Minggu, 31 Mei 2015

PT ITP Komitmen 'Hijaukan' Langadai

PT ITP Komitmen 'Hijaukan' Langadai

GEMA, LANGADAI - PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk, Tarjun, tak hanya memerhatikan desa binaan. Namun juga komitmen terhadap pelestarian lingkungan di sekitar perusahaan.

Salahsatu bentuk wujud nyata terhadap kelestarian lingkungan, pihak manajemen telah konsisten melaksanakan pelestarian hutan mangrove di Desa Langadai, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru.

Mulai dari pembenahan infrastruktur, hingga reboisasi (penanaman) mangrove terus dilaksanakan di salah satu desa binaan perusahaan produsen semen Tiga Roda tersebut.

Reboisasi dilakukan secara terus menerus oleh perusahaan, sekaligus menjadi wilayah desa Langadai sebagai destinasi wisata hutan mangrove.

Rabu, (27/5), lalu pihak perusahaan kembali melakukan penanaman tiga jenis bibit pohon mangrove antara lain, jenis bakau, api-api, dan langadai.

Penanaman bibit pohon mangrove bertepatan dengan pelaksanaan forum CSR (Corporate Social Responsibility), secara simbolis dilakukan Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani.

Didampingi Ketua DPRD Kotabaru Hj Alfisah, Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Khabib Mahfud, camat, kepala desa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), serta peserta forum CSR ke-35 di Tarjun.

Tak sekadar seremonian. Penanaman bibit pohon mangrove, ini juga disambut antusiasi warga desa Langadai. Mulai dari anak-anak hingga orang tua tampak tidak ingin melewatkan moment tersebut.

SSECSR Dept Head, PT ITP Tbk, Tarjun, Teguh Iman Basoeki, mengatakan, tiga jenis bibit pohon mangrove yang disiapkan sebanyak 3.000 batang.

Menurut Teguh, penanaman ribuan batang bibit pohon mangrove tersebut setelah dilakukan secara simbolis, akan dilanjutkan penanamannya oleh masyarakat dan perusahaan.

"Ada 3.000 batang yang kita siapkan. Sisanya ditanam masyarakat," jelasnya.

Teguh menambahkan, penanaman ribuan bibit pohon akan dilaksanakan di lahan seluas sekitar 24 hektare.

"24 hektare itu, lokasi terbagi-bagi. Yang mana kosong akan ditanami," ucapnya.

Diharapkan, penghijauan hutan mangrove tidak hanya upaya untuk menjadikannya sebagai wisata mangrove. Tapi juga bermanfaat bagi kelangsungan hidup satwa di sekitarnyanya.

Teguh mengungkapkan, sebelumnya Indocement telah melakukan kegiatan penanaman Mangrove dan tahun 2014 kemarin merupakan kegiatan tahun ke-6 yang dilakukan oleh Indocement, sebagai tindak lanjut dari program penanaman tahun-tahun sebelumnya.

"Pemeliharaan dengan pemantauan secara berkala terhadap tumbuh dan tegakan dari bibit mangrove sampai kuat untuk menahan gelombang pasang surut air laut termasuk menjaga kebersihan area mangrove dari sampah-sampah non organic”, jelas Teguh.

Diketahui pula Desa Tarjun dan Langadai kaya sumberdaya alam terutama mangrovenya dan ada berbagai jenis mangrove di daerah ini, antara lain, bakau bini (bruguiera gymnorrhyza), prapat (sonneratia caseolaris), api-api (avicennia marina), nipah (nypa fruticans), bakau (Rhizophora SP) dan lainnya.










- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 13 Mei 2015

Pemkab Kotabaru Gelar Peringatan Isra Mi'raj

Pemkab Kotabaru Gelar Peringatan Isra Mi'raj

GEMA, PULAULAUT - Karyawan dan karyawati di lingkup Pemkab Kotabaru dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kotabaru, menggelar acara Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, Selasa, (12/05/2015), Pukul 09.00 Wita.

Dalam peringatan tersebut hadir Sekretaris Daerah H. Suriansyah, Penasehat TP PKK Hj. Sri Maria Ningsih Irhami, Ketua DWP Hj. Liliyana Suriansyah, Assisten, Staf Ahli, Kepala Bagian, Karyawan/Karyawati dilingkup Pemerintah Kabupaten Kotabaru serta anggota DWP.

