-->

Peringkat Kotabaru Menurun di MTQ Balangan

GEMA, BALANGAN - Dari 13 kab/kota yang mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) nasional ke XXVIII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di Balangan, Kabupaten Kotabaru hanya bisa berada di posisi 11 dan hal ini menurun dari tahun kemarin di posisi ke lima pada MTQ ke XXVII di Tanah Laut.

Panitia pelaksana MTQ mengumumkan nama nama pemenang dari semua kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 25 April 2015, langsung dari panggung utama, Sabtu, (25/4/2015) malam saat puncak penutupan.

Dan dari 11 cabang lomba yang diikuti oleh Kabupaten Kotabaru, ada lima orang kafilah yang bisa menyabet juara terbaik, yaitu, Umi Kalsum bidang cacat netra terbaik II, Gusti Fajrina Fauziati bidang Qira'at Sab'ah terbaik II, Anis Nurlaila bidang Hapalan 10 Juz terbaik III, Quratun Nafisah bidang hapalan 20 Juz terbaik I, dan Nuraini bidang bahasa Inggris terbaik III.

Sedangkan untuk bidang lainnya para kafilah perwakilan Kotabaru hanya bisa menyabet harapan terbaik I, II, dan III. Dan penutupan MTQ dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan.

Dalam sambutan Gubernur Kalsel yang dibacakan oleh Wakil Gubernur, Rudy Resnawan, bahwa Alqur'an harus jadi sinar di rumah kita dengan menghiasi melalui ayat ayat Alqur'an, kekalahan dan kemenangan adalah hal biasa namun semua itu tidak boleh melupakan kebagusan dan aspek aspek kandungan Alqur'an.

Rudy pun menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan MTQ ini adalah untuk menjaring dan mendapatkan para kafilah yang nantinya akan menjadi wakil Pemprov Kalsel dalam event MTQ nasional dengan harapan bisa mengharumkan nama banua kita.

"Peserta yang belum berhasil janganlah berkecil hati namun terus belajar dan bagi yang sudah berhasil lebih giat lagi agar bisa mengharumkan nama banua kita," ujar Rudy.

Sekedar di ketahui bahwa untuk juara umum daerah pada MTQ nasional ke XXVIII tingkat Provinsi Kalsel tahun 2015 di Balangan adalah dari Banjarmasin, untuk juara umum perorangan Dina Anggraini asal Banjarmasin, dan juara favorit M Rivai asal balangan.

Sedangkan untuk rangking 13 kab/kota yaitu, 1. Kota Banjarmasin, 2. Kab. Banjar, 3. Kab. Tabalong, 4. Kab. Barito Kuala, 5. Kab. Tanah Laut, 6. Kab. Hulu Sungai Utara, 7. Kab. Balangan, 8. Kab. Hulu Sungai Selatan, 9. Kab. Hulu Sungai Tengah, 10. Kabupaten Tapin, 11. Kab. Kotabaru, 12. Kab. Banjarbaru, 13. Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam hasil rapat LPTQ maka ditentukan bahwa untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an tahun 2016 nanti sebagai tuan rumah adalah Kab. Hulu Sungai Tengah Barabai.       












- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Empat Kafilah Kotabaru Melaju ke Final

GEMA, BALANGAN - Sekitar 150 kafilah yang di turunkan pemkab Kotabaru untuk berlaga di MTQ ke XXVIII Balangan, empat orang kafilah bisa lolos ke final. Dan beberapa cabang lainnya masih dalam proses lomba.

Empat orang kafilah yang masuk final tersebut yaitu, Anis Nurlaila, cabang Tahfizh Qur’an putri 10 Juz, Durraton Nafisah, cabang Tahfizh Qur’an putri 20 Juz.

Dan untuk cabang Qiraat Sab'ah gol putri yaitu Gusti Fajrina Fauziati, sedangkan untuk cabang Musabaqah gol cacat netra adalah Umi Kalsum.

Informasi dari panitia LPTQ Kotabaru yang mendampingi Kafilah menyampaikan via telepon bahwa, Kamis, (23/4/2015) sudah ada empat kafilah yang masuk final dan yang lainnya masih dalam keadaan proses lomba.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada empat orang kafilah kita yang bisa masuk final dalam MTQ ke XXVIII Balangan dan tidak menutup kemungkinan cabang cabang yang lainnya akan menyusul,” ungkap Aan salahsatu panitia LPTQ Kotabaru.

