Senin, 30 September 2013

Jamaah Masih Gunakan Masker

Jamaah Masih Gunakan Masker



GEMA - Tak terasa calhaj gabungan antara Kotabaru, Tanah Bumbu, Martapura dan Banjarmasin di kloter 05 embarkasi Banjarmasin Kalimantan Selatan, sudah Empat hari berada di kota suci Mekkah tepatnya di kawasan Bahutmah maktab 40 no 816.

Mayoritas calhaj Indonesia bermukim di kawasan Bahutmah, sampai saat ini suhu udara setempat naik hingga 43 derajat, yang mana awal kedatangan jamaah hanya 40 derajat namun jamaah diharuskan memakai masker untuk mengantisipasi serangan batuk pilek.

Ketua kloter 05 embarkasi Banjarmasin H Salman Basri melaporkan langsung dari kawasan Bahutmah Mekkah Minggu, (29/9), "Memang benar jamaah di himbau terus menggunakan masker terkait suhu yang panas dan jangan minum air zam-zam yang dingin".

Ditambahkannya, bahwa jamaah di kloter 05 BDJ sudah melakukan Dam dan ziarah ketempat tempat bersejarah di tanah suci Mekkah, hal ini dilakukan per rombongan agar bisa terkoordinir untuk 325 calhaj.

Fasilitas transportasi tidak menjadi kendala untuk mengangkut jamaah ke Masjidil Haram, pasalnya puluhan armada Bus khusus tersedia untuk calhaj yang diberi nama Bahutmah, dan warna khusus untuk kloter 05 embarkasi Banjarmasin yang siap antar jemput jamaah.

Sampai sekarang keadaan kesehatan calhaj gabungan di kloter 05 masih dalam keadaan bagus, walaupun ada beberapa orang yang menjadi perhatian khusus petugas kesehatan haji karena resti (resiko tinggi).








- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Sabtu, 28 September 2013

Batuk Pilek Serang Calhaj Kotabaru

Batuk Pilek Serang Calhaj Kotabaru



GEMA - Dua hari berada di tanah suci Mekkah Jamaah calhaj Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, banyak terserang batuk pilek dan tekanan darah tinggi akibat suhu udara yang panas hingga 40 derajat.

163 jamaah calhaj Kotabaru sudah melakukan umroh dan bisa melepas kain ihram, mayoritas calhaj Kotabaru terkumpul di wilayah Bahutmah maktab 40 no 816, jarak tempuh dari pemondokan menuju Masjidil Haram sekitar 2,7 KM.

Calhaj Kotabaru yang tergabung dengan Tanah Bumbu, Martapura dan Banjarmasin, di pimpim oleh H Salman Basri (Kepala Kemenag Kotabaru).

Melalui via phone Jum'at, (27/9) Salman mengatakan, untuk tranportasi jamaah dari pondokan menuju Masjidil Haram masih dalam keadaan lancar, dan mudah berkomunikasi di karenakan supir Bus orang Indonesia.

Tambahnya, rata-rata jamaah calhaj kloter 05 Embarkasi Banjarmasin mengambil haji Tamattu, yang mana melaksanakan ibadah Umroh terlebih dahulu baru melaksanakan ibadah haji, semua jamaah sudah melaksanakan Umroh jadi tinggal pembayarann Dam (Denda). ujar Salman.

Sedangkan untuk Kesehatan 325 jamaah di kloter 05 BDJ secara umum bagus, walau ada sebagian yang kelelahan karena tiba di Mekkah langsung melaksanakan Umroh ucap dokter Muhammad Haidir petugas TKHI, setiap hari jamaah memeriksakan dirinya antara 15 hingga 20 orang dan petugas selalu stanby di posko.

Lebih luas dijelaskannya, bahwa ada Satu orang jamaah yang di rujuk ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) karena faktor usia dan kejiwaan, dan hari kedua di Bahutmah kota Mekkah dengan suhu udara yang panas mencapai 40 derajat membuat jamaah terserang batuk pilek, namun kami pihak kesehatan sudah menyarankan jamaah menggunakan masker dan jangan langsung minum air dari kran untuk menghindari gejala tersebut.






