Sabtu, 20 Desember 2014

Kawasan Agussalim Terendam

Kawasan Agussalim Terendam

GEMA, PULAULAUT - Musim kemarau sudah berakhir dan hujan pun merata mengguyur Bumi Saijaan beberapa pekan ini. Dan daerah rendah seperti jalan Agussalim pun menjadi incaran luapan air gunung karena curah hujan yang tinggi, padahal kawasan tersebut sudah dibangunkan draines yang langsung menuju laut dengan biaya besar namun tetap terendam air hujan.

Volume air hujan yang tinggi sekitar dua jam, Kamis kemarin membuat jalan jalan di kawasan rendah terendam air. Dan masyarakat pun resah dibuatnya karena gorong gorong yang dibuat ternyata tidak bisa menampung air yang datang dari gunung.

"Kenapa sudah ada gorong gorong besar tetapi masih saja banjir," ucap Itah salah seorang warga.

Warga lain Narso juga berujar "Air lebih cepat naiknya sebelum dibangun gorong gorong dan resapan air seperti jebol tidak berfungsi".

Untungnya hujan segera reda hingga tidak sampai merendam perumahan warga., ungkap Naso.   










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 19 Desember 2014

BNNK Lakukan Penyuluhan Melalui Ceramah

BNNK Lakukan Penyuluhan Melalui Ceramah

GEMA, PULAULAUT - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotabaru, menggandeng remaja Mesjid Agung Khusnul Khatimah untuk memerangi peredaran narkoba melalui syiar Islam. Dan mendatangkan penceramah Ustad Jama'an HD asal Banjarbaru.

Dalam kesempatan itu, Rabu, (17/12/2014) malam, penceramah mengupas tentang hidup bahagia tanpa narkoba dan kebahagian itu bisa dicapai dengan ilmu, di ruangan Mesjid Agung Khusnul Khatimah.

Sebelumnya dilakukan pembacaan syair syair maulid habsy oleh grup Maulid Al Mahya asal Desa Rampa Kotabaru dan lantunan ayat suci Al-qur'an oleh Ustad Herman Prasetyo.

H Ahmad Kamal selaku ketua bidang kepemudaan mengatakan, bahwa para remaja adalah sebuah apresiasi yang positif untuk setiap kegiatan kegiatan seperti ini.

Ditambahkan H Ramadhan dari Kemenag Kotabaru, remaja adalah motivator agar narkoba tidak semakin merajalela menghantui masyarakat khususnya remaja, dan kehidupan dapat berkualitas dengan berbuat baik untuk masyarakat yaitu mengantisipasi penyalahgunaan narkoba.

Acara di hadiri oleh kepemudaan, Kemenag, Kepala Sekolah dan pelajar SMA, SMK, MA, serta perguruan tinggi.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
DWP Kotabaru Peringati HUT Ke-15

DWP Kotabaru Peringati HUT Ke-15

GEMA, PULAULAUT - Tak terasa tahun 2014 ini Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kotabaru berumur 15 tahun, Rabu, (17/12/2014), dan banyak kegiatan yang sudah dilakukan organisasi yang terdiri dari kumpulan istri pejabat tersebut untuk membantu sang suami dalam membangun daerah.

Dan HUT DWP tahun ini mengusung tema "DWP tanggungjawab kita semua, dan tantangan perempuan di era globalisasi".

Acara dihadiri Asisten III Bid. Administrasi dan Keuangan, Ir Rizan Fahriansyah M.Si, penasehat DWP Kotabaru, Hj Sri Maria Ningsih Irhami. SH, Forkopinda, Ketua MUI KH Mustar Mustajab, perwakilan Kemenag Kotabaru, Ketua DWP Kotabaru, Hj Liliana Suriansyah, Mantan Bupati Kotabaru, Tata M. Anwar bersama istri Hj Mariana Tata M. Anwar, dan undangan lainnya.

Sambutan Ketua DWP pusat "Organisasi ini adalah wadah istri PNS yg merupakn satu satunya organisasi yang mampu mewujudkan masyarakat yang tangguh, selain itu DWP juga ikut membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang perubahan nama PNS menjadi ASN sebagai bentuk reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Kementerian PAN," sambutan dibacakan oleh Ketua DWP Kotabaru, Hj.Liliana S.