Dikatakan ketua LPTQ Kotabaru, H Hasby M Tawab beberapa waktu lalu, bahwa kita akan berusaha maksimal dan optimis bisa menoreh prestasi hingga mengharumkan nama Kotabaru.

"Kita patut bersyukur saat ini sudah ada empat orang yang lolos ke final, memang tidak ada target dalam MTQ tahun ini namun kita kerja maksimal saja dulu dengan harapan bisa lebih bagus dari tahun kemarin," ungkapnya.

Sekedar diketahui bahwa Kabupaten Kotabaru pada pelaksanaan MTQ nasional ke XXVII tingkat Provinsi Kalsel di Tanah Laut tahun kemarin berada di peringkat keenam dari peserta 13 kab/kota se Kalsel.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Ketua Yayasan : Mahasiswa Politeknik Merasa "ditunggangi"

GEMA, PULAULAUT - Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Saijaan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sugian Noor menyatakan mahasiswa Politeknik merasa "ditunggangi".

"Mereka merasa tidak membuat surat tuntutan yang dibagi-bagikan saat berdemo di gedung DPRD Kotabaru pada Senin (13/4)," kata Sugian di Kotabaru, Minggu.

Sugian yang juga Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru mengemukakan, enam mahasiswa yang namanya tercatat dan menandatangani surat tuntutan tersebut membuat surat pernyataan bahwa mereka tidak merasa membuat surat yang dibagi-bagikan.

"Tidak ada paksaan dari pihak lain, enam mahasiswa tersebut membuat surat yang menyatakan tidak pernah membuat surat pernyataan di atas matrei 6.000," ujarnya.

Salah satu tuntutan yang ada dalam surat yang dibagi-bagikan adalah, menuntut agar Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Saijaan (YP2S) mengganti Direktur Politeknik Kotabaru, karena beberapa alasan.

"Padahal selama ini tidak ada yang salah dalam pengelolaan Politeknik Saijaan. Sehingga tidak ada alasan untuk mengganti Direktur," paparnya.

Direktur Politeknik Kotabaru Ibnu Fauzi menyangkal dan menjelaskan semua tudingan yang disampaikan mahasiswa.

"Tidak benar ada ancaman drop out (DO) bagi mahasiswa yang tidak bayar SPP, kampus memberikan toleransi, begitu juga dengan mahasiswa kurang mampu," katanya.

Bahkan lanjut dia, apabila ada mahasiswa yang tidak mampu membayar sumbangan penyelenggaraan pendidkkan (SPP), pihaknya memberikan solusi dengan membuat surat pernyataan, sehingga kampus mengetahui.

"Semuanya berjalan sesuai aturan dan mekanisme, dan hingga detik ini tidak ada mahasiswa yang di-DO karena, tidak mampu bayar SPP," tandas Ibnu seraya menjelaskan perihal dana hibah periode 2012 yang semuanya sudah dilaporkan ke Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti).

Setelah dilakukan penyelidikan sudah clear karena semuanya melalui mekanisme yang benar, lnjut dia.

Mengenai adanya aksi mahasiswa Politeknik di DPRD Kotabaru Senin pagi, Ibnu sendiri mengaku kaget, sebab selama ini merasa tidak ada masalah terkait kebijakan dan pengelolaan Politeknik.

Dirinya menduga hal ini ada pihak lain (eksternal) yang memanfaatkan mahasiswa untuk kepentingan tertentu.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kotabaru, Hj Alfisah usai memimpin rapat dengar pendapat yang mempertemukan mahasiswa dan direktur Politeknik usai berdemo mengatakan, semua itu hanya karena miss komunikasi.

"Semuanya sudah jelas, apa yang dikeluhkan dan pertanyaan mahasiswa hingga melakukan aksi, dijawab langsung oleh direktur, baik ancaman DO hingga transparansi penggunaan dana sudah dijelaskan secara tuntas," ungkap Alfisah.