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 27 September 2013

Calon Haji Kotabaru Berpamitan

Calon Haji Kotabaru Berpamitan



GEMA - Jamaah calon haji Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, kini sudah berada di tanah suci Mekkah, Rabu (25/9) malam, untuk menunaikan rukun Islam ke Lima bersama ribuan umat muslim di seluruh penjuru dunia.

Sebelumnya 163 calon haji Kotabaru yang tergabung di kloter 05 BDJ, bersama 130 calon haji Tanah Bumbu dan 23 calon haji Martapura masuk asrama haji Banjarbaru, Selasa, (24/9), untuk pemeriksaan administrasi maupun barang-barang bawaan jamaah.

Setelah melalui proses panjang dari petugas haji Provinsi Kalsel, 320 calon haji yang tergabung di kloter 05 BDJ, dilepas secara resmi Rabu, (25/9) oleh ketua panitia haji Provinsi Kalsel H Abdul Halim dan wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana bersama pejabat satuan kerja perangkat daerah dan provinsi.

Delapan buah armada Bus yang disiapkan panitia haji untuk mengangkut jamaah menuju bandara syamsudin Noor Banjarmasin, dan untuk ketertiban jamaah diarahkan panitia perkelompok keluar dari aula asrama haji Banjarbaru, untuk menaiki Bus yang diisi sekitar 40 orang, hingga selesai pintu Bus pun di segel.

Keluarga jamaah yang mengantar hanya bisa melambaikan tangan dari luar pagar asrama haji, tidak sedikit dari mereka menangis penuh haru bercampur kegembiraan.

Prosesi ini berlangsung lama dan sekitar pukul 15.10 wita, seluruh jamaah haji kloter 05 BDJ lepas landas meninggalkan bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, dengan penerbangan Garuda Indonesia No. 8105.

Sekitar pukul 19.00 was (waktu arab saudi) semua jamaah tiba dengan selamat di bandara King Abdul Aziz Jeddah dengan selamat.          






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 24 September 2013

Enam Bus Angkut Calon Haji

Enam Bus Angkut Calon Haji





GEMA - Sekitar 128 orang Calon haji Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, yang mendapatkan fasilitas dari pemkab panitia haji Senin, (23/9) dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana di Mesjid Raya Khusnul Khatimah.

Tahun ini calon haji Kotabaru tergabung di kloter 05 BDJ antara Tanah Bumbu dan Banjarbaru, dan dari 164 orang jamaah calon haji, sekitar 39 orang lebih dulu ke Banjarmasin menggunakan fasilitas pribadi.

Sejak pukul 15.30 jamaah diberangkatkan dengan Enam Bus, hingga tiba di Tanjung Serdang fery penyeberangan pukul 19.00 wita.

Iring iringan rombongan terus dilanjutkan hingga jamaah istirahat sejenak di daerah sekapuk, dan rencananya akan sholat berjamaah di mesjid Pelaihari Kab Tanah Laut, dan kemudian Rombongan Calon Jemaah Haji akan memasuki asrama haji pada hari selasa pada pukul 08.00 wita.




- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 18 September 2013

25 September Tinggalkan Tanah Air

25 September Tinggalkan Tanah Air



GEMA - Calon Haji Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, tahun ini tergabung dengan Tanah Bumbu dan Martapura di kloter 5 BDJ Banjarmasin, Senin, (25/9/2013) akan meninggalkan tanah air menuju tanah suci untuk melaksanakan rukun Islam ke Lima.

Sekitar 164 orang calon haji Kotabaru akan menunaikan ibadah haji, laki-laki 66 orang, perempuan 98 orang dan ditambah dengan petugas TPHD 1 orang serta TKHD 1 orang.

Rencananya mereka akan diberangkatkan lebih awal dari Kotabaru Pulaulaut Senin, (23/9) oleh Kementerian Agama setempat, karena kita tahu bahwa Kotabaru daerahnya paling jauh di Kalsel, sedangkan Selasa, (24/9) calon haji harus sudah memasuki asrama haji untuk pemeriksaan administrasi dan yang lainnya.

