Jumat, 28 Februari 2014

BPKAD Adakan Pelatihan Implementasi Barang

BPKAD Adakan Pelatihan Implementasi Barang

GEMA, PULAULAUT - Masih banyaknya satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Kabupaten Kotabaru yang kurang bahkan tidak tahu bagaimana mengelola penatausahaan barang milik daerah yang baik.  Sehingga membuat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), memberikan pelatihan implementasi aplikasi Simda BMD (Barang milik daerah) atau entry data buku inventaris tahun 2005.

Pelatihan simda BMD ini dilaksanakan agar seluruh satuan kerja perangkat daerah di 21 kecamatan bisa melakukan penatausahaan terhadap barang dengan baik dan akurat, dikatakan Kepala dinas BPKAD Kotabaru Khairul Aswandi ketika membuka pelatihan, Senin, (24/2/2014), di Ballroom Grand Surya Hotel.

Aswandi, berharap, nantinya peserta pelatihan perwakilan masing-masing skpd bisa menyempurnakan aset kabupaten kotabaru dalam rangka menuju opini wajar tanpa pengecualian.

Ditambahkan pihak BPKAD Provinsi Kalsel, H.Hasnan Budiman, selaku narasumber, bahwa peserta pelatihan ini adalah pengurus barang masing-masing skpd atau unit kerja di lingkungan Pemkab Kotabaru, yang di dampingi oleh tim simda.

Pelatihan selama lima hari, (24-28/2/2014), dan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Dalam pelaksanaannya masing-masing skpd melakukan entri data pada tahap data parameter meliputi nama skpd atau unit kerja, alamat, nama beserta nip pengguna barang, pengurus barang dan menyimpan barang.

Selain itu mereka juga melakukan entri data barang berdasarkan kartu inventaris barang dalam ruangan yang ada pada masing-masing skpd, sesuai dengan peraturan mentri dalam negeri nomor 17 tahun 2007, tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah, jelas Hasnan.

Ada tiga kegiatan dalam melakukan penatausahaan barang milik daerah bagi pengguna barang dan kuasa pengguna barang, diantaranya, pembukaan, inventarisasi dan pelaporan.

pengguna barang daerah juga harus melakukan pendaftaran dan pencatatan barang kedalam daftar barang pengguna sesuai dengan penggolongan dan kodefikasi barang milik daerah.

Untuk dokumen kepemilikan asli barang berupa sertifikat tanah dan bpkb kendaraan disimpan oleh pengelola barang milik daerah, sedangkan untuk pengelola barang adalah badan pengelola keuangan dan aset daerah.










 - Penulis : Fachrizal/St. Aisah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 26 Februari 2014

Mobil Avanza Meledak di SPBU

Mobil Avanza Meledak di SPBU

GEMA, PULAULAUT - Mobil Avanza Nopol N 303 F yang hendak melakukan perjalanan ke daerah Tanjung Seloka, tiba-tiba meledak dikawasan SPBU (Stasiun pengisian bahan bakar umum), saat mengisi bahan bakar jenis peremium, Selasa, (25/2/2014),

Dugaan sementara adanya konsleting pada peralatan audio mobil karena adanya percikan api saat pengisian bahan bakar sebab keadaan mobil saat itu tidak benar-benar mati..

Hal ini membuat pengendara lain yang antri BBM di SPBU Sungai Taib tersebut langsung berhamburan mengamankan diri. Dan mobil yang berlogo kan partai Gerindra pada bagian kaca depan itu pun langsung diamankan keluar areal SPBU oleh petugas untuk mengantisipasi kejadian lebih besar.

Info dilokasi, mobil Avanza Nopol N 303 F tersebut milik Sidik, (38), tujuan Tanjung Seloka. Dan pada saat pengisian bahan bakar pengendara mematikan mesin namun kontak masih dalam keadaan on.

Salah seorang petugas SPBU, Mani, membeberkan bahwa selesai pengisian tiba-tiba ada percekikan api dalam mobil, kemungkinan konsleting pada bagian sound system mobil.

"Tiba-tiba langsung ada percikan api dari dalam mobil. Untung cepat kami petugas SPBU melakukan penyemprotan dengan tabung Apar sembilan kilo hingga empat tabung baru padam" ujar Mani.

Ledakan mobil Avanza tersebut menghanguskan pakaian dan berkas, namun tidak ada korban jiwa karena pengendara bisa keluar dari mobil terserbut.

Masyarakat sekitar dan petugas pemadam kebakaran langsung menggerek mobil keluar, tim kepolisian polres kotabaru langsung memeriksa tempat kejadian dan memasang police line. Hingga saat ini mobil tersebut diamankan dan di ambil alih oleh polres kotabaru untuk ditindaklanjuti.










- Penulis : Siti Aisyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 22 Februari 2014

Bulog Stok 600 Ton Raskin

Bulog Stok 600 Ton Raskin


GEMA, PULAULAUT - Bulog Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, saat ini menyimpan 600 ton beras stok untuk rumah tangga miskin di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

"Stok beras yang ada saat ini, diperkirakan cukup untuk lima bulan kedepan, untuk raskin di dua kabupaten," Kepala Bulog Kotabaru Rony Hardianto, di Kotabaru Jumat.

Stok beras tersebut diperoleh dari petani di Kalimantan Selatan, seperti, Hulu Sungai Tengah dan sekitarnya, dan Kabupaten Batulicin.

Dikatakan, kebutuhan akan beras untuk rumah tangga miskin di Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu, rata-rata setiap bulan 120 ton.

Biasanya, raskin didistribusikan setiap bulan bagi daerah yang mudah dijangkau dengan transportasi, dan dua-tiga bulan sekali bagi daerah-daerah yang sulit dijangkau seperti Kecamatan Pulau Sembilan, Pamukan Selatan, dan Hampang.

Beberapa daerah di Kabupaten Tanah Bumbu, juga diberi kebijakan sama yaitu bisa mengambil beras untuk keperluan dua sampai tiga bulan.

Selain kemudahan, kebijakan tersebut diterapkan untuk menghemat biaya transportasi, sering terjadi biaya angkut beras dari gudang Bulog ke pendistribusian hingga konsumen memerlukan biaya cukup tinggi.

"Sehingga dengan cara tersebut, penerima beras tidak terbebani oleh biaya distribusi yang bisa memberatkan," paparnya.