Khusus menyangkut struktur dan manajemen civitas akademika, menurut Alfisah hal itu hanyalah masalah internal dan bisa dibicarakan atau musyawarahkan dengan duduk bersama antara manajemen kampus dan mahasiswa.

Apalagi lanjut dia, dari penuturan direktur, pihak kampus membuka forum terbuka guna menyerap aspirasi mahasiswa, menyangkut banyak hal, yang semuanya akan dibicarakan untuk kemudian mencarikan solusi demi kebaikan bersama.








- Sumber : antaranews.com
Share:

Gubernur Kalsel Resmi Buka MTQ ke XXVIII Balangan

GEMA, BALANGAN - Setelah melakukan serangkaian acara, akhirnya MTQ ke XXVIII di Kabupaten Balangan resmi dibuka oleh Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin, Minggu, (19/4/2015) malam.

Sebelumnya acara di buka dengan pawai semboyan dari 13 kab/kota kepada gubernur Kalsel dan di hibur dengan tarian klosal anak anak Balangan dengan nama Riwayat Datu Kandang Haji di halaman panggung utama MTQ, Jalan Trans Kalimantan Ahmad Yani KM 10.

Pembukaan MTQ sendiri selain gubernur dan istri juga di hadiri oleh bupati 13 kab/kota se Kalsel bersama jajarannya. Tak ketinggalan warga setempat memadati lokasi pelaksanaan untuk melihat secara langsung jalannya pelaksanaan tersebut.

Dalam sambutannya Bupati Balangan, Sefek Effendi menyampaikan, bahwa masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan MTQ ini karena minimnya infrastruktur dalam pembangunan di Kabupaten Balangan. Dan ia pun mengucapkan terimakasih atas bantuan pihak perusahaan serta masyarakat dalam menyambut peserta MTQ.

Masih kata bupati Balangan, selain itu panitia pelaksana MTQ juga menyiapkan transportasi angkutan bagi para kafilah untuk menuju tempat lokasi pelaksanaan yang tersebar di beberapa tempat.

Sebelum membuka secara resmi MTQ nasional ke XXVIII tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Balangan, Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin menyampaikan, semoga momentum MTQ ini bisa menjadikan kita lebih giat lagi dalam membaca Al Qur'an serta hapalannya dengan sebenar benarnya.

Gubernur pun mengucapkan terimakasih kepada semua lapisan masyarakat Kalsel umumnya dan warga Balangan khususnya dengan terlaksananya MTQ tahun ini.

Suasana panggung utama MTQ berubah warna warni sorotan lampu laser setelah gubernur menyatakan MTQ resmi di buka. Dan dari seluruh penjuru lokasi pelaksanaan kembang api pun di terbangkan tentunya di sambut gembira semua pihak.

Sekedar diketahui pelaksanaan MTQ ke XXVIII di Kabupaten Balangan ini langsung di rangkai dengan peringatan HUT Balangan ke 12.

Untuk menambah semaraknya acara, panitia pelaksana juga mendatangkan artis dari ibukota Wafifah Azizah.










- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Suasana Panas Tak Surutkan Antusias Para Peserta Ikuti Pawai Ta'aruf

GEMA, BALANGAN - Ratusan peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) nasional ke XXVIII tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Balangan, tetap antusias mengikuti jalannya pawai ta'aruf walau pun dalam suasana panas.

Dalam acara tersebut Kabupaten Kotabaru menurunkan 150 kafilah dan official dalam mengikuti pawai ta'aruf di kawasan Paringin depan Media Center MTQ dan bundaran di Balangan, Minggu, (19/4/2015) siang.

H Hasby M Tawab selaku ketua LPTQ Kotabaru, menyampaikan, bahwa dalam pawai ta'aruf ini para kafilah banyak yang tidak diikut sertakan karena nantinya akan kelelahan jd hanya qori dan qori ah dewasa saja sebagian yang ikut dalam acara ini.

"Memang kita hanya menurunkan qori dan qoriah dewasa saja untuk ikut pawai ta'aruf ini, sebab nantinya para kafilah akan kelelahan saat bertanding," ungkap Hasby.

Sekedar di ketahui bahwa ada 11 cabang yang akan di perlombakan dan semua cabang tersebut Kotabaru lolos verifikasi.

