak tersebut berkembang biak menjadi tujuh ekor.

Teguh menambahkan, program khusus peternakan kambing memasuki angkatan ketiga dan akan terus digulirkan kepada masyarakat di desa binaan.

"Indocement berkeinginan dengan sungguh-sungguh meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus turut serta dalam menciptakan peningkatan ketahanan pangan khususnya penyediaan daging," katanya.

Tentunya, imbuh Teguh, program CSR yang dilakukan perusahaan akan lebih bernilai jika pemerintah desa juga turut mendukung, mengawasi dan membina para UMKM yang ada sehingga juga dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

Di lain pihak ia berharap, para peternak juga harus bersungguh-sungguh untuk terus belajar dalam beternak sehingga mereka dapat memetik hasil yang maksimal dari usaha peternakan yang mereka jalankan.

Peternak dari Desa Serongga, Sumarji, mengaku keberhasilannya mengembangkan usaha ternak ini karena pengelolaan yang baik, seperti memberi pakan yang cukup, menjaga kebesihan kandang agar ternak tetap sehat dan tidak terserang penyakit.

Soal kendala dalam beternak kambing ini, menurut Sumarji, hampir tidak ada. ‘’Walaupun ada, seperti penyakit gatal dan kembung, dapat kami atasi sendiri,’’ katanya.

Kepala P3M Indocement I Wayan Kedep Sudhiarta menilai, kemampuan para peternak binaannya cukup bagus karena kemauan yang tinggi dan semangat untuk beternak.

Dia mengatakan, kendala yang dihadapi peternak umumnya adalah penyakit gatal yang disebabkan virus yang cepat menyebar, dan juga kelahiran prematur atau belum waktunya. "Namun, berkat koordinasi yang intensif dengan PPL dari Dinas Peternakan Kabupaten Kotabaru, penyakit-penyakit tersebut bisa ditanggulangi dengan cepat, dan dan juga agar tidak menyebar ke ternak yang lain," katanya.

Kepala Desa Serongga Muhammad Yasa mengatakan, khusus di desanya, ada dua kelompok peternakan kambing. Kelompok satu yang beranggotakan empat orang sudah berjalan setahun telah berhasil 90 persen. Sedangkan kelompok dua baru berjalan tiga bulan, masih dalam tahap perkembangbiakan.

"Pemasaran hasil ternak ini tidak sulit karena para pembeli dari desa-desa sekitar, bahkan dari kecamatan dan kabupaten, banyak berdatangan ke Serongga untuk mencari kambing, katanya.

Kami ingin, Desa Serongga ini nantinya menjadi sentra peternakan kambing, seraya mengatakan senang dengan program CSR Indocement yang mengena dan tepat sasaran.

Sementara itu, Camat Kelumpang Hilir Budi Antara menyatakana apresiasinya terhadap upaya pengembangan peternakan yang dilaksanakan Indocement di desa-desa binaan ini.

"Program ini sangat baik dalam membantu warga desa untuk meningkatkan kesejahteraan, dan diharapkan program CSR yang dilaksanakan Indocement ini terus berlanjut dengan kegiatan-kegiatan yang juga bermanfaat bagi masyarakat" ungkap Budi.










- Penulis : Humas Indocement - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Ratusan Warga Padati Halaman Siringlaut

Ratusan Warga Padati Halaman Siringlaut

GEMA, PULAULAUT - Ratusan warga Saijaan memadati halaman Siringlaut, Sabtu, (13/6/2015) malam, selain kunjungan rutin ke pameran ekspo saijaan mereka juga ingin melihat secara langsung festival budaya saijaan dari daerah lain.

Kepadatan pengunjung tersebut terjadi karena bertepatan dengan suasana malam minggu dan pameran ekspo saijaan yang diadakan pemkab Kotabaru selama 10 hari di Siringlaut.

Bukan hanya itu saja rangkaian kemeriahan hari jadi Kotabaru ke 65 tahun 2015 ini juga digelar dengan lomba pembuatan batu akik asal Kotabaru oleh Lanal dan Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif di lokasi yang sama.

Acara di buka langsung oleh Setda Kotabaru, H Suriansyah dan di hadiri kepala satuan kerja perangkat daerah setempat di panggung Dewan Kesenian Daerah (DKD) Siringlaut.

"Kesenian festival budaya ini harus terus dijaga kelestariannya hingga anak cucu nantinya," pesan bupati yang disampaikan oleh Setda.

Ditambahkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rairajuni, agar seni selalu menjadi kreatif daerah untuk memajukan kesenian di tingkat nasional.

Pegelaran festival budaya saijaan tahun 2015 ini diikuti oleh delapan kabupaten, diantaranya, Banjarbaru, Tabalong, Balangan, Tanah Bumbu, dan Banjarmasin. Dan dimeriahkan pula oleh organisasi seni dari 21 kecamatan yang ada di Kotabaru.

Informasi dari panitia pelaksana bahwa besok, Minggu, (14/6/2015) kembali akan digelar karnaval seni budaya yang diikuti oleh 13 kabupaten dan kota se Kalsel.

Rute yang akan di lewati peserta nantinya star Siringlaut depan kantor bupati, H Agussalim, Pangeran Diponogoro, Pangeran Hidayat, Suryaganggawangsa, Pangeran Indra Kesuma, Putri Cipta Sari, hingga kembali ke Siringlaut.










- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 13 Juni 2015

Tarian Etnik Meriahkan Hari Jadi Kotabaru ke 65

Tarian Etnik Meriahkan Hari Jadi Kotabaru ke 65

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangkaian memeriahkan hari jadi Kotabaru ke 65 tahun 2015, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Festival Budaya Saijaan (FBS), Sabtu, (13/6/2015) di halaman Siringlaut.

Festival budaya tersebut menampilkan tarian etnik daerah yang di bagi dalam dua sesi yaitu, tingkat Kabupaten Kotabaru pada siang hari dan Tingkat Kalimantan Selatan pada malam harinya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rairajuni menyampaikan agar seni selalu menjadi kreatif daerah untuk memajukan kesenian di tingkat nasional.

Dan acara sendiri di buka langsung oleh Setda Kotabaru, H Suriansyah yang mewakili Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, dalam sambutan tersebut di singgung tentang peletakan batu pertama pembangunan jembatan penghubung daratan Kalimantan dengan Kotabaru oleh Gubernur Kalsel, Rudy Arifin.

"Kesenian festival budaya ini harus terus dijaga kelestariannya hingga anak cucu nantinya," pesan bupati.

Beberapa organisasi kesenian yang ada di Kotabaru pun unjuk kebolehan diantaranya dari Kecamatan Pulaulaut Tengah dengan tarian Rindang Jambangan, yang mana kolaborasi dari suku Bugis, Banjar dan Jawa yang ada di wilayah mereka.

Kesenian dari Kecamatan Pulaulaut Timur, Desa Langkang menyajikan tarian Tresno Budoyo yang begitu kental dengan aroma jawa.

Dan Kecamatan kelumpang Hilir, Serongga, tampil dengan tarian Paguyuban Simoyudo Reok, yang mana menggambarkan tentang kerajaan yang selalu menjaga kedamaian untuk kemajuan suatu daerah.

Sedangkan Kecamatan Pulaulaut Selatan, menurunkan sembilan orang dengan tarian Nusantara yang bertujuan untuk menyatukan Nusantara seluruh Indonesia.

Dan untuk kesenian tingkat provinsi Kalsel di ikuti oleh delapan kabupaten, yaitu Banjarbaru, Tabalong, Balangan, Tanah Bumbu, dan Banjarmasin.

Selain tari klosal panitia juga akan mengadakan karnaval seni budaya besok hari Minggu, (14/6/2015).

Panitia pelaksana sendiri berharap, dengan adanya seni tari klosal tersebut masyarakat Kotabaru khususnya dan Kalsel umumnya bisa lebih menjaga kerukunan antar agama, suku dan ras, karena kemajuan suatu daerah tidak akan terwujud bila masyarakatnya tidak akur dan rukun. 












- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Minggu, 07 Juni 2015

PT Indocement Raih Dua Penghargaan Bergengsi

PT Indocement Raih Dua Penghargaan Bergengsi

GEMA, TARJUN - PT Indocement Tunggal Prakarasa Tbk.(Indocement) meraih dua penghargaan bergengsi dalam bidang Corporate Social Responsibility (CSR), Kamis, (4/6/2015).

Kedua awarding berlangsung di tempat terpisah. Penghargaan yang pertama adalah “The Best Indonesia Green Awards” yang diberikan oleh La Tofi School of CSR bertempat di Ballroom Heritage, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, dan yang kedua adalah “Perusahaan yang Melaksanakan CSR dalam Bidang Lingkungan Hidup” yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten melalui Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang berlangsung di Gedung Kesenian Kabupaten Bogor.