Sementara itu, jatah beras raskin untuk Kabupaten Kotabaru saat ini menjadi sekitar 127.965 kg untuk 8.531 rumah tangga miskin di 21 kecamatan di Kotabaru.

Jatah untuk Kabupaten Tanah Bumbu menjadi 150.180 kg untuk sekitar 10.012 rumah tangga miskin di Bumi Bersujud.







- Sumber : Antara News
Lima Proyek Diharapkan Diresmikan Presiden

Lima Proyek Diharapkan Diresmikan Presiden

GEMA, PULAULAUT - Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan, Irhami Ridjani mengharapkan lima proyek besar di daerahnya dapat diresmikan presiden yang baru pada puncak perayaan Hari Nusantara, 13 Desember 2014.

"Kita berharap sejumlah proyek yang kini sedang dikerjakan bisa diresmikan presiden yang baru nanti," kata Bupati, saat meninjau objek wisata yang dipersiapkan untuk Hari Nusantara di Kotabaru, Jumat.

Proyek-proyek tersebut masing-masing pembangkit listrik tenaga uap di Sigam, Pulaulaut Utara, dengan kapasitas 2X7 MW, saat ini masih tahap penyelesaian, Waduk Gunung Bahalang, di Gunung Sari, Pulaulaut Utara, yang akan dibangun oleh perusahaan minyak goreng asal Malaysia yakni, PT Golden Hope Nusantara dengan dana sekitar Rp30 miliar melalui dana "corporate social responsibility" (CSR).

Kemudian proyek Ekowisata Hutan Meranti Putih, di Desa Megasari, Pulaulaut Utara, di lokasi tersebut akan dilengkapi dengan penangkaran rusa sambar, dan beberapa fasilitas yang lainnya.

"Rencananya, akan didatangkan 20 ekor rusa sambar untuk mendukung program Eko Wisata di Hutan Meranti Putih," jelas Bupati.

Lalu, proyek Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru, yang dibangun dengan dana sekitar Rp250 miliar, di Stagen.

Saat ini Dinas Cipta Karya Permukiman dan Perumahan Kotabaru tengah mempersiapkan penyelesaian pembangunan rumah sakit dengan sistem tahun jamak.

"Ada pula industri pengalengan dan tepung ikan, yang rencananya akan dibangun oleh investor asal China," tambah Irhami.







- Sumber : Antara News

Rabu, 19 Februari 2014

Kader Posyandu Adakan Pertemuan

Kader Posyandu Adakan Pertemuan


GEMA, PULAULAUT - Dalam rangka melakukan penggerakan posyandu se Kalimantan Selatan, kader posyandu Kotabaru yang tergabung di 21 kecamatan lakukan pertemuan di gedung Parisbarantai, Selasa, (18/2/2014) pagi.

Pertemuan ini mengambil tema "Seorang ibu yang sehat", sebab, proses persalinan yang aman memerlukan perhatian dan perawatan dasar dari bayi, baru lahir sebuah keluarga.

Disamping itu pula diperlukan lingkungan rumah yang bersih, karena akan banyak membantu daya tahan kesehatan bayi baru lahir bahkan kelangsungan hidupnya.

Ketua PKK Provinsi Kalsel Hj Hayatun Fardah, dalam sambutannya mengatakan, banyaknya posyandu yang tidak aktif di Kalsel, nantinya akan dibangun posyandu yang terintegrasi.

"Posyandu yang terintegrasi akan dikelola oleh kabupaten masing-masing bahkan oleh kecamatan, sebab tanpa peran serta ibu-ibu semuanya tidak ada artinya" jelasnya.

Ditambahkan Hayatun, sekarang posyandu Banua telah digerakkan di 13 kab/kota se Kalimantan Selatan, untuk mendapatkan posyandu Banua terlebih dahulu harus memenuhi persyaratan. Dan sasaran PKK adalah membentuk desa percontohan untuk desa tertinggal.

Ketua PKK Kab Kotabaru Hj Sri Maria Ningsih, menegaskan, bahwa masalah data posyandu yang tidak aktif di Kotabaru ternyata kesalahan informasi. Masalahnya semua posyandu di 21 kecamatan masih aktif, namun Sri berjanji akan lebih mensosialisasikan program-program PKK ke kecamatan.

Sebelum acara berakhir terlebih dulu dilakukan tanya jawab antara peserta posyandu, dipandu langsung oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Dr H Achmad Rudiansyah.  










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Penderita DBD Kotabaru Meningkat Tajam

Penderita DBD Kotabaru Meningkat Tajam

GEMA, PULAULAUT  - Jumlah penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, periode Pebruari, meningkat tajam dibandingkan dengan Januari 2014.

"Jika periode Januari jumlah penderita DBD hanya satu orang, maka periode Pebruari hingga tanggal 12 sudah mencapai lima orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru drg Cipta Waspada, didampingi Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes setempat, dr Soedarsono Kyai Demak, di Kotabaru, Kamis.

Satu dari lima orang penderita yang ditularkan melalui nyamuk demam berdarah itu meninggal dunia, pada Senin (10/2), yakni Azra (5) warga Jalan KH Hasan Basri Kotabaru.

Azra meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Ulin Banjarmasin, setelah dirujuk oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru, karena kesadarannya menurun drastis.

Sedangkan empat penderita lainnya, kini di rawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru, dua diantaranya suspek dengan Dengue Shock Syndrome (DSS).

"Dua penderita lainnya di rawat di ruang Intensive Cardiologi Care Unit (ICCU) RSUD Kotabaru," jelasnya.

Darsono mengemukakan, untuk penderita DBD periode 2013 sebanyak 53 orang, dan satu orang diantaranya meninggal dunia.

Berdasarkan data, periode 2009 penderita DBD sekitar 75 orang, empat di antaranya meninggal dunia.

Sedangkan 2010 diperkirakan turun menjadi sekitar 51 orang dan 2011 menjadi sekitar 37 orang satu meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, drg Cipta Waspada mengatakan, untuk menghindari jatuhnya korban, perlu antisipasi penyakit DBD sejak dini.

Dinas kesehatan sudah beberapa kali pengasapan (fogging) di daerah ditemukannya jentik nyamuk demam berdarah.