Ratusan calon haji nantinya akan diangkut oleh beberapa armada bus yang telah disiapkan panitia haji setempat, walaupun ada sebagian calon haji lebih dulu berangkat menggunakan armada pribadi dan menunggu di Banjarmasin.

Gabungan Calon haji kloter 5 BDJ antara Kotabaru, Tanah Bumbu dan Martapura ini akan menggunakan Garuda Indonesia dengan No Flight GA 8105, dan diperkirakan tiba di Jeddah Senin, (25/9/2013) pukul 19.00 waktu setempat.






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 17 September 2013

Indocement Gelar Penyuluhan Kesehatan Gigi

Indocement Gelar Penyuluhan Kesehatan Gigi



GEMA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) Plant Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru Kalimantan Selatan menggelar “Penyuluhan Kesehatan Gigi” di SDN 1 Serongga, SDN 1 dan 2 Tegalrejo serta Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Hjirah Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir selama Empaat hari.

Sebanyak 155 anak yang mengikuti pelatihan tersebut dan Instruktur dari Kepala Puskesmas Kecamatan Kelumpang Hilir serta Tim CSR Indocement Plant Tarjun, dengan materi pelatihan meliputi : cara menyikat gigi yang tepat, makanan yang baik untuk gigi & jenis makanan yang tidak baik untuk gigi, fungsi gigi & jenis gigi, pertumbuhan gigi serta proses terjadi lobang pada gigi (caries).

Instruktur, dr Hj Istaning Wardani mengatakan, "Kerusakan gigi pada anak umumnya berlubang, disebabkan karena perawatan gigi yang tidak tepat, jenis makanan dan pola makan serta faktor air yang kalsiumnya terlalui tinggi. Dan kesehatan gigi anak memerlukan peran orang tua agar mengingatkan anak-anaknya untuk rutin menyikat gigi terutama sebelum tidur”.

“Materi yang disampaikan mudah, disertai gambar dan alat peraga yang sudah dipahami peserta, kegiatan ini rutin dilaksanakan dan kami selalu terbuka untuk konsultasi atau informasi kesehatan gigi” lanjut Istaning.

Sementara itu, SSECSR Indocement Plant Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan, Konsep CSR yang dirancang merupakan program yang terintegrasi dan bermanfaat, baik untuk perusahaan dan masyarakat sekitar. Dan sejak 10 tahun yang lalu, Penyuluhan seperti ini telah rutin kita laksanakan disekolah-sekolah desa binaan, dengan harapan mengerti arti kesehatan sejak usia dini hingga mereka sudah terbiasa dengan pola hidup sehat. ujar Teguh.

Indocement Tarjun mentargetkan tahun 2013 ini minimal 500 anak, namun saat ini hanya sebanyak 155 anak yang mengikuti penyuluhan kesehatan gigi ini, dan diharapan pihak perusahaan Pola Hidup Sehat terus meningkat di masyarakat, terutama anak-anak pelajar lebih mengetahui arti kesehatan yang sesungguhnya dan bermanfaat buat keluarga, lingkungan sekitar dengan pola hidup sehat yang lebih baik.

Pelatihan ini merupakan Program CSR Indocement Pabrik Tarjun pada Pilar Pendidikan dan Pilar Kesehatan. 

Perlu diketahui bulan ini, untuk kedua kalinya Indocement dalam program 5 Pilar CSR-nya melaksanakan PMTAS (Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah), sebanyak 950 anak dari Empat sekolah dasar telah menerima, hingga penerima PMTAS keseluruhan 3000 anak dari 14 Sekolah Dasar dengan 6600 paket PMTAS tahun ini.

PMTAS diberikan untuk peningkatan gizi anak untuk menghindari terjadinya gizi buruk dan pelaksnaan pelayanan kesehatan keliling rutin setiap bulan hingga perbaikan jalan desa sepanjang 4 km di Desa Langadai.







- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 13 September 2013

Warga Keluhkan Formasi CPNS

Warga Keluhkan Formasi CPNS



GEMA - Keluarnya formasi CPNS 2013 untuk Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, yang diumumkan oleh BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Selasa, (10/9) banyak dikeluhkan warga Saijaan.