Disisi lain Penasehat DWP Kotabaru, Hj Sri Maria Ningsih, mengatakan, bahwa melalui HUT ini dapat menjadi moment kebangkitan para wanita dalam menghadapi tantangan yang semakin sulit dimasa sekarang dalam arus globalisasi.

Bupati Kotabaru dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ass III Bid. Administrasi dan Keuangan, Ir Rizan Fahriansyah M.Si, "Melalui HUT DWP tahun ini nantinya dapat ikut berperan serta dalam membangun etos kerja, kerja ikhlas, khususnya dalam keluarga, terutama mendampingi suami agar lebih giat lagi dalam berkarya dalam membangun Kabupaten Kotabaru".

Acara diisi dengan pemberian penghargaan kepada pemenang lomba senam yang di adakan oleh Disporabudpar, dan DWP sebagai juara harapn satu, pemenang lomba B2SA yang di adakan oleh Badan Ketahanan Pangan, pemenang lomba make up tanpa cermin, dan pemenang lomba masak non beras, serta pemenang lomba kebaya nasional.













- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 17 Desember 2014

Ekowisata Hutan Meranti Diresmikan

Ekowisata Hutan Meranti Diresmikan

GEMA, PULAULAUT - Sehari setelah pelaksanaan puncak Hari Nusantara dilaksanakan, Selasa, (16/12/2014) acara kembali berlangsung dengan peresmian Ekowisata hutan meranti serta penanaman perdana arboretum di Desa Sebelimbingan, Pulau Laut Utara, Kotabaru.

Hadir Kementerian Lingkungn Hidup dan Kehutann RI yang diwakili staf ahli Bid. Revitalisasi Industri Kehutanan, Dr. Ir. Bedjo Santoso, MSI, Bupati Kotabaru, H. Irhami Ridjani, Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Alfisah, Kodim 1004 Kotabaru, Khabib Mahfud, Kadis Kehutanan, Ir. Rurien Sri Hardjanti, M.M, dan Kadis Kehutanan Kalsel diwakili, Kepala UPT lingkup Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani mengatakan, pembangunan kawasan ekowisata hutan meranti ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya alam, sedangkan penanaman arboretum bertujuan untuk penelitian yang bisa digunakan untuk pembelajaran terutama kepada masayarakat khsusnya pelajar, mari kita peduli terhadap perkembangan ekosistem hutan.

Dilain pihak Wakil Menteri, Bedjo Santoso mengatakan, meranti yang ada di kawasan ini merupakan jenis terbaik yang ada di dunia, sehingga perlu dilakukan pengembangan dan perlindungan terhadap keberadaannya agar tetap bertahan.

Selain itu Bedjo menjelaskan, usaha yang dapat kita lakukan yaitu memanfaatkan hutan ekowisata ini agar berfungsi ganda sebagai penghasil barang dan jasa, dan sebagai konservasi juga penelitian.

Lebih luas ia mengungkapkan, bahwa Kotabaru termasuk pelopor pengembang kawasan ekosistem dan pemerintah pusat akan menghibahkan perluasan kawasan ekowisata ini, yang semula 300 Ha menjadi 1500 Ha.

Masih kata Bedjo, nantinya akan ditanami meranti yang mana untuk pengelolaannya diserahkan kepada Pemkab Kotabaru, dan mengenai kawasannya sendiri akan ditentukan yang jelas mudah djangkau masyarakat.

Sekedar diketahui bahwa saat ini hutan meranti sudah mempunya fasilitas akses jalan kelokasi yang memadai, pintu gerbang, pagar, tujuh buah gazebo, satu pos pengamanan, tiga unit guest house, satu unit ruang pertemuan, dan satu unit rumh keswan.

Bahkan ada koleksi flora dan fauna diantaranya, kupu kupu, burung, anggrek dan rusa dari Istana Bogor 20 ekor jenis tutul dan timor dan yang lainnya.











- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Perpustakaan Gelar Lomba Bercerita

Perpustakaan Gelar Lomba Bercerita

GEMA, PULAULAUT - Kantor Perpustakaan Umum Kotabaru, menggelar lomba bercerita daerah se Kabupaten Kotabaru untuk tingkat sekolah tingkat SMP dan SMA, Senin, di aula perpustakaan. Dan selain itu juga ada Book Fair yang dimulai dari tanggal 30 Nopember hingga 31 Desember nanti oleh penerbit Yogyakarta.