Cipta mengakui, penyakit DBD merupakan salah satu jenis penyakit yang membahayakan, untuk itu perlu antisipasi dan penanganan serius agar penyakit tersebut tidak menyebar di Kotabaru.

Menurut Cipta pemberantasan penyakit demam berdarah sulit untuk dituntaskan, terlebih kondisi geografis Kotabaru yang terdiri dari kepulauan dan masih banyak hutan.

Pasien demam bersarah setiap tahun masih tetap ada, karena kondisi geografis daerah yang mendukung untuk hidup nyamuk demam berdarah.

Salah satu faktor untuk mencegah penyebaran penyakit DBD, diantaranya meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melakukan 3 M, yaitu, menutup, menguras dan mengubur tempat/wadah yang menjadi genangan air yang bisa dijadikan tempat berkembangbiaknya nyamuk penular demam berdarah.







- Sumber : Antara News
Indocement Gelar Seminar Motivasi

Indocement Gelar Seminar Motivasi

GEMA, TARJUN - Para pengajar dan siswa SLTP dan SLTA desa binaan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) Plant Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru menggelar seminar motivasi, dengan tema " Peningkatan SDM bangsa melalui konsep pembentukan generasi penerus profesional dan religius " di Club House Indocement Plant Tarjun.

Acara ini diikuti internal perusahaan 33 karyawan. Dan 170 pelajar, dengan mendatangkan motivator terkenal, Bambang Jasnanto.

Management Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki, Rabu, mengatakan, seminar motivasi ini dilaksanakan sebagai wujud dari kepedulian perusahaan terhadap keinginan meningkatkan SDM khususnya disekitar area perusahaan, dan bagi siswa-siswi SLTP & SLTA akan menjadi generasi penerus yang profesional namun tetap religius.

“Program-program CSR perusahaan, semuanya sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar perusahaan. Dan dari kegiatan tersebut dapat ditularkan hal-hal positif, sehingga keberadaan Indocement dapat dirasakan kehadiran dan manfaatnya." urainya Teguh.

Ditambahkannya, para peserta benar-benar memanfaatkan acara ini dengan baik hingga selesai. Diharapkan nantinya dapat mengimplementasikannya, baik untuk pribadi masing-masing maupun juga untuk kepentingan proses pendekatan antara guru dengan murid, orang tua, masyarakat dan lingkungannya sehingga terjalin hubungan yang lebih harmonis, katanya.

Kegiatan seminar ini merupakan program CSR Indocement Plant Tarjun pada Pilar Pendidikan.

Materi yang disampaiakan, antara lain : Latar belakang kondisi indonesia saat ini, SDM yang diperlukan, Konsep SDM professional, Success Oriented Professional Religius, Bhakti & budi luhur generasi penerus dan Hasil optimum professional.

Salah seorang peserta, Syahril mengatakan “seminar kali ini sangat bagus dan bermanfaat untuk kami secara pribadi karena motivasi memacu kita untuk lebih baik bekerja dengan kenyataan yang dihadapi setiap hari.

"Semuanya kita yang menentukan sukses maupun gagal, tidak ada pihak lain yang menggagalkannya karena semua berawal dari kita dengan istilah lainnya orang lain bisa dan kita pun harus bisa” pungkas Syahril.












- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 13 Februari 2014

Dinkes Kotabaru Waspadai DBD

Dinkes Kotabaru Waspadai DBD

GEMA, PULAULAUT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menyusul tingginya curah hujan akhir-akhir ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru drg Cipta Waspada, Kamis, mengatakan, untuk menghindari jatuhnya korban, perlu antisipasi penyakit DBD sejak dini.

"Baru-baru ini kita sudah melakukan tiga kali pengasapan atau fogging di daerah ditemukannya jentik nyamuk demam berdarah," katanya menjelaskan.

Cipta mengakui, penyakit DBD merupakan salah satu jenis penyakit yang membahayakan, untuk itu perlu antisipasi dan penanganan serius agar penyakit tersebut tidak menyebar di Kotabaru.

"Secara umum, penderita penyakit demam berdarah untuk Kotabaru turun dari tahun ke tahun," ujar Cipta dengan tidak menyebutkan data secara rinci.

Begitu juga dengan korban meninggal dunia, mungkin saja masih ada. Menurut Cipta pemberantasan penyakit demam berdarah tidak akan bisa tuntas, terlebih kondisi geografis Kotabaru yang terdiri dari kepulauan dan masih banyak hutan.

"Pasien demam berdarah setiap tahun masih tetap ada, akan tetapi jumlahnya terus menurun, karena kondisi daerah yang mendukung untuk hidupnya nyamuk demam berdarah," imbuh Cipta.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kotabaru Mursalin, menambahkan, tiga tahun terakhir jumlah penderita penyakit DBD terus menurun.

Selama 2009 penderita DBD sekitar 75 orang, empat di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 2010 diperkirakan turun menjadi sekitar 51 orang dan 2011 menjadi sekitar 37 orang satu meninggal dunia.

Menurut Mursalin, salah satu faktor turunya jumlah penderita DBD mulai meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melakukan 3 M, yaitu, menutup, menguras dan mengubur tempat/wadah yang menjadi genangan air yang bisa dijadikan tempat berkembangbiaknya nyamuk penular demam berdarah.








- Sumber : Antara News
Warga Desa Binaan Indocement Hasilkan Produk Kerajinan

Warga Desa Binaan Indocement Hasilkan Produk Kerajinan


GEMA, TARJUN - Indocement didik warga desa binaan khususnya Tarjun dan Langadai. Mereka mengikuti pelatihan satu minggu di kampung wisata, Desa Jambangan, Surabaya dan satu minggu di Citeureup, Bogor.

Saat ini, mereka telah memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk dipraktekkan dan menghasilkan produk berbagai macam kerajinan unik juga menarik. Warga begitu antusias dan tertarik untuk turut serta dalam kegiatan tersebut.
 
Indocement terus mengembangkan kerajinan bahan limbah sampah kepada warga desa-desa binaan, bahkan kini telah terbentuk kelompok-kelompok kerajinan dengan menghasilkan berbagai macam bentuk kerajinan.