Permasalahan itu terjadi ketika mereka pencari kerja melihat formasi yang di pasang oleh pihak BKD dipapan pengumuman, ternyata banyak formasi yang tidak sesuai bahkan tidak ada untuk sarjana di Kotabaru.

Seperti diketahui bahwa tahun ini jatah formasi untuk Kotabaru di setujui oleh pusat hanya 171 orang, seharusnya 3.000 orang seperti usulan BKD dan sesuai dengan kebutuhan daerah setempat.

"Kita harus menerima keputusan ini walaupun banyak pihak yang kecewa, namun disisi lain Kotabaru mendapatkan jatah formasi yang lengkap untuk Kalsel, dari 171 orang diantaranya, 94 orang untuk guru, 60 orang untuk tenaga kesehatan dan 17 orang untuk tenaga teknis". ujar Selamat Riyadi, kepala BKD.

Harapnya, bagi para sarjana yang jenis pendidikannya belum ada dalam formasi tahun ini dimintakan untuk bersabar, karena kami sudah mengusulkan 3.000 orang namun disetujui hanya 171 orang oleh pusat.

Pendaftaran CPNS ini dimulai dari tanggal 13 - 28 September 2013, dan untuk pelaksanaan tes tertulis akan di laksanakan serentak se Kalsel pada tanggal 3 Nopember 2013.






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Kamis, 12 September 2013

Sejarah Kerajaan Cantung

Sejarah Kerajaan Cantung



GEMA - Kerajaan Tjangtoeng dan Batoe Litjin (Kerajaan Cantung dan Batu Licin) adalah kerajaan pecahan dari Kerajaan Tanah Bumbu, wilayah kerajaan Cantung dan Batu Licin mencakup daerah aliran sungai Cantung dan daerah aliran sungai Batulicin serta daerah sekitarnya.

Penguasa pertama kerajaan ini adalah Ratu Intan I puteri Ratu Mas, Ratu Mas adalah penguasa terakhir Kerajaan Tanah Bumbu, yang kelak terpecah menjadi beberapa wilayah kerajaan-kerajaan kecil.

Pada Tahun 1870 Kerajaan Tanah Bumbu dibagi kepada anak-anak Ratu Mas yaitu Pangeran Prabu dan Ratu Intan I, Pangeran Prabu memperoleh wilayah utara Kerajaan Bangkalaan, sedangkan wilayah selatan diberikan kepada Ratu Intan I.

Pada tahun 1861 wilayah Kerajaan Batoe Litjin dan Tjangtoeng (Kerajaan Batu Licin dan Cantung) menjadi suatu wilayah pemerintahan Swapraja yang dikepalai seorang Bumiputera, bagian dari Afdeeling Pasir en de Tanah Boemboe.

Dalam Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda, di bawah kekuasaan Asisten Residen GH Dahmen yang berkedudukan di Samarinda, pemerintah daerah Swapraja tersebut dikuasakan kepada seorang kepala bumiputera yaitu Pangeran Syarif Hamid.

Batoe Litjin dan Tjangtoeng (Batulicin dan Cantung) masing-masing merupakan daerah-daerah landschap dalam Afdeeling Pasir en de Tanah Boemboe menurut Staatblaad tahun 1898 no. 178, pada masa Republik Indonesia Serikat, wilayah ini termasuk ke dalam kesatuan kenegaraan Federasi Kalimantan Tenggara.

Sekarang wilayah Wapraja ini menjadi Kecamatan Hampang Kotabaru , Kecamatan Kelumpang Hulu Kotabaru dan Batu Licin Tanah Bumbu serta kecamatan-kecamatan pemekarannya. Batulicin sekarang merupakan ibukota dari Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Pemerintahan saat itu, Ratu Intan I anak Ratu Mas, menjadi Ratu Tjangtoeng I dan Batoe Litjin I (1780-1800) dan menikah dengan Sultan Anom dari Paser (dikenal sebagai Sultan Dipati Anom Alamsyah Aji Dipati (1768-1799).