Selain dari Kabupaten Kotabaru, nampak terlihat dari Barabai, Amuntai, Tanjung serta Kandangan. Dan Acara di lepas langsung oleh Bupati Balangan, Sefek Effendi di dampingi para jajarannya.  










- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Pesta Mallasuang Manu Kurang Perhatian

GEMA, PULAULAUT KEPULAUAN - Pesta adat Mallasuang Manu suku Mandar di pantai Teluk Aru Kecamatan Pulaulaut Kepulauan Kotabaru, kurang mendapat perhatian padahal daerah wisata di daerah tersebut sangat indah dengan hamparan pasir putih sepanjang pantai dan beberapa pulau di sekitarnya.

Nampak terlihat kurangnya perawatan lokasi wisata tersebut diantaranya, fasilitas tempat bersalin dan WC pengunjung serta bangunan penunjang lainnya. Bahkan lokasi banyak ditumbuhi semak belukar.

Sekedar diketahui bahwa minimnya anggaran pelaksanaan pesta adat sebagai salahsatu kendala untuk promosi ke daerah luar. Dan ditambah lagi instansi yang menangani pun beralih kewenangan yang mana dulu pariwisata dan kebudayaan yang menangani namun sekarang ditangani oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sekretaris pelaksana Hariadi mengatakan, pariwisata dan budaya ini bisa dijual ke dunia luar karena pemandangannya sangat indah dan menjanjikan. Bahkan kedepannya daerah ini akan menjadi salahsatu objek wisata andalan Kabupaten kotabaru.

Namun untuk mencapai semua itu, fasilitas objek wisata tersebut harus menjadi perhatian Pemkab Kotabaru, seperti akses jalan, panggung utama dan penunjang lainnya, ungkap Hariadi.

"Saya yakin kalau semuanya di perbaiki maka daerah ini akan menjadi salahsatu objek wisata andalan Kotabaru, dan tentunya akan menambah pendapatan daerah," ujarnya.

Beberapa waktu lalu Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, mengatakan, banyak pariwisata di Kotabaru yang bisa dijual untuk tujuan wisata dan hal ini harus ada kerjasama juga promosi dari semua pihak baik pemerintah, perusahaan dan masyarakat.

Bupati juga meminta kepada instansi yang menangani bidang tersebut agar memperhatikan fasilitas yang ada di lokasi wisata masih kurang dan perlunya ada penambahan seperti WC dan fasilitas lainnya, kalau perlu pembangunan di jadwalkan ulang.

"Kita akan rencanakan dan jadwal ulang untuk pembangunan fasilitas objek wisata di pantai Teluk Aru ini, karena fasilias WC dan yang lainnya sangat kurang sekali bagaimana nanti kalau orang datang kemari ingin ganti pakaian dan lainnya kan susah," ungkap bupati.

Ditambahkan Ketua DPRD Kotabaru Hj Alfisah, wisata adalah hal penting karena suatu daerah itu akan maju dengan potensi pariwisata dan pihak legeslatif siap membantu pengembangan wisata tersebut terutama infrastruktur.

Kepala Desa Teluk Aru Sudarman mengatakan, pesta Mallasuang manu dirintis warga dari tahun 2000 dengan dana yang minim hingga akhirnya mendapatkan perhatian pemerintah melalui dinas pariwisata dan dijadikan agenda tahunan pada tahun 2003 setiap bulan Maret hingga sekarang.

Sekedar diketahui bahwa pesta adat Malasuang Manu adalah melepas sepasang ayam betina dan jantan di sebuah pulau kecil yaitu Pulau Cinta yang terdiri dari bebatuan besar.

Pulau Cinta tersebut jaraknya sekitar dua mil dari Pulau Laut Kepulauan Kotabaru, dan bisa ditempuh dengan menggunakan perahu kecil dan bermesin tempel.

Selain melepas sepasang ayam, petugas atau pemimpin adat juga membacakan mantra di Pulau Cinta dan selanjutnya membaca doa oleh seorang ustadz sebelum menikmati hidangan kue secara bersama-sama.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Kontingen Kotabaru Lakukan Teknikal Meeting MTQ

GEMA, BALANGAN - Sebelum pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) nasional tingkat Provinsi Kalsel ke XXVIII di Kabupaten Balangan pada Minggu malam, (19/4/2015), seluruh kontingen perwakilan 13 kab/kota terlebih dahulu  melakukan teknikal meeting dan salahsatunya dari Kabupaten Kotabaru.