Sementara, CSR Section Head Indocement Tarjun, Yanuar Arif menyatakan, Program ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut program CSR perusahaan untuk desa proklim, sehingga kita perlu membawa beberapa warga desa binaan untuk bisa melihat dan belajar langsung ditempat yang telah menata desanya dengan baik, bersih, sehat dan hijau.

"Warga yang kita kirim akan menjadi pelopor, fasilitator dan motivator untuk membawa masing-masing desanya menjadi desa yang baik, bersih, sehat dan hijau" ungkap Yanuar.

Ditambahkan, Teguh Iman Basoeki selaku SSECSR Dept Head Indocement Tarjun, Program ini adalah Implementasi program-program CSR dengan mensinergikan pilar pendidikan, kesehatan, sosial budaya agama juga termasuk pilar ekonomi, karena jika hal ini dijalankan bersama seluruh aspek SDM, kesehatan masyarakat, ekonomi dapat terus ditingkatkan. 

Salahsatu Motivator dan Fasilitator, Eva Ariani menjelaskan, pelatihan yang didapatkan di desa jambangan, Surabaya adalah pelatihan tentang management bank sampah dengan figure dan karateristik yang berbeda di setiap RT serta pengelolaan sampah daur ulang.

Ditambahkannya, bukan hanya itu saja tetapi juga bagaimana peran aktif aparat desa menjalankan fungsinya untuk mensukseskan program penanggulangan sampah, dan dukungan warganya yang saling bahu membahu dalam kegiatan kebersihan dan penghijauan di desa mereka.

"Hal ini menarik perhatian kami. Karena itu, kami bertekad sepulang dari pelatihan ini kami ingin mengubah desa kami menjadi desa yang bersih, hijau dan bermanfaat" ungkap Eva penuh semangat.

Sedangkan di bogor, warga diajarkan bagaimana cara memasarkan produk dan membuat produk daur ulang menjadi siap pasar. Selain itu, baik di Surabaya maupun bogor warga juga mendapatkan keterampilan tentang pengolahan sampah organik, diantaranya, anyaman dari sampah plastik seperti membuat baju, dompet, tas dan topi.

Keterampilan lainnya yaitu membuat kerajinan berbahan dasar kertas Koran, membuat bunga dari kantong kresek, juga membuat bunga dari botol mineral dan botol plastik lainnya. Produk tas dari kantong semen bekas, tudung saji dari gelas mineral, tempat tisu dari pelepah pisang, daun-daunan, taplak meja dari sedotan, kap lampu dari kertas majalah bekas, membuat sandal dari limbah plastik dan membuat kerajinan tutup gallon bekas.

Eva meneruskan.“Saya kira keterampilan ini sangat aplikatif untuk masyarakat, selain dapat dipakai sendiri juga layak untuk dipasarkan sehingga menambah pendapatan keluarga, sudah banyak keterampilan yang kami ajarkan ke warga desa lainnya, seperti membuat tudung saji, anyaman plastik menjadi tas, dompet, tikar, souvenir dari kertas Koran.

Sedangkan untuk bank sampah, kami sudah berdiri dan aktif sejak 3 bulan yang lalu, semua bahan baku bisa kami dapatkan sehingga produk-produk tersebut dapat kami buat, lanjut Eva.

Peserta dari desa Tarjun, Rusminah mengatakan, Keterampilan yang diajarkan kepada kami dapat diserap dan dipelajari, karena semangat para motivator untuk merubah lingkungan dan penyampaian yang cukup jelas hingga menarik penuh keakraban.

"Kelompok kerja akan kami bentuk, untuk meningkatkan pendapatan keluarga dengan mengolah sampah menjadi kerajinan kreatif, inovatif dan cantik. Tidak ada rasa yang kotor tetapi bersih juga jujur, dan ini sesuai dengan motto bank sampah kami, yaitu membuat sampah menjadi berkah benar-benar terwujud”, katanya.












- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Kotabaru Tambah Bangunan Pengolahan Air Bersih

Kotabaru Tambah Bangunan Pengolahan Air Bersih



GEMA, PULAULAUT - Pemkab Kotabaru, Kalimantan Selatan, bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum setempat kembali membangun pangolahan instalasi pengolahan air bersih di Gunung Sari dengan kapasitas 40 liter per detik.

Plt Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Kotabaru Zulkifli AR, di Kotabaru Rabu, (12/2/2014) mengatakan, pengoilahan air bersih Gunung Sari mampu untuk melayani 3.000 pelanggan.

"Namun saat ini baru melayani sekitar 1.100 pelanggan yang tinggal di daerah Stagen, Sungai Taib, Pelabuhan Pelindo III, Terminal Induk, Bandara Stagen dan sekitarnya," jelasnya.

Agar bisa melayani pelanggan lebih luas lagi, pengolahan air bersih Gunung Sari perlu dukungan dana untuk pembangunan instalasi pipa distribusi untuk daerah yang belum terlayani. Pembangunan pipa distribusi tersebut, bisa berasal dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten Kotabaru.

Zulkifli mengemukakan, dana untuk pembangunan instalasi pengolahan air bersih Gunung Sari berasal dari dana APBD sekitar Rp4 miliar. Saat ini, lanjut dia, pelanggan PDAM Kotabaru di perkotaan mendapatkan layanan air bersih dari sumber air dari Gunung Uli kapasitas 30 liter per detik, dan 20 liter per detik.

Gunung Reli yang sumber airnya dari Gunung Mandin dengan kapasitas 50 liter per detik, Gunung Tirawan kapasitas 30 liter per detik, Gunung Perak kapasitas 10 liter perdetik dan Gunung Pemandangan kapasitas 10 liter per detik.

Menurut Zulkifli, khusus untuk sumber air dari Gunung Tirawan dan Gunung Pemandangan rawan terhadap kemarau panjang.

Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, mengajak instansi terkait untuk fokus untuk menyelesaikan masalah air bersih bagi masyarakat Kotabaru, secara bertahap.

"Satu persatu kita akan menyelesaikan pembangunan instalasi, dan selanjutnya kita akan membangun jaringannya, bukan hanya pelayanan saja yang dilakukan tetapi air harus sehat dan memenuhi standar" katanya.

Bupati bertekad bisa mewujudkan masyarakat Kotabaru tidak menghadapi malasah air bersih, baik saat kemarau maupun di saat musim hujan, karena terjadi banjir. Dan rencananya nanti akan ada penambahan untuk instalasi-instalasi pengolahan air minum yang lain di Kotabaru.

