Jumat, 07 Maret 2014

Polres Kotabaru Siap Amankan Pemilu 2014

Polres Kotabaru Siap Amankan Pemilu 2014

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka menghadapi pengamanan pemilu 9 April mendatang, Polres Kotabaru adakan latihan pra ops mantap brata intan 2014, Jum’at, (7/3/2014), halaman Siringlaut. Dengan tema “ Dengan penguatan fungsi operasional kepolisian yang tinggi polisi siap mengamankan pemilu tahun 2014”.

Simulasi ini diselenggarakan sebagai tindak antisipasi terhadap kemungkinan yang akan terjadi selama pelaksanaan pemilu 9 April mendatang.

Dan antisipasi kemungkinan adanya tindakan anarkis oleh masyarakat yang tidak bertanggungjawab, seperti ketidakpuasaan terhadap hasil pemilu yang akan berimbas dengan adanya demo ataupun penjarahan dan yang lainnya.

Kapolres Kotabaru AKBP Rijal Irawan, menghimbau, pengamanan pemilu perlu dijaga, dan sampai saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan untuk wilayah Kotabaru, yang terdiri dari 21 kecamatan dan kepulauan.

"Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada tindakan yang mengarah kepada tindakan anarkis, diharapkan jangan sampai ada lah hal demikian" ujar Rijal.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat, jadilah pemilih yang cerdas, sebab pesta demokrasi bukanlah untuk menimbulkan kerusuhan namun memilih untuk membangun bangsa bukan merusak bangsa.

Ditambahkan dandim 1004 Kotabaru, kami siap membantu Polres mengamankan pelaksanaan pemilu apabila terjadi tindakan anarkis

Dalam simulasi tersebut diturunkan pasukan anti huru hara, mobil water canon, dan miniatur dari beberapa kantor yang berkaitan, seperti miniatur gedung KPU Kotabaru, gedung DPRD, dan TPS, bahkan menurunkan massa perusuh sehingga stimulasi terlihat seperti benar-benar terjadi.












- Penulis : Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Kotabaru Peringkat Kedua Kasus Narkoba

Kotabaru Peringkat Kedua Kasus Narkoba

GEMA, PULAULAUT - Secara geografis Kotabaru merupakan daerah laut yang memudahkan pengedar meakses masuk dari penjuru laut mana saja, dan yang memprihatinkan Kotabaru berada diperingkat kedua dalam kasus peredaran narkoba wilayah Kalimantan Selatan.

Terkait hal demikian maka diadakan monitoring dan evaluasi kegiatan sosialisasi pembentukan BNN di Kotabaru, Kamis, (6/03/2014), di Operation room, dalam rangkaian Audiensi Badan Narkotika Nasional (ABNN).

Kepala BNN Provinsi Drs Agus Budiman Manalu S.Hum, menyampaikan, berdasarkan penelitian bahwa Kalimatan Selatan merupakan sasaran empuk untuk peredaran narkoba, karena tingkat pendapatan ekonomi masyarakat tergolong tinggi.

"Melalui monitoring dan evaluasi serta sosialisasi P4GN (Rencana Aksi Pemberantasan Pengguna dan Peredaran Gelap Narkoba), yang gencar dilakukan oleh BNN terwujud harapan “Indonesia Bebas Narkoba 2015”  jelas Agus Budiman.

Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, menambahkan, Anak-anak adalah pemegang estafet tongkat pemerintahan, 10 – 20 tahun yang akan datang, merekalah penerus generasi bangsa ini. Kalau tidak gencar kita memerangi narkoba akan sulit mencari orang-orang dengan kualitas yang sempurna.

"Hal ini seperti mengurai benang kusut, saya prihatin terhadap prestasi yang di toreh Kotabaru dengan peringkat kedua kasus narkoba, ini bukanlah prestasi yang membanggakan apalagi kasusnya banyak terdapat anak-anak pelajar yang menghisap lem" jelas Irhami dengan nada kecewa.

Sosialisasi ini akan dilakukan besar-besaran, dan untuk Satpol PP agar mensosialisasikan ke pedagang di pasar dan warung agar berhati-hati jika ada anak-anak membeli lem kastol, kalau bisa jangan dijual.

Diasamping itu bupati mengusulkan, adanya pembentukan relawan narkoba, dalam rangka memerangi narkoba dan meminta pengadaan armada pengintai untuk wilayah laut. Sebab modus pengedaran bisa terjadi di pulau- pulau yang sepi bahkan tak berpenghuni.

Irhami, menghimbau, “Mari bersatu aparatur dan masyarakat untuk memerangi narkoba agar Kotabaru bebas narkoba”.

Hadir dalam acra ini jajaran terkait dari pemerintah daerah, Kasat Narkotika Polres Kotabaru, Kabag Hukum, dan lima sekolah tingkat SLTA yaitu SMAN 1, SMAN 2, MAN, SMK, dan SMA Garuda.

Sedangkan rombongan dari Provinsi Kalsel yaitu Kepala Bid. Pemberantasan. AKBP Sujono, kepala Bid. Pencegahan, dan Ivansyah SE. M,M.










- Penulis : Salasiah/Sri Mariana - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online