Raja Gusti Besar binti Pangeran Prabu (1820-1830) atau (18xx-1825) sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul, Cengal, Cantung, Batulicin. Gusti Besar berkedudukan di Cengal. Cantung dan Batulicin diwarisi dari bibinya yaitu Ratu Intan I. Gusti Besar menikahi Aji Raden Bin Aji Negara (Sultan Sepuh 1 Alamsyah). Dan Sultan Sulaiman dari Paser menganeksasi Cengal, Manunggul, Bangkalaan, serta Cantung, tetapi kemudian dapat direbut kembali oleh Aji Jawi.

Sedangkan Gusti Muso  (tidak ada keterangan)

Kemudian Raja Aji Jawi (1840), (putera Gusti Besar) (1825-1840), dan Pangeran Aji Jawi (Aji Djawa) (1840-1841) sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul, Cengal, Cantung dan Batulicin.

Perlu diketahui pada mulanya Cengal adalah daerah pertama yang berhasil direbut kembali, kemudian Manunggul dan Sampanahan sedangkan Cantung diperolehnya ketika ia menikahi Gusti Katapi puteri Gusti Muso, penguasa Cantung sebelumnya yang ditunjuk ibunya.

Kemudian Bangkalaan diperolehnya ketika ia menikahi Gusti Kamil puteri dari Pangeran Muda (Gusti Kamir) penguasa Bangkalaan sebelumnya yang ditunjuk ibunya.

Belakangan Sampanahan diserahkan kepada pamannya Pangeran Mangku (Gusti Ali) yang memiliki pewaris laki-laki bernama Gusti Hina.

Sedangkan Raja Aji Mandura menganeksasi Buntar Laut, dan sepeninggal Gusti Dandai yang tidak memiliki ahli waris, Aji Madura menikah dengan Ratu Jumantan (anak Pangeran Prabu Nata, Raja Sampanahan) dan memiliki keturunan Aji pangeran kusumanegara (1864-1929).

Pangeran Abdul Majid Kasuma dan Pangeran Kusumanegara / Aji Darma (tidak ada keterangan).






- Sumber : Wikipedia bahasa Indonesia - Editor : Rian

Selasa, 10 September 2013

Pelajar Meriahkan HAORNAS

Pelajar Meriahkan HAORNAS



GEMA - Ratusan pelajar yang ada di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, ikuti senam kesegaran jasmani Sabtu, (7/9), di halaman Siringlaut depan kantor bupati, dalam rangka peringatan hari olahraga nasional tahun 2013.

Sebanyak 67 sekolah dari tingkat dasar hingga menengah atas dan kalangan instansi pemerintah, padati halaman siring laut untuk mengikuti lomba senam SKJ 2012, namun sebelum lomba di mulai mereka melakukan Senam Kesegaran Jasmani bersama sama.

Pelaksanaan ini berlangsung selama Dua hari oleh panitia pelaksana Dinas pariwisata kebudayaan pemuda olahraga Kotabaru dan dibuka langsung oleh Asisten II bidang perekonomian dan Kesra H Hasby M Tawab.

Sambutan Bupati Kotabaru Irhami Ridjani, yang dibacakan oleh Asisten II "Acara ini bukan hanya diikuti oleh pelajar namun juga masyarakat umum, selain itu bisa menjalain keakraban dan menjaga tubuh tetap sehat dengan berolahraga, dengan harapan olahraga senam ini akan terus berlangsung tiap tahun" ujarnya.

Ditambahkan ketua panitia pelaksana Ernawati, senam ini bertujuan untuk menyehatkan baik jasmani maupun rohani masyarakat Saijaan, dengan harapan senam ini lebih memasyarakat lagi.






- Penulis : Siti Aisyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Formasi CPNS Kotabaru Akhirnya Keluar

Formasi CPNS Kotabaru Akhirnya Keluar



GEMA -  Penantian was -was pencari kerja di Saijaan tentang belum keluarnya formasi CPNS untuk Kotabaru Kalimantan Selatan akhirnya sirna sudah, pasalnya hari ini Selasa, (10/9) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotabaru mengeluarkan formasi tersebut, berdasarkan pengumuman Bupati Kotabaru nomor surat : 810/267-BKD/2013 tentang pengadaan PNSD pada Pemerintah Kabupaten Kotabaru tahun 2013 untuk pelamar umum.

