Sabtu, 22 Februari 2014

Bulog Stok 600 Ton Raskin

Bulog Stok 600 Ton Raskin


GEMA, PULAULAUT - Bulog Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, saat ini menyimpan 600 ton beras stok untuk rumah tangga miskin di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

"Stok beras yang ada saat ini, diperkirakan cukup untuk lima bulan kedepan, untuk raskin di dua kabupaten," Kepala Bulog Kotabaru Rony Hardianto, di Kotabaru Jumat.

Stok beras tersebut diperoleh dari petani di Kalimantan Selatan, seperti, Hulu Sungai Tengah dan sekitarnya, dan Kabupaten Batulicin.

Dikatakan, kebutuhan akan beras untuk rumah tangga miskin di Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu, rata-rata setiap bulan 120 ton.

Biasanya, raskin didistribusikan setiap bulan bagi daerah yang mudah dijangkau dengan transportasi, dan dua-tiga bulan sekali bagi daerah-daerah yang sulit dijangkau seperti Kecamatan Pulau Sembilan, Pamukan Selatan, dan Hampang.

Beberapa daerah di Kabupaten Tanah Bumbu, juga diberi kebijakan sama yaitu bisa mengambil beras untuk keperluan dua sampai tiga bulan.

Selain kemudahan, kebijakan tersebut diterapkan untuk menghemat biaya transportasi, sering terjadi biaya angkut beras dari gudang Bulog ke pendistribusian hingga konsumen memerlukan biaya cukup tinggi.

"Sehingga dengan cara tersebut, penerima beras tidak terbebani oleh biaya distribusi yang bisa memberatkan," paparnya.

Sementara itu, jatah beras raskin untuk Kabupaten Kotabaru saat ini menjadi sekitar 127.965 kg untuk 8.531 rumah tangga miskin di 21 kecamatan di Kotabaru.

Jatah untuk Kabupaten Tanah Bumbu menjadi 150.180 kg untuk sekitar 10.012 rumah tangga miskin di Bumi Bersujud.







- Sumber : Antara News
Lima Proyek Diharapkan Diresmikan Presiden

Lima Proyek Diharapkan Diresmikan Presiden

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan, Irhami Ridjani mengharapkan lima proyek besar di daerahnya dapat diresmikan presiden yang baru pada puncak perayaan Hari Nusantara, 13 Desember 2014.

"Kita berharap sejumlah proyek yang kini sedang dikerjakan bisa diresmikan presiden yang baru nanti," kata Bupati, saat meninjau objek wisata yang dipersiapkan untuk Hari Nusantara di Kotabaru, Jumat.

Proyek-proyek tersebut masing-masing pembangkit listrik tenaga uap di Sigam, Pulaulaut Utara, dengan kapasitas 2X7 MW, saat ini masih tahap penyelesaian, Waduk Gunung Bahalang, di Gunung Sari, Pulaulaut Utara, yang akan dibangun oleh perusahaan minyak goreng asal Malaysia yakni, PT Golden Hope Nusantara dengan dana sekitar Rp30 miliar melalui dana "corporate social responsibility" (CSR).

Kemudian proyek Ekowisata Hutan Meranti Putih, di Desa Megasari, Pulaulaut Utara, di lokasi tersebut akan dilengkapi dengan penangkaran rusa sambar, dan beberapa fasilitas yang lainnya.

"Rencananya, akan didatangkan 20 ekor rusa sambar untuk mendukung program Eko Wisata di Hutan Meranti Putih," jelas Bupati.

Lalu, proyek Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru, yang dibangun dengan dana sekitar Rp250 miliar, di Stagen.

Saat ini Dinas Cipta Karya Permukiman dan Perumahan Kotabaru tengah mempersiapkan penyelesaian pembangunan rumah sakit dengan sistem tahun jamak.

"Ada pula industri pengalengan dan tepung ikan, yang rencananya akan dibangun oleh investor asal China," tambah Irhami.







- Sumber : Antara News