Instalasi pengolahan air minum Gunung Sari, Pulaulaut Kotabaru, ini mempunyai satu gudang, satu bangunan pengolahan dan rumah jaga pegawai.


















- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
SD IT AL - Izzah Praktek Menanam Pohon

SD IT AL - Izzah Praktek Menanam Pohon


GEMA, PULAULAUT - Sekolah Dasar (SD) Al-Izzah yang terdiri dari empat lokal lakukan kegiatan menanam pohon dan praktek pertanian dibalai pembibitan pertanian Desa Sigam, Rabu, (12/2) pagi, didampingi oleh guru mereka. Dengan motto “Satu pohon seribu kebaikan”.

Berkaitan dengan hal tersebut, Balai Pembibitan Pertanian di Desa Sigam Pulaulaut Kotabaru, sebagai tuan rumah mengenalkan  nama-nama tumbuhan dan tanaman bahkan bagaimana melakukan penanaman pohon yang baik dan benar kepada siswa.

Kegiatan ini merupakan pembelajaran program SD IT Al-Izzah Kotabaru, dengan konsep pembelajaran pertanian. Dan para Guru mengajak para siswa dan siswi untuk melakukan praktek menanam pohon tanaman bunga hias dalam pot.

Sekedar diketahui bahwa musibah yang menimpa disekitar lingkungan kita, akibat ulah segelintir orang yang merusak lingkungan. Dan berawal dari hal tersebut, siswa diajarkan sejak dini untuk menumbuh kembangkan kesadarannya akan pentingnya melestarikan alam.

Kepala sekolah SD IT Al-Izzah Kotabaru, Ustad Lastiadi Muhtadin, mengatakan, program Outdoor Learning ini agar anak bisa belajar langsung melalui media lingkungan, dengan terjun langsung kelapangan.

“Kalau Cuma belajar didalam kelas saja tentunya anak-anak akan jenuh dan bosan. Jadi ini salah satu program agar anak tidak bosan” ujar Muhtadin.

Lebih luas dipaparkannya, program ini akan dilaksanakan setiap dua bulan sekali. Dan bukan hanya bidang pertanian namun siswa juga akan diajak kelingkungan lain seperti, hutan pasar, kantor desa, bandara dan yang lainnya.

Salah Seorang Guru SD IT Al-Izzah, menambahkan, kegiatan menanam pohon ini sering dilakukan dialam terbuka, karena merupakan konsep pembelajaran dari Sekolah kami.

“Kegiatan ini tak lain agar para siswa cinta terhadap lingkungannya, dan nantinya tumbuh kepedulian hingga dapat menjaga dan merawat pohon yang ada disekitar mereka untuk penghijauan” harapnya.

Pengenalan berbagai macam tanaman kepada siswa, dipandu oleh kepala UPT Balai Benih Utama, Markus, dari Dinas Pertanian Kotabaru.

Dilain pihak Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian, Ani Sulistiawati, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Anak-anak dikenalkan terhadap lingkungan, terutama tanaman dan holtikultural dengan kembali ke alam (Back to nature), agar nantinya Kotabaru semakin hijau, asri dan indah” jelas Ani penuh harap.









- Penulis : Salasiah/Mustika - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 12 Februari 2014

109 Honorer K2 Kotabaru Lulus Seleksi CPNS

109 Honorer K2 Kotabaru Lulus Seleksi CPNS

GEMA, PULAULAUT - Penantian panjang bagi honorer K2 dibumi Saijaan akhirnya terbayar sudah, pasalnya pengumuman kelulusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) akhirnya keluar. Dan 109 orang dinyatakan lulus seleksi CPNS.

Sekedar diketahui pengumuman CPNS honorer kategori 2 (K2) sudah mulai diumumkan pada Senin, 10 Februari 2014. Hal ini molor dari rencana semula yang akan dilaksanakan pada Rabu, 5 Februari silam. Pemerintah, dalam hal ini Kemenpan mengaku ada kendala teknis sehingga pengumuman yang sudah berkali-kali mundur ini kembali diundur.

Namun, semua rasa kecewa, frustasi, dan amarah dari  honorer K2 di Kotabaru, akibat penundaan pengumuman seleksi kelulusan CPNS tersebut, terobati dengan dikeluarkannya pengumuman yang selama ini mereka tunggu-tunggu penuh harap, oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), Selasa, (11/2/2014).

Silahkan Download untuk Honorer K2 Kotabaru yang Lulus Seleksi CPNS : Klik Disini



- Penulis : Fadjeriansyah- Editor : Rian - Sumber : www.menpan.go.id

Selasa, 11 Februari 2014

Hasil Tes CPNS Honorer K2 Diumumkan Bertahap Mulai 10 Februari

Hasil Tes CPNS Honorer K2 Diumumkan Bertahap Mulai 10 Februari


GEMA, JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi resmi mengumumkan hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Honorer K2. Pengumuman hasil seleksi ini dilakukan bertahap mulai 10 Februari 2014.

"Mulai tanggal 10 Februari 2014 secara resmi dan bertahap Kementerian PAN-RB melalui cpns.menpan.go.id, sscn.bkn.co.id, liputan6.com dan jpnn.com mengumumkan daftar peserta seleksi CPNS dari tenaga honorer kategori II yang dinyatakan lulus," jelas Sekretaris Kementerian PAN-RB Tasdik Kinanto dalam penjelasannya di Jakarta, Senin (10/2/2014).

Pengumuman ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil dinyatakan pengumuman kelulusan ujian tertulis terhadap tenaga honorer dilakukan Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara berdasarkan nilai yang diolah oleh Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri.

Pengumuman Seleksi CPNS Honorer yang dilansir hari ini baru untuk 16 kementerian/lembaga dan 2 provinsi yakni Yogyakarta dan Jawa Tengah.

"Pengumumannya hari ini tapi belum semua. Nanti akan diumumkan bertahap," kata Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman saat berbincang dengan Liputan6.com.

Pengumuman CPNS Honorer K2 sempat tertunda adanya kendala teknis. Awalnya hasil tes tersebut akan diumumkan pada 5 Februari lalu.