Dalam penghargaan “Indonesia Green Awards” Indocement mendapatkan penghargaan untuk lima kategori yaitu Penyelamatan Sumber Daya Air, Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan, Pengembangan Keanekaragaman Hayati, Pelopor Pencegahan Polusi, dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terbaru.

Atas raihan penghargaan tersebut maka Indocement mendapat The Best Indonesia Green Award 2015.

Direktur Eksekutif Indocement, Kuky Permana, menyampaikan bahwa program CSR dengan orientasi lingkungan tidak terlepas dari peran local hero, dalam pembentukan local hero selalu kami tanamkan kesamaan visi dan misi lingkungan, yang bertujuan menjadikan local hero sebagai penggerak dan motivator bagi masyarakat lainnya.

“Saat ini Indocement telah membentuk 76 local hero yang tersebar di seluruh Indonesia dan diharapkan jumlah tersebut dapat terus berkembang dan memberikan pengaruh cukup besar bagi masyarakat penerima manfaat lainnya," ungkap Kuky.

Saat ini beberapa program CSR Indocement, seperti pembangunan pemandian Banyu Panas di area pabrik Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, pemanfaatan lahan hijau dan pengolahan sampah yang dikelola kelompok Sabilulungan di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, dan pelesatrian mangrove di Desa Langandai, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan sudah dijadikan pusat kunjungan bagi masyarakat domestik maupun internasional.

Sementara itu di Bogor, Aditya Purnawarman, CSR Department Head, menegaskan bahwa berjalannya program CSR Perusahaan merupakan bentuk kolaborasi yang baik antara Pemerintah dengan Perusahaan Swasta.

“Indocement berusaha untuk menerapkan pemahaman ke dalam masyarakat desa binaan untuk mengimplementasikan program pemerintah seperti pembentukan Desa Proklim dan Sekolah Adiwiyata".

Indocement saat ini telah mendapatkan juara dua tingkat nasional dalam aplikasi Program Kampung Iklim (Proklim) di Desa Cupang, Palimanan, Cirebon. Sementara Desa Bantarjati, Gunungsari, dan Desa Tajur yang berada di Wilayah Citeureup tengah dalam proses verifikasi untuk tingkat Nasional.

Keseluruhan program CSR Indocement, selain mengacu kepada lima Pilar CSR yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya dan keamanan, Perusahaan juga terus melakukan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan Sutainable Development Program (SDP) yang bertujuan untuk membangun kehidupan bermutu agar terbentuk masyarakat mandiri di desa binaan.










- Penulis : Humas Indocement - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 02 Juni 2015

KPU Lantik 105 Anggota PPK

KPU Lantik 105 Anggota PPK

GEMA, PULAULAUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotabaru terus melakukan tahapan persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serempak Desember 2015 mendatang. Diantara beberapa tahapan itu adalah pelantikan PPK (panitia pemilihan kecamatan).

Pelantikan PPK se-Kabupaten Kotabaru berlangsung di Gedung Mahligai Pemuda, di Jalan H Hasan Basri, Sabtu (30/5/2015) pagi.

Divisi Hukum dan Pengawasan, KPU Kotabaru Akhmad Gafuri, mengatakan, pelantikan anggota PPK berjumlah 105 orang.

Menurut Gafuri, 105 orang PPK yang dilantik terbagi dari 21 kecamatan. Masing-masing kecamatan lima orang PPK.

"Setelah pelantikan PPK akan dilakukan pelantikan PPS (panitia pemungutan suara)," kata Gafuri.

Gafuri menambahkan, untuk tahapan selanjutnya adalah penyerahan KTP dukungan calon perseorangan pada 11-15 Juni 2015.

"Setelah PPS dilantik, PPS yang akan melakukan verifikasi KTP dukungan calon perseorangan," katanya.










- Sumber : Banjarmasin Post
Kotabaru Siapkan 19.500 Porsi Makanan Gratis

Kotabaru Siapkan 19.500 Porsi Makanan Gratis

GEMA, PULAULAUT - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menyiapkan 19.500 porsi makanan gratis untuk memeriahkan hari jadi yang ke-65 pada 1 Juni.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kotabaru Rahardiyan, di Kotabaru, Minggu mengatakan, makanan gratis tersebut disiapkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kotabaru.

Penyediaan makanan gratis bagi masyarakat tersebut merupakan bagian dari rasa syukur kepada Allah SWT dalam memeriahkan hari Jadi Kotabaru ke-65.