Bercerita anak ini diikuti oleh 23 orang tingkat SMP dan 12 orang tingkat SMA. Sedangkan bahan untuk cerita disiapkan oleh pihak Perpustakaan Umum Kotabaru.

Dikatakan H Fathannoor selaku Kepala Kantor Perpustakaan, bahwa untuk lomba bercerita ini merupakan yang pertama kali untuk tingkat SMP dan SMA, dan kegiatan ini sebagai promosi.

Selain itu kegiatan ini juga menguji keberanian tampil dalam ajang bercerita terutama cerita cerita rakyat khususnya cerita daerah, ungkapnya.

Ketua panitia Gt Muhammad, menambahkan, hal ini bisa memberikan wadah pengembangan kreatifitas remaja untuk membiasakan membaca dan perpustakaan jadi tempat membaca yang murah.

Sedangkan penjurian dari unsur pendidikan dan kebudayaan, yaitu, Syaifullah, S. Sos. M. Ip, Puspa Damayanty, S.Pd, dan Anwar Zain.











- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Pembenahan Siring Laut Tetap Dilanjutkan

Pembenahan Siring Laut Tetap Dilanjutkan

GEMA, PULAULAUT -
Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani mengatakan,  proyek pembenahan Siringlaut yang dikerjakan pihak ketiga, sekaligus menjadi panggung utama pelaksanaan Hari Nusantara beberapa hari lalu baru selesai 50 persen.

Menurut Irhami, proyek pembenahan berupa pelebaran dari bangunan sebelumnya, masih akan dilanjutkan oleh pihak ketiga (PT Sebuku Iron Lateritic Ores) dengan nilai Rp 26 miliar.

"Tetap dilanjutkan pekerjaan proyeknya. Karena baru selesai 50 persen," ujarnya, Rabu (17/12/2014).

Proyek pembenahan yang akan dikerjakan sampai 100 persen, rencananya sampai ke ujung dermaga bangunan Wisma Saijaan.

Disisi lain Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungannya dalam mendukung pembangunan di Kalsel. Termasuk untuk pengembangan kawasan siring Kotabaru.

"Pada Tahun 2014 dalam rangka menunjang pengembangan kawasan siring ada dana APBN melalui satker Dinas Pekerjaan Umum Kalsel. Yakni penataan kawasan siring seperti pagar, batako, lampu sebesar Rp 2,3 miliar," katanya, Rabu (17/12/2014).

Kemudian, penataan saluran drainase kota dan siring sebesar Rp 8,9 miliar, sistem penyediaan air minum PDAM untuk menunjang Hari Nusantara Rp 13,46 miliar, perbaikan Jalan Tanjung Serdang-Sebelimbingan-Kotabaru dana APBD Provinsi Rp 30 miliar.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, untuk Tahun 2015 Pembangunan dana APBD Provinsi di Kabupaten Kotabaru. Yakni desain jembatan Pulau Laut- Pulau Kalimantan Rp 23 miliar, fisik awal pembangunan jembatan Rp 50 miliar dan Jalan Lingkar Kotabaru-Lontar Rp 22 miliar.

"Kini kami memohon pemerintah pusat dapat segera mengalokasikan dana agar pembangunan Pulau Laut- Pulau Kalimantan seperti yang diidam-idamkan masyarakat Kotabaru segera terwujud," harapnya.









- Editor : Rian - Sumber : Banjarmasinpost
Presiden Joko Widodo Hadiri Harnus

Presiden Joko Widodo Hadiri Harnus

GEMA, PULAULAUT - Serangkaian kegiatan pesta rakyat sudah berlalu, hingga puncak pelaksanaan Hari Nusantara tiba, walaupun sempat tertunda namun akhirnya Presidin RI Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama para menteri bisa hadir ke Kotabaru dalam pelaksanaan tersebut.

Kedatangan Presiden Jokowi bersama rombongan sudah ditunggu lama oleh warga yang sendari pagi menantikan kedatangannya, dan mereka memadati sepanjang jalan yang akan di lewati oleh presiden tersebut.

Presiden Joko Widodo, Senin (15/12/2014) pagi pukul 06.45 Wib, terbang ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dari Base Ops Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Jokowi mengunakan Pesawat Kepresidenan Boeing Business Jet 2 yang berkapasitas 58 penumpang.