Menteri PAN-RB Azwar Abubakar sebelumnya menyebutkan, terdapat sejumlah kendala teknis dalam mempersiapkan perekrutan CPNS honorer K2. Pasalnya, banyak guru di daerah perbatasan dan daerah terpencil yang tidak sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

"Ada suatu daerah, yang tidak dapat sebutkan namanya, pelajar SMA menjalankan fungsi sebagai pengajar. Itu kan tidak sesuai kriteria. Jadi kita harus atur agar jangan ada masalah," ungkap Azwar.

Menurut dia, pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi CPNS sangat diprioritaskan untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh, serta tenaga teknis/administrasi tertentu. Selain itu, pengangkatan ini disesuaikan dengan kebutuhan instansi dan kemampuan keuangan negara sampai dengan tahun anggaran 2014.

Dari 605.170 peserta tes, sebanyak 254.774 atau 42% diantaranya merupakan tenaga pendidik. Adapun tenaga kesehatan sebanyak 17.124 orang, tenaga penyuluh ada 5.585 orang, dan 327.696 orang, atau 54% merupakan tenaga teknis/administrasi. Rencananya pemerintah bakal menjaring sekitar 33% dari total peserta untuk menjadi CPNS.

Azwar menjelaskan, dalam ujian penerimaan CPNS golongan K2, panitia tidak melakukan Tes Kompetisi Dasar (TKD) seperti PNS dari jalur umum. Dengan demikian, hasil tes yang diumumkan hari ini merupakan keputusan final. Artinya peserta tes akan langsung ditentukan lolos tidaknya sebagai CPNS.(Nrm)








   

- Sumber : Liputan6.com
Musrenbang Tanjung Seloka Meningkat

Musrenbang Tanjung Seloka Meningkat

GEMA, TANJUNG SELOKA - Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pulaulaut Selatan, Kotabaru dengan ibukotanya Tanjung Seloka, semakin meningkat setiap tahunnya. dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kotabaru, Sabtu, (8/2/2014) di aula kantor camat Desa Ale-ale.

Kecamatan Pulaulaut Selatan Tanjung Seloka, Kotabaru, mempunyai delapan desa yaitu, Labuan Mas, Tanjung Serudung, Tanjung Seloka Utara, Tanjung Seloka, Ale-ale, Sungai Bahim, Sungai Bulan dan Teluk Sirih.

Dari tahun ketahun kecamatan Pulaulaut Selatan yang dipimpin oleh seorang camat, Hamka, terus melakukan perubahan untuk daerahnya, terbukti dari tahun 2012 dana musrenbang yang di dapatkan sekitar Rp4 miliar, tahun 2013 naik jadi Rp12 miliar dan tahun 2014 kembali meningkat hingga Rp16 miliar.

Kasubid perencanaan pembangunan, Hertanto Prasetyo mengatakan, warga nantinya bisa meminta informasi kepada satuan kerja perangkat daerah yang terkait permohonan yang bersangkutan hingga nantinya bisa di proses.

"Dana usulan musrenbang warga tidak akan muncul di APBD apabila warga tidak melengkapi teknis dan proposal, diantara photo dan rincian yang lainnya" jelasnya.

Hertanto mengungkapkan, banyaknya usulan dana musrenbang warga yang hilang dikarenakan tidak sinerginya antara aparat desa dan SKPD yang bersangkutan terkait usulan warga tersebut. 

Pembahasan pun berlangsung alot antara pihak BAPPEDA, BPMPD, anggota DPRD dan masyarakat setempat tak bisa dihindarkan, masalahnya usulan dana musrenbang warga yang hilang tersebut sejak tahun 2012. 











- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Senin, 10 Februari 2014

Nasib Tenaga Honorer K2 Belum Jelas

Nasib Tenaga Honorer K2 Belum Jelas


GEMA, JAKARTA - Pengumuman CPNS K2 2014 yang dijadwalkan pada Rabu, (5/2/2014), kembali diundur Senin, (10/2/2014), yangmana pengumuman ini akan menentukan nasib ratusan ribu pelamar yang telah menjalani tahap seleksi tahun lalu. Berdasar keterangan dari KemenPAN-RB, hanya sekitar 30% saja peserta yang bakal lolos.

Ini berarti dari 605.179 orang peserta ada 70% yang gagal. Dengan demikian dari prosentase di atas akan ada sekitar 181.537 orang peserta yang lolos dan sisanya, sebanyak 423.652 honorer K2 dipastikan gagal.

Lantas bagaimana nasib 400 ribuan peserta gagal itu?

Sebanyak 423.652 orang yang ada tidak jelas nasibnya. Ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

UU tersebut melarang instansi mempekerjakan tenaga honorer. UU ASN sendiri hanya mengenal istilah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ini bisa dikatakan tidak ada tempat bagi tenaga honorer.

Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmadja mengatakan jika masalah tenaga honorer gagal adalah persoalan serius. Dan hingga hari ini belum ada solusinya.

“Salah satu PR yang harus dipikirkan bersama, khususnya antara pemda dan pemerintah pusat adalah penyelesaian tenaga honorer K-2 yang tidak lulus seleksi CPNS,” ujarnya seperti dikutip dari The Globe Journal, Sabtu (01/02/14).

Lantas, mengapa tenaga honorer tersebut tidak langsung saja diakomodir menjadi PPPK? Setiawan menambahkan, hal tersebut tidak bisa dilakukan. Sebab, PPPK adalah pegawai yang dibutuhkan organisasi yang seleksinya seperti CPNS.

“Jadi harus melalui analisis jabatan, analisis beban kerja. keduanya merupakan hal yang berbeda,” tutupnya.









- Editor : Rian - Sumber : SidomiNews
Honorer K2 Hanya 30 Persen Lolos

Honorer K2 Hanya 30 Persen Lolos


NET
GEMA, JAKARTA - Pengumuman CPNS K2 2014 hanya 30 persen peserta yang Lolos, dan untuk tenaga honorer kembali diundur. Setelah hasil tes pengumuman  CPNS K2 Honorer tanggal 5 Februari 2014.

CPNS ini batal diumumkan pada Jumat-Sabtu (7-8/2/2014), kini Menpan RB dan BKN menjadwalkan ulang pengumuman honorer K2 akan berlangsung pada Senin, 10 Februari 2014 mendatang di situs www.menpan.go.id/honorer k2.