"Setiap SKPD diwajibkan menyediakan 300 porsi untuk satu menu," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kotabaru Purwanto.

Dia menjelaskan, dari 19.500 porsi yang disiapkan terdapat delapan menu masakan, yakni, rawon, soto Banjar, soto Makassar, sate lontong, ketupat Kandangan, dan nasi sop.

Kabid Distribusi Akses Konsumsi dan Keamanan Pangan pada Badan Ketahanan Pangan Kotabaru Sumeli, menambahkan, makanan gratis tersebut disiapkan di lapangan terbuka di Taman Siring Laut Kotabaru.

Hingga hari ini terdapat 65 SKPD, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), instansi fertikal dan perusahaan swasta , yang menyatakan siap untuk menyiapkan porsi makanan gratis tersebut.

"Setelah upacara peringatan Hari Jadi Kotabaru ke-65, stan makanan gratis tersebut baru dibuka oleh panitia penyelenggara," terang Sumeli.

Ia memperkirakan, puluhan ribu porsi mkanana gratis tersebut akan ludes dalam waktu hanya dua jam.

Seperti tahun-tahun lalu, hanya sekitar dua jam makanan gratis tersebut ludes diserbu masyarakat dan pengunjung upacara hari jadi.

Menurut dia, menyediakan makanan gratis setiap memperingati hari jadi kabupaten mungkinan hanya ada di Kabupaten Kotabaru.

"Setelah bertanya dengan teman di kabupaten lain di Indonesia, mereka tidak pernah menyediakan makanan gratis," paparnya.










- Sumber : Antaranews.com
ITP Tuan Rumah Forum CSR ke-35

ITP Tuan Rumah Forum CSR ke-35

GEMA, TARJUN - Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Pemkab Kotabaru kembali dilaksanakan. Forum sinergitas antara pemerintah daerah dan perusahaan ke-35 itu dilaksanakan di Club House PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Tarjun, Rabu (27/5).

Forum CSR agenda rutin dilaksanakan per tiga bulan sekali, kali ini dilaksanakan oleh empat perusahaan dipusatkan di lingkungan perusahaan Indocement yaitu PT ITP Tbk, PT AKR Tbk, PT Golden Hope Nusantara (GHN), dan PT Pelindo III (Persero).

Forum CSR kali ini dengan tema "Bersinergi Bersama Mitra Membangun Kotabaru", langsung dihadiri Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, Ketua DPRD Hj Alfisah, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda).

Selain juga hadir pemimpin masing-masing perusahaan, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), camat, instansi vertikal, hingga peruhaaan BUMN dan BUMD.

Kegiatan forum CSR tak cuma diisi dengan sambutan-sambutan terkait forum sinergitas pembangunan di daerah kabupaten Kotabaru. Namun, masing-masing perusahaan juga berkesempatan memaparkan persentasi pencapaian dan program yang sudah mereka laksanakan dan untuk kedepan.

GM PT ITP Tbk, Mr Koh Seong Joong, mengawali sambutannya dihadap peserta forum CSR yang hadir, Ia mengucapkan selamat datang. Mr Koh, juga menyampaikan ucapan terima kasih, atas arahan pemerintah daerah dan partisipasi semua perusahaan terlibat dalam forum CSR ini, hingga kegiatan berjalan tertib dan lancar

Ditambahkannya, terlaksananya kegiatan dengan sukses dan lancar, tak hanya PT ITP Tbk dan seluruh manajemen menguncapkan terima kasih. Terlebih dalam kegiatan CSR, bersama-sama masyarakat desa binaan, manajemen terus melaksanakan pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani dalam sambutannya, mengatakan, tujuan dilaksanakan berharap pembangunan tidak tumpang tindih. Antara perusahaan dengan pemerintah daerah.

Oleh karena itu, terus berlangsungnya kegiatan forum CSR, ini orang nomor satu di Bumi Saijaan ini memberikan apresiasi setinggi-tingginya. "Kita harus membangun Kotabaru dengan semangat kebersamaan dan saya yakin bisa," jelasnya.

Terlebih, perlunya kebersamaan antara perusahaan dan pemerintah daerah, karena Pemkab Kotabaru saat ini terus mengembangkan berbagai kawasan, misal kawasan perkantoran, agro wisata salah satunya hutan Meranti.

"Apalagi kita ditantang PT Jababeka membangun 14 lapangan golf dan baru ada 4 area yang dinilai cocok untuk mengembangkannya.

