Sabtu, 18 Oktober 2014

23 Oktober Kloter 9 BDJ ke Madinah

23 Oktober Kloter 9 BDJ ke Madinah

GEMA, MEKKAH - Sisa beberapa hari lagi berada di kota Mekkah, jamaah haji kloter sembilan gabungan Kotabaru, Tanah Bumbu dan Barito Kuala, akan meninggalkan kota Mekkah menuju Madinah.

Hal tersebut tentu di manfaatkan oleh para jamaah, selain ke Masjidil Haram untuk beribadah sudah tentu melakukan ibadah sunat lainnya seperti umrah dan melakukan ziarah ketempat bersejarah.

Umrah maupun ziarah ketempat bersejarah tersebut menggunakan jasa mukimin yang ada di Mekkah, dengan fasilitas bus travel 40 kursi dan ada juga yang menggunakan taksi angkot, dengan biaya lima real hingga sepuluh real, ucap Kamal, Jum'at kemarin.

Melalui via telepon, H Ahmad Kamal selaku ketua kloter 9 BDJ menyampaikan, "Hari ini, Sabtu, (18/10) ada sekitar 80 jamaah yang akan melakukan umrah sunah pagi hari, masalahnya ada sebagian jamaah yang lansia, keadaan padat dan suhu udara yang panas," katanya.

"Ya benar, jamaah melakukan umrah sunah berombongan, bahkan ada jamaah yang kuat melaksanakan umrah sampai tujuh kali," ungkap Kamal.

Sekedar diketahui beberapa hari lagi rombongan kloter 9 BDJ gabungan asal Kotabaru, Tanah Bumbu dan Barito Kuala, rencananya akan meninggalkan kota Mekkah, Kamis, (23/10/2014) ke Madinah.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Satu Jamaah Haji Dirawat di ICU

Satu Jamaah Haji Dirawat di ICU

GEMA, MEKKAH - Beberapa hari berada di kota Mekkah, dan melakukan berbagai macam kegiatan ibadah wajib maupun sunah tentu menguras tenaga bagi jamaah haji. Dan hal tersebut dialami oleh satu dari 319 jamaah haji kloter 9 BDJ, dan langsung di bawa keruang ICU rumah sakit Mekkah.

Sebelumnya jamaah haji asal Kotabaru, Siti Rohayah Mansyur (53), hanya dirujuk di sektor, namun mengingat keadaan jamaah yang melemah maka tim kesehatan haji bersama ketua kloter langsung membawa ke rumah sakit Mekkah untuk mendapatkan perawatan intensif, ungkap dr Edy Suprayitno, tim kesehatan haji kloter.

"Keadaan ibu Siti Rohayah, sudah ada perubahan dari hari hari sebelumnya, namun masih harus dirawat intensif pihak rumah sakit karena sebagian anggota tubuh beliau masih belum berfungsi normal dan mendapatkan asupan makanan melalui alat bantu," jelas Edy via telepon.

Ia menuturkan, selama perawatan diruang ICU, ibu Rohayah (53) ditemani suami Muhammad Rafi'i (61). Dan beberapa hari jelang ke Madinah kami, pihak kesehatan kloter terus memantau perkembangannya apakah nanti di ijinkan pihak rumah sakit untuk bisa kembali ke rombongan.

"Intinya menunggu perkembangan kesehatan beliau dulu lah, dan keputusan para medis Pemerintah Arab Saudi, apakah bisa bersama rombongan ke Madinah atau nanti lebih awal di pulangkan ke tanah air," pungkasnya.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Pembagian Kompor Gas dan Tabung Elpiji 2015

Pembagian Kompor Gas dan Tabung Elpiji 2015

GEMA, PULAULAUT - Warga Pulaulaut di kabupaten dihimbau oleh Dinas Energi dan Mineral Kotabaru, untuk mengisi formulir pendataan melalui ketua rukun tetangga (RT) masing masing wilayah, terkait rencana pemerintah yang akan membagikan kompor gas dan tabung elpiji 3 Kg pada tahun 2015 mendatang.

Hal ini dilakukan sebagai tahap pendataan, baik terhadap penduduk tetap maupun penduduk tidak tetap (Pendatang) namun harus membuktikan dengan identitas mereka, kata Tunik, selaku Sekretaris Lurah Kotabaru Tengah, di ruang kerjanya, Kamis kemarin.

"Mereka harus menyertakan copy kartu tanda penduduk (KTP) untuk penduduk tetap, sedangkan penduduk tidak tetap harus menunjukkan surat keterangan domisili dari RT atau RW setempat dan copy kartu keluarga (KK), masing masing dua lembar," ungkap Tunik.

Ia menjelaskan, dan nantinya warga akan mendapatkan kompor gas dan tabung elpiji 3 Kg per KK satu paket. Walaupun dalam satu rumah dihuni oleh lebih dari satu kepala keluarga (KK).

"Sampai saat ini di Kelurahan Kotabaru Tengah, masih tahap pendataan dan rencananya tahun 2015 mendatang baru akan dilakukan pembagian. Tidak tau ya di daerah lain," pungkasnya.









- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online