Kendala teknis disebut-sebut sebagai alasan penundaan pengumuman hasil ujian CPNS K2 2014. Dan diundur bulan Februari depan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Azwar Abu Bakar menyebut, perlunya perundingan khusus oleh pemerintah terkait kelulusan tes. Pasalnya, tidak semua tenaga honorer memenuhi kriteria yang ditetapkan. Katanya dalam jumpa pers pada Jumat lalu.

“Kalau kita bicara hanya masalah 30 persen, maka dengan peserta lulus sebanyak 180 ribu, semua  selesai. Komputer menyampaikan yang lulus sekian, selesai sudah", katanya.

Ditambahkannya, “Namun, ada daerah di kepulauan sana, yang kriterianya tidak memadai. Kita tidak bisa hanya mengandalkan rumus, melainkan harus duduk berdialog. Di pedalaman bahkan ada anak SMP dan SMA yang mengajar,” jelas Azwar seperti dikutip JPNN.

Menpan menegaskan bahwa pihaknya berhati-hati untuk mengambil keputusan.

Disampaikannya, “Kalau bisa minggu ini diselesaikan semua. Sebagian kita bicarakan dengan Presiden. Kita rapikan. Sekali kita keluarkan jangan sampai ada masalah.”

Sementara itu Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB, Herman Suyatman, menegaskan, bahwa kali ini pengumuman yang sesungguhnya, akan berlangsung Senin mendatang.

Menurutnya, “‘Karena pertimbangan ada jeda waktu dua hari (Sabtu dan Minggu) yang bisa memancing reaksi honorer K2 di daerah yang tidak puas, maka diputuskan pengumuman dilakukan mulai Senin (10 Februari).

Nah, apakah kali ini pengumuman akan diundur lagi?









- Editing : Rian - Sumber : SIDOMINEWS
Bupati Lantik Anggota BPD

Bupati Lantik Anggota BPD


Photo : Ilustrasi
GEMA, CANTUNG - Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani secara resmi melantik anggota Badan Permusyawaratan desa (BPD) untuk Kecamatan Kelumpang Hulu Cantung, periode 2014 -2020, Sabtu,  (8/2/2014), diaula kantor camat.

Sebanyak 85 anggota BPD Kecamatan Kelumpang Hulu, resmi dilantik oleh Irhami, di Desa Sungai Kupang.

Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan surat keputusan bupati.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru Irhami Ridjani, mengatakan, pelantikan anggota badan permusyawaratan desa (BPD), ini merupakan akhir dari proses pengisian wakil rakyat sebagai penyampai aspirasi masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut bupati juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada anggota BPD Kecamatan Kelumpang Hulu yang lama, sudah berjuang bersama dengan pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Irhami berharap untuk Anggota BPD yang telah dilantik, agar mampu bekerja berdampingan dengan pemerintah desa dalam memajukan desa mereka masing-masing. Dan BPD merupakan unsur penyelenggara pemerintahan desa, disamping itu BPD sendiri merupakan unsur lembaga demokrasi ditingkat desa.

Ditambahkannya,  anggota BPD yang baru dilantik ini harus mengetahui dan memahami tugas pokok dan fungsi dari BPD itu sendiri.

Acara pelantikan ini dihadiri unsur muspika tokoh masyarakat dan tokoh agama serta para anggota BPD yang lama. Dan acara ini dimeriahkan dengan organ tunggal.








- Penulis : Mustika - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 08 Februari 2014

Pansus III DPRD Bahas Empat Raperda

Pansus III DPRD Bahas Empat Raperda


GEMA, PULAULAUT - Panitia khusus (Pansus) III DPRD Kotabaru, dalam rapat kedua masa sidang pertama di tahun 2014 ini membahas empat Raperda (Rancangan peraturan daerah) dan penyampaian atas tiga buah Raperda.

Acara dipimpin ketua DPRD Alfidri Supiannoor, Jum'at, (7/2/2014), pukul 9.30 wita, lantai tiga gedung DPRD. Dan dihadiri anggota dewan beserta Forkopinda (Forum komunikasi pimpinan daerah).

Empat Raperda yang dibahas tim pansus III yaitu, 1. Penyelenggaraan perumahan dikawasan pemukiman. 2. Garis sepadan sungai,daerah manfaat sungai, daerah pengusaan sungai dan batas sungai. 3. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan. 4. Penyelenggaraan kepariwisataan.

Hery Rahman selaku ketua tim Pansus III DPRD Kotabaru, dalam laporan akhirnya meminta maaf atas keterlambatan raperda tersebut, karena belum selesai pembahasan di pansus III, soalnya masalah hajat hidup orang banyak.

"Raperda ini menyangkut hajat hidup orang banyak, jadi perlu pembahasan matang oleh tim pansus. Namun lebih baik terlambat daripada tidak" ujar Hery tersenyum.

Sedangkan tiga buah raperda yang disampaikan bupati melalui Setda Kotabaru, H Suriansyah, yaitu, 1. Tentang LPP Radio Gema Saijaan (RGS) dan Saijaan TV. 2. Penyelenggaraan dan pembinaan perpustakaan di daerah. 3. Retribusi perpanjangan ijin mempekerjakan tenaga asing.

Setda Kotabaru H suriansyah, dalam sambutannya mengatakan, terimakasih kepada anggota legislatif DPRD Kotabaru atas kerjasamanya, dan segera akan menyampaikan empat raperda tersebut kepada gubernur kalsel.

Suriansyah, berpesan agar instansi terkait nantinya bisa melaksanakan peraturan tersebut sesuai tupoksinya serta tugas fungsionalnya. Karena empat raperda tersebut merupakan jawaban terhadap pelayanan kepada masyarakat.









- Penulis : Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 07 Februari 2014

Pengumuman Hasil Tes Honorer Ditunda

Pengumuman Hasil Tes Honorer Ditunda


GEMA, PULAULAUT - Pengumuman hasil seleksi calon pegawai negeri sipil di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dari jalur tenaga honorer kategori dua (K2) yang seharusnys diumumkan 5 Februari 2014 ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Karena ada gangguan teknis, pengumumam calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk K2 ditunda," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotabaru H Slamet Riyadi, di Kotabaru, Kamis.

Slamet mengaku belum mengetahui pasti penyebab ditundanya pengumuman hasil seleksi CPNS untuk K2, karena belum menerima surat pemberitahuan resmi.