"Karena banyak perusahaan, satu perusahaan satu hole saja maka akan cepat terealisasi. Satu di bawah hutan Meranti akan kita kembangkan yang di bawahnya untuk lapangan golf, di bawah gunung Jambangan, disekitar TPA sampah ada juga bagus, jalan Pulau Laut Timur juga dinilai bagus untuk membangun lapangan golf," ungkap H Irhami.

Ketua DPRD Kotabaru, Hj Alfisah, mengatakan, juga sangat mengapresiasi terus berlangsungnya forum CSR ini. Karena dengan forum CSR, menjadi media membangun kebersamaan upaya percepatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

Dan, perlu diketahui, saat sidang DPRD terkait penyampaian laporan pertanggung jawabab bupati, diakui Alfisah, pencapaian pembangunan di Kotabaru yaitu 86,87 persen

Menyusul pertumbuhan ekonomi yang berada di atas rata-rata provinsi dan nasional, mencapai 6,3 persen. IPM meningkatkan 73 persen, serta SDM meningkat 78 persen.

"Masih banyak lagi pencapaiai peningkatkan lainnya. Tapi tidak bisa disebutkan satu persatu dalam forum ini," pungkas Alfisah.









- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
TNI AD Sidak Antisipasi Peredaran Beras Sintetis

TNI AD Sidak Antisipasi Peredaran Beras Sintetis

GEMA, PULAULAUT - sidak ini setidaknya memberikan shock terapi apabila ada oknum yang berniat untuk mengedarkan beras sintetis, sehingga tidak dilakukannya," TNI Angkatan Darat bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, melaksanakan Inpeksi Mendadak ke Pasar Induk/Kemakmuran Kotabaru, untuk mengantisipasi peredaran beras sintetis.

Komandan Kodim 1004 Kotabaru Letnan Kolonel Inf Khabib Mahfud di Kotabaru, Jumat mengatakan, sedikitnya 15 distributor dan agen beras di Pasar Kemakmuran didatangi oleh tim Sidak dan tidak ditemukan adanya beras sintetis.

"Dengan sidak ini setidaknya memberikan shock terapi apabila ada oknum yang berniat untuk mengedarkan beras sintetis, sehingga tidak dilakukannya," ujar Dandim.

Selain tidak menemukan beras sintetis, sidak yang dilakukan antara Kodim 1004 Kotabaru, Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kotabaru serta yang lainnya juga tidak menemukan beras yang tidak layak konsumsi.

"Apabila tim menemukan ada satu atau dua kutu di dalam beras itu mungkin masih dianggap wajar, dan itu sebagai bukti bahwa beras masih asli tanpa ada bahan pengawet atau pemutih," terang dia.

Khabib mengakui harga beras di pasaran di Kotabaru masih tergolong stabil, meski di daerah lain belum lama ini terjadi kenaikan harga beras.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kotabaru Mahyudiansyah, didamipingi Kabid Perdagangan Ahmad Kusairin mengatakan, harga beras di pasar-pasar Kotabaru reatif stabil.

"Meski sebagian beras yang dikonsumsi masyarakat Kotabaru didatangkan dari luar daerah, seperti Sulawesi, Surabaya dan daerah lainnya, namun harga beras relatif stabil," terangnya.

Beras jenis unus, mutiara, mayang, seharga Rp17.750 per kg, semar biru Rp12.500 per kg, karang dukuh, siam hanyar Rp13.550 per kg, Sulawesi rp12.900 per kg, dan banjar Ganal R p13.000 per kg.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan mengharapkan pihak penyidik dari Kepolisian Indonesia menyelesaikan kasus peredaran beras sintetik, setelah uji laboratorium dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selesai dilakukan.

"Meminta kepada pihak penyidik untuk menelusuri dari hulu hingga hilir untuk memastikan motif, apakah sekedar mencari untung atau tindakan kriminal dengan motif tertentu untuk merugikan pemerintah," kata Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Kepala BPOM, Roy Sparingga menyatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan sample dari Polres Bekasi pada 19 Mei 2015 malam. Sample tersebut merupakan sample penyidikan dari pihak kepolisian.

"Kami mendapatkan informasi, tidak ada laporan di negara manapun pada saat ini. Namun tentunya ini akan menjadi perhatian dari WHO," kata Roy.

Beberapa waktu lalu Kepolisian Sektor Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, menutup sebuah kios penjualan beras yang diduga dibuat berbahan baku sintetis, di Pasar Mutiara Gading, Kecamatan Mustikajaya.









- Sumber : Antaranews.com