Sekedar diketahui Kabupaten Kotabaru mendapatkan jatah untuk pengadaan pegawai negeri sipil tahun ini sebanyak 171 orang, diantaranya tenaga guru 94 orang, tenaga kesehatan 60 orang dan tenaga tekhnis 17 orang.

Dengan rincian dan kualifikasi pendidikan pelamar diantaranya :

1. Tenaga Guru Sekolah Dasar 19 orang : Guru Kelas (S1 PGSD) 15 orang, Guru Penjaskes (S1 pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan) 2 orang dan Guru Agama  Islam (S1 pendidikan agama islam) 2 orang.

2. Tenaga Guru SMP 16 orang : Guru Penjaskes (S1 pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan) 3 orang, Guru Pendidikan Kewarganegaraan (S1 pendidikan kewarganegaraan) 2 orang, Guru Bahasa Indonesia (S1 pendidikan bahasa indonesia) 2 orang, Guru Matematika (S1 pendidikan matematika) 3 orang , Guru Bahasa Inggris (S1 pendidikan bahasa inggris) 2 orang, Guru IPA (S1 pendidikan IPA) 4 orang.

3. Tenaga Guru SMA 31 orang : Guru Penjaskes (S1 pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan) 4 orang, Guru Pendidikan Kewarganegaraan (S1 pendidikan kewarganegaraan) 2 orang, Guru Bahasa Indonesia (S1 pendidikan bahasa indonesia) 3 orang, Guru Matematika (S1 pendidikan matematika) 3 orang, Guru Geografi (S1 pendidikan geografi) 5 orang, Guru Fisika (S1 pendidikan fisika) 5 orang, Guru Kimia (S1 pendidikan kimia) 2 orang, Guru Biologi (S1 pendidikan biologi) 5 orang dan Guru Bahasa Inggris (S1 pendidikan bahasa inggris) 2 orang.

4. Guru SMK 28 orang : Guru Agama Islam (S1 pendidikan agama islam) 1 orang, Guru Bahasa Indonesia (S1 pendidikan bahasa indonesia) 1 orang, Guru Matematika (S1 pendidikan matematika) 2 orang, Guru Bahasa Inggris (S1 pendidikan bahasa inggris) 2 orang, Guru Seni Budaya (S1 pendidikan seni) 2 orang, Guru KKPI / Komputer (S1 teknik informasi dan akta IV) 5 orang, Guru Ekonomi (S1 pendidikan ekonomi / akuntansi) 1 orang, Guru Multimedia (S1 pendidikan teknik informatika dan akta IV) 1 orang, Guru Teknologi Komputer dan Jaringan (S1 pendidikan komputer dan akta IV) 2 orang, Guru Teknik Kendaraan Ringan (S1 pendidikan teknik otomatif dan akta IV) 1 orang, Guru Teknik Gambar Bangunan (S1 pendidik teknik arsitektur dan akta IV) 1 orang, Guru Budidaya Pertanian (S1 pendidikan budidaya pertanian dan akta IV) 2 orang, Guru Teknik Fabrikasi Logam (S1 pendidikan teknik mesin akta IV) 1 orang, Guru Agronomi (S1 pendidikan teknologi hasil pertanian dan akta IV) 2 orang, Guru Budidaya Ikan laut (S1 pendidikan budidaya perairan dan akta IV) 1 orang dan Guru Budidaya Rumput Laut (S1 pendidikan budidaya perairan dan akta IV) 1 orang.

5. Tenaga Kesehatan 60 orang : Dokter (spesialis anak) 1 orang dan (spesialis obssgyn) 1 orang, Dokter Umum (kedokteran umum) 5 orang, Dokter Gigi (kedokteran gigi) 3 orang, Apoteker (apoteker) 2 orang, Penyuluh Kesehatan Masyarakat (S1 kesehatan masyarakat) 2 orang, Perawat (S1 keperawatan dan ners) 5 orang, Radiografer (D III radiologi) 1 orang, Perawat (D III keperawatan) 6 orang, Bidan (D III kebidanan) 9 orang, Perawat Gigi (D III kesehatan gigi) 5 orang, Nutrisionis (D III gizi) 6 orang, Pranata Laboratorium Kesehatan (D III analis kesehatan) 5 orang, Sanitarian (D III kesehatan lingkungan) 3 orang, Teknisi Elektromedis (D III teknik elektromrdik) 1 orang dan Asisten Apoteker (S1 / D III farmasi) 5 orang.