Ia menerima informasi tersebut dari alamat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada Kamis (6/2) pagi.

"Saya sudah meminta staf untuk menghubungi pihak Kemenpan RB melalui telepon, tetapi masih belum bisa terhubung," ujarnya.

Kepala BKD Kotabaru meminta para tenaga honorer K2 untuk bersabar menunggu pengumuman, meski belum ada kepastian kapan akan diumumkan hasil tes yang diselenggarakan pada 31 Oktober 2013.

Slamet mengatakan, hanya 30 persen atau sekitar 48 orang dari 162 orang tenaga honorer yang masuk dalam data base K2 di Kabupaten Kotabaru.

"Dari sekitar 600 ribu honorer, hanya sekitar 30 persen atau sekitar 180 ribu honorer yang akan diterima menjadi CPNS," kata dia.

Tenaga honorer di Kotabaru yang masuk data base K2 sebanyak 162 orang, dengan rincian 94 honorer tenaga guru, 19 orang honorer tenaga kesehatan dan 47 orang honorer tenaga teknis.

Para honorer K2 tersebut bermodalkan ijazah SD/SMP sebanyak 31 orang, SMA/Diploma III sebanyak 116 orang dan sarjana atau strata 1 (S1) sebanyak 13 orang.









- Sumber : Antara
Bendungan Sebuku Meluap

Bendungan Sebuku Meluap


(Photo : Banjarmasin Post)

GEMA, PULAU SEBUKU - Bendungan pencucian bijih besi milik PT Sebuku Iron Lateritic Ores Silo di Pulau Sebuku, Kabupateh Kotabaru, Kalimantan Selatan, meluap setelah diguyur hujan deras hingga beberapa jam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, Basuki Rahmad, di Kotabaru, Rabu, membenarkan bendungan milik PT Silo itu meluap setelah diguyur hujan sejak Selasa (4/2) malam, namun tidak diperoleh informasi tentang adanya korban.

Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya, menambahkan, akibat hujan deras tersebut menyebutkan bendungan pencucian bijih besi milik PT SILO jebol.

"Pihak perusahaan siap bertanggungjawab atas peristiwa tersebut," katanya.

Saat ini pihak perusahaan langsung melakukan perbaikan terhadap bendungan yang jebol tersebut. Bahkan, pihak perusahaan kini sudah membangun dapur umum untuk membantu masyarakat setempat.

Selain menyebabkan bendungan PT SILO jebol, akibat curah hujan tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga terendam air setinggi lutu orang dewasa.

"Saat ini kondisi air sudah mulai surut, dan sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing," ujar seorang warga, Dayan.








- Sumber : Antara News
Pelajar Galang Dana Kebakaran

Pelajar Galang Dana Kebakaran

GEMA, PULAULAUT - Pelajar dari tingkat anak usia dini (AUD) hingga mahasiswa di Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru adakan penggalangan dana untuk korban bencana kebakaran, banjir, tanah longsor dan sinabung.

Salah satu kelompok anak bermain PAUD Al Izzah Kotabaru, menawarkan kue infaq dari orangtua siswa ke kantor pemerintahan dan BUMD juga BUMN yang ada di Pulaulaut Utara Kotabaru. Dengan menggunakan Takesa keliling kota, Kamis, (6/2/2014).

Mereka didampingi oleh para guru, orang tua dan mahasiswa untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa acara ini dalam rangka penggalangan dana.

Untuk anak-anak dibagi dalam 10 kelompok, masing-masing 10 orang didampingi satu guru, dua orang tua dan dua mahasiswa / pelajar.

Sedangkan mahasiswa yang lainnya melakukan penggalangan dana di tiga titik lampu merah yaitu, baharu, eks bioskop irama dan limbur raya.

Ketua pelaksana juga kepala PAUD IT (Pendidikan anak usia dini) Islam terpadu Al Izzah, Nanik mengatakan, "Kegiatan ini sebagai pembelajaran terhadap anak sejak dini, agar lebih peduli terhadap sesama".

"Subhanallah, ternyata minat dari masyarakat Saijaan sangat luar biasa untuk membantu para warga yang terkena bencana" ujar Nanik dengan rasa kagum.

Bukan hanya dari kalangan pelajar namun organisasi pun terlibat dalam acara penggalangan dana ini diantaranya, KNPI, PMII, PRIMA.










- Penulis : Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 05 Februari 2014

Pengumuman Honorer Katagori II Tak Kunjung Keluar

Pengumuman Honorer Katagori II Tak Kunjung Keluar

GEMA, JAKARTA - Setelah adanya rencana pengumuman kelulusan 2013 tenaga honorer kategori II akan diumumkan siang ini, Rabu (5/2/2014), hingga pukul 13.10 Wita situs resmi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kemenpan RB tak bisa diakses.

Setelah diketik alamat resmi situs tersebut yakni www.menpan.go.id akan muncul '502 Bad Gateway'. Penyebab munculnya 'Error 502 Bad Gateway' adalah request yang masuk tidak bisa dihandle oleh server sehingga terjadi time out.

Hal ini kemungkinan terjadi karena banyaknya netizen yang ingin melihat hasil pengumuman CPNS di situs tersebut. Banyaknya request ke website tersebut membuatnya tak mampu untuk memenuhi permintaan sehingga muncul tulisan tersebut.

Belum diketahui sampai kapan persoalan ini akan berlangsung mengingat jutaan orang di seluruh Indonesia ingin mengetahui nama-nama yang lulus melalui situs tersebut. Ada 600 ribu tenaga honorer kategori II.

Seperti diinformasikan Tribun Manado sebelumnya, Menteri PANRB Azwar Abubakar melalui jumpa pers beberapa hari sebelumnya menegaskan bahwa kelulusan akan diumumkan di situs www.menpan.go.id, Rabu (5/2/2014) siang.

Nama yang diumumkan hanyalah nama yang lulus saja. Format pengumuman dalam bentuk PDF dan diberi watermark agar tak bisa diubah atau diutak-atik orang yang tak bertanggungjawab. Kemenpan RB juga bekerjasama dengan Lembaga Sandi Negara untuk mengamankan nama-nama lulusan ini.










SUMBER : TRIBUNNEWS.COM