Jumat, 31 Oktober 2014

Barang Jamaah Haji Diangkut Lebih Awal

Barang Jamaah Haji Diangkut Lebih Awal

GEMA, MADINAH - Beberapa hari lagi berada di kota Madinah, melakukan arbain, 317 jamaah haji kloter 09 BDJ gabungan Kotabaru, Tanah Bumbu dan Barito Kuala, akan meninggalkan kota Madinah, Sabtu, (1/11/2014)  malam, pukul 12 Waktu Arab Saudi (WAS). Dan barang bawaan jamaah haji sudah dilakukan penimbangan untuk di angkut ke Jeddah lebih awal. Dan pemeriksaan paspor pun kembali di cek.

Perlu diketahui bahwa untuk berat barang bawaan jamaah haji adalah 40 Kg, tas koper besar 32 Kg dan tas kecil tentengan 8 Kg.

Ketua kloter 09, H Ahmad Kamal, bersama tim melakukan penimbangan terhadap 319 barang jamaah, Kamis, (30/10) dan mencek ulang setiap kamar, jangan sampai ada yang tertinggal. Dan barang jamaah akan di bawa lebih awal ke Jeddah.

"Memang penimbangan barang bawaan jamaah dilakukan sekitar satu jam, dan jamaah pun selalu diingatkan tidak membuat air zam zam di dalam tas koper, sebab nanti akan dilakukan penahanan dan penundaan penerbangan ketanah air," kata Kamal.

Ia, jua mengungkapkan, bahwa jumlah barang jamaah haji kloter 09 tetap 319, namun hanya 317 jamaah, sebab satu orang meninggal dunia di kota Mekkah dan satu orang lebih awal di pulangkan ketanah air karena kondisi lemah.

Sambil menunggu keberangkatan ke Jeddah, jamaah haji masih melakukan arbain ke Mesjid Nabawi.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Kades Dituntut Menguasai Akuntansi

Kades Dituntut Menguasai Akuntansi

GEMA, PULAULAUT - Sekitar 28 orang Kepala desa (Kades) dan 120 anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), dituntut untuk menguasai akuntansi dan lebih kreatif, cepat tanggap terhadap pembangunan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, dalam sambutannya saat melantik kades dan anggota BPD se Kotabaru, Selasa, (28/10/2014) pagi, di gedung Parisbarantai.

"Pemerintah desa dituntut lebih aspiratif, kreatif dan inovatif, agar bisa sejalan dengan pelaksanaan otonomi daerah. Bahkan setiap kades wajib menguasai akuntansi karena mereka pejabat yang membuat komitmen," kata Irhami.

Orang nomor satu di Bumi Saijaan itu juga menekankan, bahwa penggunaan dana harus bisa dipertanggung jawabkan secara akuntabel dan trnsparan, serta tanggap akan kondisi kehidupan masyarakat. 

Nampak hadir Ketua DPRD Kotabaru, Hj Alfisah, Kasi Intelijen Kodim 1004, Lettu Inf Tata Ramdan, Kabag Ops Polres Kotabaru dan undangan yang lainnya.

Hingga akhir, proses pelantikan kepala desa dan BPD se Kotabaru berjalan lancar.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Bantuan Puting Beliung Mulai Berdatangan

Bantuan Puting Beliung Mulai Berdatangan

GEMA, SARANGTIUNG - Kejadian puting beliung yang melanda Desa Sarangtiung, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru, Jum'at, (24/10) lalu, akhirnya mendapatkan bantuan dari berbagai pihak untuk meringankan beban warga setempat.

Bantuan mulai mengalir dari Kasi penanggulangan bencanan, Suhaimi, yang langsung diberikan kepada Lurah Desa Sarangtiung, Abdul Mulud. Dan disaksikan oleh Kadis sosial dan tenaga kerja H Gt Samsul Bahri, Kodim 1004 Kotabaru, Danramil Kota 08-1004 Kotabaru, Kapten Inf Sudarman.

Bantuan yang disalurkan berupa mie instan, sembako, tenda terpal, pakaian dan yang lainnya, Minggu, (26/10), acara berjalan dengan tertib dan lancar. Dan peninjauan pun langsung dilakukan kelokasi kejadian.

Kejadian puting beliung tersebut juga membuat Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, di dampingi Dandim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Khabib Mahfud, Senin, (27/10), turun langsung meninjau lokasi kejadian dan memberikan bantuan sembako dan santunan kepada warga yang terkena musibah sebesar empat juta rupiah.

Orang nomor satu di Kotabaru tersebut juga mendatangi satu per satu rumah warga yang tersapu puting beliung hingga memporak porandakan perumahan warga itu.

Disisi lain Kades Sarangtiung, Oyong, mengatakan, bahwa peristiwa yang melanda perumahan warga tersebut, Jum'at, (24/10/2014) pukul 08.30 wita, dan berbarengan dengan turunnya hujan dan angin kencang di kawasan tersebut.

"Mohon pemerintah setempat peduli, karena hal ini adalah bencana dan kalau bisa diadakan semacam bedah rumah agar beban warga ringan dalam memperbaiki tempat tinggal mereka," harapnya.











- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Puluhan Rumah Tersapu Puting Beliung

Puluhan Rumah Tersapu Puting Beliung

GEMA, SARANGTIUNG -  Desa Sarangtiung, yang berada di Jalan Berangas, Km 7,5, Kecamatan Pulaulaut Utara, mendadak heboh dengan adanya puting beliung yang datang tiba tiba menghantang puluhan rumah warga, Jum'at, (24/10/2014) pukul 08.30 wita, kemarin.

Perlu diketahui bahwa rata rata rumah warga yang terkena sapuan puting beliung tersebut berada di dekat pantai (laut), karena mayoritas warga para nelayan.

Kades Sarangtiung, Oyong, mengatakan, bahwa peristiwa yang melanda perumahan warga pukul 08.30 wita tersebut berbarengan dengan turunnya hujan dan angin kencang di kawasan tersebut.

"Mohon pemerintah setempat peduli, karena hal ini adalah bencana dan kalau bisa diadakan semacam bedah rumah agar beban warga ringan dalam memperbaiki tempat tinggal mereka," harapnya.

Bagi warga yang tempat tinggal mereka tersapu puting beliung sementara mengungsi ketempat tetangga dan yang masih bisa dipergunakan, warga pun menggunakan terpal sebagai atap seadanya untuk bisa ditempati.

Data yang diperoleh dari Dinas Sosial, Kotabaru, ada 14 buah rumah di RT 02 dan 16 buah rumah di RT 03, yang rusak ringan. Dan yang rusak berat ada 02 buah rumah.

Nampak terlihat anggota Kodim 1004 Kotabaru, Dinas Sosial dan Tagana, ikut membantu warga memperbaiki tempat tinggal mereka yang dipimpin oleh Danramil kota, Kapten Sudarman, didampingi Kades Sarangtiung, Oyong, hingga selesai jam satu siang.

Rumah warga yang terkena musibah puting beliung tersebut adalah, untuk yang rusak berat, yaitu, kediaman H Subu dan Iding. Sedangkan untuk yang rusak ringan, kediaman Nor lena, Ida faridah, Hairul, Komala, M Subli, Sentang, Nariah, Muras, Munawir, Herman dan Saunah.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sebab warga sempat berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online