Setelah terbang 2 jam lebih, pada  pukul 09.30 Wita,  Jokowi dari  Bandara Syamsuddin Noer Banjarmasin, Kalsel, akan meneruskan perjalanannya menuju kota yang sering dikenal dengan julukan Bumi Sa-ijaan Kotabaru menggunakan  pesawat yang lebih kecil lagi, yaitu CN 295.

Di kota kabupaten yang berjarak sekitar 6 jam perjalanan jika ditempuh dengan jalan darat, Jokowi akan memimpin acara Hari Nusantara Tingkat Nasional 2014 di pantai Saring Laut, Kotabaru.

Di acara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi M Nasir dan pejabat lainnya akan menyambut kedatangan Presiden dan rombongan terbatas.

Hari Nusantara merupakan peringatan  Deklarasi Djoeanda oleh Perdana Menteri Ir Djoeanda terkait wilayah teritorial laut RI pada 13 Desember 1957, yang menandai 12 mil batas lebar laut wilayah Indonesia dari garis pantai dari sebelumnya hanya 3 mil. Dengan penetapan 12 mil wilayah laut dari garis pantai Indonesia, wilayah teritorial laut dari kepulauan di Indonesia disatukan.

Momentum peringatan Hari Nasional sangat penting dan sejalan dengan program Presiden Jokowi yang akan menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Dari acara tersebut, selanjutnya Jokowi didampingi sejumlah menteri, di antaranya Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya serta Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, akan blusukan di beberapa kampung nelayan di Kotabaru.
  










 - Editor : Rian - Sumber : Banjarmasinpost
Puluhan Pasukan Marinir Unjuk Kebolehan

Puluhan Pasukan Marinir Unjuk Kebolehan

GEMA, PULAULAUT - Selain untuk melihat secara langsung kehadiran Presidin Jokowi di Kotabaru, warga pun ingin melihat secara langsung atraksi para marinir yang unjuk kebolehan baik di laut maupun udara.

Decak kagum warga yang melihat para marinir berterbangan di udara dengan lihainya melakukan aksi mereka pada puncak pelaksanaan Hari Nusantara di Siring Laut, Kotabaru, Senin kemarin.

Masing masing marinir tersebut ada yang membawa bendera merah putih, bendera Hari Nusantara dan warna warni melenggok lenggok di udara hingga satu persatu mendarat di panggung kehormatan.

Kesempatan ini tentunya tidak disia siakan warga, mereka mengabadikan setiap moment Harnus.

"Kapan lagi bisa seperti ini di Kotabaru, jadi ya di abadikanlah sebagai kenang kenangan," ucap Tari.    










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Ratusan Kapal Nelayan Ikut Ramaikan Harnus

Ratusan Kapal Nelayan Ikut Ramaikan Harnus

GEMA, PULAULAUT - Ratusan kapal nelayan Kotabaru ikut ramaikan pelaksanaan Hari Nusantara di depan Siring Laut, bersama puluhan kapal perang dan tank amfibi yang melakukan atraksi.

Sekitar 500 lebih kapal nelayan tersebut yang sudah di hias melintas di depan panggung kehormatan Presiden RI dan para menteri.

Dari kejauhan terdengar yel yel "Jayalah Nusantara, Jayalah Nusantara" sembari memberi hormat kepada Presiden Jokowi.

Suasana tambah semarak dengan tembakan dari setiap kapal perang yang melintas di depan panggung kehormatan hingga gaungnya menggema memekakan telinga.

Dan selain itu atraksi di sambung dengan pasukan terjun payung dengan warna warni menghiasi angkasa Bumi Saijaan.

Cuaca yang cerah mendukung pelaksanaan tersebut hingga akhir dan mendarat dengan sempurna. 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Ribuan Warga Padati Siring Laut

Ribuan Warga Padati Siring Laut

GEMA, PULAULAUT - Puncak pelaksanaan Hari Nusantara ke-14 di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin kemarin menyedot perhatian warga untuk menyaksikan secara langsung pelaksanaan acara tersebut.

Walaupun penjagaan super ketat sudah dilakukan aparat gabungan baik dari pusat, provinsi dan kabupaten, namun tetap tdak bisa menahan banyaknya warga yang menerobos masuk ke lokasi pelaksanaan Harnus.

Akan tetapi warga di arahkan oleh petugas pada tempat yang sudah ditetapkan untuk bisa melihat dari jarak jauh pelaksanaan tersebut yang di hadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama istri dan beberapa menteri.

