Home » » Dinas Pertanian Kotabaru Coba Alat Pemotong Padi

Dinas Pertanian Kotabaru Coba Alat Pemotong Padi

Hak Cipta By : Gema Saijaan Posting Hari : Jumat, 10 Oktober 2014 Jam : 5:25:00 AM

GEMA, SALINO - Untuk bisa menekan biaya pengeluaran bagi kelompok tani saat melakukan panen padi, pemerintah melalui Dinas pertanian lakukan uji coba alat pemotong padi (Combine Harvester), Kamis, (9/10/2014) di Desa Salino Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kotabaru. Dan selain itu juga diberikan contoh serta arahan kepada petani cara mempergunakan alat tersebut.

Alat pemotong padi sekaligus perontok ini sangat praktis. Dan nantinya kelompok tani yang tersebar di Kotabaru akan diberikan bantuan untuk mempermudah kinerja mereka.

Joni selaku bidang paska panen pada Dinas Pertanian Kotabaru, mengatakan, alat pemotong dan perontok padi ini akan menekan biaya pengeluaran petani saat panen, karena dengan alat tersebut akan cepat selesai saat melakukan panen padi.

"Memang, kerjanya cepat satu hektar cuma enam jam sedangkan secara manual berhari hari, dan mesin tersebut menggunakan BBM jenis solar dengan kapasitas lima liter," ungkap Joni.

Masih kata Joni, sementara ini masih uji coba dan membiasakan petani dengan alat tersebut dan nanti akan dibagikan kepada kelompok tani, saat ini masih dalam pemesanan.

Menanggapi hal tersebut, Camat Pulaulaut Tengah, Hairiyan Ansyari sangat senang karena ini baru pertama kali warganya menggunakan mesin untuk panen padi, jadi bisa mempercepat kinerja para petani saat panen.

"Benar, ini pertama kali dan sangat membantu petani disini untuk menekan biaya pengeluaran saat panen karena kerjanya sangat cepat cuma beberapa jam untuk satu hektar sawah sudah selesai," ujarnya.

Camat muda yang akrab di panggil Riyan ini berharap, para petani bisa menjaga dan memeliharanya dengan baik bahkan nantinya mengembangkannya. Dan tak kalah penting Ryan berpesan, jangan hanya terpaku dengan bantuan namun petani harus bisa mandiri.

Ditambahkan Dwi Wijayanti selaku bidang penelitian pada Dinas Pertanian Kotabaru, ada dua jenis bibit padi yang ditanam warga yaitu parites cibogo dan parites bestari, yang mana bibit ini bersertifikat. Dan bisa menghasilkan gabah kering per satu hektarnya enam hingga tujuh ton.











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share this article :

0 komentar:

SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR ANDA DISINI

Komentar Anda Kami Anggap SPAM Bila Mengandung Unsur SARA, Pornografi, DLL ... !

Pilih Bahasa

 
Address : Jl.Jendral Sudirman No.82 Kabupaten Kotabaru
Telphone : 0812 5138 5020
Em@il : gemasaijaan@gmail.com
Website : www.gemasaijaanonline.info
Copyright © 2011-2016. Gema Saijaan Kotabaru Online - All Rights Reserved