Sabtu, 11 Oktober 2014

Hutan Terbakar, Warga Bakau Cemas

Hutan Terbakar, Warga Bakau Cemas

GEMA, BAKAU - Lagi lagi akibat kemarau, hutan di kawasan Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara, Kotabaru, terbakar. Hal ini membuat warga cemas akan kobaran api tersebut yang tersebar di beberapa titik dan menghampiri pemukiman warga sekitar. Sebelumnya juga terjadi kebakaran hutan di Desa Pantai Baru, Kecamatan Pulaulaut Tengah.

Kejadian tersebut sudah sepekan melanda Desa Bakau, dan api yang membakar hutan kawasan itu tersebar di beberapa titik hingga menyulitkan warga untuk memadamkannya sebab hanya menggunakan peralatan seadanya.

Kepala Desa Bakau Suwardi, mengatakan "Memang kami hanya menggunakan peralatan seadanya untuk memadamkan kobaran api itu agar tidak masuk kepemukiman warga dan melakukan penjagaan bergilir untuk antisipasi".

"Air PDAM Bakau tidak berfungsi karena mesinya rusak dan perusahaan setempat pun ditunggu bantuannya tak kunjung datang untuk memadamkan kobaran api, jadi hanya mengandalkan sumur tua warga" ungkap Wardi, melalui pesan singkat. 

Kobaran api begitu cepat menyebar ke kawasan lapangan bola Desa Bakau, Gang Hijarah RT 02 Rawa Blibis hingga daerah komplek pemakaman muslim.

Disisi lain titik api juga menyebar di daerah SMA Pamukan Utara dan pemukiman warga RT 01, bahkan kantor PLN Bakau pun terancam.

Hingga hari ini, Sabtu, (11/10/2014) pagi dini hari, api kembali menyebar di kawasan perbatasan Desa Bakau RT 02 dengan Desa Balamea. Dan hal ini tentu membuat aparat desa bersama warga sekitar ektra ketat melakukan penjagaan bergilir akan penyebaran titik titik api tersebut.

Sampai berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun satu buah rumah warga kawasan SMA ludes terbakar. Dan asal mula penyebab terbakarnya hutan Bakau tersebut tidak diketahui.












- Penulis : M Ridhoni - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Batuk dan Flu Serang Jamaah

Batuk dan Flu Serang Jamaah

GEMA, MEKKAH - Cuaca panas yang menyengat di tanah suci membuat 319 jamaah haji kloter 9 BDJ gelombang II gabungan Kotabaru, Tanah Bumbu dan Barito Kuala terserang batuk dan flu.

Disamping cuaca panas 44 derajat celsius, kebanyakan jamaah meminum air zam zam yang dingin (air es), selain itu debu juga salah satu faktor jamaah terserang batuk dan flu tersebut.

Sekitar 90 persen, Kamis, (9/10/2014) jamaah sudah melaksanakan tawaf ifadah, dan hanya para lansia yang belum mengingat keadaan jamaah itu sendiri.

Hal tersebut dibenarkan oleh TPHD, H Julkifli BT melalui via telepon.

"Benar, hampir semuanya sudah melaksanaka tawaf ffadah, cuma bagi yang tua tua yang belum karena mereka harus menggunakan kursi roda" jelas Julkifli.

Selain itu sambungnya, keadaan yang berjejal di Masjidil Haram mengharuskan mereka dibantu oleh keluarga mereka atau tim pembimbing haji untuk melakukan tawaf ifadah tersebut.

Namun Julkifli menyayangkan bahwa pihak maktab hanya menyiapkan dua hingga tiga kursi roda saja untuk jamaah yang tua tua tersebut. Jadi dengan terbatasnya kursi roda itu maka disiasati dengan membagi jadwal antara pagi dan sore agar bisa.









- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Ass II Pantau Keadaan Jamaah di Mekkah

Ass II Pantau Keadaan Jamaah di Mekkah

GEMA, MEKKAH - Setiap hari selama musim haji, Assisten II, H Hasby M Tawab selalu memantau keadaan jamaah haji Kotabaru yang tergabung di kloter 9 BDJ melalui siaran langsung Radio Gema Sa'ijaan (RGS) setiap malamnya melalui Freq 102 FM.

Sekedar diketahui H Hasby M Tawab, mendapat kepercayaan menjadi koordinator pemberangkatan dan pemulangan haji Kotabaru tahun 2014.

Disela kesibukannya Hasby menyempatkan berdialog langsung dengan ketua kloter, H Kamal dan TPHD, H Julkifli di Mekkah, Jum'at, (10/10/2014) malam, melalui via telepon di Studio RGS Fm yang dipandu oleh penyiar senior H Kisra Sarwansyah.

Dalam perbincangan tersebut dikatakan ketua kloter H Kamal, bahwa semua jamaah haji baik Kotabaru, Tanah Bumbu dan Barito Kuala, yang tergabung di kloter 9 BDJ sudah melaksanakan tawaf ifadah. Dan hanya dua orang yang belum karena sakit.

"Semua jamaah sudah melaksanakan tawaf ifadah, cuma dua orang yang belum karena sakit. Satu orang di rawat di pemondokan oleh TKHI dan satunya lagi di rujuk ke BPHI, intinya cuma kelelahan dan faktor usia," jelas Kamal.

Rencananya besok melihat keadaan jamaah tersebut dan bila memungkinkan akan dibantu melakukan tawaf ifadah.

Selain itu jamaah sudah mulai melakukan jiarah ke tempat tempat bersejarah di kota Mekkah, ungkapnya. 

Dikesempatan tersebut Hasby, mengingatkan kepada petugas haji agar bisa menjaga kesehatan mereka disamping menjalankan tugas membantu para jamaah.

Ia, juga meminta jamaah haji bisa mendo'a kan Kotabaru agar sukses dalam pelaksanaan hari nusantara Desember nanti.

Selain itu nantinya juga akan dilakukan evaluasi dan perbaikan untuk pelaksanaan haji berikutnya. bahkan Kotabaru mempunyai wacana, kedepannya pemberangkatan jamaah haji Kotabaru akan menggunakan jalur udara menuju asrama haji Banjarbaru, namun masih dilakukan pengkajian untuk teknisnya, ungkap Hasby.

Hal tersebut di aminkan dan disambut gembira oleh ketua kloter H Kamal dan petugas haji serta jamaah haji Kotabaru di Mekkah. dan mudah mudahan semua itu bisa terlaksana, ucap Kamal.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online