Suasana aman dan terkendali selama pelaksanaan Harnus, warga pun kagum adanya atraksi kapal perang dan terjun payung.

"Luar biasa, mereka hebat melayang layang di udara dan mendarat di Siring Laut," kata Doni seorang pengunjung.












- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Semarak Kapal Layar Meriahkan Harnus

Semarak Kapal Layar Meriahkan Harnus

GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka memeriahkan Hari Nusantara (Harnus) ke 14 di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, berbagai macam kegiatan pun diadakan dan salah satunya adalah perahu layar (Katir).

Perahu katir tersebut biasanya diadakan di Pulau Kerayaan setiap pertengahan bulan Juli dan Agustus, namun karena memeriahkan Harnus maka di adakan di Pulau Laut mulai dari Desa Sarangtiung hingga Siring Laut.

Acara ini diikuti puluhan peserta dan tentu saja hal tersebut menyedot perhatian warga, pasalnya warga Saijaan baru bisa melihat secara langsung akan adanya perahu layar karena selama ini hanya di adakan di Pulau Kerayaan yang berjarak 140 Km sebelah selatan Pulau Laut.

"Kalau tiap kali acara ini diadakan di ibukota kabupten tentu ramai sekali, bukan hanya pada moment tertentu saja," kata Wati salah seorang warga Saijaan saat asik menyaksikan perahu layar hilir mudik di lautan Siring Laut.










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 16 Desember 2014

PT ITP Gelar Syukuran Berdirinya Tiga Bank Sampah

PT ITP Gelar Syukuran Berdirinya Tiga Bank Sampah

GEMA, TARJUN - PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Plant Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, bersama perangkat dan warga desa binaan menggelar syukuran satu tahun pengelolaan bank sampah yang berhasil dilaksanakan oleh tiga kelompok.

Dan ketiga kelompok tersebut yaitu, Bank Sampah Mulia Desa Tarjun, Bank Sampah Mashurin Tiga Roda Desa Tarjun, dan Bank Sampah Andesla Desa Langadai.

Management Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan, bank sampah harus terus dilakukan pembinaan agar target yang diharapkan dapat tercapai dan kepedulian masyarakat harus terus ditingkatkan baik sosialisasi tentang pentingnya bank sampah dan program program lain misalnya, program simpan pinjam, bayar tagihan listrik atau kerjasama dengan program BPJS.

Selain itu juga penting meningkatkan pengetahuan para pengurus bank sampah tentang management yang baik, meningkatkan program-program pelayanan bank sampah, sosialisasi keseluruh desa binaan dan sekolah-sekolah terutama yang berada disekitar operasional pabrik semen, ungkap Teguh. 

Berdasarkan pantauan, penerapan bank sampah ini banyak memberikan hasil positif bagi desa dan warga. Dan kondisi lingkungan desa kini terlihat lebih bersih, hingga  warga pun terbiasa disiplin dalam menjaga kebersihan di tempat sekitarnya.

Selain itu, warga pun mendapat manfaat ekonomis berupa nilai rupiah dari hasil penyetoran sampah ke bank sampah tersebut.

Bank Sampah Mulia, Rusminah, mengatakan, sejak didirikan 18 Januari 2014, bank sampah yang dikelola kelompoknya telah beranggotakan 100 orang, dengan omset terakhir Rp10.166.960.

"Bank sampah kami beroperasi seminggu sekali, setiap hari Sabtu pukul 08.00 sampai 13.00 wita" jelasnya.

Latar belakang terbentuknya Bank Sampah mulia ini, menurut Rusminah, bermula dari keinginan memperbaiki kondisi lingkungan Desa Tarjun, karena kepadatan penduduk yang selalu meningkat tiap tahunnya dan konsumsi masyarakat tinggi hingga menimbulkan permasalahan lingkungan dengan tingginya volume sampah.
   
Disisi lain Direktur Bank Sampah Manshurin Tiga Roda, Suryana, mengatakan, saat ini nasabahnya tercatat memiliki 404 nasabah dengan saldo tabungan, terkumpul Rp13.365.000, dan jenis sampah yang disetorkan, berupa,kaleng bekas, plastik ,kertas, aluminium, besi, dan aki.