6. Tenaga Teknis 17 orang : Pranata Komputer (S1 informasi komputer) 2 orang, Polisi Kehutanan (S1 kehutanan) 1 orang, Penyuluh Kehutanan (S1 kehutanan) 1 orang, Inspektur tambang (S1 pertambangan / teknik kimia) 1 orang, Instruktur Tata Niaga (S1 teknik informatika) 1 orang, Instruktur Latihan Kerja (S1 teknik listrik) 1 orang, Pengawas Ketenagakerjaan (S1 hukum / teknik mesin) 1 orang, Medik Veteriner (S1 kedokteran hewan) 2 orang, Penyuluh Pertanian (S1 pertanian) 1 orang, Penyuluh Perikanan (S1 perikanan) 1 orang, Penera (S1 teknik industri) 1 orang, Penyuluh KB (S1 semua jurusan) 2 orang dan Penguji Kendaraan Bermotor (D II/D III transportasi darat) 2 0rang.

Para pelamar nantinya harus melengkapi persyaratan baik umum maupun administrasi yang telah ditentukan, dan pendaftaran akan dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 28 September 2013, setiap jam kerja dari pukul Delapan pagi hingga pukul Tiga sore, bertempat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotabaru jalan Sisingamangaraja Pulaulaut Utara.

Untuk pelaksanaan ujian tertulis Calan Pegawai Negeri Sipil (CPNS), akan dilaksanakan serentak se Kalimantan Selatan pada tanggal 3 Nopember 2013.

Persyaratan CPNS Kabupaten Kotabaru 2013 Download Disini





- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Badan Kepegawaian Daerah Kotabaru

Minggu, 08 September 2013

21 Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar

21 Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar

Luas Wilayah dan Prosentasi Desa 
No
Nama Desa / Kelurahan
Luas (Km2)
Persentase (%)
1
Tanjung Pelayar
 7,74
 9
2
Tanjung Sungkai
 4,67
 6
3
Tanjung Tengah
 2,34
 3
4
Tanjung Kunyit
 3,12
 4
5
Teluk Tamiang
 1,70
2
6
Gosong panjang
 2,73
3
7
Kampung Baru
 6,62
8
8
Tata Mekar
 8,56
10
9
Bandar Raya
 2,72
3
10
Bangun Rejo
 34,95
43
11
Kampung Baru
 6,62
 8



 J u m l a h
 81,77
 100,00

Jumat, 06 September 2013

Warga Aktifkan Siskamling

Warga Aktifkan Siskamling



GEMA -  Suasana resah dikalangan masyarakat Saijaan dengan adanya isu yang beredar tentang perampokan, membuat warga siaga dengan mengaktifkan kembali ronda malam di tiap rukun tetangga untuk mengantisipasi terulangnya kejadian di daerah Sarangtiung beberapa waktu lalu.

Hal ini mendapat respon positif oleh ketua rukun tetangga (RT) Satu dan Sembilan Desa Gunung Senteral (GUNSEN) Kelurahan Baharu Selatan Pulaulaut Kotabaru, dan menggerakkan warganya untuk melakukan ronda malam.

Dikatakan Rudiansyah, selaku ketua rukun tetangga Satu, "Sesuai dengan himbauan camat dan lurah setempat, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, makanya kami melaksanakan ronda malam dengan jumlah personil Enam orang bergiliran setiap malamnya, dari pukul 23.00 hingga pukul 4 pagi".

Lebih luas Rudi menjelaskan, Warga RT. I dengan jumlah jiwa 95 orang dan 116 KK ini dibagi menjadi Dua kelompok, Tiga orang didalam gang dan Tiga orang diluar, diakuinya memang masih ada warga pendatang yang belum melapor diwilayahnya namun sudah dihimbau untuk segera melapor.