Pelaksanaan sendiri dilakukan di aula kantor Inspektorat Balangan, di Jalan Ahmad Yani Km. 10, Minggu, (19/4/2015), dari jam 10.00 hingga 13.00 Wita. 

Informasi yang di dapat ada 11 cabang tilawah yang nantinya akan di perlombakan di MTQ ke XXVIII Balangan. Dan dari semua cabang tersebut Kabupaten Kotabaru ikut ambil bagian.

Ada empat orang official MTQ Kotabaru yang hadir dalam acara tersebut yaitu, H Suni, H Ruslan Efendi, H Akhmad Kamal, dan H Abdurrohim.

Sedangkan tim verifikasi dari Provinsi Kalimantan Selatan, nampak hadir H M Natsir dan Hj Mira.

Humas LPTQ Kotabaru, Lukman Ansyari mengatakan, bahwa dari seluruh cabang yang di perlombakan Kabupaten Kotabaru lolos verifikasi.

"Alhamdulillah, dari 11 cabang tilawah yang akan diperlombakan Kotabaru dinyatakan lolos verifikasi," ungkap Lukman.

Saat ini pelaksanaan teknikal meeting masih berlangsung dan rencananya nanti jam 13.00 Wita akan dilaksanakan pawai ta'aruf di di depan Media Center MTQ dan bundaran Balangan.   












- Penulis : Fachrizal/Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

MTQ ke XXVIII di Balangan, Kafilah Kotabaru Ikuti Semua Bidang

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangkaian event tahunan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) nasional ke XXVIII tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Balangan, Kabupaten Kotabaru pun ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut dengan mengirimkan para kafilah dan mengikuti semua bidang yang di lombakan.

Pelaksanaan digelar dari tanggal 19 hingga 26 April 2015 di Komplek Majelis Tak'lim Nurul Muhibbin Desa Mampari, Kecamatan Batu Mandi Balangan. Dan rombongan Kabupaten Kotabaru sendiri akan berangkat Jumat. (17/4/2015) pagi.

Ketua umum LPTQ Kotabaru, H Hasby M Tawab, ketika berdialog di Radio Gema Saijaan (RGS) Fm menyampaikan, bahwa kafilah yang diberangkat ini adalah hasil seleksi kafilah waktu MTQ tingkat kabupaten di Kecamatan Sungai Durian.

Ia pun optimis Kabupaten Kotabaru bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama Saijaan di MTQ Balangan nanti. Dan Hasby menghimbau kepada semua masyarakat kotabaru dan keluarga kafilah untuk bisa memberikan do'anya.

"Ya, kami minta do'anya kepada semua masyarakat Kotabaru terutama keluarga kafilah semoga semuanya diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya hingga bisa mengharumkan nama baik Kotabaru," ungkap Hasby.

H Zulkifli BT, menambahkan, saat melakukan pemantauan di balangan beberapa waktu lalu, pemondokan yang di sediakan untuk rombongan kafilah Kotabaru sebanyak tujuh buah rumah dan satu buah dewan hakim.

Dan untuk transportasi panitia hanya menyiapkan satu buah unit mobil angkutan serta jarak pemondokan dengan panggung utama sekitar 10 KM.

"Memang cukup jauh pemondokan kita dari panggung utama tapi kafilah kita masih dalam satu komplek tidak terpisah, " ujar Zulkifli.

Masih kata Zulkifli, mengatasi akan hal tersebut LPTQ Kotabaru akan membawa mobil pribadi tambahan untuk bisa di operasikan mengangkut para kafilah di Balangan nanti.

Rencananya Jum'at, (17/4/2015) pagi, rombongan akan di lepas oleh Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani di halaman Mesjid Raya Khusnul Khatimah, dengan dua buah bus dan mobil iring iringan panitia.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

BP5K Kotabaru Gelar Pelatihan Teknologi Penanggulangan Hama

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka menanggulangi hama dan penyakit tanaman padi, jagung serta kedelai (Pajale) BP5K Kabupaten Kotabaru menggelar pelatihan bagi petani dengan mendatangkan penyuluh BPTPH Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu, (15/4/2015) di oproom Pemkab Kotabaru.

