Minggu, 15 Maret 2015

Bappeda Gelar Musrenbang Kabupaten

Bappeda Gelar Musrenbang Kabupaten

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka meningkatkan implementasi tata kelola pemerintahan dan pembangunan infrastruktur, Bappeda Kotabaru laksanakan musrenbang di Gedung Parisbarantai, Selasa.

Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) kabupaten tersebut dihadiri bupati Kotabaru dan jajarannya, anggota DPRD Provinsi Kalsel dan DPRD Kotabaru, Kades dan Lurah, pihak perusahaan dan lainnya.

Sebagai narasumber, 1. Jamal Natsir dari Kementerian Dalam Negeri atau Kasi Pembangunan Wilayah III, 2. Ir Ariadi dari Bappeda Provinsi Kalsel, 3. Ahmad Alim Bachri dari Lembaga Penelitian UNLAM, 4. Winarno dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel, dan 5. Tedi Hidayat dari Dinas PU Provinsi Kalsel.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kotabaru, Ir H M Anshor Nur mengatakan, Pelaksanaan musrenbang merupakan agenda tahunan yang mana tujuannya untuk memajukan dan menyelaraskan pembangunan yang ada di Kotabaru.

"Dalam hal ini seluruh komponen baik pemerintah, masyarakat dan perusahaan saling bekerjasama untuk bersama sama membangun Kotabaru," ungkap Anshor.

Ketua DPRD Kotabaru, Hj Alfisah menambahkan, dengan musrenbang diharapkan adanya persamaan persepsi antara legeslatif dan eksekutif hingga terjadi keseimbangan dalam pembangunan.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 14 Maret 2015

Panwaslu Kotabaru Terima Anggaran Rp7 Miliar

Panwaslu Kotabaru Terima Anggaran Rp7 Miliar

GEMA, PULAULAUT - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mendapatkan alokasi dana operasional dari APBD Kotabaru 2015 sebesar Rp7 miliar.

"Dana tersebut akan digunakan untuk biaya operasional Pemilihan Umum Kepala Daerah secara serempak Desember 2015," kata Sekretariat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kotabaru Syaifudin Zuhri, di Kotabaru, Jumat.

Dikatakan, alokasi dana untuk operasional pengawasan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) secara serempak 2015 jauh lebih besar dibandingkan dengan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014, yakni, sekitar Rp5 miliar.

"Dengan dana sebesar Rp5 miliar saat itu, kami mampu menyerap sekitar 85 persen, dan sisanya kami kembalikan ke kas negara," ujarnya.

Sedangkan dana sebesar Rp7 miliar pada 2015 ini, lanjut dia, akan dipergunakan untuk membayar honor komisioner Panwaslu, anggota Panwas Kecamatan, dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), serta membayar honor yang lainnya.

Dijelaskan, saat ini komisioner Panwaslu Kotabaru sedang dalam proses perekrutan, oleh Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Provinsi Kalimantan Selatan.

Setelah melalui seleksi di Banwaslu, dua komisioner Panwaslu lulus seleksi, yakni, Hj Asni Hardjati, mantan Ketua Panwaslu periode 2014 dan Yulianto mantan anggota Panwaslu periode 2014.

"Sedangkan satu orang lagi, masih dalam proses perekrutan oleh Tim Seleksi (Timsel)," kata Hj Asni Hardjati.








- Sumber : Antara News

Senin, 09 Maret 2015

Anak Desa Manunggul Lama Terancam Tak Bisa ke Sekolah

Anak Desa Manunggul Lama Terancam Tak Bisa ke Sekolah

GEMA, SUNGAI DURIAN - Kecemasan menggelayuti warga Desa Manunggul Lama, RT 03, Kecamatan Sungaidurian, Kotabaru. Khususnya anak sekolah di desa terpencil tersebut.

Mereka khawatir jembatan gantung yang tiap hari mereka gunakan untuk berangkat kesekolah ke desa tetangga terputus.

Kecemasan melanda warga karena khawatir desa mereka menjadi terisolasi, menyusul terancam ambruknya jembatan gantung tersebut.

"Kondisinya sudah miring sekali. Sekali lagi dihantam air bah jembatan pasti ambruk," ujar Budi, orangtua murid warga Desa Manunggul Lama, Minggu (8/3/2015).

Agar kegiatan masyarakat dan anak-anak yang menjadikan jembatan akses mereka berangkat ke sekolah, Budi berharap segera ada perbaikan dari instansi terkait. "Harus secepatnya diperbaiki," harapnya.










Sumber : Bpostonline