Sementara itu, Direktur Bank Sampah Andesla, Adawiyah mengatakan, bank sampah yang dipimpinnya berdiri sejak 29 November 2013 di Desa Langadai. Dan pertama kali berdiri hanya beranggotakan 20 orang dengan volume total sampah yang masuk 63,9 Kg dan omset Rp100.000. Namun, bank sampah ini terus berkembang, dan hingga setahun sudah mempunyai 117 nasabah, dengan omset Rp11.117.445. jelasnya.

"Sebagian warga Langadai selama ini sampah yang timbul masih dikelola masyarakat dengan cara dibakar ataupun dibuang ke sungai. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan dan menurunnya nilai estetika,’’ ujarnya.

Atas dasar itulah, Adawiyah dan kawan-kawan membentuk bank sampah, di bawah binaan manajemen PT ITP. Bank sampah ini merupakan strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat berkawan dengan sampah.

Ia pun menjelaskan, bank sampah ini harus terintegrasi dengan gerakan 3R, sehingga manfaat langsung yang dirasakan masyarakat tidak hanya ekonomi kerakyatan yang kuat. Namun, juga pembangunan lingkungan yang bersih dan hijau guna menciptakan masyarakat yang sehat.











- Penulis : Humas PT ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 06 Desember 2014

Tiga Buah Rumah Hangus Terbakar

Tiga Buah Rumah Hangus Terbakar

GEMA, PULAULAUT - Suasana santai warga, terusik dengan adanya amukan si jago merah di Jalan Hasanudin RT 03, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu, (6/12/2014) pukul 15.00 Wita. Dan mengakibatkan tiga buah rumah hangus terbakar.

Sontak warga pun panik berlarian mengamankan harta benda mereka dari amukan si jago merah tersebut.

Lokasi kebakaran yang berada di kawasan pesisir tersebut memudahkan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api lebih luas lagi. Dan sekitar satu jam kobaran api bisa di kuasai petugas gabungan.

Sekedar diketahui bahwa pada saat kejadian petugas pemadam kebakaran sedang mengikuti lomba ketangkasan pemadaman api se Kotabaru di Desa Stagen, dan seketika mereka pun langsung menuju lokasi kejadian.

Diduga sementara penyebab kebakaran akibat arus pendek listrik (Korsleting) dan kerugian ratusan juta, dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.










- Penulis : Amir Syarifudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 05 Desember 2014

Jelang Harnus Petugas Sterilkan Jalan

Jelang Harnus Petugas Sterilkan Jalan

GEMA, PULAULAUT - Operasi terpadu terkait pelaksanaan Harnus di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, 13 Desember nanti, pihak Satuan Satpol PP dan Linmas bersama jajaran Polres, Dishub, BLHD dan Kantor Pasar, mensterilkan jalan protokol yang akan dilewati oleh rombongan Presiden RI, Joko Widodo.

Penertiban yang dilakukan terhadap pedagang yang mana kios mereka memakan badan jalan ataupun jalur trotoar, Selasa kemarin.

Selain itu penertiban juga dilakukan terhadap operasi penyakit masyarakat dan operasi Yustisi (Identitas kependudukan) mulai tanggal 2 hingga 5 Desember 2014.

Kasat Pol PP dan Linmas, Kotabaru, Taufik Rifani, mengatakan untuk ring satu dan tiga akan disterilisasikan bersama Paspampres terutama pada puncak pelaksanaan hari nusantara di Siringlaut dan jalan protokol yang akan dilalui Presiden RI, minimal H-3.

"Alhamdulillah, tidak ada bentrok dengan warga untuk strelisasi atau pembongkaran tersebut karena sudah dilakukan pendekatan persuasif atau memberikan pemahaman secara kekeluargaan agar tidak ada kesalahfahaman yang bisa menimbulkan komplik dimasyarakat terkait operasi ini," ungkap Taufik.

Ia pun menjelaskan, bahwa terkait pedagang yang lapaknya terkena operasi terpadu tersebut akan diberikan pilihan tempat yang sudah disiapkan diantaranya, diarahkan ke tempat yang tidak memakan badan jalan dan trotoar, dan los los komplek Pasar Kemakmuran.