Acara penyuluhan ini diikuti oleh 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotabaru, Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, Dandim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Khabib Mahfud, satuan kerja perangkat daerah dan pembimbing Ir Sugian Supardi serta penyuluh Siti Akbari SP.

Dalam sambutannya Dandim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Khabib Mahfud menyampaikan agar para petani lebih meningkatkan lagi produksi hasil padi, jagung dan kedelai dengan baik walaupun saat ini hasil panen sudah memuaskan.

"Memang saat ini hasil panen baik padi, jagung, dan kedelai sudah memuaskan namun tetap ditingkatkan lagi agar lebih baik lagi," ungkap Khabib.

Ditambahkan Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, para petani agar membeli pupuk atau bibit yang unggul untuk kemajuan pertanian yang ada di kabupaten Kotabaru.










- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Mahasiswa Desak Pihak Terkait Audit Keuangan di Poltek Kotabaru

GEMA, PULAULAUT - Ratusan mahasiswa Politeknik (Poltek) Kotabaru mendatangi kantor DPRD Kotabaru. Mereka menyampaikan orasi terkait beberapa tuntutan menyangkut permasalahan yang terjadi di kampus tersebut, Senin (13/4/2015).

Beberapa poin tuntutan yang disampaikan, di antaranya meminta agar Direktur Poltek mundur dari jabatan serta penghapusan Badan Pelaksana Harian (BPH).

Selain itu aksi mahasiswa yang berjumlah sekitar 300 orang lebih, meminta penghapusan biaya praktek sebesar Rp 300 ribu per mata kuliah karena perbelakuan biaya tersebut oleh pihak kampus dinilai memberatkan mereka.

Salah satu koordinator lapangan (korlap) aksi unjur rasa mahasiswa Poltek, Muhammad Alimul Fadilah, mengakui, ada beberapa tuntuan mereka sampaikan dalam orasi.

Selain mendesak direktur mundur dan BPH serta biaya praktek Rp 300 ribu dihapuskan. Mahasiswa yang tergabung dalam demo, juga meminta agar keuangan di Poltek diaudit.








- Sumber : Banjarmasin Post
Share:

Ternyata, Indonesia Pernah "Menjajah" Enam Negara Ini


GEMA, PULAULAUT - Persejarahan Indonesia saat ini selalu membicarakan tentang bagaimana Indonesia dijajah Belanda, Portugis hingga Jepang. Tapi, pada tau gak sih kalau Indonesia pernah 'menjajah' 6 Negara ini? Percaya gak percaya, tapi ada benernya lho! Beberapa terjadi di masa kerajaan. Agar semakin melek sejarah. Ini dia 6 negara tersebut.

1.Timor Leste Operasi Seroja adalah sandi untuk invasi Indonesia ke Timor Timur yang terjadi pada tanggal 7 Desember 1975. Pihak Indonesia menyerbu Timor Timur karena adanya desakan Amerika Serikat dan Australia yang menginginkan agar Fretilin yang berpaham komunisme tidak berkuasa di Timor Timur. Selain itu juga, serbuan Indonesia ke Timor Timur juga karena adanya kehendak dari sebagian rakyat Timor Timur yang ingin bersatu dengan Indonesia atas alasan etnik dan sejarah.

2. Papua Barat Operasi Trikora (Pembebasan Papua Barat) adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada tanggal 19 Desember 1961, Presiden Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.

3. Malaysia Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya: Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia, bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia.

4. Singapura Usman seseorang yang lahir Purbalingga, Banyumas, Jawa Tengah 1943 dan Harun yang lahir di P Bawean, Surabaya 1947 merupakan nama samaran untuk tugas sebagai sukarelawan menyusup ke Singapura, melakukan tugas sabotase dalam rangka Dwikora (Dwi Komando Rakyat). Pada waktu itu RI terlibat konfrontasi dengan Malaysia dan Singapura. Usman dan Harun tergabung dalam tim sabotir. Pada 8 Maret 1965 malam hari berbekal 12,5 kg bahan peledak mereka bertolak dengan perahu karet dari P Sambu. Mereka dapat menentukan sendiri sasaran yang dikehendaki. Maka setelah melakukan serangkaian pengintaian, pada suatu tengah malam terjadi ledakan di sebuah bangunan Mc Donald di Orchard Road. Tiga orang tewas dan sejumlah lainnya luka.