Acara dibuka dengan pembacaan Maulid Habsyi oleh anak-anak asuh Pondok Pesantren Nurul Absor Desa Sei Paring dan Tausiyah seputar hikmah Isra Mi’raj oleh Pimpinan Ponpes Nurul Absor KH. Yusi Firmani.

Terdengar pula lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Nurhadijah, qoriah terbaik golongan anak-anak juara empat pada MTQ Nasional Tk. Provinsi Kalsel 2015 di Kabupaten Balangan.

Setda Kotabaru, H Suriansyah mewakili Bupati Kotabaru dalam sambutannya menyampaikan, Acara ini merupakan ajang silaturrahmi di kalangan karyawan dan karyawati dilingkup pemerintah Kotabaru, mudah mudahan kita dipanjangkan umur.

Acara berlangsung khidmat dan di akhiri dengan penampilan musik marawis oleh anak ponpes.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 05 Mei 2015

Serikat Pekerja Indocement dan CSR Bagikan 600 Paket Sembako

Serikat Pekerja Indocement dan CSR Bagikan 600 Paket Sembako

GEMA, TARJUN - Peringati Hari Buruh Sedunia atau May Day, Serikat Pekerja Indocement Tarjun, Kotabaru Kalimantan Selatan dibantu CSR, menggelar kegiatan sosial atau program The Power of Giving dengan tema, "Indahnya berbagi dengan sesama".
Dan sekitar 600 paket sembako dibagikan kepada anak yatim dan fakir miskin di desa binaan sekitar operasional pabrik semen tiga roda.

Ketua serikat pekerja Indocement, Dwi Ruspandy menyampaikan, ada sekitar 600 paket sembako yang dibagikan ke Desa Tarjun, Desa Langadai dan Dusun Simpang Tiga dekat area tambang, yang berisikan beras, gula putih, minyak goreng dan teh kotak”, imbuhnya.

Selain itu juga di adakan lomba kreativitas, doa bersama, pertandingan futsal, sepeda santai dan silaturrahmi kepada tokoh-tokoh masyarakat sekitar operasional perusahaan” tambah Ruspandy.

Dengan adanya kegiatan ini kami berharap agar dalam peringatan hari buruh sedunia tahun 2015 ini Kita dapat membantu meringankan beban warga yang tinggal di sekitar Desa Tarjun, Desa Langadai dan Dusun Simpang Quarry, ujarnya.

Nampak terlihat suasana kebersamaan dan kekeluargaan penuh ceria menyelimuti warga desa dan dirasakan positif bagi semua pihak.

Kepada CSR Indocement Pabrik Tarjun, Ruspandy, mengucapkan terima kasih sudah membantu sehingga suksesnya kegiatan ini. Dan selain itu, CSR besama serikat pekerja telah bekerjasama dengan beberapa kegiatan sosial kemasyarakatan yang merupakan program perusahaan,” jelas Ruspandy.

Kedepannya, kami ingin kegiatan The Power of Giving akan lebih luas lagi cakupannya dan khususnya bekerjasama dengan serikat pekerja yang ada diwilayah Kabupaten Kotabaru”, Harapnya.

Salahsatu warga penerima bantuan M Najwa, dari RT.01 Desa Langadai, sangat senang dengan adanya program tersebut.

“Ulun senang banar dengan bantuan ini, semoga serikat pekerja lebih sejahtera dan perusahaan berjalan lancar, jua sukses dan akan datang bantuan seperti ini lebih banyak lagi, amiin,” ujarnya tersenyum.

Sedangkan, HRD GA Dept Head Indocement, Kaspul Anwar, menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dan Ia pun menjelaskan bahwa kegiatan ini positif dan wujud kepedulian serikat pekerja terhadap warga sekitar yang kurang beruntung.

Kami selalu mengembangkan pola hubungan yang harmonis, dan ruang komunikasi selalu terbuka untuk mendiskusikan permasalahan karyawan baik melalui forum LKS Bipartit maupun forum koordinasi lainnya.

Kaspul menambahkan, berkenaan dengan program-program kerja serikat pekerja, kami selalu mendukung  baik berupa materiil maupun non materiil. Dan kedepannya, semoga hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan serikat pekerja terus terjalin baik dan dapat dipertahankan juga ditingkatkan lagi, harap Kaspul.

