Kotabaru Hilir kekurangan Surat Suara

GEMA, PULAULAUT - Dari 36 kotak logistik yang di terima oleh Kelurahan Kotabaru Hilir, Pulaulaut Utara Kotabaru, Senin, (7/4/2014) untuk 9 TPS dari Komisi Pemilihan Umum Kotabaru, ternyata surat suara yang ada kurang tidak sesuai dengan jumlah pemilih. Dan rata-rata kekurangan tersebut untuk pemilih DPRD Provinsi dan DPR RI.

Penyerahan kotak suara langsung disaksikan oleh ketua kelompok panitia Pemungutan Suara (KPPS), Abdul Murat beserta staf dan anggota Pengawas Pemilu Lapangan.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan pembukaan segel kotak logistik ternyata untuk jumlah pemilih dengan surat suara tidak sesuai hingga ada beberapa TPS yang kekurangan surat suara dari 9 TPS yang ada di wilayah kelurahan Kotabaru Hilir.

Abdul Murat selaku ketua KPPS Kotabaru Hilir, membenarkan bahwa banyak surat suara yang hilang, seperti di TPS 9 dinyatakan 1 lembar kertas suara untuk DPRD Provinsi hilang, sedangkan untuk TPS 5 kotak logistik tidak bisa di buka karena kunci bok tidak diserahkan.

Dituturkan Murat, bukan hanya itu saja untuk TPS 2 lebih parah lagi karena 17 lembar kertas suara DPRD Provinsi hilang. Dan TPS 8 kurang 1 lembar kertas suara untuk DPRD Provinsi dan 5 lembar  kertas suara DPR RI.

Mendapatkan laporan tentang kekurangan surat suara tersebut, ketua PPL Panwascam Rusdy, langsung melakukan pengecekan kelokasi di Kelurahan Kotabaru Hilir.

"Alhamdulillah, kotak suara aman dan masalah kekurangan surat suara tersebut atau pun bok yang terkunci sudah di atasi setelah melakukan koordinasi dengan pihak KPU," kata Rusdy.

Saat ini 36 kotak suara sudah di bagikan kepada Sembilan TPS yang tersebar di Kelurahan Kotabaru Hilir. Dan nampak dilapangan tiap TPS sudah melakukan pemasangan sarana dan prasarana untuk pesta demokrasi besok 9 April 2014.











- Penulis : Fachrizal - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share on Google Plus

Tentang gemasaijaanonline

Gema Saijaan Online memberikan informasi seputar Kabupaten Kotabaru untuk ikut mencerdaskan anak bangsa

1 Comments :