Sekedar diketahui bahwa tanggal 9 dan 10 Desember akan dilaksanakan operasi final sterilisasi terhadap beberapa ring atau wilayah, dimulai dari wilayah Stagen hingga jalan protokol ibukota Kabupaten Kotabaru.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 04 Desember 2014

Budaya dan Seni Meriahkan Hari Nusantara

Budaya dan Seni Meriahkan Hari Nusantara

GEMA, PULAULAUT - Jelang hari nusantara pada 13 Desember 2014, Dinas Pemuda olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kotabaru, menggelar berbagai lomba seni dan budaya, diantaranya teater Mamanda tradisional, batiti tali, festival budaya, perahu katir dan yang lainnya.

Rangkaian acara tersebut sudah dimulai dari tanggal 27 Nopember hingga puncak Harnus 13 Desember nanti.

Selaku penanggungjawab kegiatan festival Kadis Disporabudpar, H Rairajuni, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memajukan kesenian daerah khususnya Kabupaten Kotabaru dan Provinsi Kalimantan Selatan pada umumnya. Dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kesenian daerah banjar.

Disisi lain Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, menyampaikan, sebagai tuan rumah Harnus 2014 menjadi kesempatan Kotabaru untuk mempromosikan berbagai potensi yang kita miliki. Melalui kesenian dan budaya ini diharapkan dapat memberikan pencerahan terhadap perkembangan kesenian tradisional di Kalsel.

"Jangan biarkan generasi muda kita terkikis oleh budaya luar yang yang tentunya akan merubah perilaku mereka yang menjadi harapan kita bersama," pesan bupati.

Sekedar diketahui bahwa festival Mamanda tradisional se Kalsel mengawali rangkaian acara seni dan budaya dalam rangka memeriahkan pelaksanaan Harnus 2014 di Kabupaten Kotabaru.

Untuk nama nama pemenang Mamanda se Kalsel beberapa waktu lalu, yaitu, Penyaji terbaik satu, Sanggar Kariwaya Balangan, terbaik kedua, Belqis Of Art Banjarmasin, terbaik ketiga, Teater Lentera Sendratasik. Dan harapan satu, FAS FH Unlam, harapan kedua, Banua Etnika STIKIP PGRI Banjarmasin, harapan ketiga, Sanggar Mamang, Balangan.

Sedangkan Sutradara terbaik, M.Hasmi Yudi dari Sanggar Kariwaya, aktor terbaik, Muhammad F, AL dari Saggar Mamang, Balangan, dan aktris, Islaniyah Paguruan Banjarmasin. Dan raja terbaik, Mursalin Belqis of art, Banjarmasin.

Untuk kategori Pelestari dari Teater Tabalong, Paguruan Banjarmasin, Sanggar Pahimungan SMAN 4 Banjarmasin. Dan selaku tuan rumah Yayasan Pusaka Saijaan Kotabaru sebagai Pergelaran Eksibisi menampilkan judul Mamanda Batu Jilatan tentang keserakahan seorang mangkubumi terhadap kekuasaan.










- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 01 Desember 2014

ASN Sebagai Pemersatu Bangsa

ASN Sebagai Pemersatu Bangsa

GEMA, PULAULAUT - Berdasarkn UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi korpri akan bertranspormasi menjadi Korps Pegawai ASN RI dengan tujuan kode etik profesi dan standar pelayanan profesi ASN sebagai pemersatu bangsa, hal tersebut dikatakan Presiden RI yang di bacakan Wakil Bupati Kotabaru H Rudy Suryana, Senin, (1/12/2014) pagi, saat peringatan HUT Korpri ke-43 di halaman Siringlaut.

Selaku inspektur upacara Wabup, H Rudy Suryana, komandan upacara Kabag ortal, Minggu basuki, sedangkan peserta upacara Setda Kotabaru, H Suriansyah, kepala SKPD, jajaran staf ASN dan tenaga Non PNS dilingkungan Pemkab Kotabaru.

Wabup, dalam sambutannya menyampaikan pesan Presiden RI "Sebagai organisasi yg merupakan bagian integral pemerintah tentunya fungsi fungsi yang tercantum dalam UUD dapat diwujudkan secara bertahap dengan tetap berpegang pada amanat panca prasetya korpri". 

Sekedar diketahui bahwa peringatn HUT Korpri ke 43 jatuh setiap tanggal 29 Nopember 1971, dan tema untuk tahun ini "Memperkokoh jiwa korps, profesionalitas dan integritas aparatur sipil negara sebagai anggota korpri guna mendukung kepemimpinan nasional menuju sejahtera dan bermartabat".

Hingga akhir acara pelaksanaan berjalan dengan lancar dan tertib.











- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online