SSECSR Dept Head Indocement, Teguh Iman Basoeki menyampaikan , CSR dan serikat pekerja telah bekerjasama dengan beberapa kegiatan dan program CSR diantaranya, bakti sosial pembersihan beberapa tempat ibadah, drainase, perayaan keagamaan, peringatan Hut Kemerdekaan RI dan Hut Perusahaan dan lainnya”.

“Pelaksanaan beberapa program pemberdayaan keberlanjutan untuk masyarakat sekitar, CSR juga dibantu karyawan Indocement yang bertempat tinggal didesa-desa,” jelas Teguh.










- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 02 Mei 2015

Mahasiswa Kunjungi Wisata Mangrove dan P3M Indocement

Mahasiswa Kunjungi Wisata Mangrove dan P3M Indocement

GEMA, TARJUN - Sebanyak 23 orang mahasiswa Program Magister Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarbaru melaksanakan praktik lapangan di hutan wisata mangrove Desa Langadai.

Pada kegiatan tersebut selain dosen juga turut mendampingi tim CSR Indocement dan Kepala Desa Langadai sebagai pemandu.

Setelah praktik lapangan, mahasiswa dan dosen diajak untuk berkeliling hutan mangrove dengan menggunakan perahu.

Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan dengan profil perusahaan semen tiga roda dan program-program CSR yang dilaksanakan perusahaan, terutama kunjungan ke Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Indocement Pabrik Tarjun.

Dosen pembimbing, DR. Bashir, Phd menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Langadai dan Management Indocement atas sambutan dan pendampingan.

”Tujuan kunjungan kami adalah dalam rangka praktek tinjau lapangan mengenai konservasi flora dan fauna in-situ dan ex-situ hutan mangrove yang dikelola masyarakat dan dibina oleh Management Indocement Tarjun,” ujarnya.

Bashir menambahkan, Kunjungan ini sangat bermanfaat dan perlu ditindaklanjuti serta perlunya pembinaan kepada masyarakat mengenai ekosistem hutan mangrove. Dan adanya pemandu wisata (guide local) yang memiliki kompetensi dibidang ekologi hutan mangrove seperti flora dan fauna serta ekosistem mangrove.

Salahsatu mahasiswa, Rozali, S.Hut mengatakan, praktek lapangan ini termasuk dalam mata kuliah silvikultur hutan yang bertujuan agar mahasiswa bisa mengenal lebih dalam mengenai hutan mangrove mulai dari jenis, umur, klasifikasi, keanekaragaman flora dan fauna serta manfaatnya.

"Hutan mangrove di Desa Langadai ini masih hijau, tertata dan kesadaran masyarakatnya pun masih tinggi tentang manfaat hutan mangrove," ujar Rozali.

SSECSR Dept Head Indocement Tarjun, Teguh Iman Basoeki menyambut baik kunjungan dosen dan para mahasiswa pasca sarjana kehutanan Unlam ke Desa Langadai dan Indocement.

“Kunjungan ini sejalan dengan kebijakan perusahaan dalam menjalin hubungan dengan stakeholder yaitu Public Private Partnership sehingga pihak perusahaan sebagai unsur di Private dapat terus menjalin hubungan yang harmonis dengan Public baik dari akademisi maupun masyarakat sekitar,” ungkap teguh.

Dalam hal dukungan perusahaan, selain infrastruktur, perusahaan juga mendidik kepedulian, perawatan dan pengolahan lingkungan yang ramah termasuk kawasan hutan mangrove, hal ini juga bagian dari dukungan perusahaan untuk mempromosikan wisata hutan mangrove” jelasnya.

Hutan mangrove sudah diidentifikasi seluas 3,4 ha dan akan terus bekerjasama dengan Pemerintah Desa Langadai untuk memperluas area wisata mangrove. Dan Indocement telah membuat pondasi yang cukup kuat sehingga pengembangan hutan wisata harusnya bisa melibatkan semua pihak terkait untuk terus memelihara, mengembangkan hingga mempunyai nilai positif untuk pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.

Masih kata Teguh, Guna mendukung Wisata Hutan Mangrove, sebelumnya Indocement telah melaksanakan berbagai kegiatan dan pelatihan seperti hasil produk olahan mangrove diantaranya kerupuk, kue, tepung, sirup dan lainnya, juga budidaya kepiting soka.










- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
PT ITP Gelar Pelatihan Menjahit untuk Desa Binaan

PT ITP Gelar Pelatihan Menjahit untuk Desa Binaan

GEMA, TARJUN - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pabrik Tarjun Kotabaru, kembali memberikan pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang menjahit pakaian kepada warga desa-desa binaan, khususnya para usaha kecil dan ibu rumah tangga di sekitar lingkungan operasional perusahaan.

Departemen Head CSR Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan ”PT Indocement melalui program CSR pada pilar pembangunan ekonomi membantu memberikan satu buah mesin jahit, mesin obras, mesin pelubang kancing dan mesin bordir. yang dihibahkan kepada Pemeritahan Desa Cantung Kiri Hilir untuk dikelola secara bergulir”.

"Memang pihak perusahaan telah memberikan fasilitas tersebut untuk penunjang kegiatan mereka dan pelatihan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya. Dengan harapan bisa dikelola dan dipelihara bersama sama," ungkap Teguh.

Pelatihan sendiri digelar di Kantor Desa Cantung Kiri Hilir Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru atau sebelah utara tambang quarry Indocement Plant Tarjun.

Instruktur Pelatihan, Jur Taylor Kotabaru menjelaskan, materi yang diberikan kepada peserta tentang pengoperasian dan perbaikan serta service mesin jahit jenis manual maupun listrik, mesin obras, pelubang kancing serta pengoperasian mesin bordir.

Selain itu mereka juga diajarkan cara menggunakan mesin dengan listrik karena pada umumnya para penjahit telah menggunakannya selain lebih cepat juga tidak lelah.

"Cara kerja mesin listrik ini tidak sulit dan para peserta cepat menyesuaikan diri, kalau pun listrik mati para penjahit kan bisa kembali dengan mesin manual," jelas instruktur.

Peserta dari RT.04 Desa Cantung Kiri Hilir, Maslinda mengatakan, sebelumnya kami mendapatkan pelatihan menjahit selama satu bulan mengenai dasar-dasar menjahit dan memotong dengan mesin manual, namun sekarang diajarkan dengan mesin jenis listrik.

"Hal ini sangat mudah, cepat serta tidak melelahkan, caranya juga mudah dipahami termasuk perbaikan dan service mesinnya hingga pengoperasian mesin bordirnya,” kata Maslinda.

Dan disisi lain Kepala Desa Cantung Kiri Hilir, Fitriansyah menyampaikan terima kasih atas digelarnya pelatihan menjahit untuk warga desanya.

”Sebelumnya, untuk menjahit pakaian, warga kami harus ke ibukota kecamatan yang berjarak 15 Km dari desa kami apalagi ketika musim anak sekolah seringkali warga direpotkan namun dengan adanya pelatihan tersebut tentu akan meringankan,” ujar Kades.

Fitri menyampaikan terima kasih kepada Indocement atas bantuan mesin jahit, mesin obras dan mesin bordir satu set kepada warga Desa Cantung Kiri Hilir dan akan dikelola secara bergulir oleh Pemerintah Desa.

”Apresiasi pula kepada tim CSR Indocement dalam hal, pemilihan bakat warga untuk dididik menjadi keahlian dan usaha, sedangkan untuk pemasaran kami akan berusaha membantu UMKM Menjahit ini kepada para pihak pengusaha yang ada di desa” ungkapnya.

Sekedar diketahui, Kegiatan ini merupakan realisasi Pilar Pendidikan dan Pilar Pembangunan Ekonomi, dua dari 5 pilar yang mendasari Program Bina Lingkungan sebagai bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Produsen semen merk tiga roda tersebut.

Perusahaan bertujuan memberikan pengetahuan praktis dan peluang-peluang usaha yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan sekitar operasional perusahaan, terkhusus ekonomi yang terkait dengan usaha mikro atau usaha kecil dan berharap kemadirian tercipta dari kelompok UMKM tersebut.

Dan sebagai upaya untuk menciptakan unit-unit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Desa Tarjun, Desa Langadai dan sekitarnya, serta aplikasinya kepada desa-desa binaan lainnya sekitar operasional pabrik untuk dikembangkan.

Pada hari yang sama masih berlangsung pelatihan menjahit untuk warga desa langadai Kec.Kelumpang Hilir, Kotabaru dan pelatihan digelar selama 1 bulan atau 90 jam.










- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online