Menanggapi hal ini Endi salah seorang warga Gunsen merasa senang dengan diberlakukannya ronda malam, karena disamping keamanan juga sebagai silaturrahmi antar sesama warga, baik pendatang maupun penghuni tetap di sela kesibukan.   

Diharapkan dengan adanya ronda malam ini akan membuat warga setempat tidak dihantui rasa resah dan mencekam, oleh adanya isu-isu tentang rampok yang berkeliaran di Bumi Saijaan, hingga Kotabaru tetap dalam keadaan kondusif, ujarnya.

     






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Data 21 Kecamatan

Data 21 Kecamatan

Kamis, 05 September 2013

Jadwal Penerimaan CPNS 2013

Jadwal Penerimaan CPNS 2013



GEMA - Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN) telah menetapkan periode dan tahapan pelaksanaan tes bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan pelaksanaan tes CPNS dibagi dalam dua metode, yaitu sitem yang menggunakan Lembar Jawab Komputer (LJK) dan sistem Computer Assested Test (CAT).

"Bagi yang melaksanakan sistem CAT, Tes CPNS akan dimulai pada tanggal 29 September 2013. Ada 19 Kementerian dan Lembaga yang telah mendaftar untuk difasilitasi pelaksanaan tes CPNS 2013 dengan sistem CAT," ujar Setiawan seperti dikutip detikFinance, Selasa (20/8/2013).

Tes CPNS melalui sistem LJK baik dari kategori 2 maupun pelamar umum direncanakan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 3 November 2013.

Berikut jadwal dan tahapan pelaksanaan tes CPNS 2013 : Penetapan persetujuan rincian formasi instansi, 20-30 Agustus 2013, Pengumuman dan pendaftaran penerimaan CPNS, 1-20 September 2013, Pelaksanaan ujian TKD dan TKB, 29 September-November 2013, Pengolahaan hasil TKD dan TKB, 3-4 November dan 27 November-13 Desember 2013, Pemberkasan dan Penetapan NIP,  Minggu II Desember 2013.







- Penulis : Herdaru Purnomo (detikfinance) - Sumber : http://finance.detik.com

Selasa, 03 September 2013

Atraksi Berjalan Diatas Tali

Atraksi Berjalan Diatas Tali



GEMA - Sudah menjadi tradisi oleh suku Bajo Kotabaru Kalimantan Selatan, sejak kecil warga setempat diajarkan oleh tetua mereka mengenal dengan permainan betiti diatas tali, ukuran tali yang tidak besar dengan panjang sekitar 20 meter membentang diatas permukaan air untuk ajang atraksi mereka.

Kebudayaan ini sudah lama ada namun hanya sekitar masyarakat suku Bajo Kotabaru saja, agar tidak pupus oleh kemajuan jaman sekarang Disporabudpar Kotabaru mencoba memberdayakannya kembali dengan mengadakan lomba ini.

Salah seorang warga suku Bajo Wahab mengatakan, permainan ini perlu keseimbangan, kesabaran dan latihan khusus hingga memakan waktu bertahun tahun lamanya agar bisa menjadi profesional.

"Berjalan, menari, memakai baju hingga tidur diatas tali bisa dilakukan bagi yang sudah ahli" ujarnya.

Permainan ini ternyata membuat para pelajar SMAN 1 dan SMPN 1 Kotabaru tertarik untuk mencobanya, namun mereka selalu terjatuh hingga basah, tetapi hal itu tidak membuat para pelajar putus asa hingga mencoba berulang ulang kali walau pun dengan hasil yang sama, gagal.

Hal ini membuat masyarakat Kotabaru yang menonton tertawa, penasaran dan bertanya tanya, "Apa bisa dengan tali sekecil itu mereka berjalan diatasnya" ujar Kisna salah seorang pengunjung.

Sekedar diketahui permainan tradisional ini hanya dilakukan oleh suku Bajo, karena sudah mendarah daging sejak kecil oleh mereka, biasanya kalau sudah profesional permainan betiti tali ini bisa dilakukan di darat namun untuk pemula harus diatas permukaan laut karena resiko kecelakaan kecil. 






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online