5. Malaka Sejak tahun 1509, Pati Unus, raja dari kerajaan Demak, sudah merancang rencana untuk menguasai Malaka. Saat itu Malaka berada di bawah kekuasaan Kesultanan Malaka. Dengan kata lain, perlu dicatat bahwa serangan Demak ke Malaka jelas bukanlah sebuah serangan anti-kekuasaan asing, tetapi sebuah invasi imperialis. Tahun 1511, Alfonso D. Alburquerque, Laksamana armada Portugis, mendahului Pati Unus dengan menaklukkan Malaka. Sultan Malaka Mahmud Syah melarikan diri ke Bintan.

6. Indo Cina Kekuasaan Indochina terletak di 3 negara bagian yaitu Kamboja, Vietnam dan Thailand. Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi, pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan invasi dan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara, antara lain: Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaya, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Filipina. Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda, menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan biaya atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya mengakumulasi kekayaannya sebagai pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok, dan India.











- Sumber : Tribun News
Share:

70 Buah Toko Hangus, Mahyudi Gelar Rapat Mendadak

GEMA, PULAULAUT - Si jago merah melumat bangunan los pasar Blok E, Kompleks Pasar Kemakmuran, Kotabaru, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru, Minggu (5/4/2015) dinihari sekitar pukul 01.00 Wita.

Dalam peristiwa tersebut, setidaknya ada 70 buah bangunan toko beserta isinya yang rata dengan tanah. Terdiri atas 48 toko menjual barang pecah belah, 10 pedagang grosir, dan 12 buah pedagang yang menjual bahan dan alat-alat pertanian.

Hingga berita diturunkan belum diketahui penyebab kebakaran. Namun, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar, Mahyudiansyah, mengakui, belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran dan jumlah kerugian akibat peristiwa itu.

Menurut Mahyudi, untuk memastikan berapa kisaran kerugiaan, pihaknya akan melakukan inventarisasi ke pedagang.

"Kita akan langsung inventarisasi ke pedagang masing-masing.Menanyakan satu persatu berapa jumlah kerugian," ujar Mahyudiansyah, Minggu (5/4/2015).

Tak hanya itu, Mahyudiansyah mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat dengan pihak-pihak terkait. Selain akan mengundang pihak konsultan.

Rapat terkait penempatan pedagang di lokasi sementara di halaman Pasar Limbur Raya.









- Sumber : Banjarmasin Post
Share:

Satu Blok Pasar Kemakmuran Ludes Dilahab Api

GEMA, PULAULAUT - Suasana tenang dan sepi dimana warga Kotabaru beristirahat namun terjaga dengan adanya kobaran api di kawasan Pasar Kemakmuran hingga meluluhlantakan satu blok pertokoan kelontongan dan pecah belah tersebut, Senin, (5/4/2015) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.

Sebentar saja warga pun memadati lokasi yang datang dari segala penjuru untuk menyelamatkan barang dagangan mereka namun tak sedikit yang hanya menjadi penonton saja.

Sekitar satu jam berlangsung akhirnya petugas gabungan pemadam kebakaran berhasil menguasai kobaran api karena kesuliatan mendekati titik api dengan banyaknya warga yang hanya menjadi penonton di lokasi kebakaran.

Informasi dilapangan, satu blok pertokoan yang menjual barang barang pecah belah dan kelontongan serta pupuk tersebut tidak bisa mengeluarkan barang dagangannya karena kobaran api mendadak langsung membesar di lokasi tersebut.

Nampak di tengah kerumunan warga, Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani dan Dandim 1004 Kotabaru, Letkol Khabib Mahfud langsung memantau lokasi kebakaran.

Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut, dan di taksir kerugian miliaran rupiah.







- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

 
close
Hosting Murah